Tokoh dunia membahas soal bebek
Lena Sihombing; Jakarta; Blog Berita — Suatu malam seorang perempuan cantik di tepi jalan memberhentikan sebuah becak.
“Mau ke mana?” tanya si tukang becak.
“Jalan ajalah dulu, Pak, nanti aku kasih tahu deh.”
Ketika becak melintas di lokasi kuburan, penumpang perempuan itu meminta becak berhenti.
“Sini aja, Pak, stop!” kata perempuan itu.
Pada saat itulah si tukang becak mulai merasa ada yang aneh. Bulu kuduknya berdiri. Lalu tanpa sengaja dilihatnya kaki si perempuan manis ternyata tidak menyentuh tanah. Gawat, ini hantu, pikirnya.
Tukang becak langsung putar haluan mengayuh becaknya, sembari berteriak ketakutan: “Kuntilanak! Kuntilanaaakkk…!”
“Biarin! Daripada lo, cuma tukang becak!” sahut si perempuan, cuek bei-beh sambil berjalan menuju “rumahnya”.
DI BAWAH INI satu lagi artikel lucu, dikirim oleh kawanku, Isabella Magdalena Sihombing dari Jakarta. Hai adek Lena, masih sering jadi “perempuan malam”?
Salam sama Monica, ya.
Tokoh-tokoh dunia menjawab mengapa bebek menyeberang jalan
GURU TK: supaya sampai ke ujung jalan.
PLATO: untuk mencari kebaikan yang lebih baik.
PAUS: hanya Tuhan yang tahu.
POLISI: beri saya waktu lima menit bersama bebek itu, dan saya akan tahu kenapa.
ARISTOTELES: karena merupakan sifat alami dari bebek.
SADDAM HUSEIN: ini merupakan tindakan tidak beralasan dari pemberontak, dan kami akan menjatuhkan 50 ton gas syaraf pada bebek itu.
KAPTEN JAMES T.KIRK: karena dia ingin pergi ke tempat yang belum pernah ia datangi.
MARTIN LUTHER KING, JR: saya memimpikan suatu dunia yang membebaskan semua bebek menyeberang jalan tanpa mempertanyakan kenapa.
MACHIAVELLI: poin pentingnya adalah bebek menyeberang jalan. siapa yang peduli kenapa! akhir dari penyeberangan akan menentukan motivasi bebek itu.
FREUD: fakta bahwa kalian semua begitu peduli pada alasan bebek itu menunjukkan ketidaknyamanan seksual kalian yang tersembunyi.
GEORGE W.BUSH: kami tidak peduli kenapa bebek itu menyeberang. kami cuma ingin tau apakah bebek itu ada di pihak kami atau tidak, apakah dia bersama kami atau melawan kami. tidak ada pihak tengah di sini!
DARWIN: bebek telah melalui periode waktu yang luar biasa, telah melalui seleksi alam dengan cara tertentu dan secara alami tereliminasi dengan menyeberang jalan.
EINSTEIN: apakah bebek itu menyeberang jalan atau jalan yang bergerak di bawah bebek itu, semuanya tergantung pada sudut pandang kita sendiri.
NELSON MANDELA: tidak akan pernah lagi bebek ditanyai kenapa menyeberang jalan. dia adalah panutan yang akan saya bela sampai mati.
THABO MBEKI: kita harus mencari tahu apakah memang benar ada korelasi antara bebek dan jalan.
MUGABE: setelah sekian lama jalan dikuasai petani kulit putih, bebek miskin yang tertindas telah menanti terlalu lama agar jalan itu diberikan kepadanya dan sekarang dia menyeberanginya dengan dorongan bebek-bebek veteran perang. kami bertekad mengambil alih jalan tersebut dan memberikannya pada bebek, sehingga dia bisa menyeberanginya tanpa ketakutan yang diberikan oleh pemerintahan inggris yang berjanji akan mereformasi jalan itu. kami tidak akan berhenti sampai bebek yang tidak punya jalan itu punya jalan untuk diseberangi dan punya kemerdekaan untuk menyeberanginya.
ISAAC NEWTON: semua bebek di bumi ini menyeberang jalan secara tegak lurus dalam garis lurus yang tidak terbatas, dalam kecepatan yang seragam, terkecuali jika bebek berhenti karena ada reaksi yang tidak seimbang dari arah berlawanan.
Juru bicara ZANU: bebek tidak pernah menyeberang jalan. ini merupakan pemalsuan yang kompleks. kami sama sekali tidak punya bebek seperti yang selama ini orang di dunia sangka. semua bebek dibeli dan dikonsumsi oleh orang-orang yang telah lama menderita dengan cuma-cuma, ketika kami mengirim teman-teman kami untuk memeriahkan acara sale terbesar di dunia yang diselenggarakan oleh musuh kami yang jahat dan pengecut.
JACOB ZUMA: saya benar-benar curiga jika hal ini dipertanyakan dengan niat busuk untuk menjebak saya. akan saya kirim scorpions untuk menggerebek pelarian bebek itu, dan tangkap bebek itu sebelum pengadilan menuntut saya telah menyodomi bebek yang menyeberang jalan menujuku yang lari dari limpahan cahaya.
LENA: emang gw pikirin! gak peduli tuh bebek mau ngapain deh, mumpung lagi kirim email sama bang jarar, mau ngucapin: “selamat menjalankan ibadah puasa.” ^_^ [www.jararsiahaan.com]
Koneksi Internetmu lambat? Tak sempat tiap hari membaca web? Ini solusinya. ©Diizinkan mengutip artikel Blog Berita ini dengan syarat membuat tautan-balik.
Kirim artikel ini ke teman
• Donasi • Hubungi Blog Berita
