11 doktrin Islam yang kurang perlu
Menurut Ulil Abshar Abdalla. Dia tidak setuju bila dikatakan agama Islam bisa menjawab semua masalah kehidupan. Menyebut Islam mengoreksi agama sebelumnya juga dinilai sebagai “keangkuhan”.
Artikel di bawah ini adalah tulisan Ulil Abshar Abdalla, pengurus Nahdatul Ulama yang juga pendiri Jaringan Islam Liberal [JIL], yang dikutip Blog Berita dari web JIL.
Banyak hal dalam agama yang jika dibuang sebetulnya tidak mengganggu sedikitpun watak dasar agama itu. Oleh para pemeluk agama, banyak ditambahkan hal baru terhadap esensi agama itu, sekedar untuk menjaga aura agama itu agar tampak “angker” dan menakutkan di mata pemeluknya. Saya akan mengambil contoh Islam.
Satu, doktrin bahwa Nabi tidak bisa berbuat salah. Menurut saya, doktrin ini sama sekali tak berkaitan dengan inti dan esensi agama Islam, dan karena itu kurang perlu. Jika doktrin ini dihilangkan, Islam tidak menjadi kurang nilainya sebagai sebuah agama. Mengatakan bahwa manusia, apapun namanya (entah Nabi, Rasul, Imam [dalam Syiah], Paus [dalam Katolik]) sebagai “infallible”, tidak bisa berbuat salah, jelas tak masuk akal.
Dua, doktrin bahwa sumber hukum hanya terbatas pada empat: Quran, hadis, ijma’, dan qiyas. Doktrin ini menjadi “hallmark” dari sekte Ahlussunnah waljamaah di mana-mana, sepanjang sejarah. Doktrin ini sebetulnya kurang perlu dan menjadi alat ortodoksi Islam untuk mempertahankan status quo. Sumber hukum jelas tidak bisa dibatasi dalam empat sumber itu. Islam tidak berkurang nilainya sebagai agama jika doktrin ini dihilangkan.
Tiga, doktrin bahwa Nabi Muhammad adalah Nabi akhir zaman. Doktrin ini jelas “janggal” dan sama sekali menggelikan. Setiap agama, dengan caranya masing-masing, memandang dirinya sebagai “pamungkas”, dan nabi atau rasulnya sebagai pamungkas pula. Doktrin ini sama sekali kurang perlu. Apakah yang ditakutkan oleh umat Islam jika setelah Nabi Muhammad ada nabi atau rasul lagi?
Empat, doktrin bahwa sebuah agama mengoreksi atau bahkan menghapuskan agama sebelumnya. Ini adalah yang disebut sebagai doktrin supersesionisme. Doktrin ini tertanam kuat dalam psike dan “mindset” umat Islam. Doktrin ini tak lain adalah cerminan “keangkuhan” sebuah agama. Kehadiran agama tidak terlalu penting dipandang sebagai “negasi” atas agama lain. Agama-agama saling melengkapi satu terhadap yang lain. Kristen bisa belajar dari Islam, Islam bisa belajar dari Yahudi, Yahudi bisa belajar dari tradisi-tradisi timur, dan begitulah seterusnya.
Lima, doktrin bahwa kesalehan ritual lebih unggul ketimbang kesalehan sosial. Orang yang beribadah dengan rajin kerap dipandang lebih “Muslim” ketimbang mereka yang bekerja untuk kemanusiaan, hanya karena mereka tidak beribadah secara rutin. Agama bisa ditempuh dengan banyak cara, antara lain melalui pengabdian kepada kemanusiaan.
Enam, doktrin bahwa mereka yang tidak mengikuti jalan Islam atau agama orang berangkutan adalah “kafir”. Ini mekanisme yang nyaris standar dalam semua agama. Semua agama cenderung memandang bahwa mereka yang ada di luar “lingkaran penyelamatan” adalah domba-domba sesat. Doktrin ini, sekali lagi, cerminan dari arogansi sebuah agama tertentu. Sudah jelas bahwa jalan keselamatan adalah banyak sekali.
Tujuh, berkaitan dengan doktrin sebelumya, ada doktrin lain yang biasanya bekerja dalam lingkaran internal masing-masing agama. Dalam Islam, ada doktrin tentang “sekte yang diselamatkan”, al-firqah al-najiyah. Kelompok yang menyebut dirinya ahlussunnah wal-jamaah memandang dirinya sebagai satu-satunya kelompok dalam Islam yang masuk sorga, sementara kelompok lain sesat. Begitu juga kelompok Syiah memandang dirinya sebagai satu-satunya kelompok yang selamat, selebihnya sesat. Doktrin ini diteruskan oleh MUI dalam bentuk lain melalui fatwa penyesatan. Mendaku bahwa yang selamat hanya lingkaran tertentu adalah sebentuk arogansi.
Delapan, doktrin bahwa jika Kitab Suci mengatakan A, maka seluruh usaha rasional harus berhenti. Kitab Suci adalah firman Tuhan, dan firman Tuhan tak mungkin salah. Oleh karena itu, jika Tuhan sudah mengeluarkan sebuah “dekrit”, maka seluruh perbincangan harus berhenti. Doktrin ini tercermin dalam sebuah “legal maxim” atau kaidah hukum dalam teori hukum Islam yang berbunyi, “la ijtihada fi mahal al-nass”, tidak ada “independent reasoning” dalam hal-hal di mana teks Kitab Suci sudah mempunyai kata putus. Dengan kata lain, ijtihad harus dihentikan jika Kitab Suci sudah memutuskan sesuatu. Dalam diskursus filsafat modern di Amerika, hal ini disebut sebagai “discussion stopper”, agama sebagai penghenti diskusi. Sudah jelas Kitab Suci terkait dengan konteks sejarah tertentu, dan banyak hal yang dikatakan Kitab Suci sudah tak relevan lagi karena konteks-nya berbeda.
Sembilan, doktrin bahwa hukum hanya bisa dibuat oleh “syari’” atau legislator. Yang disebut legislator dalam konteks Islam adalah Tuhan, kemudian secara derivatif juga Nabi Muhammad. Para ulama atau fukaha datang belakangan sebagai penafsir atas hukum itu, dan pelan-pelan juga menempati kedudukan sebagai “pembuat hukum” atau legislator hukum agama. Doktrin ini sangat kuat tertanam dalam Islam. Doktrin ini juga kuat tertanam dalam agama Yahudi. Deklarasi Qur’an sudah sangat jelas dan sangat “kategorikal” , bahwa Adam dan seluruh keturunannya adalah “khalifah” di muka bumi. “Kekhilafahan” di sini, dalam tafsiran saya, mencakup pula kompetensi untuk menciptakan hukum yang mengatur ketertiban di muka bumi ini. Seluruh individu, dalam pandangan Islam yang saya pahami, adalah obyek dan subyek hukum sekaligus. Dengan kata lain, hukum bukan hanya diciptakan oleh Tuhan, tetapi juga oleh manusia. Manusia secara generis adalah syari’, bukan saja Nabi atau ulama/fukaha.
