Warga Balige termakan isu santet HP 666

“Jangan kalian angkat kalau ada telepon dari nomor buntut 666, bisa mati kita. Di Pangururan sudah ada satu orang yang mati,” kata seorang ibu tadi pagi.

Blog Berita; Balige; Jarar Siahaan

Ibu tersebut datang ke rumahku sekalian hendak membeli es batu. “Oh ya? Siapa yang mati di Pangururan itu?” tanyaku. “Adalah…, kata orang-orang,” jawabnya. “Dan sudah masuk TV kasus ini,” katanya lagi.

Beberapa hari terakhir warga Kota Balige, Kabupaten Tobasa, membicarakan isu santet via handphone. Di balerong, pusat pasar tradisional di Balige, isu ini ramai dibicarakan terutama oleh parrengge-rengge — kaum ibu penjual ikan dan sayur-mayur. Sejumlah pedagang memperlihatkan ponselnya kepada Blog Berita, yang berisi SMS berantai dengan bunyi:

“Kalau ada telepon dari NOMOR BERWARNA MERAH buntutnya 666, jangan diangkat, karena bisa menelan jiwa. Hari ini sudah disiarkan di berita, terjadi di Jakarta. Sekarang masih diusut oleh polisi. Dugaan sementara adalah kasus pembunuhan jarak jauh lewat HP oleh dukun ilmu hitam. Si penelepon adalah roh gentayangan yang sedang mencari mangsa. Kirim SMS ini kepada teman anda.”

“Aku juga dapat SMS seperti itu, lae,” kata Lian Sianipar, warga Balige, tertawa geli. “Nanti kita belilah dulu nomor perdana yang buntutnya 666, lalu kita telepon orang-orang. Kalau mereka tidak mau angkat, kita kirim SMS, ‘Hei, kalau kau tidak mau angkat, kau akan mati mendadak. Kalau kau belum mau mati, makanya kirim dulu aku pulsa 50 ribu,’” kata Sianipar bercanda. :D

Di kantor Bupati Tobasa isu ini juga dibicarakan. “Lae, betul nggak itu, kabarnya ada orang mati gara-gara mengangkat telepon dari 666,” kata Jimmy Sitinjak, seorang jurnalis yang bertemu Blog Berita di sana.

Koneksi Internetmu lambat? Tak sempat tiap hari membaca web? Ini solusinya. ©Diizinkan mengutip artikel Blog Berita ini dengan syarat membuat tautan-balik.
Kirim artikel ini ke teman Kirim artikel ini ke teman Donasi Hubungi Blog Berita

42 Responses to “Warga Balige termakan isu santet HP 666”

  1. Peristiwa serupa juga terjadi dimana mana. Peringatan melalui SMS tentang telepon dari 8666 atau 0666 yang bisa berakibat matinya seseorang yang menerima telepon dari nomor tersebut merupakan salah satu indikasi bahwa masih sangat banyak warga di negara kita ini yang percaya terhadap hal yang mistis.

    Ternyata isi SMS berantai tersebut lebih efektif dan sangat cepat menyebar ke masyarakat, hingga akhirnya hampir disemua tempat isu tersebut dibicakan. Ini pertanda bahwa hal yang mistis laku dijual.

    Aku masih ingat, beberapa kali mendapat SMS serupa tapi berbeda . Serupanya, SMS yang kudapat ya SMS berantai. Bedanya, SMS berisikan dan membawa bawa pesan akan sebuah mukjizat dari Tuhan. Bahkan nama JESUS juga dimanfaatkan.

    Jika kedua SMS tadi dibandingkan, ternyata SMS berantai yang saat ini lagi heboh lebih cepat menyebar dan menjadi pembicaraan. Sebuah pertanda kalau Tuhan kalah pamor dengan Iblis.

    Dan para operator telepon seluler “makan besar” karena umpan yang mereka tabur teryata diperebutkan banyak “ikan-ikan” korban kapitalis.

    Dan ga ada beda dengan blog abangku Jarar ini. Ada saja tulisan yang “hangat dan menjual ” di blog ini dan akhirnya membuat “kita kita” membahasnya. Betulkan apara……ha…hah…ha….ha

    [reply to this comment]

  2. Orang Balige terkenal sok dan sombong. Eh..bego banget.. bisa dikadalin SMS gituan. Payah lo. Dasar Balige udik. Kampungaaannn.

