Akankah massa Rudolf pilih RE Siahaan?
Tersangka Kudatuli, Mayjen TNI Tritamtomo, didukung Megawati jadi calon Gubernur Sumut. Rudolf, Ketua PDIP Sumut, urung maju ke pilkada. Dia membiarkan massanya mencoblos calon manapun.
POLITIK SONTOLOYO; BLOG BERITA; JARAR SIAHAAN
Pengurus PDIP Kabupaten Tobasa, Sumut, Krisman Tampubolon, berkata: “Saya tidak akan memilih pasangan Tritamtomo-Benny. Saya tahu sejarah PDIP, saya kader PDIP. Masak Tri, yang justru jadi tersangka kasus penyerangan kantor PDI Mega dulu, malah didukung PDIP jadi calon gubernur.”
Kalimat itu disampaikannya saat diwawancarai Blog Berita, Senin kemarin, di Balige. Krisman, yang juga bekas anggota DPRD Tobasa, mengatakan, kalau seandainya orang lain yang dijagokan partainya dan bukan Tri, dia pasti mendukung. Maka sekarang dia sudah memutuskan untuk mendukung calon Gubsu dari partai lain, yaitu RE Siahaan. “Lebih baik pilih RE daripada memilih orang yang dulu pernah menghajar PDIP,” katanya, diiyakan dua pendukung RE di Balige, Herbert Sibarani dan Penasihat DPC Partai Buruh Tobasa, Visen Simanjuntak.
“Orang akan tertawa melihat PDIP, masak “musuh” PDIP malah didukung,” kata Krisman.
Visen mengatakan, dia sudah melihat cukup banyak pendukung RE di Kabupaten Humbang Hasundutan. Sementara Herbert yakin, “Meskipun tidak pernah kenal RE, tapi saya yakin dia menang. Holan paimahon pelantikan na ma RE [tunggu dilantik saja RE],” katanya menambahkan, orangtua di beberapa kecamatan di Tobasa mengidolakan RE Siahaan. “Ada orang Batak, ngapain pilih orang lain.”
Selasa siang tadi Blog Berita melihat posko pendukung RE Siahaan telah berdiri di Balige. Tampak beberapa kader PDIP di sana.
Ketiga narasumber web ini memprediksi, akan banyak warga Tobasa memilih RE Siahaan, termasuk massa PDIP. Apalagi setelah Ketua PDIP Sumut, Rudolf Pardede, yang diganjal DPP PDIP untuk maju ke pilkada, telah membebaskan pendukungnya untuk memilih kandidat manapun.
“Itu sangat mungkin. Peluang RE justru semakin besar setelah beberapa calon lain terpecah di tingkat partai pendukung. Saya prediksi RE bakal menang,” kata anggota DPRD Tobasa, Vespasianus Panjaitan, yang dimintai komentar oleh Blog Berita sore tadi. Dia memperlihatkan kartu bergambar RE Siahaan dan pasangannya, Suherdi.
Seperti banyak diberitakan koran terbitan Medan, Detikcom, harian Kompas, dll, Rudolf telah membebaskan massanya untuk memilih siapapun dari kelima calon Gubernur Sumut. “Sebagian dari mereka menangis ketika tahu bukan saya yang dipilih jadi calon gubernur dari PDIP. Sekarang terserah mereka, mana dari kelima calon ini yang akan mereka pilih,” kata Rudolf, yang telah “ditendang” oleh DPP PDIP dari kursi Ketua PDIP Sumut dan dijabat sementara oleh Panda Nababan dari DPP.
Mayjen TNI Purn Tritamtomo, calon Gubernur Sumut yang didukung PDIP, adalah tersangka kasus penyerbuan kantor DPP PDI pada 27 Juli 1996 yang dikenal sebagai Kudatuli atau “Kasus 27 Juli”. Saat itu Sutiyoso adalah Pangdam Jaya, yang kemudian malah didukung DPP PDIP untuk maju kedua kali sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Ditanya Detikcom di Jakarta apakah pencalonan Tritamtomo tidak berpengaruh pada perolehan suara dari massa PDIP di Sumut, Sekjen PDIP Pramono Anung menjawab, “Ada hal yang tidak perlu dijelaskan di sini. Kita ini partai besar, ya sudah, itulah keputusannya.”
Pramono…, Pramono. Mega…, Mega. Memang betul-betullah kalian itu politikus. [blogberita.net]
Koneksi Internetmu lambat? Tak sempat tiap hari membaca web? Ini solusinya. ©Diizinkan mengutip artikel Blog Berita ini dengan syarat membuat tautan-balik.