Ini paralel dengan konsep “kewarganegaraan modern” di mana konsep “warga negara” mencakup secara intrinsik kemampun untuk membuat dan men-generate sebuah hukum. Jika ada kelebihan pada ahli hukum atau fukaha yang membuat mereka menjadi spesial kedudukannya adalah karena mereka mempunyai “training” untuk merumuskan sebuah hukum dalam prosedur yang standar. Tetapi sumber hukum bukan saja hanya ada pada Kutab Suci, sabda-sabda Nabi, atau pendapat ulama, tetapi juga manusia secara keseluruhan.
Sepuluh, doktrin bahwa Kitab Suci bersifat seluruhnya supra-historis, karena ia adalah firman Tuhan. Karena Tuhan bersifat supra-sejarah, maka firmanNya pun bersifat supra sejarah pula. Karena itu, Kitab Suci juga supra sejarah. Kebenaran Kitab Suci tak terikat dengan ruang dan waktu. Pandangan ini lagi-lagi adalah pandangan yang “angkuh”. Akan lebih proporsional jika kita mengatakan bahwa ada hal-hal yang supra-sejarah dalam Kitab Suci, tetapi juga ada hal-hal lain yang cukup banyak yang terikat dengan sejarah. Bagian Kitab Suci yang “lengket sejarah” ini bisa tidak relevan sama sekali jika keadaan berubah.
Sebelas, doktrin bahwa Islam bisa menjawab semua masalah. Doktrin ini jelas hanya retorika belaka. Sebab pada kenyataannya tidak demikian. Solusi agama atau Islam, jika pun ada, juga tidak mesti sukses dan berhasil. Sebagaimana solusi-solusi sekuler, solusi Islam juga bisa gagal, seperti terbukti dalam banyak kasus.
Saya masih memiliki daftar yang panjang. Tetapi, itulah hal-hal pokok yang ingin saya kemukakan di sini. Saya hanya ingin menganjurkan suatu corak keberagamaan yang rendah hati, yang tidak arogan dengan mengemukakan kleim-kleim yang berlebihan tentang agama. Jika Islam menganjurkan etika “tawadlu’”, atau rendah hati, maka etika itu pertama-tama harus diterapkan pada Islam sendiri. Mengaku bahwa agama yang paling benar adalah Islam jelas menyalahi etika tawadlu’ itu. Mendaku bahwa setelah Nabi Muhammad tidak ada nabi atau rasul lagi adalah berlawanan dengan etika tawadlu’. Mendaku bahwa Islam menghapuskan agama sebelumnya sama sekali tak mencerminkan sikap tawadlu’. [blogberita.net]
Sumber: Jaringan Islam Liberal
Artikel lain yang menarik:
Koneksi Internetmu lambat? Tak sempat tiap hari membaca web? Ini solusinya. ©Diizinkan mengutip artikel Blog Berita ini dengan syarat membuat tautan-balik.
Kirim artikel ini ke teman
• Donasi • Hubungi Blog Berita

Itu kan cuma pendapat anda saja. Menghilangkan salah satu ajaran, itu hal yang tidak mungkin dilakukan, karena ajaran islam adalah satu kesatuan. Contohnya saja, kalau ajaran bahwa nabi tidak salah. Ini harus dan wajib dipercaya karena ia adalah teladan, dan bisa disebut juru selamat. kalau itu dihilangkan, siapa yang jadi panutan, sedangkan dua ajaran islam yaitu bergantung pada Al-Quran dan Sunah Rosul.
Btw kenapa yang dipake pandangan adalah pandangan Ulil Absar Abdalla yang jelas-jelas ajarannya sungguh menyesatkan? Tetapi ke-9 doktrin yang anda tambah pendapat anda dapat dengan mudah dipatahkan, bahkan tanpa Al-Quran dan Sunah (Logika). Tapi saya hargai artikel anda…!
[reply to this comment]
wah…si ulil kok didengerin…masih banyak yang perlu dipelajari tentang Islam bos,…smoga bos makin bijka nilai Islam…maturnuwun
[reply to this comment]
ustad artikel anda bagus, apakah artikel anda kepengin dikecam seluruh umat islam yg tidak sepandangan dg anda?
alangkah baiknya jika kita umat hidup berdampingan tanpa ada artikel yang belum tentu benar???
ingat alloh maha mengetahui!!!!
[reply to this comment]
Twah nga jelas gt artikelnya…..nga muttu
[reply to this comment]
Om Ulil ini, lucu aku bacanya om…
Kalo satu artikel (mengkritisi “mendeskreditkan” Islam) dibayar 1M oleh si Boss Yahud, siapa sih yg ga doyan… apalagi sekedar menjatuhkan agama sendiri… ngga apalah, besok juga bisa tobat, ya nggak om Ul…? Cuman yang jadi masalah, apa yakin tobatnya ntar diterima…? 
[reply to this comment]
Dian Sidauruk reply on 11 March 2008:
Ulil yang bicara Boss Yahud menjadi ‘tertuduh’ menyogok…
[reply to this comment]
Oh jadi yang tulis nih artikel udah “tawadlu” yah. mau juga ngajak orang tawadlu, apa ngak salah mas, malah sebaliknya tuh. wele..wele…,artikel macam gini dimuat juga, mau cari sensasi yah???, kenapa sih cuman ulil absar saja yang dimuat, sekalian muat semuanya tuh sama konco-konconya, biar tambah rame.
[reply to this comment]
saya tidak sependapat dengan blog ini.
menurut saya Islam dan nabi muhammad adalah agama dengan nabi akhir zaman adl sangat benar dan betul.
Saya telah belajar banyak tentang cristian diluar negeri.
dan saya malah tambah bangga dan percaya dengan keislaman saya.
saya kira itu semua cuma pendapat anda. dan yang lain tidak.
Thanks, Im eve cristinne
[reply to this comment]
Dian Sidauruk reply on 11 March 2008:
Ulil yang bicara, cristian (diluar negeri) menjadi bahan perbandingan.
[reply to this comment]
SIHA 4 reply on 27 May 2008:
Wah…. kok pengalaman saya bisa sama ya .. dengan mbak Eve christine.
