Roy Suryo berhasil, Deddy Corbuzier k’cian deh

Pesulap Deddy Corbuzier menantang Roy Suryo menebak apa aksi yang akan dilakukannya 6 Juni kemarin, dan ternyata Roy berhasil menjawab. Eh, si Corbuzier berkelit, minta Roy tutup mulut.

“Pertengkaran” Deddy Corbuzier [susah kali pun ngeja namamu] dengan pengamat teknologi informasi Roy Suryo berawal pada 2003, saat Roy menganalisa atraksi Deddy menebak judul berita di harian Kompas. “Ia mengatakan bahwa aksi yang saya lakukan hanya sekadar trik, menukar kaset rekaman dengan kaset baru, atau hanya trik setting tape. Bukan wewenang dia karena apa yang saya lakukan bukan bidangnya,” kata Deddy, seperti dikutip Blog Berita dari Kompas.

Jarar Siahaan; Tanah Batak; Blog Berita

Atraksi yang mirip dengan tahun 2003 itu kembali dilakukan Deddy pada 6 Juni 2008. Kompas menulis, tebakan Deddy direkam dalam sebuah tape dan dimasukkan ke dalam sebuah kotak berbahan mika dengan ketebalan 15 milimeter dan berat 130 kilogram. Tape yang berisi tebakan Deddy itu hanya bisa digunakan untuk memutar MP3 atau CD, tidak bisa untuk memutar kaset pita. Kotak itu kemudian disegel yang dibumbuhi tanda tangan sejumlah saksi, selanjutnya kotak akan disimpan di Citos dan dijaga, sementara kunci kotak diserahkan kepada notaris yang akan digunakan untuk membuka kotak itu pada 30 Juni 2008.

Nah, rencana inilah yang berhasil ditebak Roy beberapa jam sebelum Deddy memulai aksinya kemarin menyimpan kotak berisi rekaman suaranya. “Kalau saya cermati kata-katanya, saya yakin Deddy akan menebak sebuah skor pertandingan Euro 2008,” kata Roy, dosen UGM.

Rupanya benar, dan Deddy pun mengakui bahwa apa yang diarekam dalam kotak itu adalah skor pertandingan Euro. Tapi, “Ini bukan sesuatu yang harus dianalisis. Ada hal lain yang lebih penting untuk dianalisis [oleh Roy] daripada sekadar ikut-ikutan menganalisis sebuah permainan yang saya lakukan,” katanya agak emosional dalam jumpa pers yang berlangsung di Cilandak Tom Square — dikutip dari Kompas.

Aku tersenyum ketika Deddy mengatakan tidak ada hubungan sulap [bidang pekerjaan Deddy] dengan teknologi [bidang Roy] — Kompas menulis pernyataan Deddy: “Tidak ada korelasi antara dunia telematika dengan kegiatan yang ditekuninya.” Faktanya, justru banyak sulap hebat dimainkan dengan muslihat kecanggihan teknologi.

Deddy, aku mau tanya, coba sebutkan siapa pesulap terhebat dunia dan sulap apa yang paling terkenal yang pernah dimainkan? Aku yakin kau akan menjawab David Copperfield atau almarhum Harry Houdini — jangan sebut Harry Potter, ya. :D Salah satu sulap terhebat yang dimainkan Copperfield adalah menghilangkan patung Liberty. Sulap legendaris yang dimainkan Houdini adalah melepaskan dirinya dari ikatan rantai yang kuat dalam kotak yang kemudian dimasukkan ke laut.

Dari buku-buku rahasia sulap yang pernah kubaca, aksi Houdini melepaskan diri dari ikatan bukanlah trik tipuan atau dibantu teknologi, tapi karena keterampilan fisiknya membuka tali dan rantai itu. Sebaliknya, sulap-sulap Copperfield sama sekali bukan karena kehebatan fisiknya atau kekuatan gaib seperti dukun-dukun Indonesia, tapi cuma tipuan teknologi. Begitu juga dengan sulap menghilangkan patung Liberty atau berjalan menembus Tembok Besar Cina yang ditayangkan televisi dunia 1980-an, itu cuma permainan kamera.

