<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Oknum FPI pukuli aktivis kebebasan beragama</title>
	<atom:link href="http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/</link>
	<description>Blog berita terbaru Berita unik Artikel menarik Video terbaik dari Balige Kabupaten Toba Samosir oleh wartawan freelance Jarar Siahaan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Jan 2010 01:36:17 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: bear</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/comment-page-4/#comment-9048</link>
		<dc:creator>bear</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 13:50:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/#comment-9048</guid>
		<description>kayanya polisi juga takut sama FPI,atau apa kita jufa belum jelas.Pekerjaan utama buat Kapolri berikutnya adalah FPI</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kayanya polisi juga takut sama FPI,atau apa kita jufa belum jelas.Pekerjaan utama buat Kapolri berikutnya adalah FPI</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Nunuh Maulana</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/comment-page-4/#comment-7853</link>
		<dc:creator>Nunuh Maulana</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2008 15:13:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/#comment-7853</guid>
		<description>bagi saya adalah karena ketidak tegasan pemerintah dalam mengatasi permasalahan hukum akhirnya masyarakat tidak puas seperti halnya FPI.saya tidak membela FPI atau membela yang lainnya tapi disini kita harus bijaksana dalam menilai 
jangan terpropokasi karena islam cuma jadi fitnah, teror dan di adudomba agar semua benci terhadap umat islam

saya kawatir kalau FPI tidak ada bangsa ini akan menjadi bangsa  bebas</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagi saya adalah karena ketidak tegasan pemerintah dalam mengatasi permasalahan hukum akhirnya masyarakat tidak puas seperti halnya FPI.saya tidak membela FPI atau membela yang lainnya tapi disini kita harus bijaksana dalam menilai<br />
jangan terpropokasi karena islam cuma jadi fitnah, teror dan di adudomba agar semua benci terhadap umat islam</p>
<p>saya kawatir kalau FPI tidak ada bangsa ini akan menjadi bangsa  bebas</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ijak</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/comment-page-4/#comment-7182</link>
		<dc:creator>ijak</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 14:51:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/#comment-7182</guid>
		<description>FPI tu sebenernya maksud dari visi dan misi nya bagus (ciele..ciele...sok tw bgt gw)

yaitu sebagai media dakwah dan memberantas kemaksiatan
(yang orang FPI mana?bener ga apa yang saya bilang)

yang saya tau nih..klo dakwah tu pake bahasa yang sopan.halus,tanpa kekerasan..

klo dah pake acara ngancem2..
acara ngejek2..
pa lagi bawa bambu,senjata tajam dan laen-laen..
na itu yang harus pertama diperiksa tu otaknya...
masi beres pa kagak

jangan ngaku islam deh klo masi bawa2 golok sambil teriak ngancem2...
jangan ngaku tau al Quran dan hadist serta mengikuti syariat
klo ga bisa nerima perbedaan,klo ga bisa toleran ma pandangan yang berbeda

klo ni negara dalam kondisi perang,gw bakal usulin ke pemerintah,agar orang2 model berada di garis depan,sebagai umpan peluru..wkwkkw..
klo mereka ada di garis belakang..gua yakin bakal ngacoin barisan n taktik perang..
la wong rencana nya gerilya.koq orang macem gitu ga sabar,nongol duluan,habislah satu pasukan,,

maap klo anda ga paham ma tulisan saya..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>FPI tu sebenernya maksud dari visi dan misi nya bagus (ciele..ciele&#8230;sok tw bgt gw)</p>
<p>yaitu sebagai media dakwah dan memberantas kemaksiatan<br />
(yang orang FPI mana?bener ga apa yang saya bilang)</p>
<p>yang saya tau nih..klo dakwah tu pake bahasa yang sopan.halus,tanpa kekerasan..</p>
<p>klo dah pake acara ngancem2..<br />
acara ngejek2..<br />
pa lagi bawa bambu,senjata tajam dan laen-laen..<br />
na itu yang harus pertama diperiksa tu otaknya&#8230;<br />
masi beres pa kagak</p>
<p>jangan ngaku islam deh klo masi bawa2 golok sambil teriak ngancem2&#8230;<br />
jangan ngaku tau al Quran dan hadist serta mengikuti syariat<br />
klo ga bisa nerima perbedaan,klo ga bisa toleran ma pandangan yang berbeda</p>
<p>klo ni negara dalam kondisi perang,gw bakal usulin ke pemerintah,agar orang2 model berada di garis depan,sebagai umpan peluru..wkwkkw..<br />
klo mereka ada di garis belakang..gua yakin bakal ngacoin barisan n taktik perang..<br />
la wong rencana nya gerilya.koq orang macem gitu ga sabar,nongol duluan,habislah satu pasukan,,</p>
<p>maap klo anda ga paham ma tulisan saya..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Jack@</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/comment-page-3/#comment-3213</link>
		<dc:creator>Jack@</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jun 2008 05:41:04 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/#comment-3213</guid>
		<description>@ mas Andi,

Mungkin juga berguna.