Saya juga sudah lama tinggal di Arab sono, dan belajar lebih jauh tentang agama Islam.
tapi ini justru menambah kecintaan dan keyakinan saya pd agama yang saya anut.( non muslim)
Wassalam ‘Min’i
A’na :Muhammad Akbar.
[reply to this comment]
kang ulil, coba renungilah, sekiranya anda mati nanti kemudian anda di tanya malaikat (maaf mungkin inipun sudah tidak anda percayai, tapi jikalau benar ada dan saya yakini itu ada) bisakah anda meminta tolong pada orang-orangmu yang setia denganmu?atau bisakah anda berdiskusi dengan malaikat berdebat tentang hakekat islam versi anda? kira-kira malaikat mau sependapat denganmu? atau mungkin anda bisa menampar malaikat itu sehingga malaikat takut padamu, dan anda bisa menjadi penguasa di alam barzakh.kang aku tidak sependapat denganmu, tapi aku tidak benci denganmu,ketika saya membaca artikel2mu, itu pula yang saya bayangkan. kalaulah ternyata pendapatmu yang benar ternyata, mungkin yang masuk surga kakang, dulur-dulur sampean, orang kristen dan yahudi dan jelas orang yang ngasih duit sampean juga orang-orang asia foundation. dan orang-orang islam kebanyakan sekarang yang menjadi bahan bakar api neraka. kalau begitu kang tulung sampean kasih syafaat saya ya nanti. tapi kalau akidah sampean sing salah yo sampean urus diri sendiri kang. wassalamu ala man ihtada./rasio.wordpress.com
[reply to this comment]
Ada ada saja si Ulil itu bang. Saya kira dia itu tak jelas lagi agamanya. Mudah2an dia segera tobat. Saya sangat menyayangkan pernyataannya yang meragukan sendiri keyakinannya.
[reply to this comment]
Sangat disesalkan dan sedikit dangkal. Bagi orang yang berpendapat diatas disarankan harus lebih banyak belajar lagi tentang islam dan tidak hanya bisa “MENTAKWIL-TAKWIL” sendiri ajaran agamanya biar gak “ASBUN” ya?. Pada akhirnya terlihat juga orang yang tersebut diatas, intelektualitas dan ahlaknya sangat minim. Jadi belajar, berpikir kemudian berbicara supaya apa yang keluar dari lisan itu tidak membuat orang lain simpang siur. sesuatu yang sudah halal jangan di haramkan dan sesuatu yang haram jangan dihalalkan. Semoga Alloh memberikan petunjuk. dan bagi anda pemilik blog tidak perlu lagi membahas kutipan-kutipan seperti ini apabila anda punya hati nurani sehingga tidak ada lagi fitnah anatara satu dan lainnya. Terima Kasih.
[reply to this comment]
ah, sudah bertahun-tahun beragama kok baru tahu ada pendapat seperti ini. ini ‘kan pendapat lama, kuno, dan sangat biasa. tidak ada hal baru dari temuan ulil. ulil ‘kan orang tradisional, mana bisa dia keluar dari tradisi orang-orang lama masa itu.
[reply to this comment]
Ulil ini sudah biasa ngomong ASBUN, mungkin kalau di bukan memantu salah satu petinggi NU, gak mungkin dia punya corong di NU
dan tulisan tulisannya seolah olah pakar dengan selipan selipan bahasa bahasa canggih, padahal isinya gak ada sama sekali…
tapi ya gimana lagi, wong dia hidup dan makan dari gajinya di JIL,klo gak nulis dan gak mengecam ISLAM, gak ada tuh bantuan datang dan berhentilah dia makan dan gak bisa kerja lagi..
wajarlah… namanya juga orang berdagang… ULIL kan juga berdagang.., sama kayak pedagang asongan itu, cuman bedanya yang di jajakan aja.. biasa aja!, gak ada yang hebat dari ULIL ini..
[reply to this comment]
Ulil memang cerdas dalam mengemukakan pendapatnya tapi sayangnya pendapatnya itu terkesan Asal-asalan bahkan bisa saya bilang menyesatkan !!! Semoga Allah SWT memberikan hidayah kepada engkau.
[reply to this comment]
Kita tunggu saja tanggapan dari Ust. Haidar Bagir atas pendapat Ulil tersebut. Karena dahulu Ust. Haidar Bagir memberikan kritik terhadap pendapat Ulil yang ditulisnya di Kompas.
[reply to this comment]
Kalau kita belajar Islam secara kaffah atau menyeluruh, pasti kita akan tahu yang sebenarnya. belajar apapun kalau tidak menyeluruh, pasti akan sesat dan menyesatkan. Belajar montir, tetapi tidak menyeluruh (atau kita beranggapan kita sudah belajar secara menyeluruh) dan berani membongkar mesin, saya yakin, mesin tidak akan bagus, malah akan rusak. Selain belajar dan mendalami secara kaffah, juga harus didampingi dengan beberapa guru yang tepat. Belajar tanpa guru, maka gurunya adalah Syetan
[reply to this comment]
kalau mau mendebat tulisan dari bung Ulil di atas sebaiknya yang baik dan benar lah..’baik’ dalam tutur kata-tulisannya, ‘benar’ dalam hal isi debatannya(runtut,nalar,syukur2 lengkap)..
semoga ada diskusi yang adil..
[reply to this comment]
istigfar om…Allah maha mengetahui mana yang salah dan mana yang benar..apa om tidak takut lagi akan azab allah? Baca Al-qurna beserta tafsirna jangan langsung mmembuat peryataan yang bisa menyesatkan..bukan hanya satu melainkan 1 milyar umat muslim di dunia..!!neraka yang paling bawah menunggu om ulil…
[reply to this comment]
HEm…M’Baca artikel ini sangat aneh!!
kenapa c.. mesti diposting segala???
mw bikin’ sensasi yaaaaa..???!!!
tp yawudah ccccccccc….
..semua yang diungkapkan sama sekali tanpa bukti yang nyata N’ TANPA DALIL yang jelas……!!
saya harap si.. ulil ini pikir dulu kalo ngomong…..JGN ASAL STAGMENT…….!!
COz……
……GAK MUTU BANGED……..!!!
..semoga si ulil nie.. diberi hidayah n’ pencerahan.. supaya gak tersesat teruzz…(amien)
kacihannnnnnn……….!!
[reply to this comment]
ah om ulil, pola pikir yang mlengse
kasian dia….
[reply to this comment]
kita sama-sama belajar lagi yuk, tapi sumbernya harus benar lho, insyaAllah barokah. amieeen….