Jadi memang tidak mustahil analisa Roy Suryo memakai logika teknologi untuk menjelaskan sulap Deddy. Saranku buat Deddy, temui saja Roy secara baik-baik, lalu bisikkan: “Mas Roy, kau benar bahwa sebagian sulapku adalah karena permainan teknologi. Tapi mbok ya jangan permalukan aku, dong. Diam aja deh, Mas, jangan sampai berkurang pendapatanku sebagai pesulap.”

Dari kasus ini aku berharap supaya masyarakat Indonesia melihat sulap Deddy Corbuzier di tivi sebagai hiburan semata, sebagai atraksi yang bisa dijelaskan dengan akal sehat — walau memang ada satu-dua sulap memakai kekuatan supranatural.

Aku yakin Deddy tidak ingin disebut sebagai dukun mantra-guna ajian Laut-Selatan bin mustahal van simsalabim Dia Yang Namanya Tidak Bisa Disebut abrakadabra cape’ deh…. [blogberita.net]

IKLAN LAYANAN MASYARAKAT: Warga Indonesia sudah capek dan bosan melihat aksi-aksi “sulap” FPI dan Munarman menghilang, jadi dimohon dengan sangat supaya para pesulap tidak lagi bikin masyarakat “makin tersesat”.

Koneksi Internetmu lambat? Tak sempat tiap hari membaca web? Ini solusinya. ©Diizinkan mengutip artikel Blog Berita ini dengan syarat membuat tautan-balik.
Kirim artikel ini ke teman Kirim artikel ini ke teman Donasi Hubungi Blog Berita

41 Responses to “Roy Suryo berhasil, Deddy Corbuzier k’cian deh”

  1. Bang Jarar,

    Kalo aksi sulap itu ngga keliatan. Pake segala macem, disumpetin kek pake teknologi sehingga penonton ga ngeliat.

    Kayaknya cocoknya aksi sirkus deh..

    Wua.. kek kek kek

    [reply to this comment]

    Jack@ reply on 7 June 2008:

    Bang Jarar,

    gue tadi ngomentari IKLAN LAYANAN MASYARAKAT.
    Ga cocok dengan kata “aksi sulap” cocoknya aksi sirkus.
    Cuma gue pikir2 lagi juga ga pas. Abis ngga hebat dan ga lucu.

    lha terus apa dong….

    [reply to this comment]

  2. Bang Jarar,

    Betul bang Jarar pada dasarnya trik trik para pesulap 2x moderen hanya dapat dipahami dengan logika teknologi alias logika akal sehat. Bagi banyak orang yg tidak mengikuti perkembangan teknologi yang canggih maka kita akan menganggap apa yg dilakukan oleh para pesulap modern itu adalah merupakan kekuatan supranatural.

    Barangkali Bang Jarar Mukjizat yg diberikan Tuhan kepada para Nabi juga sebetulnya adalah sesuatu yg tetap mengikuti koridor koridor Hukum Hukum Alam (Sunatulloh) yg bisa dipahami logika akal sehat. Mungkin sampai sekarang masih ada Mukjizat yg belum diketemukan rahaisanya tp siapa tau nanti dengan perkembangan ilmu kemajuan dan kemajuan berpikir manuasia rahasia Mukjizat itu akhirnya bisa terbuka juga. Tuhan memang Maha Kuasa untuk memberikan Mukjizat yg tidak bisa dipahami logika akal sehat tp tentu saja resikonya tentu manusia akan sulit untuk mengenal Tuhan. Seorang Stephen Hawkin Fisikawan Jenius yg masih hidup mengakui Tuhan itu setelah mempelajari Asal Muasal Alam Semesta. Begitu juga Albert Enstein penemu hukum relativitas.

    [reply to this comment]

  3. wah repot nih, kalau masalah perut…….

    [reply to this comment]

  4. hahahahhaa…Content seger banget …lucu mas boleh2 kalo’ gitu :)

    [reply to this comment]

  5. hmmm,,,
    si RS, iri2an aja!!!
    coba dia yg sualap bisa gak?
    RS bisanya hanya ngusik kegemaran orang lain!!!
    apa lagi kalo ada foto2 seleb telanjang d tv,pasti dy nongol!!
    wakakakaka
    buat om DEDDY,,maju trus om!!
    roy suryo hanya iri melihat kehebatan om deddy
    dy gak bisa apa2,dy hanya bisa bicara aja!!!!
    cakakkakakaka

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 8 June 2008:

    @ Aram

    Kalo liat muka DS seram banget. Kaya abis bangkit dari kubur.
    Adik gue yang umur 4 taon, kalau liat DS langsung menjerit ketakutan.