Polisi Usut Pidana AKKBB
Sumber : Harian Jawa Pos(Jumat, 13 Juni 2008)
http://www.i-library.org/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=24069&amp;Itemid=26

JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Sutanto tak mau disalahkan dalam insiden Monas, 1 Juni lalu. Orang nomor satu di tubuh Polri itu menyatakan, kekerasan yang menimpa Aliansi Kebangsaan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) oleh massa Front Pembela Islam (FPI) tersebut tak lepas dari kesalahan AKKBB. 
Hal itu terkait dengan izin pemberitahuan aksi AKKBB yang melenceng dari kesepakatan semula. Polisi memastikan akan memproses AKKB karena kesalahan tersebut.

Pernyataan itu dikatakan Sutanto dalam raker dengan Komisi III DPR di Senayan kemarin (12/6). &#039;&#039;Kalo dikatakan polisi tidak siap, mohon maaf, saya kira tidak tepat. Mereka sendiri (AKKBB, Red) yang cari masalah. Tentu polisi akan menangani semua pelanggaran. Apakah kekerasan atau yang melanggar (pemberitahuan aksi, Red), sehingga terjadi penyerangan itu,&#039;&#039; katanya.

Mantan Kapolda Jatim tersebut lalu membeberkan kronologi peristiwa itu versi polisi. Menurut dia, sejak awal polisi mencegah supaya tidak terjadi masalah di lapangan. Polisi berusaha mengelola supaya kegiatan masyarakat berjalan dengan aman karena polisi tidak bisa melarang kegiatan tersebut. Pada hari nahas itu, ada enam elemen yang memberi tahu akan melakukan kegiatan di Monas. Dua di antaranya adalah FPI dan AKKBB.

AKKBB berkali-kali diimbau oleh Polda Metro sejak dua minggu sebelum kejadian supaya tidak melaksanakan aksi pada Minggu. Sebab, ada elemen-elemen lain yang berseberangan dan diperkirakan bisa terjadi benturan. &#039;&#039;Tapi, mereka tetap memaksakan. Aliansi lalu menyatakan bahwa mereka tidak ke Monas, tapi ke Gambir menuju HI. Nah, kami siapkan petugas yang jumlahnya lebih banyak daripada massa. Hampir 14 ribu,&#039;&#039; ungkapnya.

Polisi yang disiapkan itu stand-by di Gambir, depan Kedubes AS, sepanjang Jl Thamrin hingga Bundaran HI. Masing-masing satu peleton. &#039;&#039;Namun, kenyataanya, massa aliansi tidak menepati komitmennya. Dia (AKKBB, Red) masuk menuju Monas dan terjadilah peristiwa itu,&#039;&#039; jelasnya.

Hingga kini, belum satu pun pihak AKKBB yang diproses polisi. Namun, dari pihak FPI, telah ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Di antaranya, Ketua FPI Habib Rizieq Syihab dan Ketua Komando Laskar Islam Munarman.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Adang Firman menegaskan, pihaknya masih terus memproses massa AKKBB. &#039;&#039;Koordinator aksinya sudah kami panggil. Habib Rizieq juga sudah kami periksa dalam kapasitas sebagai saksi atas tindakan AKKBB,&#039;&#039; katanya.

Namun, hingga kini polisi belum menyimpulkan adanya unsur pidana. &#039;&#039;Yang jelas, acara AKKBB itu tanpa izin. Lalu, apa namanya itu?&#039;&#039; ujarnya balik bertanya. Dia juga menuturkan bahwa tidak ada massa AKKBB yang didapati membawa senjata api.

Hal itu berbeda dari temuan Tim Pembela Munarman. Mereka mengaku memiliki barang bukti (BB) berupa foto seseorang yang sedang memegang pistol dalam insiden Monas, 1 Juni 2008.

Mereka menduga, orang yang memegang pistol itu merupakan anggota AKKBB (Aliansi Kebangsaan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan). Dasarnya, orang tersebut mengenakan pita seperti yang dipakai anggota AKKBB lain. Foto itulah yang akan dijadikan salah satu BB untuk membebaskan Munarman, panglima Komando Laskar Islam FPI, yang kini mendekam di sel tahanan Dit Narkoba Polda Metro Jaya.

&#039;&#039;Foto itu akan dijadikan barang bukti siapa sebenarnya yang melakukan kekerasan peristiwa Monas. Apakah Munarman, apakah orang atau anggota AKKBB?&#039;&#039; ungkap Syamsul Bahri, salah seorang Tim Pembela Munarman, kepada Jawa Pos News Network di Jakarta usai melaporkan Adnan Buyung cs ke Polda Metro Jaya kemarin (12/6).

Dia menegaskan, dengan adanya foto tersebut, pihaknya berpendapat bahwa yang melakukan kekerasan bukan FPI. &#039;&#039;Foto itu menunjukkan bahwa anggota AKKBB yang melakukan kekerasan, kemudian memprovokasi masyarakat lain. Itu yang dicari polisi. Sampai sekarang, polisi belum tahu siapa orang yang memegang pistol tersebut. Diduga anggota AKKBB. Dilihat dari pakaian dan pita seragamnya, jelas bukan FPI,&#039;&#039; ujarnya.

Sementara itu, kendati tetap dalam satu nama Tim Pembela Munarman, mereka memecah tugas menjadi tiga. Tim pertama melaporkan Adnan Buyung Nasution, Astinawati, Yenny Wahid, Goenawan Mohamad, Asmara Nababan, S. Malela Mahargasari, dkk. Mereka melapor ke Polda Metro Jaya kemarin pukul 16.30.

