Sutan Raja DL Sitorus “berlibur” lagi dari penjara dan berkunjung ke kampungnya sembari memberikan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Toba Samosir.
Blog Berita; Jarar Siahaan; Balige
DL Sitorus, terpidana kasus perambahan hutan Padang Lawas, adalah penasihat Bupati Tobasa, Monang Sitorus, sejak masa pilkada dulu hingga saat ini. DL sudah sering memberikan bantuan kepada Pemkab. Antara lain membangun gedung kantor Camat Silaen, Balai Desa Sibisa, SD Sibisa, 100 tiang listrik di Kota Balige, Kijang Innova sebagai mobil dinas Camat Siantar Narumonda, dana Rp50 juta untuk vokal grup Tobamas binaan Bupati, dll.
Ketika mudik ke kampungnya di Desa Parsambilan, Kecamatan Silaen, Kabupaten Tobasa, beberapa hari lalu, DL Sitorus mengatakan bahwa dia akan memberikan lagi bantuan kepada Pemkab berupa dua unit perangkat pembuatan KTP nasional senilai Rp 200 juta untuk Kecamatan Silaen dan Kecamatan Lumbanjulu. Semua bantuan yang diberikan DL selama ini menjadi milik Pemkab Tobasa tanpa perlu dikembalikan sepersen pun.
Januari 2008 DL Sitorus pernah datang ke Tobasa selama tiga hari dikawal dua petugas untuk menghadiri pemakaman neneknya yang berusia 100 tahun, dan saat itu dia sempat berkunjung ke Rutan Balige untuk menyerahkan bantuan. Sementara dalam kunjungan keduanya beberapa hari lalu dia bertemu dengan sejumlah pejabat teras Pemkab di rumah orangtuanya di Desa Parsambilan — tepatnya ditemui oleh para pejabat itu. Bupati Monang Sitorus, Ketua DPRD Tobasa Tumpal Sitorus, para camat dan kepala dinas menemui DL yang datang via bandara Silangit, Kabupaten Tapanuli Utara. Tidak diketahui bagaimana proses atau alasan DL Sitorus sehingga bisa keluar kedua kali dari LP Subang untuk pulang kampung.
DL Sitorus: Jangankan hakim, Tuhan dan setan pun tanya, jawaban saya tetap.
Blog Berita menerima siaran pers Bagian Humas Pemkab Tobasa yang menjelaskan pertemuan DL Sitorus dengan Bupati, Ketua DPRD, dan para pejabat Pemkab di Desa Parsambilan. Menurut Humas, DL Sitorus mengucapkan terima kasih atas dukungan moral yang diberikan pejabat Pemkab terhadap dirinya sejak masuk penjara. DL berencana dalam waktu dekat menggelar konferensi pers untuk menjelaskan kasus perambahan hutan yang dituduhkan padanya. Namun tidak dikatakan di mana konferensi pers itu akan dilakukan.
“Jangankan hakim yang bertanya, Tuhan pun yang bertanya, saya akan jawab bahwa saya tidak pernah merambah hutan. Bahkan setan pun yang bertanya tentang hal itu, jawaban saya tetap sama,” kata DL Sitorus seperti dikutip Humas.
Dalam pertemuan itu Ketua DPRD Tumpal Sitorus meminta DL agar mau membangun perguruan tinggi di Tobasa, tapi DL menolak. Alasannya adalah karena tidak ingin ada pihak lain yang merasa disaingi atau bahkan disakiti. “Selama ini hubungan sangat baik dengan pengelola perguruan tinggi di kawasan Tapanuli,” kata DL. Tidak disebutkan universitas mana yang dimaksud sebagai “disaingi dan disakiti” apabila di Tobasa didirikan perguruan tinggi.
DL Sitorus sempat menceritakan perjalanan hidupnya semasa kecil yang penuh kesukaran dan penderitaan. Dia hanya anak petani di Desa Parsambilan, yang sudah harus bangun pukul 4 subuh untuk mengalihkan tali air ke sawah orangtuanya. Dia pernah sakit parah semasa kecil, lalu dijemur di panas terik matahari beralaskan daun pisang; karena itulah, setelah menjadi pengusaha sukses, dia mendirikan beberapa rumah sakit di Jawa.
