Untuk browsing Internet yang cepat dan aman PAKAI FIREFOX 3.5 jangan IE. FIREFOX diunduh lebih dari 934 juta kali.

KLIK DI SINI menangkan beberapa laptop

11 doktrin Islam yang kurang perlu

Posted by Jarar Siahaan on Mar 10th, 2008 and filed under Agama, Berpikir Merdeka. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Menurut Ulil Abshar Abdalla. Dia tidak setuju bila dikatakan agama Islam bisa menjawab semua masalah kehidupan. Menyebut Islam mengoreksi agama sebelumnya juga dinilai sebagai “keangkuhan”.

Artikel di bawah ini adalah tulisan Ulil Abshar Abdalla, pengurus Nahdatul Ulama yang juga pendiri Jaringan Islam Liberal [JIL], yang dikutip Blog Berita dari web JIL.

Banyak hal dalam agama yang jika dibuang sebetulnya tidak mengganggu sedikitpun watak dasar agama itu. Oleh para pemeluk agama, banyak ditambahkan hal baru terhadap esensi agama itu, sekedar untuk menjaga aura agama itu agar tampak “angker” dan menakutkan di mata pemeluknya. Saya akan mengambil contoh Islam.

Satu, doktrin bahwa Nabi tidak bisa berbuat salah. Menurut saya, doktrin ini sama sekali tak berkaitan dengan inti dan esensi agama Islam, dan karena itu kurang perlu. Jika doktrin ini dihilangkan, Islam tidak menjadi kurang nilainya sebagai sebuah agama. Mengatakan bahwa manusia, apapun namanya (entah Nabi, Rasul, Imam [dalam Syiah], Paus [dalam Katolik]) sebagai “infallible”, tidak bisa berbuat salah, jelas tak masuk akal.

Dua, doktrin bahwa sumber hukum hanya terbatas pada empat: Quran, hadis, ijma’, dan qiyas. Doktrin ini menjadi “hallmark” dari sekte Ahlussunnah waljamaah di mana-mana, sepanjang sejarah. Doktrin ini sebetulnya kurang perlu dan menjadi alat ortodoksi Islam untuk mempertahankan status quo. Sumber hukum jelas tidak bisa dibatasi dalam empat sumber itu. Islam tidak berkurang nilainya sebagai agama jika doktrin ini dihilangkan.

Tiga, doktrin bahwa Nabi Muhammad adalah Nabi akhir zaman. Doktrin ini jelas “janggal” dan sama sekali menggelikan. Setiap agama, dengan caranya masing-masing, memandang dirinya sebagai “pamungkas”, dan nabi atau rasulnya sebagai pamungkas pula. Doktrin ini sama sekali kurang perlu. Apakah yang ditakutkan oleh umat Islam jika setelah Nabi Muhammad ada nabi atau rasul lagi?

Empat, doktrin bahwa sebuah agama mengoreksi atau bahkan menghapuskan agama sebelumnya. Ini adalah yang disebut sebagai doktrin supersesionisme. Doktrin ini tertanam kuat dalam psike dan “mindset” umat Islam. Doktrin ini tak lain adalah cerminan “keangkuhan” sebuah agama. Kehadiran agama tidak terlalu penting dipandang sebagai “negasi” atas agama lain. Agama-agama saling melengkapi satu terhadap yang lain. Kristen bisa belajar dari Islam, Islam bisa belajar dari Yahudi, Yahudi bisa belajar dari tradisi-tradisi timur, dan begitulah seterusnya.

Lima, doktrin bahwa kesalehan ritual lebih unggul ketimbang kesalehan sosial. Orang yang beribadah dengan rajin kerap dipandang lebih “Muslim” ketimbang mereka yang bekerja untuk kemanusiaan, hanya karena mereka tidak beribadah secara rutin. Agama bisa ditempuh dengan banyak cara, antara lain melalui pengabdian kepada kemanusiaan.