Tim kedua bertugas melaporkan PT Tempo Inti Media Harian, penerbit Koran Tempo. Koran itu memuat gambar Munarman yang disebut mencekik salah seorang anggota AKKBB. Padahal, menurut mereka, Munarman justru mencegah agar orang tersebut tidak anarkis. Laporan juga disampaikan kemarin ke Polda Metro Jaya. Tim ketiga tetap fokus mendampingi pemeriksaan Munarman.

Di tempat terpisah, AKKBB membantah adanya senpi seperti yang dibeberkan FPI itu. Meski dalam foto tersebut terlihat seorang massa AKKBB mengacungkan pistol, mereka menyerahkan sepenuhnya hal itu kepada polisi. &#039;&#039;Mustahil, tidak ada di antara kami yang membawa (senjata),&#039;&#039; tegas Ahmad Suaedy, direktur Wahid Institute, kemarin. Wahid Institute adalah salah satu bagian dari massa AKKBB.

Dia mengungkapkan, tidak mungkin ada massa AKKBB yang membawa senjata. Aksi yang dilakukan AKKBB adalah aksi damai. Di barisan depan pun, AKKBB menyertakan anak-anak serta ibu-ibu dari sejumlah kelompok pengajian untuk berpartisipasi. &#039;&#039;Berkali-kali saya sampaikan, aksi kami damai saat itu. Namun, tiba-tiba saja diserang,&#039;&#039; katanya.

Suaedy menduga, upaya yang dilakukan Munarman tersebut hanyalah pembentukan opini. &#039;&#039;Bukti-bukti silakan serahkan ke polisi. Kami siap diperiksa,&#039;&#039; ujarnya.

