Setelah Gubernur New York, Eliot Spitzer, mengakui kencannya dengan pelacur bernama samaran Kristen pada Selasa, web Emperors Club VIP langsung ditutup. Jaringan prostitusi via Internet, Emperors, menyediakan pelacur pilihan bertarif mahal: mahasiswi, model, penari, hingga bintang film berpendidikan S2.
Selama empat tahun beroperasi, Emperors Club VIP dikabarkan telah mencapai untung $ 1 juta. Pelacur-pelacur mereka dipesan lewat telepon atau web. Tarif paling rendah adalah Rp 9 juta per jam, dan termahal Rp 50 juta per jam. Emperors memiliki 50 orang gadis panggilan yang dipekerjakan melayani pria-pria kaya di kota New York, Washington, Miami, London, dan Paris.
Di web Emperors para pelacur itu ditampilkan dengan pakaian seksi, umumnya hanya mengenakan bra dan celana dalam, tapi wajah mereka disamarkan. Nama mereka juga dibuat dengan samaran. Klien umumnya membayar Emperors dengan kartu kredit semacam American Express, tapi juga bisa dengan uang tunai.
Salah satu pelanggan Emperors adalah Gubernur New York, Eliot Spitzer, yang sebelumnya dikenal sebagai jaksa agung yang hebat. FBI berhasil membongkar sindikat Emperors dan menemukan keterlibatan nama Gubernur Spitzer. Ditemani isterinya, Gubernur menyampaikan pengakuan di hadapan pers dan menyatakan mundur dari jabatannya.
Perempuan yang diketahui pernah ditiduri sang gubernur adalah Kristen [foto], yang bernama asli Ashley Alexandra Dupré, berumur 22 tahun. Gambar wajah Ashley tidak terpampang di situs Emperors. Tapi setelah hubungannya dengan Gubernur terungkap, fotonya menyebar. FBI menemukan Gubernur Spitzer tercatat di Emperors dengan nama Client 9. [blogberita.net]
Sumber: New York Sun, New York Times, Newsday

Artikel ini boleh dikutip HANYA JIKA disebutkan sumbernya www.blogberita.net DAN dibuat tautan-balik. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!



















maaf dengan kesalahanku,Anda mo kritik daya pelacur nggak apa,saya menerima semua ejekanmu
untuk apa sy komentar mengkrik orang,nggada gunanya mengkritik oang lain ,nggak mau mengkritik diri sendiri.
Maaf,sy nggak bisa kritik krn khdpn sy sm sprt mrk,stp mnsa bnyk kelemahan,semua mnsa brdosa,nggada stu orang yng sc,sy nggak sk kritik orang,apa yng mereka dan sy alami adalah suatu cobaan, semua cobaan.
Ali, bloon, pikir paki otak jangan pake dengkul babi
Dimana saya bisa percaya kalau yang meneliti itu adalah FBI, kelompok pembuat rusuh, extrimisme, fanatik yang berlebihan. Pastilah apa yang dikatakan oleh FBI adalah layaknya timbangan berat sebelah apalagi penelitian. Jangankan penelitian mengurus diri sendiri aja belum bisa bagaimana mengurus orang lain…
Memang saya seiman dengan kelompok ini tapi saya tidak setuju dengan tindakanmu dan ideologimu yang extrim itu.
iya, cukup ksatria… meski salah, tidak ‘mbulet’ kaya di endonesya
Salut buat Pak Eliot atas tanggungjawab moralnya kepada publik.
Inilah politik, terkadang perempuan dijadikan senjata yang mematikan untuk menjatuhkan lawan.
Mungkin ini terjadi dengan pak Eliot.
Nasi sudah jadi bubur. Jangan diulangi lagi ya.
coba pejabat2 di indonesia punya sifat berani mangakui kesalahan! gentle
Wah kalau semua pejabat kita punya sifat kaya gub New york, kasian Indonesia pak terjadi banyak terjadi kekosongan jabatan tuh…
Bursiklah kau Kirsten, bikin gemes gue
Tapi pak gubernur ini berani juga mengakui kesalahannya dan mundur dari jabatannya, sifat yang sangat berani. Coba banyak pemimpin macam ini, pasti rakyat makin hormat. Bagaimanapun dia juga manusia yang ga luput dari kesilapan.