Islam-Kristen bisa akur bila ‘imani’ sejarah
Oleh Kitri Dewi — Agama Islam, Kristen, dan Yahudi berasal dari “satu kubu: kubu Abraham”, tapi justru umatnya sering bertengkar.
Dua minggu lalu Blog Berita mendapat surat dari seorang pembaca — tidak kutulis namanya karena aku belum meminta izin padanya. Dia tinggal di Jerman bersama isterinya dalam rangka kuliah master. Dia Batak muslim seperti aku. Dia menulis: “Banyak sekali situs dan blog yang menceritakan tentang budaya Batak, namun kurasa tidak semua baik atau benar. Banyak tulisan yang sifatnya bukan menjalin tali persaudaraan tapi justru sebaliknya, bahkan banyak juga saya jumpai blog orang Batak yang sifatnya provokatif terhadap agama tertentu.”
Dia sepaham dengan aku bahwa orang Batak harus bersatu bukan semata-mata karena memeluk agama yang sama, tapi karena kebatakan. Kubalas suratnya: “Kau Batak, aku Batak, dia Batak, mereka Batak; maka kita harus bersatu supaya lebih kuat. Lebih jauh lagi: Kau orang Indonesia, aku manusia, dia keturunan Adam, mereka pun ciptaan Tuhan; maka semua orang tidak boleh saling menyakiti, dan harus saling mencintai.”
Prinsipku itu tidak berbeda dengan apa yang ditulis pembaca Blog Berita lainnya, Kitri Dewi, saat mengomentari artikel Mustahil orang Kristen bisa menjawab. Dewi menulis opininya dari perspektif sejarah agama. Sangat bagus, aku suka membacanya. Berikut ini adalah pendapat Kitri Dewi selengkapnya, kukutip secara utuh tanpa diedit, sementara judul di atas adalah bikinan Blog Berita.
Saudara-saudaraku,
Sebenarnya, baik pemeluk agama Islam maupun Kristen pada dasarnya ada 3 kelompok manusia berdasarkan pengalaman, pengertian, dan kedewasaan iman masing-masing sebagai individu maupun jemaat.
Kelompok 1 adalah mereka yang hanya beragama Islam atau Kristen tetapi hanya sebatas KTP nya saja karena di Indonesia orang HARUS punya agama. Titik. Kelompok ini tidak suka membicarakan agama, agama orang lain maupun agamanya sendiri. Begitu ada orang beragama lain yang datang dengan baik dan penuh kasih, sehingga menggerakkan hatinya, akan sangat mudah bagi kelompok ini untuk pindah agama. Bisa karena memang hati yang tergerak (dan kalau ini saya percaya ada camour tangan Tuhan sendiri) ada pula yang hanya melihat karena lebih menguntungkan.
Kelompok 2 adalah mereka yang mengaku setia kepada agama sebagai ideologi yang harus dibela, disakralkan (agamanya yang disakralkan dan dimuliakan), mengaplikasikan agama secara logika, sebatas ritual, dan emosional, tetapi sebenarnya tidak mengenal Allah dan kebenaranNya, sifat dan karakterNya, kehendakNya, melalui apa yang difirmankanNya di dalam kitab suci masing-masing.
Kelompok ke 3 adalah mereka hatinya benar-benar melekat kepada Allah, yang mencari Allah dengan segala kebenaranNya, kemuliaanNya, sifat-sifatNya, karakterNya, kehendakNya, melalui semua yang difirmankanNya di dalam kitab suci masing-masing. Kelompok ini lebih asyik mendengarkan apa kata Tuhan daripada apa kata manusia melalui pengalaman rohaninya menikmati kebaikan dan kemuliaan Tuhan di dalam perjalanan hidupnya.
Sama dengan ketika pemeluk agama Islam dilecehkan oleh kartunis Denmark, melalui film Fitna, dan masih banyak lagi peristiwa-peristiwa pelecehan agama Islam, reaksi pemeluk agama Islam inipun juga berbeda-beda. Orang Islam kelompok 1 reaksinya cuek, kelompok 2 demo besar besaran bahkan ada yang menghalalkan darah orang yang sudah melecehkan, tetapi kelompok 3 tetap asyik menjalankan ibadahnya kepada Tuhan karena percaya kemuliaan Allah tidak akan sedikitpun berkurang hanya karena ulah manusia, dan tetap menjaga hati masing-masing agar tetap bersih dan berkenan bagiNya.
Demikian pula ketika kekristenan dilecehkan atau diserang, 3 kelompok yang mengaku Kristen ini mengambil sikap berbeda-beda sesuai level kedewasaan iman mereka.
Saya mengatakan “kelompok” ini bukan dalam pengertian sebagai organisasi gereja tertentu, tetapi lebih pada pengalaman dan kedewasaan iman dan pengertian masing-masing orang Kristen sebagai individu, yang saya lihat memang ada 3 kelompok besar, terlepas dari gereja atau organisasi kekristenan manapun.
Orang Kristen kelompok 1 yang hanya sebatas Kristen KTP, akan cuek karena tidak tahu menahu, wis embuh, terserah orang mau ngomong apa, EGP, ATAU kemudian pindah agama lain ketika ada orang lain yang menawarkan agama lain yang dia lihat lebih menguntungkan.
Kelompok orang Kristen no 2, karena melihat kekristenan sebagai agama dan ideologi yang harus dibela tetapi sebenarnya tidak pernah mencoba mengerti apa yang benar dihadapan Allah, akan bereaksi keras, seolah-olah sudah didzolimi. Mereka akan ganti menjelek-jelekkan agama orang yang melecehkan, bersikap sama menjadi arogan dan seolah-olah dia dan agamanya yang paling benar dari konteks manusia.
Kelompok orang Kristen yang ke 3 memandang kekristenan bukan sebagai agama, tetapi lebih pada relationship with the Living God. Kelompok Kristen yang seperti ini (again, terlepas dari organisasi dan gereja kristen yang manapun) lebih tertarik mencari hadirat Allah, mendengarkan Tuhan mengatakan apa daripada apa yang dikatakan manusia dan dunia, sehingga pada saat hatinya tergoda untuk berontak tidak terima dengan pelecehan itu, mereka merefer kembali kepada bagaimana dan apa sikap Yesus pada saat dihina, dilecehkan, dipermalukan, disiksa, dan dibunuh oleh orang-orang Yahudi dan Romawi.
Kelompok ini bukannya tidak merasa gusar dengan semua penyerangan dan pelecehan, bukannya takut membalas karena minoritas, tetapi mereka percaya bahwa Yesus sudah mengalami yang lebih dasyat, lebih sakit, lebih memalukan, tetapi Yesus setia sampai mati dan bangkit lagi, demi melepaskan mereka [yang percaya] dari cengkeraman kuasa dosa dan maut. Itu sebabnya secara rohani, walaupun mereka gusar dan sebenarnya bisa berbuat sesuatu, mereka bertahan untuk taat kepada kemimpinan Yesus, tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi mengampuni orang-orang yang melecehkan karena orang-orang ini tidak mengerti, dan menjaga agar hati tetap bersih dari segala kepahitan. Kelompok orang Kristen yang ini, justru berkeyakinan bahwa bila mereka membalas dengan ganti melecehkan apalagi sampai menumpahkan darah, itu akan menyedihkan Tuhan, itu adalah pemberontakan terhadap perintah Allah Yang Maha Tinggi, bahwa hanya Allah saja yang berhak untuk membalas.
