<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Mustahil orang Kristen bisa menjawab</title>
	<atom:link href="http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/</link>
	<description>Blog berita terbaru Berita unik Artikel menarik Video terbaik dari Balige Kabupaten Toba Samosir oleh wartawan freelance Jarar Siahaan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Jan 2010 01:36:17 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Icehill</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/comment-page-22/#comment-9154</link>
		<dc:creator>Icehill</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2009 05:07:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/#comment-9154</guid>
		<description>sekali lagi saya kagum atas penelitian dan pengetahuan yang anda miliki. saya tidak bermaksud menyindir. sebagian muslim membenci atau tidak percaya kekristenan tapi mereka tidak tahu apa yang mereka benci atau yang mereka tidak percayai. sedangkan anda tidak percaya pada yang anda sudah ketahui. tapi kami menghormati anda dan kepercayaan anda, tidak seperti saudara2 anda lainya yang membenci kekristenan padahal tidak mengenal kekristenan itu. 

karena betapa malangnya seseorang bila mencintai sesuatu yang sebenarnya mereka tidak kenal dengan baik, dan betapa malangnya seseorang bila membenci sesuatu yang sebenarnya  mereka tidak kenal baik. 

saya meminta anda untuk mengumpulkan ayat2 injil yang bagi anda direkayasa oleh murid2 Yesus. setelah itu anda akan menemukan ayat2 yang anda percaya diajarkan langsung oleh Yesus.  

Nabi anda mempunyai pemikiran yang sama persis dengan anda, beliau mempercayai sebagian dan tidak mempercayai sebagian. bukan nya saya bermaksud menyinggung anda dan Nabi anda, tapi Muhammad merasa tersentuh dengan ajaran2 Yesus tentang kasih sehingga Dia berkata pada pengikut2nya.

(Qs.43 Az Zukhruf 61)
(Qs.43 Az Zukhruf 63)
(Qs.19 Maryam 34)
(Qs.4 An Nisa 171)
(Hadist Anas bin Malik hal.72)
(Qs 19 Maryam 17)
(Hadits Ibnu Majah)
(Qs.21 Al Anbiyaa 91)
(Qs.19 Maryam 33)
(Qs.3 Ali Imran 55)
(Qs.3 Ali imran 49)
(Qs.5 Al maa-idah 110)
(Qs.2 Al Baqarah 253)
(Qs. 4 An Nisaa&#039; 156)
(Qs.4 An Nisaa 159)
(Qs. 5 Al Maa-idah 68)
(Qs. 43 Az Zukhruf 4)
Qs. 3 Ali Imran 45)

Walau Muhammad tidak percaya Yesus adalah Firman Tuhan yang Hidup yang lahir kedunia untuk menebus dosa2 seluruh manusia. tapi Muhammad mengasihi Yesus, dan percaya bahwa Yesus adalah yang paling dekat dengan Bapa. saya kadang merasa aneh dengan orang2 muslim yang membenci umat kristen, padahal nabi mereka mengasihi Yesus.

Kami menghormati kepercayaan anda dan ketidak percayaan anda, dan para murid Yesus sudah diperingatkan oleh Yesus bahwa Dunia akan membenci mereka karena nama Yesus.

dan seperti 11 murid2 utama Yesus dimana 10 dari mereka sampai rela dibunuh karena mengabarkan bahwa Yesus lah yang disalib dan bangkit pada hari ketiga. walau saya bukan orang beriman besar, tapi kami memiliki bukti2 di hati kami yang tidak bisa dijelaskan dengan kata2 atau pemikiran duniawi. bahwa kata2 mereka adalah benar. seperti yang dikatakan Yesus 
(Yohanes 20:29) Kata Yesus kepadanya: &quot;Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.&quot;

 walau anda hanya menganggap Yesus hanya sekedar Nabi, tapi anda tidak bisa menghindari bahwa ajaran2 Yesus sangat indah dan luar biasa bukan?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sekali lagi saya kagum atas penelitian dan pengetahuan yang anda miliki. saya tidak bermaksud menyindir. sebagian muslim membenci atau tidak percaya kekristenan tapi mereka tidak tahu apa yang mereka benci atau yang mereka tidak percayai. sedangkan anda tidak percaya pada yang anda sudah ketahui. tapi kami menghormati anda dan kepercayaan anda, tidak seperti saudara2 anda lainya yang membenci kekristenan padahal tidak mengenal kekristenan itu. </p>
<p>karena betapa malangnya seseorang bila mencintai sesuatu yang sebenarnya mereka tidak kenal dengan baik, dan betapa malangnya seseorang bila membenci sesuatu yang sebenarnya  mereka tidak kenal baik. </p>
<p>saya meminta anda untuk mengumpulkan ayat2 injil yang bagi anda direkayasa oleh murid2 Yesus. setelah itu anda akan menemukan ayat2 yang anda percaya diajarkan langsung oleh Yesus.  </p>
<p>Nabi anda mempunyai pemikiran yang sama persis dengan anda, beliau mempercayai sebagian dan tidak mempercayai sebagian. bukan nya saya bermaksud menyinggung anda dan Nabi anda, tapi Muhammad merasa tersentuh dengan ajaran2 Yesus tentang kasih sehingga Dia berkata pada pengikut2nya.</p>
<p>(Qs.43 Az Zukhruf 61)<br />
(Qs.43 Az Zukhruf 63)<br />
(Qs.19 Maryam 34)<br />
(Qs.4 An Nisa 171)<br />
(Hadist Anas bin Malik hal.72)<br />
(Qs 19 Maryam 17)<br />
(Hadits Ibnu Majah)<br />
(Qs.21 Al Anbiyaa 91)<br />
(Qs.19 Maryam 33)<br />
(Qs.3 Ali Imran 55)<br />
(Qs.3 Ali imran 49)<br />
(Qs.5 Al maa-idah 110)<br />
(Qs.2 Al Baqarah 253)<br />
(Qs. 4 An Nisaa&#8217; 156)<br />
(Qs.4 An Nisaa 159)<br />
(Qs. 5 Al Maa-idah 68)<br />
(Qs. 43 Az Zukhruf 4)<br />
Qs. 3 Ali Imran 45)</p>
<p>Walau Muhammad tidak percaya Yesus adalah Firman Tuhan yang Hidup yang lahir kedunia untuk menebus dosa2 seluruh manusia. tapi Muhammad mengasihi Yesus, dan percaya bahwa Yesus adalah yang paling dekat dengan Bapa. saya kadang merasa aneh dengan orang2 muslim yang membenci umat kristen, padahal nabi mereka mengasihi Yesus.</p>
<p>Kami menghormati kepercayaan anda dan ketidak percayaan anda, dan para murid Yesus sudah diperingatkan oleh Yesus bahwa Dunia akan membenci mereka karena nama Yesus.</p>
<p>dan seperti 11 murid2 utama Yesus dimana 10 dari mereka sampai rela dibunuh karena mengabarkan bahwa Yesus lah yang disalib dan bangkit pada hari ketiga. walau saya bukan orang beriman besar, tapi kami memiliki bukti2 di hati kami yang tidak bisa dijelaskan dengan kata2 atau pemikiran duniawi. bahwa kata2 mereka adalah benar. seperti yang dikatakan Yesus<br />
(Yohanes 20:29) Kata Yesus kepadanya: &#8220;Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.&#8221;</p>
<p> walau anda hanya menganggap Yesus hanya sekedar Nabi, tapi anda tidak bisa menghindari bahwa ajaran2 Yesus sangat indah dan luar biasa bukan?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yahudi</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/comment-page-22/#comment-9147</link>
		<dc:creator>yahudi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 17:55:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/#comment-9147</guid>
		<description>ELIA BUKAN YOHANES PEMBAPTIS


Kitab Maleakhi meramalkan:

4:1. Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka.
4:2 Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang.
4:3 Kamu akan menginjak-injak orang-orang fasik, sebab mereka akan menjadi abu di bawah telapak kakimu, pada hari yang Kusiapkan itu, firman TUHAN semesta alam.
4:4. Ingatlah kepada Taurat yang telah Kuperintahkan kepada Musa, hamba-Ku, di gunung Horeb untuk disampaikan kepada seluruh Israel, yakni ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum.
4:5 Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu.
4:6 Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.

Konon katanya, Maleakhi meramalkan bahwa menjelang datangnya hari kiamat (hari pembalasan) nanti akan datang seorang nabi yang bernama Elia yang akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya.

Tentu saja, ia adalah sebuah nubuat yang secara harfiah belum terwujud!

Namun demikian, jika nama Elia yang dimaksud Maleakhi di atas adalah seorang tokoh tertentu, maka siapakah tokoh yang paling sesuai atau mendekati untuk menggantikan posisi nabi Elia?

Markus, Matius, dan Lukas , yang ketiganya dikenal sebagai injil-injil sinoptik , mengklaim bahwa Elia sebagaimana diramalkan dalam Maleakhi di atas adalah Yohanes Pembaptis. Berikut ini klaim mereka:

Lalu mereka bertanya kepada-Nya: &quot;Mengapa ahli-ahli Taurat berkata, bahwa Elia harus datang dahulu?&quot; Jawab Yesus: &quot;Memang Elia akan datang dahulu dan memulihkan segala sesuatu. Hanya, bagaimanakah dengan yang ada tertulis mengenai Anak Manusia, bahwa Ia akan banyak menderita dan akan dihinakan? Tetapi Aku berkata kepadamu: Memang Elia sudah datang dan orang memperlakukan dia menurut kehendak mereka, sesuai dengan yang ada tertulis tentang dia.&quot; (Markus 9:11-13)

Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya. Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes dan--jika kamu mau menerimanya--ialah Elia yang akan datang itu. (Matius 11:12-14)

Lalu murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: &quot;Kalau demikian mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang dahulu?&quot; Jawab Yesus: &quot;Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu dan Aku berkata kepadamu: Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka.&quot; Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis. (Matius 17:10-13)

ia (Yohanes Pembaptis) akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka, dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya.&quot; (Lukas 1:16-17)

Tentu saja, kita akan terkejut, karena kenyataannya, Yohanes Pembaptis tidak mampu berbuat sebagaimana diramalkan Maleakhi tentang nabi Elia, yakni &quot;membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya&quot;, bahkan ia harus mati dipenggal kepalanya oleh umatnya sendiri, sebagaimana catatan Alkitab berikut:

Maka cepat-cepat ia pergi kepada raja dan meminta: &quot;Aku mau, supaya sekarang juga engkau berikan kepadaku kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam!&quot; Lalu sangat sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya ia tidak mau menolaknya. Raja segera menyuruh seorang pengawal dengan perintah supaya mengambil kepala Yohanes. Orang itu pergi dan memenggal kepala Yohanes di penjara. Ia membawa kepala itu di sebuah talam dan memberikannya kepada gadis itu dan gadis itu memberikannya pula kepada ibunya. Ketika murid-murid Yohanes mendengar hal itu mereka datang dan mengambil mayatnya, lalu membaringkannya dalam kuburan. (Markus 6:25-29)

Maka setelah dihasut oleh ibunya, anak perempuan itu berkata: &quot;Berikanlah aku di sini kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam.&quot; Lalu sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya. Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara dan kepala Yohanes itupun dibawa orang di sebuah talam, lalu diberikan kepada gadis itu dan ia membawanya kepada ibunya. Kemudian datanglah murid-murid Yohanes Pembaptis mengambil mayatnya dan menguburkannya. Lalu pergilah mereka memberitahukannya kepada Yesus. (Matius 14:8-12)

Herodes, raja wilayah, mendengar segala yang terjadi itu dan iapun merasa cemas, sebab ada orang yang mengatakan, bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati. Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali, dan ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit. Tetapi Herodes berkata: &quot;Yohanes telah kupenggal kepalanya. Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?&quot; Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus. (Lukas 9:7-9)

Para pengarang injil-injil sinoptik sengaja menggenapi nubuat Maleakhi tersebut dengan sosok Yohanes Pembaptis agar cita-cita umat Yahudi akan datangnya kembali seorang mesias terpenuhi oleh sosok Yesus, karena konon katanya Elia akan mempersiapkan jalan terlebih dahulu sebelum datangnya mesias tersebut. Kenyataannya, dapat kita lihat sendiri bahwa Yohanes Pembaptis sama sekali tidak cocok dengan ciri-ciri nabi Elia sebagaimana disebutkan dalam kitab Maleakhi di atas.


Berbeda dengan injil-injil sinoptik, Injil Yohanes secara tegas menolak bahwa Elia yang dinubuatkan Maleakhi tersebut adalah Yohanes Pembaptis. Berikut kesaksian Yohanes:

Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: &quot;Siapakah engkau?&quot; Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: &quot;Aku bukan Mesias.&quot; Lalu mereka bertanya kepadanya: &quot;Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?&quot; Dan ia menjawab: &quot;Bukan!&quot; &quot;Engkaukah nabi yang akan datang?&quot; Dan ia menjawab: &quot;Bukan!&quot; (Yohanes 1:19-21)


Ringkasnya, nubuat Maleakhi di atas sebenarnya merupakan ramalan yang tidak pernah terwujud!



DUA ALASAN YAHUDI MENYALIB YESUS MENURUT INJIL YOHANES

Setiap orang Kristen telah diindoktrinasi semenjak ia masih kanak-kanak bahwa kematian Yesus di tiang salib sudah merupakan rencana Yesus sendiri yang konon telah disampaikannya di hadapan murid-muridnya, dan oleh karenanya, harus digenapi.
Apa sebenarnya yang melatarbelakangi kebencian orang-orang Yahudi kepada Yesus hingga mereka harus menyalibnya? Berikut ini dua alasan orang-orang Yahudi menyalib Yesus menurut Injil Yohanes.


1. Alasan Perzinahan.


Orang-orang Yahudi menuduh Yesus sebagai orang yang lahir dari hasil perzinahan Maria, ibunya, dengan laki-laki. Berikut kutipan ayat-ayatnya:
Tetapi yang kamu (orang-orang Yahudi) kerjakan ialah berusaha membunuh Aku (Yesus); Aku seorang yang mengatakan kebenaran kepadamu, yaitu kebenaran yang Kudengar dari Allah; pekerjaan yang demikian tidak dikerjakan oleh Abraham. Kamu mengerjakan pekerjaan bapamu sendiri.&quot; Jawab mereka: &quot;Kami tidak dilahirkan dari zinah. Bapa kami satu, yaitu Allah.&quot; (Yohanes 8:40-41)
Dalam kutipan ayat-ayat di atas, orang-orang Yahudi menyindir Yesus bahwa mereka bukanlah orang-orang yang lahir dari hasil perzinahan kedua orang tuanya. Kalimat ini merupakan sindiran terhadap Yesus yang mereka anggap sebagai orang yang lahir dari hasil perzinahan kedua orang tuanya.

Konsekuensi dari tuduhan tersebut adalah orang-orang Yahudi menolak segala predikat baik yang melekat pada diri Yesus, baik sebagai guru, imam, pemimpin, raja, nabi, rasul, apalagi sebagai Tuhan.


2. Alasan Klaim sebagai Anak Allah.


Orang-orang Yahudi menuduh Yesus telah menghujat Allah karena dia konon telah menyatakan dirinya sebagai Anak Allah. Berikut kutipan ayat-ayatnya:

Jawab orang-orang Yahudi itu: &quot;Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau (Yesus), melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah.&quot; ....masihkah kamu (orang-orang Yahudi) berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku (Yesus) telah berkata: Aku Anak Allah? (Yohanes 10:33,36)
Dari tuduhan tersebut, orang-orang Yahudi bersepakat untuk membunuh Yesus, karena menurut mereka, hukuman bagi orang yang menghujat Allah adalah hukuman mati, sebagaimana perintah Tuhan dalam Kitab Imamat berikut ini:

Siapa yang menghujat nama TUHAN, pastilah ia dihukum mati dan dilontari dengan batu oleh seluruh jemaah itu. Baik orang asing maupun orang Israel asli, bila ia menghujat nama TUHAN, haruslah dihukum mati.[/i] (Imamat 24:16)

Berkenaan dengan hukuman mati Yesus di tiang salib, orang-orang Yahudi menganggap Yesus sebagai manusia terkutuk di muka bumi, sebagaimana catatan Kitab Ulangan berikut ini:

&quot;Apabila seseorang berbuat dosa yang sepadan dengan hukuman mati, lalu ia dihukum mati, kemudian [u]kaugantung dia pada sebuah tiang, maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu.&quot; (Ulangan 21:22-23)


KOMENTAR:


Itulah dua alasan orang-orang Yahudi menyalib Yesus. Semenjak Yesus dilahirkan hingga dewasa, orang-orang Yahudi tetap berpendapat bahwa Yesus adalah orang yang lahir dari hasil perzinahan ibunya, Maria, dengan laki-laki --meski mereka tidak dapat membuktikan siapa laki-laki itu--, sehingga mereka menolak Yesus sebagai utusan Allah. Segala mukjizat yang ditunjukkan Yesus, mereka anggap sebagai tindakan sihir. Lebih jauh, jika orang-orang Yahudi harus menerima Yesus sebagai utusan Allah, maka konsekuensinya mereka harus menerima ramalan Yesus tentang kedatangan Penghibur setelah kepergiannya, yang akan membawa bangsa Israel menuju syariat baru. Tentu saja, kedatangan Penghibur yang diramalkan Yesus ini membuat para imam dan ahli taurat resah, karena ajarannya akan menghancurkan kebiasaan dan adat-istiadat nenek moyang bansa Yahudi. Oleh karenanya, para imam dan ahli taurat mencari solusi untuk tetap mempertahankan kebiasaan dan adat-istiadatnya, yaitu dengan cara membunuh Yesus dan menghancurkan segala ajarannya (Yohanes 11:47-53). Sebelumnya, secara berurutan, orang-orang Yahudi telah membunuh dua orang utusan Allah, yaitu Zakharia dan Yohanes Pembaptis (Lukas 11:51/Matius 23:35; Markus 6:27).

Namun demikian, apakah yang disalib itu benar-benar Yesus, seorang utusan Allah bagi umat Israel? Ingatlah kembali dua nama orang yang disodorkan oleh Pontius Pilatus untuk dibebaskan, yaitu Yesus Kristus (Isa al-Masih) dan Yesus Barabas (Yesus bar Abbas atau Yesus Anak Allah), yang akhirnya konon Pilatus membebaskan Yesus Barabas (Yesus Anak Allah), seorang tokoh pemberontak paramiliter terkenal pada masa itu, dan menyerahkan Yesus Kristus kepada orang-orang yahudi untuk disalibkan. Mungkin sekali, Yesus Barabas inilah orang yang mengklaim dirinya sebagai Anak Allah, kemudian melemparkan klaimnya kepada Yesus Kristus. Dan ingatlah kembali mukjizat Yesus yang bisa merubah dan berubah wujud sebagaimana dijelaskan dalam Injil Risalah Kedua Set Agung.
Bagaimanapun juga, kedua alasan Yahudi di atas, telah didistorsi sedemikian rupa oleh para the founding father Kristen (Paulus cs) --lebih dari 30 tahun kemudian setelah peristiwa penyaliban itu-- sehingga seolah-olah kematian orang yang diduga Yesus di tiang salib itu merupakan rencana/nubuat Yesus yang harus digenapi, dan sekaligus untuk menebus dosa-dosa manusia. Nau&#039;dzubillaahi min dzaalik!

1. Alasan Perzinahan.


Orang-orang Yahudi menuduh Yesus sebagai orang yang lahir dari hasil perzinahan Maria, ibunya, dengan laki-laki. Berikut kutipan ayat-ayatnya:
Tetapi yang kamu (orang-orang Yahudi) kerjakan ialah berusaha membunuh Aku (Yesus); Aku seorang yang mengatakan kebenaran kepadamu, yaitu kebenaran yang Kudengar dari Allah; pekerjaan yang demikian tidak dikerjakan oleh Abraham. Kamu mengerjakan pekerjaan bapamu sendiri.&quot; Jawab mereka: &quot;Kami tidak dilahirkan dari zinah. Bapa kami satu, yaitu Allah.&quot; (Yohanes 8:40-41)
Dalam kutipan ayat-ayat di atas, orang-orang Yahudi menyindir Yesus bahwa mereka bukanlah orang-orang yang lahir dari hasil perzinahan kedua orang tuanya. Kalimat ini merupakan sindiran terhadap Yesus yang mereka anggap sebagai orang yang lahir dari hasil perzinahan kedua orang tuanya.
Konsekuensi dari tuduhan tersebut adalah orang-orang Yahudi menolak segala predikat baik yang melekat pada diri Yesus, baik sebagai guru, imam, pemimpin, raja, nabi, rasul, apalagi sebagai Tuhan.



JAWAB :


Dalam hal ini &quot;tuduhan Yesus adalah hasil zinah&quot; tidak pernah terbukti, semua adalah dugaan. Penghukuman karena zinah harus selalu bisa menunjuk pihak-pihak yang melakukan zinah. Siapa si laki-laki dan siapa si perempuannya. Dan anak hasil zinah, dalam hukum apapun tidak ikut dihukum di pengadilan (Ulangan 17:5 ; Ulangan 17:6).

Orang-orang Yahudi yang menghendaki Yesus disalib memang tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Allah. Namun ketidak-percayaan mereka ini bukanlah fakta yang menunjukkan Yesus itu bukan Tuhan dan Allah.

2. Alasan Klaim sebagai Anak Allah.

Orang-orang Yahudi menuduh Yesus telah menghujat Allah karena dia konon telah menyatakan dirinya sebagai Anak Allah. Berikut kutipan ayat-ayatnya:
Jawab orang-orang Yahudi itu: &quot;Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau (Yesus), melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah.&quot; ....masihkah kamu (orang-orang Yahudi) berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku (Yesus) telah berkata: Aku Anak Allah? (Yohanes 10:33,36)
Dari tuduhan tersebut, orang-orang Yahudi bersepakat untuk membunuh Yesus, karena menurut mereka, hukuman bagi orang yang menghujat Allah adalah hukuman mati, sebagaimana perintah Tuhan dalam Kitab Imamat berikut ini:

Siapa yang menghujat nama TUHAN, pastilah ia dihukum mati dan dilontari dengan batu oleh seluruh jemaah itu. Baik orang asing maupun orang Israel asli, bila ia menghujat nama TUHAN, haruslah dihukum mati.[/i] (Imamat 24:16)

Berkenaan dengan hukuman mati Yesus di tiang salib, orang-orang Yahudi menganggap Yesus sebagai manusia terkutuk di muka bumi, sebagaimana catatan Kitab Ulangan berikut ini:

&quot;Apabila seseorang berbuat dosa yang sepadan dengan hukuman mati, lalu ia dihukum mati, kemudian [u]kaugantung dia pada sebuah tiang, maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu.&quot; (Ulangan 21:22-23) 

Yesus dituduh orang-orang Yahudi/ ahli Taurat menghujat Allah karena Dia menyatakan diriNya adalah Anak Allah; Allah; dan Mesias. Dan Ia menyatakan kesetaraan diriNya dengan BapaNya di Surga. Namun tuduhan itu bukan suatu kebenaran bahwa Yesus bukan Allah.

Seseorang/sekelompok orang bisa saja menuduh orang lain, namun ia (si tersangka) selamanya akan &quot;tak bersalah/ innocent&quot; sebelum kesalahannya terbukti (asas presumption of innocent / asas praduga tak bersalah). Itu berarti bahwa seseorang dianggap tidak bersalah sampai dibuktikan bersalah oleh pengadilan. Presumption of innocent adalah hak-hak tersangka sebagai manusia diberikan dan merupakan prinsip hakiki dalam hukum. Prinsip ini berlaku dalam semua fase proses hukum: baik di taraf kepolisian maupun di taraf kejaksaan dan juga di taraf pengadilan itu sendiri. Dalam Taurat sendiri ada aturan untuk tidak menghukum seorang &quot;yang diduga bersalah&quot; sebelum ia &quot;terbukti bersalah&quot; di pengadilan (Mitsvot ke-260: Bilangan 35:12).

Dalam sidang yang menentukan Yesus Kristus akan dihukum mati atau tidak; justru tidak menyertakan delik tuduhan &quot;menghujat Allah&quot; karena pemimpin sidang tertinggi saat itu, yaitu Pilatus tidak menemukan kesalahan-Nya :


* Matius 27:17
27:17 Karena mereka sudah berkumpul di sana, Pilatus berkata kepada mereka: &quot;Siapa yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu, Yesus Barabas atau Yesus, yang disebut Kristus?&quot;
27:18 Ia memang mengetahui, bahwa mereka telah menyerahkan Yesus karena dengki.
27:19 Ketika Pilatus sedang duduk di kursi pengadilan, isterinya mengirim pesan kepadanya: &quot;Jangan engkau mencampuri perkara orang benar itu, sebab karena Dia aku sangat menderita dalam mimpi tadi malam.&quot;
27:20 Tetapi oleh hasutan imam-imam kepala dan tua-tua, orang banyak bertekad untuk meminta supaya Barabas dibebaskan dan Yesus dihukum mati.
27:21 Wali negeri menjawab dan berkata kepada mereka: &quot;Siapa di antara kedua orang itu yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu?&quot; Kata mereka: &quot;Barabas.&quot;
27:22 Kata Pilatus kepada mereka: &quot;Jika begitu, apakah yang harus kuperbuat dengan Yesus, yang disebut Kristus?&quot; Mereka semua berseru: &quot;Ia harus disalibkan!&quot;
27:23 Katanya: &quot;Tetapi kejahatan apakah yang telah dilakukan-Nya?&quot; Namun mereka makin keras berteriak: &quot;Ia harus disalibkan!&quot;
27:24 Ketika Pilatus melihat bahwa segala usaha akan sia-sia, malah sudah mulai timbul kekacauan, ia mengambil air dan membasuh tangannya di hadapan orang banyak dan berkata: &quot;Aku tidak bersalah terhadap darah orang ini; itu urusan kamu sendiri!&quot;
27:25 Dan seluruh rakyat itu menjawab: &quot;Biarlah darah-Nya ditanggungkan atas kami dan atas anak-anak kami!&quot;
27:26 Lalu ia membebaskan Barabas bagi mereka, tetapi Yesus disesahnya lalu diserahkannya untuk disalibkan.
27:27 Kemudian serdadu-serdadu wali negeri membawa Yesus ke gedung pengadilan, lalu memanggil seluruh pasukan berkumpul sekeliling Yesus.


Pilatus tidak menemukan kesalahan Yesus Kristus (ayat 24) untuk itu ia &quot;melakukan aksi cuci tangan&quot; bahwa hukuman yang akan dilaksanakannya kepada Yesus Kristus ini atas permintaan &quot;orang-orang yang dengki kepada Yesus&quot; (ayat 18 ).

Dengan demikian Pilatus dalam otoritasnya melaksanakan hukuman terhadap seseorang karena permintaan orang banyak &quot;yang dengki&quot;, bukan atas dasar &quot;kesalahan yang diperbuat Yesus Kristus&quot;. Pilatus melakukan ini untuk menghindari kekacauan di negeri dimana ia ditugaskan sebagai Wali-Negeri. Kemudian ia melaksanakan &quot;hukuman terhadap Yesus&quot; atas permintaan orang banyak, dan ia sendiri melakukan tindakan &quot;mencuci-tangan&quot; sebagai simbol bahwa hukuman itu bukan atas kehendaknya.

Jelas sekali bahwa Yesus Kristus mengalami hukuman &quot;tanpa delik tuduhan&quot;. Sebagai Orang yang Benar, Ia bisa saja menolak hukuman itu. Namun hal tersebut tetap Ia jalani sebagai &quot;cawan-pahit&quot; yang secara rela ia minum.

Kematian Yesus di Kayu Salib adalah &quot;kematian-kurban&quot;, karena Ia merelakan jiwanya sendiri untuk dikorbankan (masih bisa dihindari , tetapi Ia merelakan) demi kasih yang begitu besar untuk menyelamatkan jiwa-jiwa orang yang dikasihinya. Jenis kematian ini adalah total berlandaskan kasih, dan tidak diselewengkan dengan dalil-dalil manusia yang melekatkan kebencian dan dendam atas nama Tuhan atau &#039;perjuangan&#039;

Meskipun Kristen dan Islam itu biasa disebut agama-agama Ibrahimi (abrahamic religions). Agama-agama di dunia lainnya misalnya Hindu dan Buddha juga tergolong dalam agama etika (ethical religion), yakni agama yang mengajarkan ethic, bahwa keselamatan manusia tergantung pada perbuatan baik dan amal salehnya. Ini berbeda dengan Kekristenan. Kristen adalah agama sakramental (sacramen religion) yaitu agama yang mengajarkan bahwa keselamatan itu diperoleh melalui Sang Penebus Dosa. Esensi kematian Yesus di kayu salib sering dipersoalkan oleh kalangan Muslim karena memang mereka tidak mengerti arti kematian kurban Yesus Kristus.

Yesus merupakan &#039;anak domba&#039; yang disediakan Allah untuk dikorbankan sebagai pengganti orang berdosa. Melalui kematian-Nya, Yesus memungkinkan penghapusan kesalahan dan kuasa dosa dan membuka jalan kepada Allah bagi seluruh dunia (Yohanes 1:29). Dalam Perjanjian Lama telah dikenal bahwa menurut ajaran Yahudi, perlu darah untuk pengampunan dosa, ini ditegaskan di PB dalam Ibrani 9:22. Oleh karena itu Allah menyediakan tubuh dari daging dan darah dan datang ke dalam dunia sebagai manusia untuk menyelamatkan manusia (Ibrani 10:5). Allah sendiri telah datang ke dalam dunia karena selain dari Dia tidak ada juruselamat (Yesaya 43:11).


* Ibrani 9:22
Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.

* Ibrani 10:5
Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: &#039;Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki -- tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku.&#039;

* Yesaya 43:11
&quot;Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku.&quot;


Perbuatan baik tidak memaafkan seseorang dari dosanya. Lukas 18:18-27 menulis ada seorang kaya menganggap &#039;perbuatan baik dapat menyelamatkan&#039; (beroleh hidup kekal), namun kebenaran yang dijelaskan Alkitab, perbuatan baik tersebut tidak menyelamatkan. Keselamatan hanya dengan darah. Darah itu telah disediakan oleh Yesus Kristus, sehingga kepada setiap orang yang percaya kepadaNya, dia akan diselamatkan.

Di sepanjang Perjanjian Lama, sejak mulanya Allah sudah memberikan gambaran kisah datangnya Tuhan Yesus Kristus sebagai &quot;kurban penebus dosa&quot; sejak kitab Kejadian. Mulai dari analogi &#039;cawat-kulit&#039; dari tertumpahnya darah binatang, yang kulitnya dipakai untuk menutup aurat Adam. Kemudian analogi &#039;kurban anak Abraham&#039; yang diganti dengan &#039;domba yang disediakan Allah&#039;. Peristiwa &#039;darah paskah&#039; yang membebaskan Israel dari tulah ke 10 pada zaman Musa. Dan nubuat-nubuat para nabi pada Perjanjian Lama akan datangnya Mesias yang memberikan darahNya untuk keselamatan manusia. Perjanjian Lama, walaupun spesifik ditujukan untuk orang-orang Yahudi (Yudaisme), namun Perjanjian Lama tetap merupakan Firman yang sangat berharga bagi umat Kristiani. Dan tidak dipungkiri bahwa Yudaisme ini adalah akar dari Kekristenan. Dan penekanan Kekristenan itu ada dalam Perjanjian Baru. Hal itu amat berharga bagi umat Kristiani. Konsep harga yang harus dibayar terhadap perbuatan dosa, penebusan dosa dengan darah, keselamatan dengan darah (inti pengertian paskah) adalah merupakan hal yang pokok.

Dalam hukum Taurat, hampir segala sesuatu disucikan, dan diampunkan dengan darah (yang dianggap nyawa), dan &quot;tanpa penumpahan darah, tidak ada pengampunan&quot; (Ibrani 9:22). Ini dilakukan lewat domba yang dikorbankan diatas mezbah, berulang-ulang untuk setiap kali pengampunan hingga digenapi oleh Sang Mesias. Datangnya Allah dalam manusia Yesus yang menyediakan &#039;darah&#039; bagi pengampunan, adalah selaras dengan prinsip Taurat tadi, dan benar Dia sedirilah yang menggenapinya. Hadirnya Yesus ke dunia, mati disalibkan, bangkit dan naik ke Surga dan kedatanganNya yang kedua kali nanti adalah pokok dari iman Kristiani. Yesus dengan gelar Mesias/Kristus, dan sebutan Juruselamat kepadaNya, semuanya bukan hanya sekedar memberikan pengajaran, melainkan justru memerankan fungsi penyelamatan &quot;Allah Juruselamat&quot; (Yesaya 45:21).

Pembuktian kematian Yesus disalib serta kebangkitanNya, tidak terkira kokohNya, internal maupun external. Itu sudah banyak sekali ditulis oleh para ahli tanpa ada sanggahan yang layak. Kematian-kurban memang exist bagi Mesias, dan itu bukan bikinan atau diada-adakan oleh manusia. Ia sungguh telah dijanjikan Tuhan dari Firman yang keluar dari mulutNya dan/atau dari tanganNya sendiri dan diteruskan turun-temurun sejak manusia-pertama!.

