<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Luka Ahmadiyah</title>
	<atom:link href="http://blogberita.net/2008/05/08/luka-ahmadiyah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogberita.net/2008/05/08/luka-ahmadiyah/</link>
	<description>Blog berita terbaru artikel unik video terbaik</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Sep 2009 02:16:28 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Agam</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/05/08/luka-ahmadiyah/comment-page-1/#comment-2531</link>
		<dc:creator>Agam</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 13:22:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/05/08/luka-ahmadiyah/#comment-2531</guid>
		<description>Ahmadiyah di-Islam kelihatannya mirip dengan Mormon di-Kristen dengan nabi Joseph Smith, Jr.
Orang sering tidak sepakat apakah Mormon merupakan bagian dari Kristen sebagaimana Ahmadiyah bagian dari Islam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ahmadiyah di-Islam kelihatannya mirip dengan Mormon di-Kristen dengan nabi Joseph Smith, Jr.<br />
Orang sering tidak sepakat apakah Mormon merupakan bagian dari Kristen sebagaimana Ahmadiyah bagian dari Islam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: amad</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/05/08/luka-ahmadiyah/comment-page-1/#comment-2518</link>
		<dc:creator>amad</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 10:46:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/05/08/luka-ahmadiyah/#comment-2518</guid>
		<description>Karena ketidaktahuan orang membenci yang lain. Wajar sih, karena manusia diciptakan memiliki ego.

Sebenarnya sebagai seorang muslim, seharusnya semakin beriman, dia akan semakin merendah. Kita akan semakin tau bahwa kita itu mahluk yg lemah dimata Allah SWT. Maka hindari sifat mengatakan saya benar, dia salah. Karena benar dan salah, hanya Allah SWT yg tau.

Kita hanya perlu belajar. Bacalah dan perdalam pengetahuan mengenai Al-Quran. Al-Qur&#039;an itu memiliki bahawa yang indah. Tidak akan mudah untuk seseorang tau isi Al-Quran, apabila dia tidak mengosongkan ego dalam hatinya.

&quot;Matahari akan terbit di ufuk barat&quot; Apakah hal ini akan terjadi secara fisik?

Kalaulah memang orang mempelajari Al-Qur&#039;an dan Hadist dengan benar, tidak akan ada namanya peperangan. Baik diluar urusan agama, maupun intern Islam.

Jangan pernah mengatakan kita Islam, kalau kita tidak membawa keselamatan kepada diri kita, maupun orang orang lain.

&quot;Love for ALl, Hatred for None.&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Karena ketidaktahuan orang membenci yang lain. Wajar sih, karena manusia diciptakan memiliki ego.</p>
<p>Sebenarnya sebagai seorang muslim, seharusnya semakin beriman, dia akan semakin merendah. Kita akan semakin tau bahwa kita itu mahluk yg lemah dimata Allah SWT. Maka hindari sifat mengatakan saya benar, dia salah. Karena benar dan salah, hanya Allah SWT yg tau.</p>
<p>Kita hanya perlu belajar. Bacalah dan perdalam pengetahuan mengenai Al-Quran. Al-Qur&#8217;an itu memiliki bahawa yang indah. Tidak akan mudah untuk seseorang tau isi Al-Quran, apabila dia tidak mengosongkan ego dalam hatinya.</p>
<p>&#8220;Matahari akan terbit di ufuk barat&#8221; Apakah hal ini akan terjadi secara fisik?</p>
<p>Kalaulah memang orang mempelajari Al-Qur&#8217;an dan Hadist dengan benar, tidak akan ada namanya peperangan. Baik diluar urusan agama, maupun intern Islam.</p>
<p>Jangan pernah mengatakan kita Islam, kalau kita tidak membawa keselamatan kepada diri kita, maupun orang orang lain.</p>
<p>&#8220;Love for ALl, Hatred for None.&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: amad</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/05/08/luka-ahmadiyah/comment-page-1/#comment-2517</link>
		<dc:creator>amad</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2008 10:37:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/05/08/luka-ahmadiyah/#comment-2517</guid>
		<description>Kalo memang kita berpegangan Al-Qur&#039;an dan Hadist, tentu menyadari hal ini akan terjadi. Karena memang sudah dikatakan di dalam Qur&#039;an dan di dalam Hadist, bahwa nantinya umat Nabi Muhammad akan terbagi 73 golongan, dan hanya akan ada 1 golongan yang masuk surga, yg mana golongan itu? Golongab dimana ada aku (kata nabi Muhammad) dan sahabat2ku.