[reply to this comment]
bagaimanapun juga pendapat ini hebat! luar biasa, membuat otak kita kenceng bukan? bagi yang BeTe setelah baca ertikel diatas, anggap saja sebagai bacaan waktu luang. Bagi yang suka debat, artikel ini cucok banget ungtuk mereka. namun, ada bahasan yang lebih penting dan genting (menurut saya) yaitu sudah saatnya kita lebih semangat untuk kerja keras, dan menjadi ‘kaya’. kaya dalam segala hal. karena dengan ‘kekayaan’ yang kita miliki kita lebih mudah untuk berubah lebih baik. menjadi orang yang baik dan baik-baik tanpa merasa paling baik. kebesaran sebuah negara dimulai dari rakyatnya (yaitu kita sendiri). bukan bergantung pada pemimpinnya. perdebatan dan perbedaan pendapat itu penting, tapi lebih penting kerja dari pada berkata-kata. ayo kerja ! genggam dunia tunjukkan karya mu !
[reply to this comment]
mas ulil..!! saya rasa, anda tidak pantas menulis artikel itu, sekarang aku mau tanya , yang membuat anda yakin bahwa anda adalah orang yang benar itu apa ?, kamu bisa gak bikin aturan yang dipatuhi oleh minimal 5 juta orang, coba kamu pikir kenapa nabi muhammad diyakini kebenaarannya hingga manusia diseluruh dunia,apakah selama ini mereka(umat) kamu angggap tidak punya otak?, tentu kalau ysng sepuluh itu tidak perlu pasti sebelum kamu sudah ada yang menghapusnya!,menurut kamu yang benar gimana ? pasti ada yang salahin pendapat kamu, pasti kamu hanya ingin kebebasan berfikir, tetapi kamu juga berarti telah membatasi berfikir orang lain, selama ini orang berfikir itu,kamu suruh ikutin fikiran kamu !!!
[reply to this comment]
Ini adalah pandangan seorang Ulil.Namanya pandangan yang dibaca saja.Kalo misalnya ga setuju ya anggap aja suatu opini.Setuju dengan mas arief sekarang bukan waktu yang tepat untuk berdebat masalah gituan,yang penting bagaimana kita bekerjasama seluruh rakyat (ga pandang agama,suku atau ras) untuk keluar dari keterpurukan bangsa kita.Kalo cuma ngomongin mas ulil mah ga ada habisnya sampe kapanpun.Ngomongin dia juga ga ada manfaatnya bagi kita.Biar Tuhan yang menilai dia salah apa benar….
[reply to this comment]
Kira2 dibayar berapa si Ulil Ini ya???
Tak bosan2 dia ini menghujat Islam?????
Sama aja dia ini sama SI GusDur yang “buta” itu. Selalu membuat komentar yang aneh2. Dan lebih aneh lagi selalu di beritakan dan di publikasikan. Apalagi yang mengujat dan Mengkiritk Islam.???
Ah.. Lok ma Disi
[reply to this comment]
the neutral reply on 6 August 2008:
sudahlah, islam kan agama demokratis, kenapa kau Ryan kok sewot.
yang aku tanyakan, apakah koe itu yakin sekali nanti loe modar bisa masuk surga? wah kalo koe bisa tahu mau masuk surga, berarti skillmu sama dengan Tuhan.
aku pingin tahu surga itu kayak apa sih?
surga itu apa aja isinya?
sudahlah, jadi orang baik aja, cools gitu, positif thinking gitu, bijaksana gitu, jujur, rendah hati, toleran, self instrocpection gitu.
pemikiran orang kayak loe ini yg bikin dunia ngga pernah peace, gitu
jangan sampai agama membelenggu kita.
sebetulnya agama itu diciptakan manusia, so what gitu loh.
cuman kita dari dulu dikibulin, oleh agama itu sendiri sehingga kita jadi orang munafik.
[reply to this comment]
artificial reply on 13 August 2008:
benar buat bung neutral, saya sepakat kita harus positif thinking, bijaksana, rendah hati dan lainnya.
Tapi kalo mau tau surga itu kayak gimana, berarti bung neutral mesti meninggal dunia dulu, dimandikan, dikafankan, disholatkan kemudian dikuburkan (kalo anda seorang muslim). Ntar kalo udah melakukan hal yang tersebut di atas, bung neutral boleh cerita kalo surga itu seperti apa.. (tapi emangnya bisa cerita??)..
[reply to this comment]
Banyaknya Aliran sesat seperti JIL ini adalah tanda-tanda kecil hari kiamat akan tiba. Semoga kita dapat terus mempertebal iman kita. amin..
[reply to this comment]
Pertama kita harus klarifikasi dulu tujuan mengangkat tulisan JIL ke blog ini. Utk memberi kesan miring thd Islam secara tdk lsg (krn tdk berani menulis dr dirinya lsg), utk memecah belah antar Islam, atau memberi peringatan kpd umat Islam bahwa ada potensial problem dlm umat Islam.
Baru setelah itu membahas isi tulisannya di laknat Ulil. Bagi org yg sedikit saja pernah belajar agama Islam secara benar, bahasan yg sederhana ini mudah sekali terpatahkan. Tanyalah pada kyai NU yg sdh sepuh.
Seandainya Si Laknat Ulil membaca tulisan ini, saya ingin berkata : Kasihan sekali, aksi anda utk memberi kesan cerdas telah gagal di mata saya…
[reply to this comment]
Bagi saya, pikiran-pikiran Ulim itu menyegarkan pikiran. Agar kita-kita tidak selalui saja taklid melulu. Soalnya agama itu sebenarnya kan bukan “barang jadi”. Bisa dikritisi kapan saja. Asal tidak untuk memusuhi Allah atau Kanjeng Nabi. Itu kan syah-syah aja.
Dan asal tahu saja, membaca dengan seksama tulisan Ulil seperti itu tidak berarti kita menyetujui pendapatnya.
Wassalam
[reply to this comment]
tulisan diatas bagi saya hanyalah sekedar pendapat yang tidak berdasar atau pun cuma memakai dasar akal saja. coba lihat itu ulil nulis pakai rujukan apa? ada nggak?
tulisan gak berdasar kok dikutip.