Pengertian keselamatan dari Allah ini, memang tidak selaras dengan ketentuan yang berlaku di agama-agama lain, sehingga serangan-serangan yang ditujukan kepada iman Kristiani dengan mempersoalkan kematian Yesus jika dipandang dari kepercayaan mereka yang menganggap keselamatan dari amal-ibadah, tentu saja tidak akan dimengerti ataupun diselaraskan. Dan perbedaan ini sangat prinsip, tidak bisa diperdebatkan. It just different....


Quote:
Berkenaan dengan hukuman mati Yesus di tiang salib, orang-orang Yahudi menganggap Yesus sebagai manusia terkutuk di muka bumi, sebagaimana catatan Kitab Ulangan berikut ini:

&quot;Apabila seseorang berbuat dosa yang sepadan dengan hukuman mati, lalu ia dihukum mati, kemudian kaugantung dia pada sebuah tiang, maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu.&quot; (Ulangan 21:22-23)



JAWAB :


Yesus yang tidak berbuat dosa dan kesalahan itu yang menanggung kutuk-dosa umat manusia, untuk itulah Ia mempunyai gelar yang menandakan hal ini yaitu gelar Anak Domba Allah. Hal ini juga tidak dikenal dalam kepercayaan Muslim, sehingga penuduh dari kalangan Muslim ini seringkali mempersoalkannya.


Mengenai ayat yang dipersoalkan, yaitu Ulangan 21:22-23, Rasul Petrus menjelaskannya kepada kalangan Yahudi, esensi kematian Yesus yang &quot;digantung&quot; pada kayu itu sbb :


* Kisah 5:30
LAI TL : Adapun Allah Tuhan nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang sudah kamu ini bunuh dengan menggantungkan Dia pada kayu itu.
TR : ho theos tôn paterôn hêmôn êgeiren iêsoun on humeis diecheirisasthe kremasantes epi xulou


Kematian dengan cara digantung itu di sebuah tiang kayu, (Ibrani &#039;ETS), adalah lambang suatu kutuk. Penulis Kitab Kisah Para Rasul (Lukas) mencatat perkataan Petrus dalam Kisah 5:30, istilah khusus yang diucapkan Petrus ini yang sudah dikenal dalam pengajaran Yudaisme, bahwa orang yang mati dengan cara digantung adalah dikutuk oleh Allah (bandingkan dengan Kisah 10:39, Galatia 3:13).

Konteks Petrus mengucapkan kata-kata itu adalah dihadapan Sanhedrin (Mahkamah Agama Yahudi), baca selengkapnya Kisah 5:26-42.
Petrus menggunakan rujukan Tanakh-Ibrani dalam menjelaskan kematian Yesus dengan cara digantung &quot;TALAH&quot; di kayu yang merupakan lambang kematian terkutuk.

Dalam kesempatan ini pula Petrus mewartakan kematian Yesus, bahwa Yesus memikul kutuk dosa manusia dalam kematianNya dengan cara &quot;digantung&quot;/ &quot;TALAH&quot; itu. Dan kemudian menjelaskan dihadapan Sandherin itu misi kematian Yesus adalah sebagai anak-domba kurban dosa bagi seluruh umat manusia :


* Kisah 5: 31-33
5:31 Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa.
5:32 Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu itu, kami dan Roh Kudus, yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Dia.&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ELIA BUKAN YOHANES PEMBAPTIS</p>
<p>Kitab Maleakhi meramalkan:</p>
<p>4:1. Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka.<br />
4:2 Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang.<br />
4:3 Kamu akan menginjak-injak orang-orang fasik, sebab mereka akan menjadi abu di bawah telapak kakimu, pada hari yang Kusiapkan itu, firman TUHAN semesta alam.<br />
4:4. Ingatlah kepada Taurat yang telah Kuperintahkan kepada Musa, hamba-Ku, di gunung Horeb untuk disampaikan kepada seluruh Israel, yakni ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum.<br />
4:5 Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu.<br />
4:6 Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.</p>
<p>Konon katanya, Maleakhi meramalkan bahwa menjelang datangnya hari kiamat (hari pembalasan) nanti akan datang seorang nabi yang bernama Elia yang akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya.</p>
<p>Tentu saja, ia adalah sebuah nubuat yang secara harfiah belum terwujud!</p>
<p>Namun demikian, jika nama Elia yang dimaksud Maleakhi di atas adalah seorang tokoh tertentu, maka siapakah tokoh yang paling sesuai atau mendekati untuk menggantikan posisi nabi Elia?</p>
<p>Markus, Matius, dan Lukas , yang ketiganya dikenal sebagai injil-injil sinoptik , mengklaim bahwa Elia sebagaimana diramalkan dalam Maleakhi di atas adalah Yohanes Pembaptis. Berikut ini klaim mereka:</p>
<p>Lalu mereka bertanya kepada-Nya: &#8220;Mengapa ahli-ahli Taurat berkata, bahwa Elia harus datang dahulu?&#8221; Jawab Yesus: &#8220;Memang Elia akan datang dahulu dan memulihkan segala sesuatu. Hanya, bagaimanakah dengan yang ada tertulis mengenai Anak Manusia, bahwa Ia akan banyak menderita dan akan dihinakan? Tetapi Aku berkata kepadamu: Memang Elia sudah datang dan orang memperlakukan dia menurut kehendak mereka, sesuai dengan yang ada tertulis tentang dia.&#8221; (Markus 9:11-13)</p>
<p>Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya. Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes dan&#8211;jika kamu mau menerimanya&#8211;ialah Elia yang akan datang itu. (Matius 11:12-14)</p>
<p>Lalu murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: &#8220;Kalau demikian mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang dahulu?&#8221; Jawab Yesus: &#8220;Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu dan Aku berkata kepadamu: Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka.&#8221; Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis. (Matius 17:10-13)</p>
<p>ia (Yohanes Pembaptis) akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka, dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya.&#8221; (Lukas 1:16-17)</p>
<p>Tentu saja, kita akan terkejut, karena kenyataannya, Yohanes Pembaptis tidak mampu berbuat sebagaimana diramalkan Maleakhi tentang nabi Elia, yakni &#8220;membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya&#8221;, bahkan ia harus mati dipenggal kepalanya oleh umatnya sendiri, sebagaimana catatan Alkitab berikut:</p>
<p>Maka cepat-cepat ia pergi kepada raja dan meminta: &#8220;Aku mau, supaya sekarang juga engkau berikan kepadaku kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam!&#8221; Lalu sangat sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya ia tidak mau menolaknya. Raja segera menyuruh seorang pengawal dengan perintah supaya mengambil kepala Yohanes. Orang itu pergi dan memenggal kepala Yohanes di penjara. Ia membawa kepala itu di sebuah talam dan memberikannya kepada gadis itu dan gadis itu memberikannya pula kepada ibunya. Ketika murid-murid Yohanes mendengar hal itu mereka datang dan mengambil mayatnya, lalu membaringkannya dalam kuburan. (Markus 6:25-29)</p>
<p>Maka setelah dihasut oleh ibunya, anak perempuan itu berkata: &#8220;Berikanlah aku di sini kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam.&#8221; Lalu sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu-tamunya diperintahkannya juga untuk memberikannya. Disuruhnya memenggal kepala Yohanes di penjara dan kepala Yohanes itupun dibawa orang di sebuah talam, lalu diberikan kepada gadis itu dan ia membawanya kepada ibunya. Kemudian datanglah murid-murid Yohanes Pembaptis mengambil mayatnya dan menguburkannya. Lalu pergilah mereka memberitahukannya kepada Yesus. (Matius 14:8-12)</p>
<p>Herodes, raja wilayah, mendengar segala yang terjadi itu dan iapun merasa cemas, sebab ada orang yang mengatakan, bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati. Ada lagi yang mengatakan, bahwa Elia telah muncul kembali, dan ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit. Tetapi Herodes berkata: &#8220;Yohanes telah kupenggal kepalanya. Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal-hal demikian?&#8221; Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus. (Lukas 9:7-9)</p>
<p>Para pengarang injil-injil sinoptik sengaja menggenapi nubuat Maleakhi tersebut dengan sosok Yohanes Pembaptis agar cita-cita umat Yahudi akan datangnya kembali seorang mesias terpenuhi oleh sosok Yesus, karena konon katanya Elia akan mempersiapkan jalan terlebih dahulu sebelum datangnya mesias tersebut. Kenyataannya, dapat kita lihat sendiri bahwa Yohanes Pembaptis sama sekali tidak cocok dengan ciri-ciri nabi Elia sebagaimana disebutkan dalam kitab Maleakhi di atas.</p>
<p>Berbeda dengan injil-injil sinoptik, Injil Yohanes secara tegas menolak bahwa Elia yang dinubuatkan Maleakhi tersebut adalah Yohanes Pembaptis. Berikut kesaksian Yohanes:</p>
<p>Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: &#8220;Siapakah engkau?&#8221; Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: &#8220;Aku bukan Mesias.&#8221; Lalu mereka bertanya kepadanya: &#8220;Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?&#8221; Dan ia menjawab: &#8220;Bukan!&#8221; &#8220;Engkaukah nabi yang akan datang?&#8221; Dan ia menjawab: &#8220;Bukan!&#8221; (Yohanes 1:19-21)</p>
<p>Ringkasnya, nubuat Maleakhi di atas sebenarnya merupakan ramalan yang tidak pernah terwujud!</p>
<p>DUA ALASAN YAHUDI MENYALIB YESUS MENURUT INJIL YOHANES</p>
<p>Setiap orang Kristen telah diindoktrinasi semenjak ia masih kanak-kanak bahwa kematian Yesus di tiang salib sudah merupakan rencana Yesus sendiri yang konon telah disampaikannya di hadapan murid-muridnya, dan oleh karenanya, harus digenapi.<br />
Apa sebenarnya yang melatarbelakangi kebencian orang-orang Yahudi kepada Yesus hingga mereka harus menyalibnya? Berikut ini dua alasan orang-orang Yahudi menyalib Yesus menurut Injil Yohanes.</p>
<p>1. Alasan Perzinahan.</p>
<p>Orang-orang Yahudi menuduh Yesus sebagai orang yang lahir dari hasil perzinahan Maria, ibunya, dengan laki-laki. Berikut kutipan ayat-ayatnya:<br />
Tetapi yang kamu (orang-orang Yahudi) kerjakan ialah berusaha membunuh Aku (Yesus); Aku seorang yang mengatakan kebenaran kepadamu, yaitu kebenaran yang Kudengar dari Allah; pekerjaan yang demikian tidak dikerjakan oleh Abraham. Kamu mengerjakan pekerjaan bapamu sendiri.&#8221; Jawab mereka: &#8220;Kami tidak dilahirkan dari zinah. Bapa kami satu, yaitu Allah.&#8221; (Yohanes 8:40-41)<br />
Dalam kutipan ayat-ayat di atas, orang-orang Yahudi menyindir Yesus bahwa mereka bukanlah orang-orang yang lahir dari hasil perzinahan kedua orang tuanya. Kalimat ini merupakan sindiran terhadap Yesus yang mereka anggap sebagai orang yang lahir dari hasil perzinahan kedua orang tuanya.</p>
<p>Konsekuensi dari tuduhan tersebut adalah orang-orang Yahudi menolak segala predikat baik yang melekat pada diri Yesus, baik sebagai guru, imam, pemimpin, raja, nabi, rasul, apalagi sebagai Tuhan.</p>
<p>2. Alasan Klaim sebagai Anak Allah.</p>
<p>Orang-orang Yahudi menuduh Yesus telah menghujat Allah karena dia konon telah menyatakan dirinya sebagai Anak Allah. Berikut kutipan ayat-ayatnya:</p>
<p>Jawab orang-orang Yahudi itu: &#8220;Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau (Yesus), melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah.&#8221; &#8230;.masihkah kamu (orang-orang Yahudi) berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku (Yesus) telah berkata: Aku Anak Allah? (Yohanes 10:33,36)<br />
Dari tuduhan tersebut, orang-orang Yahudi bersepakat untuk membunuh Yesus, karena menurut mereka, hukuman bagi orang yang menghujat Allah adalah hukuman mati, sebagaimana perintah Tuhan dalam Kitab Imamat berikut ini:</p>
<p>Siapa yang menghujat nama TUHAN, pastilah ia dihukum mati dan dilontari dengan batu oleh seluruh jemaah itu. Baik orang asing maupun orang Israel asli, bila ia menghujat nama TUHAN, haruslah dihukum mati.[/i] (Imamat 24:16)</p>
<p>Berkenaan dengan hukuman mati Yesus di tiang salib, orang-orang Yahudi menganggap Yesus sebagai manusia terkutuk di muka bumi, sebagaimana catatan Kitab Ulangan berikut ini:</p>
<p>&#8220;Apabila seseorang berbuat dosa yang sepadan dengan hukuman mati, lalu ia dihukum mati, kemudian [u]kaugantung dia pada sebuah tiang, maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu.&#8221; (Ulangan 21:22-23)</p>
<p>KOMENTAR:</p>
<p>Itulah dua alasan orang-orang Yahudi menyalib Yesus. Semenjak Yesus dilahirkan hingga dewasa, orang-orang Yahudi tetap berpendapat bahwa Yesus adalah orang yang lahir dari hasil perzinahan ibunya, Maria, dengan laki-laki &#8211;meski mereka tidak dapat membuktikan siapa laki-laki itu&#8211;, sehingga mereka menolak Yesus sebagai utusan Allah. Segala mukjizat yang ditunjukkan Yesus, mereka anggap sebagai tindakan sihir. Lebih jauh, jika orang-orang Yahudi harus menerima Yesus sebagai utusan Allah, maka konsekuensinya mereka harus menerima ramalan Yesus tentang kedatangan Penghibur setelah kepergiannya, yang akan membawa bangsa Israel menuju syariat baru. Tentu saja, kedatangan Penghibur yang diramalkan Yesus ini membuat para imam dan ahli taurat resah, karena ajarannya akan menghancurkan kebiasaan dan adat-istiadat nenek moyang bansa Yahudi. Oleh karenanya, para imam dan ahli taurat mencari solusi untuk tetap mempertahankan kebiasaan dan adat-istiadatnya, yaitu dengan cara membunuh Yesus dan menghancurkan segala ajarannya (Yohanes 11:47-53). Sebelumnya, secara berurutan, orang-orang Yahudi telah membunuh dua orang utusan Allah, yaitu Zakharia dan Yohanes Pembaptis (Lukas 11:51/Matius 23:35; Markus 6:27).</p>
<p>Namun demikian, apakah yang disalib itu benar-benar Yesus, seorang utusan Allah bagi umat Israel? Ingatlah kembali dua nama orang yang disodorkan oleh Pontius Pilatus untuk dibebaskan, yaitu Yesus Kristus (Isa al-Masih) dan Yesus Barabas (Yesus bar Abbas atau Yesus Anak Allah), yang akhirnya konon Pilatus membebaskan Yesus Barabas (Yesus Anak Allah), seorang tokoh pemberontak paramiliter terkenal pada masa itu, dan menyerahkan Yesus Kristus kepada orang-orang yahudi untuk disalibkan. Mungkin sekali, Yesus Barabas inilah orang yang mengklaim dirinya sebagai Anak Allah, kemudian melemparkan klaimnya kepada Yesus Kristus. Dan ingatlah kembali mukjizat Yesus yang bisa merubah dan berubah wujud sebagaimana dijelaskan dalam Injil Risalah Kedua Set Agung.<br />
Bagaimanapun juga, kedua alasan Yahudi di atas, telah didistorsi sedemikian rupa oleh para the founding father Kristen (Paulus cs) &#8211;lebih dari 30 tahun kemudian setelah peristiwa penyaliban itu&#8211; sehingga seolah-olah kematian orang yang diduga Yesus di tiang salib itu merupakan rencana/nubuat Yesus yang harus digenapi, dan sekaligus untuk menebus dosa-dosa manusia. Nau&#8217;dzubillaahi min dzaalik!</p>
<p>1. Alasan Perzinahan.</p>
<p>Orang-orang Yahudi menuduh Yesus sebagai orang yang lahir dari hasil perzinahan Maria, ibunya, dengan laki-laki. Berikut kutipan ayat-ayatnya:<br />
Tetapi yang kamu (orang-orang Yahudi) kerjakan ialah berusaha membunuh Aku (Yesus); Aku seorang yang mengatakan kebenaran kepadamu, yaitu kebenaran yang Kudengar dari Allah; pekerjaan yang demikian tidak dikerjakan oleh Abraham. Kamu mengerjakan pekerjaan bapamu sendiri.&#8221; Jawab mereka: &#8220;Kami tidak dilahirkan dari zinah. Bapa kami satu, yaitu Allah.&#8221; (Yohanes 8:40-41)<br />
Dalam kutipan ayat-ayat di atas, orang-orang Yahudi menyindir Yesus bahwa mereka bukanlah orang-orang yang lahir dari hasil perzinahan kedua orang tuanya. Kalimat ini merupakan sindiran terhadap Yesus yang mereka anggap sebagai orang yang lahir dari hasil perzinahan kedua orang tuanya.<br />
Konsekuensi dari tuduhan tersebut adalah orang-orang Yahudi menolak segala predikat baik yang melekat pada diri Yesus, baik sebagai guru, imam, pemimpin, raja, nabi, rasul, apalagi sebagai Tuhan.</p>
<p>JAWAB :</p>
<p>Dalam hal ini &#8220;tuduhan Yesus adalah hasil zinah&#8221; tidak pernah terbukti, semua adalah dugaan. Penghukuman karena zinah harus selalu bisa menunjuk pihak-pihak yang melakukan zinah. Siapa si laki-laki dan siapa si perempuannya. Dan anak hasil zinah, dalam hukum apapun tidak ikut dihukum di pengadilan (Ulangan 17:5 ; Ulangan 17:6).</p>
<p>Orang-orang Yahudi yang menghendaki Yesus disalib memang tidak percaya bahwa Yesus adalah Tuhan dan Allah. Namun ketidak-percayaan mereka ini bukanlah fakta yang menunjukkan Yesus itu bukan Tuhan dan Allah.</p>
<p>2. Alasan Klaim sebagai Anak Allah.</p>
<p>Orang-orang Yahudi menuduh Yesus telah menghujat Allah karena dia konon telah menyatakan dirinya sebagai Anak Allah. Berikut kutipan ayat-ayatnya:<br />
Jawab orang-orang Yahudi itu: &#8220;Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau (Yesus), melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah.&#8221; &#8230;.masihkah kamu (orang-orang Yahudi) berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku (Yesus) telah berkata: Aku Anak Allah? (Yohanes 10:33,36)<br />
Dari tuduhan tersebut, orang-orang Yahudi bersepakat untuk membunuh Yesus, karena menurut mereka, hukuman bagi orang yang menghujat Allah adalah hukuman mati, sebagaimana perintah Tuhan dalam Kitab Imamat berikut ini:</p>
<p>Siapa yang menghujat nama TUHAN, pastilah ia dihukum mati dan dilontari dengan batu oleh seluruh jemaah itu. Baik orang asing maupun orang Israel asli, bila ia menghujat nama TUHAN, haruslah dihukum mati.[/i] (Imamat 24:16)</p>
<p>Berkenaan dengan hukuman mati Yesus di tiang salib, orang-orang Yahudi menganggap Yesus sebagai manusia terkutuk di muka bumi, sebagaimana catatan Kitab Ulangan berikut ini:</p>
<p>&#8220;Apabila seseorang berbuat dosa yang sepadan dengan hukuman mati, lalu ia dihukum mati, kemudian [u]kaugantung dia pada sebuah tiang, maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu.&#8221; (Ulangan 21:22-23) </p>
<p>Yesus dituduh orang-orang Yahudi/ ahli Taurat menghujat Allah karena Dia menyatakan diriNya adalah Anak Allah; Allah; dan Mesias. Dan Ia menyatakan kesetaraan diriNya dengan BapaNya di Surga. Namun tuduhan itu bukan suatu kebenaran bahwa Yesus bukan Allah.</p>
<p>Seseorang/sekelompok orang bisa saja menuduh orang lain, namun ia (si tersangka) selamanya akan &#8220;tak bersalah/ innocent&#8221; sebelum kesalahannya terbukti (asas presumption of innocent / asas praduga tak bersalah). Itu berarti bahwa seseorang dianggap tidak bersalah sampai dibuktikan bersalah oleh pengadilan. Presumption of innocent adalah hak-hak tersangka sebagai manusia diberikan dan merupakan prinsip hakiki dalam hukum. Prinsip ini berlaku dalam semua fase proses hukum: baik di taraf kepolisian maupun di taraf kejaksaan dan juga di taraf pengadilan itu sendiri. Dalam Taurat sendiri ada aturan untuk tidak menghukum seorang &#8220;yang diduga bersalah&#8221; sebelum ia &#8220;terbukti bersalah&#8221; di pengadilan (Mitsvot ke-260: Bilangan 35:12).</p>
<p>Dalam sidang yang menentukan Yesus Kristus akan dihukum mati atau tidak; justru tidak menyertakan delik tuduhan &#8220;menghujat Allah&#8221; karena pemimpin sidang tertinggi saat itu, yaitu Pilatus tidak menemukan kesalahan-Nya :</p>
<p>* Matius 27:17<br />
27:17 Karena mereka sudah berkumpul di sana, Pilatus berkata kepada mereka: &#8220;Siapa yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu, Yesus Barabas atau Yesus, yang disebut Kristus?&#8221;<br />
27:18 Ia memang mengetahui, bahwa mereka telah menyerahkan Yesus karena dengki.<br />
27:19 Ketika Pilatus sedang duduk di kursi pengadilan, isterinya mengirim pesan kepadanya: &#8220;Jangan engkau mencampuri perkara orang benar itu, sebab karena Dia aku sangat menderita dalam mimpi tadi malam.&#8221;<br />
27:20 Tetapi oleh hasutan imam-imam kepala dan tua-tua, orang banyak bertekad untuk meminta supaya Barabas dibebaskan dan Yesus dihukum mati.<br />
27:21 Wali negeri menjawab dan berkata kepada mereka: &#8220;Siapa di antara kedua orang itu yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu?&#8221; Kata mereka: &#8220;Barabas.&#8221;<br />
27:22 Kata Pilatus kepada mereka: &#8220;Jika begitu, apakah yang harus kuperbuat dengan Yesus, yang disebut Kristus?&#8221; Mereka semua berseru: &#8220;Ia harus disalibkan!&#8221;<br />
27:23 Katanya: &#8220;Tetapi kejahatan apakah yang telah dilakukan-Nya?&#8221; Namun mereka makin keras berteriak: &#8220;Ia harus disalibkan!&#8221;<br />
27:24 Ketika Pilatus melihat bahwa segala usaha akan sia-sia, malah sudah mulai timbul kekacauan, ia mengambil air dan membasuh tangannya di hadapan orang banyak dan berkata: &#8220;Aku tidak bersalah terhadap darah orang ini; itu urusan kamu sendiri!&#8221;<br />
27:25 Dan seluruh rakyat itu menjawab: &#8220;Biarlah darah-Nya ditanggungkan atas kami dan atas anak-anak kami!&#8221;<br />
27:26 Lalu ia membebaskan Barabas bagi mereka, tetapi Yesus disesahnya lalu diserahkannya untuk disalibkan.<br />
27:27 Kemudian serdadu-serdadu wali negeri membawa Yesus ke gedung pengadilan, lalu memanggil seluruh pasukan berkumpul sekeliling Yesus.</p>
<p>Pilatus tidak menemukan kesalahan Yesus Kristus (ayat 24) untuk itu ia &#8220;melakukan aksi cuci tangan&#8221; bahwa hukuman yang akan dilaksanakannya kepada Yesus Kristus ini atas permintaan &#8220;orang-orang yang dengki kepada Yesus&#8221; (ayat 18 ).</p>
<p>Dengan demikian Pilatus dalam otoritasnya melaksanakan hukuman terhadap seseorang karena permintaan orang banyak &#8220;yang dengki&#8221;, bukan atas dasar &#8220;kesalahan yang diperbuat Yesus Kristus&#8221;. Pilatus melakukan ini untuk menghindari kekacauan di negeri dimana ia ditugaskan sebagai Wali-Negeri. Kemudian ia melaksanakan &#8220;hukuman terhadap Yesus&#8221; atas permintaan orang banyak, dan ia sendiri melakukan tindakan &#8220;mencuci-tangan&#8221; sebagai simbol bahwa hukuman itu bukan atas kehendaknya.</p>
<p>Jelas sekali bahwa Yesus Kristus mengalami hukuman &#8220;tanpa delik tuduhan&#8221;. Sebagai Orang yang Benar, Ia bisa saja menolak hukuman itu. Namun hal tersebut tetap Ia jalani sebagai &#8220;cawan-pahit&#8221; yang secara rela ia minum.</p>
<p>Kematian Yesus di Kayu Salib adalah &#8220;kematian-kurban&#8221;, karena Ia merelakan jiwanya sendiri untuk dikorbankan (masih bisa dihindari , tetapi Ia merelakan) demi kasih yang begitu besar untuk menyelamatkan jiwa-jiwa orang yang dikasihinya. Jenis kematian ini adalah total berlandaskan kasih, dan tidak diselewengkan dengan dalil-dalil manusia yang melekatkan kebencian dan dendam atas nama Tuhan atau &#8216;perjuangan&#8217;</p>
<p>Meskipun Kristen dan Islam itu biasa disebut agama-agama Ibrahimi (abrahamic religions). Agama-agama di dunia lainnya misalnya Hindu dan Buddha juga tergolong dalam agama etika (ethical religion), yakni agama yang mengajarkan ethic, bahwa keselamatan manusia tergantung pada perbuatan baik dan amal salehnya. Ini berbeda dengan Kekristenan. Kristen adalah agama sakramental (sacramen religion) yaitu agama yang mengajarkan bahwa keselamatan itu diperoleh melalui Sang Penebus Dosa. Esensi kematian Yesus di kayu salib sering dipersoalkan oleh kalangan Muslim karena memang mereka tidak mengerti arti kematian kurban Yesus Kristus.</p>
<p>Yesus merupakan &#8216;anak domba&#8217; yang disediakan Allah untuk dikorbankan sebagai pengganti orang berdosa. Melalui kematian-Nya, Yesus memungkinkan penghapusan kesalahan dan kuasa dosa dan membuka jalan kepada Allah bagi seluruh dunia (Yohanes 1:29). Dalam Perjanjian Lama telah dikenal bahwa menurut ajaran Yahudi, perlu darah untuk pengampunan dosa, ini ditegaskan di PB dalam Ibrani 9:22. Oleh karena itu Allah menyediakan tubuh dari daging dan darah dan datang ke dalam dunia sebagai manusia untuk menyelamatkan manusia (Ibrani 10:5). Allah sendiri telah datang ke dalam dunia karena selain dari Dia tidak ada juruselamat (Yesaya 43:11).</p>
<p>* Ibrani 9:22<br />
Dan hampir segala sesuatu disucikan menurut hukum Taurat dengan darah, dan tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan.</p>
<p>* Ibrani 10:5<br />
Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: &#8216;Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki &#8212; tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku.&#8217;</p>
<p>* Yesaya 43:11<br />
&#8220;Aku, Akulah TUHAN dan tidak ada juruselamat selain dari pada-Ku.&#8221;</p>
<p>Perbuatan baik tidak memaafkan seseorang dari dosanya. Lukas 18:18-27 menulis ada seorang kaya menganggap &#8216;perbuatan baik dapat menyelamatkan&#8217; (beroleh hidup kekal), namun kebenaran yang dijelaskan Alkitab, perbuatan baik tersebut tidak menyelamatkan. Keselamatan hanya dengan darah. Darah itu telah disediakan oleh Yesus Kristus, sehingga kepada setiap orang yang percaya kepadaNya, dia akan diselamatkan.</p>
<p>Di sepanjang Perjanjian Lama, sejak mulanya Allah sudah memberikan gambaran kisah datangnya Tuhan Yesus Kristus sebagai &#8220;kurban penebus dosa&#8221; sejak kitab Kejadian. Mulai dari analogi &#8216;cawat-kulit&#8217; dari tertumpahnya darah binatang, yang kulitnya dipakai untuk menutup aurat Adam. Kemudian analogi &#8216;kurban anak Abraham&#8217; yang diganti dengan &#8216;domba yang disediakan Allah&#8217;. Peristiwa &#8216;darah paskah&#8217; yang membebaskan Israel dari tulah ke 10 pada zaman Musa. Dan nubuat-nubuat para nabi pada Perjanjian Lama akan datangnya Mesias yang memberikan darahNya untuk keselamatan manusia. Perjanjian Lama, walaupun spesifik ditujukan untuk orang-orang Yahudi (Yudaisme), namun Perjanjian Lama tetap merupakan Firman yang sangat berharga bagi umat Kristiani. Dan tidak dipungkiri bahwa Yudaisme ini adalah akar dari Kekristenan. Dan penekanan Kekristenan itu ada dalam Perjanjian Baru. Hal itu amat berharga bagi umat Kristiani. Konsep harga yang harus dibayar terhadap perbuatan dosa, penebusan dosa dengan darah, keselamatan dengan darah (inti pengertian paskah) adalah merupakan hal yang pokok.</p>
<p>Dalam hukum Taurat, hampir segala sesuatu disucikan, dan diampunkan dengan darah (yang dianggap nyawa), dan &#8220;tanpa penumpahan darah, tidak ada pengampunan&#8221; (Ibrani 9:22). Ini dilakukan lewat domba yang dikorbankan diatas mezbah, berulang-ulang untuk setiap kali pengampunan hingga digenapi oleh Sang Mesias. Datangnya Allah dalam manusia Yesus yang menyediakan &#8216;darah&#8217; bagi pengampunan, adalah selaras dengan prinsip Taurat tadi, dan benar Dia sedirilah yang menggenapinya. Hadirnya Yesus ke dunia, mati disalibkan, bangkit dan naik ke Surga dan kedatanganNya yang kedua kali nanti adalah pokok dari iman Kristiani. Yesus dengan gelar Mesias/Kristus, dan sebutan Juruselamat kepadaNya, semuanya bukan hanya sekedar memberikan pengajaran, melainkan justru memerankan fungsi penyelamatan &#8220;Allah Juruselamat&#8221; (Yesaya 45:21).</p>
<p>Pembuktian kematian Yesus disalib serta kebangkitanNya, tidak terkira kokohNya, internal maupun external. Itu sudah banyak sekali ditulis oleh para ahli tanpa ada sanggahan yang layak. Kematian-kurban memang exist bagi Mesias, dan itu bukan bikinan atau diada-adakan oleh manusia. Ia sungguh telah dijanjikan Tuhan dari Firman yang keluar dari mulutNya dan/atau dari tanganNya sendiri dan diteruskan turun-temurun sejak manusia-pertama!.</p>
<p>Pengertian keselamatan dari Allah ini, memang tidak selaras dengan ketentuan yang berlaku di agama-agama lain, sehingga serangan-serangan yang ditujukan kepada iman Kristiani dengan mempersoalkan kematian Yesus jika dipandang dari kepercayaan mereka yang menganggap keselamatan dari amal-ibadah, tentu saja tidak akan dimengerti ataupun diselaraskan. Dan perbedaan ini sangat prinsip, tidak bisa diperdebatkan. It just different&#8230;.</p>
<p>Quote:<br />
Berkenaan dengan hukuman mati Yesus di tiang salib, orang-orang Yahudi menganggap Yesus sebagai manusia terkutuk di muka bumi, sebagaimana catatan Kitab Ulangan berikut ini:</p>
<p>&#8220;Apabila seseorang berbuat dosa yang sepadan dengan hukuman mati, lalu ia dihukum mati, kemudian kaugantung dia pada sebuah tiang, maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu.&#8221; (Ulangan 21:22-23)</p>
<p>JAWAB :</p>
<p>Yesus yang tidak berbuat dosa dan kesalahan itu yang menanggung kutuk-dosa umat manusia, untuk itulah Ia mempunyai gelar yang menandakan hal ini yaitu gelar Anak Domba Allah. Hal ini juga tidak dikenal dalam kepercayaan Muslim, sehingga penuduh dari kalangan Muslim ini seringkali mempersoalkannya.</p>
<p>Mengenai ayat yang dipersoalkan, yaitu Ulangan 21:22-23, Rasul Petrus menjelaskannya kepada kalangan Yahudi, esensi kematian Yesus yang &#8220;digantung&#8221; pada kayu itu sbb :</p>
<p>* Kisah 5:30<br />
LAI TL : Adapun Allah Tuhan nenek moyang kita telah membangkitkan Yesus, yang sudah kamu ini bunuh dengan menggantungkan Dia pada kayu itu.<br />
TR : ho theos tôn paterôn hêmôn êgeiren iêsoun on humeis diecheirisasthe kremasantes epi xulou</p>
<p>Kematian dengan cara digantung itu di sebuah tiang kayu, (Ibrani &#8216;ETS), adalah lambang suatu kutuk. Penulis Kitab Kisah Para Rasul (Lukas) mencatat perkataan Petrus dalam Kisah 5:30, istilah khusus yang diucapkan Petrus ini yang sudah dikenal dalam pengajaran Yudaisme, bahwa orang yang mati dengan cara digantung adalah dikutuk oleh Allah (bandingkan dengan Kisah 10:39, Galatia 3:13).</p>
<p>Konteks Petrus mengucapkan kata-kata itu adalah dihadapan Sanhedrin (Mahkamah Agama Yahudi), baca selengkapnya Kisah 5:26-42.<br />
Petrus menggunakan rujukan Tanakh-Ibrani dalam menjelaskan kematian Yesus dengan cara digantung &#8220;TALAH&#8221; di kayu yang merupakan lambang kematian terkutuk.</p>
<p>Dalam kesempatan ini pula Petrus mewartakan kematian Yesus, bahwa Yesus memikul kutuk dosa manusia dalam kematianNya dengan cara &#8220;digantung&#8221;/ &#8220;TALAH&#8221; itu. Dan kemudian menjelaskan dihadapan Sandherin itu misi kematian Yesus adalah sebagai anak-domba kurban dosa bagi seluruh umat manusia :</p>
<p>* Kisah 5: 31-33<br />
5:31 Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa.<br />
5:32 Dan kami adalah saksi dari segala sesuatu itu, kami dan Roh Kudus, yang dikaruniakan Allah kepada semua orang yang mentaati Dia.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Icehill</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/comment-page-22/#comment-9145</link>
		<dc:creator>Icehill</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Apr 2009 14:48:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/#comment-9145</guid>
		<description>wah mas... jangan kan pohon natal.. uang,mobil, rumah,hp,kartu kredit,sinetron,infotaiment,sampai pekerjaan juga bisa jadi berhala. pohon natal dihiasi bukan untuk disembah, seperti anda yang memugar dan merawat kabah, yang anda sembah bukanlah bangunan kabahnya yang terdiri dari bata bukan? tapi ruang pertemuan yang anda percaya sebagai tempat pertemuan dengan Tuhan, dengan demikian anda menyembah Tuhan, seperti kemah suci di jaman Musa, semua orang Israel menyembah ke arah kemah itu.  