    Wajah seram jangan jadi entertainer/penghibur deh. Nakutin.

    [reply to this comment]

    Bobby reply on 9 June 2008:

    haha…lucu abiz..
    RS memang pintar…DC sampai sewot..lol

    [reply to this comment]

    priton reply on 29 June 2008:

    Beneran mang DC itu tampangnya nyeramin bangat, mana koleksi fashionnya juga serba hitam, termasuk pakaian anaknya yang masih orok dipakaikan serba hitam.
    salut tuk Mas RS…terlepas dari masalah perut, pengetahuan baik untuk diungkap…tuk DC, kena deh lo…!

    [reply to this comment]

  6. buat para fans kedua org besangkuan, maap yah..
    buat gw keduanya tipe pencari popularitas. jadi kalo mereka saling serang, trus dibahas bgini pasti mereka seneng hehe

    [reply to this comment]

  7. Mudh2an aja tebakan si DC salah semua Hahahaha

    [reply to this comment]

  8. udahlah. mending dinikmati aja. jangan sampai mereka bertengkar, kita ikut-ikutan. yang ada kebakar ama “kompor”nya mereka.

    salam,

    http://ruangasmara.wordpress.com
    http://ruangpena88.wordpress.com

    [reply to this comment]

  9. Oohh gitu toh ceritanyaaa….

    [reply to this comment]

  10. Deddy bukan nebak beneran, tapi sekedar main sulap

    [reply to this comment]

  11. Sulap itu adalah seni. sangat menghibur, asalkan kita tidak tau triknya. buat kita penasaran. seperti nonton film lalu penasaran endingnya. saya sangat menghargai pesulap karena itulah pekerjaan mereka. menghibur dengan tipuan. itulah seni. kita bisa katakan film itu tipuan, karena aktor menipu orang banyak dengan tidak menjadi dirinya sendiri. yang saya bingung apa maunya sipakar palsu roy suryo ini. Habis kerjaan kali, lalu cari popularitas. kalu pesan saya ini dihapus, mudah2-an bisa menyadarkan logika sipenghapus dan pembaca sekalian bahwa dalam hal ini orang yang pantas disalahkan adalah sipakar palsu Roy Suryo. Biarlah dedi dengan pekerjaannya. kalau anda tau triknya, yah jadi milik pribadi anda sendiri, kan gitu etikanya. kalau anda sebarkan kebanyak orang, itu seperti seorang iseng, usil, nda punya kerjaan, pengganggu aktivitas orang, cari popularitas. Saya tahu banyak trik sulap tetapi nda pernah saya sebarluaskan untuk maksud yang tak menentu.

    [reply to this comment]

  12. “Biarlah dedi dengan pekerjaannya. kalau anda tau triknya, yah jadi milik pribadi anda sendiri, kan gitu etikanya. kalau anda sebarkan kebanyak orang, itu seperti seorang iseng, usil, nda punya kerjaan, pengganggu aktivitas orang, cari popularitas.” STUJU!!! dan ngupasnya lebih netral mas… trims

    [reply to this comment]

  13. @Lae Jarar
    Apa yang dilakukan Deddy C adalah sekedar hiduran semata, karena memang itu bidangnya, entertainer. Beda dengan Roy Suryo dengan bermodal muncung dia selalu mencari sensasi dan harus diliput media dan wartawan. Sampai kapan Lae Jarar menganggap si Roy Suryo ini emang benar-benar pintar. Dia itu tololnya minta ampun. Dan sejak kapan Roy Suryo itu dosen UGM? Dia kan cuman ngakunya aja dosen. Cross check dulu lae!

    BLOG BERITA: aku tidak sempat mengecek ke ugm. aku tahu dia dosen ugm dari berita kompas — tautannya pada artikel di atas. sampai kapan aku menganggap roy pintar? apakah pernah kutulis dia pintar? :D tapi aku juga tidak mau seperti lae, menyebut roy “tololnya minta ampun.”

