<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Todung Lubis, Hotman Hutapea, Otto Hasibuan</title>
	<atom:link href="http://blogberita.net/2008/05/27/todung-lubis-hotman-hutapea-otto-hasibuan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogberita.net/2008/05/27/todung-lubis-hotman-hutapea-otto-hasibuan/</link>
	<description>Blog berita terbaru artikel unik video terbaik</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Sep 2009 02:16:28 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: ropan</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/05/27/todung-lubis-hotman-hutapea-otto-hasibuan/comment-page-1/#comment-8510</link>
		<dc:creator>ropan</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2009 06:35:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/05/27/todung-lubis-hotman-hutapea-otto-hasibuan/#comment-8510</guid>
		<description>Teman Adi Isa,

Terminologi &quot;Pengacara&quot; itu merujuk pada person (pribadi) jadi sudah pasti bukan kelembagaan.

Tetapi, kelembagaan yang menaungi para &quot;Pengacara&quot; disebut sebagai PERADI (Perhimpunan Advokat Indonesia). Jadi kalau Polisi ada Mabes Polri, Jaksa ada Kejaksaan Agung, Hakim ada Mahkamah Agung, maka Advokat punya PERADI.

Nah, sejak berlakunya UU 18 Tahun 2003, istilah Pengacara, Penasehat Hukum, Konsultan Hukum dinyatakan sebagai Advokat. (Pasal 32 ayat 1). Jadi, ada perubahan terminologi. 

Berdasarkan UU tsb, Advokat berstatus sebagai PENEGAK HUKUM yang Bebas dan Mandiri (Pasal 5 ayat 1).

Sementara berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi RI No. 014/PUU-IV/2006, 30 November 2006, disebutkan dalam pertimbangan hukumnya, bahwa: &quot;...organisasi PERADI sebagai satu-satunya wadah profesi Advokat, pada dasarnya adalah ORGAN NEGARA dalam arti luas yang bersifat MANDIRI (Independent State Organ) yang melaksanakan FUNGSI NEGARA.