Ini pula sebabnya, di kalangan orang Kristen tidak ada ajaran untuk menganggap orang Yahudi sebagai musuh, walaupun secara perhitungan manusia, harusnya orang Kristen lah yang lebih benci kepada orang Yahudi karena orang Yahudi lah (selain orang Romawi) saat itu yang merendahkan, mempermalukan, menghina, melecehkan, dan membunuh Yesus dengan cara seperti orang terkutuk.
Selain karena ketaatan kepada keteladanan Yesus, orang Kristen kelompok ini memahami dan percaya bahwa secara rohani melalui Abraham (Ibrahim) sebagai bapa rohani mereka, orang Yahudi dan orang Islam adalah saudara. Orang Kristen yang membaca Alkitab akan tahu sejarah dan akan menghormati sesama pemeluk agama Allah sejak mulai Abraham. Kekristenan lahir justru setelah kematian Yesus, demikian pula Islam ada setelah ada Nabi Muhammad.
Pada awalnya hanya ada 2 kelompok bangsa yaitu bangsa yang menyembah dan mengorbankan persembahan darah kepada banyak dewa (kafir), dan bangsa yang menyembah satu Tuhan, Yang Maha Kuasa Allah Abraham, Allah Ismael, Allah Iskak, Allah Yakub (Israel). Catatan: Israel tidak identik dengan Yahudi. Disebutkan di Alkitab maupun Al Quran, bahwa yang disebut sebagai Israel adalah Yakub (jadi berbeda dengan Negara Israel jaman sekarang ini), yang disebut bangsa Israel di Alkitab maupun AL Quran adalah Yakub, anak Iskak, cucu Ibrahim, dan bangsa keturunannya. Yakub (Israel) sendiri punya 12 keturunan dan dari 12 keturunan inilah ke 12 bani Israel ada, salah satunya Yehuda (Yahudi).
Ismael anak Abraham dari Ibu Hagar (Hajar) dan Iskak anak Abraham dari Ibu Sara. Iskak menurunkan Yakub (Israel) Yakub menurunkan Yusuf (selain 11 saudara lainnya, salah satunya Yehuda yang menurunkan bangsa Yahudi). Dari keturunan Yusuf ini setelah kesekian puluh lahir Daud AS, yang menurunkan Salomo (Sulaiman AS) dan pada keturunan ke 14 setelah Daud lahirlah Yesus melalui perawan Maria (Maryam).
Israel artinya “Pangerannya Elohim/Allah” (maksudnya yang disayang oleh Allah), Ismael artinya Yang didengarkan oleh Allah. Seperti keturunan Abraham yang lain, Ismael juga diberkati sebagai bapa dari bangsa yang besar, dan setelah sekian puluh keturunan, dari Ismael ini lahir Muhammad yang mengajarkan Islam.
Jadi menurut hemat saya, orang Kristen yang menjadi gusar termasuk yang menjadi pahit dan mengeluarkan kata-kata hujatan di forum ini, sebenarnya sudah mengingkari identitas kekristenannya.
Secara keimanan memang ada beberapa hal fundamental yang berbeda, tetapi orang Kristen dan Islam, (termasuk pemeluk agama Yahudi) bila berhadapan satu sama lain hendaknya mengingat sejarah bukan hanya sejak jaman Musa, Yesus atau jaman Muhammad, tetapi ditarik lagi jauh ke belakang pada jaman Ibrahim, dan ditarik lagi jauuuh ke depan bahwa kita sama-sama menantikan kedatangan Yesus (Isa al Masih) yang ke dua kalinya untuk memerintah dengan kasih dan damai sejahtera. Orang Islam maupun Kristen sama-sama mengimani bahwa kelak Setan (Dajjal) akan dikalahkan oleh Isa (Yesus).
Pada saat itulah semua kebenaran yang sejati akan terbuka dan menjembatani semua perbedaan selama ini, kita akan dikembalikan lagi seperti jaman Ibrahim, dipersatukan lagi sebagai satu jemaat umat Allah Yang Maha Kuasa. Dengan begitu kita akan melihat satu sama lain sebagai saudara, bukan saingan, bukan musuh, bukan untuk dijelekkan, bukan untuk direndahkan satu dari yang lainnya, tetapi untuk dikenal dan dipahami satu sama lain tanpa menghakimi. Allah sendiri yang akan menghakimi.
Demikian saudara-saudaraku. Terima kasih.
Koneksi Internetmu lambat? Tak sempat tiap hari membaca web? Ini solusinya. ©Diizinkan mengutip artikel Blog Berita ini dengan syarat membuat tautan-balik.
Kirim artikel ini ke teman
• Donasi • Hubungi Blog Berita
Salut dengan orang Batak yang normal, karena walau agamanya berbeda, tetapi tetap saudara. Sehingga hampir mustahil konflik agama seperti di-Poso dan Ambon bisa terjadi di-Batak.
Yang ada juga berantem karena urusan duit seperti di-HKBP atau di-Yayasan2 tertentu.
Sayangnya pemilik blog ini yang kemualafannya diragukan, tidak termasuk yang normal. Bagaimana tidak disebut provokator, karena senang memuat topik yang debatable dan provokatif
[reply to this comment]
rizieq reply on 22 June 2008:
@Agam
“Yang ada juga berantem karena urusan duit seperti di-HKBP atau di-Yayasan2 tertentu.”
Nyang ade juge berantem karna urusan bini mude ame duit seperti di-Da’arut Tauhid / MQ Corporation atau di Yayasan2 nyang laen.
“Sayangnya pemilik blog ini yang kemualafannya diragukan, tidak termasuk yang normal. Bagaimana tidak disebut provokator, karena senang memuat topik yang debatable dan provokatif”
Sayangnye juge, penulis komen di atas kecerdasannye sangat diragukan, kaga mencapai IQ minimal. Pigimane kaga disebut otakbocor, karena senengnye kasi komen nyang unreasonable dan destruktif.
na… na… na…
[reply to this comment]
Agam reply on 23 June 2008:
Bener kan loe sama ama dia
Three in one
[reply to this comment]
rizieq reply on 23 June 2008:
@Agam
ente bener gam, kami same-same golongan manusia alias orang.
sayangnye ente bukan ye, jadi ga bise gabung.
dah… ente menggonggong lagi deh sono.
huek.. kek.. kek…
abu_zubair reply on 29 June 2008:
gini yah
yang saya pahami itu bhwa agama yang dibawa oleh Nabi Isa adalah ISLAM, dan agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad adalah Islam.
tapi apakah Kristen dan Islam itu sama…?
jawabannya tentu tidak. karena Islam yang dibawa Nabi Isa bukan lagi Kristen yang sekarang dan agama yang dibawa Nabi Isa sudah disempurnakan oleh agama yang dibawa oelh Nabi Muhammad.
dan Kristen yang sekarang dah nda semurni apa yang dibwa oleh Nabi Isa.betul tidak?
semoga kita semua tidak tertipu dengan beragam argumentsi yang menyamakan antara Islam dan Kristen.sebab same kiamat pun Islam tidak akan sama dengan Kristen
Wallahu Musta’an
[reply to this comment]
Pecinta kedamaian reply on 17 July 2008:
Saudara termasuk golongan kelompok ke-2. inti dari blog ini adalah : marilah kita saling mengasihi sesama umat beragama, bersatu walaupun berbeda kepercayaan. kalo mau berdebat mengenai mana yg benar dan mana yang salah, sampe kiamatpun kagak ada abisnya. Naha kalo kita merasa agama kita paling benar dan agama orang lain tidak benar, saya mau tanya, apakah pada saat agama itu diturunkan anda ada pada saat itu ? nah kalo anda ada pada saat itu, baru anda bisa ngomong. Agama itu suatu keyakinan bukan sesuatu yg harus diperdebatkan. yang terpenting adalah, jalankanlah agamamu itu, terapkan dalam kehidupanmu, dan jangan menghakimi agama orang lain krn kau bukan TUHAN. Ciptakan keharmonisan antar umat beragama.
