Tukang pijat diwajibkan gembok celananya

Posted by Jarar Siahaan on Apr 7th, 2008 and filed under unik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Peraturan Pemkot Batu, Jawa Timur.

Blog Berita mengutip sebuah berita dari koran harian Surya edisi 3 April 2008: Mengantisipasi maraknya praktek esek-esek di panti pijat di Kota Batu, Pemkot setempat baru-baru ini menerapkan aturan baru. Para peramu pijat diwajibkan memakai gembok dengan mengunci rok dan celana dalam yang dipakai, sehingga pelanggan tidak mudah membuka celana dalam pemijat. :D

Selanjutnya Surya menulis, Kepala Satpol PP Kota Batu Drs Imam Suryono mengatakan aturan baru ini sudah disosialisasikan kepada para pengelola panti pijat yang ada. Dari sembilan panti pijat, baru dua panti yang sudah mewajibkan karyawannya memasang gembok di rok mereka sebelum melayani pelanggan. Dua panti itu adalah Panti Pijat Rini Jaya dan Panti Pijat Doghado di Jl Raya Beji, Kota Batu.

Yang menarik adalah komentar dari pembaca Surya. Ada yang komen begini: “Kalo yang dipijat tukang kunci, gimana pak?”

:D Betul itu, betul pertanyaan itu. :D

Lalu ada yang menulis komentar: “Mulut Roy Suryo aja yang digembok.”

Bah, kalau soal komen kedua ini, aku no comment-lah. *Dalam hati: SETUJUUU.* :D

tafbutton blue16 Tukang pijat diwajibkan gembok celananya

Artikel ini boleh dikutip HANYA JIKA disebutkan sumbernya www.blogberita.net DAN dibuat tautan-balik. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!

Masukkan email Anda untuk BERLANGGANAN GRATIS:

Setelah diklik, ikuti petunjuk dari FeedBurner, cek email Anda.

Jumlah pelanggan Blog Berita via RSS & email Cara tampilkan fotomu pada komentar. Jumlah Pembaca KLIK DI SINI

19 Responses for “Tukang pijat diwajibkan gembok celananya”

  1. yoga says:

    Once upon a time in Rockland, hiduplah seorang Raja yang licik dan culas. Ia memerintah dengan tangan besi demi kesenangan dan kemakmuran bagi dirinya sendiri. Tidak seorang pun diperbolehkan memiliki perhiasan yang lebih indah dari perhiasan Sang Kaisar. Segala jenis makanan yang lezat hanya boleh dihidangkan di istana. Dan tidak ketinggalan pula, semua wanita cantik harus menjadi selirnya. Tak pelak lagi, rakyat hidup dalam kemiskinan dan tanpa ada kesenangan apapun juga.

    Seperti kata pepatah modern bahwa hukum diciptakan untuk dilanggar, maka tetap saja ada satu dua orang yang berusaha untuk mencicipi kenikmatan Sang Kaisar. Walaupun jika ketahuan, hukuman yang didapat sangatlah berat. Potong leher bagi yang memakai kalung indah. Robek perut bagi yang memakan hidangan lezat. Dan potong bidong (manuk emprit -wong jowo bilang!) bagi para selingkuhan selir raja. Tentu saja kasus terakhirlah yang menempati posisi teratas dalam daftar dosa-dosa yang paling banyak dilakukan. Saking capeknya memenggal bidong, Sang Kaisar pun kewalahan. Hingga akhirnya, terbersitlah sebuah ide brilliant.

    “Mulai hari ini, Aku perintahkan kepada para selirku untuk menggunakan kemben anti bocor. Dan jika perlu, GEMBOK saja sekalian…!” titah Sang Kaisar.

    Sejak itu, Rockland kembali dirundung kegelapan. Benar-benar gelap dan hanya gelap. Tidak ada lagi gelap cekikikan seperti dulu lagi.

