Rumah Gus Dur ditembak
“Doakan saya selamat, karena saya ditembak. Untung, kaca rumah di Ciganjur yang kena, tapi berlobang, nanti sasarannya ke saya juga, sehingga banyak tentara dan polisi yang datang ke rumah,” kata Gus Dur di hadapan pengurus PKB, NU, dan beberapa ulama di Surabaya, Minggu petang tadi.
Kantor Berita Antara News; Surabaya; Blog Berita
Antara News menulis malam ini, mantan Presiden Abdurrahman Wahid mengatakan bahwa ada orang tak dikenal yang menembak rumahnya di Ciganjur tadi sore, tapi hanya mengenai kaca rumah. Sayang, Antara tidak menulis lebih jauh soal penembakan tersebut. Antara hanya menulis kasus tersebut dalam dua alinea pendek:
Ketua Umum Dewan Syuro DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mengakui dirinya telah menjadi sasaran tembak yang dilakukan orang tak dikenal dengan menembak rumahnya.
“Doakan saya selamat, karena saya ditembak. Untung, kaca rumah di Ciganjur yang kena, tapi berlobang, nanti sasarannya ke saya juga, sehingga banyak tentara dan polisi yang datang ke rumah,” katanya di hadapan pengurus PKB, NU, dan beberapa ulama di Surabaya, Minggu petang.
Selanjutnya berita Antara tersebut bercerita seputar masalah politik dan PKB, antara lain seperti dikutip di bawah ini:
Dalam sambutan pada perkenalan pasangan Cagub-Cawagub Jatim DR H Achmady-Brigjen TNI (Purn) Suhartono SH, ia mengawali cerita tentang sikap kritis PKB dalam mencemarti hasil Pilkada di Kudus, Jawa Barat, dan Sumatera Utara yang penuh dengan kebohongan.
“Negara kita penuh dengan kebohongan dan PKB yang berani mengatasinya. Rumah saya pun ditembak agar saya takut. Di Kudus itu tiap pemilih dibayar Rp5.000 per-kepala, tapi KPU diam saja, karena itu saya minta diproses ke pengadilan,” katanya.
Hal yang sama, katanya, juga terjadi dalam Pilkada di Jabar dan Sumut. “Di Jabar ada 900.000 pemilih tak didaftar KPU, karena itu golput di Jabar mencapai 55,5 persen lebih,” katanya.
Menurut mantan presiden itu, Indonesia tidak bisa dibangun dengan ketidakjujuran dan kebohongan, karena sikap seperti itu sudah terbukti membuat Indonesia mengalami krisis berkepanjangan, terutama krisis kepercayaan rakyat kepada pemerintah.
Aku telah mencoba mencari berita masalah penembakan rumah Gus Dur ini lewat Google dan di sejumlah situs media, termasuk Detik dan Okezone, tapi hasilnya nihil. Entahlah beberapa jam mendatang atau besok.
Memang Kompas.com pun memuat berita ini, tapi isinya sama persis dengan versi Antara, tanpa informasi mendalam soal penembakan. Kompas memasang judul Gus Dur Mengaku Jadi Korban Salah Tembak, dengan isi seperti kutipan Antara di atas.
Koneksi Internetmu lambat? Tak sempat tiap hari membaca web? Ini solusinya. ©Diizinkan mengutip artikel Blog Berita ini dengan syarat membuat tautan-balik.
Kirim artikel ini ke teman
• Donasi • Hubungi Blog Berita

Ah…, ini sepertinya cuma cari sensasi aja lae.
Gus Dur lah namanya, tindakan dan termasuk omongannya sulit dipercaya.
Kalo ada teori tipu-muslihat : Aku lebih suka memandang kejadian ini sebagai taktik Gus Dur dan orang2 nya saja untuk menarik massa. Yah, biasalah, politik kampungan.
Sebenarnya di sebagian massa nya sendiri (JATIM) Gus Dur mulai dipertanyakan tindak-tanduknya. Ngomong demokrasi tapi di partainya sendiri gak diterapkan, gmana nanti di negeri ini ?
Apalagi omongannya tentang humanistis, kebebasan, rasionalisasi… ah rasa2nya jadi pada bo’ong semua.
Sensasi adalah “kata-kunci” untuk memahami gerak-gerik Gus Dur cs ini.
Rakyat makin cerdas untuk memahami hal2 yg semacam ini. :p
[reply to this comment]
Dian Sidauruk reply on 28 April 2008:
Kalau gak gitu bukan Gus Dur. Mungkin Gus Mao?
