Ngeseks dalam warnet

Ada juga siswi SMA sering masturbasi di warnet sambil buka situs porno.

MyRMNews; Blog Berita

Berbuat mesum di warnet rupanya sudah jadi trend. Aksi gila sepasang insan kembali terpantau myRMnews, Maret lalu. Hal tersebut terbongkar lewat Ohim (25), pegawai Warnet di kawasan Jl Tentara Pelajar, Kota Tasikmalaya. Pemuda itu mendapati satu pasangan ABG yang mesum di room paling pojok ruangan belakang. Selama ini room itu jadi favorit untuk pasangan mesum. Selain posisinya dibawah tangga, room ini tak mungkin dilewati orang.

Baru saja myRMnews memarkirkan sepeda motor depan warnet, Ohim sudah menyambutnya hangat. Dia menceriatakan kalau sebelumnya ada cewek ABG yang habis berbuat mesum dengan pasangannya. “Tapi dia keburu pulang. Soalnya kepergok saya kang,” ucap Ohim saat ditanya myRMnews kenapa aksi pasangan bejat berhenti.

Ohim pun menceritakan kejadiannya. Sepasang ABG masuk room sekitar pukul 11.00 WIB. Kala itu warnet masih sepi. Hanya beberapa room yang terisi. Tiba-tiba satu pasang (cewek dan cowok) masuk. Ohim tahu si cewek sebelumnya kerap datang ke warnet mengenakan seragam sekolah SMU.

Singkat cerita keduanya masuk di room paling pojok di ruang paling belakang. Dari awal Ohim telah menaruh curiga. Diam-diam dia membuka layar monitor server. Dan dari server bisa dipantau pasangan tersebut mengklik apa. Semula memang terlihat dia mengklik situs sosial anak muda. Lalu mengklik situs porno.

Nah, Ohim yakin pasangan ini tengah mesum. Dia meninggalkan server dan menitipkan kepada temannya. Langkah kaki Ohim mantap. Dia hendak melihat aktivitas di room pojok tersebut.

Tiba di suatu tempat yang biasa mengintip, Ohim mengendap-ngendap. Ternyata benar. Pasangan itu tengah beraksi yang terbimbing situs porno. Namun, aksi pasangan tersebut terhenti karena Ohim tanpa sengaja menyentuh pintu dan menyebabkan bunyi keras.

Kontan pasangan yang tengah masyuk terkejut. Mereka pun langsung menghentikan petualangan syahwatnya. Mereka pun lantas merapikan pakaiannya dan meninggalkan room.

“Memang tiap hari ada saja pasangan mesum. Dan tempatnya pasti di room pojok. Karena seringnya saya dan teman-teman menjuluki ruangan itu dengan sebutan room mesum. Selain pasangan, ada lagi siswi SMU yang kerap bermasturbasi di warnet. Dan tentunya sambil membuka situs porno,” ucap Ohim.

BLOG BERITA: Aku jadi teringat chatting dengan seorang kawan bloger tahun lalu. Dia pernah bekerja menjaga warnet di Jakarta. Dia mengaku warnet tempatnya bekerja sering dipakai pelanggan untuk melakukan aktivitas seks. “Pernah sekali aku pergoki gay. Cowok yang satu lagi memangku cowok yang lain, sambil ‘goyang-goyang’ gitu,” katanya.

Ada yang pernah melihat langsung esek-esek dalam warnet seperti berita di atas?

Koneksi Internetmu lambat? Tak sempat tiap hari membaca web? Ini solusinya. ©Diizinkan mengutip artikel Blog Berita ini dengan syarat membuat tautan-balik.
Kirim artikel ini ke teman Kirim artikel ini ke teman Donasi Hubungi Blog Berita

75 Responses to “Ngeseks dalam warnet”

  1. Privacy dalam warnet boleh-boleh aja, tapi jangan melampaui batas.

    [reply to this comment]