Tentang orang kristen adalah kafir tentu saja kami memang kafir, karena itu kami mendengarkan Yesus dan mengikutinya.

(Matius 9:11-13) Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus: &quot; Mengapa gurumu makan bersama sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?&quot; 

Yesus mendengarnya dan berkata: &quot;Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Ku kehendaki ialah belas kasihan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah mas&#8230; jangan kan pohon natal.. uang,mobil, rumah,hp,kartu kredit,sinetron,infotaiment,sampai pekerjaan juga bisa jadi berhala. pohon natal dihiasi bukan untuk disembah, seperti anda yang memugar dan merawat kabah, yang anda sembah bukanlah bangunan kabahnya yang terdiri dari bata bukan? tapi ruang pertemuan yang anda percaya sebagai tempat pertemuan dengan Tuhan, dengan demikian anda menyembah Tuhan, seperti kemah suci di jaman Musa, semua orang Israel menyembah ke arah kemah itu.  </p>
<p>Tentang orang kristen adalah kafir tentu saja kami memang kafir, karena itu kami mendengarkan Yesus dan mengikutinya.</p>
<p>(Matius 9:11-13) Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus: &#8221; Mengapa gurumu makan bersama sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?&#8221; </p>
<p>Yesus mendengarnya dan berkata: &#8220;Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Ku kehendaki ialah belas kasihan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yahudi</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/comment-page-22/#comment-9139</link>
		<dc:creator>yahudi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 22:38:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/#comment-9139</guid>
		<description>ALKITAB MENGUTUK POHON NATAL !!!


Tidak ada perayaan Natal tanpa pohon Natal. Inilah yang saat ini dirayakan oleh orang-orang kafir dari golongan Kristen setiap tanggal 25 Desember. Padahal, sebagaimana dapat dibaca dari buku-buku sejarah, perayaan Natal dan pohon Natal sudah ada semenjak zaman dahulu kala, jauh sebelum Yesus dilahirkan. Perayaan Natal ini sesungguhnya merupakan tradisi lama dari para penganut penyembah berhala.

Barulah pada abad keempat Masehi perayaan Natal ini diadopsi menjadi perayaan kelahiran Yesus oleh orang-orang kafir Kristen. Padahal, bukan saja tidak mungkin Yesus dilahirkan pada tanggal 25 Desember, akan tetapi, tanggal 25 Desember itu sendiri diyakini sebagai tanggal lahirnya para berhala (tuhan-tuhan buatan manusia) yang disembah oleh orang-orang kafir pada masa jauh sebelum Yesus.

Secara tegas, Alkitab/Bibel mengutuk keras perayaan Natal dan pohon Natal, berikut petikan ayat-ayatnya:

Yeremia 10:2-4:

&quot;Beginilah firman Tuhan: &quot;Janganlah biasakan dirimu dengan tingkah langkah bangsa-bangsa, janganlah gentar terhadap tanda-tanda di langit, sekalipun bangsa-bangsa gentar terhadapnya. Sebab yang disegani bangsa-bangsa adalah kesia-siaan. Bukankah berhala itu pohon kayu yang ditebang orang dari hutan, yang dikerjakan dengan pahat oleh tangan tukang kayu? Orang memperindahnya dengan emas dan perak, orang memperkuatnya dengan paku dan palu supaya jangan goyang.&quot;

Jadi, Alkitab/Bibel sendiri dengan tegas mengutuk keras pembuatan pohon Natal. Mengapa umat Kristen yang mengklaim Alkitab sebagai pedoman hidupnya malah justru menodai firman Tuhannya sendiri?

Konteks dalam Yeremia 10:2-4 adalah mengenai adanya berhala yang dibuat dari pahatan kayu, dimana orang-orang kemudian memberhalakannya (menyembahnya). Dalam kebiasaan umat Kristiani yang merayakan hari natal, tidak pernah ada pemberhalaan suatu jenis barang/ kayu/ pohon natal sekalipun yang diperlakukan sebagai berhala.

Umat Kristiani sangat mengerti bahwa kami tidak diperbolehkan menyembah berhala. Kesepuluh firman (Keluaran 20:1-17), diantaranya menulis demikian


* Keluaran 20:1-6
20:1 Lalu Allah mengucapkan segala firman ini:
20:2 &quot;Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan.
20:3 Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.
20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.
20:5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,
20:6 tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku.


Jelas sekali ada larangan &quot;beribadah kepada ilah-ilah selain Allah&quot;.

Sekalipun artikel diatas yang menuduh bahwa kekristenan menyembah &quot;pohon&quot;, namun tidak ada data sejarah yang menunjang hal itu, selain bahwa pohon cemara merupakan simbol kekekalan. Adanya pohon natal sebagai hiasan, adalah bagian dari tradisi saja, tidak ada, tidak ada perintah merayakan natal juga tidak ada perintah memasang pohon natal.

Bagaimana sampai terjadi bahwa pohon natal (pohon terang) dijadikan hiasan perayaan Natal?

Adanya pohon natal ini adalah bagian dari tradisi di Eropa. Dalam iklim 4 musim seperti di Eropah dimana umumnya pohon-pohon mengalami perubahan sesuai dengan iklim yang terjadi, yaitu musim salju (pohon gundul), musim semi (pohon mulai bersemi/bertunas), musim kemarau (pohon berbunga), dan musim gugur (pohon daunnya berguguran), maka kita dapat melihat bahwa pohon cemara ini merupakan pohon yang tetap hijau sepanjang ke-4 musim itu. Maka dipakailah pohon cemara ini sebagai simbol menunjukkan simbol kekekalan di tengah ketidak kekalan pohon-pohon lain, dan kemudian dijadikan lambang bahwa Kebenaran Tuhan Yesus menggambarkan ajaran yang kekal di tengah dunia yang berubah-ubah dan tidak kekal. Kemudian untuk mempercantik pohon cemara itu dihiasilah pohon itu dengan berbagai hiasan, juga lilin atau lampu-lampu.


Pohon cemara sendiri ada disebut dalam Alkitab, yaitu:


* Yesaya 41:19
LAI TB, Aku akan menanam pohon aras di padang gurun, pohon penaga, pohon murad dan pohon minyak; Aku akan menumbuhkan pohon sanobar di padang belantara dan pohon berangan serta pohon cemara di sampingnya.
KJV, I will plant in the wilderness the cedar, the shittah tree, and the myrtle, and the oil tree; I will set in the desert the fir tree, and the pine, and the box tree together:
Hebrew,
אֶתֵּן בַּמִּדְבָּר אֶרֶז שִׁטָּה וַהֲדַס וְעֵץ שָׁמֶן אָשִׂים בָּעֲרָבָה בְּרֹושׁ תִּדְהָר וּתְאַשּׁוּר יַחְדָּו׃
Translit, &#039;ETEN BAMIDBAR &#039;EREZ SITAH VAHADAS VE&#039;ETS SYAMEN &#039;ASIM BA&#039;ARAVAH BERUSY TIDHAR UTE&#039;ASYUR YAKHDAV


* Yesaya 60:13
LAI TB, Kemuliaan Libanon, yaitu pohon sanobar, pohon berangan dan pohon cemara, akan dibawa bersama-sama kepadamu, untuk mempersemarak tempat bait kudus-Ku, sebab Aku hendak memuliakan tempat kaki-Ku berjejak.
KJV, The glory of Lebanon shall come unto thee, the fir tree, the pine tree, and the box together, to beautify the place of my sanctuary; and I will make the place of my feet glorious.
Hebrew,
כְּבֹוד הַלְּבָנֹון אֵלַיִךְ יָבֹוא בְּרֹושׁ תִּדְהָר וּתְאַשּׁוּר יַחְדָּו לְפָאֵר מְקֹום מִקְדָּשִׁי וּמְקֹום רַגְלַי אֲכַבֵּד׃
Translit, KEVOD HALEVANON &#039;ELAIKH YAVO&#039; BROSY TIDHAR UTE&#039;ASYUR YAKHDAV LEFA&#039;ER MEQON MIQDASYI UMEQOM RAGLEY &#039;AKABED


Pohon cemara (Ibrani תאשור - TE&#039;ASYUR), pohon kecil (buxus longifolia boiss), tingginya ± 7 meter, daunnya selalu hijau, kayunya keras sekali. Pada Pesta Pondok Daun, kalangan Yahudi, pondok-pondok itu dibuat dari kayu cemara.

Sekali lagi tidak ada pemberhalaan bagi pohon cemara. Pohon natal ini dalam kehidupan umat Kristiani yang merayakan natal, selain sebagai hiasan saja yang menambah semarak perayaan natal. Sebagaimana halnya perayaan-perayaan lain yang ada di dunia ini seringlkali mengkaitkan simbol-simbol tertentu dalam perayaan suatu hari besar. Misalnya, di perayaan Paskah, ada telur Paskah. Di perayaan tahun baru Lunar (Imlek) ada lampion dan jenis-jenis barang tertentu. Dalam perayaan hari lebaran umat Muslim di Indonesia ini kita melihat ada hiasan-hiasan ketupat, dll. Namun, dalam perayaan-perayaan tersebut simbol-simbol itu bukan berarti suatu berhala/ dijadikan berhala.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ALKITAB MENGUTUK POHON NATAL !!!</p>
<p>Tidak ada perayaan Natal tanpa pohon Natal. Inilah yang saat ini dirayakan oleh orang-orang kafir dari golongan Kristen setiap tanggal 25 Desember. Padahal, sebagaimana dapat dibaca dari buku-buku sejarah, perayaan Natal dan pohon Natal sudah ada semenjak zaman dahulu kala, jauh sebelum Yesus dilahirkan. Perayaan Natal ini sesungguhnya merupakan tradisi lama dari para penganut penyembah berhala.</p>
<p>Barulah pada abad keempat Masehi perayaan Natal ini diadopsi menjadi perayaan kelahiran Yesus oleh orang-orang kafir Kristen. Padahal, bukan saja tidak mungkin Yesus dilahirkan pada tanggal 25 Desember, akan tetapi, tanggal 25 Desember itu sendiri diyakini sebagai tanggal lahirnya para berhala (tuhan-tuhan buatan manusia) yang disembah oleh orang-orang kafir pada masa jauh sebelum Yesus.</p>
<p>Secara tegas, Alkitab/Bibel mengutuk keras perayaan Natal dan pohon Natal, berikut petikan ayat-ayatnya:</p>
<p>Yeremia 10:2-4:</p>
<p>&#8220;Beginilah firman Tuhan: &#8220;Janganlah biasakan dirimu dengan tingkah langkah bangsa-bangsa, janganlah gentar terhadap tanda-tanda di langit, sekalipun bangsa-bangsa gentar terhadapnya. Sebab yang disegani bangsa-bangsa adalah kesia-siaan. Bukankah berhala itu pohon kayu yang ditebang orang dari hutan, yang dikerjakan dengan pahat oleh tangan tukang kayu? Orang memperindahnya dengan emas dan perak, orang memperkuatnya dengan paku dan palu supaya jangan goyang.&#8221;</p>
<p>Jadi, Alkitab/Bibel sendiri dengan tegas mengutuk keras pembuatan pohon Natal. Mengapa umat Kristen yang mengklaim Alkitab sebagai pedoman hidupnya malah justru menodai firman Tuhannya sendiri?</p>
<p>Konteks dalam Yeremia 10:2-4 adalah mengenai adanya berhala yang dibuat dari pahatan kayu, dimana orang-orang kemudian memberhalakannya (menyembahnya). Dalam kebiasaan umat Kristiani yang merayakan hari natal, tidak pernah ada pemberhalaan suatu jenis barang/ kayu/ pohon natal sekalipun yang diperlakukan sebagai berhala.</p>
<p>Umat Kristiani sangat mengerti bahwa kami tidak diperbolehkan menyembah berhala. Kesepuluh firman (Keluaran 20:1-17), diantaranya menulis demikian</p>
<p>* Keluaran 20:1-6<br />
20:1 Lalu Allah mengucapkan segala firman ini:<br />
20:2 &#8220;Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan.<br />
20:3 Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.<br />
20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.<br />
20:5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,<br />
20:6 tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku.</p>
<p>Jelas sekali ada larangan &#8220;beribadah kepada ilah-ilah selain Allah&#8221;.</p>
<p>Sekalipun artikel diatas yang menuduh bahwa kekristenan menyembah &#8220;pohon&#8221;, namun tidak ada data sejarah yang menunjang hal itu, selain bahwa pohon cemara merupakan simbol kekekalan. Adanya pohon natal sebagai hiasan, adalah bagian dari tradisi saja, tidak ada, tidak ada perintah merayakan natal juga tidak ada perintah memasang pohon natal.</p>
<p>Bagaimana sampai terjadi bahwa pohon natal (pohon terang) dijadikan hiasan perayaan Natal?</p>
<p>Adanya pohon natal ini adalah bagian dari tradisi di Eropa. Dalam iklim 4 musim seperti di Eropah dimana umumnya pohon-pohon mengalami perubahan sesuai dengan iklim yang terjadi, yaitu musim salju (pohon gundul), musim semi (pohon mulai bersemi/bertunas), musim kemarau (pohon berbunga), dan musim gugur (pohon daunnya berguguran), maka kita dapat melihat bahwa pohon cemara ini merupakan pohon yang tetap hijau sepanjang ke-4 musim itu. Maka dipakailah pohon cemara ini sebagai simbol menunjukkan simbol kekekalan di tengah ketidak kekalan pohon-pohon lain, dan kemudian dijadikan lambang bahwa Kebenaran Tuhan Yesus menggambarkan ajaran yang kekal di tengah dunia yang berubah-ubah dan tidak kekal. Kemudian untuk mempercantik pohon cemara itu dihiasilah pohon itu dengan berbagai hiasan, juga lilin atau lampu-lampu.</p>
<p>Pohon cemara sendiri ada disebut dalam Alkitab, yaitu:</p>
<p>* Yesaya 41:19<br />
LAI TB, Aku akan menanam pohon aras di padang gurun, pohon penaga, pohon murad dan pohon minyak; Aku akan menumbuhkan pohon sanobar di padang belantara dan pohon berangan serta pohon cemara di sampingnya.<br />
KJV, I will plant in the wilderness the cedar, the shittah tree, and the myrtle, and the oil tree; I will set in the desert the fir tree, and the pine, and the box tree together:<br />
Hebrew,<br />
אֶתֵּן בַּמִּדְבָּר אֶרֶז שִׁטָּה וַהֲדַס וְעֵץ שָׁמֶן אָשִׂים בָּעֲרָבָה בְּרֹושׁ תִּדְהָר וּתְאַשּׁוּר יַחְדָּו׃<br />
Translit, &#8216;ETEN BAMIDBAR &#8216;EREZ SITAH VAHADAS VE&#8217;ETS SYAMEN &#8216;ASIM BA&#8217;ARAVAH BERUSY TIDHAR UTE&#8217;ASYUR YAKHDAV</p>
<p>* Yesaya 60:13<br />
LAI TB, Kemuliaan Libanon, yaitu pohon sanobar, pohon berangan dan pohon cemara, akan dibawa bersama-sama kepadamu, untuk mempersemarak tempat bait kudus-Ku, sebab Aku hendak memuliakan tempat kaki-Ku berjejak.<br />
KJV, The glory of Lebanon shall come unto thee, the fir tree, the pine tree, and the box together, to beautify the place of my sanctuary; and I will make the place of my feet glorious.<br />
Hebrew,<br />
כְּבֹוד הַלְּבָנֹון אֵלַיִךְ יָבֹוא בְּרֹושׁ תִּדְהָר וּתְאַשּׁוּר יַחְדָּו לְפָאֵר מְקֹום מִקְדָּשִׁי וּמְקֹום רַגְלַי אֲכַבֵּד׃<br />
Translit, KEVOD HALEVANON &#8216;ELAIKH YAVO&#8217; BROSY TIDHAR UTE&#8217;ASYUR YAKHDAV LEFA&#8217;ER MEQON MIQDASYI UMEQOM RAGLEY &#8216;AKABED</p>
<p>Pohon cemara (Ibrani תאשור &#8211; TE&#8217;ASYUR), pohon kecil (buxus longifolia boiss), tingginya ± 7 meter, daunnya selalu hijau, kayunya keras sekali. Pada Pesta Pondok Daun, kalangan Yahudi, pondok-pondok itu dibuat dari kayu cemara.</p>
<p>Sekali lagi tidak ada pemberhalaan bagi pohon cemara. Pohon natal ini dalam kehidupan umat Kristiani yang merayakan natal, selain sebagai hiasan saja yang menambah semarak perayaan natal. Sebagaimana halnya perayaan-perayaan lain yang ada di dunia ini seringlkali mengkaitkan simbol-simbol tertentu dalam perayaan suatu hari besar. Misalnya, di perayaan Paskah, ada telur Paskah. Di perayaan tahun baru Lunar (Imlek) ada lampion dan jenis-jenis barang tertentu. Dalam perayaan hari lebaran umat Muslim di Indonesia ini kita melihat ada hiasan-hiasan ketupat, dll. Namun, dalam perayaan-perayaan tersebut simbol-simbol itu bukan berarti suatu berhala/ dijadikan berhala.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Harley</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/comment-page-21/#comment-9136</link>
		<dc:creator>Harley</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 12:56:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/#comment-9136</guid>
		<description>hub aku:
h2rley@yahoo.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hub aku:<br />
<a href="mailto:h2rley@yahoo.com">h2rley@yahoo.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Harley</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/comment-page-21/#comment-9135</link>
		<dc:creator>Harley</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 12:52:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/#comment-9135</guid>
		<description>Anda Bilang BAbi Halal ya anda salah....(Yesaya 66:17)


hub aku:
h2rley@yahoo.com</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Anda Bilang BAbi Halal ya anda salah&#8230;.(Yesaya 66:17)</p>
<p>hub aku:<br />
<a href="mailto:h2rley@yahoo.com">h2rley@yahoo.com</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yahudi</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/comment-page-22/#comment-9131</link>
		<dc:creator>yahudi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 06:59:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/#comment-9131</guid>
		<description>AJARAN PLIN-PLAN KRISTEN
Sebagaimana hampir semua orang Yahudi tahu, bahwa agama Kristen mengklaim Perjanjian Lama sebagai bagian dari kitab-kitab mereka berdasarkan pernyataan Yesus dalam kitab Matius berikut ini:

5:17. &quot;Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

Namun demikian, perlu diingat, Yesus tidak berhenti dengan perkataan itu saja, tetapi masih ada terusannya:

5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.
5:20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Dengan jelas dikatakan oleh Yesus dalam ayat-ayat 18,19, dan 20 di atas, bahwa hukum Taurat wajib dilaksanakan oleh umat Yesus hingga hari kiamat tiba, dan Yesus mengancam mereka yang hidup keagamaannya tidak lebih baik dari ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, mereka tidak akan masuk ke dalam kerajaan sorga.

Tetapi apa yang terjadi dengan umat Kristen? Mereka dengan tegas menolak perintah Yesus dalam ayat-ayat 18,19, dan 20 di atas dengan dalih pernyataan Yesus dalam kitab Lukas berikut ini:

16:16 Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya.
16:17 Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.

Tampaknya umat Kristen tidak mau tahu dengan teks-teks yang ditulis oleh pengarang Lukas tersebut, mereka menjadikan ayat-ayat Lukas tersebut untuk dijadikan pembenaran atas penolakannya terhadap perintah Yesus dalam ayat-ayat Matius 5:18-20 di atas. Padahal, teks-teks Lukas tersebut sebenarnya merupakan kutipan yang salah arah dari sumber tertentu penyusun kitabnya (mungkin Q) 1. Hal ini bisa dikonfirmasi melalui pernyataan Yesus dalam kitab Matius berikut ini:

11:12 Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.
11:13 Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes

Jadi, menurut Matius, bukanlah hukum Taurat yang berlaku hingga zaman Yohanes (Pembaptis), tetapi nubuat Tauratlah yang berlaku hingga tampilnya Yohanes.

Lebih jauh, pengarang Lukas sendiri dalam Lukas 23:55-56 (dikutip di bawah) berkisah tentang para pengikut Yesus yang mengkuduskan hari Sabat setelah menyaksikan mayat &quot;Yesus&quot; dibaringkan. Sebagaimana diketahui, pengkudusan hari Sabat merupakan bagian pokok dari hukum Taurat. Bagaimana mungkin hukum Taurat berlaku sampai kepada zaman Yohanes sementara para pengikut Yesus sendiri mengkuduskan hari Sabat justru setelah &quot;Yesus&quot; mati?

23:55. Dan perempuan-perempuan yang datang bersama-sama dengan Yesus dari Galilea, ikut serta dan mereka melihat kubur itu dan bagaimana mayat-Nya (Yesus) dibaringkan.
23:56. Dan setelah pulang, mereka menyediakan rempah-rempah dan minyak mur. Dan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat.

Penting untuk dicatat, bahwa antara pengarang Matius dan pengarang Lukas, keduanya tidak saling kenal, tidak jelas identitas para penulisnya, dan masa penyusunan keduanya juga berbeda, 2 sehingga penolakan umat Kristen terhadap perintah Yesus dalam Matius 5:18-20 dengan dalih pernyataan Yesus dalam Lukas 16:16-17 adalah akal-akalan. Sebagaimana bisa dibaca, seringkali kita menemukan kontradiksi yang serius antara kedua kitab ini (misal: kontradiksi serius masa kelahiran Yesus, silsilah Yesus, dsb.), meski keduanya diduga kuat sama-sama mengambil sebagian narasumbernya dari Markus (atau mungkin proto-Markus), disamping Q, dan sumber-sumber lisan ataupun tulisan yang khas bagi masing-masing dari keduanya. 3 Ini menunjukkan bahwa masing-masing dari kedua pengarang kitab ini benar-benar independen.

Demikianlah ajaran Kristen, di satu sisi ia mengklaim Perjanjian Lama sebagai bagian dari kitab-kitabnya berdasarkan pernyataan Yesus dalam Matius 5:17, tetapi mereka menolak perintah Yesus dalam Matius 5:18-20 dengan dalih pernyataan Yesus dalam Lukas 16:16-17 yang salah arah ini. Akhirnya, jika kita tidak dianugerahi akal sehat dan etika sopan-santun yang memadai, sudah barang tentu kita akan menertawakan keyakinan plin-plan seperti ini.


Keterangan:

1. Q adalah istilah Jerman Quelle yang berarti sumber. Ada tiga lapisan Q yang berbeda, yaitu Q1 (tahun 50 M), Q2 (tahun 65 M), dan Q3 (tahun 75 M). [A) Robinson JM (1971a) B) Robinson JM (1971b) C) Koester H (1971a) D) Mack BL (1996)]. Selengkapnya baca di sini.

2. Kitab Matius dikompilasi sekitar tahun 85 M, sedangkan kitab Lukas dikompilasi sekitar tahun 95 M. [A) Duncan GB (1971) B) Sunberg AC (1971) C) Kee HC (1971) D) Leon Dufour X (1983) E) Mack BL (1996) F) Fenton JC (1973) G) Asimov I (1969) H) Baird W (1971)]. Namun demikian, Caird GB, pada tahun 1972 dalam bukunya yang berjudul Saint Luke, terbitan Penguin Books, Baltimore, menyatakan bahwa ada versi Lukas yang lebih awal, yang bisa disebut proto-Lukas, yang disusun sekitar tahun 60 M, dan yang dimulai dengan pembaptisan Yesus, sebagaimana dimiliki Markus.

3. A) Mack BL (1996) B) Kee HC (1971) C) Filson FV (1971) D) Burch EW (1929) E) Baird W (1971).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>AJARAN PLIN-PLAN KRISTEN<br />
Sebagaimana hampir semua orang Yahudi tahu, bahwa agama Kristen mengklaim Perjanjian Lama sebagai bagian dari kitab-kitab mereka berdasarkan pernyataan Yesus dalam kitab Matius berikut ini:</p>
<p>5:17. &#8220;Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.</p>
<p>Namun demikian, perlu diingat, Yesus tidak berhenti dengan perkataan itu saja, tetapi masih ada terusannya:</p>
<p>5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.<br />
5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.<br />
5:20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.</p>
<p>Dengan jelas dikatakan oleh Yesus dalam ayat-ayat 18,19, dan 20 di atas, bahwa hukum Taurat wajib dilaksanakan oleh umat Yesus hingga hari kiamat tiba, dan Yesus mengancam mereka yang hidup keagamaannya tidak lebih baik dari ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, mereka tidak akan masuk ke dalam kerajaan sorga.</p>
<p>Tetapi apa yang terjadi dengan umat Kristen? Mereka dengan tegas menolak perintah Yesus dalam ayat-ayat 18,19, dan 20 di atas dengan dalih pernyataan Yesus dalam kitab Lukas berikut ini:</p>
<p>16:16 Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya.<br />
16:17 Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.</p>
<p>Tampaknya umat Kristen tidak mau tahu dengan teks-teks yang ditulis oleh pengarang Lukas tersebut, mereka menjadikan ayat-ayat Lukas tersebut untuk dijadikan pembenaran atas penolakannya terhadap perintah Yesus dalam ayat-ayat Matius 5:18-20 di atas. Padahal, teks-teks Lukas tersebut sebenarnya merupakan kutipan yang salah arah dari sumber tertentu penyusun kitabnya (mungkin Q) 1. Hal ini bisa dikonfirmasi melalui pernyataan Yesus dalam kitab Matius berikut ini:</p>
<p>11:12 Sejak tampilnya Yohanes Pembaptis hingga sekarang, Kerajaan Sorga diserong dan orang yang menyerongnya mencoba menguasainya.<br />
11:13 Sebab semua nabi dan kitab Taurat bernubuat hingga tampilnya Yohanes</p>
<p>Jadi, menurut Matius, bukanlah hukum Taurat yang berlaku hingga zaman Yohanes (Pembaptis), tetapi nubuat Tauratlah yang berlaku hingga tampilnya Yohanes.</p>
<p>Lebih jauh, pengarang Lukas sendiri dalam Lukas 23:55-56 (dikutip di bawah) berkisah tentang para pengikut Yesus yang mengkuduskan hari Sabat setelah menyaksikan mayat &#8220;Yesus&#8221; dibaringkan. Sebagaimana diketahui, pengkudusan hari Sabat merupakan bagian pokok dari hukum Taurat. Bagaimana mungkin hukum Taurat berlaku sampai kepada zaman Yohanes sementara para pengikut Yesus sendiri mengkuduskan hari Sabat justru setelah &#8220;Yesus&#8221; mati?</p>
<p>23:55. Dan perempuan-perempuan yang datang bersama-sama dengan Yesus dari Galilea, ikut serta dan mereka melihat kubur itu dan bagaimana mayat-Nya (Yesus) dibaringkan.<br />
23:56. Dan setelah pulang, mereka menyediakan rempah-rempah dan minyak mur. Dan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat.</p>
<p>Penting untuk dicatat, bahwa antara pengarang Matius dan pengarang Lukas, keduanya tidak saling kenal, tidak jelas identitas para penulisnya, dan masa penyusunan keduanya juga berbeda, 2 sehingga penolakan umat Kristen terhadap perintah Yesus dalam Matius 5:18-20 dengan dalih pernyataan Yesus dalam Lukas 16:16-17 adalah akal-akalan. Sebagaimana bisa dibaca, seringkali kita menemukan kontradiksi yang serius antara kedua kitab ini (misal: kontradiksi serius masa kelahiran Yesus, silsilah Yesus, dsb.), meski keduanya diduga kuat sama-sama mengambil sebagian narasumbernya dari Markus (atau mungkin proto-Markus), disamping Q, dan sumber-sumber lisan ataupun tulisan yang khas bagi masing-masing dari keduanya. 3 Ini menunjukkan bahwa masing-masing dari kedua pengarang kitab ini benar-benar independen.</p>
<p>Demikianlah ajaran Kristen, di satu sisi ia mengklaim Perjanjian Lama sebagai bagian dari kitab-kitabnya berdasarkan pernyataan Yesus dalam Matius 5:17, tetapi mereka menolak perintah Yesus dalam Matius 5:18-20 dengan dalih pernyataan Yesus dalam Lukas 16:16-17 yang salah arah ini. Akhirnya, jika kita tidak dianugerahi akal sehat dan etika sopan-santun yang memadai, sudah barang tentu kita akan menertawakan keyakinan plin-plan seperti ini.</p>
<p>Keterangan:</p>
<p>1. Q adalah istilah Jerman Quelle yang berarti sumber. Ada tiga lapisan Q yang berbeda, yaitu Q1 (tahun 50 M), Q2 (tahun 65 M), dan Q3 (tahun 75 M). [A) Robinson JM (1971a) B) Robinson JM (1971b) C) Koester H (1971a) D) Mack BL (1996)]. Selengkapnya baca di sini.</p>
<p>2. Kitab Matius dikompilasi sekitar tahun 85 M, sedangkan kitab Lukas dikompilasi sekitar tahun 95 M. [A) Duncan GB (1971) B) Sunberg AC (1971) C) Kee HC (1971) D) Leon Dufour X (1983) E) Mack BL (1996) F) Fenton JC (1973) G) Asimov I (1969) H) Baird W (1971)]. Namun demikian, Caird GB, pada tahun 1972 dalam bukunya yang berjudul Saint Luke, terbitan Penguin Books, Baltimore, menyatakan bahwa ada versi Lukas yang lebih awal, yang bisa disebut proto-Lukas, yang disusun sekitar tahun 60 M, dan yang dimulai dengan pembaptisan Yesus, sebagaimana dimiliki Markus.</p>
<p>3. A) Mack BL (1996) B) Kee HC (1971) C) Filson FV (1971) D) Burch EW (1929) E) Baird W (1971).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Icehill</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/comment-page-21/#comment-9130</link>
		<dc:creator>Icehill</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Apr 2009 05:26:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/#comment-9130</guid>
		<description>Pertama2 mengapa nama Yahweh bisa sampai kekebudayaan yunani adalah karena raja Antiochus Epiphanes yang menguasai makedonia,Syria sampai Yudea dan galilea. memepengaruhi dan mengancam imam2 Yahudi beserta seluruh Israel dengan mencampurkan budaya yunani kepada Yahudi. sehingga raja ini menaruh patung dewa2 nya ke kuil Yahweh. nama Yahweh sudah ada jauh sebelum penaklukan yunani. 

Tentang ada sebagian umat kristen yang melakukan hal2 yang tidak terpuji. kita harus melihatnya dengan dewasa. seperti kami tidak mau melihat para pejabat2 yang korupsi di orde baru adalah beragama islam, karena agama islam memang tidak mengajarkan untuk korupsi. jadi pejabat2 itu tidak melakukan ajaran islam. 

tentang kerudung itu diajarkan Paulus bukan Yesus. tapi saya juga setuju dengan Paulus. tapi hukum ini adalah hukum yang dilakukan baik, tidak dilakukan tidak berdosa. seperti Pastor yang memilih tidak menikah dengan pendeta yang memilih untuk menikah. keduannya baik, memang tidak menikah demi pelayanan lebih baik, tapi tidak menjamin karena tetap saja bisa jatuh dosa. jadi untuk apa berkerudung bila hatinya menjauh dari Tuhan? tapi saya senang dan kadang melihat beberapa wanita di gereja berkerudung.
 begitu juga tentang sunat.(saya bersunat) saya menganjurkan semua orang apapun agamanya untuk bersunat demi alasan kesehatan. dan sunat berasal dari Abraham. 
tentang makanan Yesus sudah mengenapinya dengan ajaran dan darahnya. 

anda sudah tahu bahwa Taurat penuh peraturan2, bila ada yang ingin menjalani peraturan2 itu hal itu tidak salah. tapi bila tidak menjalaninya hal itu juga tidak salah. karena hukum taurat sudah digenapi dengan darah Yesus sehingga sudah berpindah menjadi hukum kasih. lakukan taurat baik. tidak melakukan taurat tidak berdosa. yang berdosa adalah tidak melakukan hukum kasih. melakukan hukum taurat atau tidak melakukan hukum taurat akan percuma bila tidak menjalani hukum kasih.  

