Lihat demo 5 handphone Nokia terbaru. Baterai 12 jam Netbook Terbaru. Lihat video UFO asli.

Jaksa & wartawan dituduh peras terdakwa

Posted by Jarar Siahaan on Mar 13th, 2008 and filed under Berita Toba Samosir. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Di depan hakim, seorang terdakwa korupsi, pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Toba Samosir, menyebut ada jaksa dan wartawan yang memeras dirinya.

BALIGE; BLOG BERITA; JARAR SIAHAAN

Si terdakwa, NP, mengungkapkan hal itu dalam sidang pekan lalu di ruang Pengadilan Negeri Tarutung di Balige seperti diceritakan ulang oleh seorang wartawan suratkabar terbitan Medan kepada Blog Berita. “Masak dia [NP] bilang aku dikasih uang Rp3 juta,” kata si wartawan.

Dia menjelaskan, dalam sidang perkara korupsi NP, Ketua majelis hakim Saur Sitindaon bertanya kepada terdakwa ke mana sisa uang proyek yang dipimpinnya. NP menjawab, uang tersebut telah dibagikannya kepada sejumlah wartawan.

“Wartawan? Jangan tersinggung nanti wartawan, di sini banyak wartawan. Siapa?” kata hakim Sitindaon yang juga Ketua Pengadilan Negeri Tarutung.

Saat itulah NP menyebutkan dua nama wartawan. Yang satu ditudingnya menerima uang Rp3 juta, dan satu lagi meminta Rp30 juta. “Tapi saya tidak punya uang, lalu saya berikan proyek,” kata NP seperti diceritakan wartawan yang dituduh menerima Rp3 juta itu.

Selain wartawan, NP juga mengaku kepada majelis hakim bahwa ada seorang jaksa di Kejari Balige yang meminta uang darinya sebesar Rp150 juta. “Tapi tidak saya kasih, karena saya tidak punya uang,” katanya.

Sumber di Kejari Balige membantah tegas tudingan NP. “Nampak sekali dia bohong, nilai proyeknya cuma Rp90 juta, kok jaksa dituduh meminta Rp150 juta,” kata sumber, minta namanya tidak ditulis.

NP sendiri sudah ditahan sejak November 2007. Ia didakwa melakukan korupsi pada proyek keaksaraan fungsional. Berdasarkan penyidikan jaksa, proyek tersebut tidak dikerjakan sama sekali alias fiktif. Kasus korupsi NP pertama sekali ditemukan oleh sebuah LSM yang pengurusnya adalah wartawan, dan kemudian diadukan kepada Kejari Balige. [blogberita.net]

tafbutton blue16 Jaksa & wartawan dituduh peras terdakwa

Artikel ini boleh dikutip HANYA JIKA disebutkan sumbernya www.blogberita.net DAN dibuat tautan-balik. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!

Masukkan email Anda untuk BERLANGGANAN GRATIS:

Setelah diklik, ikuti petunjuk dari FeedBurner, cek email Anda.

Jumlah pelanggan Blog Berita via RSS & email Cara tampilkan fotomu pada komentar. Jumlah Pembaca KLIK DI SINI

6 Responses for “Jaksa & wartawan dituduh peras terdakwa”

  1. ARDIYAN NAINGGOLAN says:

    Mada ada orang Korupsi Ngaku….pastilah dia cari pembelaan atau alibi untuk membela diri….kalaulah amang Nasib tidak bersalah gak perlu takut….

  2. muhammad wiwin says:

    kalaupun memang ada wartawan yang meras, salah sendiri, kok mau-maunya memberikan sejumlah uang yang diminta. sebenarnya, kalau dia pintar tak usah menyebutkan wartawannya, karena itu justru memberikan kesan bodoh pada diri sendiri. sebenarnya hakim duah tahu, vonis apa yang akan diberikan. karena ini sebenarnya menandakan kalau indikasi korupsi yang dilakukan itu ada. kenapa? karena dia takut diancam. orang yang benar adalah orang yang tidak takut dengan ancaman.

  3. boru juntak says:

    ga semua jaksa kog….

  4. Pahala Panjaitan says:

    Yang haram saja susah dicari apalagi yang halal

  5. Oland PH Sibarani says:

    Secara pribadi, saya percaya dengan pengakuan NP apalagi diucapkan di depan sidang.Apalagi, oknum-oknum jaksa yang menangani kasus-kasus berbau korupsi biasanya memanfaatkan kelemahan terdakwa untuk menangguk keuntungan pribadi. Oknum wartawan juga kadang ikut bemain dengan oknum jaksa untuk mandapatkan uang yang lebih besar.

  6. Ruthy says:

    Apa sebenarnya yg terjadi, hanya Tuhan-lah yg tau. Namum yg perlu kita cermati dan sadari,bahwa nilai-nilai luhur bangsa ini sudah semakin hilang .Semua pihak hanya memikirkan diri sendiri, dan memanfaatkan keadaan untuk memperoleh keuntungan . Memilih seseorang bukan lagi berdasarkan kemampuan dan latarbelakangnya, mengakibatkan kesalahan-kesalahan yg akan merugikan. Bgmn kita harus mencermati ini dan bgmn kita menemukan nilai-nilai luhur bangsa yg semakin hilang tsb ?

Comments are closed

Advertisement

Arsip sejak Maret 2007

Gratis RSS-Email-Twitter

Klik Play-Tonton Video


Log in / BLOG BERITA mengizinkan konten web ini dikutip dengan syarat menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan-balik. Pengelola Blog Berita wartawan freelance Jarar Siahaan tidak bertanggung jawab atas komentar dan artikel tulisan pembaca. Balige Kabupaten Toba Samosir Provinsi Sumatera Utara Indonesia. Berita terbaru Artikel menarik Video unik terbaik.