    [reply to this comment]

    Agus Setijawan reply on 9 May 2008:

    Hay darmadi,

    Kalo ngasih komen yg enak di dengar dong, yang membangun.
    Komen anda ini yang menjelaskan dengan sangat-sangat jelas bahwa anda lah yang kampungan dan udik….

    salam dari orang KAMPUNG dolly surabaya.
    CUKK

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 9 May 2008:

    Dari Kampung Dolly (maksiat) masih sombong. Penghuni kampung maksiat, ya mbok merenungi dosa dan minta ampun sama Gusti Allah.
    Ehh. Omongan lu, kayak, zaman ORBA. Ada kata ‘membangun’. Kagak mutu, tahu….

    [reply to this comment]

    xander reply on 10 May 2008:

    bro kl ngasih komen yang enak didengar orang donk jgn menghina gitu donk.
    salam orang kampung ANAK - MEDAN

    Agus Setijawan reply on 10 May 2008:

    1. darmadi reply on 9 May 2008:
    Dari Kampung Dolly (maksiat) masih sombong. Penghuni kampung maksiat, ya mbok merenungi dosa dan minta ampun sama Gusti Allah.
    ====> Hay doel, Darmadi mbone ancuk, aku tinggal di dolly emang, tapi kenyataanya yang pake orang-2 bukan warga dolly kok, pendatang dan banyak yang dr luar kota, salah satunya tuh LOE, Bokap LOE darmadi..

    Ehh. Omongan lu, kayak, zaman ORBA. Ada kata ‘membangun’. Kagak mutu, tahu….

    ===>doel darmadi, loe yang nggak mutu, loe juga pake kata membangun juga..kan

    [1. darmadi reply on 9 May 2008:
    Ehh, dikasih kritik membangun, bukannya bilang terima kasih. Kok malah marah-marah. Masih bagus, gue ngasih kritikan yang membangun. Buat, introspeksi diri sama loe-loe pade.
    Gue, dengar2 juga nih. Kota Balige kantanya, kota maksiat dan minuman keras]

    Gini aja deh darmani, buang - buang energi aja aku ngeladenin loe yang tukang cerai (kebanyakkan ke dolly sih) dan nggak mutu..prokotif.

    Tapi, aku maklum kalo loe ini kayak gini, lah wong sama istri cerai, gak bisa manage keluarga (istri), diri sendiri, coba ngasih komen buat orang, daerah lagi…

    Aku maklum lah kalo gitu, aku jadi kasihan sama loe darmadi..nasibmu itu…cekk cekk cekk..

    Mulyadi reply on 10 May 2008:

    sepertinya Bung Darmadi ini adalah seorang provokator ulung. knapa sampai ngomong begitu sama orang balige? pernah sakit hati ya sama orang balige! Gentlemen donk ngadapin segala hal…. atau jangan2 saudara tidak berpendidikan. Saya yakin guru ataupun dosen tidak ada yang mengajarkan seperti itu, apalagi di sangkut pautkan dengan agama gak bakalan nyambung dengan sifat saudara.

    mulyadi ( palembang )

    [reply to this comment]

    eki reply on 10 May 2008:

    Bung Darmadi, saya rasa anda tidak punya otak dan saya sependapat dengan teman teman kalo anda seorang provokator, jangan jangan anda dukun santetnya atau cucunya DUKUN SANTET yang kelahirannya tdak diharapkan. saya harap anda menyadari semua ucapan anda karena kita adalah manusia Indonesia yang beradab dan apakah anda juga manusia beradab,

    rgdsm,

    Eki ( JKT )

    darmadi reply on 10 May 2008:

    Apa…! Orang Indonesia beradab. Kate siape…!
    Indonesia, kena krisis karena, orangnya merasa beradab. Nggak taunya, primitif, dungu, terbelakang dan tolol. Buktinya, gampang dikibulin bangsa lain.
    90 persen, ekonomi Indonesia dikuasai orang China. Mikir..dong. Dasar dodol…lu pade. Ngaku beradab. Malu..ah.

    darmadi reply on 10 May 2008:

    Wah, anak Palembang nih. Gue lama di Palembang. Bini gue orang sono. Tapi udah cerai.

    Iwan reply on 3 June 2008:

    Wah..wah kayaknya makin gak bisa dibilangin si darmadi setan ini,,siapa nya kawan ini, koq ngeri kali bahasa nya bah
    macam udah hebat kali kutengok kawan ini..
    Perlu digonikan juga kayak nya kawan ini….
    Boado…????
    Tagonihon ma LAe?????????????????

    Darmadi.Loe Siapa sih..dimana alamatmu…
    Jangan coba2 jadi Provokator disini ya…
    SEjak dahulu orang balige itu dikenal dengan sifat Nasionalisme,Sangat menghargai orang dari berbeda Agama maupun Suku…

    Jadi Kau jangan coba mancing kerusuhan ya…

    LAPPET…!!!

