Parlemen setuju, tapi Gubernur Arnold Schwarzenegger tidak.
Andari Karina Anom/Tempo; dihimpun dari AP, BBC, The New York Times
Inilah kelanjutan dari keputusan Pengadilan Tinggi California yang melegalisasi pernikahan sesama jenis. Hakim ketua Ronald M. George menyatakan definisi pernikahan kini tak dibatasi hanya antara pria dan wanita, tapi juga sesama jenis. ”Konstitusi California harus bisa menjamin hak-hak sipil warganya, pasangan sejenis ataupun berlainan jenis,” katanya, yang disambut sorak-sorai para gay dan lesbian yang berhamburan di depan gedung pengadilan. Dengan keputusan ini California menjadi negara bagian kedua setelah Massachusetts yang melegalisasi perkawinan sesama jenis. Menurut sensus penduduk, California memiliki 110 ribu pasangan sejenis.
Pernikahan sejenis memang isu yang sangat panas di Amerika. Pertama kali menyedot perhatian nasional pada 1993 di Hawaii. Waktu itu para hakim memerintahkan konstitusi di negara bagian tersebut melarang pernikahan sesama. Pada 2003, Mahkamah Agung Massachusetts menyatakan pasangan gay memiliki hak yang sama untuk menikah. Di negara bagian ini, meskipun ada upaya membatasi amendemen keputusan itu, pasangan sejenis banyak yang sudah mengantongi surat nikah.
Karena status pernikahan sudah legal, mereka pun menikmati hak-hak sebagai ”suami-istri” di bawah hukum Massachusetts, misalnya hak waris dan perlindungan di bawah undang-undang asuransi negara. Meski demikian, ada beberapa hal yang tidak bisa mereka dapatkan berdasarkan hukum federal, yaitu tidak bisa membuat pendapatan gabungan untuk mendapatkan pengembalian pajak serta tidak bisa mengajukan klaim sebagai pasangan tertanggung ke Social Security. Jajak pendapat yang digelar harian LA Times menyatakan mayoritas warga Amerika menolak pernikahan sejenis.
Selama ini, California melarang pernikahan sejenis berdasarkan undang-undang yang disahkan legislatif pada 1977. Protes bermunculan di seantero California karena konstitusi ini dianggap bertentangan dengan prinsip persamaan hak bagi seluruh warga. Pada Februari 2004 Walikota San Fransisco, Gavin Newsom, menerobos undang-undang itu dengan menerbitkan surat nikah bagi pasangan gay dan lesbian. Waktu itu lebih dari 3.400 pasangan gay menikah di San Fransisco. Kalangan konservatif pun resah dan kemudian mengajukan tuntutan hukum untuk ”membreidel” perkawinan yang disahkan di kota itu. Gubernur California Arnold Schwarzenegger juga mendukung kelompok anti-pernikahan gay dan memerintahkan jaksa negara bagian mengajukan pembatalan surat nikah pasangan sejenis yang pernah dikeluarkan sebelumnya.
Selain dua negara bagian di Amerika, ada lima negara yang sudah lebih dulu melegalkan pernikahan sesama jenis. Yang pertama mengesahkan adalah negeri Belanda pada 2001, lalu diikuti Belgia, Spanyol, Kanada, dan Afrika Selatan.
Setuju nggak bila pemerintah Indonesia mengesahkan pernikahan sesama gay dan lesbian? Blog Berita jelas tidak setuju. Alasanku bukan soal moral atau agama, tapi…, ah, nggak enak ngomongnya. :D
Ilustrasi: GayDate


gua setuju!. tapi gua sangat hormatin pendapat orang yang gak setuju ma pernikhan sesama jenis..mungkin karena mereka tidak bisa merasakan apa yang seperti saya ‘rasakan’. ini lah hidup :) pasti ada pro dan kontra nya.
nomor mu gbs di hub. tau..!!
Silakan bila ingin mengkritik, tapi pakai etika, karena begitulah manusia beradab. Blogberita.net akan menghapus komen yang tidak berkaitan dengan topik artikel, dan komen spam. Untuk menanggapi komentar sebelumnya, klik [reply to this comment], dan untuk membatalkan, tekan “click to cancel reply” di bawah tombol “Kirim”. SILAKAN HAPUS SEMUA PESAN INI, DAN MULAILAH BERKOMENTAR.