Enam, doktrin bahwa mereka yang tidak mengikuti jalan Islam atau agama orang berangkutan adalah “kafir”. Ini mekanisme yang nyaris standar dalam semua agama. Semua agama cenderung memandang bahwa mereka yang ada di luar “lingkaran penyelamatan” adalah domba-domba sesat. Doktrin ini, sekali lagi, cerminan dari arogansi sebuah agama tertentu. Sudah jelas bahwa jalan keselamatan adalah banyak sekali.

Tujuh, berkaitan dengan doktrin sebelumya, ada doktrin lain yang biasanya bekerja dalam lingkaran internal masing-masing agama. Dalam Islam, ada doktrin tentang “sekte yang diselamatkan”, al-firqah al-najiyah. Kelompok yang menyebut dirinya ahlussunnah wal-jamaah memandang dirinya sebagai satu-satunya kelompok dalam Islam yang masuk sorga, sementara kelompok lain sesat. Begitu juga kelompok Syiah memandang dirinya sebagai satu-satunya kelompok yang selamat, selebihnya sesat. Doktrin ini diteruskan oleh MUI dalam bentuk lain melalui fatwa penyesatan. Mendaku bahwa yang selamat hanya lingkaran tertentu adalah sebentuk arogansi.

Delapan, doktrin bahwa jika Kitab Suci mengatakan A, maka seluruh usaha rasional harus berhenti. Kitab Suci adalah firman Tuhan, dan firman Tuhan tak mungkin salah. Oleh karena itu, jika Tuhan sudah mengeluarkan sebuah “dekrit”, maka seluruh perbincangan harus berhenti. Doktrin ini tercermin dalam sebuah “legal maxim” atau kaidah hukum dalam teori hukum Islam yang berbunyi, “la ijtihada fi mahal al-nass”, tidak ada “independent reasoning” dalam hal-hal di mana teks Kitab Suci sudah mempunyai kata putus. Dengan kata lain, ijtihad harus dihentikan jika Kitab Suci sudah memutuskan sesuatu. Dalam diskursus filsafat modern di Amerika, hal ini disebut sebagai “discussion stopper”, agama sebagai penghenti diskusi. Sudah jelas Kitab Suci terkait dengan konteks sejarah tertentu, dan banyak hal yang dikatakan Kitab Suci sudah tak relevan lagi karena konteks-nya berbeda.

Sembilan, doktrin bahwa hukum hanya bisa dibuat oleh “syari’” atau legislator. Yang disebut legislator dalam konteks Islam adalah Tuhan, kemudian secara derivatif juga Nabi Muhammad. Para ulama atau fukaha datang belakangan sebagai penafsir atas hukum itu, dan pelan-pelan juga menempati kedudukan sebagai “pembuat hukum” atau legislator hukum agama. Doktrin ini sangat kuat tertanam dalam Islam. Doktrin ini juga kuat tertanam dalam agama Yahudi. Deklarasi Qur’an sudah sangat jelas dan sangat “kategorikal” , bahwa Adam dan seluruh keturunannya adalah “khalifah” di muka bumi. “Kekhilafahan” di sini, dalam tafsiran saya, mencakup pula kompetensi untuk menciptakan hukum yang mengatur ketertiban di muka bumi ini. Seluruh individu, dalam pandangan Islam yang saya pahami, adalah obyek dan subyek hukum sekaligus. Dengan kata lain, hukum bukan hanya diciptakan oleh Tuhan, tetapi juga oleh manusia. Manusia secara generis adalah syari’, bukan saja Nabi atau ulama/fukaha.

Ini paralel dengan konsep “kewarganegaraan modern” di mana konsep “warga negara” mencakup secara intrinsik kemampun untuk membuat dan men-generate sebuah hukum. Jika ada kelebihan pada ahli hukum atau fukaha yang membuat mereka menjadi spesial kedudukannya adalah karena mereka mempunyai “training” untuk merumuskan sebuah hukum dalam prosedur yang standar. Tetapi sumber hukum bukan saja hanya ada pada Kutab Suci, sabda-sabda Nabi, atau pendapat ulama, tetapi juga manusia secara keseluruhan.