Dia juga menawarkan untuk mempekerjakan putra Tobasa di perusahaannya di Sulawesi Tenggara. Untuk itu diminta supaya kepala desa mendata warganya yang bertitel sarjana tapi belum memiliki pekerjaan.
- Keterangan gambar: DL Sitorus [kiri] dan Bupati Monang Sitorus dalam sebuah acara di Balige sebelum DL tersangkut kasus perambahan hutan. [Foto: Jarar Siahaan/blogberita.net]

Artikel ini boleh dikutip HANYA JIKA disebutkan sumbernya www.blogberita.net DAN dibuat tautan-balik. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!



















Jujur…awalnya saya ga kenal dengan bapak ini. Sampai suatu saat ketika saya sedang “down”,saya dikasih teman buku biography tentang perjalanan hidup beliau karangan Permadi. Didalamnya diceritakan bagaimana perjuangan seorang anak manusia yang berjuang melawan kerasnya hidup ini dari nol. Belum habis saya membacanya, saya jadi semangat berapi-api. Hati saya berbisik “Aku ingin berhasil seperti bapak ini. Aku harus kuat seperti dia, aku pasti bisa seperti dia!!”
Sampai saya iseng dikantor buka google dan mencari tau mengenai beliau. Betapa terkejutnya saya, saat tau bahwa beliau tersandung kasus hukum. Dengan segala komentar caci maki, hinaan dari orang. Tak sadar, saya menangis…
Inilah wajah rakyat kita INDONESIA yang hanya tau menghujat, tanpa mau belajar bagaimana caranya bisa menjadi “SUPER” seperti beliau. Kita hanya bisa iri dengan keberhasilan orang lain, tanpa mau bekerja keras, banting tulang, serta perduli dengan orang lain. Kita kebanyakan mengahayal seperti cerita di sinetron yang bisa kaya dengan tiba-tiba tanpa pernah mau berusaha.
Sungguh….orang yang menghakimi beliau sesungguhnya adalah orang yang berlindung dibalik topeng, menyembunyikan ketidakmampuan dan ketidakberhasilannya dalam hidup!! Sehingga dia malu mengakui bahwa sebenarnya Bapak D.L Sitorus adalah putra bangsa yang memang BERHASIL membangun daerah, lingkungan, dan BANGSA nya.
Buat Bpk D.L Sitorus : Saya kagum sama bapak…salut sama bapak. Saya percaya bapak mampu melewati ujian ini. Karena saya tau persis bapak sudah terbiasa menghadapi kerasnya hidup ini!!!
GOOD LUCK!!!
Silakan bila ingin mengkritik, tapi pakai etika, karena begitulah manusia beradab. Blogberita.net akan menghapus komen yang tidak berkaitan dengan topik artikel, dan komen spam. Untuk menanggapi komentar sebelumnya, klik [reply to this comment], dan untuk membatalkan, tekan “click to cancel reply” di bawah tombol “Kirim”. SILAKAN HAPUS SEMUA PESAN INI, DAN MULAILAH BERKOMENTAR.
horas
saya salut ma tulang DL Sitorus!!!
moga Tuhan memberkati sgala kebaikan tulang!!!
GBU;-)
SEKALI LAGI TENTANG BAPAK DL SITORUS.
horas. jujur dalam realita saja, dimata saya bapak DL Sitorus adalah PAHLAWAN BANGSA DAN NEGARA.Beliau adalah manusia indonesia yang tidak egois,yang nyata2 peduli akan rakyat jelata,rakyat petani.rakyat miskin.rakyat yang terzolimi.dia bertindak bukan dengan kata kata dan omong kosong,tetapi dengan otak dan otot. Dan lepas dari bagaimana beliau memenage dan membangun ‘kerajaan usaha perkebunan dan bisnis’nya.Tetapi orang2 indonesia yang sirik dan “egois dan late”lah yang mengkondisikan beliau seperti sekarang.dipenjarakan,dicemooh dan di hina.Saya yakin dan percaya bahwa cepat atau lambat,dibalik duka Penderitaan beliau seperti sekarang ini,Tuhan Yesus Maha pencipta dan pengasih sedang merancang SUKA CITA untuk bapak DL Sitorus.”Sungguh JUJUR” saya tidak kenal dengan beliau,kecuali dari berita dan opini mass media.saran saya kepada bapak Raja DL Sitorus : Bersyukurlah dalam kondisi ini,badai pasti berlalu.Saran saya kepada pihak2 yang mengkondisikan beliau seperti sekarang.BERHENTILAH UNTUK MENGHAKIMI,MENCEMOH BELIAU,Agar kamu tidak dihakimi.AMEN.
