10 acara TV bermasalah menurut KPI

Posted by Jarar Siahaan on May 9th, 2008 and filed under Kutipan Media. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Termasuk Cinta Bunga [SCTV], Extravaganza [Trans TV], Jelita [RCTI], dan Si Entong [TPI].

Antara News; Jakarta; Blog Berita

Kantor berita Antara mewartakan, Komisi Penyiaran Indonesia Pusat meminta masyarakat untuk mewaspadai 10 program acara yang dianggap bermasalah yang ditayangkan sembilan stasiun TV swasta nasional Indonesia.

Ketua KPI Pusat, Sasa Djuarsa Yahya, dalam jumpa pers di kantor KPI di Jakarta, Jumat, mengatakan 10 program acara TV tersebut yaitu Cinta Bunga (SCTV), Dangdut Mania Dadakan 2 (TPI), Extravaganza (TransTV), Jelita (RCTI), Mask Rider Blade (ANTV), Mister Bego (ANTV), Namaku Mentari (RCTI), Rubiah (TPI), Si Entong (TPI), dan Super Seleb Show (Indosiar).

Sasa mengatakan dari hasil pantauan KPI selama periode 1 – 13 April, 10 acara TV tersebut paling banyak melanggar Standar Program Siaran KPI, antara lain melanggar norma kesopanan dan kesusilaan dengan banyak menampilkan kekerasan, menampilkan kata-kata kasar, merendahkan dan melecehkan orang lain.

Untuk Sinetron Cinta Bunga yang diputar SCTV, KPI menilai terlalu menampilkan kekerasan secara verbal yaitu memaki dan merendahkan orang lain, selain tidak mencantumkan klasifikasi acara.

Sedangkan acara variety show “Extravaganza`” TransTV menampilkan rangkaian tindakan yang mengesankan tindak kekerasan dengan atau tanpa alat, banyaknya kekerasan secara verbal, percakapan mengarah ke makna yang vulgar dan tidak memperhatikan norma kesopanan serta kesusilaan.

Acara Dangdut Mania Dadakan 2 TPI, KPI menyimpulkan terlalu menampilkan kata-kata kasar, melecehkan dan merendahkan orang lain secara khusus sering melecehkan orang dengan kelompok dan bentuk fisik tertentu, percakapan mengarah ke makna yang vulgar dan tidak memperhatikan norma kesopanan serta kesusilaan.

Sementara Sinetron Jelita RCTI terlalu menampilkan kekerasan fisik secara khusus kekerasan terhadap anak, menampilkan kekerasan verbal yaitu memaki dengan kata-kata kasar, tidak memperhatikan norma kesopanan dan tidak mencantumkan klasifikasi acara.

Sinetron Komedi Mister Bego dari ANTV terlalu menampilkan kekerasan fisik, menampilkan adegan mengarah ke seks, menampilkan kata-kata kasar, tidak memperhatikan norma kesopanan dan tidak mencantumkan klasifikasi acara.

Sedangkan Serial Anak “Mask Rider Blade” ANTV merupakan acara non-kartun (riil), menampilkan kekerasan fisik yang cukup intens dalam bentuk perkelahian / pertarungan, dan tidak menampilkan klasifikasi acara akan tetapi ada logo “Star Kids”.

Sinetron “Namaku Mentari” di RCTI, KPI menilai terlalu menampilkan kekerasan fisik secara khusus kekerasan terhadap anak, menampilkan kekerasan verbal yaitu memaki dan kata-kata kasar, tidak memperhatikan norma kesopanan dan tidak mencantumkan klasifikasi acara

Untuk Sinetron Rubiah TPI, KPI melihat terlalu menampilkan kata-kata kasar, melecehkan dan merendahkan orang lain secara khusus ada muatan melecehkan orang dengan kelompok dan bentuk fisik tertentu, menampilkan kekerasan fisik, tidak memperhatikan norma kesopanan serta mencantumkan klasifikasi acara secara sekilas.

Sementara Sinetron Komedi Si Entong dari TPI juga terlalu banyak kata-kata kasar, memaki, dan melecehkan orang lain, penggambaran anak yang tidak mendidik (anak berkata kasar, anak berpacaran), penggambaran tentang guru yang melecehkan, tidak memperhatikan norma kesopanan serta tidak mencantumkan klasifikasi acara.

Sedangkan acara variety show Super seleb Show di Indosiar, KPI melihat terlalu menampilkan rangkaian kata-kata kasar, melecehkan dan merendahkan orang lain (secara khusus sering melecehkan orang dengan kelompok dan bentuk fisik tertentu), tidak memperhatikan norma kesopanan dan kesusilaan.

Sasa mengatakan, banyak stasiun TV yang tidak mencantumkan klasifikasi acara (penggolongan program siaran berdasarkan usia khalayak penonton), yaitu A (anak), R (remaja), D (dewasa), dan SU (semua umur).

tafbutton blue16 10 acara TV bermasalah menurut KPI

Artikel ini boleh dikutip HANYA JIKA disebutkan sumbernya www.blogberita.net DAN dibuat tautan-balik. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!