  2. makanya kalo buka warnet jangan cuma ngejar keuntungan doang.. pake nyediain ruang yg mojok2 segala, jangan heran kalo warnet reputasinya jadi tambah buruk. padahal gak semua orang yg buka warnet kaya gitu.
    pengalaman saya dngan warnet yg membokir situs porno fine-fine aja, warnet masih rame, yg lebih menyenangkan, kemungkinan user membuka situs porno apalagi sampe masturbasi kecil sekali

    [reply to this comment]

    Jonharis reply on 22 May 2008:

    Loe… Begok banget sih loe. kalai udalagi konak jgnkan di warnet, jln juga bisa, di bis makanya loe itu Poltak ” Lugu tak berotak”

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 22 May 2008:

    Pengalaman pribadi,mas Jon Haris, jangan di umbar di depan umum. Emang, mas pernah, ngelakuin di bis. hi..hi.. hi…

    [reply to this comment]

  3. heheheh saya juga pernah ngeliat adengan kek gini di box warnet

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 22 May 2008:

    Dimana, tuh. Mau tau dong, tempat warnetnya.

    [reply to this comment]

  4. belum pernah sih, tapi ok juga tuh :))

    [reply to this comment]

  5. pertanyaannya adalah ‘kenapa room itu masih dipertahankan!’

    bukannya pemilik dan petugas sudah tau??

    [reply to this comment]

  6. wah kebetulan saya jg operator net dengan kondisi yang sama. room pojok mang dijadikan sarang maksiat. tp enak jg ngintip org2 lagi berbuat senonoh gt, pa lagi klu ketahuan, pada pucat2 tuh anak2. hahaha…….. tp sekarang telah ada lo perda (peraturan daerah) yang g ngebolehin box warnet yg tinggi2 gt. ini di akibatkan bs terjadi sarang ke maksiatan. moga2 aja para owner warnet bs kapok ya dengan perda tersebut

    [reply to this comment]

  7. sudah sering dengar model beginian, tp kok gak pernah menangkap basah yah…?

    [reply to this comment]

  8. eheueheuheueheu saya juga sering ngeliat yang gtuan
    parah banget jaman sekarang
    napsu g bisa di tahan lagi

    [reply to this comment]

  9. bagaimana jika warnetnya tanpa bilik saja, pasti ngak ada yg berani cem macem

    [reply to this comment]

    torasham reply on 19 May 2008:

    iya bener, soalnya gak ada yang datang…
    soalnya privasinya kurang. serba salah yah…

    [reply to this comment]

    SIHA 4 reply on 27 May 2008:

    Hearn juga .. . Di negara maju dan di barat sana,yang namanya internet shop ngak ada tuh pakai kamar2 dan sekat.
    Satu sama lain berbaur dan cukup pakai head phone / head seat .
    Pantasan saja Indonesia ini maju,ruang apa saja bisa disulap dan disalah gunakan.

    [reply to this comment]

  10. Ya… lama-lama klo dibiarin.. ntr warnetx jadi tempat prostitusi…. mungkin warnrt sebaiknya didesign sopan. yang tidak menimbulkan seseorang untuk berbuat mesum didalamnya..

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 19 May 2008:

    Kalo gue, sering masturbasi di bilik warnet. Sambil liat gambar porno. Enak juga sih. Praktis dan biaya murah. Sehat lagi, soalnya kagak kena penyakit.

    [reply to this comment]

  11. Duh gila banget sih, seharusnya warnet dapat digunakan untuk hal-hal yang positif eh ini malah…………..penjaga warentnya juga harus tegas tuh!!!!!

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 19 May 2008:

    Tanpa warnet plus plus, warnet sepi. Buntutnya rugi. Kagak balik modal tau.

    [reply to this comment]

  12. waaaahh… room yang 1 itu perlu pengharum ruangan n lebih sering di pel. Saran “jangan pake kursi sofa, coz bakal cpet rusak”. hehe

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 19 May 2008:

    Loe, belon nyoba sih. Enak kok. Entar loe, gue jamin ketaguhan.