Sepuluh, doktrin bahwa Kitab Suci bersifat seluruhnya supra-historis, karena ia adalah firman Tuhan. Karena Tuhan bersifat supra-sejarah, maka firmanNya pun bersifat supra sejarah pula. Karena itu, Kitab Suci juga supra sejarah. Kebenaran Kitab Suci tak terikat dengan ruang dan waktu. Pandangan ini lagi-lagi adalah pandangan yang “angkuh”. Akan lebih proporsional jika kita mengatakan bahwa ada hal-hal yang supra-sejarah dalam Kitab Suci, tetapi juga ada hal-hal lain yang cukup banyak yang terikat dengan sejarah. Bagian Kitab Suci yang “lengket sejarah” ini bisa tidak relevan sama sekali jika keadaan berubah.

Sebelas, doktrin bahwa Islam bisa menjawab semua masalah. Doktrin ini jelas hanya retorika belaka. Sebab pada kenyataannya tidak demikian. Solusi agama atau Islam, jika pun ada, juga tidak mesti sukses dan berhasil. Sebagaimana solusi-solusi sekuler, solusi Islam juga bisa gagal, seperti terbukti dalam banyak kasus.

Saya masih memiliki daftar yang panjang. Tetapi, itulah hal-hal pokok yang ingin saya kemukakan di sini. Saya hanya ingin menganjurkan suatu corak keberagamaan yang rendah hati, yang tidak arogan dengan mengemukakan kleim-kleim yang berlebihan tentang agama. Jika Islam menganjurkan etika “tawadlu’”, atau rendah hati, maka etika itu pertama-tama harus diterapkan pada Islam sendiri. Mengaku bahwa agama yang paling benar adalah Islam jelas menyalahi etika tawadlu’ itu. Mendaku bahwa setelah Nabi Muhammad tidak ada nabi atau rasul lagi adalah berlawanan dengan etika tawadlu’. Mendaku bahwa Islam menghapuskan agama sebelumnya sama sekali tak mencerminkan sikap tawadlu’. [blogberita.net]

Sumber: Jaringan Islam Liberal

Artikel lain yang menarik:

Cari dengan Google - Ketik kata kunci dalam kotak
Tautan ke artikel ini
1. Klik dalam kotak kode
2. Klik-kanan lalu pilih Copy
3. Paste-kan ke blogmu dalam mode HTML
kotak kode
Selamat ngeblog blogberita.net
tafbutton blue16 11 doktrin Islam yang kurang perlu

Konten Web ini boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan-balik ke artikel yang dikutip. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!

Masukkan email Anda untuk BERLANGGANAN GRATIS:

Setelah diklik, ikuti petunjuk dari FeedBurner, cek email Anda.

Jumlah pelanggan Blog Berita via RSS & email

129 Responses for “11 doktrin Islam yang kurang perlu”

  1. Mr.Nunusaku says:

    Terbukti islam itu BOBROK kejam saling membantai, anaknya Ali dibantai di Karbala Yazid dari kekalifahan ummayah.
    Para sahabat dan keluarga sang nabi cabul Muhammad itu hidupnya tidak tentram karena saling membantai diantara sesama muslim.

    Usman adalah menantu Muhammad sama seperti Ali, Usman nikahi anak sang cabul Muhammad yang bernama Ruqiah.
    Agar pengikutnya sekedar ingin tahu dan harus tahu untuk mencuci otak poengikutnya.

    Karena sang cabul Muhammad keluarga dan sahabatnya saling membantai, inilah memang islam itu sangat BOBROK.