Maka carilah 1 golongan ini, gimana cara mencarinya? Lepaskan ego bahwa kita berada di jalan yang benar dan udah paling benar. Kemabli menjadi orang yang tidak tahu sehingga kita akan menjadi orang yg kritis dalam mencari tahu kebenaran yang tersirat dalam Al-Qur&#039;an dan Hadist.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo memang kita berpegangan Al-Qur&#8217;an dan Hadist, tentu menyadari hal ini akan terjadi. Karena memang sudah dikatakan di dalam Qur&#8217;an dan di dalam Hadist, bahwa nantinya umat Nabi Muhammad akan terbagi 73 golongan, dan hanya akan ada 1 golongan yang masuk surga, yg mana golongan itu? Golongab dimana ada aku (kata nabi Muhammad) dan sahabat2ku.</p>
<p>Maka carilah 1 golongan ini, gimana cara mencarinya? Lepaskan ego bahwa kita berada di jalan yang benar dan udah paling benar. Kemabli menjadi orang yang tidak tahu sehingga kita akan menjadi orang yg kritis dalam mencari tahu kebenaran yang tersirat dalam Al-Qur&#8217;an dan Hadist.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kevin</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/05/08/luka-ahmadiyah/comment-page-1/#comment-1999</link>
		<dc:creator>kevin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 04:03:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/05/08/luka-ahmadiyah/#comment-1999</guid>
		<description>@darmadi 

Bung Darmadi seharusnya pemikiran positip seperti anda ini datangnya dari tokoh 2x agama kita...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@darmadi </p>
<p>Bung Darmadi seharusnya pemikiran positip seperti anda ini datangnya dari tokoh 2x agama kita&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kevin</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/05/08/luka-ahmadiyah/comment-page-1/#comment-1998</link>
		<dc:creator>kevin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 May 2008 03:51:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/05/08/luka-ahmadiyah/#comment-1998</guid>
		<description>@Sonia

Sebetulnya tidak ada perbedaan antara ahmadiyah dengan golongan islam lainnya. Ahmadiyah berpegang pada rukun iman dan rukun islam yg sama dg golongan islam lainnya begitu juga Solatnya, Adzannya, Al-qurannya, Hadis Roslululohnya, naik hajinya ke mekah dll nya persis sama. Bedanya ahmadiyah telah mengakui kedatangan Imam Mahdi/Nabi Isa sementara golongan lainnya masih menunggu kedatangannya. Yang ditunggukan Nabi Isa (ada gelar nabi disitu)  bukan Isa mantan nabi ? Jadi sama dong orang yg kita tunggu adalah orang yg bergelar Nabi kan?  Kalo ada serangan dan hujatan kepada ahmadiyah dari berbagai kaum muslim karena dari sebagian besar kaum muslim hanya mengenal sedikit tentang ahmadiyah apalagi dari yg sedikit itu datangnya dari orang 2x yg tidak suka sama ahmadiyah. Coba liat komentar tokoh 2x Nasional dibawah ini yg tidak percaya dg ahamdiyah tapi menghargai keberadaan ahmadiyah:    

Amien Rais - Mantan Ketua MPR RI/PP Muhamadiyah.
&quot;Ahmadiyah bukan gerakan politik. Beberapa stasiun televisi mereka di Eropa hanya bicara tentang ajaran,Islam, akhlak, dan ekonomi.Di Pakistan mereka tetap eksis. Mereka naik haji ke Mekkah dan Madinah,juga tetap salat lima waktu. Bahkan setahu saya, banyak jenderal angkatan laut, darat, dan udara
di Pakistan orang Ahmadiyah. Bahkan pemenang Nobel Fisika, Dr Abdussalam, juga orang Ahmadiyah. Jadi mereka itu sekumpulan orang intelektual. Bahkan, kalau mau jujur, yang
menyiarkan agama Islam di Eropa, ya, orang-orang Ahmadiyah lewat stasiun televisi dan stasiun radio.
http://www.tempoint eraktif.com 28 April 2008