Terkait dengan pernyataan Kapolri bahwa AKKBB telah melanggar kesepakatan aksi, dia juga mengkritik. Menurut dia, AKKBB tidak pernah melanggar kesepakatan apa pun dengan polisi</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ mas Andi,</p>
<p>Mungkin juga berguna.</p>
<p>Polisi Usut Pidana AKKBB<br />
Sumber : Harian Jawa Pos(Jumat, 13 Juni 2008)<br />
<a rel="nofollow" href="http://blogberita.net/goto/http://www.i-library.org/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=24069&amp;Itemid=26"  rel="nofollow">http://www.i-library.org/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=24069&amp;Itemid=26</a></p>
<p>JAKARTA &#8211; Kapolri Jenderal Pol Sutanto tak mau disalahkan dalam insiden Monas, 1 Juni lalu. Orang nomor satu di tubuh Polri itu menyatakan, kekerasan yang menimpa Aliansi Kebangsaan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) oleh massa Front Pembela Islam (FPI) tersebut tak lepas dari kesalahan AKKBB.<br />
Hal itu terkait dengan izin pemberitahuan aksi AKKBB yang melenceng dari kesepakatan semula. Polisi memastikan akan memproses AKKB karena kesalahan tersebut.</p>
<p>Pernyataan itu dikatakan Sutanto dalam raker dengan Komisi III DPR di Senayan kemarin (12/6). &#8221;Kalo dikatakan polisi tidak siap, mohon maaf, saya kira tidak tepat. Mereka sendiri (AKKBB, Red) yang cari masalah. Tentu polisi akan menangani semua pelanggaran. Apakah kekerasan atau yang melanggar (pemberitahuan aksi, Red), sehingga terjadi penyerangan itu,&#8221; katanya.</p>
<p>Mantan Kapolda Jatim tersebut lalu membeberkan kronologi peristiwa itu versi polisi. Menurut dia, sejak awal polisi mencegah supaya tidak terjadi masalah di lapangan. Polisi berusaha mengelola supaya kegiatan masyarakat berjalan dengan aman karena polisi tidak bisa melarang kegiatan tersebut. Pada hari nahas itu, ada enam elemen yang memberi tahu akan melakukan kegiatan di Monas. Dua di antaranya adalah FPI dan AKKBB.</p>
<p>AKKBB berkali-kali diimbau oleh Polda Metro sejak dua minggu sebelum kejadian supaya tidak melaksanakan aksi pada Minggu. Sebab, ada elemen-elemen lain yang berseberangan dan diperkirakan bisa terjadi benturan. &#8221;Tapi, mereka tetap memaksakan. Aliansi lalu menyatakan bahwa mereka tidak ke Monas, tapi ke Gambir menuju HI. Nah, kami siapkan petugas yang jumlahnya lebih banyak daripada massa. Hampir 14 ribu,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Polisi yang disiapkan itu stand-by di Gambir, depan Kedubes AS, sepanjang Jl Thamrin hingga Bundaran HI. Masing-masing satu peleton. &#8221;Namun, kenyataanya, massa aliansi tidak menepati komitmennya. Dia (AKKBB, Red) masuk menuju Monas dan terjadilah peristiwa itu,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Hingga kini, belum satu pun pihak AKKBB yang diproses polisi. Namun, dari pihak FPI, telah ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Di antaranya, Ketua FPI Habib Rizieq Syihab dan Ketua Komando Laskar Islam Munarman.</p>
<p>Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Adang Firman menegaskan, pihaknya masih terus memproses massa AKKBB. &#8221;Koordinator aksinya sudah kami panggil. Habib Rizieq juga sudah kami periksa dalam kapasitas sebagai saksi atas tindakan AKKBB,&#8221; katanya.</p>
<p>Namun, hingga kini polisi belum menyimpulkan adanya unsur pidana. &#8221;Yang jelas, acara AKKBB itu tanpa izin. Lalu, apa namanya itu?&#8221; ujarnya balik bertanya. Dia juga menuturkan bahwa tidak ada massa AKKBB yang didapati membawa senjata api.</p>
<p>Hal itu berbeda dari temuan Tim Pembela Munarman. Mereka mengaku memiliki barang bukti (BB) berupa foto seseorang yang sedang memegang pistol dalam insiden Monas, 1 Juni 2008.</p>
<p>Mereka menduga, orang yang memegang pistol itu merupakan anggota AKKBB (Aliansi Kebangsaan Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan). Dasarnya, orang tersebut mengenakan pita seperti yang dipakai anggota AKKBB lain. Foto itulah yang akan dijadikan salah satu BB untuk membebaskan Munarman, panglima Komando Laskar Islam FPI, yang kini mendekam di sel tahanan Dit Narkoba Polda Metro Jaya.</p>
<p>&#8221;Foto itu akan dijadikan barang bukti siapa sebenarnya yang melakukan kekerasan peristiwa Monas. Apakah Munarman, apakah orang atau anggota AKKBB?&#8221; ungkap Syamsul Bahri, salah seorang Tim Pembela Munarman, kepada Jawa Pos News Network di Jakarta usai melaporkan Adnan Buyung cs ke Polda Metro Jaya kemarin (12/6).</p>
<p>Dia menegaskan, dengan adanya foto tersebut, pihaknya berpendapat bahwa yang melakukan kekerasan bukan FPI. &#8221;Foto itu menunjukkan bahwa anggota AKKBB yang melakukan kekerasan, kemudian memprovokasi masyarakat lain. Itu yang dicari polisi. Sampai sekarang, polisi belum tahu siapa orang yang memegang pistol tersebut. Diduga anggota AKKBB. Dilihat dari pakaian dan pita seragamnya, jelas bukan FPI,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, kendati tetap dalam satu nama Tim Pembela Munarman, mereka memecah tugas menjadi tiga. Tim pertama melaporkan Adnan Buyung Nasution, Astinawati, Yenny Wahid, Goenawan Mohamad, Asmara Nababan, S. Malela Mahargasari, dkk. Mereka melapor ke Polda Metro Jaya kemarin pukul 16.30.</p>
<p>Tim kedua bertugas melaporkan PT Tempo Inti Media Harian, penerbit Koran Tempo. Koran itu memuat gambar Munarman yang disebut mencekik salah seorang anggota AKKBB. Padahal, menurut mereka, Munarman justru mencegah agar orang tersebut tidak anarkis. Laporan juga disampaikan kemarin ke Polda Metro Jaya. Tim ketiga tetap fokus mendampingi pemeriksaan Munarman.</p>
<p>Di tempat terpisah, AKKBB membantah adanya senpi seperti yang dibeberkan FPI itu. Meski dalam foto tersebut terlihat seorang massa AKKBB mengacungkan pistol, mereka menyerahkan sepenuhnya hal itu kepada polisi. &#8221;Mustahil, tidak ada di antara kami yang membawa (senjata),&#8221; tegas Ahmad Suaedy, direktur Wahid Institute, kemarin. Wahid Institute adalah salah satu bagian dari massa AKKBB.</p>
<p>Dia mengungkapkan, tidak mungkin ada massa AKKBB yang membawa senjata. Aksi yang dilakukan AKKBB adalah aksi damai. Di barisan depan pun, AKKBB menyertakan anak-anak serta ibu-ibu dari sejumlah kelompok pengajian untuk berpartisipasi. &#8221;Berkali-kali saya sampaikan, aksi kami damai saat itu. Namun, tiba-tiba saja diserang,&#8221; katanya.</p>
<p>Suaedy menduga, upaya yang dilakukan Munarman tersebut hanyalah pembentukan opini. &#8221;Bukti-bukti silakan serahkan ke polisi. Kami siap diperiksa,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Terkait dengan pernyataan Kapolri bahwa AKKBB telah melanggar kesepakatan aksi, dia juga mengkritik. Menurut dia, AKKBB tidak pernah melanggar kesepakatan apa pun dengan polisi</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: radi</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/comment-page-4/#comment-3138</link>
		<dc:creator>radi</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jun 2008 16:33:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/#comment-3138</guid>
		<description>hmm ... kalo yg provokasinya orang gila ...
capek deh .. ngapain diurusin entar disangka gila
juga entar saya ...
katakan .. mas, saya kurang jelas dengar omonganmu ...
maklumlah telinga saya agak terganggu ...
mas, ngomonk ama assisten saya aja dolo ya ...
ini ahli penerjemah bahasa (seekor monyet) saya...
:P</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hmm &#8230; kalo yg provokasinya orang gila &#8230;<br />
capek deh .. ngapain diurusin entar disangka gila<br />
juga entar saya &#8230;<br />
katakan .. mas, saya kurang jelas dengar omonganmu &#8230;<br />
maklumlah telinga saya agak terganggu &#8230;<br />
mas, ngomonk ama assisten saya aja dolo ya &#8230;<br />
ini ahli penerjemah bahasa (seekor monyet) saya&#8230;<br />
 <img src='http://blogberita.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jho jho</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/comment-page-1/#comment-2958</link>
		<dc:creator>jho jho</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jun 2008 01:43:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/#comment-2958</guid>
		<description>@ ardi