Tentang Tuhan kejam? Tuhan itu murah hati tapi juga tegas. seperti yang Dia tunjukan lewat air bah Nuh, 10 tulah Mesir, sodom dan Gemora. ancaman kepada Niniwe. ketika Israel dijaman Musa bersungut2, Tuhan mengirimkan ular2 berbisa untuk membunuhi sebagian orang israel. Tuhan bermurah hati kepada siapa Dia ingin bermurah hati, Tuhan tegas kepada siapa Dia ingin menegaskan hukumNya.

 sepertinya saya berulangkali merasa anda2 terkejut bahwa Tuhan bisa setegas itu menjalankan hukumNya? (keluaran 20:5-6)seperti bapak sayang pada anaknya, anak itu pasti juga akan dihajar bila berbuat salah dan dididik agar anaknya menjadi anak yang baik. jadi jangan ragukan kasih Tuhan pada anda, dan juga jangan ragukan ketegasan Tuhan atas anda apapun agama anda. 

Yesus datang ke dunia bukan untuk berkata. &quot;pada hari ini aku meresmikan berdirinya agama baru yang disebut kristen.. dan ini lah ajaran kristen 1...2.....3.....4....5.... dst&quot;
anda sudah membaca 4 injil jadi anda tahu untuk apa Yesus dilahirkan. nama kristen adalah nama penghinaan kepada pengikut Yesus dan saya senang disebut kristen, tapi nama kristen terlalu besar untukku karena aku belum tentu bisa disebut kristen sejati

tentang Yesus sama besar dengan Bapa, kami kristen tidak lah memandang demikian. lagi2 anda yang mengatakan demikian (yohanes 6:37-40) (Yohanes 13:16) Yohanes 14:6) (Yohanes 15:1) dan doa Yesus kepada Bapa (Yohanes 17:1-26)(Lukas 11:1-13)

anda menulis bahwa Yesus bergantung pada Bapa. memang demikianlah kepercayaan kami.
anda menulis Yesus bukanlah Tuhan Bapa. memang demikianlah kepercayaan kami.
anda menulis Tuhan itu Esa. memang demikianlah kepercayaan kami.  
anda menulis Bapa lebih besar dari Yesus. memang demikianlah kepercayaan kami. 

tapi perbedaan kita adalah kami percaya Yesus adalah firman Tuhan yang hidup yang duduk disebelah Bapa, lalu diutus Bapa kedunia menjadi manusia. 100% manusia seperti kita 

bila saya menjelaskan lebih lanjut akan terlihat seperti berkotbah. dan rasa nya anda pun sudah tahu apa yang akan saya katakan tentang Yesus, karena anda pasti sudah membaca 4 injil bahkan sampai seluruh perjanjian baru, tapi saya tidak pantas berkotbah karena saya memang tidak punya kapasitas untuk itu,

mengenai jawaban anda diatas sepertinya anda menulis nama Tuhan bukanlah Allah yang berarti Allah adalah terjemahan untuk kata Tuhan? dengan demikian anda menyebut nama Tuhan dengan nama apa?
kami kristen diajarkan memanggil dengan nama Bapa. malalui perjanjian lama kami percaya Tuhan berkata bahwa Dia adalah Yahweh, jauh sebelum pengaruh yunani.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pertama2 mengapa nama Yahweh bisa sampai kekebudayaan yunani adalah karena raja Antiochus Epiphanes yang menguasai makedonia,Syria sampai Yudea dan galilea. memepengaruhi dan mengancam imam2 Yahudi beserta seluruh Israel dengan mencampurkan budaya yunani kepada Yahudi. sehingga raja ini menaruh patung dewa2 nya ke kuil Yahweh. nama Yahweh sudah ada jauh sebelum penaklukan yunani. </p>
<p>Tentang ada sebagian umat kristen yang melakukan hal2 yang tidak terpuji. kita harus melihatnya dengan dewasa. seperti kami tidak mau melihat para pejabat2 yang korupsi di orde baru adalah beragama islam, karena agama islam memang tidak mengajarkan untuk korupsi. jadi pejabat2 itu tidak melakukan ajaran islam. </p>
<p>tentang kerudung itu diajarkan Paulus bukan Yesus. tapi saya juga setuju dengan Paulus. tapi hukum ini adalah hukum yang dilakukan baik, tidak dilakukan tidak berdosa. seperti Pastor yang memilih tidak menikah dengan pendeta yang memilih untuk menikah. keduannya baik, memang tidak menikah demi pelayanan lebih baik, tapi tidak menjamin karena tetap saja bisa jatuh dosa. jadi untuk apa berkerudung bila hatinya menjauh dari Tuhan? tapi saya senang dan kadang melihat beberapa wanita di gereja berkerudung.<br />
 begitu juga tentang sunat.(saya bersunat) saya menganjurkan semua orang apapun agamanya untuk bersunat demi alasan kesehatan. dan sunat berasal dari Abraham.<br />
tentang makanan Yesus sudah mengenapinya dengan ajaran dan darahnya. </p>
<p>anda sudah tahu bahwa Taurat penuh peraturan2, bila ada yang ingin menjalani peraturan2 itu hal itu tidak salah. tapi bila tidak menjalaninya hal itu juga tidak salah. karena hukum taurat sudah digenapi dengan darah Yesus sehingga sudah berpindah menjadi hukum kasih. lakukan taurat baik. tidak melakukan taurat tidak berdosa. yang berdosa adalah tidak melakukan hukum kasih. melakukan hukum taurat atau tidak melakukan hukum taurat akan percuma bila tidak menjalani hukum kasih.  </p>
<p>Tentang Tuhan kejam? Tuhan itu murah hati tapi juga tegas. seperti yang Dia tunjukan lewat air bah Nuh, 10 tulah Mesir, sodom dan Gemora. ancaman kepada Niniwe. ketika Israel dijaman Musa bersungut2, Tuhan mengirimkan ular2 berbisa untuk membunuhi sebagian orang israel. Tuhan bermurah hati kepada siapa Dia ingin bermurah hati, Tuhan tegas kepada siapa Dia ingin menegaskan hukumNya.</p>
<p> sepertinya saya berulangkali merasa anda2 terkejut bahwa Tuhan bisa setegas itu menjalankan hukumNya? (keluaran 20:5-6)seperti bapak sayang pada anaknya, anak itu pasti juga akan dihajar bila berbuat salah dan dididik agar anaknya menjadi anak yang baik. jadi jangan ragukan kasih Tuhan pada anda, dan juga jangan ragukan ketegasan Tuhan atas anda apapun agama anda. </p>
<p>Yesus datang ke dunia bukan untuk berkata. &#8220;pada hari ini aku meresmikan berdirinya agama baru yang disebut kristen.. dan ini lah ajaran kristen 1&#8230;2&#8230;..3&#8230;..4&#8230;.5&#8230;. dst&#8221;<br />
anda sudah membaca 4 injil jadi anda tahu untuk apa Yesus dilahirkan. nama kristen adalah nama penghinaan kepada pengikut Yesus dan saya senang disebut kristen, tapi nama kristen terlalu besar untukku karena aku belum tentu bisa disebut kristen sejati</p>
<p>tentang Yesus sama besar dengan Bapa, kami kristen tidak lah memandang demikian. lagi2 anda yang mengatakan demikian (yohanes 6:37-40) (Yohanes 13:16) Yohanes 14:6) (Yohanes 15:1) dan doa Yesus kepada Bapa (Yohanes 17:1-26)(Lukas 11:1-13)</p>
<p>anda menulis bahwa Yesus bergantung pada Bapa. memang demikianlah kepercayaan kami.<br />
anda menulis Yesus bukanlah Tuhan Bapa. memang demikianlah kepercayaan kami.<br />
anda menulis Tuhan itu Esa. memang demikianlah kepercayaan kami.<br />
anda menulis Bapa lebih besar dari Yesus. memang demikianlah kepercayaan kami. </p>
<p>tapi perbedaan kita adalah kami percaya Yesus adalah firman Tuhan yang hidup yang duduk disebelah Bapa, lalu diutus Bapa kedunia menjadi manusia. 100% manusia seperti kita </p>
<p>bila saya menjelaskan lebih lanjut akan terlihat seperti berkotbah. dan rasa nya anda pun sudah tahu apa yang akan saya katakan tentang Yesus, karena anda pasti sudah membaca 4 injil bahkan sampai seluruh perjanjian baru, tapi saya tidak pantas berkotbah karena saya memang tidak punya kapasitas untuk itu,</p>
<p>mengenai jawaban anda diatas sepertinya anda menulis nama Tuhan bukanlah Allah yang berarti Allah adalah terjemahan untuk kata Tuhan? dengan demikian anda menyebut nama Tuhan dengan nama apa?<br />
kami kristen diajarkan memanggil dengan nama Bapa. malalui perjanjian lama kami percaya Tuhan berkata bahwa Dia adalah Yahweh, jauh sebelum pengaruh yunani.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yahudi</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/comment-page-21/#comment-9127</link>
		<dc:creator>yahudi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 18:42:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/#comment-9127</guid>
		<description>Yaho/Yah/Iao/Yahweh/Jehovah

Ibrani

Yaho(Heb.).Pertama kali muncul sebagai nama Yunani Iao. Yaho berasal dari bahasa kuno Semit dan nama mistik dari dewata teritingi, sedangkan Yah (Q.V.)adalah singkatan yang kemudian, dari berisi idaman abstrak, kemudian akhirnya dipakai, dan dihubungkan dengan, lambang Phalik—ciptaan dari lingham. Baik Yah maupun Yaho adalah &quot;nama misteri&quot; Yahudi yang berasal dari Iao, tetapi orang Kaldea terlebih dulu mempunyai Yaho yang mereka sebut Ia atau Ya (h) sebelum orang Yahudi mengadopsi nama tersebut, seperti yang dijelaskan oleh sejumlah kaum Gnostics dan Neo- Platonists (Clement -- Iao-ve, Origen -- Iao, Epiphanius -- Iave, Theodoret -- Iabe, orang Yahudi -- Ala: melihat Jehovah Ency Britannica Vol 12, Halaman 995, edtion 1958).

Pokok sebenarnya dari tuhan misteri ini disampaikan hanya kepada Calon Anggota, ialah bahwa nama IAO berarti &quot;triliteral (triune, trinity) dan rahasia sifatnya&quot;, seperti yang diterangkan oleh Hierophants.Phoenicians juga mempunyai dewata tertinggi yang bernama triliteral, triune, dan trinity, dan kerahasian artinya, ini juga disebut Iao; Dan Y-ha-ho adalah nama atau kata keramat di misteri orang-orang Mesir, yang menandakan &quot;dewata abadi yang satu dan tersembunyi.&quot; &quot;Iah atau Yah adalah juga sebutan bagi dewa bulan Mesir.&quot;

Orang Yunani

Iao (IAO dilihat sebagi hubungan dengan sihir dan ilmu kebatinan/klenik di antara kelompok-kelompok pemujaan) adalah bentuk Yunani untuk Yah.

Ibrani

Yah(Heb.)Kata ini, dinyatakan di Zohar, tempat dimana Elohim membentuk dunia.Suku-kata dari adaptasi nasional dan salah satu dari sekian bentuk dari &quot;nama misteri&quot; IAO. (lihat &quot;Iaho&quot; dan &quot;Yaho&quot;.)

Jehovah: nama modern dewata Yahudi adalah J&#039;hovah, adalah gabungan dari dua kata, viz Jah (Y, i, atau j, Yodh, surat kesepuluh dari abjad) dan hovah (Havah, atau Eve), kata Ahli Kabalistic, J. Ralston Skinner dari Cincinnati, U. S. A. And lagi, &quot;kata Jehovah, atau Jah-Eve, mempunyai artian utama dari keberadaan mahluk sepria-betina&quot;. &quot;.&quot;

Menurut Kabalistik ini berarti, tidak lebih; secara berulang menunjukkan keseluruhan dari symbol phallic.Artian lainnya menurut para sejarawan dan sarjana (lihat Strongs #1943di) Hovah berati tuhan kehancuran dan bencana. Oleh karena itu, Je-hovah adalah tuhan kehancuran dan bencana. Lihat juga Strongs #5753 di mana ahvah berarti melakukan kerusakan. Oleh karena itu J-ahvah atau Y-ahvah tuhan yang melakukan kerusakan. Terakhir, lihat Strongs #5773 ahveh, artinya menyimpangkan dan menyesatkan. Dengan begitu, Y-ahveh atau J-ahveh (Yahweh adalah nama sama): tuhan yang menyimpangkan dan menyesatkan.

Jehovah sebuah nama yang ditemukan:

Menurut tradisi yang tidak didukung, nama Jehovah awalnya dinyatakan dengan cara ini ketika huruf hidup ditempatkan dengan surat-surat tetragrammaton YHVH di teks Massoretic. Menurut Rabbi Ben Asher teks ini awalnya ditandai oleh huruf hidup disekitar abad kedelapan masehi. Nama Jehovah awalnya ditemukan di naskah Martini &#039;s Pugio Fidei (1278 M.), Galatinus (1518) yang menulis argumen melawan usaha penyingkatkan menjadi Jova, karena menurutnya hal ini akan menyingkap nama tersebut menjadi nama Latin Jovis (Ibid).

Untuk kabur dari hubungannya dengan penyembahan berhala (pagan), nama tersebut dinyatakan oleh orang-orang para pemberi nama suci ini bahwa pengejaan Jehovah telah dipalsukan dengan manghapus huruf hidup dari Adhonay Ibrani (Tuhan) dan menyisipkannya kedalam tetragramasi YHVH. Namun hal ini tidak didukung.

Versi Raja James 1611 berisi nama Tuhan hasil temuan baru ini.Jehovah mempunyai tiga huruf hidup &quot;E&quot;, &quot;o&quot;, dan&quot;a.&quot; Tidak ada huruf “e” di Adhoni dan mereka menyatakan bahwa “ye” sebagai “e” sebagai alasan, tak lain hanya sebuah usaha memodifikasi nama tanpa dasar.

Yahweh sebuah nama yang ditemukan:

Nama Yahweh mempunyai akar yang kuat di peradaban kuno diantara para dewa berhala panteon. Yahweh bukan nama Tuhan sejati Yahudi.
Nama ini diciptakan secara modern oleh Benedictine Gilbertus Genebrardus di antara tahun 1550-1567. Genebrardus menjadi juara pemberi nama Tuhan untuk Alkitab Orang Samaria. Dia mengambil YaBe, dan mengganti &quot;B&quot; menjadi &quot;V&quot; dan menghasilkan YaVe, yang kita bisa temukan hal yang sama pada gnostics dan neo-platoist Clement -- Iao-ve, Epiphanius -- Iave, Theodoret -- Iabe! Dengan menambahkan &quot;h&quot; dia membentuk YaHveH dan mereka mengejanya YaHweH diwaktu sekarang.

Menarik untuk diamati bahwa Clement, Origen, Epiphanius, atau Theodoret, tidak pernah mencoba untuk mendamaikan nama tuhan penyembah berhala ini dengan tetragrammation nama YHVH. Awalnya Genebrardus tidak mencoba memodifikasi abjad dari nama Tuhan sampai dia menterjemahkan karya Origen dan di sana dia menemukan isu mengenai nama Tuhan kemudian memodernkan ejaannya. Yang membuat tertarik dari nama Yahweh ini adalah bagian &quot;Yah&quot; tidak bisa dipisahkan dari ajaran penyembahan berhala. Awalan penyembah berhala ini sudah dihubungkan dengan Yah-shua yang menjadi ejaan modern untuk mengganti nama Yesus.Banyak hal yang salah dalam kekristenan, khususnya tatacara ibadah mereka:

1. Mereka tidak menyebut nama Tuhan mereka dengan benar (seharusnya YAHWEH Elohim, bukan Tuhan Allah, atau GOD, atau LORD.
Alasan spesifiknya adalah mereka yang menyebut dirinya Hamba Tuhan tidak berani menyatakan kebenaran yang sebenar benarnya dengan alasan:
Nama Yahweh itu sesat sehingga mengunakan nama Allah sebagai pengganti dengan alasan yang sangat tidak masuk akal.

Tapi sejujurnya: -Mereka takut dikucilkan Mayoritas (Islam) tidak berani menyatakan kebenaran. sedikit diantara mereka yang benar2 berani mereformasi kesalahan dalam &quot;Kekristenan Mereka&quot;.Ada beberapa Pendeta kristen yang berani menyatakan kebenaran tentang Nama Sesembahan yang benar, bahkan mereka melakukan kembali &quot;TORAH MUSA&quot;. meskipun konsekuensinya adalah:
-Kehilangan Jabatan dalam Gereja (otomatis kehilangan pemasukan, he-he), bahkan diusir dari gereja
-Dikucilkan, lebih tepatnya dimusuhi, (jahat ngga?)
-Diintimidasi, dibenci, dll
itu sebabnya banyak yang takut menyatakan Kebenaran tentang hal ini.
Ngga heran, Gembalanya salah, Dombanya ya pasti ikut salah.

2. Cara hidup mereka tidak sesuai TORAH (hukum taurat) yang diberikan YAHWEH
Contoh:
-Banyak yang tidak melakukan persepuluhan apalagi persembahan tahun ketujuh.
-Wanita tidak berkerudung (apalagi saat beribadah)
-Sesama kristen sering bentrok, bahkan saling membunuh, memperkosa, menyakiti sesama.
-Hidup yang kelihatannya &quot;beribadah&quot; tetapi banyak yang munafik (banyak yang menjadikan gereja sebagai tempat &quot;cuci mata&quot;.
-Perselingkuhan, pemerkosaan, sangat banyak bila dibandingkan dengan agama yang lain.

3. Terjemahan Alkitab (seharusnya Elkitab yang artinya Kitab Elohim) yang salah yang diikuti oleh seluruh umat kristen didunia. Tidak mengikuti terjemahan asli bahasa Aram-Ibrani yang asli.

4. Banyak dipengaruhi oleh aliran budaya Yunani &amp; Romawi (sampai2 gaya bahasa yunani banyak diadopsi dalam penterjemahan Alkitab sehingga mempengaruhi presepsi atau makna dari Alkitab tsb.

5. Mengakui tritunggal Allah, padahal seharusnya Dwi Tunggal, Yahweh dan Yeshua, sedangkan Roh kudus adalah Roh Yahweh &amp; Roh Yeshua sendiri yang adalah satu (apabila Yahweh &amp; Yeshua adalah satu, berarti Roh keduanya satu.

6. Mereka mengkonsumsi makanan Halal dan Haram. padahal sudah jelas Torah melarang semua binatang Haram untuk dimakan. alasanya adalah:
Rasul Petrus/Kefas waktu diberi mimpi tentang makanan Halal &amp; Haram (coba cari di Alkitab), sehingga orang kristen memprediksi bahwa mereka boleh memakan makanan Haram juga, termasuk Babi, Anjing, Ular, dll. padahal inti Tentang Halal &amp; Haram itu berbicara tentang keselamatan diluar bangsa Israel.
Ngga heran banyak pendeta ataupun Jemaat Kristen mati muda gara2 Stroke, Jantung, Kolesterol tinggi,Tekanan Darah Tinggi dll. Padahal, babi itu sendiri adalah kejijikan bagi YAHWEH. Ilmu kedokteran jaman sekarang lebih pintar dari orang kristen. (bayangkan itu sekitar 4000 tahun yang lalu sudah dinyatakan YAHWEH tidak boleh makan makanan HARAM). Itu sebabnya orang krisren banyak dihukum Yahweh karena Kebebalan mereka. Sudah tau Racun Dimakan!

Masih banyak lagi yang salah, sampai kapan orang kristen akan mengerti hal ini?

Keluaran 4:24 Tetapi di tengah jalan, di suatu tempat bermalam, TUHAN bertemu dengan Musa dan berikhtiar untuk membunuhnya.

Yahweh perlu berikhtiar? Adakah kuasa Yahweh spt manusia perlu berikhtiar utk membuat sesuatu?

Yahweh mau membunuh Musa? Bukankah misi Yahweh adalah menyelamatkan manusia dari dosa karena dia penuh dgn kasih?

&quot;Happy those who seize your children and smash them against a rock.&quot; Psalms 137:9 NAB

Pasti dgn ayat ini membuktikan Bible keliru dgn sifat Yahwehnya.
Ingatlah ketika Yesus hidup di dunia ini, dia menjadi &#039;&#039;firman&#039;&#039; tuhan. &#039;&#039;Firman&#039;&#039; tuhan ini hidup dan tuhan berkarya menerusinya. &#039;&#039;Firman&#039;&#039; tuhan hidup bersama2 manusia yg mau dibimbingnya agar dapat masuk ke dalam sorga. Ketika ia hidup, &#039;&#039;Firman&#039;&#039; tuhan tidak pernah memberitahu bahwa pengikut2nya harus dinamakan kristen. Semasa ia masih bernafas, dia tidak pernah berkata kristen adalah agama yg diredhainya dan lambang terkutuk (salib) harus dijadikan lambang agama. Dalam hidupnya yg memerlukan makan dan minum buat menjana tenaga, dia tidak pernah membayangkan bahwa dirinya yg separuh telanjang dan berwajah sedih boleh dijadikan patung2 yg berupa berhala dan boleh digantung di gereja. Ritual2 yg dijalankan di gereja yg dianggap kudus dan menjadi cara kristen bersembahyang kpd tuhannya tidak pernah diajar Yesus spt itu. Tetapi Yesus ada mengajarkan cara berhadapan dgn Tuhan dan berdoa.

Matius 26
Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: Ya Bapa-Ku, (26:39)

Dapatkah Yesus mengenal kristen?

Bayangkan jika seorang kristen memanggilnya Yesus, adakah dia akan menyahut panggilan itu? Yesus atau Jesus bukanlah nama sebenarnya. &#039;&#039;Firman&#039;&#039; tuhan ini tidak pernah tahu dirinya adalah Yesus atau Jesus karena nama sebenarnya bukan itu.
Tuhan yg berkarya melalui &#039;&#039;Firman&#039;&#039;nya ini juga menyunatkan Yesus sedangkan bersunat itu adalah perjanjian antara manusia dgn tuhan. Jadi, &#039;&#039;Firman&#039;&#039; tuhan ini tidak terikat dgn perjanjian itu. Tetapi kristen tidak disunat lagi sedangkan tuhan berkarya dan mempromosi bersunat :-

Lukas 2
Sesudah berumur delapan hari, anak itu disunat. Dan mereka menamakannya Yesus, nama yang diberikan malaikat kepada-Nya sebelum Ia dikandung ibu-Nya.(2 : 21)


&#039;&#039;Firman&#039;&#039; tuhan ini pernah berkata spt ini :-
&quot;Not everyone who says to me, &#039;Lord, Lord,&#039; will enter the kingdom of heaven, but only the one who does the will of my Father in heaven, On that day many will say to me, &#039;Lord, Lord, did we not prophesy in your name, and cast out demons in your name, and do many deeds of power in your name?&#039; Then I will declare to them, &#039;I never knew you; go away from me, you evildoers.&#039;&quot; (Matthew 7:21-23).

&quot;Tidak semua orang yang memanggil Aku, &#039;Tuhan, Tuhan,&#039; akan menjadi anggota umat Allah, tetapi hanya orang-orang yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di surga.(7 : 21)
Pada Hari Kiamat banyak orang akan berkata kepada-Ku, &#039;Tuhan, Tuhan, bukankah dengan nama-Mu kami sudah menyampaikan pesan Allah? Dan bukankah dengan nama Tuhan juga kami sudah mengusir roh-roh jahat serta mengadakan banyak keajaiban?&#039;(7 : 22)
Tetapi Aku akan menjawab, &#039;Aku tidak pernah mengenal kalian! Pergi dari sini, kalian yang melakukan kejahatan!&#039;&quot;(Matius 7 : 23)

&#039;&#039;Firman&#039;&#039; tuhan ini dgn jelas mengatakan tidak semua yg memanggilnya LORD akan diterima Tuhan. Umat manakah yg berkarya dgn nama Yesus? Pasti jawabannya adalah Kristen. Tidak ada umat lain yg membuat sesuatu perkara dengan nama Yesus. Sungguhpun mereka berkarya dgn nama Yesus .. mengusir roh2 jahat dgn namanya .. melakukan keajaiban dgn namanya ... tapi tetap juga Yesus tidak akan kenal mereka. Bahkan mereka telah dikatakan melakukan kejahatan. Kejahatan yg bagaimanakah yg dimaksudkan? Ia adalah membesar2kan Yesus yg sebenar tiada daya upaya melainkan kehendak Tuhan.
Kristen berandai2 dan mengagung2kan Yesus sbg anak tuhan yg layak juga dipanggil tuhan sedangkan terdapat banyak ayat2 di Bible yg memanggil manusia sbg anak tuhan .. contohnya:
Mazmur 2:7
Kata-Nya kepadaku, &#039;Engkau putra-Ku, hari ini Aku menjadi Bapamu.(2 : 7)

Tetapi Daud tidak pula dijadikan anak tuhan yg layak disebut tuhan!!!

Jadi, siapakah yg dikenal Yesus? Mereka yg menjadi anggota umat Allah adalah yg menjalankan PERINTAH ALLAH. Yesus dgn jelas mengatakan LORD itu adalah ALLAH dan bukan dirinya.

And, behold, one came and said unto him, Good Master, what good thing shall I do, that I may have eternal life?(19 : 16)
And he said unto him, Why callest thou me good? there is none good but one, that is, God: but if thou wilt enter into life, keep the commandments.(19 : 17)

Pada suatu hari seorang laki-laki datang kepada Yesus. &quot;Pak Guru,&quot; katanya, &quot;perbuatan baik apa yang harus kulakukan supaya dapat menerima hidup sejati dan kekal?&quot;(19 : 16)
Yesus menjawab, &quot;Mengapa engkau bertanya kepada-Ku mengenai apa yang baik? Hanya ada Satu yang baik. Kalau engkau ingin hidup, engkau harus taat kepada perintah-perintah Allah.&quot;(19 : 17)

&#039;&#039;Firman&#039;&#039; tuhan ini adalah sebuah ciptaan dan bukan Sang Pencipta.
&#039;&#039;Firman&#039;&#039; tuhan ini, yg dipercaya kristen sbg tuhan , semasa hayatnya, tidak berdaya menyakinkan banyak orang supaya percaya kpdnya.
&quot;Firman&quot; tuhan ini ketakutan ketika menghadapi maut secara terkutuk namun kematian sadisnya menjadi kegembiraan kpd penganut yg bernama kristen.
&quot;Firman&#039; tuhan yg tidak pernah makan daging babi malahan membunuh beribu2 babi mempunyai pengikut2 yg tidak tau kapan dia dilahirkan.

Kristen memanggil &quot;Yesus, Yesus .. kami adalah pengikutmu.&quot; Tapi sayang seribu kali sayang, Yesus yg hidup di kalangan mereka dlm masa yg terlalu singkat itu tidak begitu dikenali kristen. Tidak mengherankan apabila Yesus juga tidak kenal Kristen!!!
PENGESAHAN KETUHANAN YESUS

Tanya

Kapan SK yang memutuskan Yesus 100% Tuhan sekaligus 100% manusia ditetapkan?

Jawab

Hal itu diputuskan pada konsili di Efesus Juni 431 (400 tahun setelah Yesus tiada) yang disponsori oleh Kaisar Romawi, Theodosius II.

&quot;We confess therefore our Lord Jesus Christ, the only begotten Son of God to be perfect (100%) God and perfect (100%) man&quot;.

(Oleh Karena itu kita mengakui bahwa Tuan Yesus Kristus, Anak Tunggal Tuhan, sebagai Tuhan yang sempurna (100%) sekaligus manusia yang sempurna (100%).

Keputusan ini kemudian diperkuat lagi olah SK yang diterbitkan dalam konsili di Chalcedon, Oktober 451 yang juga disponsori oleh Kaisar Romawi saat itu, Marcion.

&quot;Followinq the holy fathers we confess with one voice that the one and only Son, our Loard Jesus Christ, is perfect in Godhead and perfect in manhood truly God and truly man...&quot;

(Sesuai dengan ajaran para pemimpin Gereja, kami bersaksi dengan suara bulat bahwa satu-satunya Anak, Tuan kita Yesus Kristus, adalah Tuhan yang sempurna (100%) dan manusia yang sempurna (100%), Tuhan yang sesungguhnya dan manusia yang sesungguhnya)

Namun pendirian yang mengatakan bahwa Yesus 100% manusia dan 100% Tuhan saat ini mendapat tantangan yang luas dari para ilmuwan dan pakar Alkitab.

Prof. John Hick dalam bukunya The Myth of God Incarnate mengatakan:

&quot;What the orthodoxy developed as the two natures of Jesus, divine and human coinherinq in one historical Jesus Christ remains a form of words without assiqnable meaning.... for to say without explanation that the historical Jesus of Nazareth was also God is adevoid of meaning...That Jesus was God the Son incarnate is not literally true since it has no literal meaninq but it is an application to Jesus of a mythical concept whose funtion is analogous to that of the notion of divine sonship ascribed in ancient world to aking&quot;

(Apa yang diciptakan oleh golongan Kristen Orthodoks tentang ke-dwi sifat-an (dua kodrat) Yesus sebagai Khalik dan makhluk dalam diri Yesus hanyalah merupakan kata-kata tanpa arti....karena dengan mengatakan tanpa penjelasan bahwa manusia Yesus adalah juga Tuhan, adalah sesuatu yang tidak memiliki makna....Bahwa Yesus adalah inkarnasi Tuhan Anak secara harfiah tidak benar, karena secara harfiah tidak ada artinya dan hanya diterapkan kepada Yesus dalam mitos yang fungsinya mirip seperti pandangan tentang raja sebagai anak dewa dalam legenda)

Huston Smith, pakar perbandingan agama dalam bukunya The Word&#039;s Religion hal 340 mengomentari ke-dwi sifat-an Yesus:

&quot;To be fully divine mean one has to be free of human limitation. If he has only one human limitation then he is not God. But according to the creed, he has every human limitation. How, then can he be God?&quot;

(Untuk sepenuhnya ilahi, berarti dia harus bebas dari segala keterbatasan manusia. Kalau dia memiliki satu kelemahan manusia, berarti dia bukan Tuhan. Tetapi berdasarkan kredo, dia (Yesus) memiliki segala keterbatasan sebagai seorang manusia. Oleh sebab itu mana mungkin dia Tuhan?)

Randolph Ross dalam bukunya Command Sense Christiannity dengan tegas mengatakan:

&quot;Not because it is difficult to understand, but because it cannot be meaningfuly be said....not only impossible according to our understanding of the laws of nature....but impossible according to tha rule of logic upon which all our reasoning is based&quot;

(Bukan hanya karena sulit dimengerti, tetapi karena tidak ada maknanya....tidak hanya mustahil berdasarkan hukum alam....tetapi juga mustahil berdasarkan akal sehat dimana loqika berpikir kita didasarkan)

Namun walaupun ajaran yang tidak masuk akal ini mendapat tantangan dari para ilmuwan dan pakar Alkitab, Gereja tetap mempertahankannya mati­matian karena umat Kristiani sudah terlanjur diajari bahwa dua kodrat Yesus merupakan syarat untuk menjadikannya sebagai Juru Selamat sesuai ajaran agama Yunani.

Tanya

Apakah Paulus pernah mengatakan bahwa Yesus adalah Tuhan atau setara dengan Tuhan?

Jawab

Paulus (5-67M) yang hidup di zaman Yesus tidak pernah mengatakan bahwa Yesus adalah Tuhan atau setara dengan Tuhan Allah.

Tanya

Apa upaya yang dilakukan Gereja untuk menjadikan Anak Allah setara dengan Allah?

Jawab

Dengan mengatakan bahwa Anak Allah (Tuhan) adalah Logosnya filsafat Yunani.

Tanya

Siapa yang mengatakan bahwa Logos (Firman) adalah anak Allah (Tuhan)?

Jawab

Yang mengatakan demikian adalah Philo dari Alexandria. Dia mendefinisikan Logos sebagai &quot;Protogenes huios theou&quot; (Anak sulung Tuhan). Paham penyembah berhala ini dianut mentah-mentah oleh Hamran Ambrie dalam bukunya: &quot;Keilahian Yesus Kristus dan Allah Tritunggal Yang Esa&quot; hal 19-20:
&quot;Yesus, asal kejadiannya adalah dari zat Allah sendiri yaitu &quot;Firman&quot; atau kalam, dan Roh Kudus. (Matius 1:1Cool. Firman dengan kata lain dikatakan juga &quot;Anak Sulunq&quot;, ada sebelum segala makhluk diciptakan (Kolose 1:15) adalah zat Allah itu sendiri.&quot;

Gelar anak Tuhan ini kemudian digunakan oleh Paulus untuk Yesus. Selanjutnya penyalin Injil yang umumnya adalah para pengikut Paulus juga ikut-ikutan menyebut Yesus sebagai Anak Allah (Tuhan), dengan menambahkannya kedalam ayat-ayat Injil.