Masukkan email Anda untuk BERLANGGANAN GRATIS:

Setelah diklik, ikuti petunjuk dari FeedBurner, cek email Anda.

Jumlah pelanggan Blog Berita via RSS & email Cara tampilkan fotomu pada komentar. Jumlah Pembaca KLIK DI SINI

11 Responses for “10 acara TV bermasalah menurut KPI”

  1. udin says:

    ah saya setuju saja apa aja yang di tayangkan….
    karena semua yang di tayangkan adalah semua yang di lakukan o;eh manusia itu sendiri….semua bebas berkreasi,,,,,

  2. madara says:

    hahahaha…..KPI, hahahaha…..apa KPI sekarang seperti orang yang habis bangun dari tidur…
    klo saya, itu terserah saya mo nonton acara TV yang dicekal KPI, ato tidak….untuk penonton acara TV seluruh indonesia, gak usah takut dengan KPI. Lha wong mereka juga ikut nonton klo sedang dirumah. KPI gak usah munafik, dech…..bilang aja klo selama ini KPI gak ditayangkan di acara TV, kalah ama KPK…
    Salam Jempol terbalik untuk KPI, dari saya si Penentang KPI….
    Madara…

  3. dilla says:

    Terus terang saya tidak keberatan dengan acara yang di tampilkan oleh stasion mananpun, soalnya itu menunjukan atau memperlihatkan bagaimana sifat-sifat orang indonesia yang sebenarnya, sebenarnya tergantung dari induvidu bagaimana menyikapi siaran atau tontonan yang ada. Adapun karakter atau kekerasan yang ada itu memanglah hal yang sebenarnya yang ada di masyarakat, atau kririk atau perkataan yang disampaikan di extravaganza atau yang lainnya adalah sikap mengkoreksi tingkah dari para kelompok atau grup masyarakat yang tidak pernah mendengar keluhan dari masyrakat kecil. Jadi tidak ada kemunafikan yang ada dalam acara tersebut. Bagi saya itu merupakan satu pembelajaran bagi kita untuk coba bersikap manusiawi, lebih positif thingking dan, dan mencoba jujur dan mengenal mengetahui diri manusia yang sebenarnya.

  4. adi isa says:

    syukurlah, masih ada yang perhatian dengan acara televisi indonesia
    yang sebagian besar kurang edukatif. (walau nggak semuanya)

    saya dukung sinetron, yang menonjolkan kekerasan dan penggunaan kata2 kasar sebaiknya dihentikan.
    sepertinya mengajak kepada masyarakat untuk berprilaku demikian.

  5. chika says:

    sebenarnya siaran televisi ini adalah gambaran bagi masyarakat luas terutama anak-anak, karena mudah mengimitasi siaran dari televisi. hampir semua apa yang dilakukan oleh anak-anak indonesia menagcu pada apa yang di tontonnya dari hal model rambut, cara berpakaian, berbicara, bertingkah laku bahkan cara berpacaran. sudah sepantasnya siaran televisi memang menyiarkan siaran yang positif bagi masyarakat. kalaulah niat untuk menghibur, bisadibuat tanpa ada kata-kata maupun adegan pornografi kan maupun kekerasan.

  6. raka says:

    tindakan selanjutnya apa? cuma anjuran sajakah. Oke, anak gue q larang nonton film-film itu. Tapi, kan banyak sekali masyarakat di luar sana yang “tanpa sengaja” menonton acara-acara itu.

  7. zoel says:

    kok cuma segithu.. yang lain masih banyak kaya nya

  8. darmadi says:

    Menurut gue, bukan cuman 10 doang. Tapi seratus. Gue, tiap hari dijejalin tontonan sampah. Tontonan yang nggak ngasih nilai edukatif. Stasiun TV cuman mikir Rating dan duiiit.

  9. padmasambawa says:

    tayangan audiovisual itu bermuka dua, satu muka mendidik(baca:mempengaruhi)pemirsanya, satu muka lagi memang cerminan pemirsa (masyarakat) sendiri..

  10. xander says:

    kalo extravaganza bermasalah jadi apa donk yang enak ditonton
    kalo KDI dan lain – lainnya itu terserah gw ga suka

    izin copy lae

    BLOG BERITA: silakan, lae, jangan lupa bikin tautan ke antara.

Comments are closed

Advertisement

Arsip sejak Maret 2007

Gratis RSS-Email-Twitter

Klik Play-Tonton Video

Log in / BLOG BERITA mengizinkan konten web ini dikutip dengan syarat menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan-balik. Pengelola Blog Berita wartawan freelance Jarar Siahaan tidak bertanggung jawab atas komentar dan artikel tulisan pembaca. Balige Kabupaten Toba Samosir Provinsi Sumatera Utara Indonesia. Berita terbaru Artikel menarik Video unik terbaik.