maaf pemikiran kita sudah jauh beda ,antara langit dan bumi
dan anda berada di jalur yang keras

yang saya tahu ,saya pribadi hanya mengimankan isi firmannya bukan benda nya atau media nya atau sekedar kertasnya

nah yang saya tarik kesimpulan disini adalah anda lebih mengimankan bendanya atau kertasnya sampai rela mati2 an untuk mempertahankan benda tsb atau kertas tsb ,sementara ada jutaan bahkan milyaran benda tsb dibumi ini

jadi cobalah berfikir secara lembut dan halus bukan berfikir secara keras seperti rekan anda FPI</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ ardi</p>
<p>maaf pemikiran kita sudah jauh beda ,antara langit dan bumi<br />
dan anda berada di jalur yang keras</p>
<p>yang saya tahu ,saya pribadi hanya mengimankan isi firmannya bukan benda nya atau media nya atau sekedar kertasnya</p>
<p>nah yang saya tarik kesimpulan disini adalah anda lebih mengimankan bendanya atau kertasnya sampai rela mati2 an untuk mempertahankan benda tsb atau kertas tsb ,sementara ada jutaan bahkan milyaran benda tsb dibumi ini</p>
<p>jadi cobalah berfikir secara lembut dan halus bukan berfikir secara keras seperti rekan anda FPI</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rizieq</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/comment-page-1/#comment-2956</link>
		<dc:creator>rizieq</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 18:46:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/#comment-2956</guid>
		<description>@ Ardi

Tapi Bang, ane juge belon perna denger ade Warga Negara Arab Saudi nyang dihukum rajam, padahal jelas-jelas ude zinah bahkan merkosa TKW-TKW kite. Padahal Arab Saudi jelas-jelas menerapkan &#039;Hukum Allah&#039; kan? Nyang ane denger justru TKW-TKW kite (alias korbannye) nyang &#039;rajin&#039; dihukum.

Trus Mister Mantan Gubernur Aceh kok kaga dipotong tangannye Bang? Korupsi kan same aje ame nyolong Bang? Padahal nyang ane tau, di Propinsi NAD, Hukum Syariat Islam ude jadi hukum resmi.

Ane pikir bukan masale hukumnye ape Bang, masalanye adala mental dari aparat nyang merupakan bagian dari struktur perangkat hukumnye..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Ardi</p>
<p>Tapi Bang, ane juge belon perna denger ade Warga Negara Arab Saudi nyang dihukum rajam, padahal jelas-jelas ude zinah bahkan merkosa TKW-TKW kite. Padahal Arab Saudi jelas-jelas menerapkan &#8216;Hukum Allah&#8217; kan? Nyang ane denger justru TKW-TKW kite (alias korbannye) nyang &#8216;rajin&#8217; dihukum.</p>
<p>Trus Mister Mantan Gubernur Aceh kok kaga dipotong tangannye Bang? Korupsi kan same aje ame nyolong Bang? Padahal nyang ane tau, di Propinsi NAD, Hukum Syariat Islam ude jadi hukum resmi.</p>
<p>Ane pikir bukan masale hukumnye ape Bang, masalanye adala mental dari aparat nyang merupakan bagian dari struktur perangkat hukumnye..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rizieq</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/comment-page-2/#comment-2955</link>
		<dc:creator>rizieq</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 18:26:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/#comment-2955</guid>
		<description>@Ardi

Bang, ente termasuk tipe &#039;sejuk&#039;, ane hargain banget itu. Tapi Bang Ardi jangan lupe, Tuhan nyang kite imanin, adala Tuhan nyang bersipat &#039;Maha&#039;. Kalu kite yakin akan hal itu, kaga mungkin Tuhan nurunin azab semauNya. Kalo pun ade manusie nyang harus nanggung akibat dari dosanye, ane yakin itu akan die terime di tempat dan waktunye ketika nyang bersangkutan ude meninggal. Itu gunanye neraka.

Mengenai masale eksekutor, ane rase justru pare &#039;eksekutor amatir&#039; lah nyang nimbulin bala dan kekacoan nyang kage bise dikendali&#039;in. 
Kalu ade sekelompok orang (nyang ngaku &#039;lebih tau&#039; dan &#039;lebih wajib dari nyang berwajib&#039;) berbuat onar apalagi atas nama Agama, ape ente berani jamin kalu    &#039;bala&#039; ato ekses nyang ditimbulin (apalagi kalu sampe ade kerusuhan nyang meluas) kaga akan nimpe &#039;orang-orang nyang kite kasihi&#039;? Nyang sebenernye kage tau ape-ape? Nyang tau-tau rumahnye dilemparin, tokonye dijarah, keselamatan dirinye terancem, de-el-el?