[reply to this comment]
oh, artikel luar biasa, memandang suatu agama dari sisi lain, saya sebetulnya kurang suka debat agama (kapan selesainya gitu) soalnya saya moderat “tiap agama punya surganya sendiri” hehehe, nice article, keep posting
[reply to this comment]
halaah…
udah basi kalo make tulisannya ulil basur bedala buat ngedongkrak traffic. Mau nyaingin detik.com yang 1 juta klik per hari kan? Bikin donk postingan yg kreatif tapi positif..jika langkah2 kuno seperti ini masih dipake juga, hanya do’a kutukan bagi blog ini yg anda dapet.. masih banyak cara positif untuk nyari klik dan traffic, anda saja pemilik blog yg kehabisan akal sehat!!
ingat, do’a lebih berbahaya dari amukan FPI, fatwa MUI, atau bredelan dari menkominfo..,
ingat, jika anda mencekoki isi perut anak istri anda dari penghasilan mendulang fitnah seperti ini, maka lihatlah perilaku mereka perlahan hari demi hari.
bayar tuh royalti buat ulil absor bedala..
wkwwkkk… peace..peace..
[reply to this comment]
Namanya juga ulil, benar yang dikatakan Ryan Shinu Raz, kalau Ulil = gus dur.
Jenis manusia2 perusak aqidah. Cari makan dengan menghujat Islam agamanya sendiri, mereka itu tidak lebih mulia daripada pengemis di jalan. Untung nurcholis majid udah keburu mati, sebelum ide2 konyolnya juga meluas dimasyarakat.
[reply to this comment]
cumigoreng reply on 5 June 2008:
hehehe….nurcholis mati…karena mau tobat ngga boleh sama gusdur
[reply to this comment]
ra mutu ah…
[reply to this comment]
Udah biasaaa. Dikritik dikit, langsung beringas deh itu umat.
Perilaku beringas, budaya Timur Tengah jangan diadopsi mentah-mentah. Kita bangsa Melayu..bung. Bukan Arab
[reply to this comment]
klo baca artikel Ulil diatas,gw pengen sadur lirik dari sebuah lagu Slank:”Kau gak punya otak, hanya itu yang bisa kau ucapkan..”
Biarin z.YANG WARAS NGALAH ,biarkan dia PUAS,PUAS?!?!
[reply to this comment]
hehehehehe… pede banget yah pada bakalan masuk sorga… trus si ulil naek jurusan neraka….
disaat doktrin agama udah menutupi akal sehat… ehm… pokoknya no nego deh…. hahahahahaha….
[reply to this comment]
doktrin ke-1
itu kayaknya, memang salah,
sapa bilang nabi nggak pernah salah?
bukankah nabi pernah ditegur Tuhan karena perbuatannya….
coba cek dalam alquran…
dan banyak pula teguran akibat prilaku nabi…
kalau doktrin ke-3
bahwa nabi adalah nabi akhir jaman,…
ini mah bukan doktrin,..
emang ada dalam alquran,..
(” muhammad dalah penutup semua nabi2 Allah)
[reply to this comment]
SIHA 4 reply on 27 May 2008:
Setuju Di!
Baca tuh.. al-Quran yang benar, jangan begitu ada kritikan,langsung mencak2 persis seperti nenek sihir kebakaran jenggot
[reply to this comment]
Istri2 Muhammad reply on 17 June 2008:
Muhammad itu nabi terakhirnya orang islam doang kaleee…
[reply to this comment]
bah… kalo soal ga bakalan ada nabi lagi sih gw yakin….
jaman sekarang manusia udah pada pinter… persyaratan jadi nabi otomatis menjadi super berat….
mao tau ga??? kalo si musadeg atau lia eden dengan konsep yang dia pake skg dan dipraktekin 1000 taon lalu… pasti sukses dia jadi nabi…. hihihihihi….
[reply to this comment]
Orang gila macam ulil kok d bahas. Soal aurat aja dia bilang cuma dubur & qubul….
Otaknya ulil dah geser…
[reply to this comment]
Ambil positipnya aja anggap saja pendapat ulil ini semacam “sparing Partner” bagi kita untuk semakin cerdas dalam memahami agama islam.
Apakah Bang Ulil tidak tau ada hadis yg mengatakan : ” Kalo bukan karena engkau wahai Muhammad aku takan ciptakan bumi ini”. Betapa cintanya Alloh Swt kepada Rosulluloh sehingga dalam Alquran Alloh Swt memberitahu kepada kita bahwa dalam diri Rosulluloh ada contoh keteladan yg sempurna dan komplit. Bagaimana cranya kita menjadi suami dan bapak yg baik ? Tiru keteladan Rosulluloh karena beliau pernah mempunyai istri dan anak. Bgm menjadi pemimpin yg baik ? pelajari keteladanan Rosululoh krn beliau pernah menjadi seorang pemimpin pemerintah/negarawan. Bgmana caranya menjadi pemimpin perang yg baik ? ikuti keteladan Rosulluloh karena beliau pernah memimpin perang langsung ke medan tempur. mau contoh mana lagi bang ulil ? Komplit plit..
Bang ulil betul bahwa sebagai manusia biasa tentu saja Rosululoh pernah “berbuat salah” tapi ingat kesalahn yg dibuat manusia biasa dengan yg dibuat Rosululoh termasuk para Nabi lainnya tentu beda sama sekali subtansinya. Alloh telah menjamin dlm Alquran bahwa nabi itu punya sifat terjaga dari kesalahan (ini doktrin yg ditentang oleh bung Ulil). Artinya kesalahn Nabi bukan kesalahn yg bisa menimbulkan efek dosa sebagaimana yg bisa dilakukan oleh manusia biasa. Jadi mustahil para Nabi akan berbuat salah (meskipun katakanlah tdk sengaja atau hilaf) seperti : Menampar atau memukul, memaki dg kata kasar, tergoda oleh kecantikan wanita dll sbgnya sebagamana yg biasa dilakukan manusia biasa. Rosulluloh dan Para Nabi bisa “berbuat salah” dlm pengertian mereka bisa saja salah (meskipun sangat jarang)dalam mengartikan wahyu,kasyaf atau mimpi yg diterima dari Alloh Swt tapi bila kekeliruan terjadi Alloh Swt menurunkan wahyu kembali untuk meluruskan kesalah persepsi tsb. Sehingga orang kafir mengatakan kira kira begini : tuh kan kok mengaku Nabi tapi bisa salah.
Mudah 2x Bung Ulil mau menengok ke blog ini
Salam Damai
[reply to this comment]
Baiknya siUlil ini dipasangin behel gigi, biar nggak kebanyak bacot.
Yang punya blog lae jaran kau pinter juga pilih materi yang bisa bikin panas. Kau punya bakat terpendam jadi provokator
[reply to this comment]
Ane rase semua orang nyang mo ngutara’in pendapetnye sih bole-bole aje. nyang penting kaga maksa orang laen buat setuju same ape nyang die pikir.