PEACE
[reply to this comment]
iman sejarah sama? gak apa apa deh, asal tidak memiliki Tuhan yang sama
[reply to this comment]
rizieq reply on 22 June 2008:
@b4b10k
Bang, ane yakin Tuhan kite semue same, cuman beda cara nyembahNya.
Okeh? Pis..
[reply to this comment]
Agam reply on 23 June 2008:
Tuhan akan sama kalau yang menciptakannya juga sama.
Pake akal sehat dong, hangan taklid buta. Ato otak bocor loe nggak mampu melakukan critical analysis. Kelihatan banget IQ loe dibawah minimal.
[reply to this comment]
rizieq reply on 23 June 2008:
@Agam
“Tuhan akan sama kalau yang menciptakannya juga sama.”
> ?????????????????? gam, ente ngetik komen ini pake ekor ye? pantesan ente kaga dipili ame pulisi K9 buat tim pengendus jejak…
“Pake akal sehat dong, hangan taklid buta. Ato otak bocor loe nggak mampu melakukan critical analysis. Kelihatan banget IQ loe dibawah minimal.”
> emang ente biase pake akal sakit ame taklid melek ye? pantesan senengnye anarkis dan nyerang orang nyang punye pemikiran berbeda. masala IQ, usaha ane ude maksimal buat nurunin IQ supaye bise komunikasi ame ente gam, tapi kalu kudu sama persis ame IQ ente nyang tiarap, ane kaga sanggup dah…
ude gam, nyimengnye jangan keseringan, okeh…
sya.. la.. la..
La Tunrung La Tinro reply on 23 June 2008:
@ b4biOk
Jangan lawan seekor hewan di dalam habitatnya.
Jangan lawan, si Rizieq soal agama, itu habitat nya dia
Agam reply on 23 June 2008:
Oh ternyata hewan bisa juga lulus seminari
Hamdani reply on 29 June 2008:
@ Rizieq
Sape bilang Tuhan semue agame same? nyang bilang kayak gitukan JIL. Ape ente anggota JIL?
Kalo ente memang JIL sodarenye si ulil dong! ajak cepet2 tobat si ulil jik, mumpung masih idup!
olanto reply on 9 July 2008:
@Agam,
Anda menyebut : ” Tuhan akan sama kalau yang menciptakannya juga sama.”. Apa tidak keliru ??? Karena Tuhan itu tidak diciptakan; DIA adalah AWAL dan AKHIR, keberadaanNYA sudah sejak awal dan tiada berakhir, keberadaanNya ABADI. Sepertinya kalimat anda perlu dikoreksi menjadi : ” Tuhan akan sama kalau asal mulanya sama “. Orang Yahudi menyebut Tuhan dalam bahasanya yaitu ” Jehova “, orang Arab menyebutnya ” Allah “, orang Eropah menyebutnya “GOD ALMIGHTY ” ( Inggeris ), DIEU ( Perancis ) DEBATA ( suku BATAK ), dll.Karena iman mereka meyakini keberadaan YANG MAHA KUASA, SANG PENCIPTA dan menyembahNYA, menyebutnya TUHAN menurut bahasa masin-masing.
radi reply on 22 June 2008:
bosen denger cerita tentang agama titik …
bagiku Tuhan itu ada titik …
dan semua manusia yg ada di Bumi termasuk ciptaan Nya ..titik
mending kagak tahu aja ah titik …
bosen juga denger istilah kafir dan non kafir (perbedaan) titik agama ini paling bagus? agama itu paling bener? emank kupikirin?
bagiku Tuhan itu ada dan juga penciptaku titik …
buat apa kalo udah ada agama jadinya ribut mulu soal agama titik …
[reply to this comment]
rizieq reply on 24 June 2008:
@Agam
loh, ente lulusan seminari gam? ordo ape? kok bise lulus? pasti dosen di sane ude kaga kuat denger gonggongan ente ye?
selamet dah kalu gitu…
sya.. la… la…
[reply to this comment]
Perlu di luruskan sedikit, Daud dan Sulaiman adalah suku Yehuda, bukan suku Yusuf.
Terimakasih.
[reply to this comment]
KitriDewi reply on 23 June 2008:
Mas hh, thanks koreksinya. Iya salah tulis, maaf teman-teman, memang yang benar dari keturunan Yakub (Israel) ada 12 anak (ke duabelas bani Israel) antara lain Yusuf dan Yahuda (Yahudi). Daud AS, Sulaiman AS teruus sampai perawan Maria yang dipakai Allah sebagai bunda Yesus di dunia adalah dari suku Yahuda.
Maturnuwun nggih.
[reply to this comment]
buat semua yang menanggapi artikel ini, mari kita ambil sisi positifnya.
janganlah berpikir perbedaan itu sesuatu yang menyusahkan dan malah menjadi pertentangan. tapi perbedaan adalah anugerah Tuhan.
kita tidak tahu rencana Tuhan,tapi pasti yang terbaik yang Dia rencanakan dalam hidup kita masing-masing.Aku punya Tuhan, Kau punya Tuhan, Dia punya Tuhan, Kita semua memilikiNya.Tapi apa kita bisa mendeskripsikan keberadaan-Nya dengan logika yang kita punya???Jawabannya ada dalam hati kita masing2.
sebaiknya kita sudah harus berpikir bagaimana kita memperbaiki nasib bangsa kita dengan memperbaiki moral kita.karena aku yakin dalam setiap ajaran agama pasti diajarkan untuk berbuat baik. hanya saja kita belum tau apa yang diinginkan Tuhan sendiri.kita berpikir baik tetapi belum tentu baik buat Tuhan.sadarilah bahwa kita manusia sangatlah terbatas.
mari kerjakan yang terbaik untuk Tuhan.
salam untuk seluruh saudaraku…
[reply to this comment]
rizieq reply on 23 June 2008:
Amiiiinnnnn… sejuk deh Bang Drummer….
Pis…
[reply to this comment]
kalo kita pikir secara logis, Kristen & muslim itukan saudara tiri, namanya jg saudara tiri, suka ribut, suka saingan, tetapi akan tetap saling merindukan. kenapa saya bilang saudara tiri, yah jelas lah satu bapak lain ibu. dan mereka ini (Ismail dan ishak) sama2 anak yang diberkati Tuhan, akan menjadi bangsa yang besar.
[reply to this comment]
Escobar reply on 23 June 2008:
@Suci,
hhmmm… Ibu tiri nya kejam ga…?