    Nah ini ada ayat iblis dalam Quran ciptaan nabi cabul Muhammad;
    Jagalah penismu, kecuali terhadap istri dan pelayan-pelayanmu.
    (QS 23:5-6)

    Kawin sebanyak mungkin 2,3 atau 4 atau bila takut tidak adil tidak mampu menikahi, setubuh pelayanmu saja. (QS 4:3)

    Pukul istrimu (QS 4:34)

    Kurunglah sampai mati (QS 4:15)

    Merampok itu halal (QS 8:69, QS 48:20)

    Disurga, Pria muslim dihadiahi cewk-cewek berdada montok perawan belum disentuh lelaki. (QS 52:17-20, QS 56:22-24)

    Bunuh orang kafir yang ada sekitarmu dan ambil barangnya.
    (QS 9:123, QS 9:5)

    Jika anda memuja sang nabi cabul Muhammad keturunan anak iblis,
    sudah pasti tujuannya salah besar, dan akhirnya anda keliang siksaan kuburan bersama nabi cabul Muhammad di Medinah.

    Lebih baik aku murtad atau jadi Atheis dari pada memeluk islam, dan memujah kemuliaan nabi cabul Muhammad dari keturunan ismail
    yang disebut ‘KELADAI-KELADAI LIAR KETURUNAN BUDAK HAGAR’.

    • IZROIL says:

      Hmmm…parah2 komen lo, percuma lo sekolah tinggi2…omongan lo seperti Sampah….mau tau kenapa Orang2 KAFIR seperti lo masih dilindungi dan beri Rizki oleh ALLAH SWT…jawabnya, karena itu semua berkat “Nur/ Cahaya dari Rasullullah SAW” sehingga AZAB-AZAB yang turun buat manusia seperti lo menjadi ditunda hingga Kiamat…so, kurang baik apa lagi coba..??

      mau Murtad or Atheis…silahkan, tapi jangan pernah coba menggunakan fasilitas yg diberikan oleh ALLAH SWT…seperti salah satunya “Oksigen”….MAMPU gak lo??…MAMPUS iya!!

    • Begu says:

      Mr.Nunusaku…Saudaraku
      Domba yang baik adalah yang menghargai domba disekitarnya tanpa memperdulikan siapapun gembalanya.
      Sang penggembala tak pernah mengajarkan domba untuk menghujat domba yang lain, apalagi bermulut kotor dan culas, serta mengajari domba yang lain penggembalanya.
      Janganlah kamu menghina suatu kaum, lantaran belum tentu kaum itu lebih hina dari si penghina.

      S A L A M
      ……….. H O R A S ………..

  2. Icehill says:

    Tulisan2 diatas memang menyerang Agama Islam. dan sudah bisa dipastikan penulis artikel dianggap kafir dan bahkan nyawanya mungkin terancam seumur hidup. Kristen juga sering diserang dengan mengatakan bahwa kata2 Yesus sebagian telah dipalsukan atau hanya tafsiran murid2Nya. tapi mereka yang meragukan itu tidak berani berkata bahwa ajaran2 Yesus tentang kasih tidak tepat atau perlu diperbaiki lagi.. ajaran2 yesus tentang kasih sangat relevan segala jaman. jadi satu2nya cara menolak Yesus adalah dengan berkata ajaran2Nya sebagian sudah dirubah..

  3. IZROIL says:

    Salah satu MUKZIZAT dari RASULLULAH adalah “DITANGGUHKANYA AZAB bagi PARA ORANG-ORANG KAFIR di BUMI INI”….yaah seperti kalian inilah.!!

  4. Mr.Nunusaku says:

    Muhammad yang mengakui dirinya adalah nabi, Ia pendusta.
    Muhammad yang mengakui dirinya sebagai sang penghibur itu adalah
    dusta beranak dusta dari sang cabul Muhammad.

    Memang iblis berusaha untuk mencari jiwa sebanyak mungkin melalui agama ciptaan Muhammad, agar dibinasakan bersama iblis.
    Bangsa yang menolak Isa Almasih tidak bisa menyelamatkan mereka,
    demikian juga sang Muhammad yang saat ini berada dalam siksa kuburan Medinah. Mengapa sang nabi Muhammad mengakui dirinya nabi terakhir tetapi dari akhir hidupnya harus berada diliang kuburan..? dari situ terbukti dia bukan nabi dari Alloh…kenapa Alloh biarkan dia ketiduran diliang kuburan…?