Sebage conto, ape ente inget tragedi Ambon dan Poso? Siape nyang tanggung jawab terhadap jatuhnye korban nyang sebenernye kaga tau ape-ape? Ato Tragedi Tasikmalaya (kalu ga salah taon 1996)? Siape nyang jadi korban dari kerusuhan sosial nyang merupakan buntut dari pertikaian santri dengan pulisi? Trus peristiwa Ketapang, siape nyang mo tanggung jawab atas timbulnye korban  dari orang-orang nyang kebetulan liwat pade saat FPI ame preman bentrok? Ato nyang kebetulan rumahnye di sekitar lokasi kejadian?

Ape korban-korban tersebut pantas nrima &#039;bala&#039; nyang sebabnye pun mereka kaga tau? Ape itu nyang bener-bener dikehendakin ame Tuhan?

Bang Ardi, kite ude sepakat ame nyang namanye hidup bernegare, hidup nyang ade undang-undangnye. Bobrok ato kaga, masing-masing dari kite punye KTP RI toh? Bikin paspornye juge Paspor RI kan? Na, kalu gitu kite kudu same-same ngebenahin ape nyang kite nilai &#039;kurang&#039;, &#039;rusak&#039; ato mungkin &#039;bobrok&#039; dengan care-care nyang mengacu pade kesepakatan awal waktu Negara ini dibentuk yaitu Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 beserte segale perangkat hukum dan aturannye.

Kalu kite mo ngotot pake kekuatan massa ato organisasi (dengan landasan ape pun)buat jadi &#039;pulisi&#039; nyang semaunye bertindak jadi hakim, jaksa sekaligus algojo, ya refot lah... bise-bise bubar nih Negara.

Okeh Bang, piss ah...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Ardi</p>
<p>Bang, ente termasuk tipe &#8217;sejuk&#8217;, ane hargain banget itu. Tapi Bang Ardi jangan lupe, Tuhan nyang kite imanin, adala Tuhan nyang bersipat &#8216;Maha&#8217;. Kalu kite yakin akan hal itu, kaga mungkin Tuhan nurunin azab semauNya. Kalo pun ade manusie nyang harus nanggung akibat dari dosanye, ane yakin itu akan die terime di tempat dan waktunye ketika nyang bersangkutan ude meninggal. Itu gunanye neraka.</p>
<p>Mengenai masale eksekutor, ane rase justru pare &#8216;eksekutor amatir&#8217; lah nyang nimbulin bala dan kekacoan nyang kage bise dikendali&#8217;in.<br />
Kalu ade sekelompok orang (nyang ngaku &#8216;lebih tau&#8217; dan &#8216;lebih wajib dari nyang berwajib&#8217;) berbuat onar apalagi atas nama Agama, ape ente berani jamin kalu    &#8216;bala&#8217; ato ekses nyang ditimbulin (apalagi kalu sampe ade kerusuhan nyang meluas) kaga akan nimpe &#8216;orang-orang nyang kite kasihi&#8217;? Nyang sebenernye kage tau ape-ape? Nyang tau-tau rumahnye dilemparin, tokonye dijarah, keselamatan dirinye terancem, de-el-el?</p>
<p>Sebage conto, ape ente inget tragedi Ambon dan Poso? Siape nyang tanggung jawab terhadap jatuhnye korban nyang sebenernye kaga tau ape-ape? Ato Tragedi Tasikmalaya (kalu ga salah taon 1996)? Siape nyang jadi korban dari kerusuhan sosial nyang merupakan buntut dari pertikaian santri dengan pulisi? Trus peristiwa Ketapang, siape nyang mo tanggung jawab atas timbulnye korban  dari orang-orang nyang kebetulan liwat pade saat FPI ame preman bentrok? Ato nyang kebetulan rumahnye di sekitar lokasi kejadian?</p>
<p>Ape korban-korban tersebut pantas nrima &#8216;bala&#8217; nyang sebabnye pun mereka kaga tau? Ape itu nyang bener-bener dikehendakin ame Tuhan?</p>
<p>Bang Ardi, kite ude sepakat ame nyang namanye hidup bernegare, hidup nyang ade undang-undangnye. Bobrok ato kaga, masing-masing dari kite punye KTP RI toh? Bikin paspornye juge Paspor RI kan? Na, kalu gitu kite kudu same-same ngebenahin ape nyang kite nilai &#8216;kurang&#8217;, &#8216;rusak&#8217; ato mungkin &#8216;bobrok&#8217; dengan care-care nyang mengacu pade kesepakatan awal waktu Negara ini dibentuk yaitu Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 beserte segale perangkat hukum dan aturannye.</p>
<p>Kalu kite mo ngotot pake kekuatan massa ato organisasi (dengan landasan ape pun)buat jadi &#8216;pulisi&#8217; nyang semaunye bertindak jadi hakim, jaksa sekaligus algojo, ya refot lah&#8230; bise-bise bubar nih Negara.</p>
<p>Okeh Bang, piss ah&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ardi</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/comment-page-2/#comment-2949</link>
		<dc:creator>ardi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 16:14:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/#comment-2949</guid>
		<description>@rizeq

bukan masalah siapa eksekutor nya mas rizeq , tapi bala nya itu nantinya menimpa kepada kita,  menimpa kepada  orang orang yang kita cintai seperti misalkan kepada  ibu kita yang sabar, ayah kita yang bijaksana, kakak ... adek,  istri kita yang pengertian .. dan anak anak kita yang masih kecil. 