[reply to this comment]
suci reply on 24 June 2008:
ibu tirinya gak kejam, lebih kejam ibu kota, he he he
[reply to this comment]
Kalo anek liat, Rizieq tuh koncone blogberita kali yee..(ane sering loh baca2 komen blog ini) Tapi Bung Rizieq mantap….bravo Bung….salut dah buat Bung…
[reply to this comment]
rizieq reply on 23 June 2008:
Huek.. kek.. kek… tengkiyu Bang…
Bang Nainggolan neh kaya bukan orang kite aje, di sini kan kalu pingin ‘kuat’ harus perkoncoan Bang…
Pis…
[reply to this comment]
La Tunrung La Tinro reply on 23 June 2008:
@ Nainggolan
Eh… Dia akhirnya udah ngaku juga…keh..keh…keh..
[reply to this comment]
Hamdani reply on 29 June 2008:
Pantesan, gue sering dikeroyok dieorang! rupe2nye ade konspirasi terselubung!!!
rizieq reply on 30 June 2008:
Huek… kek… kek….
konspirasi di mane-mane ye terselubung dong Dan, kalu terang-terangan namanye koperasi unit desa.
gemane neh ente…
Artikel tsb ditulis oleh seseorang yang beragama Kristen makanya yang akan membasmi dajjal adalah Isa (Yesus). Tetapi kalo kita cermati lagi sejarah, agama yang terakhir turun adalah Islam, sebagai penyempurna dari semua ajaran yang telah ada. Muhammad adalah nabi sekaligus rasul terakhir. Disini saya tidak akan mempersoalkan mana yang lebih benar atau bagus antara Islam dan Kristen karena itu masalah keimanan dan hidayah. Tetapi pada prinsipnya apapun agama atau kepercayaan yang kita anut kita harus saling menghormati dan toleransi.
Kenapa Islam dan Kristen selalu bermusuhan karena sama2 harus menyebarluaskan ajarannya dengan menambah jemaah sehingga ada misionaris sampai ke pelosok desa2 dan musholla atau langgar di tiap kampung (RT). Wajar kalo sering timbul gesekan karena misinya sama dan yang disasar juga sama sehingga timbul kesan rebutan jemaah.
Tapi tetap keyakinan saya agama ataupun kepercayaan pada Tuhan YME merupakan keimanan dan hidayah seseorang yang wajib kita hormati. Asal jangan bikin ajaran sesat ya….
[reply to this comment]
rizieq reply on 23 June 2008:
Aminnnn….
Pis…
[reply to this comment]
Agam reply on 23 June 2008:
Huek.. kek.. kek…
[reply to this comment]
KitriDewi reply on 24 June 2008:
Mbak Rennha yang baik (eh mbak atau mas ya?),
Memang yang menulis orang yang beragama Kristen, tapi ini orang Kristen yang juga mempelajari Al Quran sampai khatam dan bergaul dekat dengan orang-orang Islam lho
Salah satu staff saya lulusan Ponpes Darussalam Gontor yang termasyur itu, salah satu sahabat terdekat saya juga orang beragama Islam LDII yang sangat taat, dan saya banyak ngangsu kawruh Islam dari mereka-mereka ini juga. Adik saya beragama Islam, nenek kakek saya juga beragama Islam. Di kantor dan di kamar saya ada Alkitab dan ada Al Quran. Satu yang missing, yaitu Torah karena sampai hari ini saya belum punya teman di Indonesia yang beragama Yahudi.
Jadi mbak, saya ini mana berani menulis di hadapan saudara-saudara yang beragama Islam bahwa kelak yang mengalahkan Dajjal itu Isa kalau saya tidak membaca sendiri di Al Quran dan dikasih tahu teman-teman dan saudara-saudara Islam saya tadi. Mulanya sih diberitahu, tapi kemudian karena jadi makin tertarik, saya check sendiri di Al Quran dan memang benar demikian. Padahal Al Quran kan ya cuma satu versi saja di dunia ini kan.
Mohon jangan diartikan saya sok tahu lho, tetapi karena saya memang punya minat sangat besar mempelajari 3 agama Allah Abraham, makanya saya dengan segala kerendahan hati senang membaca dan ngangsu kawruh mengenai 3 agama ini dari siapa saja.
Bahwa seperti umat Kristen, umat Islam juga menantikan kedatangan Isa yang ke dua kali ini juga bukan ngarang, tapi hasil belajar tadi, mula-mula dari manusia (teman dan saudara2 Islam) lalu check langsung di sumbernya: Al Quran.
Saya juga baru tahu bahwa ternyata yang menyebut Nama Allah dengan berbagai julukan menurut sifat-sifatNya bukan hanya orang Kristen saja (El Shaddai, El Sali, El Kana, Jehova Rapha, Jehova Rohi dan seterusnya) tetapi orang Islam juga, dengan 99 Asmaul Husna.
Dari ke 3 agama ini, Islam lah agama yang terakhir dan ini jelas bagi semua dan tidak perlu diperdebatkan karena kenyataannya setelah Islam sampai hari ini tidak ada agama Allah Abraham yang lain lagi. Ya hanya 3 agama ini saja sampai nanti di akhir jaman. Makanya dalam tulisan saya dari awal sampai akhir kan saya tidak menyebut-nyebut akan ada agama baru pada saat kedatangan Isa yang ke dua kali. Yang saya yakini malah natinya tidak akan ada agama lagi karena semuanya dilebur dipersatukan sebagai satu kesatuan jemaat Allah Yang Maha Kuasa.
Mbak pernah baca situs Islam nya Harun Yahya? Saya sangat suka sekali baca-baca situs ini http://www.harunyahya.com dan http://www.yesusakankembali.com –> ini bukan situs Kristen, tapi Islam. Deskripsi mengenai 99 Asmaul Husna satu per satu yang saya temui di situs ini sungguh indah dan saya mengamini memang begitulah Allah yang disembah Abraham yang juga kita sembah sampai hari ini adalah Allah yang sungguh wow!! Sungguh mempesona. Menakjubkan dan dasyat!! Ndak salah kita dan semua orang pemeluk agama Yahudi, Kristen dan Islam menyembahNya.
Saya sangat bersyukur bahwa saya boleh menjadi umatNya, melalui kekristenan, dan saya yakin Mbak dan teman-teman semua di sini juga merasakan hal yang sama kekaguman luar biasa kepadaNya melalui agama masing-masing.
Kalau diteliti satu persatu antara Alkitab dan AL Quran, memang ada banyak perbedaan, perbedaan nama, tempat, dan jalan cerita. Saya bisa berikan banyak contoh, tetapi nanti jadi terlalu panjang, dan yang terpenting lagi, senada dengan tulisan saya sebelumnya, daripada gontok2an mengenai perbedaan, lebih baik tarik kesamaannya bahwa kita menyembah Allah yang sama, yaitu Allah yang disembah Abraham.
Kalau ada orang Kristen atau orang Islam yang mengatakan kita menyembah Allah yang berbeda, pasti karena salah satu tidak membaca kitab suci masing-masing.
Di dalam Torah, Alkitab, dan Al Quran sangat jelas. Musa, Yesus, dan Muhammad mengajarkan bahwa Allah yang disembah Abraham Ismael Iskak dan Yakub itulah satu-satunya Allah Yang Maha Kuasa, yang layak disembah, selain Dia, adalah berhala.
Jadi saya percaya, di hadapanNya, kita ini (Yahudi, Kristen, dan Islam) sama-sama umat Allah Yang Maha Tinggi, dan kalau kita gontokan, itu akan menyedihkan Dia karena Dia mengasihi kita semua.
Terus bagaimana dengan perbedaan-perbedaan di antara kita? Biarlah Allah sendiri yang membuka tabir misteriNya nanti di akhir jaman, dan semuanya disempurnakan. Sekarang, pemeluk agama Yahudi, Kristen, dan Islam bukan musuh satu sama lain. Musuh kita cuma satu: IBLIS/SETAN.
