Perempuan Saudi Arabia, mogoklah
Satu-satunya negara di dunia yang melarang perempuan menyetir mobil. Bangkitlah kalian, wahai perempuan Arab, lawan! Mogoklah. Jangan cuci baju suamimu, jangan memasak untuknya, juga jangan ladeni suamimu di ranjang!
Itulah yang spontan muncul di benakku tatkala membaca berita BBC bahwa perempuan Arab Saudi tidak bisa mengambil keputusan untuk dirinya sendiri tapi harus ditentukan oleh saudara laki-laki atau suaminya, dalam hal apapun. Menurut radio BBC, organisasi hak asasi manusia Human Rights Watch [HRW] melaporkan, perempuan di Arab Saudi diperlakukan seperti anak-anak agar saudara prianya yang mengambil keputusan.
Dalam laporan terbarunya, HRW menuduh pemerintah Saudi mengorbankan hak dasar manusia agar kaum laki-laki tetap bisa menguasai perempuan. Organisasi itu juga mengkritik pemisahan secara ketat laki-laki dan perempuan di kalangan masyarakat Arab.
Sebelumnya, penyelidik PBB mengenai kekerasan terhadap perempuan, yang belum lama ini berkeliling Arab Saudi, menyebut perempuan menghadapi jalan buntu untuk keluar dari lingkungan yang penuh kekerasan. Masalah itu juga yang menjadi perhatian HRW dalam laporannya setebal 50 halaman yang didasarkan pada wawancara dengan lebih dari 100 perempuan Saudi.
Apapun yang hendak mereka lakukan harus terlebih dahulu mendapat ijin dari saudara atau famili laki-laki. Apakah itu untuk bekerja, bepergian, pendidikan, kawin, atau bahkan yang sederhana sekalipun, seperti untuk mendapat perawatan kesehatan. Arab Saudi juga tercatat sebagai satu-satunya negara di dunia yang melarang kaum perempuan untuk mengemudi.
Februari lalu dua ulama terkemuka Arab Saudi mengatakan tidak ada unsur keislaman dalam melarang perempuan untuk menyetir. Ribuan perempuan Saudi baru-baru ini telah mengajukan petisi kepada Raja Abdullah agar mencabut larangan mengemudi bagi kaum perempuan.
Koneksi Internetmu lambat? Tak sempat tiap hari membaca web? Ini solusinya. ©Diizinkan mengutip artikel Blog Berita ini dengan syarat membuat tautan-balik.
Kirim artikel ini ke teman
• Donasi • Hubungi Blog Berita

+ Bersoleklah hanya untuk suamimu.
- Aku belum bersuami.
+ Jangan bersolek.
- Tetapi aku ingin bersolek.
+ Bersuamilah segera.
- Belum ada yang cocok.
+ Aku ada di sini, cocok untukmu.
- Tapi aku gak suka kamu soalnya kamu gak cakep.
+ Baik. Kalau begitu kau harus mengurung niatmu untuk bersolek
Dasar lelaki, buat aturan yang menguntungkan dirinya sendiri.
Aturan itu berhadiah. Hadiahnya apa?
“Wanita yang demikian adalah WANITA AKHLI SURGA”
[reply to this comment]
Untunglah tidak tinggal di Saudi Arabia kami bah.Karena itu sama aja neraka buat ibuku, karena dia ahlinya menyetir mobil,apalagi mobil pick up dan truk
[reply to this comment]
Suatu konsep/aturan yang tidak benar memahami/memandang perempuan.
[reply to this comment]
Sebaiknya kita melihat satu peraturan jangan dari satu sisi saja hnya menuruti ego kita, menurut sy jelas banyak manfaat yg trkandung ddlmnya
[reply to this comment]
bila tidak bisa nyetir, wanita saudi diantar oleh sopir ke kantor. berarti berdua-duaan tanpa disertai mahram. kalo nyetir sendiri kan tidak perlu berdua-duaan…
[reply to this comment]