Ikuti @KoranTapanuli Ikuti berita KORAN TAPANULI. Daftarkan email anda di kotak, tekan Enter. Klik verifikasi yang dikirim ke Inbox anda.

Ciri-ciri orang mengidap ‘penyakit Google’

Posted by on Mar 23rd, 2008 and filed under humor. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

BLOG BERITA; JARAR SIAHAAN; BALIGE
Bisa benar, bisa tidak. Yang benar: Google itu cerdas dan juga [bisa dijadikan] lucu.

Konon, pemakai Internet yang kerasukan “penyakit Google” selalu mengaitkan apapun dengan mesin pencari web itu. Kalau ada kue bolu cap Google atau mie gomak buatan Google pasti dilanggani. :)

Berikut ini adalah ciri-ciri orang yang maniak Google menurut Jarar Siahaan — salah satu “korban” Google. :D

1. Bila dompet atau ponselnya hilang, dia akan segera melacak dengan mesin pencari Google.

2. Bila rumahnya kemalingan, dia lebih dulu mencari jejak si maling lewat Google ketimbang langsung mengadukannya ke polisi.

3. Setiap online dia tidak pernah lupa mengetikkan namanya sendiri di kotak pencari Google. Tujuannya untuk melihat seberapa beken namanya dibanding Dian Sastro dan SBY, atau sekadar melihat berapa banyak manusia yang memiliki nama serupa dengannya.

4. Bila disapa temannya, “Hai, apa kabar?” dia akan menjawab, “I’m feeling lucky.”

5. Bila dia yang duluan hendak menyapa, dia selalu berkata, “Berapa PageRank-mu?”

6. Tidak ada satu pun ayat dalam kitab suci agamanya yang diahafal. Satu-satunya kalimat bernapaskan agama yang diaketahui ialah: “Don’t be evil.”

7. Warna baju dan celananya selalu merupakan perpaduan biru, merah, kuning, dan hijau.

8. Dia lebih suka mengirim pesan pendek dengan Google Talk daripada handphone.

9. Lidahnya sering salah mengeja kata “nonsense” menjadi “Adsense”.

10. Darah tingginya selalu kumat bila melihat logo Yahoo! Search di komputer teman sekantor.

11. Di malam hari dia suka mendongeng pada anak-anaknya bahwa Googlebot akan datang membawa hadiah Natal, menggantikan Sinterklas.

12. Dia berusaha mengumpulkan uang dan mengatur waktu agar bisa membawa keluarganya berlibur sekaligus menikmati wisata di Googleplex, kantor pusat Google.

13. Setiap orang lain berbicara dengannya, dia akan serius menyimak, sambil menghitung dalam hati apa-apa saja keywords atau kata kunci yang diucapkan orang tersebut.

14. Dia akan sangat marah bila karyawan toko buku Gramedia terlalu lama mencari buku yang hendak diabeli, lalu berkata: “Software apa yang kalian pakai di komputer Gramedia ini? Kok lama sekali mencarinya. Ganti itu! Pakai Google!” :D

Segitulah dulu. Senyum-senyum sendiri aku jadinya. Bila kau punya humor lain soal Google, silakan berbagi. Selamat menikmati hari libur. Salam dari Balige, kota kecil di tepi Danau Toba.

Daftarkan emailmu untuk berlangganan gratis artikel terbaru via email. Nanti terlihat kode anti-spam untuk anda ketik, dan kemudian klik verifikasi yang dikirim ke email anda. Layanan ini oleh Google Feedburner.

Masukkan email anda, lalu klik tombol TEKAN

12 Responses for “Ciri-ciri orang mengidap ‘penyakit Google’”

  1. Sech Mucil says:

    sama2 kena penyakit google jngn ngolok donk dosa tau heheheh

Comments are closed

Advertisement

Klik Suka, ikuti beritanya di FB.

Log in / BLOG BERITA mengizinkan konten blog ini dikutip dengan syarat menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan balik. Pengelola Blog Berita wartawan freelance Jarar Siahaan di Balige, Kabupaten Toba Samosir, Indonesia. Situs berita terbaru Artikel menarik Video terbaik.