Saya mengundang teman-teman juga untuk membaca sharing saya mengenai “TAKUT SETAN? RUGI!!” di sini:
http://en.netlog.com/kitridewi/blog/blogid=2119367
Demikian.
[reply to this comment]
Agam reply on 24 June 2008:
Mas Kitri,
Mas masih ada satu yang missing, yaitu Torah. Pertanyaannya bukankah Torah itu sudah di-bundel dalam bible masuk dalam Perjanjian Lama. Bisa ditanyakan ke rizieq si hewan sotoy.
Kira2 saat Yesus kembali nanti(second coming) siapa yang kira2 dibelain Yesus dan Yesus mau khotbah dan menjadi imam dimana, apakah di-gereja, di-synagog, di-mesjid atau di-lapangan ?
Dulu waktu Yesus pertama datang, Yahudi masih terpuruk dan dijajah bangsa lain (Syria/Romawi), wajar mereka mengharapkan messias/al-masih tidak hanya bisa berkhotbah tetapi bisa memimpin perlawanan dan menghadirkan kerajaan Allah dibumi.
Kalau sekarang, Yahudi sudah punya negara sendiri, walaupun kecil tetapi sangat kuat secara militer apalagi dengan dukungan superpower Amerika. Orang2 Yahudipun sudah menguasai perekonomian dunia. Kalau Yesus datang saat Yahudi sudah jaya, kira2 mau ngapain lagi ?
[reply to this comment]
KitriDewi reply on 24 June 2008:
Halo Mas Agam, senang sekali bisa mendapat perhatian Mas Agam, mosok cuma Mas rizieq thok yang ditanggapi hehehe
Ooo jadi Torah sudah jadi satu dengan Alkitab Perjanjian Lama ya? Wow berarti ya seperti itu yang dinamakan Torah? Wah terima kasih Mas Agam atas pencerahannya.
Kalau mengenai nanti Yesus datang ke dua kalinya mau ngapain … hhmm ceritanya panjang ini Mas, bisa dua hari saya duduk nulis ini karena demi menjaga keseimbangan saya harus mengutip berdasarkan Al Quran maupun Alkitab. Kalau saya cuma ngomong dari sisi Kristen, nanti kan ndak fair ya kan.
Namun demikian, demi Mas Agam yang sudah baek hati menanggapi comment saya tanpa saya dibunyi2in (hehehe), dan karena sepertinya Mas Agam beragama Islam, saya kasih reference yang gampang diakses saja ya yang berdasarkan Al Quran yaitu di websitenya Harun Yahya. http://www.harunyahya.com/indo atau http://www.jesuswillreturn.com atau http://www.yesusakankembali.com
Di website itu diceritakan berdasarkan Al Quran (berarti ini versinya Islam, bukan Kristen) nanti Yesus mau ngapain pada kedatanganNya yang kedua kali, dan itu sebabnya umat Islam menanti-nantikanNya.
Saudara-saudara yang Kristen, saya tahu bagi yang belum pernah dengar akan tercengang membaca apa yang dikatakan di website itu, tapi please tahan diri, jangan protes dan jangan menghakimi karena perbedaan dalam hal yang ini. Seperti saya bilang dalam tulisan sebelumnya, ada banyak perbedaan, dan misteri itu akan dibukakan oleh Allah sendiri di akhir jaman.
Glory be to God.
KitriDewi
rizieq reply on 24 June 2008:
@Agam
mungkin on the second coming Yesus mau memanusiakan ente gam.
huek.. kek.. kek..
justo reply on 27 June 2008:
Mbak Kitri, manstab nih analisanya. Akuurr..
Satu hal saya masih pengen belajar dan menggali mengenai kedatangan kembali Isa/Yesus..apakah memang berarti seperti yang tersurat ataukah sebenarnya kiasan ya??
Salam,
[reply to this comment]
Hamdani reply on 29 June 2008:
Masalah kedatangan Yesus nggak ada ceritanya, tapi kalau kedatangan Nabi Isa AS kembali kedunia ini ya jelas tersurat menurut Islam!
Pecinta kedamaian reply on 17 July 2008:
@Hamdani
Lamban atau Bodoh sich ente bung Hamdani, Nabi ISA itu ya Yesus. aduh kamu ya, akal sehatmu udah ditutupi oleh emosimu sendiri.
Pecinta kedamaian reply on 17 July 2008:
Ane setuju bang
[reply to this comment]
mba kitri dewi di kantornya bada beberapa staf yg lulusan pesantren, di kantor saya ada seorang ustad, tapi saya gak bisa tukar pikiran atau bincang-bicang mengenai agama, rekan saya itu kalo dah di singgung soal agama, langsung marah, tapi di ktr mba enak yah, bisa bincang-bincang mengenai agama.
[reply to this comment]
rizieq reply on 24 June 2008:
Bang Raya,
Agama apa pun benernye bise aje didiskusi’in. Cuman orang-orang picik nyang ‘marah’ kalu ditanya ato diajak diskusi Agama. Kalo pun ybs kaga minat diskusi, tinggal nolak aje kan, kaga perlu mara-mara..
Cuman…. Agama sangat beresiko jadi faktor utame penyebab ‘keributan’ kalu didebat, apalagi antar Agama nyang berlainan, karne ude nyangkut ajaran, syariat, dogma, tafsir, dan nyang lebi pare lagi: ‘Ideologi Iman’.
Agama adale sebuah jalan ideologis bagi sebagian orang buat ngelegitimasi Iman-nye. Nah, bise kite bayangin, gimane kaga terimanye pare penganut ‘Ideologi Iman’ tersebut kalu ngedenger, ngeliat ato ngebaca sesuatu nyang bise dipersepsi’in sebage ancaman buat Agamanye.
Buat sebagian orang, ‘Ideologi Iman’ itu sesuatu nyang “kaga mungkin salah’. Dalem beberape situasi, prinsip ini sangat bertentangan dengan ‘keusilan’ lahiriah manusia nyang namanye: ‘Perbandingan’ dan ‘Ego’. Ditambah ade satu kata nyang ngebuat manusia jadi selalu ingin tau (dan jadi lebi maju) yaitu: ‘Mengapa?’.
Kalu paktor-paktor di atas dikombinasi’in (di situasi nyang kaga tepat, apalagi ame orang-orang nyang ‘cupet’) buat berdebat masale Agama, hasilnye ya ribut.
Ajaran semue Agama nyang ane tau, selalu ninggalin celah buat pertanyaan ‘Mengapa’. Conto sederhane aja, mengapa Tuhan disebut Maha Segalanya? Siape nyang nyata’in gitu? Trus kalu ade, napa kite percaya? Trus kalu kite percaye,misalnye Tuhan Maha Kasih, napa Tuhan kaga nurunin ‘Rasul’ ato ‘Nabi’ lagi sekarang buat nyelametin umat manusia dari dosa? Padahal kalu kite bandingin, kebutuhan umat manusia jaman sekarang akan hadirnye seorang ‘Nabi’ ato ‘Mesias’ ato ‘Penyelamat’, jauuuuuhhhh lebi besar dari 1400, 2000 bahkan 2500 taon nyang lalu..