&quot;Inilah permulaan Injil tentanq Yesus Kristus, Anak Allah&quot;. (Markus 1:1) &quot;Jawabnya (Sida-sida): &#039;Aku percaya bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah&quot;&#039; (Kis. 8:37)

Kata &quot;Anak Allah&quot; dari kedua ayat tersebut diatas adalah palsu. Kata-kata tersebut tidak ada dalam teks Injil Markus maupun Kisah Para Rasul dari (Codex Vaticanus dan Codex Sinaiticus) yang diperkirakan ditulis tahun 325M. kata &quot;Anak Allah&quot; dalam kedua kitab diatas, baru diselipkan di akhir abad ke IV atau abad ke V.
Dari ayat ini jelas Umat kristen banyak yang Tidak menjalankan ajaran Yesus seperti

a. Yesus dikhitan pada umur 8 hari (Kejadian 17:14; Lukas 2:21).
b. Yesus meninggal dunia diberi kain kafan (Matius 27:59; Yohanes 19:40).
c. Yesus tidak minum khamar (Matius 5:17-20; Imamat 10:9).2
d. Yesus tidak makan babi (Matius 5:17-20; Imamat 11:1-47).
e. Yesus tidak makan darah (Matius 5:17-20; Imamat 17:12).
f. Yesus adalah utusan Allah (Matius 10:5-6; 15:24; Yohanes 11:42; 17:3).

Bandingkan dengan Ayat ini
(yang sekarang dijalankan Umat Kristen)
a. Khitan tidak perlu (Galatia 5:6; 1 Korintus 7:19).
b. Meninggal dunia berpakaian pengantin (tradisi turun-temurun dari Paulus hingga sekarang).
c. Khamar halal (1 Korintus 6:12).
d. Babi halal (1 Korintus 6:12).
e. Darah halal (1 Korintus 6:12).
f. Yesus adalah Tuhan (1 Korintus 8:6).

Kesimpulan saya Yesus adalah Tuhan menurut Umat Kristen,tetapi banyak yang melanggarnya.Ayat yang saya sebutkan itu adalah ayat untuk pelanggar Yesus yang hingga kini masih dijalankan oleh Umat Kristen didunia</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yaho/Yah/Iao/Yahweh/Jehovah</p>
<p>Ibrani</p>
<p>Yaho(Heb.).Pertama kali muncul sebagai nama Yunani Iao. Yaho berasal dari bahasa kuno Semit dan nama mistik dari dewata teritingi, sedangkan Yah (Q.V.)adalah singkatan yang kemudian, dari berisi idaman abstrak, kemudian akhirnya dipakai, dan dihubungkan dengan, lambang Phalik—ciptaan dari lingham. Baik Yah maupun Yaho adalah &#8220;nama misteri&#8221; Yahudi yang berasal dari Iao, tetapi orang Kaldea terlebih dulu mempunyai Yaho yang mereka sebut Ia atau Ya (h) sebelum orang Yahudi mengadopsi nama tersebut, seperti yang dijelaskan oleh sejumlah kaum Gnostics dan Neo- Platonists (Clement &#8212; Iao-ve, Origen &#8212; Iao, Epiphanius &#8212; Iave, Theodoret &#8212; Iabe, orang Yahudi &#8212; Ala: melihat Jehovah Ency Britannica Vol 12, Halaman 995, edtion 1958).</p>
<p>Pokok sebenarnya dari tuhan misteri ini disampaikan hanya kepada Calon Anggota, ialah bahwa nama IAO berarti &#8220;triliteral (triune, trinity) dan rahasia sifatnya&#8221;, seperti yang diterangkan oleh Hierophants.Phoenicians juga mempunyai dewata tertinggi yang bernama triliteral, triune, dan trinity, dan kerahasian artinya, ini juga disebut Iao; Dan Y-ha-ho adalah nama atau kata keramat di misteri orang-orang Mesir, yang menandakan &#8220;dewata abadi yang satu dan tersembunyi.&#8221; &#8220;Iah atau Yah adalah juga sebutan bagi dewa bulan Mesir.&#8221;</p>
<p>Orang Yunani</p>
<p>Iao (IAO dilihat sebagi hubungan dengan sihir dan ilmu kebatinan/klenik di antara kelompok-kelompok pemujaan) adalah bentuk Yunani untuk Yah.</p>
<p>Ibrani</p>
<p>Yah(Heb.)Kata ini, dinyatakan di Zohar, tempat dimana Elohim membentuk dunia.Suku-kata dari adaptasi nasional dan salah satu dari sekian bentuk dari &#8220;nama misteri&#8221; IAO. (lihat &#8220;Iaho&#8221; dan &#8220;Yaho&#8221;.)</p>
<p>Jehovah: nama modern dewata Yahudi adalah J&#8217;hovah, adalah gabungan dari dua kata, viz Jah (Y, i, atau j, Yodh, surat kesepuluh dari abjad) dan hovah (Havah, atau Eve), kata Ahli Kabalistic, J. Ralston Skinner dari Cincinnati, U. S. A. And lagi, &#8220;kata Jehovah, atau Jah-Eve, mempunyai artian utama dari keberadaan mahluk sepria-betina&#8221;. &#8220;.&#8221;</p>
<p>Menurut Kabalistik ini berarti, tidak lebih; secara berulang menunjukkan keseluruhan dari symbol phallic.Artian lainnya menurut para sejarawan dan sarjana (lihat Strongs #1943di) Hovah berati tuhan kehancuran dan bencana. Oleh karena itu, Je-hovah adalah tuhan kehancuran dan bencana. Lihat juga Strongs #5753 di mana ahvah berarti melakukan kerusakan. Oleh karena itu J-ahvah atau Y-ahvah tuhan yang melakukan kerusakan. Terakhir, lihat Strongs #5773 ahveh, artinya menyimpangkan dan menyesatkan. Dengan begitu, Y-ahveh atau J-ahveh (Yahweh adalah nama sama): tuhan yang menyimpangkan dan menyesatkan.</p>
<p>Jehovah sebuah nama yang ditemukan:</p>
<p>Menurut tradisi yang tidak didukung, nama Jehovah awalnya dinyatakan dengan cara ini ketika huruf hidup ditempatkan dengan surat-surat tetragrammaton YHVH di teks Massoretic. Menurut Rabbi Ben Asher teks ini awalnya ditandai oleh huruf hidup disekitar abad kedelapan masehi. Nama Jehovah awalnya ditemukan di naskah Martini &#8217;s Pugio Fidei (1278 M.), Galatinus (1518) yang menulis argumen melawan usaha penyingkatkan menjadi Jova, karena menurutnya hal ini akan menyingkap nama tersebut menjadi nama Latin Jovis (Ibid).</p>
<p>Untuk kabur dari hubungannya dengan penyembahan berhala (pagan), nama tersebut dinyatakan oleh orang-orang para pemberi nama suci ini bahwa pengejaan Jehovah telah dipalsukan dengan manghapus huruf hidup dari Adhonay Ibrani (Tuhan) dan menyisipkannya kedalam tetragramasi YHVH. Namun hal ini tidak didukung.</p>
<p>Versi Raja James 1611 berisi nama Tuhan hasil temuan baru ini.Jehovah mempunyai tiga huruf hidup &#8220;E&#8221;, &#8220;o&#8221;, dan&#8221;a.&#8221; Tidak ada huruf “e” di Adhoni dan mereka menyatakan bahwa “ye” sebagai “e” sebagai alasan, tak lain hanya sebuah usaha memodifikasi nama tanpa dasar.</p>
<p>Yahweh sebuah nama yang ditemukan:</p>
<p>Nama Yahweh mempunyai akar yang kuat di peradaban kuno diantara para dewa berhala panteon. Yahweh bukan nama Tuhan sejati Yahudi.<br />
Nama ini diciptakan secara modern oleh Benedictine Gilbertus Genebrardus di antara tahun 1550-1567. Genebrardus menjadi juara pemberi nama Tuhan untuk Alkitab Orang Samaria. Dia mengambil YaBe, dan mengganti &#8220;B&#8221; menjadi &#8220;V&#8221; dan menghasilkan YaVe, yang kita bisa temukan hal yang sama pada gnostics dan neo-platoist Clement &#8212; Iao-ve, Epiphanius &#8212; Iave, Theodoret &#8212; Iabe! Dengan menambahkan &#8220;h&#8221; dia membentuk YaHveH dan mereka mengejanya YaHweH diwaktu sekarang.</p>
<p>Menarik untuk diamati bahwa Clement, Origen, Epiphanius, atau Theodoret, tidak pernah mencoba untuk mendamaikan nama tuhan penyembah berhala ini dengan tetragrammation nama YHVH. Awalnya Genebrardus tidak mencoba memodifikasi abjad dari nama Tuhan sampai dia menterjemahkan karya Origen dan di sana dia menemukan isu mengenai nama Tuhan kemudian memodernkan ejaannya. Yang membuat tertarik dari nama Yahweh ini adalah bagian &#8220;Yah&#8221; tidak bisa dipisahkan dari ajaran penyembahan berhala. Awalan penyembah berhala ini sudah dihubungkan dengan Yah-shua yang menjadi ejaan modern untuk mengganti nama Yesus.Banyak hal yang salah dalam kekristenan, khususnya tatacara ibadah mereka:</p>
<p>1. Mereka tidak menyebut nama Tuhan mereka dengan benar (seharusnya YAHWEH Elohim, bukan Tuhan Allah, atau GOD, atau LORD.<br />
Alasan spesifiknya adalah mereka yang menyebut dirinya Hamba Tuhan tidak berani menyatakan kebenaran yang sebenar benarnya dengan alasan:<br />
Nama Yahweh itu sesat sehingga mengunakan nama Allah sebagai pengganti dengan alasan yang sangat tidak masuk akal.</p>
<p>Tapi sejujurnya: -Mereka takut dikucilkan Mayoritas (Islam) tidak berani menyatakan kebenaran. sedikit diantara mereka yang benar2 berani mereformasi kesalahan dalam &#8220;Kekristenan Mereka&#8221;.Ada beberapa Pendeta kristen yang berani menyatakan kebenaran tentang Nama Sesembahan yang benar, bahkan mereka melakukan kembali &#8220;TORAH MUSA&#8221;. meskipun konsekuensinya adalah:<br />
-Kehilangan Jabatan dalam Gereja (otomatis kehilangan pemasukan, he-he), bahkan diusir dari gereja<br />
-Dikucilkan, lebih tepatnya dimusuhi, (jahat ngga?)<br />
-Diintimidasi, dibenci, dll<br />
itu sebabnya banyak yang takut menyatakan Kebenaran tentang hal ini.<br />
Ngga heran, Gembalanya salah, Dombanya ya pasti ikut salah.</p>
<p>2. Cara hidup mereka tidak sesuai TORAH (hukum taurat) yang diberikan YAHWEH<br />
Contoh:<br />
-Banyak yang tidak melakukan persepuluhan apalagi persembahan tahun ketujuh.<br />
-Wanita tidak berkerudung (apalagi saat beribadah)<br />
-Sesama kristen sering bentrok, bahkan saling membunuh, memperkosa, menyakiti sesama.<br />
-Hidup yang kelihatannya &#8220;beribadah&#8221; tetapi banyak yang munafik (banyak yang menjadikan gereja sebagai tempat &#8220;cuci mata&#8221;.<br />
-Perselingkuhan, pemerkosaan, sangat banyak bila dibandingkan dengan agama yang lain.</p>
<p>3. Terjemahan Alkitab (seharusnya Elkitab yang artinya Kitab Elohim) yang salah yang diikuti oleh seluruh umat kristen didunia. Tidak mengikuti terjemahan asli bahasa Aram-Ibrani yang asli.</p>
<p>4. Banyak dipengaruhi oleh aliran budaya Yunani &amp; Romawi (sampai2 gaya bahasa yunani banyak diadopsi dalam penterjemahan Alkitab sehingga mempengaruhi presepsi atau makna dari Alkitab tsb.</p>
<p>5. Mengakui tritunggal Allah, padahal seharusnya Dwi Tunggal, Yahweh dan Yeshua, sedangkan Roh kudus adalah Roh Yahweh &amp; Roh Yeshua sendiri yang adalah satu (apabila Yahweh &amp; Yeshua adalah satu, berarti Roh keduanya satu.</p>
<p>6. Mereka mengkonsumsi makanan Halal dan Haram. padahal sudah jelas Torah melarang semua binatang Haram untuk dimakan. alasanya adalah:<br />
Rasul Petrus/Kefas waktu diberi mimpi tentang makanan Halal &amp; Haram (coba cari di Alkitab), sehingga orang kristen memprediksi bahwa mereka boleh memakan makanan Haram juga, termasuk Babi, Anjing, Ular, dll. padahal inti Tentang Halal &amp; Haram itu berbicara tentang keselamatan diluar bangsa Israel.<br />
Ngga heran banyak pendeta ataupun Jemaat Kristen mati muda gara2 Stroke, Jantung, Kolesterol tinggi,Tekanan Darah Tinggi dll. Padahal, babi itu sendiri adalah kejijikan bagi YAHWEH. Ilmu kedokteran jaman sekarang lebih pintar dari orang kristen. (bayangkan itu sekitar 4000 tahun yang lalu sudah dinyatakan YAHWEH tidak boleh makan makanan HARAM). Itu sebabnya orang krisren banyak dihukum Yahweh karena Kebebalan mereka. Sudah tau Racun Dimakan!</p>
<p>Masih banyak lagi yang salah, sampai kapan orang kristen akan mengerti hal ini?</p>
<p>Keluaran 4:24 Tetapi di tengah jalan, di suatu tempat bermalam, TUHAN bertemu dengan Musa dan berikhtiar untuk membunuhnya.</p>
<p>Yahweh perlu berikhtiar? Adakah kuasa Yahweh spt manusia perlu berikhtiar utk membuat sesuatu?</p>
<p>Yahweh mau membunuh Musa? Bukankah misi Yahweh adalah menyelamatkan manusia dari dosa karena dia penuh dgn kasih?</p>
<p>&#8220;Happy those who seize your children and smash them against a rock.&#8221; Psalms 137:9 NAB</p>
<p>Pasti dgn ayat ini membuktikan Bible keliru dgn sifat Yahwehnya.<br />
Ingatlah ketika Yesus hidup di dunia ini, dia menjadi &#8221;firman&#8221; tuhan. &#8221;Firman&#8221; tuhan ini hidup dan tuhan berkarya menerusinya. &#8221;Firman&#8221; tuhan hidup bersama2 manusia yg mau dibimbingnya agar dapat masuk ke dalam sorga. Ketika ia hidup, &#8221;Firman&#8221; tuhan tidak pernah memberitahu bahwa pengikut2nya harus dinamakan kristen. Semasa ia masih bernafas, dia tidak pernah berkata kristen adalah agama yg diredhainya dan lambang terkutuk (salib) harus dijadikan lambang agama. Dalam hidupnya yg memerlukan makan dan minum buat menjana tenaga, dia tidak pernah membayangkan bahwa dirinya yg separuh telanjang dan berwajah sedih boleh dijadikan patung2 yg berupa berhala dan boleh digantung di gereja. Ritual2 yg dijalankan di gereja yg dianggap kudus dan menjadi cara kristen bersembahyang kpd tuhannya tidak pernah diajar Yesus spt itu. Tetapi Yesus ada mengajarkan cara berhadapan dgn Tuhan dan berdoa.</p>
<p>Matius 26<br />
Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: Ya Bapa-Ku, (26:39)</p>
<p>Dapatkah Yesus mengenal kristen?</p>
<p>Bayangkan jika seorang kristen memanggilnya Yesus, adakah dia akan menyahut panggilan itu? Yesus atau Jesus bukanlah nama sebenarnya. &#8221;Firman&#8221; tuhan ini tidak pernah tahu dirinya adalah Yesus atau Jesus karena nama sebenarnya bukan itu.<br />
Tuhan yg berkarya melalui &#8221;Firman&#8221;nya ini juga menyunatkan Yesus sedangkan bersunat itu adalah perjanjian antara manusia dgn tuhan. Jadi, &#8221;Firman&#8221; tuhan ini tidak terikat dgn perjanjian itu. Tetapi kristen tidak disunat lagi sedangkan tuhan berkarya dan mempromosi bersunat :-</p>
<p>Lukas 2<br />
Sesudah berumur delapan hari, anak itu disunat. Dan mereka menamakannya Yesus, nama yang diberikan malaikat kepada-Nya sebelum Ia dikandung ibu-Nya.(2 : 21)</p>
<p>&#8221;Firman&#8221; tuhan ini pernah berkata spt ini :-<br />
&#8220;Not everyone who says to me, &#8216;Lord, Lord,&#8217; will enter the kingdom of heaven, but only the one who does the will of my Father in heaven, On that day many will say to me, &#8216;Lord, Lord, did we not prophesy in your name, and cast out demons in your name, and do many deeds of power in your name?&#8217; Then I will declare to them, &#8216;I never knew you; go away from me, you evildoers.&#8217;&#8221; (Matthew 7:21-23).</p>
<p>&#8220;Tidak semua orang yang memanggil Aku, &#8216;Tuhan, Tuhan,&#8217; akan menjadi anggota umat Allah, tetapi hanya orang-orang yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di surga.(7 : 21)<br />
Pada Hari Kiamat banyak orang akan berkata kepada-Ku, &#8216;Tuhan, Tuhan, bukankah dengan nama-Mu kami sudah menyampaikan pesan Allah? Dan bukankah dengan nama Tuhan juga kami sudah mengusir roh-roh jahat serta mengadakan banyak keajaiban?&#8217;(7 : 22)<br />
Tetapi Aku akan menjawab, &#8216;Aku tidak pernah mengenal kalian! Pergi dari sini, kalian yang melakukan kejahatan!&#8217;&#8221;(Matius 7 : 23)</p>
<p>&#8221;Firman&#8221; tuhan ini dgn jelas mengatakan tidak semua yg memanggilnya LORD akan diterima Tuhan. Umat manakah yg berkarya dgn nama Yesus? Pasti jawabannya adalah Kristen. Tidak ada umat lain yg membuat sesuatu perkara dengan nama Yesus. Sungguhpun mereka berkarya dgn nama Yesus .. mengusir roh2 jahat dgn namanya .. melakukan keajaiban dgn namanya &#8230; tapi tetap juga Yesus tidak akan kenal mereka. Bahkan mereka telah dikatakan melakukan kejahatan. Kejahatan yg bagaimanakah yg dimaksudkan? Ia adalah membesar2kan Yesus yg sebenar tiada daya upaya melainkan kehendak Tuhan.<br />
Kristen berandai2 dan mengagung2kan Yesus sbg anak tuhan yg layak juga dipanggil tuhan sedangkan terdapat banyak ayat2 di Bible yg memanggil manusia sbg anak tuhan .. contohnya:<br />
Mazmur 2:7<br />
Kata-Nya kepadaku, &#8216;Engkau putra-Ku, hari ini Aku menjadi Bapamu.(2 : 7)</p>
<p>Tetapi Daud tidak pula dijadikan anak tuhan yg layak disebut tuhan!!!</p>
<p>Jadi, siapakah yg dikenal Yesus? Mereka yg menjadi anggota umat Allah adalah yg menjalankan PERINTAH ALLAH. Yesus dgn jelas mengatakan LORD itu adalah ALLAH dan bukan dirinya.</p>
<p>And, behold, one came and said unto him, Good Master, what good thing shall I do, that I may have eternal life?(19 : 16)<br />
And he said unto him, Why callest thou me good? there is none good but one, that is, God: but if thou wilt enter into life, keep the commandments.(19 : 17)</p>
<p>Pada suatu hari seorang laki-laki datang kepada Yesus. &#8220;Pak Guru,&#8221; katanya, &#8220;perbuatan baik apa yang harus kulakukan supaya dapat menerima hidup sejati dan kekal?&#8221;(19 : 16)<br />
Yesus menjawab, &#8220;Mengapa engkau bertanya kepada-Ku mengenai apa yang baik? Hanya ada Satu yang baik. Kalau engkau ingin hidup, engkau harus taat kepada perintah-perintah Allah.&#8221;(19 : 17)</p>
<p>&#8221;Firman&#8221; tuhan ini adalah sebuah ciptaan dan bukan Sang Pencipta.<br />
&#8221;Firman&#8221; tuhan ini, yg dipercaya kristen sbg tuhan , semasa hayatnya, tidak berdaya menyakinkan banyak orang supaya percaya kpdnya.<br />
&#8220;Firman&#8221; tuhan ini ketakutan ketika menghadapi maut secara terkutuk namun kematian sadisnya menjadi kegembiraan kpd penganut yg bernama kristen.<br />
&#8220;Firman&#8217; tuhan yg tidak pernah makan daging babi malahan membunuh beribu2 babi mempunyai pengikut2 yg tidak tau kapan dia dilahirkan.</p>
<p>Kristen memanggil &#8220;Yesus, Yesus .. kami adalah pengikutmu.&#8221; Tapi sayang seribu kali sayang, Yesus yg hidup di kalangan mereka dlm masa yg terlalu singkat itu tidak begitu dikenali kristen. Tidak mengherankan apabila Yesus juga tidak kenal Kristen!!!<br />
PENGESAHAN KETUHANAN YESUS</p>
<p>Tanya</p>
<p>Kapan SK yang memutuskan Yesus 100% Tuhan sekaligus 100% manusia ditetapkan?</p>
<p>Jawab</p>
<p>Hal itu diputuskan pada konsili di Efesus Juni 431 (400 tahun setelah Yesus tiada) yang disponsori oleh Kaisar Romawi, Theodosius II.</p>
<p>&#8220;We confess therefore our Lord Jesus Christ, the only begotten Son of God to be perfect (100%) God and perfect (100%) man&#8221;.</p>
<p>(Oleh Karena itu kita mengakui bahwa Tuan Yesus Kristus, Anak Tunggal Tuhan, sebagai Tuhan yang sempurna (100%) sekaligus manusia yang sempurna (100%).</p>
<p>Keputusan ini kemudian diperkuat lagi olah SK yang diterbitkan dalam konsili di Chalcedon, Oktober 451 yang juga disponsori oleh Kaisar Romawi saat itu, Marcion.</p>
<p>&#8220;Followinq the holy fathers we confess with one voice that the one and only Son, our Loard Jesus Christ, is perfect in Godhead and perfect in manhood truly God and truly man&#8230;&#8221;</p>
<p>(Sesuai dengan ajaran para pemimpin Gereja, kami bersaksi dengan suara bulat bahwa satu-satunya Anak, Tuan kita Yesus Kristus, adalah Tuhan yang sempurna (100%) dan manusia yang sempurna (100%), Tuhan yang sesungguhnya dan manusia yang sesungguhnya)</p>
<p>Namun pendirian yang mengatakan bahwa Yesus 100% manusia dan 100% Tuhan saat ini mendapat tantangan yang luas dari para ilmuwan dan pakar Alkitab.</p>
<p>Prof. John Hick dalam bukunya The Myth of God Incarnate mengatakan:</p>
<p>&#8220;What the orthodoxy developed as the two natures of Jesus, divine and human coinherinq in one historical Jesus Christ remains a form of words without assiqnable meaning&#8230;. for to say without explanation that the historical Jesus of Nazareth was also God is adevoid of meaning&#8230;That Jesus was God the Son incarnate is not literally true since it has no literal meaninq but it is an application to Jesus of a mythical concept whose funtion is analogous to that of the notion of divine sonship ascribed in ancient world to aking&#8221;</p>
<p>(Apa yang diciptakan oleh golongan Kristen Orthodoks tentang ke-dwi sifat-an (dua kodrat) Yesus sebagai Khalik dan makhluk dalam diri Yesus hanyalah merupakan kata-kata tanpa arti&#8230;.karena dengan mengatakan tanpa penjelasan bahwa manusia Yesus adalah juga Tuhan, adalah sesuatu yang tidak memiliki makna&#8230;.Bahwa Yesus adalah inkarnasi Tuhan Anak secara harfiah tidak benar, karena secara harfiah tidak ada artinya dan hanya diterapkan kepada Yesus dalam mitos yang fungsinya mirip seperti pandangan tentang raja sebagai anak dewa dalam legenda)</p>
<p>Huston Smith, pakar perbandingan agama dalam bukunya The Word&#8217;s Religion hal 340 mengomentari ke-dwi sifat-an Yesus:</p>
<p>&#8220;To be fully divine mean one has to be free of human limitation. If he has only one human limitation then he is not God. But according to the creed, he has every human limitation. How, then can he be God?&#8221;</p>
<p>(Untuk sepenuhnya ilahi, berarti dia harus bebas dari segala keterbatasan manusia. Kalau dia memiliki satu kelemahan manusia, berarti dia bukan Tuhan. Tetapi berdasarkan kredo, dia (Yesus) memiliki segala keterbatasan sebagai seorang manusia. Oleh sebab itu mana mungkin dia Tuhan?)</p>
<p>Randolph Ross dalam bukunya Command Sense Christiannity dengan tegas mengatakan:</p>
<p>&#8220;Not because it is difficult to understand, but because it cannot be meaningfuly be said&#8230;.not only impossible according to our understanding of the laws of nature&#8230;.but impossible according to tha rule of logic upon which all our reasoning is based&#8221;</p>
<p>(Bukan hanya karena sulit dimengerti, tetapi karena tidak ada maknanya&#8230;.tidak hanya mustahil berdasarkan hukum alam&#8230;.tetapi juga mustahil berdasarkan akal sehat dimana loqika berpikir kita didasarkan)</p>
<p>Namun walaupun ajaran yang tidak masuk akal ini mendapat tantangan dari para ilmuwan dan pakar Alkitab, Gereja tetap mempertahankannya mati­matian karena umat Kristiani sudah terlanjur diajari bahwa dua kodrat Yesus merupakan syarat untuk menjadikannya sebagai Juru Selamat sesuai ajaran agama Yunani.</p>
<p>Tanya</p>
<p>Apakah Paulus pernah mengatakan bahwa Yesus adalah Tuhan atau setara dengan Tuhan?</p>
<p>Jawab</p>
<p>Paulus (5-67M) yang hidup di zaman Yesus tidak pernah mengatakan bahwa Yesus adalah Tuhan atau setara dengan Tuhan Allah.</p>
<p>Tanya</p>
<p>Apa upaya yang dilakukan Gereja untuk menjadikan Anak Allah setara dengan Allah?</p>
<p>Jawab</p>
<p>Dengan mengatakan bahwa Anak Allah (Tuhan) adalah Logosnya filsafat Yunani.</p>
<p>Tanya</p>
<p>Siapa yang mengatakan bahwa Logos (Firman) adalah anak Allah (Tuhan)?</p>
<p>Jawab</p>
<p>Yang mengatakan demikian adalah Philo dari Alexandria. Dia mendefinisikan Logos sebagai &#8220;Protogenes huios theou&#8221; (Anak sulung Tuhan). Paham penyembah berhala ini dianut mentah-mentah oleh Hamran Ambrie dalam bukunya: &#8220;Keilahian Yesus Kristus dan Allah Tritunggal Yang Esa&#8221; hal 19-20:<br />
&#8220;Yesus, asal kejadiannya adalah dari zat Allah sendiri yaitu &#8220;Firman&#8221; atau kalam, dan Roh Kudus. (Matius 1:1Cool. Firman dengan kata lain dikatakan juga &#8220;Anak Sulunq&#8221;, ada sebelum segala makhluk diciptakan (Kolose 1:15) adalah zat Allah itu sendiri.&#8221;</p>
<p>Gelar anak Tuhan ini kemudian digunakan oleh Paulus untuk Yesus. Selanjutnya penyalin Injil yang umumnya adalah para pengikut Paulus juga ikut-ikutan menyebut Yesus sebagai Anak Allah (Tuhan), dengan menambahkannya kedalam ayat-ayat Injil.</p>
<p>&#8220;Inilah permulaan Injil tentanq Yesus Kristus, Anak Allah&#8221;. (Markus 1:1) &#8220;Jawabnya (Sida-sida): &#8216;Aku percaya bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah&#8221;&#8216; (Kis. 8:37)</p>
<p>Kata &#8220;Anak Allah&#8221; dari kedua ayat tersebut diatas adalah palsu. Kata-kata tersebut tidak ada dalam teks Injil Markus maupun Kisah Para Rasul dari (Codex Vaticanus dan Codex Sinaiticus) yang diperkirakan ditulis tahun 325M. kata &#8220;Anak Allah&#8221; dalam kedua kitab diatas, baru diselipkan di akhir abad ke IV atau abad ke V.<br />
Dari ayat ini jelas Umat kristen banyak yang Tidak menjalankan ajaran Yesus seperti</p>
<p>a. Yesus dikhitan pada umur 8 hari (Kejadian 17:14; Lukas 2:21).<br />
b. Yesus meninggal dunia diberi kain kafan (Matius 27:59; Yohanes 19:40).<br />
c. Yesus tidak minum khamar (Matius 5:17-20; Imamat 10:9).2<br />
d. Yesus tidak makan babi (Matius 5:17-20; Imamat 11:1-47).<br />
e. Yesus tidak makan darah (Matius 5:17-20; Imamat 17:12).<br />
f. Yesus adalah utusan Allah (Matius 10:5-6; 15:24; Yohanes 11:42; 17:3).</p>
<p>Bandingkan dengan Ayat ini<br />
(yang sekarang dijalankan Umat Kristen)<br />
a. Khitan tidak perlu (Galatia 5:6; 1 Korintus 7:19).<br />
b. Meninggal dunia berpakaian pengantin (tradisi turun-temurun dari Paulus hingga sekarang).<br />
c. Khamar halal (1 Korintus 6:12).<br />
d. Babi halal (1 Korintus 6:12).<br />
e. Darah halal (1 Korintus 6:12).<br />
f. Yesus adalah Tuhan (1 Korintus 8:6).</p>
<p>Kesimpulan saya Yesus adalah Tuhan menurut Umat Kristen,tetapi banyak yang melanggarnya.Ayat yang saya sebutkan itu adalah ayat untuk pelanggar Yesus yang hingga kini masih dijalankan oleh Umat Kristen didunia</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Icehill</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/comment-page-21/#comment-9123</link>
		<dc:creator>Icehill</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 11:39:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/#comment-9123</guid>
		<description>Maaf saya tidak bermaksud menyerang kepercayaan anda. melalui perjanjian lama Tuhan berkata Dia adalah YHWH = YAHWEH. saya kurang tahu mengapa bangsa Arab menyebut nama Tuhan dengan sebutan Allah? dan mengapa Alkitab terjemahan indonesia tidak menggunakan sebutan YAHWEH?

saya pernah membaca tulisan bahwa nama Allah sudah ada pada bangsa arab sebelum Muhammad menjadi nabi? apa ada orang arab sebelum Muhammad yang pernah berkata dia mendapat wahyu bahwa nama Tuhan adalah Allah?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf saya tidak bermaksud menyerang kepercayaan anda. melalui perjanjian lama Tuhan berkata Dia adalah YHWH = YAHWEH. saya kurang tahu mengapa bangsa Arab menyebut nama Tuhan dengan sebutan Allah? dan mengapa Alkitab terjemahan indonesia tidak menggunakan sebutan YAHWEH?</p>
<p>saya pernah membaca tulisan bahwa nama Allah sudah ada pada bangsa arab sebelum Muhammad menjadi nabi? apa ada orang arab sebelum Muhammad yang pernah berkata dia mendapat wahyu bahwa nama Tuhan adalah Allah?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Icehill</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/comment-page-21/#comment-9120</link>
		<dc:creator>Icehill</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 10:17:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/#comment-9120</guid>
		<description>Terus terang saya merasa kagum atas pengetahuan dan penelitian anda tentang kristen.. saya tidak bermaksud sarkastik, tapi saya memang tertarik pada pengetahuan anda. saya merasa terhormat untuk berdiskusi dengan anda. jangan2 anda Insan Mokoginta sendiri yang mau berdiskusi dengan saya.

   Abraham,Ishak,Yakub adalah orang2 yang dicontohkan Yesus memiliki rohani yang hidup. sedangkan Yesus mengecam sebagian orang2 israel yang dari fisik adalah keturunan Abraham, tapi secara rohani tidak. karena itu Yesus berkata bahwa mereka tidak pantas disebut keturunan Abraham. sedangkan orang2 yang bukan keturunan Abraham malah dikatakan pantas disebut keturunan Abraham dan orang Israel sejati. Matius 8:5-13. Matius 15:21-28. Matius 22:1-14. Matius 23:1-36. dan masih banyak lagi, tapi yang paling jelas adalah Lukas 4:25-30. Yohanes 4:1-42 dll.  bila kita melihat ajaran2 Yesus tentang sesama tentu saja ajaran2 itu untuk semua manusia.
Matius 12:46-50 Matius 28:18-20. Lukas 10:25-37.

Mengenai alkitab banyak di salin. maaf saya tidak bermaksud menyinggung anda, hal itu tidak mengganggu keyakinan saya pada ajaran2 yang Yesus ajarkan karena terjemahan bahasa tidak mengganti pokok ajaran2. saya pernah sedikit diajarkan terjemahan alkitab bahasa Cina dan yunani. saya malah kagum betapa luasnya terjemahan itu. maka saya mengajak orang2 kristen untuk sedikit banyak melihat terjemahan bahasa2 lain. teman saya bahkan belajar bahasa Yunani hanya untuk membaca alkitab dari bahasa Yunani. 

tentang kami menyebut Yesus dengan sebutan Guru, Tuan,nabi, Raja ku, Gusti ku, adalah benar, tapi yang memerlukan keimanan adalah menyebut Yesus dengan Tuhan Yesus. karena Yesus adalah Firman Tuhan Bapa yang Hidup. ini yang memisahkan orang percaya dan yang tidak percaya.

