Ikuti @KoranTapanuli Ikuti berita KORAN TAPANULI. Daftarkan email anda di kotak, tekan Enter. Klik verifikasi yang dikirim ke Inbox anda.

Awasi anak, permen Happy Five isi narkoba

Posted by on Jun 10th, 2008 and filed under Jarang Diketahui. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

”Happy Five adalah sejenis psikotropika, di dalamnya mengandung zat nimetazepam, yaitu obat psikotropika yang dapat membuat mengantuk, rileks, dan teler.”

Lima orang murid TK Sekar Bangsa langsung terkapar setelah menenggak pil Happy Five yang mereka pikir permen cokelat, Senin kemarin.

”Happy Five adalah sejenis psikotropika, di dalamnya mengandung zat Nimetazepam yaitu obat psikotropika yang dapat membuat mengantuk, rileks, dan teler,” kata Ketua Badan Pengawas Obat dan Makanan Dr. Husniah Rubiana. Dia mengatakan, dosis yang terkandung dalam Happy Five sangat tinggi. ”Kalau sampai dimakan anak-anak apalagi masih berusia 5 tahun, sangat berbahaya, itu dosisnya sangat besar.”

Menurut Husniah, Happy Five berasal dari Jepang dan sudah beredar di beberapa negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Sumber: Kompas

Daftarkan emailmu untuk berlangganan gratis artikel terbaru via email. Nanti terlihat kode anti-spam untuk anda ketik, dan kemudian klik verifikasi yang dikirim ke email anda. Layanan ini oleh Google Feedburner.

Masukkan email anda, lalu klik tombol TEKAN

3 Responses for “Awasi anak, permen Happy Five isi narkoba”

  1. hecks says:

    Perlu disosialisasikan ke masyarakat luas mengenai happy five seperti bentuk, bahaya dan ciri-ciri fisik sehingga masyarakat awam bisa segera mengetahui apakah suatu permen atau coklat adalah happy five atau bukan.

  2. Dian Sidauruk says:

    Nampaknya, kita perlu ‘komando’ pembela anak-anak dan ini memerlukan tak hanya satu tetapi beberapa orang panglima berani mati.

    • orang merdeka says:

      udah nggak usah seperti FPI , cukup kejadian monas jangan di kipas kipas biar panas, apa untung nya buat dian sidauruk, yang perlu di bela sampai mati itu orang orang miskin yang butuh uluran tangan dari orang yg lebih, bukan bela bela in kesalahan orang sampai mati, itu konyol namanya

Comments are closed

Advertisement

Klik Suka, ikuti beritanya di FB.

Log in / BLOG BERITA mengizinkan konten blog ini dikutip dengan syarat menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan balik. Pengelola Blog Berita wartawan freelance Jarar Siahaan di Balige, Kabupaten Toba Samosir, Indonesia. Situs berita terbaru Artikel menarik Video terbaik.