Nah, kalu ternyata Tuhan ude ato mau nurunin dan ngutus seorang Nabi (ato apa pun deh namanye) di jaman sekarang, ape kite mau percaye? Paling-paling kite sebut die ‘Nabi Palsu’ kan? Kalu besok langit tau-tau kebuka, muncul sesosok figur nyang diturunin dari tangga langit, trus ade suare ngegelegar dari atas: “Inilah Nabi yang Aku turunkan untuk kalian, wahai umat manusia!”, kire-kire kite percaye nggak? Paling-paling ade nyang komen: “Bohong besar, itu cuman rekayasa Amerika kafir, Yahudi sialan dan sekutu-sekutunye!!!” ato: “Ah, itu cuman kerjaan teroris Arab aje!”
Suse kan? Tiap Agama punye ‘forecast’ tentang akhir jaman, tapi itu ude di-mispersepsi-in dari seratus taon nyang lalu, trus kapan nyang bener-bener ‘akhir’?
Saran ane, kita jangan mengideologi’in Agama. Tuhan kaga minta manusia buat jadi fanatik buta terhadap Agama-nya, apalagi kalu kaga bise ‘ngamalin’ Ajaran Kasih dan Rahmat-Nya.
Okeh Bang, tengkiyu. Pis…
[reply to this comment]
Agam reply on 24 June 2008:
Wow panjang bener, nulisnya nggak pake mikir kali
Lihat alinea pertama aja udah …
Cape … deh
[reply to this comment]
rizieq reply on 24 June 2008:
@Agam
“Wow panjang bener, nulisnya nggak pake mikir kali
Lihat alinea pertama aja udah …
Cape … deh”
ane maklum gam, buat nulis komen di atas ente pasti perlu taonan ye. emang bahasa manusia agak rumit, beda ame bahasa ‘guk-guk’ nyang sangat ente kuasa’in dari lahir. ente pasti masi ‘bingung’ ye…
a,b,c,d,e,f,g,h,i,j,k,l,m,n,o,p,q,r,s,t,u,v,w,x,y,z.
belajar dulu sono..
kevin reply on 17 July 2008:
@ Riziek
“….Trus kalu kite percaye,misalnye Tuhan Maha Kasih, napa Tuhan kaga nurunin ‘Rasul’ ato ‘Nabi’ lagi sekarang buat nyelametin umat manusia dari dosa? Padahal kalu kite bandingin, kebutuhan umat manusia jaman sekarang akan hadirnye seorang ‘Nabi’ ato ‘Mesias’ ato ‘Penyelamat’, jauuuuuhhhh lebi besar dari 1400, 2000 bahkan 2500 taon nyang lalu..”
Logika brilian Zik ! Untung ane termasuk yg udh percaya adanya Nabi dijaman sekarang sementara yg lain masih menunggu…! soal itu Nabi palsu ato bener itu urusan “Pengadilan Tuhan” nanti diakhirat kelak ..! sebagai manusia lemah saya hanya berusaha apa yg saya yakini dan cintai itu benar..! Kebenaran sejati hanya milik Tuhan !
[reply to this comment]
Escobar reply on 25 June 2008:
@Raya,
“Seperti ada tertulis: Ada tiga hal yang tidak boleh di diskusikan, Agama, Politic, dan Sex”.
Semuanya itu butuh pengamalan dan pengalaman.
[reply to this comment]
Artikel yang bagus dan menyejukkan. Seamdainya 50 persen orang di Indonesia berpikiran seperti ini, mereka pasti bisa memengaruhi yang 50 persen lainnya untuk tidak melakukan kekerasan atas nama agama. Karena yang 50 persen itu mungkin bapaknya, ibunya, anaknya, kakaknya, adiknya, sepupunya, temannya, atasannya, bawahannya, dan sebagainya.
Maka damailah negeriku…. Indonesia…..
[reply to this comment]
rizieq reply on 24 June 2008:
Setujuuuu!!! Brapo!
[reply to this comment]
Hamdani reply on 29 June 2008:
Enggak setujuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu!
[reply to this comment]
Pecinta kedamaian reply on 17 July 2008:
Apa yang saudara tahu selain membuat keributan. Semoga dalam keluargamu terjadi keributan, biar kau tahu rasanya kalo tidak ada damai di dalam keluargamu. Ya Tuhan ampunilah bung hamdani karena di tidak tahu apa yang diperbuatnya.
hidup orang Batak !
[reply to this comment]
rizieq reply on 24 June 2008:
horeeee….!!!
[reply to this comment]
Percaya sajalah sama Tuhan…..nggak ada ruginya…….hehe salam kenal semua ya….(parporsea)
[reply to this comment]
Melihat tulisan2 diatas, semua mempunyai ilmu keagamaannya. Kalian memang benar2 anak Tuhan semua. Melihat tulisan KITRI DEWI diatas betul2 orang ini mempunyai ilmu agama yang canggih dan hebat bangeeet!!!. Salut deh guwe. Omong2 alqur’an sendiri terbentuk 120 tahun setelah muhammad meninggal. Muhammad meninggal tahun 632 SM di Medina didalam pelukan isterinya termuda yang namenya Aisyah. 120 tahun terbentuknya alqur’an,… ini kucup lama loh…apa bisa dipercaya orang2 Arab itu mengetahui sejarah perjalanan Muhammad secara detail?. katanya dihafal dari lip to lip… apa iya se?…setahui guwe orang2 Arab itu banyak bohongnya ketimbang benernya. dari dulu orang2 Arab suka berbohong dan suka tidak jujur dimata Tuhan. Katanya wanita yang tidak memakai jilbab itu tidak muslimah… sementara orang2 Arab paling terkenal suka nge-sex yang berlebihan dan orang2 Arab itu suka nga tahan nafsu birahi. Kadang2 burit lelaki juga suka disodomi. Lihat tu anak2 indonesia yg jadi TKI baik wanita dan pria, semua pada disodomi…. ich!! gile banget. Lihat tu Arab2 keturunan di indonesia rata2 kuat nge-sex. Agama bagi mereka NOMOR DUA yang penting nge-sex wanita. Nah! kalau uda begini… gimana donk cerita kebenaran alqur’an…?? guwa nga yakin deh… mereka bisa menceritakan perjalanan muhammad setelah dia meninggal 120 tahun. pengikutnya aja udah pada tewas. Yang KE-DUA… alqur’an sendiri kaga punya manuskrip (naskah)aslinya. kaga ada manuskrip jamannya masa kehidupan muhammad. Dalam dunia arkeologi saja tidak pernah ada. Ada juga tulisan Qur’an abad ke 8 dan ababd ke 9, tetapi itu memakai bahasa Kufic yang berasal dari daerah Iraq,… bukan dari Mekka atau Medina. Mekka saja pusat keislaman nga punya manuskrip alqur’an. gile..ne orang2 Arab. Berani2nya kualat ame Tuhan. Guwa rasa selama didalam kitab alqur’an terdapat cerita2 sejarah Taurat dan Kitab2 orang Nasrani, pasti akan bermasalah. Bikin donk cerita sendiri, jgn mengutip cerita sejarah orang lain… gile kali lu…
[reply to this comment]
si binyun reply on 29 June 2008:
Anda ini seperti baru keluar dari hutan belantara yang tidak mengenal peradaban. Tanpa pengetahuan tiba2 anda menyerang kitab suci agama lain, menyerang nabi umat lain, menyeret orang2 kedalam imajinasi buruk anda. Apakah anda saat ini dalam kondisi tertekan, frustrasi, marah pada diri anda sendiri, kehilangan kepercayaan, dihina orang, kehilangan pekerjaan, kehilangan teman2 atau krisis identitas?
