Untuk browsing Internet yang cepat dan aman PAKAI FIREFOX 3.5 jangan IE. FIREFOX diunduh lebih dari 934 juta kali.

KLIK DI SINI menangkan beberapa laptop

Pejabat Binjai diadukan hamili siswi SMA

Posted by Jarar Siahaan on May 9th, 2007 and filed under Kriminal, Sumatera Utara. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Melly [16], seorang ABG yang beralamat di Cikutra Bandung, melaporkan dua pejabat teras Pemko Binjai, Sumatera Utara, ke Mabes Polri karena diduga telah menghamilinya.

Selain melaporkan perbuatan cabul, Melly yang didampingi pengacaranya melaporkan perbuatan upaya pengguguran kandungan yang dilakukan dokter L, atas perintah dua pejabat teras Binjai tersebut.

“Korban tertekan setelah kejadian ini dan memilih untuk melaporkan kasus ini ke polisi,” ujar pengacara Melly, Adherie Zulfikri Sitompul di Bareskrim Mabes Polri, Selasa (8/5/2007).

Dua pejabat tinggi Binjai tersebut, menurut Zulkifri, adalah AU dan P. Peristiwa pencabulan ini terjadi di villa tempat peristirahatan Walikota Binjai, Sumut, sekira bulan Desember 2005 lalu.

Menurut Zulfikri, mereka mendatangi Mabes Polri untuk mengadukan tindak pidana, melakukan tipu muslihat atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukannya cabul, aborsi atau menggugurkan kandungan dan persetubuhan di bawah umur sesuai dimaksud Pasal 82 UU RI nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, Pasal 347 ayat KUHP dan atau pasal 299 KUHP, Pasal 349 KUHP dan atau pasal 55, 56 KUHP.

Sebelumnya, Zulfikri menceritakan, Melly mengenal dua pejabat teras Binjai tersebut karena Melly tergabung dalam organisasi yang bernama Gerakan Rakyat Demokrasi [GRD]. Salah satu agendanya, merekrut anak-anak pelajar yang berbakat di bidang kesenian untuk diorbitkan. Saat itu Melly masih duduk di bangku SMA dan terpilih menjadi siswi yang akan diorbitkan.

Dari organisasi inilah Melly mengenal kedua pejabat teras itu, yang salah satunya menjadi Ketua GRD. Ketua GRD pun mengenalkan Melly dengan seorang pejabat top di Binjai. Usai perkenalan tersebut Melly diajak pergi ke villa dan terjadilah persetubuhan itu, sekira bulan Desember 2005.

Melly diketahui hamil bulan Maret 2006, dan pejabat teras Binjai itu meminta agar kandungan digugurkan. Pengguguran dilakukan oleh dokter L.

Setelah kejadian, Melly menikah. Namun setelah menikah, dia dapat dorongan untuk melaporkan ulah pejabat teras Pemko Binjai tersebut ke polisi. [Desy Afrianti/sjn]

Sumber: Okezone.

Cari dengan Google - Ketik kata kunci dalam kotak
Tautan ke artikel ini
1. Klik dalam kotak kode
2. Klik-kanan lalu pilih Copy
3. Paste-kan ke blogmu dalam mode HTML
kotak kode
Selamat ngeblog blogberita.net
tafbutton blue16 Pejabat Binjai diadukan hamili siswi SMA

Konten Web ini boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan-balik ke artikel yang dikutip. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!

Masukkan email Anda untuk BERLANGGANAN GRATIS:

Setelah diklik, ikuti petunjuk dari FeedBurner, cek email Anda.

Jumlah pelanggan Blog Berita via RSS & email

Comments are closed

Advertisement

Terjemahkan Artikel Ini

Website Translation

NETBOOK LAYAR SENTUH-KECIL SEUKURAN BUKU-WINDOWS XP ORISINAL-CUMA RP5,5 JUTA

MENULIS TANPA KEYBOARD, SENTUH DENGAN JARI PUN BISA, LAYAR BISA DIPUTAR-PUTAR SESUAI SELERA

HASILKAN UANG VIA INTERNET

LIDAH TERPANJANGGG... SIAPA MAU DICIUM COWOK INI?

KLIK untuk membaca berita-berita unik

Gratis RSS-Email-Twitter

Klik Play-Tonton Video Unik

Pesan Blog Berita @Twitter Tanggapi, lihat di bawah

SMS-SMS Blog Berita Lihat di bawah untuk menanggapi...

    KLIK - TANGGAPI ATAU BACA SEMUA PESAN


    LIHAT ARTIKEL SESUAI RUBRIK

    Arsip Bulanan

    Log in / BLOG BERITA mengizinkan konten web ini dikutip dengan syarat menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan-balik. Berita Balige Toba Samosir kisah inspiratif info internet komputer feature khas unik liputan video opini pembaca artikel khusus Asli Jarar tips ngeblog menulis jurnalistik. Pengelola BlogBerita tidak bertanggung jawab atas komentar dan artikel kiriman pembaca. Jarar Siahaan di Kabupaten Tobasa Sumatera Utara Indonesia.