[reply to this comment]
Jahutur reply on 1 May 2008:
@ Ronald
Wow..kereng juge name lu..! Babe lu sekolah di Amriki yah..Lu jilat dulu puser lu yang banyak dakinya baru ngomongin GUS DUR. Baru baca LAMER dan Warta Kota sudah treak kaya tukul. Persis tenan kaya TUKUL. Mudah2an rizkimu kaya Tukul juga.
[reply to this comment]
Namanya aja Gus Dur ,udah Gus istirahat aja nggak usah pikiran partai,masih banyak yang muda-muda.
Bukan ditembak, dilempar kali.
[reply to this comment]
Sayang ya kok enggak kena gus dur sekalian, kali penembaknya kurang jitu kali?
Orang seperti gus dur ini memang harus dilenyapkan dari muka bumi.
Komentarnya yang kontroversial terhadap Islam membuat pusing kepala.
Istilahnya dia itu kalau menjadi imam dalam shalat dia sudah batal. dan umat Islam yang masih mengikutinya itu, sudah dianggap enggak syah lagi sholatnya.
[reply to this comment]
BLOG BERITA: terima kasih, lae siregar. aku sudah membaca komentarmu, tapi maaf, terpaksa kuhapus karena tidak berkaitan dengan topik artikel di atas.
[reply to this comment]
Kenapa orang-orang membenci Gusdur?
Saya memang tidak tau banyak mengenai Gus Dur.
Tapi sesungguhnya saya salut sekali sama Beliau.
Dengan segala keterbatasannya beliau pernah memimpin bangsa ini.
Menurutku itu salah satu “keajaiban”.
Tidak banyak manusia seperti dia.
Jangan hanya karena masalah agama saja beliau di benci.
Mari belajar berpikir kritis. Bukan cuma ikut-ikutan marah dan membenci, tanpa tau siapa Beliau sebenarnya.
Karna kita yang mengkritik beliau belum tentu lebih BAIK dan lebih PINTAR dan lebih BIJAKSANA dari beliau.
[reply to this comment]
Hamdani reply on 29 April 2008:
Bukannya ikut membenci gusdur bong!!!
kalau gw sih udah tau lama siapa itu gusdur?
Malah ente yang mebuat ane bingung, salut yang kayakmana thdp gusdur? Orang buta di kampung gw aja ada yg jadi RT. ngomongnya jg ngaco2 kayak dia.
Jadi nggak perlu hanya ngagumi gusdur aja bong!, tapi RT gw yg buta perlu lo kagumi jg. Oke??
[reply to this comment]
Melisa reply on 30 April 2008:
Bang Hamdani hati-hati, disini banyak pengagum gusdur. termasuk pemilik situs ini… he3x
Mungkin komentar ini bakal dihapus…
[reply to this comment]
Gloria Limbong reply on 30 April 2008:
Pak hamdani Yth,
Saya salut sama pak Gusdur kan itu hak saya pak.
Ini negeri merdeka. Setiap orang bebas berekspresi dan mengeluarkan pendapat tentang orang lain.
Dan menurutku beliau punya banyak kelebihan.
Aku juga gak memaksakan semua orang suka sama beliau.
Soal RT di tempat bapak, saya tidak kenal sama sekali. Bagaimana caranya saya bisa salut pak?
LET THERE BE PEACE ON EATRH..
[reply to this comment]
Jahutur reply on 1 May 2008:
@ Hamd’ani’
Ga sadar lo sendiri yang bingung ANI..baca lagi tulisanmu terdahulu BORJONG: “Sayang ya kok enggak kena gus dur sekalian” “Bukannya ikut membenci gusdur bong!!
HIDUP GUS DUR..HIDUP GUS DUR..HIDUP GUS PUR
HIDUP JARAR..
HIDUP INDOSIAR..HIDUP INDOSIAR..HIDUP INDOSIAR..
KWAK..KWAK..KWAK..Ampe terberak berak
[reply to this comment]
Hamdani reply on 10 May 2008:
Sory ye gue nggak ada urusan ame loe borjong, dasar otak jorok.
dan gue nggak pengen dikomen same elou jahat jorok.
agame loe nganjurin ngomong jorok ye?
berarti kudu dicebokin dulu ni ajarannye biar bersih.
Jahutur reply on 10 May 2008:
@ Hamdani
Gue yang pengen ngomentari lo..ntar lagi gw sodomi lo..siap siap aja..
Wah..jujur saya jg kdg bingung ama Gusdur.
