Ikuti @KoranTapanuli Ikuti berita KORAN TAPANULI. Daftarkan email anda di kotak, tekan Enter. Klik verifikasi yang dikirim ke Inbox anda.

Parkour: Seni melarikan diri

Posted by on May 5th, 2008 and filed under Artikel Khusus. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Wuih! Hebat. Tubuh cewek-cewek ini sepertinya ringan, mereka dengan mudahnya meloncat dan memanjat. Namanya Parkour. Di Indonesia sudah masuk, dan bisa dipelajari. Tertarik? Tonton videonya di sini.

Jarar Siahaan; Blog Berita; Balige

Parkour diciptakan oleh David Belle, lelaki Prancis kelahiran 1973. Ada yang menyebutnya sebagai “seni melarikan diri”. Parkour juga kerap disebut sebagai Freerunning. Tapi menurut komunitas Parkour Indonesia, kedua hal itu punya perbedaan, walaupun dalam berbagai hal memang mirip:

Dulu Parkour dan Freerunning adalah satu olahraga, tapi karena David Belle dan Sebastian Faucan mempunyai prinsip yang berbeda tentang olahraga ini, akhirnya di tahun 2006 Parkour dan Freerunning menjadi dua olahraga yang berbeda. Perbedaan Parkour dan Freerunning sangat tipis dalam masalah teknik dan basic, akan tetapi perbedaan kedua olahraga ini sangat jauh apabila dilihat dari fundamental. Parkour adalah olahraga yang mengandalkan kemampuan tubuh manusia beserta mental, dan ditambah lagi dengan filosofi kehidupan yang diapresiasikan dalam bermain Parkour. Sedangkan Freerunning bisa dikatakan olahraga bebas seperti skate board, BMX, break dance, dsb.

Di bawah ini ada dua video Parkour dari YouTube. Yang pertama adalah aksi sejumlah cewek traceur — sebutan untuk pelaku Parkour — yang berlari, meloncati tangga dan pagar, untuk bertemu dengan teman-temannya yang lain. Tontonlah dulu video pertama, dan di bawahnya nanti kita lanjutkan….

Catatan: Bila koneksi Internetmu lambat seperti Telkomnet Instan, kau mungkin tidak bisa menonton tayangan video. Jangan lupa install Flash Player ke komputermu supaya bisa menonton video ini.

[media id=142]

Hebat, kan? Sekarang kita lihat aksi suhunya, sang pencipta Parkour: David Belle. Kalau video yang kedua ini aku tidak bosan-bosannya menonton. David benar-benar luar biasa. Dia bisa berlari memanjat bangunan vertikal seperti kucing — konon tekniknya disebut “keseimbangan kucing”. Dia juga meloncat dalam mal, dari lantai yang satu ke lantai lainnya. Turun dari apartemen tanpa lewat tangga. Ringan sekali tubuhnya, dan dia tidak terluka. Edan! Aksi David tak ubahnya seperti Jet Li dalam adegan film. Selamat menonton.

[media id=143]

Kalau misalnya kau sudah menguasai Parkour, untuk apa ketangkasan itu akan kaupakai? Mencopet lalu lari dari kejaran polisi? ;-) Kupikir, kalau di Jakarta, cocoklah dipakai untuk berangkat ke kantor — berlari dan meloncati mobil-mobil yang lamban karena macet, bergantung di tangga jembatan penyeberangan lalu melompat ke atas truk yang tengah melintas, memanjat dinding gedung dan … HAP! masuk ke kantormu lewat jendela. Wuih! Keren. Berkeringat dan sehat.

Daftarkan emailmu untuk berlangganan gratis artikel terbaru via email. Nanti terlihat kode anti-spam untuk anda ketik, dan kemudian klik verifikasi yang dikirim ke email anda. Layanan ini oleh Google Feedburner.

Masukkan email anda, lalu klik tombol TEKAN

12 Responses for “Parkour: Seni melarikan diri”

  1. bK_201 says:

    kK mnta trik+tips nya dsar ya duns…..!!!

    Uy…uy……
    sma mnta nomor yg bsa d hubungin duns……!!!!!

  2. bK_201 says:

    Uy….uy……

    PK d crebon udh ada blom tsi….????

    bnyak yg mau ikutan nii…….

Comments are closed

Advertisement

Klik Suka, ikuti beritanya di FB.

Log in / BLOG BERITA mengizinkan konten blog ini dikutip dengan syarat menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan balik. Pengelola Blog Berita wartawan freelance Jarar Siahaan di Balige, Kabupaten Toba Samosir, Indonesia. Situs berita terbaru Artikel menarik Video terbaik.