Tentang kata2 bahwa Yesus akan membawa pemisahan seperti pedang, bagi saya hal itu sangat keren sekali, memang bisa menimbulkan penilaian yang berbeda2. tapi sebenarnya Yesus akan memisahkan orang2 yang memiliki kasih dengan orang2 yang tidak memiliki kasih. jadi akan percuma bila kita rajin menjalankan ibadah masing2 apapun agamanya tapi tidak memiliki kasih. 1Yohanes 4:7,8,16-21 . seperti yang pernah saya tulis diatas, tujuan,inti,dan buah dari agama adalah kasih. karena yang paling Tuhan inginkan dari manusia adalah agar manusia mengasihi Tuhan dan sesama. hanya saja kami mengasihi melalui Yesus. bila kami (kristen dilihat dari ktp) tidak memiliki kasih berarti kami bukan dari Yesus. 

Saya punya pandangan  yg bisa dibilang polos. Yesus sudah memperingatkan bahwa semenjak murid2 mengakui Yesus adalah firman Tuhan yang hidup maka mereka akan seperti domba2 yang diutus ketengah srigala (Yohanes 15:18-27). roh kudus tidak dikaruniakan pada orang2 yang tidak berkenan pada Bapa, tapi murid2 Yesus mengakui Yesus adalah Firman Tuhan Bapa yang hidup dan mereka dikaruniakan Roh kudus oleh Bapa. Yohanes 14:15-31. Karunia roh kudus tidak sama dengan kuasa2 yang ada didunia, seperti kisah adu kekuatan Musa dengan penyihir2 Firaun. jadi Roh Kudus bagi kami hanya melalui nama Bapa dan Yesus. (kedengarannya keras ya...?)

Tentang Trinitas...hal ini yang disebut memerlukan keimanan kristen bahwa jika kita menolak salah satu dari tiga itu. maka kita menolak ketiga2nya. sebab memang tidak bisa dipisahkan. jika kami menerima Yesus maka kami menerima Bapa dan Roh kudus. Bila kami hanya ingin Bapa dan roh Kudus tampa Yesus, berarti kami justru menyangkal Bapa dan Roh Kudus karena yang diajarkan Yesus berasal dari Bapa, dan Roh Kudus adalah bagian dari Bapa.  

Tentang petrus: Petrus walau pernah menyangkal Yesus tapi Yesus memaafkanya dan bernubuat bahwa Petrus akan menjadi gembala dan kerajaan maut tidak akan menguasainya, Petrus menyebarkan injil sampai kekota roma dan sampai rela dihukum mati. dari kuburanya dibangunlah Vantikan Roma yang sampai sekarang masih berdiri. bisa dibilang dari 12 murid Petruslah yang oleh Yesus dijadikan senior dan Paus2 yang ada sekarang adalah anak2 keturunan Petrus secara rohani. memang dulu ada Paus yang tidak bener, tapi sekarang bila Paus sedikit berbuat salah maka dia akan langsung digantikan.

Jawab 1: dalam kitab wahyu setelah Yesus naik kesurga, Yesus mendatangi dan berkata pada Yohanes &quot;Aku adalah Alfa dan Omega, Firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Maha Kuasa.&quot; (Wahyu 1:8)

Jawab 2: Yusuf dan Maria dipilih Bapa untuk menjadi orang tua Yesus. tetapi secara jasmani Yusuf tidak ada hubungan langsung pada Yesus sebab Yesus dilahirkan atas kuasa roh kudus. terhadap Maria memang ada unsur jasmani (biologis) karena Yesus di kandung Maria. Yusuf adalah keturunan Daud, maka secara hukum duniawi menurunkan garis itu pada Yesus. Yesus dianggap pantas menduduki tahta Daud terlebih karena ayah duniawinya adalah keturunan Daud. 

Jawab 3-4: menurut Alkitab bukan surga, tapi taman Eden. karena manusia berdosa maka diusir, dan taman Eden beserta pohon kehidupan naik kesurga. karena Adam dan Hawa memakan buah pengetahuan manusia dikutuk bisa kelelahan,menderita, kena penyakit, dan mati... begitu juga kita. kepercayaan kami adalah melalui Darah Yesus di kayu salib panyakit bisa disembuhkan (berbeda dengan pengobatan supranatural)dan manusia memperoleh hidup kekal (Yohanes 6:25-59)(Matius 26:28)

5-6 juga tidak bertentangan. 

tentang Roma 3:7   memang banyak pendeta yang bercanda dan memperingatkan jemaat agar tidak membaca kitab roma atau tulisan Paulus hanya sepotong2. seperti yang diketahui Paulus adalah orang yang berpendidikan tinggi,dan dia berusaha menulis sesuai yang ada dipikiranya. terkesan terlalu rumit dalam menerjemahkan ajaran Yesus, tapi tidak bertentangan. karena bila bertentangan tentu tidak akan dimuat dalam perjanjian baru. saya menganggap Paulus kaya dalam menguraikan suatu ajaran.

Penafsiran ayat Roma 3:7 : seseorang yang berniat berbohong, memang bisa tidak tampak dari luar, dengan senyuman yang pura2 tulus dan wajah polos hal itu bisa dilakukan. tapi hati nurani sipendusta itu pasti berbicara pada dirinya sendiri sehingga sipendusta itu merasa menderita oleh hal jahat yang dilakukannya, ini disebut rasa bersalah. 
Tapi Paulus mengajarkan suatu hal yang dianggap orang2 sebuah dusta.tapi Paulus malah merasa bahagia sukacita karena Paulus merasa yang dia ajarkan adalah benar, karena itu dia juga menganggap memberitakan injil adalah hak dan kebahagiannya. 

mungkin Paulus menulis ayat jlimet ini karena latar belakang: Paulus mengajarkan kasih Yesus, walau orang2 yang diajarkan tidak percaya Yesus, tapi orang2 itu merasa bahwa buah ajaran Yesus adalah baik. lalu setelah terbukti baik Paulus bertanya mengapa dirinya masih dibenci oleh mereka? 
 
Jawab 7:Tentang menganggap Yesus adalah Firman Tuhan yang hidup, itu memerlukan iman kristen, hanya Yesus yang berani berkata. -kata Yesus kepadanya: &quot;Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku......&quot; (Yohanes 14:6-14) semuanya ada dalam injil.

 bila kami me-Tuhan-kan Yesus berarti kami men-Tuhan-kan Bapa,
sebab Yesus adalah firman Bapa. jika kita hamba seseorang Raja, maka kita harus me-Raja-kan kata2nya bukan? karena dengan begitu berarti kita adalah hamba Raja itu.

Shalom............</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terus terang saya merasa kagum atas pengetahuan dan penelitian anda tentang kristen.. saya tidak bermaksud sarkastik, tapi saya memang tertarik pada pengetahuan anda. saya merasa terhormat untuk berdiskusi dengan anda. jangan2 anda Insan Mokoginta sendiri yang mau berdiskusi dengan saya.</p>
<p>   Abraham,Ishak,Yakub adalah orang2 yang dicontohkan Yesus memiliki rohani yang hidup. sedangkan Yesus mengecam sebagian orang2 israel yang dari fisik adalah keturunan Abraham, tapi secara rohani tidak. karena itu Yesus berkata bahwa mereka tidak pantas disebut keturunan Abraham. sedangkan orang2 yang bukan keturunan Abraham malah dikatakan pantas disebut keturunan Abraham dan orang Israel sejati. Matius 8:5-13. Matius 15:21-28. Matius 22:1-14. Matius 23:1-36. dan masih banyak lagi, tapi yang paling jelas adalah Lukas 4:25-30. Yohanes 4:1-42 dll.  bila kita melihat ajaran2 Yesus tentang sesama tentu saja ajaran2 itu untuk semua manusia.<br />
Matius 12:46-50 Matius 28:18-20. Lukas 10:25-37.</p>
<p>Mengenai alkitab banyak di salin. maaf saya tidak bermaksud menyinggung anda, hal itu tidak mengganggu keyakinan saya pada ajaran2 yang Yesus ajarkan karena terjemahan bahasa tidak mengganti pokok ajaran2. saya pernah sedikit diajarkan terjemahan alkitab bahasa Cina dan yunani. saya malah kagum betapa luasnya terjemahan itu. maka saya mengajak orang2 kristen untuk sedikit banyak melihat terjemahan bahasa2 lain. teman saya bahkan belajar bahasa Yunani hanya untuk membaca alkitab dari bahasa Yunani. </p>
<p>tentang kami menyebut Yesus dengan sebutan Guru, Tuan,nabi, Raja ku, Gusti ku, adalah benar, tapi yang memerlukan keimanan adalah menyebut Yesus dengan Tuhan Yesus. karena Yesus adalah Firman Tuhan Bapa yang Hidup. ini yang memisahkan orang percaya dan yang tidak percaya.</p>
<p>Tentang kata2 bahwa Yesus akan membawa pemisahan seperti pedang, bagi saya hal itu sangat keren sekali, memang bisa menimbulkan penilaian yang berbeda2. tapi sebenarnya Yesus akan memisahkan orang2 yang memiliki kasih dengan orang2 yang tidak memiliki kasih. jadi akan percuma bila kita rajin menjalankan ibadah masing2 apapun agamanya tapi tidak memiliki kasih. 1Yohanes 4:7,8,16-21 . seperti yang pernah saya tulis diatas, tujuan,inti,dan buah dari agama adalah kasih. karena yang paling Tuhan inginkan dari manusia adalah agar manusia mengasihi Tuhan dan sesama. hanya saja kami mengasihi melalui Yesus. bila kami (kristen dilihat dari ktp) tidak memiliki kasih berarti kami bukan dari Yesus. </p>
<p>Saya punya pandangan  yg bisa dibilang polos. Yesus sudah memperingatkan bahwa semenjak murid2 mengakui Yesus adalah firman Tuhan yang hidup maka mereka akan seperti domba2 yang diutus ketengah srigala (Yohanes 15:18-27). roh kudus tidak dikaruniakan pada orang2 yang tidak berkenan pada Bapa, tapi murid2 Yesus mengakui Yesus adalah Firman Tuhan Bapa yang hidup dan mereka dikaruniakan Roh kudus oleh Bapa. Yohanes 14:15-31. Karunia roh kudus tidak sama dengan kuasa2 yang ada didunia, seperti kisah adu kekuatan Musa dengan penyihir2 Firaun. jadi Roh Kudus bagi kami hanya melalui nama Bapa dan Yesus. (kedengarannya keras ya&#8230;?)</p>
<p>Tentang Trinitas&#8230;hal ini yang disebut memerlukan keimanan kristen bahwa jika kita menolak salah satu dari tiga itu. maka kita menolak ketiga2nya. sebab memang tidak bisa dipisahkan. jika kami menerima Yesus maka kami menerima Bapa dan Roh kudus. Bila kami hanya ingin Bapa dan roh Kudus tampa Yesus, berarti kami justru menyangkal Bapa dan Roh Kudus karena yang diajarkan Yesus berasal dari Bapa, dan Roh Kudus adalah bagian dari Bapa.  </p>
<p>Tentang petrus: Petrus walau pernah menyangkal Yesus tapi Yesus memaafkanya dan bernubuat bahwa Petrus akan menjadi gembala dan kerajaan maut tidak akan menguasainya, Petrus menyebarkan injil sampai kekota roma dan sampai rela dihukum mati. dari kuburanya dibangunlah Vantikan Roma yang sampai sekarang masih berdiri. bisa dibilang dari 12 murid Petruslah yang oleh Yesus dijadikan senior dan Paus2 yang ada sekarang adalah anak2 keturunan Petrus secara rohani. memang dulu ada Paus yang tidak bener, tapi sekarang bila Paus sedikit berbuat salah maka dia akan langsung digantikan.</p>
<p>Jawab 1: dalam kitab wahyu setelah Yesus naik kesurga, Yesus mendatangi dan berkata pada Yohanes &#8220;Aku adalah Alfa dan Omega, Firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Maha Kuasa.&#8221; (Wahyu 1:8)</p>
<p>Jawab 2: Yusuf dan Maria dipilih Bapa untuk menjadi orang tua Yesus. tetapi secara jasmani Yusuf tidak ada hubungan langsung pada Yesus sebab Yesus dilahirkan atas kuasa roh kudus. terhadap Maria memang ada unsur jasmani (biologis) karena Yesus di kandung Maria. Yusuf adalah keturunan Daud, maka secara hukum duniawi menurunkan garis itu pada Yesus. Yesus dianggap pantas menduduki tahta Daud terlebih karena ayah duniawinya adalah keturunan Daud. </p>
<p>Jawab 3-4: menurut Alkitab bukan surga, tapi taman Eden. karena manusia berdosa maka diusir, dan taman Eden beserta pohon kehidupan naik kesurga. karena Adam dan Hawa memakan buah pengetahuan manusia dikutuk bisa kelelahan,menderita, kena penyakit, dan mati&#8230; begitu juga kita. kepercayaan kami adalah melalui Darah Yesus di kayu salib panyakit bisa disembuhkan (berbeda dengan pengobatan supranatural)dan manusia memperoleh hidup kekal (Yohanes 6:25-59)(Matius 26:28)</p>
<p>5-6 juga tidak bertentangan. </p>
<p>tentang Roma 3:7   memang banyak pendeta yang bercanda dan memperingatkan jemaat agar tidak membaca kitab roma atau tulisan Paulus hanya sepotong2. seperti yang diketahui Paulus adalah orang yang berpendidikan tinggi,dan dia berusaha menulis sesuai yang ada dipikiranya. terkesan terlalu rumit dalam menerjemahkan ajaran Yesus, tapi tidak bertentangan. karena bila bertentangan tentu tidak akan dimuat dalam perjanjian baru. saya menganggap Paulus kaya dalam menguraikan suatu ajaran.</p>
<p>Penafsiran ayat Roma 3:7 : seseorang yang berniat berbohong, memang bisa tidak tampak dari luar, dengan senyuman yang pura2 tulus dan wajah polos hal itu bisa dilakukan. tapi hati nurani sipendusta itu pasti berbicara pada dirinya sendiri sehingga sipendusta itu merasa menderita oleh hal jahat yang dilakukannya, ini disebut rasa bersalah.<br />
Tapi Paulus mengajarkan suatu hal yang dianggap orang2 sebuah dusta.tapi Paulus malah merasa bahagia sukacita karena Paulus merasa yang dia ajarkan adalah benar, karena itu dia juga menganggap memberitakan injil adalah hak dan kebahagiannya. </p>
<p>mungkin Paulus menulis ayat jlimet ini karena latar belakang: Paulus mengajarkan kasih Yesus, walau orang2 yang diajarkan tidak percaya Yesus, tapi orang2 itu merasa bahwa buah ajaran Yesus adalah baik. lalu setelah terbukti baik Paulus bertanya mengapa dirinya masih dibenci oleh mereka? </p>
<p>Jawab 7:Tentang menganggap Yesus adalah Firman Tuhan yang hidup, itu memerlukan iman kristen, hanya Yesus yang berani berkata. -kata Yesus kepadanya: &#8220;Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku&#8230;&#8230;&#8221; (Yohanes 14:6-14) semuanya ada dalam injil.</p>
<p> bila kami me-Tuhan-kan Yesus berarti kami men-Tuhan-kan Bapa,<br />
sebab Yesus adalah firman Bapa. jika kita hamba seseorang Raja, maka kita harus me-Raja-kan kata2nya bukan? karena dengan begitu berarti kita adalah hamba Raja itu.</p>
<p>Shalom&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Harley</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/comment-page-1/#comment-9118</link>
		<dc:creator>Harley</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2009 19:51:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/#comment-9118</guid>
		<description>Yesus adalah Allah Dialah Adalah Robinnaas, Kalimatuloh ...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yesus adalah Allah Dialah Adalah Robinnaas, Kalimatuloh &#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: guest</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/comment-page-21/#comment-9117</link>
		<dc:creator>guest</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2009 17:25:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/#comment-9117</guid>
		<description>&lt;i&gt;1. Yesus adalah Allah
2. Yesus adalah utusan Allah
3. Allah adalah Allah
4. Allah diutus oleh Allah !!!????&lt;/i&gt;

not all ..
YESUS has no relation with ALLAH

There is no ALLAH in the Bible..

visit http://gkmin.net</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><i>1. Yesus adalah Allah<br />
2. Yesus adalah utusan Allah<br />
3. Allah adalah Allah<br />
4. Allah diutus oleh Allah !!!????</i></p>
<p>not all ..<br />
YESUS has no relation with ALLAH</p>
<p>There is no ALLAH in the Bible..</p>
<p>visit <a rel="nofollow" href="http://blogberita.net/goto/http://gkmin.net"  rel="nofollow">http://gkmin.net</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yahudi</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/comment-page-21/#comment-9116</link>
		<dc:creator>yahudi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2009 17:15:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/#comment-9116</guid>
		<description>Didalam Alkitab, tidak ada satupun ayat yang menyatakan mengenai doktrin Trinitas atau Tritunggal.
Umat Kristen sekarang hanya melandasi dogmanya itu dengan Surat Kiriman Yahya Pertama 5:7 yang pada Alkitab versi King James terbitan 1611 berbunyi :

&quot;Karena tiga yang menjadi saksi disurga, yaitu Bapa dan Firman dan Rohul Kudus, maka ketiganya itu menjadi satu; dan ada tiga yang menjadi saksi dibumi, yaitu Roh dan air dan darah, maka ketiganya itu menjadi satu tujuan.&quot;

Tetapi pada bagian : &quot;Bapa, Firman dan Rohul Kudus, maka ketiganya menjadi satu.&quot; pada versi Revised Standard 1952 dan 1971 telah dirobah, demikian pula didalam beberapa Bible lainnya, karena dianggap sebagai &#039;Komentar yang telah melampaui batas terhadap teks Yunani.&quot;

Yahya I 5:7 dan 8 menurut New American Standard, tertulis sbb :
&quot;Dan itulah Ruh yang menjadi saksi, oleh sebab Ruh adalah suatu kebenaran. Karena disana terdapat Tiga yang menjadi saksi, yaitu Ruh dan Air dan Darah, dan ketiga-tiganya didalam persesuaian.&quot;

Begitu juga dalam The World Translation of The Holy Scriptures yang dipakai oleh saksi-saksi Yehowa (Jehovah&#039;s Witness), dapat dijumpai sbb :

&quot;Oleh karena disana terdapat tiga yang menjadi saksi; yaitu Ruh, dan air dan darah, dan ketiganya adalah didalam persesuaian.&quot;

Jadi jelas sudah bahwa Konsep Trinitas itu sendiri tidak tercantum, baik didalam Bible mapun dalam kamus-kamus Bible.

Ia sama sekali tidak pernah diajarkan oleh Yesus, dan Trinitas sama sekali tidak pernah disinggungnya. Semua rumusan Trinitas yang ada itu berasal dari Antharius, seorang gerejawan dari Alexandria Mesir yang selanjutnya diterima oleh Konsili Nicea tahun 325, artinya lebih dari tiga abad sesudah Yesus tiada.

Tidak diragukan lagi orang-orang Paganis Roma sangat mempengaruhi pembentukan doktrin ini :

Tiga yang Esa; Sabat digeser menjadi Minggu; 25 Desember yang merupakan hari kelahiran Anak Tuhan mereka, yaitu Mithra lalu diperkenalkan sebagai hari kelahiran Yesus dan layak untuk dirayakan dengan sebutan Natalan (meski Bible sendiri jelas melarangnya pada Yermia 10:2-5).

Yesus sendiri menyatakan bahwa dirinya bukan Tuhan :

Yahya 14:8-9
&quot;Maka kata Pilipus kepadanya: &#039;Ya Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, maka padalah (dengan begitu akan cukuplah) itu bagi kami. Kata Yesus kepadanya: &#039;Hai Pilipus, sekian lamanya aku bersama-sama dengan kamu, dan tiadakah engkau kenal aku ? Siapa yang sudah nampak aku, ia sudah nampak bapa. Bagaimanakh katamu : &#039;Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami ?&#039;

Jadi akhirnya Yesus sendiri menunjukkan kepada Pilipus, bagaimana membuktikan kehadiran Tuhan kepada murid-muridnya; bahwa hal itu tidak mungkin.

Anda harus mempercayai eksistensi Tuhan hanya dengan memperhatikan makhlukNya, matahari, bulan, seluruh makhluk dan bahkan Yesus sendiri yang merupakan ciptaan Tuhan.

Yesus menyatakan didalam Yahya 4:24 :
&#039;Tuhan adalah Roh ...&quot; dan Yahya 5:37 : &#039;Kamu belum pernah mendengar suaraNya atau nampak rupaNya.&quot;

Bagaimana anda dapat melihat suatu roh ?
Yang dapat mereka lihat adalah Yesus, bukan Tuhan.
Pauluspun mengatakan (Timotius I:6:16) : &#039;...yang tiada pernah dilihat atau dapat dilihat...&#039;

Jadi segala yang pernah anda lihat, adalah bukan Tuhan.
Selain itu, dalam iman Kristiani, Yesus itu berkodrat manusia dan Tuhan.
Karena sebagai manusia, ia membutuhkan makan, minum, tidur, bisa merasa takut dan sedih.
Sebagai Tuhan, Dia berkuasa atas alam semsta dan pengampunan dosa.
Yesus adalah firman yang hidup.
Firman itu adalah Allah. Memang Yesus adalah Allah.
Maka :

1. Pada mulanya adalah Firman
2. Firman adalah Allah
3. Firman menjadi Yesus = Allah menjadi Yesus
4. Yesus menjadi anak manusia = Allah menjadi anak manusia

(Yang ini nggak tahu, gimana Allah yang waktu masih bayi itu bisa ngurus dunia)

5.Yesus adalah utusan Allah (Markus 9:37, Yohanes 4:18; 5:19,24,30; 8:16,18,26; 9:4; 10:36; 11:42 dan masih banyak lagi ayat Yohanes lain, Kisah Rasul 3:22, I Yohanes 4:9)

Maka karena Yesus adalah utusan Allah
Maka Allah adalah utusan Allah ?

Coba renungkan lagi :

1. Yesus adalah Allah
2. Yesus adalah utusan Allah
3. Allah adalah Allah
4. Allah diutus oleh Allah !!!????

Silahkan mencari jawabannya.

Demikianlah Saul yang berganti nama menjadi Paulus setelah dia berhasil mengambil peranan dalam ajaran Yesus. Dia tidak pernah melihat Yesus dan tidak pernah bertemu dengan Yesus secara langsung, sebagaimana para murid (pengikut Yesus) yang lainnya, tapi dia mengatakan bahwa ia mempunyai hubungan langsung dengan Yesus, dengan demikian maka tidak ada hak bagi siapa saja untuk menentangnya terhadap ajaran-ajaran yang dikatakannya langsung diterima dari Almasih.

Demikianlah, kehadiran Paulus ditengah-tengah para Rasul adalah berkat jasa Barnabas, dan ini bisa kita pastikan bahwa Barnabas memiliki arti yang sangat penting dikalangan para murid Yesus yang lainnya sehingga mereka mau patuh terhadap keputusannya.

Barangkali karena alasan inilah dengan adanya kehidupan Barnabas dicatat dengan rinci pada kitab kisah Rasul. Sifat hubungan antara Barnabas dan Paulus ditunjukkan dalam Kisah Rasul 13:1-2 sbb :

&quot;Digereja Antiokia inilah &quot;nabi-nabi&quot; dan guru-guru tertentu bertemu seperti Barnabas, dan Simon yang dipanggil &quot;niger&quot; (orang negro) dan Lucius dari Cyrene dan Manaen, yang sama-sama pernah diadili oleh Herodes antipas dan Paulus.

Karena mereka melayani (gereja) Tuhan, dan berpuasa, maka roh kudus berkata: &#039;Pisahkanlah Barnabas dan Saul dariku karena tugas yang telah aku serukan kepada mereka.&quot;

Dalam daftar para pengikut Yesus, Lukas menyebut Barnabas dalam urutan pertama dan Saul/Paulus dalam urutan terakhir.

Karena telah terpilih untuk bekerja sama, maka para rasul menyebar, dan Barnabas serta Paulus berangkat bersama disertai oleh Markus, keponakan Barnabas, untuk menyebarkan ajaran Yesus di Yunani. Sementara James, putera Maria dari suami Yusuf, ditinggal sebagai ketua para pengikut Yesus, Peter juga tetap tinggal.

Dalam kitab kisah Rasul diceritakan, disamping mereka kadang-kadang dilempari batu dibeberapa tempat, dua orang misioner tersebut sangat berhasil. Reputasi mereka sebagai manusia-manusia pelayan Tuhan tersebar luas.

Ketika mereka sampai ke Lucaonia dan menyembuhkan seorang yang pincang, terdapat desas-desus bahwa : &quot;...dewa-dewa telah diturunkan kepada kita dalam bentuk manusia. Mereka memanggil Barnabas dengan sebutan Jupiter dan Paulus dengan sebutan Mercuries.

Kemudian para pendeta (penyembah) Jupiter ... membawa binatang ternak dan karangan bunga kepintu-pintu gerbang, dan akan melakukan pengorbanan bersama orang-orang banyak. Maka ketika para rasul tersebut, Barnabas dan Paulus, mendengar tentang hal tersebut, mereka mengenakan pakaian dan lari kekerumunan orang yang sedang berteriak-teriak.

Dan mereka berdua berkata : Tuan-tuan, mengapa anda melakukan semua ini? Kami berdua juga manusia yang ingin membagi kasih dengan saudara, dan mengajarkan kepada anda tentang Tuhan Yang Maha Hidup yang telah menciptakan langit dan bumi, laut dan segala sesuatu yang ada didalamnya.&quot; (Kisah 14:11-15)

Jika reaksi dari penduduk Yunani semacam ini (yang menganggap Barnabas dan Paulus sebagai dewa berbentuk manusia), maka hal ini menandakan bahwa keduanya mengalami kesulitan praktis dalam menyebarkan ajarannya.

Seorang yang mengenal Yesus, akan sangat mudah mengenali bahwa ajarannya meupakan pembenaran dari ajaran Musa.

Tetapi bagi kebanyakan penyembah berhala, ajaran ini dipandang baru dan aneh atau malah bingung. Semua penyembah berhala, yang mengakui banyak dewa tetap mempercayai bahwa Tuhan itu beragam.

Bagi orang-orang Yunani, penggambaran tentang Yesus, sesuai dengan salah satu dewa mereka, dan mungkin sekali mereka siap untuk menerima ajaran Yesus dalam penggambaran seperti ini. Sebab bagi pemahaman mereka, tetap ada ruang untuk lebih dari satu.

Ajaran Yesus mengenai Tauhid, adalah suatu bentuk penghapusan semua dewa-dewa yang beragam itu. Ajaran ini yang tidak bisa diterima oleh mereka. Bagi orang yang setulus dan seteguh Barnabas, tugas menciptakan cara hidup yang diajarkan Yesus di Yunani tanpa menyesuaikan diri dengan lingkungannya, pastilah sangat berat.

Bagi Paulus, yang telah memperlihatkan kecenderungannya merubah ajaran yang diketahuinya, melihat kesempatan untuk berdakwa dengan terlebih dahulu menggunakan kepercayaan orang-orang Yunani tersebut dan ditamsilkan kedalam Yesus.

Saat itu Yunani telah menjadi bagian dari kekaisaran Romawi. Dewa-dewa Romawi banyak memiliki kemiripan dengan dewa-dewa yang dianut oleh orang Yunani.

Dan Paulus adalah orang yang sangat pandai memanfaatkan situasi, dia menyadari sepenuhnya keteguhan kepercayaan dalam agama Graceo-Roman (campuran Yunani dan Romawi) dari rakyat awam didalam kekaisaran Romawi tersebut. Jelas terlihat bahwa ia merasa tidak mungkin merubah cara ibadah mereka tanpa merubah ajaran Yesus.

Barnabas, disisi lain sebagaimana tercatat dalam Matius 5:18, bahwa Yesus mengetahui bahwa penciptaanya/kelahirannya tdaik menginginkan hukumnya dikurangi dan dirubah sekecil apapun. Untuk itu dia tetap berpegang teguh pada ajaran yang pernah diterima langsung olehnya.

Akhirnya mereka berdua, Barnabas dan Paulus lebih banyak bersilang pendapat.

Tercatat dalam Kisah Rasul 15:39-40 :
&quot;Pertentangan sangatlah tajam diantara keduanya, sehingga mereka segera berpisah jalan - kemudian Barnabas membawa Markus berlayar ke Cyprus.&quot;

Sangat menarik untuk dikaji bila Barnabas tercatat pada kisah Rasul, bahwa ia telah dipilih oleh Roh Kudus untuk menyebarkan ajaran Yesus, tetapi hal ini ditolak oleh Paulus. Kedudukannya telah cukup kuat dan ia tidak mesti bergantung lagi kepada Barnabas.

Lebih jauh lagi, Paulus adalah warga negara Romawi dan bisa berbahasa Romawi, juga bisa berbahasa Yunani sebagai bahasa resmi daerah kelahirannya, Tarsus.

Surat-surat yang ia tulis pada masa berikutnya kepada komunitas-komunitas Kristen di Yunani pastilah ditulis dalam bahasa ibunya. Hal ini ia bisa pergi ke Yunani dan Itali tanpa mengalami kesulitan dalam bahasa.

Barnabas disisi lain, tidak pandai berbicara dalam kedua bahasa tersebut.
Markus yang bisa berbahasa Yunani, harus menyertainya pada perjalanan misi pertamanya ke Yunani sebagai penterjemah. Jika Barnabas pergi sendirian, maka ia tidak akan bisa dipahami. Oleh sebab itu penolakan Paulus untuk bepergian bersama Markus karena khawatir akan terbongkar penyimpangan Paulus pada saat berdakwah, sehingga Barnabas akan mencegahnya.

Didalam buku &quot;Histroy of Christianity in the Apostolic Age&quot;, Mc Giffert berkata :

&quot;Barnabas ... yang haknya untuk bekerja (menyebarkan agama) dikalangan orang-orang zuhud telah diakui di Yerusalem ...(kemudian) ia harus kembali dan memisahkan dirinya dari mereka (orang-orang zuhud) sangatlah aneh.

Barnabas tidak menyetujui doktrin Paulus tentang kebebasan orang-orang Kristen dari segala bentuk hukum (sebelumnya; agama Musa)... perpisahan Paulus dan Barnabas dinyatakan oleh penulis kitab kisah Rasul sebagai akibat dari pertikaian mereka yang menyangkut Markus.

Tetapi alasan sebenarnya jauh lebih dalam daripada alasan tersebut... orang yang paling dekat dengan Paulus dan sangat intim bergaul dengannya pada masa-masa awal karirnya sebagai orang Kristen adalah Barnabas, ...yang merupakan seorang anggota dari gereja di yerusalem pada masa permulaan... persahabatannya sangat berarti bagi Paulus dan pasti memiliki andil dan pengaruh yang tidak kecil terhadap orang-orang Kristen. Barnabas bertindak sebagai pendukung Paulus dimasa awal. Padahal sebelumnya, Paulus adalah penyiksa orang-orang Kristen yang tak pernah terlupakan.&quot;

(A history of Christianity in the Apostolic Age, A.G. MacGiffert, hal. 216, 231, 424-5)

Perubahan sikap Barnabas terhadap Paulus hanya bisa terjadi sebagai akibat pengalaman-pengalamannya selama bepergian dengan Paulus.

Segala harapannya agar Paulus merubah pandangannya dan benar-benar menjadi pengikut yesus telah sirna. Barnabas telah menyadari kesalahan dalam tindakannya, maka ia pergi meninggalkan Paulus. Sebelum ia mencoba menyebarkan suatu ajaran, yang sebenarnya hanya ditujukan kepada orang-orang Zuhud tampaknya ia melihatnya sebagai suatu tujuan yang tepat. Tetapi setelah mencobanya, pengalaman membuktikan bahwa hal itu tidak mungkin.

Tampaknya pengalamannya di Antiokia jauh lebih berhasil karena terdapat orang-orang zuhud yang datang kepada para pengikut Yesus danmeminta untuk diterima sebagai orang-orang Kristen. Tetapi ketika Barnabas dan Paulus datang ke Yunani, justru mereka berdua yang meminta orang-orang untuk menjadi Kristen.

Tidak terdapat catatan tentang apa yang terjadi setelah Barnabas kembali ke Cyprus. Tetapi diketahui ia mati sebagai seorang syahid yang memegang teguh ajaran Yesus.

Sekalipun terdapat bukti bahwa barnabas ditutup-tutupi oleh sebagian besar halaman-halaman Bible, tapi jelas terlihat bahwa dia telah menjadi bagian tidak terpisahkan dalam sejarah kristen dan jelas tidak bisa diabaikan begitu saja.

Secara terang-terangan ia ingin menegaskan dan mengajarkan apa yang telah didengarnya dari yesus pada masa-masa awal sejarah gereja, pada saat sebagian orang yang paling dekat dengan yesus. Kesetiaan Barnabas terhadap Yesus diakui oleh teman-temannya maupun lawan-lawannya. Dirumah saudara perempuannya, Yesus melaksanakan jamuan paskah, dan tentunya rumah tersebut tetap menjadi tempat pertemuan bagi para pengikut Yesus setelah ia menghilang.