Lae DL emang bagus jiwa kamu yg mau membantu Tobasa, asal jangan ada tujuan tersembunyi jika memberi bantuan untuk Tobasa. aku banyak mendengar bahwa DL Sitorus adalah mavia di Riau sana. mudah2-an tdk betul. lagian kalo betul emang gue pikirin, saudara bukan, apalagi kawan.
Horas, salam jumpa dalam blog ini. Saya terterik dengan teman-teman yang nimbrung di blog ini. Salute. Salam buat pemilik dan semua pengunjung blog ini
ck..ck..ck
lebih gantengan si monang ketimbang si DL
Sepertinya, yang gue dengar dari orang terdekat/sekitarnya, bisnis TDL lebih banyak sisi gelapnnya.
Bantuan yang diberikan, cuma uang receh, dibanding bisnisnya yang selalu berbau kekerasan dan otot.
Itulah, orang Batak. Kalau udah kaya. Bau keteknya di cium jadi harum. Molo monang marjuji sude mandok Lae.
@Lae Dharmadi.
Untuk lae kita Sitorus yang satu ini, kalau kita sapa dia Lae dengan baik-baik dikasih “kamsya” alias piti, untuk lae yang lain belum tentu coi!.
Untuk kasus pidana lae kita ini sarat dengan politik bisnis para pejabat dan jaksa. Bodohnya penguasa republik ini, kebun sawit yang tadinya sudah menghasilkan dan mau menghasilkan USD buat negara telah rusak, karena disita, dan pemiliknya di penjara. Hutan hilang dollarpun hilang. Politik hukum negaramu ini benar-benar tidak efektif. Tujuan dan motivasi pemenjaraan Lungguk Sitorus benar-benar luhur hanya Tuhan yang Maha tau, wallahualam. Wassalam
@ Bung Salngam
Ya, mungkin loe benar juga. Seorang tokoh, selalu dilihat dari dari 2 sisi mata uang. Yang satu memuja, yang laen menghujat.
Mungkin tergantung, sisi mana kita menilai.Bicara, penilaian, ya bicara tentang perbedaan. Dan itu sah-sah aja. Thanks
Dengan segala kontroversinya, aku mengagumi lelaki berwajah keras ini. Dia sangat Batak!
OOT: Horas Laeku, Sahabatku. Lama kali tak saling martandang kita ya. Bukan sok ngikut nih, tapi aku pun sudah pindah dari wp. Ada pembaca yang baik hati Lae, menghadiahiku domain, hosting, dan desain. Gratis tis tis
Cam mana kabar Gibran dan Itonya, Si Nadya? Pengen lagi rasanya singgah di istanamu itu Lae, menyaksikan lelaki kurus penentang arus itu bersarung-sarung di sarangnya. Huahahahaha!
Horasma Laekku Nabasa.
BLOG BERITA: benar, laekku nauli lagu, aku pun rindu padamu. aku tahu soal situs barumu, sejak awal kuikuti rencana perpindahannya.
Keadaan ternyata tidak menghalangi DL Sitorus untuk menyumbang dan menyumbang. Kabarnya, setiap akhir pekan ada saja organisasi sosoal-keagamaan Batak yang mendatangi DL untuk minta sumbangan dan dikasih.
btw aku mau nitip link artikel terpanas di blogku :
http://tobadreams.wordpress.com/2008/05/14/kajian-antropologi-orang-mandailing-adalah-etnis-batak/
Mauliate
Horas ma di hita Bangso Batak
Raja Huta