    [reply to this comment]

    SutanDepok reply on 9 June 2008:

    Para blogger-blogger di Indonesia memmang tidak suka terhadap RS sejak dulu, jadi wajar kalau ada opini spt di tulis sdr. Ronsen mengatakan RS tololnya minta ampun.
    Kl boleh sy kasih saran, para blogger seharusnya bersikap proporsional dlm menilai sebuah masalah, kalau misalnya si A dalam posisi benar, ya dibela, kalau suatu saat si A tsb dalam poisis salah, ya disalahkan.
    Sy sendiri tidak setuju kalau di tulis RS tololnya minta ampun, penilaian yg kebangetan, terkesan subyektif/sentimen.
    Masa’ iya sih orang spt RS tololnya minta ampun? Sy lihat dia ga’ tolol2 amat tuh kalau lagi talk show di TV.

    [reply to this comment]

    Ronsen reply on 9 June 2008:

    Komentar saya mengatakan RS ini tolol bukan tanpa alasan. RS ini hanya bisa komentar tanpa bisa membuktikan komentarnya sendiri. Modal muncung tapi sebenarnya otaknya kosong.

    [reply to this comment]

    Edo reply on 9 June 2008:

    -> RS tolol minta ampun bukan tanpa alasan, RS hanya komentar tanpa bukti.

    Gw baca koq malah komentar lo yang asbun tanpa bukti. Buktikan dong kl RS dodol (tolol), masak org tolol dipanggil hakim jadi saksi di pengadilan (ingat kasus rekaman telepon Jaksa Agung Andi Ghalib dan Pres. B.J. Habibe & kasus-kasus foto yang lain juga).

    Apa bisa pengadilan memanggil org tolol (tololnya minta ampun lagi) sebagai saksi ahli dlm persidangan?? Yang benar aja Boss!!

    amad reply on 14 June 2008:

    Tau kenapa blogger2 Indonesia nggak suka ama RS? Karena RS menghina orang2 indo yg ngeblogging, eh belakangan dia bikin blog.

    Tau kenapa blogger2 Indonesia nggak suka ama RS? Dia nggak bisa megang kata-katanya sendiri. Terbukti dari kasus dia mengakui masalah Lagu Indonesia Raya.

    @Roy Suryo, kalo anda baca ini.

    Deddy Corbuzier emang pesulap, yg namanya pesulap itu adalah orang melakukan atraksi seperti magic, dengan memanfaatkan keterampilan maupun kecanggihan teknologi. Kalau Deddy Corbuzier melakukan semedi 7 hari 7 malam, trus baca2 mantra sebelum melakukan atraksi, bukan pesulap namanya, tapi dukun.

    Nah, baru deh saya akan berkata, hanya orang bodoh yang teriak mengatakan itu sulap trik tapi tidak bisa menjelaskannya. Ya elah… saya juga bisa teriak2 bilang David Copperfield menggunakan trick. Kalo sekedar teriak sih gampang,… yg jadi masalah bisa buktiin nggak?

    Roy, 1 hal yg perlu lo perlajari, menganalisa foto dari metadata adalah tindakan bodoh. Dengan sedikit hacking, metadata sebuah foto bisa dirubah.

    [reply to this comment]

    rizieq reply on 9 June 2008:

    Aduuhhh… kok kaga ngerti-ngerti seh?

    Maksud Bang Ronsen tuh mungkin gini: Bang Roy Suryo tuh tololnya karna die minta ampun. Coba kalu die kaga minta ampun, ya kaga/belon tentu tolol lah…

    Kaga beda ame: si Fulan jagonye maen basket.. jadi kalu si Fulan kaga maen basket, belon tentu jago kan?

    Inga..inga… kaga beda dari iklan roko:
    Orang yang gonta-ganti pacar belum tentu gonta-ganti bini?
    a. Tentu benar
    b. Belum tentu
    c. Bisa jadi
    d. Tergantung

    Na..na..na..

    [reply to this comment]

  14. Justru kerennya karena ilusi macam David Copperfield, Deddy Corbuzier bisa karena bantuan kecanggihan teknologi. Yang tak terpikirkan oleh kita.
    Kalau pake2 magic sih ya ngga aneh lagi.
    Tapi tetep masih kalah canggih ma Mas RS. Dengan modal ngomong doang, semua kita- kita ‘dihabisi’..