    Oh Rockland, malang benar nasibmu.
    Si Jaran eh…Jarar yang lantang menyuarakan protes, tidak dihiraukan!
    Si Yoga yang menyindir, tidak dipedulikan.
    Karena tetap saja, “Oh no…oh yes…oh my god!” hanya menjadi milik mulut Sang Walikota eh…Kaisar.

  2. dadah says:

    saya setuju banget kalau para pemijet digembok celananya, tapi pemijat juga pintar, bisa – bisa dia tak pakai celana, ha, ha. karena klu pakai celana malah ribet bawa gembok. gimana ayo ? siapa yang akan ngontrol.

  3. Edi says:

    si ” imin ” kalau udah lapar emang repot ya. Tapi saran buat pemkot kota batu, gak usah di gembok mendingan pinggiran punya si tukang pijatnya ( barang yang di gembok tadi ) di olesin balsem banyak2 di jamin nggak ada rudal yang berani nyosor….

  4. bobby Ijo says:

    kaga apa2 pake gembok atau apa aja. seketat-ketatnya digembok asal ‘tengah’nya dikasih retsleting, masih bisa ‘jalan’ hehehehe

  5. rizieq says:

    kek..kek..kek…

    hare gene? masi pake gembok? du ileeee… pake password aje Pak Wali, lebi aman.. pan keren tuh, kalu mo pijet kudu bawa leptop.. siape tau di tiap panti pijet bermunculan heker-heker nyang nawarin jase bongkar password.. lumayan kan, lulusan ai-ti pasti bise wiraswate..

    ato pasang sensor kornea aje… jadi cume suaminye doang nyang bise “buka”..

    masi ngotot pake care tradisionil? ya ude.. pasang parangkep tikus aje di “dalem”.. begitu berani nyosor… aaaaaauuuuuuwwwwww…

  6. andre says:

    Sebenarnya pake gembok ato ngak itu sama aja dengan sikap aneh ya…! apalagi jaman sekarang manusia emang pada aneh…!

    yang iya nya kalo emang dan selagi dalam nilai postif menanggapi para tukang pijat itu ngak kan mungkin terjadi hal-hal atau nilai negatif…!

    tapi kali aja orang-orang tersebut ngeres dan punya PIKTOR ( Pikiran Kotor ) mau digembok atau tidaknya itu sama aja… wong edan pikiran nya kotor…

    INDONESIA KU PARAH…!

  7. Riko Panja says:

    kata orang kampungku…Iman sih kuat, tp si “imin” yg gak kuat..! Buang2 energi aja.!

  8. anton saragih says:

    PERAMU PIJAT : “maaf pak,pinjam kuncinya sebentar,saya mau ke toilet!”
    SATPAM :”aduh mbak,,! kuncinya hilang,,!?”
    PERAMU PIJAT :”gmna donk pak,,?”
    SATPAM :”sabar ya mbak,mungkin saya lupa dimana nyimpannya.besok juga ketemu koq.”
    PERAMU PIJAT :”!!!!???????”

    keesokan harinya,,,

    PERAMU PIJAT :”gmna pak kuncinya ? sudah ketemu ? sehari-semalam SERAK-SEPI nih!”(sesak berak-sesak pipis)
    SATPAM :”mbak klo ga sabar lagi,izin aja sebentar sama TANTE,bilang aza kita mau ke tukang las KETOK MAGIC.”
    PERAMU PIJAT :”hoalaahhh,,goro-gorone manut pemrentah iki.”

Comments are closed

Advertisement

Arsip sejak Maret 2007

Gratis RSS-Email-Twitter

Klik Play-Tonton Video


Log in / BLOG BERITA mengizinkan konten web ini dikutip dengan syarat menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan-balik. Pengelola Blog Berita wartawan freelance Jarar Siahaan tidak bertanggung jawab atas komentar dan artikel tulisan pembaca. Balige Kabupaten Toba Samosir Provinsi Sumatera Utara Indonesia. Berita terbaru Artikel menarik Video unik terbaik.