BTL, Batak tembak langsung

Posted by Jarar Siahaan on Jun 24th, 2007 and filed under humor. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Orang Batak makan orang? Orang Batak main tembak?

Bukan. Bukan itu yang dimaksud dengan “Batak tembak langsung” atau yang lebih dikenal sebagai BTL.

Ada beberapa pengertian yang sering kudengar dan kubaca soal BTL. Ada yang bilang bahwa BTL adalah stereotip orang Batak yang apa adanya, lugas, to the point, alias tembak langsung tanpa basa-basi kalau bicara. Ada pendapat lain, BTL adalah label bagi orang-orang Batak yang merantau dari kampung di Tanah Batak langsung menuju Jakarta atau luar negeri tanpa lebih dulu bermukim di Kota Medan. Lainnya menyebut, BTL dimaksudkan bagi orang Batak yang tidak memahami adat dan budaya Batak karena sudah lahir di Jakarta atau kota metropolitan. Manakah yang benar, atau apa sesungguhnya makna BTL?Satu hal tentang BTL yang selalu menggelitik rasa ingin-tahuku ialah: siapa yang pertama memunculkan istilah ini. Apakah tercipta dalam kaset lawak Batak legendaris Sitimba Laut?

Menulis nama pelawak Sitimba Laut, aku jadi terkenang salah satu cerita lawak mereka, yang pertama kali kudengar 20-an tahun lalu ketika aku masih SD. Syahdan, satu tim sepakbola dari sebuah dusun di Tanah Batak bertandang ke kota lain untuk berlaga di lapangan hijau. Tapi, eh, pertandingan belum dimulai, kesebelasan lawan sudah menyerah dan tidak mau bertanding. Mereka takut. Apa pasal?

Ternyata pihak lawan sudah duluan kalah semangat begitu mendengar nama-nama pemain tim Batak. Lewat pengeras suara disebutkanlah pesepakbola Batak, lengkap dengan marga mereka masing-masing.

“Inilah nama-nama pemain dari kesebelasan Raja Juara Monang. Sebagai kiper, Jatuh Bangun. Pada posisi bek kiri, Tahan Sagala. Pada bek kanan, Kuat Sitorus. Sebagai penyerang sayap kanan, Lari Perangin-angin. Pada posisi penyerang sayap kiri, Tendang Simanjuntak. Pada gelandang tengah, Napas Pasaribu. Sebagai striker, Sikut Sinaga ….”

Nah, belum selesai dibacakan nama-nama pemain Batak, tiba-tiba pelatih tim lawan langsung mengajak para pemainnya keluar dari lapangan, dan mereka mengaku kalah sebelum bertanding. :D

[Ini tambahan cerita karanganku sendiri.] Para penonton pun heboh. Wartawan langsung mewawancarai pelatih kesebelasan Raja Juara Monang. “Apa benar, Bung, tim lawan langsung mengaku kalah karena mendengar nama-nama pemain anda yang hebat-hebat?” tanya seorang wartawan bodrek.

Si pelatih Batak menjawab, “Jangan panggil Bung padaku. Bapakku potong babi dulu bikin namaku. Panggil saja aku Pele Van Basten.” Seorang wartawan lain pun berbisik-bisik pada kawannya bahwa si pelatih ini kurang waras.

“Jadi begini ya, para wartawan sekalian,” kata si pelatih, “sebenarnya itu tadi tidak benar. Nama-nama pemainku yang dibacakan tadi adalah nama palsu. Maksudku, ya, biar lawan takut duluan. Ha-ha-ha ….”

“Kok begitu?” tanya wartawan.

“Ya suka-sukakulah, namanya juga orang Batak, banyak taktik. Ha-ha-ha ….”

Begitulah. Nama-nama fiktif ini selalu membuatku berdecak kagum. Tak ubahnya seperti nama pelawak Sitimba Laut; cemmana pula caranya menimba air laut? :D Memang sungguh kreatif yang menciptakan nama-nama itu.

Baiklah kawan, ini sudah pukul 4.30 subuh. Mataku sudah letih, aku ingin tidur. Semoga engkau terhibur, dan selamat menikmati hari libur. Burrr ….

Salamku dari Balige, kota kecil di tepi Danau Toba. [www.jararsiahaan.com]

tafbutton blue16 BTL, Batak tembak langsung

Artikel ini boleh dikutip HANYA JIKA disebutkan sumbernya www.blogberita.net DAN dibuat tautan-balik. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!

Masukkan email Anda untuk BERLANGGANAN GRATIS:

Setelah diklik, ikuti petunjuk dari FeedBurner, cek email Anda.

Jumlah pelanggan Blog Berita via RSS & email Cara tampilkan fotomu pada komentar. Jumlah Pembaca KLIK DI SINI

Comments are closed

Advertisement

Arsip sejak Maret 2007

Gratis RSS-Email-Twitter

Klik Play-Tonton Video


Log in / BLOG BERITA mengizinkan konten web ini dikutip dengan syarat menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan-balik. Pengelola Blog Berita wartawan freelance Jarar Siahaan tidak bertanggung jawab atas komentar dan artikel tulisan pembaca. Balige Kabupaten Toba Samosir Provinsi Sumatera Utara Indonesia. Berita terbaru Artikel menarik Video unik terbaik.