    Wah Alloh islam ngak mampu menyelamatkan Muhammat, kalau Muhammad aja tidak dapat diselamatkan, bagaimana dengan pengikutnya..? wah murtad dari islam lebih indah.

    • budi says:

      betul sekali iblis berusaha untuk mencari jiwa sebanyak mungkin untuk tenggelam ke neraka bersama-sama mereka. Aduh sayangnya anda sudah sadar akan hal itu tapi kenapa anda sendiri di pihak mereka……

      astagfirullah….

      sadar saudaraku….

  5. ayu says:

    bagi penghina Rasulullah saw. dua kata : H-L-L D-R-H-nya

  6. Mr.Nunusaku says:

    Apakah Tuhan yang Maha adil dan mencintai umatnya, mengirim seorang pedofil, Psyhopath, kriminal untuk membawa umatnya ke jalan yang benar…?sedangkan sang nabi cabul Muhammad kok ngak kesurga….mengapa mas, ada yang menjawab wong sang nabi hidup dalam percabulan, persinaan apa harus kesurga…? kalau semacam itu ngak perlu lagi ada agama didunia.

    Tetapi memang kita tidak akan lari dari kenyataan;
    Nabi yang paling terkenal cabulnya…?sang nabi Muhammad.
    Syekh Puji kan ikutan sang nabi cabul merindukan pelukan anak dibawah umur Ulfa 12 tahun tetap ditentang oleh MUI.

    Tetapi sang nabi cabul Muhammad dengan Aisyah 9 tahun di ngesek oleh sang nabi Muhammad….kok diimani…?
    sang nabi cabul Muhammad ada istimewanya….Alloh Dewa Bualn Mekkah telah ada agrement halal bagi sang nabi Arab.

    Kalu Syekh Puji….? hukumnya Haram…
    Kan Sunnah Nabi yang harus diikuti oleh Syekh Puji.

    Ah Tunggu saya bagunkan sang nabi dari kuburan Medinah…
    kok ada perbedaan, Muhammad dan Syekh Puji ini perlu wahyu dari kuburan Medinah pada umatnya.

    Wassalam.

    • budi says:

      Mr. nunusaku belum baligh. belum bisa untuk ditanggapi kata2nya…

      Mr. nunusaku ini ada balon, MAU?

Comments are closed

Advertisement

Terjemahkan Artikel Ini

Website Translation

NETBOOK LAYAR SENTUH-KECIL SEUKURAN BUKU-WINDOWS XP ORISINAL-CUMA RP5,5 JUTA

MENULIS TANPA KEYBOARD, SENTUH DENGAN JARI PUN BISA, LAYAR BISA DIPUTAR-PUTAR SESUAI SELERA

HASILKAN UANG VIA INTERNET

LIDAH TERPANJANGGG... SIAPA MAU DICIUM COWOK INI?

KLIK untuk membaca berita-berita unik

Gratis RSS-Email-Twitter

Klik Play-Tonton Video Unik

Pesan Blog Berita @Twitter Tanggapi, lihat di bawah

SMS-SMS Blog Berita Lihat di bawah untuk menanggapi...

    KLIK - TANGGAPI ATAU BACA SEMUA PESAN


    LIHAT ARTIKEL SESUAI RUBRIK

    Arsip Bulanan

    Log in / BLOG BERITA mengizinkan konten web ini dikutip dengan syarat menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan-balik. Berita Balige Toba Samosir kisah inspiratif info internet komputer feature khas unik liputan video opini pembaca artikel khusus Asli Jarar tips ngeblog menulis jurnalistik. Pengelola BlogBerita tidak bertanggung jawab atas komentar dan artikel kiriman pembaca. Jarar Siahaan di Kabupaten Tobasa Sumatera Utara Indonesia.