    Silakan bila ingin mengkritik, tapi pakai etika, karena begitulah manusia beradab. Blogberita.net akan menghapus komen yang tidak berkaitan dengan topik artikel, dan komen spam. Untuk menanggapi komentar sebelumnya, klik [reply to this comment], dan untuk membatalkan, tekan “click to cancel reply” di bawah tombol “Kirim”. SILAKAN HAPUS SEMUA PESAN INI, DAN MULAILAH BERKOMENTAR.

    [reply to this comment]

    masyarakat peduli tobasa reply on 3 July 2008:

    Horas lae iwan, gak usah pake esmosi segala lae, tahan esmosi nanti lae kena serangan jantung. untuk apa sih kita tanggapin yg begituan lae. biar si darmadi tahu bhw dari tobasalah pejabat2 dan orang2 berhasil. contohnya pak T.B silalahi, Luhut Panjaitan dsb. gak semua orang tobasa bodoh. disemua daerah pasti ada orang bodoh. sedangkan di medan aja ada yg mati gara2 sms santet. udahlah lae iwan, ngapain lae tanggapin komentar orang gila.

    [reply to this comment]

  3. Wah tapi heran juga ya kalo HP bisa mensantet manusia. Apakah pemikiran kita masih terlalu sederhana? Menanggapi hal semacam ini haruslah kita tanggapi dengan pola pikir yang ilmiah jangan terbawa fiksi belaka …..

    :D
    ALin

    [reply to this comment]

  4. Kayaknya hal begituan memang lagi terjadi sekarang ini.
    Maklumlah itu hanya permainan operator mobile phone aja.

    Takut disaingi, dibuatlah suatu hal yang bisa memburuk-buruk nama orang lain. Dan cara cepatnya adalah melalui SMS. Ya..melalui SMS. Kita tahulah pasti berita seperti itu akan cepat sekali tersebar, apalagi di kalangan para penduduk. Pasti wah banget…..

    [reply to this comment]

  5. Dari segi ilmiah sih, bisa aja. ketika dijawab/angkat dari no itu, pada saat bersamaan, si operator/penyedia provider ada alat untuk membangkitkan gelombang elektromagnetik yang mematikan, karena gelombang elektromagnetik juga bisa mematikan. Ahli fisika/ahli gelombang elektromagnetik lebih tepat bisa menjelaskan fenomena ini.

    Tentang ada tidaknya hal mistis, boleh percaya boleh tidak. Yang pasti hal-hal mistis selalu ada.

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 9 May 2008:

    Tukang kebon, yang satu ini, ngomong ilmiah. Hasilnya, kagak nyambung alias pepesan kosong.

    [reply to this comment]

    Riko Himpal reply on 10 May 2008:

    Ada yang salah dengan tukang kebon??!!

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 12 May 2008:

    Solidaritas sesama tukang kebon. Kompak, nih Riko.
    Kagak salah sih. Yang salah, kalau tukang kebonnya belagu, kayak lo Rico Tambal, eh himpal

  6. Kasihan juga warga Toba Samosir terutama orang-orang tua yang termakan isu ini. Ada aja orang kurang kerjaan yang sanggup membuat isu semacam ini. Tapi kita juga harus bijak kalau hidup dan mati hanya Tuhan yang tahu.

    @ Darmadi :
    Saya heran kenapa kau sepertinya sangat benci dengan warga Balige tapi kalau memang warga Balige sok dan sombong, maka saya pribadi menarik kesimpulan karena ” sok dan sombong” itulah maka kami berani bertarung dalam hidup ini dan banyak yang sukses. Mungkin kau ada pengalaman kurang enak dengan warga Balige tapi itu masalah personalmu dengan seseorang bukan dengan seluruh warga Balige. Kalau menurutmu karena isu ini warga Balige udik dan kampungan, maka bercerminlah dengan dirimu sendiri. Bagaimana dengan komenmu yang menanamkan bibit-bibit kebencian dan menyerang warga dari daerah tertentu ? Bukankah itu tindakan yang menggambarkan kebodohan juga ? Karena blog berita ini merupakan forum bagi orang-orang beretika.
    Sekarang saya paham kenapa bagimu warga Balige itu sok dan sombong, karena kau sendiripun tidak tahu cara membawa diri.
    Saranku, belajarlah jadi orang dewasa dan intelek supaya kamu bisa berguna, diterima dan dihargai orang sok dan sombong seperti warga Balige. Belajarlah menghormati semua suku, ras dan bangsa yang ada, karena saya yakin tiap daerah juga punya ciri khas tersendiri secara positif maupun negatif. Kuncinya satu aja, kerendahan hati.
    Untuk komentarmu, saya selaku putri dari Balige berprinsip : Anjing menggonggong, kafilah berlalu.