Kirim artikel ini ke teman
• Donasi • Hubungi Blog Berita

Bagh.. bisa gawat nanti kader pdip ini semua masak munafik sama partainya sendiri……
tapi yang pasti untuk pilkada nanti aman-aman aja laa semua lae..
jangan kayak di daerah2 lain…..
ok cesss
[reply to this comment]
Benar’khan. Dalam politik yang berlaku hanyalah kepentingan. Ingat peristiwa Pilkada Tobasa 2005 dimana PDIP mempunyai 2 kepengurusan yang mendaftarkan Cabup/wabup masing-masing calon sesuai dengan keinginannya. Sebenarnya wajar saja PDIP mau mencalonkan siapa saja, tapi harus jelas aturannya dan terutama harus punya etika. Kalau harus menolak mencalonkan Rudolf,pengurus DPP PDIP seharusnya sudah harus dari awal memberi sinyal,sehingga kader-kader dibawah tidak merasa dibohongi dan dibodoh-bodohi. Hal ini sangat penting,mengingat rakyatlah yang memilih dan menentukan.
[reply to this comment]
Djandel Marbun reply on 26 March 2008:
Walaupun dalam politik hanya kepentingan yang ada..tapi perlu ada etika Non..
[reply to this comment]
Bias dari Tebar Pesona dan tari poco-poco selangkah maju dua langkah mundur
[reply to this comment]
RE Siahaan sudah punya pengalaman jadipejabat Pemda…dibandingkan dengan kandidat lain. Jadi…jangan ragu milih RE
[reply to this comment]
RE Siahaan…? walikota p.siantar ya…! kayaknya kasus juga kan..?
Oh ya lae…salam kenal dari kalimantan. Horassss
[reply to this comment]
Djandel Marbun reply on 26 March 2008:
Kalau lae cuma dengar dari orang.. anda perlu nonton Cek dan Ricek.
[reply to this comment]
Mendukung mantan musuh? Macam mana pulak itu? Politikus di negeri simsalabim ini memang aneh dan tidak pedulian kepada rakyat. Mana yang lebih menguntungkan kelompoknya [yang mungkin nanti bisa ditekan-tekan kalau sudah terpilih], itulah yang dikedapankan. Betul juga kata Gus Dur; penghuni negeri ini masih TK. Tidak pernah dewasa.
Semoga Tuhan sendiri yang melilih gubernur untuk Sumut. Horas.
[reply to this comment]
Btw saya lebih concern siapa Plt. Gubernur Propinsi Tapanuli yang akan segera launching itu!
[reply to this comment]
Djandel Marbun reply on 26 March 2008:
Dan berapa formasi PNS..bukan begitu lae marudut..
[reply to this comment]
Kita berharap,hal ini akan menjadi pembelajaran untuk semakin dewasa dan menjadi cermin bagi masyarakat Sumatera Utara, khususnya masyarakat Tobasa yang kucintai,mari kita pilih figur pemimpin yang benar-benar punya dilandasi visi dan misi yang benar-benar rasional dan dapat diterima akal. Kepada seluruh masyarakat Sumut khususnya masy.Tobasa jadikan pengalaman-pengalaman Pilkada yang telah dilalui/sebelumnya sebagai kunci untuk menyadari/memilih mana yang terbaik diantara apa yang disodorkan kepada kita saat ini.
[reply to this comment]
PDI-P telah memasuki zaman kehancuran, tidak percaya kepad kadernya sendiri, tida re generasi. mau contoh ….. 1. dengan tidak dimajukannnya kader partai, yang lebih ironisnya mendukung orang yang ” menghancurkan” PDI
2. Megawati lupa kacang akan kulitnya
3. Megawati buanyak ngomong, waktu presiden gak bisa buat apa2 tidak menjadi presiden paling banyak komentar
4. PDIP tidak memeliki calon yang layak jual, masih mengandalkan megawati jadi presiden walaupn sudah kalah pemilu 2004. yang sudah gagal jangan lagilah itu malu ommmmm tante
maka, selamta menikmati hari-hari teakhirmu PDI- P
[reply to this comment]
nilson reply on 12 March 2008:
SE…TUJU KALI PUN AKU. MEMANG PDI-P SUDAH MENUNGGU AJALNYA
[reply to this comment]
R.E siahaan yg akan menduduki BK 1.
org yg
[reply to this comment]
PAK R.E JIKA TERPILIH JANGAN LUPA MEMPERJUANGKAN PROTAP
[reply to this comment]
Sibarani reply on 6 March 2008:
Bah appara … molo tarpilit RE gabe Sumut-1, masa dia mau pemekaran Provinsi Tapanuli yang notabene akan mengurangi wilayah kekuasaannya. Saya pribadi tidak terlalu mendukung adanya Provinsi Tapanuli saat ini. Ai annon gabe daerah konflik ma Tapanuli, marsiranggut angka jolma na haus kekuasaan!