semoga kita dan seluruh orang2 yang kita cintai dan sayangi semuanya selalu mendapatkan lindungan dan ampunan Allah S.W.T dari segala macam azab dan bala bencana.

amin ..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@rizeq</p>
<p>bukan masalah siapa eksekutor nya mas rizeq , tapi bala nya itu nantinya menimpa kepada kita,  menimpa kepada  orang orang yang kita cintai seperti misalkan kepada  ibu kita yang sabar, ayah kita yang bijaksana, kakak &#8230; adek,  istri kita yang pengertian .. dan anak anak kita yang masih kecil. </p>
<p>semoga kita dan seluruh orang2 yang kita cintai dan sayangi semuanya selalu mendapatkan lindungan dan ampunan Allah S.W.T dari segala macam azab dan bala bencana.</p>
<p>amin ..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ardi</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/comment-page-2/#comment-2947</link>
		<dc:creator>ardi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 16:07:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/#comment-2947</guid>
		<description>@kevin
tanggung jawab pemimpin di akhirat ? pemimpin yang mana ? siapa yang bertanggung jawab?

yang melegalkan tempat maksiat ?
yang menghalalkan tempat maksiat ?
yang mendapatkan keuntungan dari tempat maksiat ?
yang membiarkan adanya tempat maksiat ?
yang pro tempat maksiat ?
atau yang menggunakan tempat maksiat untuk bermaksiat ?

alangkah indahnya jika indonesia ini tidak ada tempat maksiat, insyallah segala rahmat dan keridhoan Allah S.W.T akan diturunkan ke negara ini. bukan nya bala bencana dan musibah silih berganti.

Jika semua bertasbih kepada Nya ..
Jika semua tunduk kepada hukum2 Nya ..
Jika semua menjalankan perintah2 Nya ..
Jika semua tidak lupa dan terlena ada akhirat yang kekal setelah dunia yang fana ..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@kevin<br />
tanggung jawab pemimpin di akhirat ? pemimpin yang mana ? siapa yang bertanggung jawab?</p>
<p>yang melegalkan tempat maksiat ?<br />
yang menghalalkan tempat maksiat ?<br />
yang mendapatkan keuntungan dari tempat maksiat ?<br />
yang membiarkan adanya tempat maksiat ?<br />
yang pro tempat maksiat ?<br />
atau yang menggunakan tempat maksiat untuk bermaksiat ?</p>
<p>alangkah indahnya jika indonesia ini tidak ada tempat maksiat, insyallah segala rahmat dan keridhoan Allah S.W.T akan diturunkan ke negara ini. bukan nya bala bencana dan musibah silih berganti.</p>
<p>Jika semua bertasbih kepada Nya ..<br />
Jika semua tunduk kepada hukum2 Nya ..<br />
Jika semua menjalankan perintah2 Nya ..<br />
Jika semua tidak lupa dan terlena ada akhirat yang kekal setelah dunia yang fana ..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ardi</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/comment-page-1/#comment-2945</link>
		<dc:creator>ardi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 15:57:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/#comment-2945</guid>
		<description>@jho

misalkan :

saya punya motor bebek, sangat saya sayangi .. trus di injek injek orang pake kotoran. saya gak bole marah ? ... cuman motor doank koq (anggapan anda)

maaf bung jho ... kitab al-quran bagi saya bukan hanya sekedar kertas seperti pemikiran bung jho. 

anda terlalu memandang rendah kitab al-quran dengan hanya bilang &quot;hanyar sekedar kertas&quot;.

maaf  ^_^ baru kali ini ada yang bilang kitab al-quran hanya sekedar kertas saja. bagi saya al-quran itu barang berharga. mau membaca nya saja .. saya harus berwudhu dahulu (suci dari segala kotoran).

Itu al-quran kitab suci agama saya, agama Islam, mungkin bagi anda (@) jho sebagai non muslim itu adalah hanya sekedar kertas.

semoga apa yang kita amalkan dan perbuat mendapat ganjaran yang sebaik baiknya dari Allah S.W.T

amin ..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@jho</p>
<p>misalkan :</p>
<p>saya punya motor bebek, sangat saya sayangi .. trus di injek injek orang pake kotoran. saya gak bole marah ? &#8230; cuman motor doank koq (anggapan anda)</p>
<p>maaf bung jho &#8230; kitab al-quran bagi saya bukan hanya sekedar kertas seperti pemikiran bung jho. </p>
<p>anda terlalu memandang rendah kitab al-quran dengan hanya bilang &#8220;hanyar sekedar kertas&#8221;.</p>
<p>maaf  ^_^ baru kali ini ada yang bilang kitab al-quran hanya sekedar kertas saja. bagi saya al-quran itu barang berharga. mau membaca nya saja .. saya harus berwudhu dahulu (suci dari segala kotoran).</p>
<p>Itu al-quran kitab suci agama saya, agama Islam, mungkin bagi anda (@) jho sebagai non muslim itu adalah hanya sekedar kertas.</p>
<p>semoga apa yang kita amalkan dan perbuat mendapat ganjaran yang sebaik baiknya dari Allah S.W.T</p>
<p>amin ..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: jho jho</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/comment-page-1/#comment-2932</link>
		<dc:creator>jho jho</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2008 10:47:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/#comment-2932</guid>
		<description>@ ardi