    [reply to this comment]

  15. Wkwkwkwkkwkwkwkw…. DEDY C VS ROY S. kayanya jadi baku hantam yang menarik. klu Utut adianto mang kalah di catur ma dedy, gmn klu di buat turnamen antara ROY sm DEDY. enangan yg mana yah

    [reply to this comment]

  16. AH nggak banget dech!RS terlalu banyak mencampuri urusan orang lain! Urusin tuh bidangnya sendiri atau mahasiswanya! terus buat Deddy, Jangan emosian!

    [reply to this comment]

  17. “Warga Indonesia sudah capek dan bosan melihat aksi-aksi “sulap” FPI dan Munarman menghilang dst..”

    Bang, rasanya terlalu cepat abang ambil kesimpulan nih! Sayang kalau abang cuma jadi speaker aktif pembentukan opini oleh media cetak & elektronik yg saat membahas FPI & gerombolannya tidak menggunakan konsep jusnalistik sebagaimana wartawan menulis. Tidak ada pembahasan kenapa FPI anarkis? Terbuat macam mana sih FPI itu? Siapa aja yg berkoalisi dst yg akhirnya pembaca bisa mengerti akar masalahnya, bisa mencari solusinya dan yg terpenting bisa menilai benar-salahnya sebuah aksi.

    Ini sama aja jika tiba2 kita temukan ada orang ngoceh terus di halaman rumah kita lantas kita teriak ke tetangga2 ada orang masuk rumah kita tanpa ijin dan menggangu tidur lantas mengajak semua orang utk bertindak. Lalu ada yg telp polisi, ada yg nyiram pake air seember, ada yg usul spy tanah tempat org asing itu dijadikan tempat sampah krn udah ga hoki dsb. Tapi ga ada yg tanya kenapa orang ngoceh terus. Apakah dia kelaparan? Tersesat? Gila? Semua ga ada yg mau cari akar penyebab. Akhirnya aksi2 konyol yg tidak menyelesaikan masalah yg terjadi…

    Pertanyaan sederhanaya : Apakah ini sebuah rekayasa? Rencana besar dari sebuah institusi besar? Bagaimana kita? Mau kah kita menjadi bagian dari rekayasa tsb atau kita memang menikmatinya?

    Gimana bang?

    BLOG BERITA: bang joe, memangnya seperti apa konsep jurnalistik untuk memberitakan kasus fpi? :) tapi sebaiknya jangan kita bahas sekarang, karena artikel ini menyangkut sulap deddy dan analisa teknologi roy. kapan-kapan akan kutulis artikel khusus soal itu, nanti kita bahas di sana.

    [reply to this comment]

  18. @Edo

    Gw baca koq malah komentar lo yang asbun tanpa bukti. Buktikan dong kl RS dodol (tolol), masak org tolol dipanggil hakim jadi saksi di pengadilan (ingat kasus rekaman telepon Jaksa Agung Andi Ghalib dan Pres. B.J. Habibe & kasus-kasus foto yang lain juga).

    Bwahaha… fansnya Roy Suryo ternyata. Ini dia orang gak tau berita. Foto-foto porno doang yg dibahas. Pakar apaan tuh?

    Apa bisa pengadilan memanggil org tolol (tololnya minta ampun lagi) sebagai saksi ahli dlm persidangan?? Yang benar aja Boss!!

    Simpel aja, pemerintah kita juga tolol, Do! Pakar pornomatika dijadiin saksi.

    [reply to this comment]

    priton reply on 29 June 2008:

    Udah deh Do…biar aja sironsen aja yang pinter, klo elo balas lagi ntar smua ditolol-tololin ma dia, maklum lah orangnya mungkin lagi stress berat, so butuh hiburan dari kebohongan DC…hehheeh

    [reply to this comment]

  19. Betul, teknologi memang byk merubah hidup manusia….

    *koreksi Pak, RS bukan dosen UGM (lagi)*

    [reply to this comment]

  20. Sebagaimana dedy menganggap tidak nyambungnya profesi dia dgn keahlian Roy Suryo, demikian pula tidak ada hubungannya artikel ini dgn FPI atau Munarman. Jadi kenapa Lae memaksakan diri berkomentar tentang hal tsb di ujung tulisan? STOP TIRANI MINORITAS MEDIA