Prof. Dr. Hamka, tidak asing lagi bagi masyarakat kita, seorang alim terkemuka, berpengaruh dan termasuk orang yang menentang Ahmadiyah.* Namun demikian Prof. Dr. Hamka &quot;DIPAKSA&quot; oleh hati nuraninya untuk berkata dan menulis tentang KEBENARAN dan Jasa Ahmadiyah seperti berikut: &quot;Adapun Kaum Ahmadi (Ahmadiyah) dan Usahanya Menyebarkan Islam di benua Eropa dan Amerika, dengan dasar ajaran mereka, faedahnya bagi Islam ada juga. Mereka Menafsirkan Qur&#039;an ke dalam bahasa-bahasanya yang hidup di Eropa. Padahal di zaman 100 tahun yang lalu masih merata kepercayaan tidak boleh menafsirkan Qur&#039;an. Penafsiran Qur&#039;an dari kedua golongan Ahmadiyah itu membangkitkan minat bagi golongan yang Menginginkan Kebangkitan Ajaran Muhammad kembali buat memperdalam selidiknya tentang Islam.
Dari Pelajaran Agama Islam, hal. 199, cetakan pertama 1956, Penerbit Bulan Bintang

Ir. Soekarno - Presiden RI Pertama
&quot;Ahmadiyah adalah besar pengaruhnya, juga di luar India. Ia bercabang di mana-mana, ia menyebarkan banyak kerpustakaannya ke mana-mana. sampai di Eropa dan Amerika orang baca ia punya buku- buku, sampai di sana ia sebarkan
punya propagandis- propagandis. Corak ia punya Sistem adalah memprogandakan Islam dengan cara apologetis, yakni mempropagandakan Islam dengan mempertahankan Islam itu terhadap serangan-serangan dunia Nasrani; mempropagandakan Islam dengan membuktikan kebenaran Islam di hadapan kritikannya dunia Nasrani, ya ... Ahmadiyah adalah salah satu faktor penting di dalam pembaharuan pengertian Islam di
India, dan satu faktor penting pula di dalam memPROPAGANDAdakan Islam di benua Eropa khususnya, di kalangan kaum intelektuil seluruh dunia umumnya.