    [reply to this comment]

    imelda reply on 20 May 2008:

    mau donk di bikin horny…he he he he, padahal kalo jujur sex di mana2 sama, semua orang sama, but cara mereka mo ngontrol nafsu nye aja gimana, mo lansung tembak di temapt, or sembunyi di kandang ayam, or di hotel, buat gw sih wajar aja…kek yang di bilang …asik lagi…
    salam dari dinda ya….buat yang horny chat ma gw yuk….but…cari warnet yg nyediain pojokan ya…ma tisue oi…he he he

    [reply to this comment]

    Jonharis reply on 22 May 2008:

    ” gimana sih cewek yg satu ini uda pd gatal ya…? biar di Bor

    imelda reply on 23 May 2008:

    yang di bilang gatal gw ya? he he he…gw kan nulis apa yg ada di otak gw lagi….
    ada yg berani tantang gw G?….

    lo mau jon?

    he he he

    danial reply on 18 July 2008:

    wah gue salut ama imelda..boleh dong no tlpnya…
    kirim via email jg boleh..lam kenal (horni club)

  13. kalo gitu, room di pojokan itu naikin aja tarif-nya. saya yakin tetap aja pasti laku. :)

    [reply to this comment]

  14. Aku dah mergokin yang gituan 2 X di warnetku. Yang kasian OPnya. harus bersihin lendir dimana-mana.

    [reply to this comment]

    Susan reply on 19 May 2008:

    Jadi bener toch benar2 terjadi? Is….. jijik dech….. Apa sich enak nya gituan di warnet? Mending di rumah sendiri atau di hotel. Weks! -P

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 22 May 2008:

    Awalnya jijik, dik Susan. Entar juga biasa. Yuk, buruan. Lagi, sepi..nih.

    [reply to this comment]

    encyblogedia reply on 19 May 2008:

    Kalo di warnetku bilik pojok tak kasi CCTV, dadi sing meh saru2 konangan ning monitor. tp tidak lantas saya grebeg, saya rekam duluan adegannya, baru digrebeg… hehehe, gak ding. Warnetku aman dan tertib2 aja, jauh dari kesan gituan
    Lam kenal, viking.net Jogja

    [reply to this comment]

  15. Emang Kelewatan yah…

    [reply to this comment]

  16. Saya sangat prihatin sekali dengan kondisi sepeerti ini, namun itulah kenyataannya jika fasilitas meningkat pasti ada efek samping yang negatifnya. Menghentikan semuanya tidak mungkin, tapi saya yakin yang punya warnet dan yang jaga masih mempunyai rasa cinta bangsa ini, untuk itu pasti ada cara untuk mencegahnya. Saya mengerti memang itu adalah salah satu daya terik dari sebuah warnet tapi masih banyak trik lain untuk menjadikan daya tarik warnet.
    Marilah kita cegah minimal dengan adanya tulisan di dinding yang menyatakan melarang untuk mesum, atau pesan moral sehingga mengurangi gairah. trik itu mungkin banyak di internet, silahkan tanya pada mbah google pasti dia tahu.
    Saya jelas menangkap ada kepedulian yang sangat tinggi dari Kang Ohim.

    [reply to this comment]

  17. Internet bisa jadi positif bagi orang-orang yang pikirannya positif, tapi bisa negatif juga bagi orang-orang yang pikiranya ngeres mulu.
    Saya sarankan kepada semua pemilik warnet agar mempunyai tanggung jawab moral. Nggak tau gimana caranya supaya mempersempit ruang gerak orang-orang yang berpikiran ngeres!

    [reply to this comment]

    emaliana reply on 31 May 2008:

    salam kenal
    emang masih ada orang yang pikirannya selalu positif mas??????????????sebagian besar orang sudah ngak positif lagi pikirannya, mgkn hanya sebagian kecil lg kok yang pikirannya positif, itupun udah tanda tanya???????????????????????

    [reply to this comment]

  18. wah..klo ada keyword sex, porn, viagra, mesum..
    langsung tinggi traficnya uey ;)
    btw..enak bener tuh penjaga warnetnya..
    aku mau dong ;)

    [reply to this comment]

  19. Ini benar atau karangan sih…? Jangan jangan sengaja buat begini biar trafik blognya tinggi ya? Waduhhh keterlaluan….

    [reply to this comment]

    caius-x reply on 20 May 2008:

    Lek Satria.. Yang kek ginian mang bener adanya, Jadi bukan disengaja biar trafik blog tinggi atau apapun itu,

    Kalo laek kurang yakin, kenapa g membuktikannya sendiri??