Hayakul yakin ane, kalu Nabi denger ape nyang Bang Ulil sampe’in, paling-paling Beliau senyum…
[reply to this comment]
dasar misionaris!!, jangan coba2 lu rusak islam dengan “bahasa sok bijak” lu!! islam itu allah yang membuat, kami umat muslim akan mematuhi semua yang allah perintahkan,, manusia ga punya hak untuk menambah maupun mengurangi isi al-quran dan hadis,, nabi Muhammad itu adalah nabi yang terakhir!! klo ada orang-orang hebat yang muncul ke dunia atas nama islam, mereka bukan nabi,, bisa jadi pembaharu islam, bisa juga dajjal!! hati-hati saudara2ku,, oiya,, jangan ikut2an kaya FPI,, ntu orang2 yang berbuat anarkis dengan mengatasnamakan islam!! qta muslim yg sebenar2nya adalah manusia yang menjunjung tinggi perdamaian,, ciri islam itu berdiskusi, dialog,, bukan nonjok,, kita hanya akan angkat senjata kalo islam dilecehkan, itupun kalo diskusi ga ada hasil,, OK!! Allahu Akbar!!
[reply to this comment]
kevin reply on 8 June 2008:
@Isa
Kalo islam dilecehkan artinya orang yg melecehkan itu tidak paham dg islam makanya orang islam wajib memberi penejelasan tentang islam yg benar kepada orang yg melecehkan tsb..bukan dengan angkat senjata bung !! Jihad di Islam hanya dibolehkan bila kita diserang lebih dulu dalam rangka mempertahankan kehormatan !
[reply to this comment]
rizieq reply on 15 June 2008:
namanye: Isa isn’t Jesus, Jesus is a Fiction (panjang benerrrr..) eh siape tau nama kumplitnye: Isa isn’t Jesus, Jesus is a Fiction, a Best Seller Fiction which was followed by the other Best Seller Plagiarize Fiction 620 years later.
lucu ye.. punye name gitu kok kaga malu nulis: “……qta muslim yg sebenar2nya adalah manusia yang menjunjung tinggi perdamaian,, ciri islam itu berdiskusi, dialog,, bukan nonjok,,….”
tanya kenapa…..
[reply to this comment]
rizieq reply on 15 June 2008:
@Isa isn’t Jesus, Jesus is a Fiction
???… Lagi ngebahas topik ape, trus munculin topik baru.
Ane kaga liat ade kate “Isa” ato “Jesus” di artikel atas. Kesian ye kalu ade orang nyang namanye Jesus, cuman dianggep piktip…
Eh Bang Isa isn’t Jesus dll, ente jangan ‘maksa’ dah… nama ente aje dah tendensius gitu… sono nyimengnye diterusin dulu, kalu dah sadar baru komen lagi.
kek..kek..kek..
[reply to this comment]
He elo belum sadar juga ya
Nggak ada yang nanggapin loe, kecuali gua
Loe mestinya terimakasih ama gua
kek..kek..kek..
[reply to this comment]
rizieq reply on 15 June 2008:
He ente belon insap juge ye
Kaga ade nyang sudi ngajarin ente, kecuwali ane
Ente nyang mestinye terimakasi ame ane
huek.. kek.. kek.. kek..
Lagian, kalu ngefens ame ane, bukan gini caranye. Kasi komen nyang mutu getuh, pertanyaan ane aje belon ente jawab, missing link ye?
Ketik c spasi d
Sya.. la.. la…
[reply to this comment]
SEDERHANA SAJA, KALAU PERCAYA DENGAN 11 DOKTRIN ITU BIKIN AZA AGAMA BARU. ISLAM GAK PERLU DOKTRIN TERSEBUT. SI ULIL ITU BERSEMBUNYI DI BALIK NU. BAWA-BAWA NAMA NU. ITU STRATEGI YAHUDI. NGAMBIL ISTERI ANAK TOKOH NU. ITU BIASA STRATEGI YAHUDI…..
[reply to this comment]
Kembalilah engkau wahai kata-kata pada bibirnya yang bergumam sebab lidah bisa saja meracuni………………………….
[reply to this comment]
Penasaran…
gue masih nyari alasan kenapa doktrin itu ga bener dan kalo doktrin itu bener.
tolong ada yang tau ngga ?? kalo bisa bahas satu persatu.
[reply to this comment]
hai….saudaraku yg seakidah!jgn cepat terpancing emosi hanya karena omong kosong siulil diatas.biarin aja nanti dia mati sendiri,karena semua artikel yg diatas tanpa didasari ilmu yg benar.kita jgn sampai lupa”seytan tidak akan pernah berhenti menggoda/menyesatkan manusia yg beriman kepada Alloh SWT,sampai dia masuk kedalamnya.
[reply to this comment]
maksudnya ilmu agama islam yg benar yg sesuai dgn sunnah Rasul dan Alquran
[reply to this comment]
Aslm.
Mas Ulil, istigfarlah anda. Sudah dibayar berapa dan oleh siapa anda menjustifikasi yang haq digantikan dengan yang batil ?
Mumpung ada waktu, insyaflah.
Anda pasti tahu, pecundang-pecundang umat, di dalam sejarah-sejarah panjang umat.
Akan mati mengenaskan dan dihinakan.
Apa hati anda tertutup batu dan hitam warnanya ?
Wslm.
[reply to this comment]
bang, sampaikan kepada:
Ulil Abshar Abdalla, pengurus Nahdatul Ulama yang juga pendiri Jaringan Islam Liberal [JIL],
11 doktrin islam yang kurang perlu??
dirubah saja judulnya
11 doktrin islam yang orang2 JIL nggak perlu….gitu..
emang JIL apaan?
jaringan iblis liar??
bahwa point pertama yang diuraikannya itu:
Satu, doktrin bahwa Nabi tidak bisa berbuat salah. Menurut saya, doktrin ini sama sekali tak berkaitan dengan inti dan esensi agama Islam, dan karena itu kurang perlu. Jika doktrin ini dihilangkan, Islam tidak menjadi kurang nilainya sebagai sebuah agama. Mengatakan bahwa manusia, apapun namanya (entah Nabi, Rasul, Imam [dalam Syiah], Paus [dalam Katolik]) sebagai “infallible”, tidak bisa berbuat salah, jelas tak masuk akal.