Pengaruh Barnabas terhadap para murid Yesus dan pengikut lainnya telah dipastikan oleh Bible sendiri. Barnabas dipanggil sebagai seorang nabi, guru dan juga seorang murid Yesus oleh Lukas yang kesetiaannya kepada Paulus tidak diragukan lagi.

Setelah Barnabas kembali ke Cyprus, Paulus meneruskan misinya. Sekalipun ia telah cukup lama bergaul dengan orang-orang Kristen awal yang membuat ia bisa diterima dikalangan mereka, tapi ia menyadari kelemahan posisinya.

Ia bisa dipanggil murid Yesus, sekalipun ia mengaku memiliki akses kepada Yesus melalui wahyu, tetapi ia tetap membutuhkan seseorang yang pernah hidup bersama Yesus untuk menyertainya dalam perjalanan2nya dikalangan orang-orang Gentile. Seorang teman yang merupakan saksi langsung kehidupan Yesus, akan memberikan kepadanya dukungan yang sangat bernilai dan bisa mendukung argumen-argumennya dengan kewibawaan tambahan. Untuk itu ia membujuk Petrus untuk bergabung dengannya.

Kedua orang yang dahulunya saling bermusuhan dengan tajam, dan sekarang bisa bersatu adalah suatu hal yang mengejutkan. Tetapi situasi telah berubah. Sekarang Paulus telah diterima oleh orang banyak sebagai seorang Kristen dan tidak lagi dipandang sebagai penyiksa.

Ketenaran Petrus sebagai salah seorang murid Yesus telah hilang dan lemah, pada saat dibawah tekanan atau berhadapan dengan bahaya, dia menyangkal bahwa dia adalah sahabat Yesus pada saat pengadilan dan penyaliban.

&quot;Adapun Petrus duduk diluar serambi balai, maka datanglah kepadanya seorang dayang, katanya : Engkau juga bersama-sama Yesus, orang Galelia itu ?&quot;

Tetapi Petrus bersangkal dihadapan sekalian orang, katanya: &#039;Tiada aku mengerti apa yang engkau katakan.&#039; Apabila ia keluar serambi hadapan, maka seorang dayang yang lain melihat dia serta berlata : &#039;Orang inipun pergi bersama-sama dengan Yesus, orang Nazaret itu.&quot; Maka lagi pula ia (Petrus) bersangkal : &#039;Tiada aku kenal orang itu.&quot;
(Matius 26:69-72)

Sekarang, patutkah ucapan seperti itu dikeluarkan oleh Petrus sebagai salah satu sahabat dan murid terdekat Yesus ?

Petrus, terpujikah sikap beliau ini ?

Paulus, nama yahudinya adalah Saul (Kis. 13:9) lahir di Tarsus ibukota Cicillia di Asia minor. Ayahnya seorang Yahudi dari suku Benyamin, dan ibunya keturunan Romawi. Ia menjadi jemaat Kristen setelah mengaku bertemu dengan cahaya dilangit yang konon namanya adalah Yesus (Kis. 9:3-7)

Paulus inilah yang memiliki peranan terbesar dalam pembentukan dogma agama Kristen, antara lain 7 dogma dibawah ini.

1. Konsep Tuhan Anak
Menurut Paulus, Allah Bapa yang disorga itu mempunya anak sulung yang sudah ada sebelum segala sesuatu ada, dan segalanya dicipta melaluinya (1 Korintus 8L6; Kolose 1:5; 1 Timotius 2:5)

2. Inkarnasi
Menurut Paulus, Yesus telah melakukan inkarnasi di Bumi melalui benih Daud
(Roma 1:3-4; Galatia 4:4-5; Kolose 1:15; dan Ibrani 1:3)

Dengan demikian, Paulus telah mendoktrinkan bahwa Yesus adalah anak Yusuf dan Maryam sebagaimana silsilah yang ditulis oleh Matius (Mat. 1:1-16).

Paulus mengatakan bahwa Yesus dalam wujudnya sebagai manusia berasal dari benih Daud (Roma 1:3). Jadi Paulus menuduh Yusuf dan Maryam bersetubuh hingga melahirkan Yesus.

3. Dosa Waris
Menurut Paulus, manusia ini sebenarnya hidup kekal disorga, karena kesalahan Adam, maka ia diletakkan dibumi dan anak Adam bisa mati. Dosa yang telah diperbuat oleh Adam itu terus dipikul oleh keturunannya (Roma 5:12-18; 1 Korintus 15:21-26)

4. Penyaliban dan Penebusan
Menurut Paulus, Yesus menyerahkan dirinya untuk berkorban hingga mati ditiang salib
(1 Korintus 1:18-23; Roma 5:8; 1 Timotius 1:15).

Pengorbanan Yesus itu adalah untuk menebus dosa manusia. Oleh karena itu setiap orang harus beriman kepada penyaliban dan penebusan dosa ini, agar memperoleh hidup kekal dan kembali pada hari kemudian.
(Roma 5:18; 6:10-11; 2 Korintus 5:14; 1 Timotius 2:6)

5. Konsep Kebangkitan
Yesus bangkit dari kematian setelah dikubur selama tiga hari. Maka dari itu semua orang harus percaya bahwa Yesus telah bangkit dan hidup kekal. Siapa yang percaya akan memperoleh hidup yang kekal pula (Roma 6:4-18; 1 Korintus 15:17-20; 15:4; 2 Timotius 2:Cool

6. Naik Kelangit
Setelah bangkit dari kematiannya, Yesus naik kelangit dan bersemayam disebelah kanan Tuhan Bapa (Efesus 1:19-20; Kolose 3:1)

7. Tuhan Yesus
Setiap orang harus yakin bahwa Yesus adalah Tuhan (Roma 10:9).

Dengan adanya dasar dogma seperti ini, pada gilirannya melahirkan doktrin Trinitas (Devine Trinity) yang menetapkan bahwa Tuhan terdiri dari 3 oknum, Allah Bapa, Roh Kudus dan Allah anak.

Dari semua konsep dogma agama yang telah diajarkan Paulus itu, ternyata hanya kebohongan belaka. Sebagaimana yang dikatakannya sendiri dalam suratnya kepada jemaat di Roma 3:7 sbb:

&quot;Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaanNya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa ?&quot;
(Roma 3:7)

Sudah tepatlah apa yang telah dikatakan oleh Yesus dalam Injil Matius :

&quot;Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu ! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaku dan berkata : Akulah Mesias (juru selamat) dan mereka akan menyesatkan banyak orang.&quot;
(Matius 24:4-5)

Ramalan Jesus itu terbukti, bahwa ada orang mengaku Rasul yang diutus olehnya dengan mendapat bimbingan dari Roh Kudus. Tetapi Rasul palsu ini mengajarkan dogma yang bertentangan dengan ajaran Yesus. Silahkan anda buka dan teliti pertentangan antara ajaran Yesus dengan paulus.

Salah satu contohnya, Yesus sunat (Lukas 2:21) tetapi Paulus melarang sunat (Roma 2:29; Galatia 5:2). Yesus menyuruh agar manusia menyembah Allah, tetapi Paulus mempertuhankan Yesus

apakah ingin jadi pengikut Yesus atau ingin jadi pengikut Paulus?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Didalam Alkitab, tidak ada satupun ayat yang menyatakan mengenai doktrin Trinitas atau Tritunggal.<br />
Umat Kristen sekarang hanya melandasi dogmanya itu dengan Surat Kiriman Yahya Pertama 5:7 yang pada Alkitab versi King James terbitan 1611 berbunyi :</p>
<p>&#8220;Karena tiga yang menjadi saksi disurga, yaitu Bapa dan Firman dan Rohul Kudus, maka ketiganya itu menjadi satu; dan ada tiga yang menjadi saksi dibumi, yaitu Roh dan air dan darah, maka ketiganya itu menjadi satu tujuan.&#8221;</p>
<p>Tetapi pada bagian : &#8220;Bapa, Firman dan Rohul Kudus, maka ketiganya menjadi satu.&#8221; pada versi Revised Standard 1952 dan 1971 telah dirobah, demikian pula didalam beberapa Bible lainnya, karena dianggap sebagai &#8216;Komentar yang telah melampaui batas terhadap teks Yunani.&#8221;</p>
<p>Yahya I 5:7 dan 8 menurut New American Standard, tertulis sbb :<br />
&#8220;Dan itulah Ruh yang menjadi saksi, oleh sebab Ruh adalah suatu kebenaran. Karena disana terdapat Tiga yang menjadi saksi, yaitu Ruh dan Air dan Darah, dan ketiga-tiganya didalam persesuaian.&#8221;</p>
<p>Begitu juga dalam The World Translation of The Holy Scriptures yang dipakai oleh saksi-saksi Yehowa (Jehovah&#8217;s Witness), dapat dijumpai sbb :</p>
<p>&#8220;Oleh karena disana terdapat tiga yang menjadi saksi; yaitu Ruh, dan air dan darah, dan ketiganya adalah didalam persesuaian.&#8221;</p>
<p>Jadi jelas sudah bahwa Konsep Trinitas itu sendiri tidak tercantum, baik didalam Bible mapun dalam kamus-kamus Bible.</p>
<p>Ia sama sekali tidak pernah diajarkan oleh Yesus, dan Trinitas sama sekali tidak pernah disinggungnya. Semua rumusan Trinitas yang ada itu berasal dari Antharius, seorang gerejawan dari Alexandria Mesir yang selanjutnya diterima oleh Konsili Nicea tahun 325, artinya lebih dari tiga abad sesudah Yesus tiada.</p>
<p>Tidak diragukan lagi orang-orang Paganis Roma sangat mempengaruhi pembentukan doktrin ini :</p>
<p>Tiga yang Esa; Sabat digeser menjadi Minggu; 25 Desember yang merupakan hari kelahiran Anak Tuhan mereka, yaitu Mithra lalu diperkenalkan sebagai hari kelahiran Yesus dan layak untuk dirayakan dengan sebutan Natalan (meski Bible sendiri jelas melarangnya pada Yermia 10:2-5).</p>
<p>Yesus sendiri menyatakan bahwa dirinya bukan Tuhan :</p>
<p>Yahya 14:8-9<br />
&#8220;Maka kata Pilipus kepadanya: &#8216;Ya Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, maka padalah (dengan begitu akan cukuplah) itu bagi kami. Kata Yesus kepadanya: &#8216;Hai Pilipus, sekian lamanya aku bersama-sama dengan kamu, dan tiadakah engkau kenal aku ? Siapa yang sudah nampak aku, ia sudah nampak bapa. Bagaimanakh katamu : &#8216;Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami ?&#8217;</p>
<p>Jadi akhirnya Yesus sendiri menunjukkan kepada Pilipus, bagaimana membuktikan kehadiran Tuhan kepada murid-muridnya; bahwa hal itu tidak mungkin.</p>
<p>Anda harus mempercayai eksistensi Tuhan hanya dengan memperhatikan makhlukNya, matahari, bulan, seluruh makhluk dan bahkan Yesus sendiri yang merupakan ciptaan Tuhan.</p>
<p>Yesus menyatakan didalam Yahya 4:24 :<br />
&#8216;Tuhan adalah Roh &#8230;&#8221; dan Yahya 5:37 : &#8216;Kamu belum pernah mendengar suaraNya atau nampak rupaNya.&#8221;</p>
<p>Bagaimana anda dapat melihat suatu roh ?<br />
Yang dapat mereka lihat adalah Yesus, bukan Tuhan.<br />
Pauluspun mengatakan (Timotius I:6:16) : &#8216;&#8230;yang tiada pernah dilihat atau dapat dilihat&#8230;&#8217;</p>
<p>Jadi segala yang pernah anda lihat, adalah bukan Tuhan.<br />
Selain itu, dalam iman Kristiani, Yesus itu berkodrat manusia dan Tuhan.<br />
Karena sebagai manusia, ia membutuhkan makan, minum, tidur, bisa merasa takut dan sedih.<br />
Sebagai Tuhan, Dia berkuasa atas alam semsta dan pengampunan dosa.<br />
Yesus adalah firman yang hidup.<br />
Firman itu adalah Allah. Memang Yesus adalah Allah.<br />
Maka :</p>
<p>1. Pada mulanya adalah Firman<br />
2. Firman adalah Allah<br />
3. Firman menjadi Yesus = Allah menjadi Yesus<br />
4. Yesus menjadi anak manusia = Allah menjadi anak manusia</p>
<p>(Yang ini nggak tahu, gimana Allah yang waktu masih bayi itu bisa ngurus dunia)</p>
<p>5.Yesus adalah utusan Allah (Markus 9:37, Yohanes 4:18; 5:19,24,30; 8:16,18,26; 9:4; 10:36; 11:42 dan masih banyak lagi ayat Yohanes lain, Kisah Rasul 3:22, I Yohanes 4:9)</p>
<p>Maka karena Yesus adalah utusan Allah<br />
Maka Allah adalah utusan Allah ?</p>
<p>Coba renungkan lagi :</p>
<p>1. Yesus adalah Allah<br />
2. Yesus adalah utusan Allah<br />
3. Allah adalah Allah<br />
4. Allah diutus oleh Allah !!!????</p>
<p>Silahkan mencari jawabannya.</p>
<p>Demikianlah Saul yang berganti nama menjadi Paulus setelah dia berhasil mengambil peranan dalam ajaran Yesus. Dia tidak pernah melihat Yesus dan tidak pernah bertemu dengan Yesus secara langsung, sebagaimana para murid (pengikut Yesus) yang lainnya, tapi dia mengatakan bahwa ia mempunyai hubungan langsung dengan Yesus, dengan demikian maka tidak ada hak bagi siapa saja untuk menentangnya terhadap ajaran-ajaran yang dikatakannya langsung diterima dari Almasih.</p>
<p>Demikianlah, kehadiran Paulus ditengah-tengah para Rasul adalah berkat jasa Barnabas, dan ini bisa kita pastikan bahwa Barnabas memiliki arti yang sangat penting dikalangan para murid Yesus yang lainnya sehingga mereka mau patuh terhadap keputusannya.</p>
<p>Barangkali karena alasan inilah dengan adanya kehidupan Barnabas dicatat dengan rinci pada kitab kisah Rasul. Sifat hubungan antara Barnabas dan Paulus ditunjukkan dalam Kisah Rasul 13:1-2 sbb :</p>
<p>&#8220;Digereja Antiokia inilah &#8220;nabi-nabi&#8221; dan guru-guru tertentu bertemu seperti Barnabas, dan Simon yang dipanggil &#8220;niger&#8221; (orang negro) dan Lucius dari Cyrene dan Manaen, yang sama-sama pernah diadili oleh Herodes antipas dan Paulus.</p>
<p>Karena mereka melayani (gereja) Tuhan, dan berpuasa, maka roh kudus berkata: &#8216;Pisahkanlah Barnabas dan Saul dariku karena tugas yang telah aku serukan kepada mereka.&#8221;</p>
<p>Dalam daftar para pengikut Yesus, Lukas menyebut Barnabas dalam urutan pertama dan Saul/Paulus dalam urutan terakhir.</p>
<p>Karena telah terpilih untuk bekerja sama, maka para rasul menyebar, dan Barnabas serta Paulus berangkat bersama disertai oleh Markus, keponakan Barnabas, untuk menyebarkan ajaran Yesus di Yunani. Sementara James, putera Maria dari suami Yusuf, ditinggal sebagai ketua para pengikut Yesus, Peter juga tetap tinggal.</p>
<p>Dalam kitab kisah Rasul diceritakan, disamping mereka kadang-kadang dilempari batu dibeberapa tempat, dua orang misioner tersebut sangat berhasil. Reputasi mereka sebagai manusia-manusia pelayan Tuhan tersebar luas.</p>
<p>Ketika mereka sampai ke Lucaonia dan menyembuhkan seorang yang pincang, terdapat desas-desus bahwa : &#8220;&#8230;dewa-dewa telah diturunkan kepada kita dalam bentuk manusia. Mereka memanggil Barnabas dengan sebutan Jupiter dan Paulus dengan sebutan Mercuries.</p>
<p>Kemudian para pendeta (penyembah) Jupiter &#8230; membawa binatang ternak dan karangan bunga kepintu-pintu gerbang, dan akan melakukan pengorbanan bersama orang-orang banyak. Maka ketika para rasul tersebut, Barnabas dan Paulus, mendengar tentang hal tersebut, mereka mengenakan pakaian dan lari kekerumunan orang yang sedang berteriak-teriak.</p>
<p>Dan mereka berdua berkata : Tuan-tuan, mengapa anda melakukan semua ini? Kami berdua juga manusia yang ingin membagi kasih dengan saudara, dan mengajarkan kepada anda tentang Tuhan Yang Maha Hidup yang telah menciptakan langit dan bumi, laut dan segala sesuatu yang ada didalamnya.&#8221; (Kisah 14:11-15)</p>
<p>Jika reaksi dari penduduk Yunani semacam ini (yang menganggap Barnabas dan Paulus sebagai dewa berbentuk manusia), maka hal ini menandakan bahwa keduanya mengalami kesulitan praktis dalam menyebarkan ajarannya.</p>
<p>Seorang yang mengenal Yesus, akan sangat mudah mengenali bahwa ajarannya meupakan pembenaran dari ajaran Musa.</p>
<p>Tetapi bagi kebanyakan penyembah berhala, ajaran ini dipandang baru dan aneh atau malah bingung. Semua penyembah berhala, yang mengakui banyak dewa tetap mempercayai bahwa Tuhan itu beragam.</p>
<p>Bagi orang-orang Yunani, penggambaran tentang Yesus, sesuai dengan salah satu dewa mereka, dan mungkin sekali mereka siap untuk menerima ajaran Yesus dalam penggambaran seperti ini. Sebab bagi pemahaman mereka, tetap ada ruang untuk lebih dari satu.</p>
<p>Ajaran Yesus mengenai Tauhid, adalah suatu bentuk penghapusan semua dewa-dewa yang beragam itu. Ajaran ini yang tidak bisa diterima oleh mereka. Bagi orang yang setulus dan seteguh Barnabas, tugas menciptakan cara hidup yang diajarkan Yesus di Yunani tanpa menyesuaikan diri dengan lingkungannya, pastilah sangat berat.</p>
<p>Bagi Paulus, yang telah memperlihatkan kecenderungannya merubah ajaran yang diketahuinya, melihat kesempatan untuk berdakwa dengan terlebih dahulu menggunakan kepercayaan orang-orang Yunani tersebut dan ditamsilkan kedalam Yesus.</p>
<p>Saat itu Yunani telah menjadi bagian dari kekaisaran Romawi. Dewa-dewa Romawi banyak memiliki kemiripan dengan dewa-dewa yang dianut oleh orang Yunani.</p>
<p>Dan Paulus adalah orang yang sangat pandai memanfaatkan situasi, dia menyadari sepenuhnya keteguhan kepercayaan dalam agama Graceo-Roman (campuran Yunani dan Romawi) dari rakyat awam didalam kekaisaran Romawi tersebut. Jelas terlihat bahwa ia merasa tidak mungkin merubah cara ibadah mereka tanpa merubah ajaran Yesus.</p>
<p>Barnabas, disisi lain sebagaimana tercatat dalam Matius 5:18, bahwa Yesus mengetahui bahwa penciptaanya/kelahirannya tdaik menginginkan hukumnya dikurangi dan dirubah sekecil apapun. Untuk itu dia tetap berpegang teguh pada ajaran yang pernah diterima langsung olehnya.</p>
<p>Akhirnya mereka berdua, Barnabas dan Paulus lebih banyak bersilang pendapat.</p>
<p>Tercatat dalam Kisah Rasul 15:39-40 :<br />
&#8220;Pertentangan sangatlah tajam diantara keduanya, sehingga mereka segera berpisah jalan &#8211; kemudian Barnabas membawa Markus berlayar ke Cyprus.&#8221;</p>
<p>Sangat menarik untuk dikaji bila Barnabas tercatat pada kisah Rasul, bahwa ia telah dipilih oleh Roh Kudus untuk menyebarkan ajaran Yesus, tetapi hal ini ditolak oleh Paulus. Kedudukannya telah cukup kuat dan ia tidak mesti bergantung lagi kepada Barnabas.</p>
<p>Lebih jauh lagi, Paulus adalah warga negara Romawi dan bisa berbahasa Romawi, juga bisa berbahasa Yunani sebagai bahasa resmi daerah kelahirannya, Tarsus.</p>
<p>Surat-surat yang ia tulis pada masa berikutnya kepada komunitas-komunitas Kristen di Yunani pastilah ditulis dalam bahasa ibunya. Hal ini ia bisa pergi ke Yunani dan Itali tanpa mengalami kesulitan dalam bahasa.</p>
<p>Barnabas disisi lain, tidak pandai berbicara dalam kedua bahasa tersebut.<br />
Markus yang bisa berbahasa Yunani, harus menyertainya pada perjalanan misi pertamanya ke Yunani sebagai penterjemah. Jika Barnabas pergi sendirian, maka ia tidak akan bisa dipahami. Oleh sebab itu penolakan Paulus untuk bepergian bersama Markus karena khawatir akan terbongkar penyimpangan Paulus pada saat berdakwah, sehingga Barnabas akan mencegahnya.</p>
<p>Didalam buku &#8220;Histroy of Christianity in the Apostolic Age&#8221;, Mc Giffert berkata :</p>
<p>&#8220;Barnabas &#8230; yang haknya untuk bekerja (menyebarkan agama) dikalangan orang-orang zuhud telah diakui di Yerusalem &#8230;(kemudian) ia harus kembali dan memisahkan dirinya dari mereka (orang-orang zuhud) sangatlah aneh.</p>
<p>Barnabas tidak menyetujui doktrin Paulus tentang kebebasan orang-orang Kristen dari segala bentuk hukum (sebelumnya; agama Musa)&#8230; perpisahan Paulus dan Barnabas dinyatakan oleh penulis kitab kisah Rasul sebagai akibat dari pertikaian mereka yang menyangkut Markus.</p>
<p>Tetapi alasan sebenarnya jauh lebih dalam daripada alasan tersebut&#8230; orang yang paling dekat dengan Paulus dan sangat intim bergaul dengannya pada masa-masa awal karirnya sebagai orang Kristen adalah Barnabas, &#8230;yang merupakan seorang anggota dari gereja di yerusalem pada masa permulaan&#8230; persahabatannya sangat berarti bagi Paulus dan pasti memiliki andil dan pengaruh yang tidak kecil terhadap orang-orang Kristen. Barnabas bertindak sebagai pendukung Paulus dimasa awal. Padahal sebelumnya, Paulus adalah penyiksa orang-orang Kristen yang tak pernah terlupakan.&#8221;</p>
<p>(A history of Christianity in the Apostolic Age, A.G. MacGiffert, hal. 216, 231, 424-5)</p>
<p>Perubahan sikap Barnabas terhadap Paulus hanya bisa terjadi sebagai akibat pengalaman-pengalamannya selama bepergian dengan Paulus.</p>
<p>Segala harapannya agar Paulus merubah pandangannya dan benar-benar menjadi pengikut yesus telah sirna. Barnabas telah menyadari kesalahan dalam tindakannya, maka ia pergi meninggalkan Paulus. Sebelum ia mencoba menyebarkan suatu ajaran, yang sebenarnya hanya ditujukan kepada orang-orang Zuhud tampaknya ia melihatnya sebagai suatu tujuan yang tepat. Tetapi setelah mencobanya, pengalaman membuktikan bahwa hal itu tidak mungkin.</p>
<p>Tampaknya pengalamannya di Antiokia jauh lebih berhasil karena terdapat orang-orang zuhud yang datang kepada para pengikut Yesus danmeminta untuk diterima sebagai orang-orang Kristen. Tetapi ketika Barnabas dan Paulus datang ke Yunani, justru mereka berdua yang meminta orang-orang untuk menjadi Kristen.</p>
<p>Tidak terdapat catatan tentang apa yang terjadi setelah Barnabas kembali ke Cyprus. Tetapi diketahui ia mati sebagai seorang syahid yang memegang teguh ajaran Yesus.</p>
<p>Sekalipun terdapat bukti bahwa barnabas ditutup-tutupi oleh sebagian besar halaman-halaman Bible, tapi jelas terlihat bahwa dia telah menjadi bagian tidak terpisahkan dalam sejarah kristen dan jelas tidak bisa diabaikan begitu saja.</p>
<p>Secara terang-terangan ia ingin menegaskan dan mengajarkan apa yang telah didengarnya dari yesus pada masa-masa awal sejarah gereja, pada saat sebagian orang yang paling dekat dengan yesus. Kesetiaan Barnabas terhadap Yesus diakui oleh teman-temannya maupun lawan-lawannya. Dirumah saudara perempuannya, Yesus melaksanakan jamuan paskah, dan tentunya rumah tersebut tetap menjadi tempat pertemuan bagi para pengikut Yesus setelah ia menghilang.</p>
<p>Pengaruh Barnabas terhadap para murid Yesus dan pengikut lainnya telah dipastikan oleh Bible sendiri. Barnabas dipanggil sebagai seorang nabi, guru dan juga seorang murid Yesus oleh Lukas yang kesetiaannya kepada Paulus tidak diragukan lagi.</p>
<p>Setelah Barnabas kembali ke Cyprus, Paulus meneruskan misinya. Sekalipun ia telah cukup lama bergaul dengan orang-orang Kristen awal yang membuat ia bisa diterima dikalangan mereka, tapi ia menyadari kelemahan posisinya.</p>
<p>Ia bisa dipanggil murid Yesus, sekalipun ia mengaku memiliki akses kepada Yesus melalui wahyu, tetapi ia tetap membutuhkan seseorang yang pernah hidup bersama Yesus untuk menyertainya dalam perjalanan2nya dikalangan orang-orang Gentile. Seorang teman yang merupakan saksi langsung kehidupan Yesus, akan memberikan kepadanya dukungan yang sangat bernilai dan bisa mendukung argumen-argumennya dengan kewibawaan tambahan. Untuk itu ia membujuk Petrus untuk bergabung dengannya.</p>
<p>Kedua orang yang dahulunya saling bermusuhan dengan tajam, dan sekarang bisa bersatu adalah suatu hal yang mengejutkan. Tetapi situasi telah berubah. Sekarang Paulus telah diterima oleh orang banyak sebagai seorang Kristen dan tidak lagi dipandang sebagai penyiksa.</p>
<p>Ketenaran Petrus sebagai salah seorang murid Yesus telah hilang dan lemah, pada saat dibawah tekanan atau berhadapan dengan bahaya, dia menyangkal bahwa dia adalah sahabat Yesus pada saat pengadilan dan penyaliban.</p>
<p>&#8220;Adapun Petrus duduk diluar serambi balai, maka datanglah kepadanya seorang dayang, katanya : Engkau juga bersama-sama Yesus, orang Galelia itu ?&#8221;</p>
<p>Tetapi Petrus bersangkal dihadapan sekalian orang, katanya: &#8216;Tiada aku mengerti apa yang engkau katakan.&#8217; Apabila ia keluar serambi hadapan, maka seorang dayang yang lain melihat dia serta berlata : &#8216;Orang inipun pergi bersama-sama dengan Yesus, orang Nazaret itu.&#8221; Maka lagi pula ia (Petrus) bersangkal : &#8216;Tiada aku kenal orang itu.&#8221;<br />
(Matius 26:69-72)</p>
<p>Sekarang, patutkah ucapan seperti itu dikeluarkan oleh Petrus sebagai salah satu sahabat dan murid terdekat Yesus ?</p>
<p>Petrus, terpujikah sikap beliau ini ?</p>
<p>Paulus, nama yahudinya adalah Saul (Kis. 13:9) lahir di Tarsus ibukota Cicillia di Asia minor. Ayahnya seorang Yahudi dari suku Benyamin, dan ibunya keturunan Romawi. Ia menjadi jemaat Kristen setelah mengaku bertemu dengan cahaya dilangit yang konon namanya adalah Yesus (Kis. 9:3-7)</p>
<p>Paulus inilah yang memiliki peranan terbesar dalam pembentukan dogma agama Kristen, antara lain 7 dogma dibawah ini.</p>
<p>1. Konsep Tuhan Anak<br />
Menurut Paulus, Allah Bapa yang disorga itu mempunya anak sulung yang sudah ada sebelum segala sesuatu ada, dan segalanya dicipta melaluinya (1 Korintus 8L6; Kolose 1:5; 1 Timotius 2:5)</p>
<p>2. Inkarnasi<br />
Menurut Paulus, Yesus telah melakukan inkarnasi di Bumi melalui benih Daud<br />
(Roma 1:3-4; Galatia 4:4-5; Kolose 1:15; dan Ibrani 1:3)</p>
<p>Dengan demikian, Paulus telah mendoktrinkan bahwa Yesus adalah anak Yusuf dan Maryam sebagaimana silsilah yang ditulis oleh Matius (Mat. 1:1-16).</p>
<p>Paulus mengatakan bahwa Yesus dalam wujudnya sebagai manusia berasal dari benih Daud (Roma 1:3). Jadi Paulus menuduh Yusuf dan Maryam bersetubuh hingga melahirkan Yesus.</p>
<p>3. Dosa Waris<br />
Menurut Paulus, manusia ini sebenarnya hidup kekal disorga, karena kesalahan Adam, maka ia diletakkan dibumi dan anak Adam bisa mati. Dosa yang telah diperbuat oleh Adam itu terus dipikul oleh keturunannya (Roma 5:12-18; 1 Korintus 15:21-26)</p>
<p>4. Penyaliban dan Penebusan<br />
Menurut Paulus, Yesus menyerahkan dirinya untuk berkorban hingga mati ditiang salib<br />
(1 Korintus 1:18-23; Roma 5:8; 1 Timotius 1:15).</p>
<p>Pengorbanan Yesus itu adalah untuk menebus dosa manusia. Oleh karena itu setiap orang harus beriman kepada penyaliban dan penebusan dosa ini, agar memperoleh hidup kekal dan kembali pada hari kemudian.<br />
(Roma 5:18; 6:10-11; 2 Korintus 5:14; 1 Timotius 2:6)</p>
<p>5. Konsep Kebangkitan<br />
Yesus bangkit dari kematian setelah dikubur selama tiga hari. Maka dari itu semua orang harus percaya bahwa Yesus telah bangkit dan hidup kekal. Siapa yang percaya akan memperoleh hidup yang kekal pula (Roma 6:4-18; 1 Korintus 15:17-20; 15:4; 2 Timotius 2:Cool</p>
<p>6. Naik Kelangit<br />
Setelah bangkit dari kematiannya, Yesus naik kelangit dan bersemayam disebelah kanan Tuhan Bapa (Efesus 1:19-20; Kolose 3:1)</p>
<p>7. Tuhan Yesus<br />
Setiap orang harus yakin bahwa Yesus adalah Tuhan (Roma 10:9).</p>
<p>Dengan adanya dasar dogma seperti ini, pada gilirannya melahirkan doktrin Trinitas (Devine Trinity) yang menetapkan bahwa Tuhan terdiri dari 3 oknum, Allah Bapa, Roh Kudus dan Allah anak.</p>
<p>Dari semua konsep dogma agama yang telah diajarkan Paulus itu, ternyata hanya kebohongan belaka. Sebagaimana yang dikatakannya sendiri dalam suratnya kepada jemaat di Roma 3:7 sbb:</p>
<p>&#8220;Tetapi jika kebenaran Allah oleh dustaku semakin melimpah bagi kemuliaanNya, mengapa aku masih dihakimi lagi sebagai orang berdosa ?&#8221;<br />
(Roma 3:7)</p>
<p>Sudah tepatlah apa yang telah dikatakan oleh Yesus dalam Injil Matius :</p>
<p>&#8220;Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu ! Sebab banyak orang akan datang dengan memakai namaku dan berkata : Akulah Mesias (juru selamat) dan mereka akan menyesatkan banyak orang.&#8221;<br />
(Matius 24:4-5)</p>
<p>Ramalan Jesus itu terbukti, bahwa ada orang mengaku Rasul yang diutus olehnya dengan mendapat bimbingan dari Roh Kudus. Tetapi Rasul palsu ini mengajarkan dogma yang bertentangan dengan ajaran Yesus. Silahkan anda buka dan teliti pertentangan antara ajaran Yesus dengan paulus.</p>
<p>Salah satu contohnya, Yesus sunat (Lukas 2:21) tetapi Paulus melarang sunat (Roma 2:29; Galatia 5:2). Yesus menyuruh agar manusia menyembah Allah, tetapi Paulus mempertuhankan Yesus</p>
<p>apakah ingin jadi pengikut Yesus atau ingin jadi pengikut Paulus?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yahudi</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/comment-page-21/#comment-9115</link>
		<dc:creator>yahudi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2009 16:14:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/04/27/mustahil-orang-kristen-bisa-menjawab/#comment-9115</guid>
		<description>1. Saya mempelajari isu hangat yang selalu muncul hampir disetiap diskusi lintas agama antara muslim-kristen, isu mengenai Yesus hanya untuk bani Isral selalu menjadi sorotan. Muslim membeberkan bukti-bukti faktual untuk meyakinkan Kristen bahwa Yesus hanya untuk bani Israel.

Dibawah ini saya akan membeberkan bukti-bukti alkitabiyah.