    Kalo beruntung, laek bisa dapet tontonan gratis,,

    Piss lek..

    [reply to this comment]

  20. kalo buat aku sih itu urusan mereka sebenar nya, but kalo emang g boleh masturb neh …pasang aja tulisan “dilarang masturb” mungkin kesan nya vulgar ya…tapi kalo buat aku itu menandakan kalo sebenra nya pemilik net bener2 care ma hal2 yg kek gitu, but selagi g ada tulisan “NO MESUM PLZ” mang nya orang kek aku tau kalo aku ternyata g bolek meraba Ms V aku sendiri…iya kan?
    Pertanyaan neh buat yg punya2 net mohon be honest aja.
    Kalo hal itu terjadi di net andam, bagai mana menurut anda dan bagai mana tindakan anda? laporan? sementara jelas2 kalo tempat itu bisa di buat begituan, dengan kata lain kek pojokan itu…
    salam hangat aja….

    [reply to this comment]

  21. Sudah seharusnya memang menjadi tanggung- jawab pengelola juga.
    Agar tidak ada peluang digunakan yang tidak pantas.
    Salam,

    [reply to this comment]

  22. Wah, seharusnya pemilik warnet juga memikirkan tata letak warnetnya. Harusnya warnet tidak “gelap2″ dan tidak ada ruangan “mojok” seperti itu. Tapi itu memang kembali kepada yang lagi “jelajah” memang.

    [reply to this comment]

  23. daripada bayar hotel, mereka pilih warnet!

    [reply to this comment]

  24. Temenku yg op warnet jg pernah tuh dikerjain user kayak gitu. Malah sp*rm*nya pada berceceran di lantai

    [reply to this comment]

  25. Ngarang. Pemilik blog ini cuma ngarang cerita. Sama seperti para pengarang buku cerita porno. Payah.

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 22 May 2008:

    Ngapain bohong. Cewek gue serig karaoke di bilik sama gue, sambil ngeliat gambar porno. Sensasinya,bung. Beda ama di tempat yang normal.misalnya kamar. Disini lebih menantang and seru. Cobain deh.

    [reply to this comment]

    imelda reply on 23 May 2008:

    hik asik juga…mang yg situasi kek gitu tuh yg bikin tambah aaahhhhhh…..

    bener juga mas darmadi kalo mereka g nyoba mereka kagak tau…

    he he he he

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 23 May 2008:

    @ Imelda
    Kayaknya, loe ratu mojok di bilik gelap warnet.

  26. Saya juga pernah tuh ngalamin warnet yg ada tempat gtu2an. Pernah mampir di salah satu warnet di daerah Depok trus ada lagi di sekitar BenHil - JakPus.

    Mgkn pihak yg pnya warnetnya udh tutup mata sja, krn klo ditegur bisa saja omzet warnet mereka turun.

    Sama seperti rokok, anak SMP boleh2 saja beli rokok meski ditulis khusus buat 18+. Yah…buntut2nya UUD deh..Ujung2nya Duit!!! :)

    [reply to this comment]

  27. dalam kolom komentar saya dilarang spam ya mas ya, eh tapi saya kesini juga karena spam lho mas… tuh di blog yang di wp… suruh buka lanjutannya disini baru bisa liat keseluruhan artikel.. hmaaf kalau ada salah kata.

    [reply to this comment]

  28. HE..HE…HE…….DULU SAYA SERING PAKAI ROMM POJOK ITU BANG. MEMANG DI SEDIAKAN KOK, ENAK, GAK KELIHATAN ORANG, PALING OPERATOR DI SERVER YANG TAHU. CUEKKK……………..BEBEK.YANG PENTING ASYIKKKKKK,
    TAPI MOHON MAAF SEKARANG SAYA GAK BERANI KE WARNET ABANG, MALU TUH, SEMUA ORANG TAHU KALAU KE POJOK….PASTI DEH ….MASTURBASI, NGESEK SAMA CEW………………JADI MALES DAN MEMBOSANKAN.
    SETELAH SAKIT ……………………SEKARANG AKU BARU INSYAF……BANG, DAH GAK BERANI KESITU LAGI.