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 9 May 2008:

    Ehh, dikasih kritik membangun, bukannya bilang terima kasih. Kok malah marah-marah. Masih bagus, gue ngasih kritikan yang membangun. Buat, introspeksi diri sama loe-loe pade.
    Gue, dengar2 juga nih. Kota Balige kantanya, kota maksiat dan minuman keras

    [reply to this comment]

    xander reply on 10 May 2008:

    bro hati2 kalo ngomong
    itu kampung halaman gw
    jgn gara itu lo knapa2 ntar

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 10 May 2008:

    He..he..he.. ketauan nih. Watak asli warga sono. Mulai main ancam. Malas, ah. Kalau adu argumentasi, gue ladeni. Adu fisik, kayak zaman VOC aja. Saatnya, adu otak bung. Yang intelek dikit dong. Belum-belum udah main ancam.
    Atau, bangga nih jadi preman. Zaman VOC banyak centeng/preman yang bisanya cuma nyakitin hati rakyat.

    caius-x reply on 18 May 2008:

    Laek darmadi..

    Yg kasar kali laek langsung memvonis Balige dan orang orang sana seperti itu… Apa lek jamin di tempat lek (dimanapun laek skrng ini berada) bebas dari kemaksiatan dan minuman keras??

    Laek berbicara masalah intelek pulak lagi… Intelekkah semua komentar kasar yg telah lek posting??

    Lagian ni y lek darmadi.. lek engga di apa2in kagak di senggol seujung rambut pun udah seenak laek aja ngeposting begituan.

    Maap y laek darmadi.. Kalok lah laek liat dari sudut pandang laek orang laen. Misalnya, ne y lek berada di posisi si lek xander?? pasti la laek berbuat hal yg sama yg diperbuat lek xander. Jadi tolong lek darmadi.. intelekpun laek kalo pola pikir lek yg kasar kek gitu.. g lebih dari sampah.

    Maap kalo kasar ya lek,

    eki reply on 10 May 2008:

    sdr darmadi,

    menurut saya anda seorang yang pengecut dan omong besar. biasanya orang seperti anda tidak bisa beradptasi ditengah tengah masyarakat yang beradab. Jadi lebih cocoknya anda beradaptasi dengan kawanan hewan yang ada ditaman safari. kalo anda tidak tahu tempatnya biar saya antar.

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 10 May 2008:

    Kayaknya, zaman sekarang, hewan lebih bermartabat dari loe..loe pade. Hewan, kagak bakalan makan anaknye. Sementara, manusia yang ngaku beradab dan beretika, anak sendiri pun, di embat. Ya, nggak bung.

    masyarakat peduli tobasa reply on 3 July 2008:

    bung eki, anda emang manusia bodoh, ngapain sich anda tanggapi hal2 begitu. kalo anda marah berarti emang betul tobasa itu kota maksiat. diamin aja kenapa sich. saya ambil contoh, ada seseorang memanggil anda dengan panggilan “babi” (maaf ya lae, cuma contoh), kalo anda marah berarti anda betul babikan. tapi kalo tidak betul anda pasti cuek aja kan. nah begitu ajalah lae. gak usah kita tanggapin.

  7. Dah ternyata yang mengirim SMS berantai terebut adalah sorang pelajan SMP ( wanita) di Tg. Uban. Kepri. Koran Batam Pos hari Kamis tgl. 8 Mei 2008 memuat klarifikasi dan beritanya dan photo si pelajar tadi. Dia iseng karena temannya dihubungi tidak diangkat-angkat. jadi timbul isengnya dan akhirnya jadi heboh.

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 9 May 2008:

    Sok tau,luh.

    [reply to this comment]

  8. Nggak usah takut lah dengan isu nya itu,
    Hidup dan Mati urusan Yang Maha Kuasa.
    Pis

    [reply to this comment]

    Hamdani reply on 9 May 2008:

    Siiip cocok kali Bang Nas

    [reply to this comment]

  9. Untuk semua kawan-kawan yang menanggapi komentar Sdr DARMADI,

    Saran saya biarkan saja DARMADI berkomentar seperti itu, tiak usah diladeni, orang yg tidak memiliki ETIKA seperti itu toh akan mendapat penilaian sendiri dari para pembaca. Ngapain kita ikut-ikutan meladeni orang yang tidak beretika dengan komentar yg tidak bermutu seperti DARMADI. So, biarkan saja. Horas!

