Bayi dibuang ke lubang berair, selamat

Sudah sering diberitakan bayi selamat dalam kecelakaan lalu-lintas atau bencana alam. Kebetulan atau mukjizat Tuhan pada orang tak berdosa seperti bayi?

Begitu juga dengan peristiwa dalam foto ini, yang diambil Blog Berita dari sebuah blog berbahasa Inggris, mum3t. Disebutkan bahwa bayi ini adalah bayi prematur, ditemukan dalam sebuah lubang berair. Kabarnya bayi itu dibiarkan di sana selama 24 jam, kedinginan dalam air berlumpur. Dia bertahan hidup. Luar biasa. Tapi blog itu tidak menyebutkan di negara mana peristiwa ini dan bagaimana kronologi kejadiannya.

bayi-prematur-dibuang Bayi dibuang ke lubang berair, selamat

Maha-besar Tuhan. Iblis kau, siapapun yang tega membuang bayi ini.

Koneksi Internetmu lambat? Tak sempat tiap hari membaca web? Ini solusinya. ©Diizinkan mengutip artikel Blog Berita ini dengan syarat membuat tautan-balik.
Kirim artikel ini ke teman Kirim artikel ini ke teman Donasi Hubungi Blog Berita

6 Responses to “Bayi dibuang ke lubang berair, selamat”

  1. Dengar2… di Negar Arab Saudi tuh peristiwanya.

    [reply to this comment]

    Jack@ reply on 6 June 2008:

    Bang, Elo buang disana…??

    kek keek keek…

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 7 June 2008:

    @ Jack

    Ye. Gue dukun beranaknya. Di suruh gugurin ame pacar loe.

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 7 June 2008:

    @ Jack
    Namanya, Hanna Scholtz.

    Jack@ reply on 7 June 2008:

    bole… bolee…

    tapi…
    khan udah digugurin di ama elo… ?

    dimana mana kalo gugurin itu, mati.
    lah… ini khan masih idup di

    hampir gue percaya di
    Untung beritanya bang Lae akurat.

    Wuaa kak kak kak……

    darmadi reply on 8 June 2008:

    @ Jack

    Kayaknya, dengar berita ‘bayi di buang’, loe langsung ketakutan.

    Tenang, bayi yang loe buang, belum bisa ngomong. Jadi, kalo loe datengin tidak akan panggil loe ..” Papaaaaa”.

Tulis komentar pada kolom di bawah

Tampilkan artikelmu di Blog Berita: berbentuk opini, feature, berita, tips unik, atau cerpen.