Salam!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Teman Adi Isa,</p>
<p>Terminologi &#8220;Pengacara&#8221; itu merujuk pada person (pribadi) jadi sudah pasti bukan kelembagaan.</p>
<p>Tetapi, kelembagaan yang menaungi para &#8220;Pengacara&#8221; disebut sebagai PERADI (Perhimpunan Advokat Indonesia). Jadi kalau Polisi ada Mabes Polri, Jaksa ada Kejaksaan Agung, Hakim ada Mahkamah Agung, maka Advokat punya PERADI.</p>
<p>Nah, sejak berlakunya UU 18 Tahun 2003, istilah Pengacara, Penasehat Hukum, Konsultan Hukum dinyatakan sebagai Advokat. (Pasal 32 ayat 1). Jadi, ada perubahan terminologi. </p>
<p>Berdasarkan UU tsb, Advokat berstatus sebagai PENEGAK HUKUM yang Bebas dan Mandiri (Pasal 5 ayat 1).</p>
<p>Sementara berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi RI No. 014/PUU-IV/2006, 30 November 2006, disebutkan dalam pertimbangan hukumnya, bahwa: &#8220;&#8230;organisasi PERADI sebagai satu-satunya wadah profesi Advokat, pada dasarnya adalah ORGAN NEGARA dalam arti luas yang bersifat MANDIRI (Independent State Organ) yang melaksanakan FUNGSI NEGARA.</p>
<p>Salam!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: parlin</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/05/27/todung-lubis-hotman-hutapea-otto-hasibuan/comment-page-1/#comment-8093</link>
		<dc:creator>parlin</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 13:30:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/05/27/todung-lubis-hotman-hutapea-otto-hasibuan/#comment-8093</guid>
		<description>Knapa ya pengacara top dan papan atas yang ada dibelakang Todung Mulia Lubis tidak nyadar. Mereka berpihak pada orang yang jelas-jelas melanggar kode etik advokat. Apa karena mereka tidak kebagian jabatan di peradi????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Knapa ya pengacara top dan papan atas yang ada dibelakang Todung Mulia Lubis tidak nyadar. Mereka berpihak pada orang yang jelas-jelas melanggar kode etik advokat. Apa karena mereka tidak kebagian jabatan di peradi????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: martahan</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/05/27/todung-lubis-hotman-hutapea-otto-hasibuan/comment-page-1/#comment-2160</link>
		<dc:creator>martahan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 May 2008 11:36:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/05/27/todung-lubis-hotman-hutapea-otto-hasibuan/#comment-2160</guid>
		<description>Hotman is the best. Kaga muna kaya Todung. Todung muna!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hotman is the best. Kaga muna kaya Todung. Todung muna!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: martahan</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/05/27/todung-lubis-hotman-hutapea-otto-hasibuan/comment-page-1/#comment-2159</link>
		<dc:creator>martahan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 31 May 2008 11:33:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/05/27/todung-lubis-hotman-hutapea-otto-hasibuan/#comment-2159</guid>
		<description>Salahnya Todung:
1. Thn 2002 jadi Todung jadi konsultan hukum pemerintah (BPPN)dalam kasus BLBI BCA. Opini Todung kala itu: BCA, Salim Grup salah, melanggar BLBI.
2. Salim menyerahkan SGC kepada BPPN untuk ganti hutang BLBI-nya
3. SGC dibeli Gunawan Yusuf (Makindo Group).
4. Setelah dibeli GY, ternyata SGC masih dijaminkan oleh Salim untuk mendapatkan pinjaman dari Marubeni.
5. Karena kesal, Gunawan &amp; SGC melalui Hotman Paris menggugat Salim dan Marubeni di Lampung.
6. Salim menggunakan Todung sbg Kuasa Hukumnya.
7. Memang sah-sah saja Todung jadi kuasa hukumnya Salim. Tapi menjadi tidak sah, krn dulu Todung menjadi konsultan pemerintah dalam kasus Salim Group, skrg dlm kasus yang terkait dia malah jadi Kuasa Hukum Salim. Ada benturan kepentingan, atau conflict of interest.
8. Waktu jadi Kuasa Hukum Salim di sidang tsb, Todung menggunakan data-data yg dia peroleh waktu jadi konsultan BPPN (yg jelas-jelas ga boleh), krn tdk menjaga rahasia klien, dlm hal ini pemerintah BPPN.
9. Yg lebih parah, legal opini yg dia keluarkan pd poin no.1 diatas, dlm sidang melawan SGC dia ganti. Dia bilang Salim ga salah. Pdhl, legal opini ga boleh berubah, kapan pun, di mana pun. Betul-betul conflict of interest. Kira-kira misalnya, dulu dia jadi jaksa untuk mendakwa seorg penjahat, skrg dia jadi pembela penjahat tsb.
10. Todung jg pernah bikin iklan pengumuman putusan terkait kasus di atas, yg isinya salah dan ga sesuai degn putusan asli.
11. Itu semua di atas dari segi kode etik profesi pengacara. Dari segi moral dan etika:
- LBH sblmnya sdh keberatan Todung jd lawyer-nya Salim yg jelas-jelas koruptor. LBH meminta Todung keluar dari LBH jika mau jadi kawyernya Salim. Tp Todung jalan terus.
- Todung selama ini selalu mencitrakan dirinya adalah pengacara bersih dan kelihatannya idealis. Lama di LBH, Ketua Masyarakat Trasparansi Indonesia, eh... ternyata, sgt bernafsu ngalahin Hotman yg memang jelas-jelas macan pengadilan.
- Hotman ga pernah bilang dirinya bersih, dirinya suci, ga kaya Todung, yg cenderung bilang dirinya adalah pengacara yg baik. Ternyata, ketahuan aslinya.
Pokoknya HOTMAN PARIS IS THE BEST. Ruhut, Hotma, Todung, OC kaligis, Adnan Buyung, dan sebutkan siapa lg pengacara top di Indonesia. Kl udah ketemu Hotman di pengadilan, jarang ada yg bisa menang. Hotman emang paling pintar dan pandai!!!