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 10 May 2008:

    Ngomong Etika memang mudah. Pakai huruf kapital lagi. Penyakit orang Indonesia, mengaku paling beradab dan beretika. Nggak taunya,… Yah lihat sendiri aja disekitar kita. Kagak usah jauh jauh. Kalau, bung Ruben lihat, etika berlalu lintas bangsa kita di jalan raya. Beringas dan menakutkan. Itu, baru contoh, dari satu aspek.Belum yang lainnya. Capek nyebutinnya. Nasehat gue, hati-hati menggunakan kata Etika. Kalo nggak bisa menerapkan dalam hidup sehari-hari, malu dong…

    [reply to this comment]

    Riko Himpal reply on 10 May 2008:

    Anda sendiri sudah menerapkannya?

    [reply to this comment]

  10. percaya pa gak tergantung pribadi masing2 aja…dech

    [reply to this comment]

  11. Wah…wah….
    Aneh.
    Aneh..
    Anehh!!!

    Dalam bahasa Indonesia, kata HAN-TU dan kata TU-HAN terdiri dari elemen huruf yang sama…Cuman urutan suku kata yang terbalik dan sifat yang amat kontras.
    Tapi kenapa sih orang lebih mudah percaya sama HANTU dari pada TUHAN?

    Aneh!!!

    [reply to this comment]

  12. wah kebetulan nih, baru ajah nulis gini di blog saya pribadi.:
    http://sudutblog.blogspot.com/2008/05/mistik-dalam-tehnologi.html
    mampir dunk trus kasih kommennya :D

    kalau “terkesan” promosi, di del aja komen saya ini.

    [reply to this comment]

  13. Baguslha kalo dah ketawan ^_^. Darmadi jgn sok taw ya

    [reply to this comment]

  14. Ini pd Goblok semua, Masa gara2darmadi, Hantu Sms setan, pd ribut makanya koreksi diri masing masing ya..!memang dimana mana orang batak ngga bisa bersatu, lihat contohnya pemilihan “gubernur di Medan” 5 calon hanya 1 yg ngga ada org batak justru itu yg menang. di org batak itu hilangkan cemburu dengki & late. ok Biar maju…..!!!!!!

    [reply to this comment]

    masyarakat peduli tobasa reply on 3 July 2008:

    kamu betul itu. saya orang batak asli dan saya akui orang batak itu keras kepala, sombong, tinggi hati, pemarah, pendendam, makanya pilgubsu orang batak gak terpilih. disamping itu orang batak mata duitan. saya malu

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 3 July 2008:

    @ masyarakat peduli tobasa

    Sekitar Tahun 1976-1981, AM Tambunan menjadi Gubernur Sulawesi Tengah. Tokoh ini, sampe sekarang masih di puji dan diakui masyarakat setempat sebagai pionir pembangunan dan kemajuan desa2 pelosok.

    Sekitar priode itu pula, Jamaluddin Tambunan Gubernur Jambi.

    Jadi, cukup tragis, jika 2 dasawarsa lalu, orang Batak udah memimpin negeri orang. Sekarang malah, kalah di kampung sendiri.

    [reply to this comment]

  15. Siapa yang bilang orang balige bego????
    HEy darmadi.jangan sok loe ya..
    hasil penelitian,bahwa tinkat pendidikan tertinggi di indonesia itu persentasenya Tobasa nomer 1 di indonesia…
    ngaca loe ya
    Hey..appara JARAR SIAHAAN,
    jelaskan itu sama dia
    Loe kali yang udik..

    DAri

    Siahaan ,ANak BAlige

    Silakan bila ingin mengkritik, tapi pakai etika, karena begitulah manusia beradab. Blogberita.net akan menghapus komen yang tidak berkaitan dengan topik artikel, dan komen spam. Untuk menanggapi komentar sebelumnya, klik [reply to this comment], dan untuk membatalkan, tekan “click to cancel reply” di bawah tombol “Kirim”. SILAKAN HAPUS SEMUA PESAN INI, DAN MULAILAH BERKOMENTAR.

    [reply to this comment]

  16. wah…panjang juga neh ceritanya,kommentnya pun dah campur aduk kulihat….tapi buat kawan2 semua,usahakanlah jgn saling menjatuhkan dan lagian klo ngak bermanfaat ngak usah di komentari
    Peace guy’s

    [reply to this comment]

Tulis komentar pada kolom di bawah

Tampilkan artikelmu di Blog Berita: berbentuk opini, feature, berita, tips unik, atau cerpen.