Ritual tahunan peringati hari besar Katolik.
Para orang dewasa melakukan upacara melompati barisan bayi di sebuah desa Spanyol, Castrillo de Murcia. Para peserta mengenakan pakaian sebagai Colacho, yang mencerminkan setan, dan melompati para bayi yang berbaring di atas kain.
Ada bayi yang sepertinya menyaksikan dengan bingung para pria yang melompat di atasnya, namun ada yang tampak tidak perduli dan tetap asyik dengan dotnya.
Seperti biasanya, tidak ada yang terluka, baik bayi maupun pelompat, dalam acara rituan tahunan ini. Desa Castrillo de Murcia melakuan ritual ini sejak tahun 1620 untuk memperingati hari besar Katolik, Corpus Christi. Hari besar itu dirayakan meluas di seluruh Spanyol dengan prosesi dan ritual yang penuh misteri. Prosesi biasanya diramaikan dengan karakter setan, malaikat, dan karakter-karakter gaib lainnya.
Sumber artikel dan foto: BBC
- Artikel sejenis: Bayi-bayi dijatuhkan dari gedung [video]

Artikel ini boleh dikutip HANYA JIKA disebutkan sumbernya www.blogberita.net DAN dibuat tautan-balik. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!



















Ini ritual satanic, harusnya Gereja Katholik setempat melarang sebagai peringatan corpus christi yang artinya tubuh Kristus. Namanya memang perayaan mengusir setan, tetapi ritual ini sebenarnya justru (tanpa mereka sadari) mereka mengundang hadirat setan dan menyerahkan jiwa bayi-bayi ini kepada setan.
Saya sangat tidak setuju dengan begitu banyak ritual Katholik, termasuk yang di Indonesia, yang sangat tidak Alkitabiah, sehingga sangat riskan dan membahayakan jemaat gereja Kristus masuk dalam jerat setan.