Torasham, dah ngerti belon? kalo belon, tunjuk tangan!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salahnya Todung:<br />
1. Thn 2002 jadi Todung jadi konsultan hukum pemerintah (BPPN)dalam kasus BLBI BCA. Opini Todung kala itu: BCA, Salim Grup salah, melanggar BLBI.<br />
2. Salim menyerahkan SGC kepada BPPN untuk ganti hutang BLBI-nya<br />
3. SGC dibeli Gunawan Yusuf (Makindo Group).<br />
4. Setelah dibeli GY, ternyata SGC masih dijaminkan oleh Salim untuk mendapatkan pinjaman dari Marubeni.<br />
5. Karena kesal, Gunawan &amp; SGC melalui Hotman Paris menggugat Salim dan Marubeni di Lampung.<br />
6. Salim menggunakan Todung sbg Kuasa Hukumnya.<br />
7. Memang sah-sah saja Todung jadi kuasa hukumnya Salim. Tapi menjadi tidak sah, krn dulu Todung menjadi konsultan pemerintah dalam kasus Salim Group, skrg dlm kasus yang terkait dia malah jadi Kuasa Hukum Salim. Ada benturan kepentingan, atau conflict of interest.<br />
8. Waktu jadi Kuasa Hukum Salim di sidang tsb, Todung menggunakan data-data yg dia peroleh waktu jadi konsultan BPPN (yg jelas-jelas ga boleh), krn tdk menjaga rahasia klien, dlm hal ini pemerintah BPPN.<br />
9. Yg lebih parah, legal opini yg dia keluarkan pd poin no.1 diatas, dlm sidang melawan SGC dia ganti. Dia bilang Salim ga salah. Pdhl, legal opini ga boleh berubah, kapan pun, di mana pun. Betul-betul conflict of interest. Kira-kira misalnya, dulu dia jadi jaksa untuk mendakwa seorg penjahat, skrg dia jadi pembela penjahat tsb.<br />
10. Todung jg pernah bikin iklan pengumuman putusan terkait kasus di atas, yg isinya salah dan ga sesuai degn putusan asli.<br />
11. Itu semua di atas dari segi kode etik profesi pengacara. Dari segi moral dan etika:<br />
- LBH sblmnya sdh keberatan Todung jd lawyer-nya Salim yg jelas-jelas koruptor. LBH meminta Todung keluar dari LBH jika mau jadi kawyernya Salim. Tp Todung jalan terus.<br />
- Todung selama ini selalu mencitrakan dirinya adalah pengacara bersih dan kelihatannya idealis. Lama di LBH, Ketua Masyarakat Trasparansi Indonesia, eh&#8230; ternyata, sgt bernafsu ngalahin Hotman yg memang jelas-jelas macan pengadilan.<br />
- Hotman ga pernah bilang dirinya bersih, dirinya suci, ga kaya Todung, yg cenderung bilang dirinya adalah pengacara yg baik. Ternyata, ketahuan aslinya.<br />
Pokoknya HOTMAN PARIS IS THE BEST. Ruhut, Hotma, Todung, OC kaligis, Adnan Buyung, dan sebutkan siapa lg pengacara top di Indonesia. Kl udah ketemu Hotman di pengadilan, jarang ada yg bisa menang. Hotman emang paling pintar dan pandai!!!</p>
<p>Torasham, dah ngerti belon? kalo belon, tunjuk tangan!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: darmadi</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/05/27/todung-lubis-hotman-hutapea-otto-hasibuan/comment-page-1/#comment-1968</link>
		<dc:creator>darmadi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 May 2008 11:19:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/05/27/todung-lubis-hotman-hutapea-otto-hasibuan/#comment-1968</guid>
		<description>Ya, ampun. Baru nanya sekarang. Baca koran dong.
Entar, gue terangin loe kagak ngarti.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya, ampun. Baru nanya sekarang. Baca koran dong.<br />
Entar, gue terangin loe kagak ngarti.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