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 22 May 2008:

    Hera,… kok loe bisa SAKIT, gara-gara itu. Mestinya, jadi SEHAT…

    [reply to this comment]

  29. Untuk anda pemilik/investor warnet dan sejenisnya !..jangan abikan tanggung jawab moral/ konsekwensi bisnis anda dari dampak negatip tehnologi informasi,anda berkewajiban dan bertangung-jawab,kelak dihadapan “TUHAN”.

    [reply to this comment]

  30. gile bener…mau jadi apa neh generasi penerus bangsa…parah!

    http://www.designbyeduard.com

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 22 May 2008:

    Naggak apa kok. Negara Barat,Jepang dan Korea jadi negara makmur dan maju karena menganut asas kekebasan. Termasuk kebebasan seksual.
    Kalau Indonesia mau maju, generasi mudanya juga harus menganut kebebasan.

    [reply to this comment]

  31. Pagi hehehehe
    Kalo Menurut gw sih…
    Warnet dah nulis DILARANG BERBUAT ASUSILA DISINI !!!
    Tapi tetep ajah libido tantangan tetep meningkat zzzzzz

    Jadi kembalikan kepada User²nya ajah deh…
    Mo digimana in, ntu Warnet kalo emang niatnya dah pengen lain, ya lain ajah…wkakwakkwa, dan bisa di tanyain sama Op Warnet Pasti kalo Hal itu diatas rata² pelakunya ya itu itu ajah…

    Tips Cara Aman Menurut gw :
    1. Stel lagu MP3 Rohani Sekeras Kerasnya wkawkakwkak
    2. Buat tidak Tenang/Nyaman si Pelaku tersebut (jalan² kek, apa kek, bakar tah apa tah…) :))
    3. Di Tegur dengan Sopan ( dipanggil lakinya ajah sok² akrab, trus bisikin “mas jangan MESUM donk :)” Red. Kecuali Op jiakakakakak “kidding”
    4. Habis deh kesabaran Operator “lu Grebek ajah, Usir !!!”
    Cowonya suruh jadi Op, Opnya jadi User… Caerrrr wkakwakwak
    Kidding again !!!Hahahahaha

    Yang pasti ada Masalah ada Solusi !!!

    Buat Op Warnet Jaga Kredibilitas Warnet tempat anda Bekerja…
    Gaji anda bukan dari Penghasilan Mesum di NET.. :P

    WASPADALAH Pelakunya itu² doank… Ketok ajah Jidatnya wakakakakak….

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 24 May 2008:

    Ribet amat, syarat dari loe.
    Syarat gue simpel aje : Biarin, aje….deh.
    Kasian, kan dari pada nyewa hotel mahal, mending cari yang murah meriah.
    Loe, kayaknya kagak ngarti kebutuhan manusia, bukan cuman makan minum, doang. Reseh..loe

    [reply to this comment]

    Turnip (Turunan Nippon) Man reply on 25 May 2008:

    wkakwakkwka asemmmmmmmmm darmadi hik`s :(
    iya juga yah… :-? setubuh eh setujah²… !!!

    mas ada pertanyaan simple :
    apa beda Tips sama Syarat ?? Hayooo…:P

    alang jo na margota i darmadi…wkakwakwka

    Horas dari Kamar

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 25 May 2008:

    Gue disuruh makan yang margota… sory bung. itu haram bagi gue. Najis.Enyah dari hadapan gue.

  32. Mas darmaji gw sih lom pernah mastur di net…penasaran seh…soal nya net di tempat gw g ada bilik2 nya so setiap user bisa saling lihat satu ma lain…sebel sih kalo gw mo lihat apa2 di lirik ma tetangga ….

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 29 May 2008:

    @ imelda
    Melda kagak usah mastub…deh.
    Di blog ini banyak RELAWAN yang siap membantu.(Termasuk..gue)….