nah dari itulah iman anda di uji ,berhati damai kah ? apa berhati baja ?
memang secara logika hati ini akan panas bila melihat kitab suci di injak .tetapi kan tidak harus menghakiminya ! (akan ada keributan) toh itu hanya sebuah kertas 

nah yang anda harus tekankan adalah berhati damai ,bukan berhati menghakimi seperti rekan anda FPI (front penghancur islam) anda sudah menyimak sedikit kan
mudah2 an bermanfaat buat anda</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ ardi</p>
<p>nah dari itulah iman anda di uji ,berhati damai kah ? apa berhati baja ?<br />
memang secara logika hati ini akan panas bila melihat kitab suci di injak .tetapi kan tidak harus menghakiminya ! (akan ada keributan) toh itu hanya sebuah kertas </p>
<p>nah yang anda harus tekankan adalah berhati damai ,bukan berhati menghakimi seperti rekan anda FPI (front penghancur islam) anda sudah menyimak sedikit kan<br />
mudah2 an bermanfaat buat anda</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kevin</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/comment-page-2/#comment-2858</link>
		<dc:creator>kevin</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2008 11:06:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/#comment-2858</guid>
		<description>@ Ardi

Solusinya : Bunuuuuuuuh !!! (ini kata Sobri Lubis loh sekjen FPI itu)

Begini Di ente ga usah pusing pusing mikirin tempat maksiat. Ini tanggung jawab para pimpin di akhirat nanti. Keberadaan tempat maksiat di kota 2x besar merupakan   keniscayaan yg tidak bisa dihindari di zaman sekarang ini. Ini tantangan bagi kita apakah iman kita kuat untuk tidak masuk ke tempat maksiat. Kalo mampu menahan godaan kita dapat pahala yg besar. Kalo merasa iman kita tidak kuat mari pergi ke hutan mengucilkan diri dari pergaulan dunia. Dijamin deh kita tdk akan ketemu godaan tapi dijamin tidak dapat pahala karena tidak mendapatkan tantangan.

Berani menerima tantangan Di ?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Ardi</p>
<p>Solusinya : Bunuuuuuuuh !!! (ini kata Sobri Lubis loh sekjen FPI itu)</p>
<p>Begini Di ente ga usah pusing pusing mikirin tempat maksiat. Ini tanggung jawab para pimpin di akhirat nanti. Keberadaan tempat maksiat di kota 2x besar merupakan   keniscayaan yg tidak bisa dihindari di zaman sekarang ini. Ini tantangan bagi kita apakah iman kita kuat untuk tidak masuk ke tempat maksiat. Kalo mampu menahan godaan kita dapat pahala yg besar. Kalo merasa iman kita tidak kuat mari pergi ke hutan mengucilkan diri dari pergaulan dunia. Dijamin deh kita tdk akan ketemu godaan tapi dijamin tidak dapat pahala karena tidak mendapatkan tantangan.</p>
<p>Berani menerima tantangan Di ?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: darmadi</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/comment-page-1/#comment-2856</link>
		<dc:creator>darmadi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Jun 2008 10:01:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/#comment-2856</guid>
		<description>@ ardi

Hukum, jika tidak di sesuaikan dengan tuntutan kemajuan zaman, akan tertinggal. Akhirnya, tidak akan dipergunakan lagi.

Tidak ada hukum yang abadi. Yang berlaku untuk segala zaman. Karena zaman terus bergerak dan berubah.

Allah sendiri pasti menginginkan hukumNya, berubah sesuai dengan kondisi zaman. Cuman, manusianya yang tolol. Yang mempertahankan humkum yang tidak sesuai dengan semangat zaman.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ ardi</p>
<p>Hukum, jika tidak di sesuaikan dengan tuntutan kemajuan zaman, akan tertinggal. Akhirnya, tidak akan dipergunakan lagi.</p>
<p>Tidak ada hukum yang abadi. Yang berlaku untuk segala zaman. Karena zaman terus bergerak dan berubah.</p>
<p>Allah sendiri pasti menginginkan hukumNya, berubah sesuai dengan kondisi zaman. Cuman, manusianya yang tolol. Yang mempertahankan humkum yang tidak sesuai dengan semangat zaman.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rizieq</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/comment-page-2/#comment-2827</link>
		<dc:creator>rizieq</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Jun 2008 20:51:32 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/06/01/oknum-fpi-pukuli-aktivis-kebebasan-beragama/#comment-2827</guid>
		<description>@Nurdin
&quot;Mo tanya ya.. apa korupsi itu termasuk kategori maksiat ?&quot;

Jelasss!!! kalu dilaku&#039;inye di hotel melati sambil berzinah.

Tapi kalu di hotel bintang enem, biar sambil berzinah pun namanye jadi dahsiat.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@Nurdin<br />
&#8220;Mo tanya ya.. apa korupsi itu termasuk kategori maksiat ?&#8221;</p>
<p>Jelasss!!! kalu dilaku&#8217;inye di hotel melati sambil berzinah.</p>
<p>Tapi kalu di hotel bintang enem, biar sambil berzinah pun namanye jadi dahsiat.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