Orangnya beda banget ama yang lain…suka kontroversial dan selalu bedda sama mainstream.
Tapi, saya jujur salut sama Gusdur, karena :
1. Dia orangnya gigih, gak peduli sama pendapat orang lain..
Ceplas ceplos, ngomong apa adanya…yang buruk dibilang buruk, yang baik dibilang baik. Gak cuma “jaim”, dan sok baik n sopan seperti kebanyakan politikus, tapi di belakangnya {???}
2. Dia orangnya nasionalis dan humanis. Dia selalu memikirkan perut orang kecil. Dia selalu ingin menjaga keutuhan NKRI. Di saat banyak ulama yang ingin adanya khilafah, dia tetap gigih dengan NKRI dan pancasila.
Dia seorang agamais, tapi juga nasionalis. Dia dihormati orang islam dan santri, tapi juga dihormati oleh orang non islam (di salah satu artikel Bg Jarar disebutkan bahwa pengurus PKB bahkan ada yg non islam).
Seandainya saja masih banyak gusdur2 lain yang seperti ini…pasti Indonesia makmur dan tetap satu. MERDEKA !!!
[reply to this comment]
soryy telat..
yang buta saja bisa bicara kebenaran kenapa yang melek mata malah menyembunyikan kebenaran…
Gus Dur Gitu loh.. walaupun di NU tidak menjabat tetapi NU sebagai organisasi adalah hasil kerja keras beliau, walaupun anak muda di PKB pengen melengserkan GD tapi memang PKB besar karena GD, so.. klo mau ambil kekuasaan ya agak santun dunk..
Gusdur mania..
[reply to this comment]
Orang2 yang membenci dan berusaha menghilangkan Gus Dur adalah ”Manusia Jahanam”
Saya tetap berdoa untuk kesehatan dan keselamatan Gus Dur.
Kalau ngak ada Gus Dur , kita kaum minoritas di Indonesia mau jadi apa ya?.
Jangan takut Gus dur, doa kami senantiasa menyertai mu
dan kami siap melindungimu sampai titik darah penghabisan.
Hidup Gus Dur…..
[reply to this comment]
si binyun reply on 13 July 2008:
@Gus Hiddink
Hidup juge Gus Hiddink……
Damai itu mahal
oleh karenanya, harus dijaga
Pis……………….
[reply to this comment]
Gus Hiddink reply on 13 July 2008:
Dünke -Dünke Binyun.
Makanya kalau indonesia damai, saya
mau datang ke Indonesia untuk melatih PSSI.
Tapi kalau ngak ada damai, siapa yang mau ke Indonesia?
Biar tawaran setinggi apapun yang ditawarkan , belum sesuai dengan harga ”Damai”
So….
[reply to this comment]
si binyun reply on 14 July 2008:
@Gus Hiddink
Ane setuju. Paling tidak dimulai dari kite2 yang ada diforum ini.
Berdebat tapi bersahabat.
Pis……………
Bung Karno dibenci karena beliau pernah akrab dengan Uni Sovyet.
GUS DUR dibenci karena beliau pernah bilang “mengapa kita tidak langsung berhubungan dagang dengan Israel? Sebap kenyataannya kita punya hubungan dagang dengan Israel walaupun dengan perantaraan Negara ke tiga”.
Aku salut dan hormat kedua-duanya (BUNG KARNO DAN GUS DUR) karena kecerdasan dan keberaniannya.
[reply to this comment]
si binyun reply on 14 July 2008:
@Sibodoh
Ane juge salut ame abang karena udeh mengeluarkean isi hatinye…..
he…he…he…
Pis……………
[reply to this comment]
Sampai saat ini. Sampai detik ini…Hanya Gus Dur yang kami percaya. Beliau seorang Bapak demokrasi, Bapak kebebasan berpikir dan berekspresi. Beliau bersih dari KKN. Beliau pahlawan sejati dalam membela kebenaran dan kaum tertindas (minoritas). Beliau konsisten dalam perjuangannya, menegakkan HAM baik sebelum, ketika, dan setelah jadi presiden. Karena itu, langkah-langkah beliau kami dukung sepenuhnya. Kami rindu kepemimpinan Gus Dur. Gus Dur atau Golput…!! Hidup Gus Dur…!! Jayalah Gus Dur…!! Pejah Gesang nDerek Gus Dur (PGDGD)…!!
[reply to this comment]
Escobar reply on 10 September 2008:
Hidup GusDur…..
GusDur Golput kami ikut…….
[reply to this comment]