hanya orang “alim” yang mengatakan, nabi nggak pernah salah…
didalam alquran, beberapa kali nabi ditegur oleh tuhan…
yang menunjukan, nabi juga manusia biasa dan bisa berbuat kekhilafan…
so, pantes saja dia itu, nggak ngerti dengan ajarannya sendiri,
[reply to this comment]
assalamu’alaikum wr wb
bismillah…
siapa itu yang nulis? si jahil saqar? oh ulil abshar ya … ah dia mah gak usah di dengerin .. gitu aja kok repot
JIL, AKKBB dll yang bergerak atas nama kemanusiaan itu emang cenderung ke sekular moderat. lha wong sejarah membuktikan setiap turun Nabi manusia bantah dan seringnya atas nama zaman dan kemajuan, Adam as mengajarkan agama yang menurut kita umat islam ya agama itu islam, anak2nya berusaha mematuhi walau tercoreng kejadian Qabil untuk sementara waktu ajaran itu dipakai beberapa generasi kemudian bias mulai ada yang bilang Ajaran Adam as ini mulai gak cocok dengan zaman mereka ketika mereka sudah sangat ingkar diturunkan Nabi selanjutnya untuk meluruskan yaitu Idris as, untuk sementara waktu ajaran kembali lurus… eh terulang lagi di masa Nuh as, Ibrahim as, Luth as, Musa as, Isa as, jadi manusia itu emang sering menentang agama atas nama kemanusiaan itu sendiri lewat zaman yang kata mereka gak sesuai lagi, kebanyakan dari kaum2 terdahulu yang begitu seh kalau udah kelewatan ya di Azab deh ama Allah Azza wa Jalla
Apa kita mau begitu? Na’udzubillahi Min Dzalik, tsumma Na’udzubillahi Min Dzalik, Jadi apa yang dilakukan ulil seh bagi orang orang yang mau berpikir dan mempelajari sejarah akan mengatakan hanya pengulangan dari sejarah aja.
Buat kita neh yang penting gak usah neko-neko, wong Muhammad Rasulullah SAW bersabda telah kutinggalkan 2 pusaka bagi umatku yang apabila mereka berpegang teguh kepada keduanya mereka tidak akan pernah tersesat, sahabat bertanya apa kedua pusaka itu ya Rasulullah? Quran dan Hadits…
yo wuis daripada pusing akibat perkataan zaman batunya si Jahil Saqar eh Ulil Abshar ini lebih baik kita memperdalam, memahami dan mengamalkan Quran dan Hadits… setuju? gak setuju juga gak papa wong hak masing masing kok
wassalamu’alaikum wr wb
[reply to this comment]
he he…kalian mau aja dibodo2in sama muhammad,dia itu bukan nabi..!!mana ada nabi pembunuh manusia,berahinya tinggi,rakuss,penipu…pantas aja para pengikutnya kebanyakan teroriss….
[reply to this comment]
edi reply on 3 August 2008:
sama seperti loe iman samudra, tukang nge bomb.
[reply to this comment]
ULIL ABSHAR-ABDALLA dengan 11 (sebelas) doktrinnya adalah 99% (sembilan puluh sembilan persen) benar, tetapi ada yang 1% (satu persen) yang ketinggalan, tetapi paling mutlak menurut hujjah Allah, hujjah nabi Muhammad saw. dan hujjah kitab suci-Nya, yaitu ULIL wajib menunggu-nunggu dan tidak melupakan datangnya Allah menurunkan Hari Takwil Kebenaran Kitab memenuhi janji Al A’raaf (7) ayat 52,53, di Indonesia pada awal millennium ke-3 masehi. INILAH ARGUMENTASI TERBENAR TIADA DUANYA !!! MAKA OLEH KARENA ITU, JANGAN BOSAN, TUNGGULAH !
Wasalam, Soegana gandakoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi.
Untuk jelasnya: Baca Buku Panduan terhadap kitab-kitab suci agama-agama berjudul:
“BHINNEKA CATUR SILA TUNGGAL IKA” berisi XX+527 halaman.
Penulis: Soegana Gandakoesoema
Penerbit: GOD-A CENTRE
Berikut 4 macam skema acuan lampiran terpisah berukuran 63×60 cm.:
“SKEMA TUNGGAL ILMU LADUNI TEMPAT ACUAN AYAT KITAB SUCI TENTANG KESATUAN AGAMA (GLOBALISASI)”
hasil karya tulis ilmiah otodidak penelitian terhadap isi kitab-kitab suci agama-agama selama 25 tahun.
Mendapat sambutan hangat tertulis dari: “DEPARTEMEN AGAMA REPUBLIK INDONESIA” SekDirJen Bimas Buddha, umat Kristiani dan tokoh Islam Pakistan.
Buku Panduan:
“BHINNEKA CATUR SILA TUNGGAL IKA”
Tersedia ditoko buku K A L A M
Jl. Raya Utan Kayu 68-H, Jakarta 13120
Telp. 62-21-8573388
[reply to this comment]
Buku Panduan terhadap kitab-kitab suci agama-agama berjudul:
“BHINNEKA CATUR SILA TUNGGAL IKA”
Penulis: Soegana Gandakoesoema
Penerbit: GOD-A CENTRE
I. Telah diserahkan pada hari Senin tanggal 24 September 2007 kepada Prof. DR. ibu Siti Musdah Mulia, MA., Islam, Ahli Peneliti Utama (APU) Balitbang dan Diklat Departemen Agama Republik Indonesia, untuk diteliti sampai mendapat kesimpulan menerima atau menolak dengan hujjah, sebagaimana hujjah yang terdapat didalam buku itu sendiri.
II. Telah dibedah oleh:
A. DR. Abdurrahman Wahid, Gus Dur, Islam, Presiden Republik Indonesia.
B. Prof. DR. Budya Pradiptanagoro, Penghayat Kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, dosen FIPB Universitas Indonesia.
C. Prof DR. Usman Arif, Konghucu, dosen Ilmu Filsafat Universitas Gajah Mada.
D. Prof DR. Robert Paul Walean Sr., Pendeta Nasrani, sebagai Moderator, seorang peneliti Al Quran, sebagaimana Soegana Gandakoesoema meneliti Al Kitab perjanjian lama dan perjanjian baru, setingkat dan sederajat dengan Waraqah bin Naufal bin Assab bin Abdul Uzza 94 tahun, anak paman Siti Khadijah 40 tahun, isteri Muhmmad 25 tahun sebelum menerima wahyu 15 tahun kemudian pada usia 40 tahun melalui Jibril (IQ), sedang Musa menerima langsung dari Allah sesuai Al A’raaf (7) ayat 144,145.