[reply to this comment]
Orang Batak ya pilih Bataklah yauwwww …
[reply to this comment]
nilson reply on 12 March 2008:
YA JELAS MAN… MOLO ADONG DOHITA BASE POLA TUHALAK. BA MUSE MOLO BOI NOMOR SADA BA TUDIA NOMOR DUA. KAN IDO TULANG….. PDI-P KEEEEEOOOOKKKK….. HA…HAAAA
[reply to this comment]
Lha…namanya juga politik, dulu waktu pemilihan Gubernur DKI (Waktu system Pemilihan lama –> dipilih DPRD) yang dukung Sutijoso kan tante Mega…ya pintar2 lah mau pilih siapa yang penting untuk kemajuan SUMUT.
[reply to this comment]
Hahaha..telat aku. Dah muncul pula ruang komen lae JJ ini.
Maju terus RE. Tangguhkan kekuatan pertanian sumut. Bangkitkan lagi lumbung-lumbung padi, haminjon, kelapa, karet, bawang, dll di sumut. Hidupkan keriuhan pasar desa-desa dan jual beli produk pertanian. Gairahkan hidup dan tingkatkan ekonomi petani-petani sampai pelosok terpencil. Tapi jangan lupa juga sama yang bukan petani ya.
Btw, lae JJ pilih mana nih ?
[reply to this comment]
Blog Berita reply on 10 March 2008:
golput!
[reply to this comment]
Djandel Marbun reply on 26 March 2008:
JANGAN GOLPUT LAE..HOLAN MAMBEGE GUBERNUR SUMATERA UTARA MARGA SIAHAAN NUNGNGA BALGA ROHA..DOSPE DANG TINANDA MANANGNA ISE SIAHAAN ON..
[reply to this comment]
Kita tetap peduli dengan pilgubsu ! walau masih ada partai yang dari awal banyak tidak percaya dengan KADER nya sendiri. PDIP tinggal menunggu waktu kehancuran karena sudah jadi partai WONG EDAN (Not wong Cilik)! Calon mana yang mau teken kontrak memperjuangkan PROPINSI TAPANULI wajib hukumnya untuk dipilih ! selamat berjuang untuk semua calon !
[reply to this comment]
nilson reply on 12 March 2008:
SETUJU KALI AKU LAE ITU, MEMANG PDI-P ITU GAK PEDULI LAGI SAMA MASYARKAT SUMUT. DIA LUPA PEMILU 2004 SUMUT LUMBUNG SUARA PDI-P KEMARIN . SEKARANG SELAMTA TINGGALLAH KAU PDI-P WONG EDAN…. EH BU MEGA JANGAN LUPA PULA KAU ITU KACANG AKAN KULITNYA. BEGITU DONG HARUSNYA BERTERIMAKSIH. MAULIATE
[reply to this comment]
HORAS HIDUP RE SIAHAAN, PDI-P KEOK….. MARI KITA TINGGALKAN PDI-P KARENA MEGA SUDAH MENYAKITI PARA PENDUKUNG PDI-P DI SUMUT. LUPA KACANG AKAN KULITNYA…….. PDI-P BOBROK KALI…
[reply to this comment]
TUK ORANG-ORANG BATAK : ANDIGAN BE HITA JADI RAJA DIHUTTA, ANGGO DANG SONARI. UHUT MUSE BA MOLO BOI DO NOMOR SADA BA TUDIA GABE NOMOR DUA. KAN IDO TAHE. HORAS TONDI MANDINGIN PIR TONDI MATOGU SELAMAT JUANG BANG RE SIAHAAN GOOD BLESS US. YOU FIRST MAN IN SUMUT. HORAS
[reply to this comment]
HORAS BANG PANDA NABABAN : BA NABOHA DO AMANG BORU, NASO MAKKULING DO MUDARMU MUNA PUANG. DANG ADONG MANANG SAOTIK PUANG DIHARAGAI HAMU PDI-P RUDOLF PARDEDE. NUNGA DJEGAL JADI CAGUBSU, HONA “TENDANG” MUSE SIAN KETUA DPD MEMANG BIADAB DO ATE. BAOH DO MUDARMU AMANG BORU DANG MAKKULING BE TU HITA AKKA BATAK ON PUANG. KEJAM ATE…. ALAI PE BA SELAMT HANCUR MA PDI-P DISUMATERA UTARA. BIADAB
[reply to this comment]
Djandel Marbun reply on 26 March 2008:
HORAS LAE NILSON..AU MEMANG DANG ANGGOTA NI PARTAI..DANG ADONG AFILIASI.ALAI SAHAT TU SADARION HOLAN PDIP DOPE YANG TERBAIK DARI TERBURUK UNTUK ORANG BATAK.MENGENAI PEMILIHAN GUBSU 2008 ON PARTAI BOLEH PDIP TETAPI MENJADI GUBERNUR SUMUT KITA HARUS MEMILIH, BAPAK RE SIAHAAN…ALAI AU DANG BOI MAMILIH FUANG AI DI RIAU DO AHU.