    [reply to this comment]

    imelda reply on 29 May 2008:

    asek ada yg nawarin….kek dah yakin aja bisa ngikutin tuntutan gw he he he.

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 1 June 2008:

    @ imelda

    Maksudnya, gue nawarin si Mastur, tetangga gue yang tukang gorengan, buat loe. Ge er aje loe.

  33. klo warnet lesehan gmn yak.? :D

    [reply to this comment]

  34. Sigh…. bikin repot Op warnet aja..

    [reply to this comment]

  35. Ah biarin aja mereka berpesta ria… dengan nafsu terlampiaskan, kepalanya ga nyut-nyut lagi. coba klo ditahan2 bisa bikin sakit loh,hehehhehe..

    trus napa udah tau ada room mesum dan tetap tdk di tutup pemilik warung?? diakan jualan… harus tau selera pelannggan dunk.

    jadi ga perlu kita kebakaran jenggot,dan sok suci, urus aja moral masing2…
    krn kemunafikan negara ini hancur….

    Peace

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 29 May 2008:

    Setuju… gue dukung pendapat loe. Kalo, perlu biliknya dibuat lebih tinggi. Dan pintunya ada. Jadi privacy orang yang di dalam lebih terjaga.

    [reply to this comment]

    imelda reply on 29 May 2008:

    ato dibikin kamar sekalian ya he he he…

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 31 May 2008:

    Eh..tau aja loe selera gue.
    Yuk..ngamar…

    imelda reply on 6 June 2008:

    kdg gw ketawa kalo gi chat, trus tuh co gi on…ampun deh ampe tuh bungkus rokok buat tempat sprem he he he, gw mah seneng aja liat nya.
    if any want want chat with me monggo aja…jamin deh keluar ha ha ha ha

    [reply to this comment]

    frans reply on 15 August 2008:

    mau dong, minta photo dan no hp nya ya
    ttd
    frans

    [reply to this comment]

  36. Saran gw juga biarin aja, klo perlu lo rekam tuh trs masukin deh ke internet,he..he..
    Tapi Bang, lain x grebeg aja tuh, kan seru tuh klo pas grebeg dia lagi ahoy gtu, apalgi lagi pas masuk, pasti kan orang2 pada ngerubut tuh room, soalnya kan org Indonesia doyan liatin yng rame2…

    [reply to this comment]

  37. gw g ngomongin orang indo neh yah…tapi emang kenyataan justru kemunafikan mereka itulah yg bikin sengsara, saling bisik saling tunjuk, padahal kalo dah bercermin wah ternyta g ada beda….
    begini salah bitu ribet…mau maju gimana…apa2 di kritik, trus yg di kritik mental krupuk lagi….

    kalo kek gw neh biar juga yg ngomong ampe bisalan bibir nya..gw santai aja oi…

    [reply to this comment]

  38. Klo tempat pojokan itu sdh biasa. Pernah net gw, s*p*rma user berceceran sampai ke monitor dan keyboard. Saking konaknya tuh. Tempat gw pojokannya ada 2 bilik. Sapa yg berminat ke tempat gw. Hehehehehe

    [reply to this comment]

    imelda reply on 6 June 2008:

    pojokan nya dimana mas?….sekedar usul neh sedian tisue aja mas tiap pojokan nya ha ha ha ha

    [reply to this comment]

  39. Hai kawan ada yang tau gak,dmana alamat warnet mesum/yang tertutup dkota surabaya?
    Buat IMELDA aku blh tau Emailmu apa gak?
    mungkin aku bisa bantu kamu hehehehehehe…..!!!

    [reply to this comment]

  40. hahahaha dimuat juga cerita ini….
    jadi teringat “tempatku” dulu….
    *cengir-kuda*

    [reply to this comment]

  41. Warnet memang udah dijadiin tempat pemuas shahwat, aku aja udah dua kali melihat dua pasangan anak smp lagi gituan.

    [reply to this comment]

Tulis komentar pada kolom di bawah

Tampilkan artikelmu di Blog Berita: berbentuk opini, feature, berita, tips unik, atau cerpen.