Membaca tulisan anda, bayangan saya anda tengah berada dipojok ruangan yang gelap, rambut kusut masai, wajah hitam dengan kedua bola mata merah (mungkin gak bisa tidur), tangan menggaruk2 kepala, mulut komat kamit membaca mantera. Kasihan amat anda ini.
[reply to this comment]
Hamdani reply on 29 June 2008:
@ si binyun
Jangan ditanggapin omongan si Andi,
masak belon tau, die itukan kafir tralala!, hobinye juga ngejilat najis tralala!!
[reply to this comment]
Ucok reply on 17 July 2008:
Anda adalah orang yg mengaku memeluk agama kristen kan, tapi perlu anda ketahui anda tidak mengerti dan memahami ajaran agama kristen, dan saya yakin anda adalah seorang kristen KTP. saya pemeluk agama kristen, saya malu melihat anda, betobatlah anda
[reply to this comment]
islam kristen bisa akur?
ini jawabnya:
doa orang islam , kristen dan yahudi
alkisah mereka di beri kesempatan untuk berdoa:
orang yahudi berdoa: ya tuhan , lenyapkan umat islam dari bumi
orang islam berdoa: ya tuhan, lenyapkan orang yahudi dari bumi
lalu malaikat bertanya kepada si kristen, apa doa/permintaanmu?
si kristen menjawab: ya tuhan, saya tidak berdoa, kabulkan sj doa yahudi dan si islam………
sejarah mencatat, ke tiga agama ini membuat kacau bumi, saling perang, saling merasa benar………..jadi agama2 ini berkat bagi bumi atau laknat terbesar bagi bumi……………
romo mujiono (www.dewahipnotis.com )
[reply to this comment]
Hamdani reply on 29 June 2008:
Kamu atheis ya!!
[reply to this comment]
romo mujiono reply on 4 July 2008:
kamu menuduh saya atheis berarti kamu bodoh, tidak bisa memahami apa yang saya tulis, saya tidak termasuk dalam ateis ataupun beragama..jelas kamu orang beragama!
[reply to this comment]
romo mujiono reply on 4 July 2008:
kamu tahu siapa aku dgn baca ini:
APAKAH ALLAH ADA?
“Katakan kepada saya,” kata seorang ateis, “apakah Allah itu
sungguh-sungguh ada?”
Jawab Sang Guru, “Jika kamu menginginkan saya
sungguh-sungguh jujur, saya tidak akan menjawab.”
Para murid penasaran mengapa ia tidak menjawab.
“Karena pertanyaannya tidak dapat dijawab,” kata Sang Guru.
“Jadi, Guru juga ateis?”
“Tentu saja tidak. Orang ateis membuat kesalahan karena
menyangkal kenyataan yang tidak mungkin dijelaskan.”
Setelah diam sejenak, ia menambahkan, “Dan orang teis
membuat kesalahan karena mencoba menjelaskannya.
[reply to this comment]
Romo "Bodat" Nujiono reply on 17 July 2008:
itukan cerita dari nenek moyangmu, makanya keluargamu tidak ada yang beres, mamakmu pelacur, bapakmu gigolo, adik2 mu germo. bung jangan suka mengarang2 ceritalah.ya mungkin itu dongeng yg sering dikumandangkan bapakmu sebelum bercinta dengan mamakmu
[reply to this comment]
Terima kasih kepada BlogBerita dan semua teman-teman yang sudah memberikan komentar.
Pengetahuan agama sebenarnya bukan sebuah ilmu yang susah di dapat. Semua orang bisa belajar kalau mau membaca dan mendengarkan ajaran dengan rendah hati dan niat yang bersih.
Derajat pengetahuan agama seseorang tidak bisa dijadikan sebagai ukuran baik buruknya perilaku. Belum tentu orang yang mengetahui isi kitab suci hidupnya sudah benar di mata Tuhan. Banyak pemimpin-pemimpin agama yang pengetahuan agamanya bisa dibilang lebih tinggi dari rata-rata orang justru disadari atau tidak, menjadi alat Iblis untuk menyebarkan kebencian, perpecahan, dan pertumpahan darah.
Dengan demikian sebaik apapun yang diajarkan oleh sebuah agama, sebaik apapun ajaran yang tertulis di kitab suci agama itu, tidak ada hubungannya dengan sebaik apa kelakuan manusia yang mengaku memeluk agama itu. Sedemikian pula apapun yang jelek yang dilakukan manusia, secara individu maupun kelompok, bukan berarti kitab suci agamanya yang jelek, bukan berarti Tuhan yang disembahnya yang jelek, bukan berarti pula seluruh bangsa itu yang jelek.
Yang penting kita kenali sifat-sifat Tuhan itu bagaimana, sifat-sifat Iblis bagaimana, kemudian kita bisa memeriksa diri dan hati kita sendiri apakah kita melakukan dan mengatakan sesuatu itu dengan membawa sifat yang mana.
Semua orang, agama apapun tahu, sifat-sifat Tuhan itu baik, penuh kasih, damai, memberi, mengampuni, menyembuhkan, memulihkan, memberkati, mempersatukan, dan seterusnya.
Sifat-sifat Iblis itu merusak, menghancurkan, menyesatkan, menuding, mendakwa, memecah belah, menimbulkkan ketakutan dan kekhawatiran, mengutuk, menyebarkan fitnah, kebencian, permusuhan, peperangan, dan pertumpahan darah dan seterusnya.
Iblis paling suka memakai agama untuk melebarkan pekerjaannya memecah belah dan menyebarkan kebencian dan permusuhan antar sesama manusia. Oleh karena itu kita perlu berhati-hati pada saat mempelajari dan mengomentari agama lain. Jangan sampai niat baik untuk menambah pengetahuan dan wawasan, menambah pemahaman satu sama lain, dan mempererat persaudaraan ini ditunggangi niat busuk Iblis untuk memecah belah, mendakwa, menuding, membenci, dan menyebarkan fitnah, kesombongan dan kebohongan.
Saya tidak akan membahas komentar siapa-siapa yang ditunggangi Iblis di sini, saya percaya semuanya, baik pembaca maupun yang menulis komentar bisa merasakan sendiri. Saya juga percaya apapun yang kita lakukan dan perkatakan, Mata Tuhan melihat setiap hati, sekecil apapun niat baik atau buruk, apapun dalih yang kita pakai, tidak ada yang tersembunyi di hadapanNya.
Mari kita memeriksa hati masing-masing, teman-teman baik yang Kristen maupun Islam, termasuk saya sendiri. Siapapun yang merasa sudah menyebarkan kata-kata keras mendakwa, menuding, memfitnah, dan memecah belah di sini, tidak perlu minta maaf di forum ini, tetapi mari akui itu semua dengan rendah hati di hadapanNya secara pribadi.
Tidak ada gunanya melarikan diri menyembunyikan kesalahan di hadapan Tuhan karena itu hanya akan menjadi penyakit rohani dan menjadi batu sandungan, toh Tuhan Maha Tahu dan Maha Melihat dan beruntunglah kita semua manusia yang sering jatuh ke dalam dosa, karena at the same time Tuhan juga Maha Pengampun, Ar Rahman, Ar Rahim.
Salam,
KitriDewi
[reply to this comment]
Inilah efeknya kalo tuhan sedang belajar, menurunkan berbagai formula, mencoba-coba beberapa rumusan kebenaran… Kita menjadi korban serangkaian megaeksperimen sang penguasa semesta.