    [reply to this comment]

  21. menurut sy SULAP itu ada yg bagus tapi lebih bagus lagi kalau tidak di pamerkan di jaman sekarang ini,karena di zaman yg edan ini yg kita butuhkan bukan SULAP yg bisa membuat perut kita kenyang dan membuat pikiran kita makin tidak rasional.
    yg harus kita pikirkan gimana caranya supaya negara tercinta ini tidak kacau dan ribut di sana-sini,jadi marilah kita bersama-sama
    memikirkan untuk kepentingan umum ( bangsa kita ) gimana caranya supaya bangsa tercinta ini menjadi bangsa yg cinta damai dan rukun di sana-sini,jangan SULAP lagi yg kita bahas okey bro???SALAM DAMAI UNTUK INDONESIAKU & BANGKITLAH INDONESIAKU….

    [reply to this comment]

  22. eh RS…..
    g sah ganggu kerjaan orang deh…
    klow km sendiri g mw d ganggu kerjaan km….
    atas nama pesulap aq mw dukung om deddy….
    om deddy corbuzier majuin terus the world of magic bigains….

    [reply to this comment]

  23. Namanya saja sulap, suka membuat kita terheran-heran, jangan jangan mereka pura-pura bertengkar, mereka lagi memainkan teknologi tengkar. sehingga kita akan makin heran.

    [reply to this comment]

  24. kalau saya sih tetap tidak sependapat dengan apa yang dilakukan Roy Suryo. Kalau memang dia benar seorang pakar telematika, buktikan bahwa memang dia ahli di bidangnya, bukan hanya di bidang asli atau palsu. Bila memang tidak menyukai sulap ataupun tindakan Deddy Corbuzier, cukuplah dengan diam dan tidak mencampurinya. Lagipula tebakan Roy Suryo itu tidak ada kaitannya dengan ilmu telematika. Semua orang bisa menebak bahwa Deddy ingin menebak skor Euro, kan memang lagi musim Euro… Om RS plis dehhhh

    [reply to this comment]

    Jahutur reply on 2 July 2008:

    Untuk urusan sulap DEDDY CORRBURIT biasa saja..

    [reply to this comment]

  25. Wah tuh Om bukan Pengamat TI karena dia ngak ngerti apa-apa tentang TI, mending kelaut aje!

    [reply to this comment]

    priton reply on 29 June 2008:

    Kelaut mo ngapain yaa…? Berenang.. ? doi lom tentu bisa . Mo ketemu nyi blorong ? Lagi masih nunggu gak yach ?Silakan bila ingin mengkritik, tapi pakai etika, karena begitulah manusia beradab. Blogberita.net akan menghapus komen yang tidak berkaitan dengan topik artikel, dan komen spam. Untuk menanggapi komentar sebelumnya, klik [reply to this comment], dan untuk membatalkan, tekan “click to cancel reply” di bawah tombol “Kirim”. SILAKAN HAPUS SEMUA PESAN INI, DAN MULAILAH BERKOMENTAR.

    [reply to this comment]

  26. kurang kerjaan bgt sih tu krmt ngurusin hal gituan…mending lo lakuin aj bdg yg lo tekunin…bikin karya ke’…jgn cari sensasi lah..org juga mgkn bnyk yg tau sulap pasti ada trik, tp itu toh hanya hiburan…ngaca atuh….

    [reply to this comment]

  27. Kadang kita bisa mahfum dengan DEDDY CORRBURIT ini..dia cari makan dari sulap atau apalah..Kesalnya sering keblinger..

    [reply to this comment]

  28. Roy Suryo….ehhhmmmmm…hanya mencari pamoritas saja,,,tong kosong nyaring bunyinya….kalau pengamat atau pemerhati telematika…bisalah…tapi kalau jadi pakar…ehmmm..saya rasa masih jauh dari standart….kalau dimasukkan dalam tingkatan sekolah….paling2 tingkat SD atau bahkan playgroup…???? Saya tantang kamu bidang Telematika…???? berani kagak..???

    [reply to this comment]

Tulis komentar pada kolom di bawah

Tampilkan artikelmu di Blog Berita: berbentuk opini, feature, berita, tips unik, atau cerpen.