Pertanyaannya yang sulit untuk dijawab, akan tetapi sangat logis dan wajar untuk dipertanyakan adalah Siti Khadijah dan Muhammad sebelum turun wahyu adalah seorang yang baik, patonah, sidik, amin dan lain-lainnya, mereka menikah dengan cara ritual agama apa dan bergama apa ? Sedang waktu itu agama Nasrani adalah agama terkini !
E. Dihadiri dan disaksikan oleh 500 peserta seminar dan bedah buku yang diakhiri oleh sesi dialog tanya-jawab. Apabila waktu tidak dibatasi, maka akan mengulur panjang sekali, disebabkan banyaknya gariah pertanyaan yang diajukan oleh para hadirin yang terdiri dari berbagai penganut agama dan kepercayaan/keyakinan.
F. Pada hari Kamis 29 Mei 2008, jam 09.00-14.30, tempat Auditorium Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, jl. Salemba Raya 28A, Jakarta 10002, dalam rangka peringatan satu abad (1908-2008) kebangkitan nasional “dan kebangkitan agama-agama (1301-1401 hijrah) (1901-2001 masehi), diacara Seminar & Bedah Buku hari/tanggal: Selasa 27 Mei - Kamis 29 Mei 2008, dengan tema merunut benang merah sejarah bangsa untuk menemukan kembali jati diri roh Bhinneka Tunggal Ika Pancasila Indonesia.
Wasalam, Soegana Gandkaoesoema, Pembaharu Persepsi Tunggal Agama millennium ke-3 masehi.
[reply to this comment]
Membaca tulisan bung Soegana : ULIL ABSHAR-ABDALLA dengan 11 (sebelas) doktrinnya adalah 99% (sembilan puluh sembilan persen) benar! Nah ayooo….gimana tanggapan loe2 pada yang ga setuju dengan doktrin Ulil?
Ada komentar?????
Kalau saya sendiri sih ngomongnye doktrin tersebut correct 100%, bukan hanya 99%
[reply to this comment]
Naudzubilahi mindalik
Mas sudah sholat belum, sudah belajar islam secara benar belum.
atau ente pingin di puji aja karena bahwasanya ente itu seneng membuat kontroversi.
Jangan-jangan ente memang ngak tau Islam taunya sepenggal-sepenggal wah berabe dong mas atau ente orang islam cuma ngak melaksanakan kewajiban secara benar (tidak menghayati islam sendiri) atau malah ente di luar agama Islam.
Ente kayaknya cuma mengandalkan akal pikir / hawa nafsu aja ) Banyak digerogoti kaum2 pencari Tuhan yang juntrungannya pemikiran Barat / ala Amerika (notabane semua harus dilogikakan). Wah berat mas kalau pemikirannya kayak gitu.
Belajarlah Islam dengan benar2 sebelum ngomong. Atau jika ente di luar Islam ngak usahlah ngomong tentang Islam.
Entar kayak yang gambar karikatur nabi orang dermark(Semua dihukum oleh Allah) Mati sekeluarga dibakar. Oke mas Belajar dulu nyak
[reply to this comment]
Kalau islam mengatakan bahwa nabi Muhammad adalah nabi yang terakhir, itulah adalah politik Arab karena mereka tahu kebohongan mereka takut terkoak karena Quran memang bukan wahyu dari Tuhan, tetapi Quran adalah karangan nabi palsu Muhammad dengan utusan setan yang menemui Muhammad di Goa Hira tanpa ada saksi harus tetap dipercaya 100%. Hanya manusia yang bodoh memang gambang ditipu oleh politik Arab.
Quran 40:34 dalam islam dibenarkan berbohong untuk satu tujuan demi kepentingan islam dalam permainan politik.
Allah islam bulan sabit membenarkan bahwa muslim bisa berbohong untuk satu tujuan, dan Allah mereka bekerjasama dalam melakukan penipuan. Dimana ada islam dunia ini disitu selalu ada kebencian, jika islam lenyap dari dunia ini berakhirlah kebencian menusia hidup dalam kedamaian.
Selagi islam berada didunia ini, tidak pernah ada kedamaian karena kita dikelilingi oleh manusia islam yang haus darah non muslim yang mereka aggap bangsa kafir.(Sura 4:34)
Kalau kita berani membukah topeng islam terutama malalui media internet, pasti banyak kelihatan betapa kotornya manusia islam dengan segala pengajaran melalui ayat-ayat Quran islam karangan
Muhammad yang banyak menaburkan kebencian, pembunuhan terhadap sesama manusia yang tidak seiman dengan islam diaggap kafir.
Padahal bangsa kafir itu manusia islam yang menyembah Allah melalui batu hitam di Mekkah. Inilah kekafiran islam dengan segala kemunafikan dan kebohongan yang selalu diimani oleh pendusta-pendusta islam dusta beranak dusta selalu diteriakan melalui mensjid dengan khotbah kebencian yang kita dengar setiap waktu.
Selagi islam berada, disitu ada kebencian, jika islam dilenyapkan kebencian akan berakhir.
Lihat dunia islam sekarang ini saling membunuh satu dengan lain
suni dan syiah masing-masing haus darah sesama muslim, inikah yang disebut islam adalah agama damai….? atau sebalik nya islam adalah manusia yang haus akan darah sesama muslim.
Mengapa banyak muslim melarikan dirinya dari tanah airnya dan merasakan kehidupan yang penuh kedamaian di negara kafir di Europa….? ada apa dengan islam saat ini…?mengapa banyak yang
murtad tinggalkan islam karena sudah terkoak kebohongan Quran.
Karena latar belakang nabi palsu Muhammad sebagai pembunuh, seorang yang harus dicelah dan tak pantas menyandang julukan rasulullah. Daftar kejahatan kriminal Muhammad panjang…akhirnya nabi palsu Muhammad mati sangat mengerikan diracuni di Khaybar. tetapi muslim tetap tutup mata dan hati mereka kebusukaan nabi palsu Muhammad tetap dimuliakan karena dia ada manusia yang mulia, ternyata geng perampok dalam sejarah islam diMedinah.
setelah banyak mereka meninggalkan islam, baru mereka tahu bagaimana buruknya islam. sewaktu berada dalam islam memang keburukan nabi palsu Muhammad tetap tersimpan hanya yang diajarkan sejak dalam pesantren ahklah yang mulia.
Kita sekarang banyak bersyukur dengan adanya media internet dapat terlihat tentang kebusukan muslim dan nabi Muhammad yang gila perang.
[reply to this comment]
artificial reply on 13 August 2008:
astagfirullah…
mudah-mudahan anda dan sekeluarga tetap dalam lindungan Yang Maha Kuasa
[reply to this comment]