H. Agus Salim dan H.O.S Cokroaminoto
&quot;Kongres Serikat Islam 26-29 januari 1928 di Jogjakarta memperingati hari S.I. 15 tahun. Sebagai dimaksudkan dahulu itu, diadakan juga Majelis Ulama itu, tetapi Muhammadiyah tidak mau turut duduk di Majelis itu sebenarnya Majelis S.I. adanya, jadi di luar organisasi ini, tidak mempunyai kekuasaan apa-apa. Di Kongres itu dibicarakan juga tafsir Qur&#039;an yang sedang dikerjakan oleh Cokroaminoto. Dari penerbitan-penerbit an pertama, ternyatalah bahwa tafsir itu didasarkan atas Tafsir Ahmadiyah. Lantaran ini timbullah dalam kalangan sendiri perlawanan yang keras. Salim menerangkan, bahwa dari segala jenis tafsir Qur&#039;an, yaitu dari kaum kuno, kaum Muktazilah, ahli sufi dan golongan moderen (di antaranya Ahmadiyah, Wahabi baru, dan kaum Theosofi), Tafsir Ahmadiyah-lah yang paling baik untuk memberi kepuasan kepada pemuda-pemuda Indonesia yang terpelajar&quot;.
Mr. A.K. Pringgodigdo, Sejarah Pergerakkan- pergerakan Rakyat Indonesia, 1946, cetakan kelima, halaman 47, Penerbit Pustaka Rakyat</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Sonia</p>
<p>Sebetulnya tidak ada perbedaan antara ahmadiyah dengan golongan islam lainnya. Ahmadiyah berpegang pada rukun iman dan rukun islam yg sama dg golongan islam lainnya begitu juga Solatnya, Adzannya, Al-qurannya, Hadis Roslululohnya, naik hajinya ke mekah dll nya persis sama. Bedanya ahmadiyah telah mengakui kedatangan Imam Mahdi/Nabi Isa sementara golongan lainnya masih menunggu kedatangannya. Yang ditunggukan Nabi Isa (ada gelar nabi disitu)  bukan Isa mantan nabi ? Jadi sama dong orang yg kita tunggu adalah orang yg bergelar Nabi kan?  Kalo ada serangan dan hujatan kepada ahmadiyah dari berbagai kaum muslim karena dari sebagian besar kaum muslim hanya mengenal sedikit tentang ahmadiyah apalagi dari yg sedikit itu datangnya dari orang 2x yg tidak suka sama ahmadiyah. Coba liat komentar tokoh 2x Nasional dibawah ini yg tidak percaya dg ahamdiyah tapi menghargai keberadaan ahmadiyah:    </p>
<p>Amien Rais &#8211; Mantan Ketua MPR RI/PP Muhamadiyah.<br />
&#8220;Ahmadiyah bukan gerakan politik. Beberapa stasiun televisi mereka di Eropa hanya bicara tentang ajaran,Islam, akhlak, dan ekonomi.Di Pakistan mereka tetap eksis. Mereka naik haji ke Mekkah dan Madinah,juga tetap salat lima waktu. Bahkan setahu saya, banyak jenderal angkatan laut, darat, dan udara<br />
di Pakistan orang Ahmadiyah. Bahkan pemenang Nobel Fisika, Dr Abdussalam, juga orang Ahmadiyah. Jadi mereka itu sekumpulan orang intelektual. Bahkan, kalau mau jujur, yang<br />
menyiarkan agama Islam di Eropa, ya, orang-orang Ahmadiyah lewat stasiun televisi dan stasiun radio.<br />
<a href="http://www.tempoint" rel="nofollow">http://www.tempoint</a> eraktif.com 28 April 2008</p>
<p>Prof. Dr. Hamka, tidak asing lagi bagi masyarakat kita, seorang alim terkemuka, berpengaruh dan termasuk orang yang menentang Ahmadiyah.* Namun demikian Prof. Dr. Hamka &#8220;DIPAKSA&#8221; oleh hati nuraninya untuk berkata dan menulis tentang KEBENARAN dan Jasa Ahmadiyah seperti berikut: &#8220;Adapun Kaum Ahmadi (Ahmadiyah) dan Usahanya Menyebarkan Islam di benua Eropa dan Amerika, dengan dasar ajaran mereka, faedahnya bagi Islam ada juga. Mereka Menafsirkan Qur&#8217;an ke dalam bahasa-bahasanya yang hidup di Eropa. Padahal di zaman 100 tahun yang lalu masih merata kepercayaan tidak boleh menafsirkan Qur&#8217;an. Penafsiran Qur&#8217;an dari kedua golongan Ahmadiyah itu membangkitkan minat bagi golongan yang Menginginkan Kebangkitan Ajaran Muhammad kembali buat memperdalam selidiknya tentang Islam.<br />
Dari Pelajaran Agama Islam, hal. 199, cetakan pertama 1956, Penerbit Bulan Bintang</p>
<p>Ir. Soekarno &#8211; Presiden RI Pertama<br />
&#8220;Ahmadiyah adalah besar pengaruhnya, juga di luar India. Ia bercabang di mana-mana, ia menyebarkan banyak kerpustakaannya ke mana-mana. sampai di Eropa dan Amerika orang baca ia punya buku- buku, sampai di sana ia sebarkan<br />
punya propagandis- propagandis. Corak ia punya Sistem adalah memprogandakan Islam dengan cara apologetis, yakni mempropagandakan Islam dengan mempertahankan Islam itu terhadap serangan-serangan dunia Nasrani; mempropagandakan Islam dengan membuktikan kebenaran Islam di hadapan kritikannya dunia Nasrani, ya &#8230; Ahmadiyah adalah salah satu faktor penting di dalam pembaharuan pengertian Islam di<br />
India, dan satu faktor penting pula di dalam memPROPAGANDAdakan Islam di benua Eropa khususnya, di kalangan kaum intelektuil seluruh dunia umumnya.</p>
<p>H. Agus Salim dan H.O.S Cokroaminoto<br />
&#8220;Kongres Serikat Islam 26-29 januari 1928 di Jogjakarta memperingati hari S.I. 15 tahun. Sebagai dimaksudkan dahulu itu, diadakan juga Majelis Ulama itu, tetapi Muhammadiyah tidak mau turut duduk di Majelis itu sebenarnya Majelis S.I. adanya, jadi di luar organisasi ini, tidak mempunyai kekuasaan apa-apa. Di Kongres itu dibicarakan juga tafsir Qur&#8217;an yang sedang dikerjakan oleh Cokroaminoto. Dari penerbitan-penerbit an pertama, ternyatalah bahwa tafsir itu didasarkan atas Tafsir Ahmadiyah. Lantaran ini timbullah dalam kalangan sendiri perlawanan yang keras. Salim menerangkan, bahwa dari segala jenis tafsir Qur&#8217;an, yaitu dari kaum kuno, kaum Muktazilah, ahli sufi dan golongan moderen (di antaranya Ahmadiyah, Wahabi baru, dan kaum Theosofi), Tafsir Ahmadiyah-lah yang paling baik untuk memberi kepuasan kepada pemuda-pemuda Indonesia yang terpelajar&#8221;.<br />
Mr. A.K. Pringgodigdo, Sejarah Pergerakkan- pergerakan Rakyat Indonesia, 1946, cetakan kelima, halaman 47, Penerbit Pustaka Rakyat</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

