Bukan cuma rakyat biasa yang benar-benar miskin, kini pegawai negeri sipil pun akan kebagian jatah beras untuk rakyat miskin atau raskin.
Pemerintah akan menambah jumlah penerima beras untuk rakyat miskin sebanyak 5-7 juta keluarga. Penerima baru jatah beras ini adalah anggota TNI/Kepolisian RI berpangkat di bawah tamtama dan pegawai negeri sipil golongan I dan II.
“Kalau disepakati, sebanyak 19,1 juta keluarga miskin ditambah 5-7 juta keluarga lagi. Mereka semua dapat raskin,” kata Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie saat istirahat sidang kabinet paripurna di kantor Presiden, Jakarta, Selasa lalu.
Pemerintah, kata Aburizal, telah menyiapkan tiga jenis program kemiskinan, yaitu pengamanan sosial, pemberdayaan, serta usaha mikro dan kecil. Langkah pengamanan sosial, misalnya, dilakukan melalui program bantuan operasional sekolah, beras untuk rakyat miskin, dan bantuan langsung tunai [BLT].
Namun, Aburizal belum tahu berapa uang tunai yang akan dibagikan per keluarga. Ia hanya menekankan bahwa pemerintah telah siap dengan program BLT. “Pencetakan kartu sudah siap. Sekarang tinggal keputusan presiden kapan dilaksanakan,” kata Aburizal.
Kemarin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin sidang kabinet guna mematangkan rencana kenaikan harga bahan bakar minyak. Pembahasan difokuskan pada kesiapan pasokan bahan bakar sekaligus program kompensasi kenaikan harga. Sidang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga malam hari.
2. Klik-kanan lalu pilih Copy
3. Paste-kan ke blogmu dalam mode HTML

Konten Web ini boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan-balik ke artikel yang dikutip. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!

















jgn gitu dong darmadi…..
walopun beras jatah itu ngk terlalu bagus, dan saat di masak terpaksa di campur ketan sedikit atau malah di tambaihn tepun sagu sedikit biar agak pulen….
tapi beras itu lah yg mengenyangkan perut kami selama bertahun tahun….
Sama dong. Gue juga dibesarkan dengan beras jatah PNS.Kebetulan nyokap gue, guru SD.
Bikin boros juga. Soalnya, harus pakai ikan/lauk yang enak baru bisa dimakan.
Kalau pake beras bagus, biar cuman pake sambel. Udah enak dimakan.
Hasilnya, bertahun-tahun makan beras jatah, otak gue jadi dodol. Susah nangkep pelajaran.
Dari dulu, PNS udah dapat beras jatah jelek, kok. Beras yang ada kutu dan tetap bau, biar udah di cuci 10 X. Coba, deh tanya PNS golongan I