Cewek-cewek cantik penyiar berita tivi online ini berdiri di depan kamera membacakan berita-berita dunia. Sambil membaca berita, satu per satu pakaiannya dibuka hingga telanjang.
Jarar Siahaan; Balige; Blog Berita
Layanan berita tivi online Naked News, didirikan di Kanada pada tahun 2000 oleh Fernando Pereira dan Kirby Stasyna. Slogannya: Nothing to hide. Siaran berita Naked News bisa ditonton lewat saluran Internet. Menurut Wikipedia, penontonnya lebih dari 6 juta per bulan. Beberapa tahun pertama Naked News memberikan layanan gratis penuh, siapa saja bisa menonton seluruh tayangan berita mereka tanpa membayar. Tapi sejak tahun 2004 penonton harus membayar $10 untuk berlangganan satu bulan.
Berita-beritanya bukan tentang seks atau gosip selebriti seperti ditayangkan hampir semua stasiun tivi Indonesia, juga bukan soal “sekwilda — sekitar wilayah dada” atau “bupati — buka paha tinggi-tinggi”. Berita Naked News adalah berita-berita serius seperti juga ditayangkan CNN, mulai isu politik hingga ekonomi. Yang membedakan ialah: Semua penyiarnya perempuan, dan bugil.
Salah satu penyiar Naked News paling favorit adalah Katherine Curtis, yang baru bergabung dengan media itu pada Januari 2008. Cuplikan penampilan Katherine, versi setelah disensor, bisa kautonton pada video di bawah ini, yang diambil Blog Berita dari YouTube.
[youtube]nlxund1bKec[/youtube]
Pada 2001 Naked News bikin versi cowok, yang ditujukan bagi penonton perempuan, yaitu Naked News Daily Male. Isu beredar bahwa para penyiar cowok tersebut adalah gay. Pada awal 2006 Naked News melebarkan sayap ke Jepang, di sana didirikan versi berbahasa Jepang. Tapi penyiar perempuan Naked News di Jepang tidak diperbolehkan memeloroti busananya hingga telanjang, sesuai peraturan negara itu, melainkan cuma sebatas pakaian dalam.
Sejumlah media pers ternama memuji Naked News. Semisal majalah Time, yang menulis, “Situs Naked News menawarkan liputan internasional yang sangat bermutu, sedangkan bagian penyiar bugil hanya ibarat bumbu penyedap.” Koran Washington Post mengatakan, “Naked News telah menjadi fenomena yang menyebar cepat ke seantero jagat seperti virus.” ABC News berkomentar, “Menyajikan fakta yang berani, bukan sekadar penyiar telanjang.”
Naked News, nothing to hide. Benarlah itu, “semuanya” memang terlihat.

Artikel ini boleh dikutip HANYA JIKA disebutkan sumbernya www.blogberita.net DAN dibuat tautan-balik. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!



















Ya tergantung dari bagaimana kita menilainya tapi kalau saya lihat itu namanya pamer kemolekan sekalian promosi bh dan cd wanita ini kan bagian dari promosi dan cukup kreatif. elu-elu jangan pada munafik deh lu pada suka plototin kan!!!!!!
barfikir 2 x bagi yg masih punya iman
bagus itu merupakan kemaju jaman yang edan.
Menurutku ini bukan kemajuan bung tapi kemunduran zaman,kita kayak kembali ke zaman purba gak punya sopan ,etika ,dan hanya menuruti hawa nafsu tanpa bisa berfikir jernih.kayaknya mereka itu anak kecil yang bodoh.
kretif jg tuh bagi yg masih suka sama keindahan tp gw ngga mau komentar banyak, daripada nonton keributan dari orang – orang yg merasa benar, apalagi keributan dari orang – orang yg mengatasnamakan agama
Ha ha ha… Dunia gempar. Tp gak papa. Itu kan hak dia. Indonesia jg dah kelihatan hancur jg. Gak usah repot mas… Cukup tersenyum… Silakan bila ingin mengkritik, tapi pakai etika, karena begitulah manusia beradab. Blogberita.net akan menghapus komen yang tidak berkaitan dengan topik artikel, dan komen spam. Untuk menanggapi komentar sebelumnya, klik [reply to this comment], dan untuk membatalkan, tekan “click to cancel reply” di bawah tombol “Kirim”. SILAKAN HAPUS SEMUA PESAN INI, DAN MULAILAH BERKOMENTAR.
Dasar sekuler. Pantesan gereja pada kosong