1.Matius 15:24.
Jawab Yesus &quot;Aku DIUTUS hanya kpd domba2 yang hilang dari Umat
Israel&quot;.Kata diutus paralel dg konsep Islam bahwa semua Nabi itu
hanya kurir (tukang pos). Konsep panebusan/pengorbanan adalah paralel
agama pagan (maaf kalau anda serik,ini jujur).

2.Matius 10:5-6.
Janganlah kamu menyimpang kejalan bangsa lain atau masuk kedalam kota
orang Samaria,melainkan pergilah kpd domba2 yg hilang dari Israel.Nah
itu kan Israel lagi!!!

3.Kisah Para Rasul 16:6-7.
Mereka melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia,karena Roh Kudus
mencegah mereka utk memberitakan Injil di Asia,dan setibanya di Misia
mereka mencoba masuk kedaerah Bitinia,tapi Roh Yesus tidak
mengijinkan mereka.Opo Lawalata kurang jelas?

4.Matius 19:27-28.
&quot;Aku (Yesus) berkata kpdmu,sesungguhnya pada waktu penciptaan
kembali,apabila anak manusia bersemayam ditahta kemulianNya,kamu yang
telah mengikut Aku,akan duduk juga diatas 12 tahta untuk menghakimi
ke 12 suku Israel&quot;.jadi kamu ini Law dan saya bukan termasuk yang
dihakimi Dia.dan tambahan sbgi referensi bagi yg ingin tau akan bibel

2. DITERJEMAHKANNYA BERULANG KALI KESELURUHAN BIBLE
------------------------------------------------------------

1. Pertama diterjemahkan dari bahasa-bahasa Aramiya dan
Greka oleh William Tyndale, yang kemudian mengalami nasib
dihukum bakar hidup-hidup dalam bulan Oktober tahun 1536
atas tuduhan dengan sengaja memalsukan terjemahan dari
Perjanjian Baru.
2. Pada tahun 1535 diterjemahkan oleh Coverdale.
3. Pada tahun 1537 diterjemahkan oleh Thomas Matthew (barang
kali nama samaran dari John Rogers).
4. Pada tahun 1539: &quot;Great Bible&quot; yang direvisi.
5. Pada tahun 1560: &quot;Geneva Bible&quot; yang diperbaiki.
6. Pada tahun 1568: &quot;Bishop&#039;s Bible&quot; yang direvisi.
7. Pada tahun 1582 terjemahan Perjanjian Baru dari Vulgata
Latin oleh Ulama Katolik, diterbitkan di Rheims.
8. Pada tahun 1611: &quot;King James Version,&quot; direvisi pada
tahun 1881
9. Pada tahun 1901: &quot;Revised Standard Version&quot;

&quot;King James Version&quot; banyak salahnya sehingga merubah arti.
Perkembangan studi dan Bible dan penemuan banyak manuscript
yang lebih tua menyebabkan Gereja Inggris pada tahun 1870
memeriksanya dan baru mengedarkan pada tahun 1881 - 1885;
dan Ulama Amerika mengedarkan sadurannya pada tahun 1901.

Kemajuan dalam ilmu pengetahuan bahasa-bahasa Kuna dan
penemuan-penemuan baru dalam arkeologi mengakibatkan revisi
pada tahun 1937, 1946 dan pada tahun 1951. Mungkin sekali
Bible akan terus-menerus mengalami perubahan, disesuaikan,
ditertibkan, disempurnakan dan sebagainya; laksana biasanya
dengan karya-karya insani yang lain.

DAFTAR BIBLE YANG TELAH BEREDAR [11]
------------------------------------------------------------

(1)KING JAMES VERSION (1611).
(2)REVISED STANDARD VERSION (1952). Dikeluarkan oleh kaum
Protestan A.S. dengan perubahan-pelubahan atas dasar
naskah-naskah yang lebih authentic. Terus-menerus
direvisi, dengan APOCRYPHA untuk Katolik dan Orthodox
Timur.
(3)THE YERUSALEM BIBLE (1966). Saduran Katolik, di mana
Tuhan disebut &quot;Yahweh.&quot; Bersejarah, karena lain dari
naskah Latin oleh Jerome, dan adanya catatan-catatan
kritik modern.
(4)NEW ENGLISH BIBLE (1970). Walaupun saduran gerejani
dibawah perlindungan Anglican-Protestan, tapi mudah
dibaca, bersumber dan naskah-naskah kuna tanpa
tergantung pada terjemahan-terjemahan yang lebih
dahulu. Apocrypha ada.
(5)NEW AMERICAN BIBLE (1970). Terbitan Katolik A.S.
mutakhir, terjemahan dari bahasa-bahasa yang semula.
Ini dan Yerusalem Bible mendesak bible dan
DOUAY-RHEIMS, Bible Katolik yang lebih rendah mutunya
dari KING JAMES.
(6)NEW AMERICAN STANDARD BIBLE (1971). Revisi yang disusun
agak kaku dari saduran yang lebih dahulu dan diabaikan.
Kesukaan kaum Fundamentalist. Dituduh agak memalsukan
text agar Bible dipandang lebih tepat.
(7)THE LIVING BIBLE (1966). Dinista oleh kaum Purist
karena kebebasannya dengan naskah. Paraphrase ini
oleh seorang Injili KENNETH TAYLOR mempopulerkan
Alkitab yang diperjual-belikan di supermarket dan kios.
(8)THE HOLY SCRIPTURES (1917). Wasiat Lama untuk umat Yahudi.
Berdasar atas bible-bible yang lebih tua dalam bahasa
Inggris. Para Sarjana akan tamatkan sebuah saduran modern
yang lebih baik pada tahun 1980-an.
(9)NEW TESTAMENT IN MODERN ENGLISH (1958). Paraphrase dan
seorang pendeta Inggris J.B. PHILLIPS, yang membuat
Injil-injil dan surat-surat mudah difahami.
(10) TODAY&#039;S ENGLISH VERSION (1966). Sebuah terjemahan dan
Perjanjian Baru dalam bahasa yang ringkas.
Dari American Bible Society.
(11) NEW INTERNATIONAL VERSION (1973). Terbitan terakhir
dari Perjanjian Baru oleh suatu panel internasional
dari 108 sarjana yang berniat menerbitkan Bible yang
lengkap pada tahun 1978.

Lain sekali dengan aneka karya insani tersebut di atas
(bukan dalam bahasa Yesus Kristus) Al-Qur&#039;an, Wahyu Ilahi
kepada Nabi Muhammad S.A.W., dalam bahasa Arab logat Quraisy
dengan gaya yang tiada ada taranya; baik classic maupun
modern, selama 14 abad, naskahnya yang tunggal tidak berubah
hingga saat ini dan lagi merupakan text-book di seluruh
dunia yang senantiasa dibaca dan dipelajari.
. KHOTBAH YESUS DI BUKIT
------------------------------------------------------------

Khotbah Yesus di bukit merupakan rumusan ajaran Yesus.

Ada dua saduran dari tabligh ini, satu di Kitab Injil
karangan Matius dan yang satu lagi di Kitab Injil karangan
Lukas. Kedua saduran ini tidak sama. Periksa dan
bandingkanlah MATIUS 5, 6 dan 7 dan LUKAS 6: 17 - 49.

Sebagaimana diketahui Yesus berbahasa Aramea, dan naskah
ajarannya dalam bahasa ini sudah tidak ada lagi, dan menurut
para sarjana tidak mungkin ditemukan lagi. Dapat dikatakan
bahwa naskah itu adalah Injil Yesus yang asli, yang
tersimpan oleh saudaranya se-ibu, Yakub, Ketua Jemaat, di
mihrab Mesjid Al-Aqsa di Yerusalem. Pada tahun 62 Yakub
terbunuh atas perintah Ananas, Imam Besar Yahudi.
Pemberontakan (67-70) melawan orang Romawi berakhir dengan
dibumi-ratakannya Yerusalem.

Perlu ditekankan bahwa pengikut sejati dari ajaran Yesus ini
adalah dari pada Bani Israil (Yahudi). Mereka dinamakan
&quot;Nazoreans (Nazarenes, Nasarah)&quot; taat kepada syari&#039;at Nabi
Musa a.s., percaya bahwa Yesus, putera gadis Mariam a.s.,
adalah Al-Masih. Mereka merupakan suatu jemaat, suatu sekte
tasawuf yang mirip sekali, menurut hasil penyelidikan Dead
Sea Scrolls, dengan tarekat kaum Essi. Mereka tidak
bergereja dan bukan Kristen, bahkan dikafirkan kemudian oleh
kaum mualaf Nasrani yang mendewakan Yesus laksana &quot;Penebus
Dosa.&quot;

Kitab Injil yang katanya, karena tiada bukti, karangan
Matius tersiar kira-kira pada tahun 79. Matius (Ibrani:
Mattihyah; artinya &quot;anugerah Ilahi&quot;), putera dari Alpius,
seorang Yahudi yang berbahasa Aramea (semula pemungut cukai
dari Kapernaum) adalah hawari (discipel) dari Yesus.
Autograph dalam bahasa Aramea dari karangannya yang kemudian
disebut Injil, tidak ada lagi. Hanya ada codices dalam
bahasa Griek-Koine, yaitu bahasa Yunani sehari-hari,
salinan-salinan dari yang lain-lainnya.

Tidak diketahui siapa penterjemahnya dan para penyalinnya.

Adapun Kitab Injil yang katanya, juga tiada bukti, karangan
Lukas ini tersiar kira-kira antara tahun 145 - 155. Lukas,
seorang Griek mualaf yang tidak berbahasa Aramea, adalah
dukun dan teman jalan dari Paulus. Lukas tidak kenal Yesus.
Autograph dari tulisannya yang kemudian disebut Injil, pun
tidak ada. Hanya terdapat salinan-salinan dari
salinan-salinan yang berlain-lainan. Siapa para penyalinnya
tidak diketahui pula

Dari kedua saduran tersebut dapat dinilai betapa tingginya
ajaran akhlak dari Yesus.

Perlu kiranya diterangkan di sini bahwa menurut segala
kamus, Tuhan adalah God dan Heer adalah Tuan. Dalam Bijbel
naskah Belanda dan Inggris disebut Heer dan Lord, akan
tetapi dalam naskah Indonesia diterjemahkannya Heer, Lord
dengan Tuhan; hingga bila diterjemahkan kembali menjadi God;
hal mana menyesatkan pembaca dan meng-ilahkan Yesus. Tidak
disebutnya God Jezus, tetapi Heer Jezus, yaitu Sayidina
(Tuan Kami) Isa. Jelaslah pula dengan kata Bapaku dan Bapamu
dimaksudnya Allah, tanpa perbedaan antara kedua Bapa itu.
Yesus sendiri menyebut dirinya Anak Manusia. Ketahuilah
bahwa dalam bahasa-bahasa Semit, tidak dikenal huruf besar,
huruf kapital (hoofdletter)

Pendeta Dr. A.P. Davies menguatkan apa yang tersebut di atas
di dalam bukunya &quot;The First Christian&quot; pada halaman 128,
begini: &quot;Menurut pendapat banyak scholar, satu dari pada
sebab-sebab yang utama dari perubahan status Yesus, dari
Masih Yahudi hingga menjadi Pembebas alam-dunia, terletak
pada penggunaan istilah &quot;Lord.&quot; Dalam bahasa Ibrani kata
ADONAI cuma berarti Yehovah, Tuhan yang Satu dan yang
Satu-satunya, dan Yesus tidak mungkin disebut Lord. Dalam
bahasa Aramea (MARAN) sudah mulai ada suatu perubahan. Para
dewa pembebas Suria adalah &quot;lords.&quot; Dalam bahasa Yunani
(KURIOS), kata ini pasti mempersamakan Yesus dengan seorang
dewa - pembebas seperti lord-lord lain dari agama-agama
mystery. Bukannya kata &quot;kurios&quot; diperuntukkan khas guna
maksud ini. Kata &quot;kurios&quot; dapat dipersamakan dengan kata
&quot;sir&quot; dalam bahasa Inggris. Tetapi kalau kata itu digunakan
tentang Caesar atau tentang seorang dewa pembebas, maknanya
menjadi agung. Kata itu tentu dapat dipakai tentang Yesus
dalam arti yang lebih tinggi sesudah ia ditablighkan kepada
orang; kalau tidak Yesus akan lebih direndahkan dan pada
kedudukan dewa-dewa Attis, Tammuz atau Osiris. Sesudah kata
itu dipakai bagi Yesus, maka beliau, tidak mungkin lain,
memperoleh beberapa tabiat dari para dewa-pembebas.

Ide tentang pembebas sebagai Putera Tuhan sudah ada beberapa
abad sebelum Paulus, pada agama Hellenic (Griek Kuna), pada
Gnosticism, pada gerakan Hermetic. Concept Ibunda Tuhan yang
kini dihubungkan dengan Maria, Ibu dari Yesus, telah jauh
berkembang pada dewi Isis, Cybele dan banyak lagi &quot;mater
dolorosas&quot; lain.

Dodd dalam studinya yang tersohor tentang istilah-istilah
dalam bahasa Ibrani dan Yunani dari Wasiat Lama, memeriksa
kata-kata seperti &#039;God,&quot; &#039;Law,&quot; &quot;Sin,&quot; &quot;Atonement,&quot; &quot;Faith,&quot;
dan memperlihatkan bagaimana maknanya berubah kalau Ibrani
diganti dengan Yunani.
Kerajaan Israil Utara terdiri dari 10 suku/Bani Israil, yaitu :

1. Ruben
2. Simeon
3. Lewi
4. Isakhar
5. Zebulon
6. Dan
7. Yusuf
8. Naftali
9. Gad
10. Asyer

Dan dipimpin oleh raja pertamanya yaitu Jerobeam (922 SM - 901 SM), dan raja terakhirnya Hosea (732 SM - 724 SM).
Kerajaan Israil Selatan (Yerusalem) terdiri dari 2 suku/bani, yaitu :

1. Yehuda

2. Benjamin

Dan dipimpin oleh raja pertamanya yaitu Rehobeam (922 SM - 915 SM), dan raja terakhirnya Zedekia (597 SM - 587 SM).

Pada tahun 721 SM, Kerajaan Asyria yang saat itu dipimpin oleh Raja Shalmanesar menyerbu dan menaklukan kerajaan Israil Utara yang saat itu di pimpin oleh Raja Hosea (Raja terakhir Irail Utara). Oleh Raja Assyiria ke 10 suku Israil yang tinggal di tawan dan di bawa keluar tanah air mereka menuju Assyiria. Diceritakan dalam Kitab Nabi Edras (Nabi Idris a.s.) bahwa 10 suku Israil ini melarikan diri dari syiria namun tidak menuju ke tanah air mereka namun bermigrasi ke timur jauh ke suatu negeri yang bernama Asareth (Nazara atau Azara). Sehingga sejak tahun 721 SM di Samaria sudah tidak terdapat satu pun suku Israil.


Pada tahun 603 SM dominasi kekuatan Assyiria direbut oleh kerajaan Babylonia. Dan pada tahun 587 SM Yerusalem dihancurkan oleh raja Nebukadnezar. Dan seperti Raja Assyiria, Raja Nebukadnezar pun menawan dan membawa keluar 2 suku Bani Israil yang ada di Yerusalem ke Babylonia, Media (Persia), dan Ghaur (kawasan pegunungan Afghanistan).

Dan pada periode 538 SM - 332 SM Kekuatan Babylonia direbut oleh Kerajaan Persia oleh Raja Cyrus dan pada era tersebut ke 2 suku Bani Israil kembali menuju tanah air mereka di Yerusalem.

Coba anda telusuri dan pikirkan.....................
 MELAINKAN PEDANG</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>1. Saya mempelajari isu hangat yang selalu muncul hampir disetiap diskusi lintas agama antara muslim-kristen, isu mengenai Yesus hanya untuk bani Isral selalu menjadi sorotan. Muslim membeberkan bukti-bukti faktual untuk meyakinkan Kristen bahwa Yesus hanya untuk bani Israel.</p>
<p>Dibawah ini saya akan membeberkan bukti-bukti alkitabiyah.</p>
<p>1.Matius 15:24.<br />
Jawab Yesus &#8220;Aku DIUTUS hanya kpd domba2 yang hilang dari Umat<br />
Israel&#8221;.Kata diutus paralel dg konsep Islam bahwa semua Nabi itu<br />
hanya kurir (tukang pos). Konsep panebusan/pengorbanan adalah paralel<br />
agama pagan (maaf kalau anda serik,ini jujur).</p>
<p>2.Matius 10:5-6.<br />
Janganlah kamu menyimpang kejalan bangsa lain atau masuk kedalam kota<br />
orang Samaria,melainkan pergilah kpd domba2 yg hilang dari Israel.Nah<br />
itu kan Israel lagi!!!</p>
<p>3.Kisah Para Rasul 16:6-7.<br />
Mereka melintasi tanah Frigia dan tanah Galatia,karena Roh Kudus<br />
mencegah mereka utk memberitakan Injil di Asia,dan setibanya di Misia<br />
mereka mencoba masuk kedaerah Bitinia,tapi Roh Yesus tidak<br />
mengijinkan mereka.Opo Lawalata kurang jelas?</p>
<p>4.Matius 19:27-28.<br />
&#8220;Aku (Yesus) berkata kpdmu,sesungguhnya pada waktu penciptaan<br />
kembali,apabila anak manusia bersemayam ditahta kemulianNya,kamu yang<br />
telah mengikut Aku,akan duduk juga diatas 12 tahta untuk menghakimi<br />
ke 12 suku Israel&#8221;.jadi kamu ini Law dan saya bukan termasuk yang<br />
dihakimi Dia.dan tambahan sbgi referensi bagi yg ingin tau akan bibel</p>
<p>2. DITERJEMAHKANNYA BERULANG KALI KESELURUHAN BIBLE<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>1. Pertama diterjemahkan dari bahasa-bahasa Aramiya dan<br />
Greka oleh William Tyndale, yang kemudian mengalami nasib<br />
dihukum bakar hidup-hidup dalam bulan Oktober tahun 1536<br />
atas tuduhan dengan sengaja memalsukan terjemahan dari<br />
Perjanjian Baru.<br />
2. Pada tahun 1535 diterjemahkan oleh Coverdale.<br />
3. Pada tahun 1537 diterjemahkan oleh Thomas Matthew (barang<br />
kali nama samaran dari John Rogers).<br />
4. Pada tahun 1539: &#8220;Great Bible&#8221; yang direvisi.<br />
5. Pada tahun 1560: &#8220;Geneva Bible&#8221; yang diperbaiki.<br />
6. Pada tahun 1568: &#8220;Bishop&#8217;s Bible&#8221; yang direvisi.<br />
7. Pada tahun 1582 terjemahan Perjanjian Baru dari Vulgata<br />
Latin oleh Ulama Katolik, diterbitkan di Rheims.<br />
8. Pada tahun 1611: &#8220;King James Version,&#8221; direvisi pada<br />
tahun 1881<br />
9. Pada tahun 1901: &#8220;Revised Standard Version&#8221;</p>
<p>&#8220;King James Version&#8221; banyak salahnya sehingga merubah arti.<br />
Perkembangan studi dan Bible dan penemuan banyak manuscript<br />
yang lebih tua menyebabkan Gereja Inggris pada tahun 1870<br />
memeriksanya dan baru mengedarkan pada tahun 1881 &#8211; 1885;<br />
dan Ulama Amerika mengedarkan sadurannya pada tahun 1901.</p>
<p>Kemajuan dalam ilmu pengetahuan bahasa-bahasa Kuna dan<br />
penemuan-penemuan baru dalam arkeologi mengakibatkan revisi<br />
pada tahun 1937, 1946 dan pada tahun 1951. Mungkin sekali<br />
Bible akan terus-menerus mengalami perubahan, disesuaikan,<br />
ditertibkan, disempurnakan dan sebagainya; laksana biasanya<br />
dengan karya-karya insani yang lain.</p>
<p>DAFTAR BIBLE YANG TELAH BEREDAR [11]<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>(1)KING JAMES VERSION (1611).<br />
(2)REVISED STANDARD VERSION (1952). Dikeluarkan oleh kaum<br />
Protestan A.S. dengan perubahan-pelubahan atas dasar<br />
naskah-naskah yang lebih authentic. Terus-menerus<br />
direvisi, dengan APOCRYPHA untuk Katolik dan Orthodox<br />
Timur.<br />
(3)THE YERUSALEM BIBLE (1966). Saduran Katolik, di mana<br />
Tuhan disebut &#8220;Yahweh.&#8221; Bersejarah, karena lain dari<br />
naskah Latin oleh Jerome, dan adanya catatan-catatan<br />
kritik modern.<br />
(4)NEW ENGLISH BIBLE (1970). Walaupun saduran gerejani<br />
dibawah perlindungan Anglican-Protestan, tapi mudah<br />
dibaca, bersumber dan naskah-naskah kuna tanpa<br />
tergantung pada terjemahan-terjemahan yang lebih<br />
dahulu. Apocrypha ada.<br />
(5)NEW AMERICAN BIBLE (1970). Terbitan Katolik A.S.<br />
mutakhir, terjemahan dari bahasa-bahasa yang semula.<br />
Ini dan Yerusalem Bible mendesak bible dan<br />
DOUAY-RHEIMS, Bible Katolik yang lebih rendah mutunya<br />
dari KING JAMES.<br />
(6)NEW AMERICAN STANDARD BIBLE (1971). Revisi yang disusun<br />
agak kaku dari saduran yang lebih dahulu dan diabaikan.<br />
Kesukaan kaum Fundamentalist. Dituduh agak memalsukan<br />
text agar Bible dipandang lebih tepat.<br />
(7)THE LIVING BIBLE (1966). Dinista oleh kaum Purist<br />
karena kebebasannya dengan naskah. Paraphrase ini<br />
oleh seorang Injili KENNETH TAYLOR mempopulerkan<br />
Alkitab yang diperjual-belikan di supermarket dan kios.<br />
(8)THE HOLY SCRIPTURES (1917). Wasiat Lama untuk umat Yahudi.<br />
Berdasar atas bible-bible yang lebih tua dalam bahasa<br />
Inggris. Para Sarjana akan tamatkan sebuah saduran modern<br />
yang lebih baik pada tahun 1980-an.<br />
(9)NEW TESTAMENT IN MODERN ENGLISH (1958). Paraphrase dan<br />
seorang pendeta Inggris J.B. PHILLIPS, yang membuat<br />
Injil-injil dan surat-surat mudah difahami.<br />
(10) TODAY&#8217;S ENGLISH VERSION (1966). Sebuah terjemahan dan<br />
Perjanjian Baru dalam bahasa yang ringkas.<br />
Dari American Bible Society.<br />
(11) NEW INTERNATIONAL VERSION (1973). Terbitan terakhir<br />
dari Perjanjian Baru oleh suatu panel internasional<br />
dari 108 sarjana yang berniat menerbitkan Bible yang<br />
lengkap pada tahun 1978.</p>
<p>Lain sekali dengan aneka karya insani tersebut di atas<br />
(bukan dalam bahasa Yesus Kristus) Al-Qur&#8217;an, Wahyu Ilahi<br />
kepada Nabi Muhammad S.A.W., dalam bahasa Arab logat Quraisy<br />
dengan gaya yang tiada ada taranya; baik classic maupun<br />
modern, selama 14 abad, naskahnya yang tunggal tidak berubah<br />
hingga saat ini dan lagi merupakan text-book di seluruh<br />
dunia yang senantiasa dibaca dan dipelajari.<br />
. KHOTBAH YESUS DI BUKIT<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>Khotbah Yesus di bukit merupakan rumusan ajaran Yesus.</p>
<p>Ada dua saduran dari tabligh ini, satu di Kitab Injil<br />
karangan Matius dan yang satu lagi di Kitab Injil karangan<br />
Lukas. Kedua saduran ini tidak sama. Periksa dan<br />
bandingkanlah MATIUS 5, 6 dan 7 dan LUKAS 6: 17 &#8211; 49.</p>
<p>Sebagaimana diketahui Yesus berbahasa Aramea, dan naskah<br />
ajarannya dalam bahasa ini sudah tidak ada lagi, dan menurut<br />
para sarjana tidak mungkin ditemukan lagi. Dapat dikatakan<br />
bahwa naskah itu adalah Injil Yesus yang asli, yang<br />
tersimpan oleh saudaranya se-ibu, Yakub, Ketua Jemaat, di<br />
mihrab Mesjid Al-Aqsa di Yerusalem. Pada tahun 62 Yakub<br />
terbunuh atas perintah Ananas, Imam Besar Yahudi.<br />
Pemberontakan (67-70) melawan orang Romawi berakhir dengan<br />
dibumi-ratakannya Yerusalem.</p>
<p>Perlu ditekankan bahwa pengikut sejati dari ajaran Yesus ini<br />
adalah dari pada Bani Israil (Yahudi). Mereka dinamakan<br />
&#8220;Nazoreans (Nazarenes, Nasarah)&#8221; taat kepada syari&#8217;at Nabi<br />
Musa a.s., percaya bahwa Yesus, putera gadis Mariam a.s.,<br />
adalah Al-Masih. Mereka merupakan suatu jemaat, suatu sekte<br />
tasawuf yang mirip sekali, menurut hasil penyelidikan Dead<br />
Sea Scrolls, dengan tarekat kaum Essi. Mereka tidak<br />
bergereja dan bukan Kristen, bahkan dikafirkan kemudian oleh<br />
kaum mualaf Nasrani yang mendewakan Yesus laksana &#8220;Penebus<br />
Dosa.&#8221;</p>
<p>Kitab Injil yang katanya, karena tiada bukti, karangan<br />
Matius tersiar kira-kira pada tahun 79. Matius (Ibrani:<br />
Mattihyah; artinya &#8220;anugerah Ilahi&#8221;), putera dari Alpius,<br />
seorang Yahudi yang berbahasa Aramea (semula pemungut cukai<br />
dari Kapernaum) adalah hawari (discipel) dari Yesus.<br />
Autograph dalam bahasa Aramea dari karangannya yang kemudian<br />
disebut Injil, tidak ada lagi. Hanya ada codices dalam<br />
bahasa Griek-Koine, yaitu bahasa Yunani sehari-hari,<br />
salinan-salinan dari yang lain-lainnya.</p>
<p>Tidak diketahui siapa penterjemahnya dan para penyalinnya.</p>
<p>Adapun Kitab Injil yang katanya, juga tiada bukti, karangan<br />
Lukas ini tersiar kira-kira antara tahun 145 &#8211; 155. Lukas,<br />
seorang Griek mualaf yang tidak berbahasa Aramea, adalah<br />
dukun dan teman jalan dari Paulus. Lukas tidak kenal Yesus.<br />
Autograph dari tulisannya yang kemudian disebut Injil, pun<br />
tidak ada. Hanya terdapat salinan-salinan dari<br />
salinan-salinan yang berlain-lainan. Siapa para penyalinnya<br />
tidak diketahui pula</p>
<p>Dari kedua saduran tersebut dapat dinilai betapa tingginya<br />
ajaran akhlak dari Yesus.</p>
<p>Perlu kiranya diterangkan di sini bahwa menurut segala<br />
kamus, Tuhan adalah God dan Heer adalah Tuan. Dalam Bijbel<br />
naskah Belanda dan Inggris disebut Heer dan Lord, akan<br />
tetapi dalam naskah Indonesia diterjemahkannya Heer, Lord<br />
dengan Tuhan; hingga bila diterjemahkan kembali menjadi God;<br />
hal mana menyesatkan pembaca dan meng-ilahkan Yesus. Tidak<br />
disebutnya God Jezus, tetapi Heer Jezus, yaitu Sayidina<br />
(Tuan Kami) Isa. Jelaslah pula dengan kata Bapaku dan Bapamu<br />
dimaksudnya Allah, tanpa perbedaan antara kedua Bapa itu.<br />
Yesus sendiri menyebut dirinya Anak Manusia. Ketahuilah<br />
bahwa dalam bahasa-bahasa Semit, tidak dikenal huruf besar,<br />
huruf kapital (hoofdletter)</p>
<p>Pendeta Dr. A.P. Davies menguatkan apa yang tersebut di atas<br />
di dalam bukunya &#8220;The First Christian&#8221; pada halaman 128,<br />
begini: &#8220;Menurut pendapat banyak scholar, satu dari pada<br />
sebab-sebab yang utama dari perubahan status Yesus, dari<br />
Masih Yahudi hingga menjadi Pembebas alam-dunia, terletak<br />
pada penggunaan istilah &#8220;Lord.&#8221; Dalam bahasa Ibrani kata<br />
ADONAI cuma berarti Yehovah, Tuhan yang Satu dan yang<br />
Satu-satunya, dan Yesus tidak mungkin disebut Lord. Dalam<br />
bahasa Aramea (MARAN) sudah mulai ada suatu perubahan. Para<br />
dewa pembebas Suria adalah &#8220;lords.&#8221; Dalam bahasa Yunani<br />
(KURIOS), kata ini pasti mempersamakan Yesus dengan seorang<br />
dewa &#8211; pembebas seperti lord-lord lain dari agama-agama<br />
mystery. Bukannya kata &#8220;kurios&#8221; diperuntukkan khas guna<br />
maksud ini. Kata &#8220;kurios&#8221; dapat dipersamakan dengan kata<br />
&#8220;sir&#8221; dalam bahasa Inggris. Tetapi kalau kata itu digunakan<br />
tentang Caesar atau tentang seorang dewa pembebas, maknanya<br />
menjadi agung. Kata itu tentu dapat dipakai tentang Yesus<br />
dalam arti yang lebih tinggi sesudah ia ditablighkan kepada<br />
orang; kalau tidak Yesus akan lebih direndahkan dan pada<br />
kedudukan dewa-dewa Attis, Tammuz atau Osiris. Sesudah kata<br />
itu dipakai bagi Yesus, maka beliau, tidak mungkin lain,<br />
memperoleh beberapa tabiat dari para dewa-pembebas.</p>
<p>Ide tentang pembebas sebagai Putera Tuhan sudah ada beberapa<br />
abad sebelum Paulus, pada agama Hellenic (Griek Kuna), pada<br />
Gnosticism, pada gerakan Hermetic. Concept Ibunda Tuhan yang<br />
kini dihubungkan dengan Maria, Ibu dari Yesus, telah jauh<br />
berkembang pada dewi Isis, Cybele dan banyak lagi &#8220;mater<br />
dolorosas&#8221; lain.</p>
<p>Dodd dalam studinya yang tersohor tentang istilah-istilah<br />
dalam bahasa Ibrani dan Yunani dari Wasiat Lama, memeriksa<br />
kata-kata seperti &#8216;God,&#8221; &#8216;Law,&#8221; &#8220;Sin,&#8221; &#8220;Atonement,&#8221; &#8220;Faith,&#8221;<br />
dan memperlihatkan bagaimana maknanya berubah kalau Ibrani<br />
diganti dengan Yunani.<br />
Kerajaan Israil Utara terdiri dari 10 suku/Bani Israil, yaitu :</p>
<p>1. Ruben<br />
2. Simeon<br />
3. Lewi<br />
4. Isakhar<br />
5. Zebulon<br />
6. Dan<br />
7. Yusuf<br />
8. Naftali<br />
9. Gad<br />
10. Asyer</p>
<p>Dan dipimpin oleh raja pertamanya yaitu Jerobeam (922 SM &#8211; 901 SM), dan raja terakhirnya Hosea (732 SM &#8211; 724 SM).<br />
Kerajaan Israil Selatan (Yerusalem) terdiri dari 2 suku/bani, yaitu :</p>
<p>1. Yehuda</p>
<p>2. Benjamin</p>
<p>Dan dipimpin oleh raja pertamanya yaitu Rehobeam (922 SM &#8211; 915 SM), dan raja terakhirnya Zedekia (597 SM &#8211; 587 SM).</p>
<p>Pada tahun 721 SM, Kerajaan Asyria yang saat itu dipimpin oleh Raja Shalmanesar menyerbu dan menaklukan kerajaan Israil Utara yang saat itu di pimpin oleh Raja Hosea (Raja terakhir Irail Utara). Oleh Raja Assyiria ke 10 suku Israil yang tinggal di tawan dan di bawa keluar tanah air mereka menuju Assyiria. Diceritakan dalam Kitab Nabi Edras (Nabi Idris a.s.) bahwa 10 suku Israil ini melarikan diri dari syiria namun tidak menuju ke tanah air mereka namun bermigrasi ke timur jauh ke suatu negeri yang bernama Asareth (Nazara atau Azara). Sehingga sejak tahun 721 SM di Samaria sudah tidak terdapat satu pun suku Israil.</p>
<p>Pada tahun 603 SM dominasi kekuatan Assyiria direbut oleh kerajaan Babylonia. Dan pada tahun 587 SM Yerusalem dihancurkan oleh raja Nebukadnezar. Dan seperti Raja Assyiria, Raja Nebukadnezar pun menawan dan membawa keluar 2 suku Bani Israil yang ada di Yerusalem ke Babylonia, Media (Persia), dan Ghaur (kawasan pegunungan Afghanistan).</p>
<p>Dan pada periode 538 SM &#8211; 332 SM Kekuatan Babylonia direbut oleh Kerajaan Persia oleh Raja Cyrus dan pada era tersebut ke 2 suku Bani Israil kembali menuju tanah air mereka di Yerusalem.</p>
<p>Coba anda telusuri dan pikirkan&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<br />
 MELAINKAN PEDANG</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