[reply to this comment]
gimana ttg kasus R.E. kok para masyarakat sibuk membahas?
siapa awal isu tsb?
tega x.
dang tumagon tuhalak, adong do dihita…….
[reply to this comment]
Buat Pendukung Bapak RE SIAHAAN. Kebetulan saya pulang kampung ke Pulau Samosir beberapa hari yang lalu.Penduduk setempat sebagian besar hanya tahu dengan pasangan TRITAMTOMO-BENNY.Sebagai perantau yang merasakan tidak enaknya menyandang Marga sangat prihatin dengan masyarakat batak itu sendiri yang saling menjelekkan suku sendiri.Sadar atau tidak sadar akan menempatkan orang Batak pada posisi yang sulit dimasa yang akan datang. Maupun dipergaulan diantara orang Batak itu sendiri atau dengan suku yang lainnya.Dalam hal ini Bapak RE SIAHAAN yang kata orang kurang baik.Sebagai orang Batak, baik buruknya adalah baik buruk orang Batak juga. Saudara Benny hanya pelengkap saja kurang lebih sama dengan Bapak Raden Pardede, Calon GUBBI.
[reply to this comment]
klo lihat komentar ini aku sedih banget…..komentarnya kampungan banget…sukuismeeee..slogannya hanya klo ada orang batak ngapain pilih yang lain.lae klo ini yang kita pegang gak akan maju kita …aku sampai sekarang belum tentukan piliha karena aku mau cari dulu kebenaran semua calaon…andai orang batak yang jadi calaon pak tb silalahi atau pak lundu panjaitan mungkn aku gak berpikir pasti pilh…tp ag lom knal benar yang lain.klo semua lae mengidolakan re siahaah …ag anak siantar ciba lihat siantar apa yang maju…kasus pns 2005 aja gak jelas …jadi saran saya pelajari dulu jejek calaon baru tgl 16 pilh…horas lae…semoga semakin maju
[reply to this comment]
Djandel Marbun reply on 3 April 2008:
Anda itu yang ga tau diri..sok orang kota..coba diskusi dengan pejabat yang terjegal karena suku dan agama..bergaul donk agar lo rasain..kalo lo memang tinggal dikebon..yah ginilah kaya katak dibawah tempurung..emangnya siantar bisa maju karena RE SIAHAAN sendiri..apalagi punya warga kaya lo..ngaca lo..kalo anda punya masalah pribadi urus secara pribadi..masalah rasialis sudah masalah internasional..rasa nasionalis masih klise..TAU! cape deh..
==”’komentarnya kampungan banget…sukuismeeee..slogannya hanya klo ada orang batak ngapain pilih yang lain.lae klo ini yang kita pegang gak akan maju kita ”’==
[reply to this comment]
unang marsigogo ulu hamu disi. na pennting jangan mau pilih calon gubernur cabul seperti a***. gitu juga dengan t*** yang jelas-jelas disponsori cukong judi o*** p***. keduanya ini merupakan calon berbahaya. pilih lah selain mereka. pakai hati nuranimu.
[reply to this comment]
Terimakasih bang atas perhatian abang mempublikasikan Bapa Tua RE Siahaan menjadi Calon GUBSU mendatang. Saya dan Keluarga sangat berbahagia, mudah mudahan impian ini kenyataan.
Kepada seluruh teman teman warga Sumatera Utara mari kita mendukung dan mendoakan PASS ini pada hari H 16 April yad.
Selamat berjuang Bapatua sukses selalu.
Horas
[reply to this comment]
kalak karo gak ada tuch jadi calon, mari hai kemari kalak karo kita pilih aja tuch mr.Siahaan dari pada milih yang laen yang gak jelas asal usulnya
aku yakin MR.siahaan jadi Gubsu dan dapat diandalkan tuk bersama-sama wong karo membangun sumatera utara
[reply to this comment]