Bila alam saja masih serba sedikit kita pahami, bila bintang paling dekat saja tak kan perah kita capai walau terbang dengan kecepatan cahaya, konon pula tuhan yang menciptakannya.
Saya suka artikel di atas, karena mengedepankan kerendahhatian, kebersamaan, saling pengertian, karena hanya itulah yang pantas kita genggam, ketika berhadapan dengan Misteri Mahabesar itu.
Jangan pernah merasa sudah memahami tuhan, karena jika ia bisa sepenuhnya dipahami, sepertinya itu tuhan palsu, tuhan yang sesat dan menyesatkan.
Dalam ketidakberdayaan dan ketidakmengertian menghadapi Sang Misteri itu, mendingan kita memperbanyak senyum, siapa tahu dapat jodoh di antara bunga-bunga yang ranum, atau dari sekian banyak kumbang yang membuat kagum.
[reply to this comment]
KitriDewi reply on 2 July 2008:
Hhmm
saya tidak bisa menahan diri untuk tidak mengomentari paragraf pertama dari komentar saudara kita Toga Nainggolan ini.
Tuhan sedang belajar dan berexperiment mana formula kebenaran yang terbaik bagi manusia. Sungguh saya terkesima dan seandainya saja saya bisa melihat bagaimana reaksi Tuhan membaca komentar tadi. Marahkah? Tersinggungkah? Atau malah tertawa ya mendengar/melihat semua obrolan kita di sini? Karena ketidaktahuan kita, ada yang saling menghujat dan menjelekkan, ada yang mencoba memahami, ada yang haus dengan keingintahuan, terus sekarang giliran ada yang mengatakan Beliauw bertanggungjawab karena memakai kita sebagai obyek experimen hahaha
Kesannya jadi seolah-olah Tuhan sendiri belum tahu mana formula kebenaran yang pas untuk manusia makanya harus mengadakan berbagai macam percobaan
Untung ya Tuhan itu walapun Maha Kuasa, Maha Mendengar, Maha Melihat, dan Maha segala-galanya, sangat panjang sabar dan tidak mudah tersinggung seperti penguasa-penguasa di dunia yang sedikit-sedikit merasa dilecehkan lalu marah dan menggunakan kekuasaanya untuk membuat perhitungan seketika.
Saya kok membayangkan Tuhan hanya tertawa saja membaca pernyataan saudara kita Toga Nainggolan dan berkata:
“Aku? Yang menetapkan surga dan bumi, gelap dan terang, bintang-bintang, bulan dan matahari, daratan dan lautan, dan semua yang ada dari yang paling kecil sampai alam semesta raya hanya dengan kata-kata, yang mengatur jagat raya, yang memberi nafas kehidupan kepada semua yang hidup, yang mengetahui segala rahasia hati dan ilmu pengetahuan, yang sudah mengenalmu dan jalan hidupmu bahkan sebelum engkau Kubentuk di rahim ibumu, kamu bilang Aku ini sedang belajar? Hehehe are you kidding Me?”
Tuhan baik banget ya. Ohh LORD, you are wonderful!! Sujuuud!!
[reply to this comment]
Escobar reply on 9 July 2008:
@KitriDewi,
Saya tidak bisa untuk tidak mengomentari paragraf pertama dari komen anda…
Kalau saya tulis, “Lebih susah orang kaya masuk surga daripada unta masuk lubang jarum”, apakah yang akan anda katakan? apakah anda akan menilai kalimat itu secara harafiah atau kiasan?
Bagaimana kalau anda membaca lagi kalimat dari paragraf pertama dari komen saudara Toga Naingolan, dan mencoba mencari makna yang tersembunyi di situ?
Disaat John Lenon berkata “Saya lebih terkenal daripada Jesus”, banyak orang yang protes karena dia dianggap menghina Jesus. Karena orang2 memahami nya secara harafiah. Padahal sebenar nya si John sedang menyindir dengan makna yang tersembunyi. Pada saat itu, kalau Beatles bikin show, orang yang hadir melimpah ruah. Tapi coba liat kalau hari Minggu, hampir tidak ada yang datang ke gereja.
Saya ingin mengutip sebuah ayat dari Bible perjanjian baru, saya ingin tahu pendapat anda:
Lukas 24:42 “Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng.”
[reply to this comment]
KitriDewi reply on 10 July 2008:
Hehehe saya juga tidak bermaksud mengecam ungkapan Sdr Toga Nainggolan lho. Saya mengerti itu bukan ungkapan untuk menghujat. Cuma saya ini takjub saja dengan ungkapan itu, tapi kemudian saya menyadari bahwa Tuhan yang kita sembah itu bukan Tuhan yang dikit-dikit tersinggung karena tidak bisa membedakan mana yang diucapkan dalam rangka menghujat, mana yang bukan.
Waduh percume ane mlototin ini artikel … lawong banyak yang mbanyol .. terutama statment nya bang toga nih .. aduh aduh ..,
Bang toga, jangan kebalik atuh bang pikirannya.. semestinya kita yang harus belajar mengenal tuhan, bggak sebalinya atuh!!!!
Peace ..
[reply to this comment]
@ lae Jarar,
Saya melihat apabila anda memuat tulisan dengan bahasan agama / kerukunan beragama maka pengunjung akan banyak. Komen pengunjung beragam, ada yang menyejukkan, ada yang memicu emosi / fanatisme agama, ada yang bercanda malahan out of topic; cenderung menjadi debat kusir dan saling melecehkan. Hal ini adalah lumrah, manusiawi, sebab kalau sudah membicarakan keyakinan umumnya kita merasa berhak membela keyakinan masing – masing dimana siapapun tidak berhak untuk memaksakan keyakinannya pada orang lain.
Sekedar informasi, kenapa orang Batak ( baik di Bona Pasogit atau dirantau ) tidak pernah sekalipun latah ikut berkontribusi dalam “ kerusuhan agama “ seperti di daerah lain ? Karena etnis Batak itu ( HALAK HITA ) selalu mengedepankan “KITA halak Batak” bukan KAMI ( par TOBA / HUMBANG / SILINDUNG / SAMOSIR / MANDAILING ) atau KAMI ( yg beragama KRISTEN / ISLAM / KHATOLIK ).
Alangkah indahnya kalau kita para pengunjung BLOG BERITA ini selalu mengedepankan KITA penganut agama samawi yaitu mempercayai dan menyembah Tuhan yang disembah Abraham / Ibrahim ( Bapak orang yang beriman kepada ALLAH ); janganlah kita mempertajam perbedaan – perbedaan tata ibadah antara Yahudi / Kristen / Islam karena tata ibadah itu adalah hasil tafsiran manusia dalam mempersepsikan ajaran Nabi Musa ( Yahudi ), ajaran Yesus Kristus ( Kristen dan Khatolik ) dan ajaran Nabi Muhammad SAW ( Islam ).
Apabila kondisi ini bisa terwujud, maka kita masing – masing pengunjung BLOG BERITA akan mendapat manfaat pencerahan saling menghargai keyakinan masing – masing. Kita membutuhkan kerukunan Beragama bukan Toleransi Beragama.
Semoga. Salam sejahtera.
[reply to this comment]
@ Saudara Kitri Dewi,
Terima kasih anda telah menguraikannya dengan jelas, sehingga saya memperoleh pencerahan; karena sejak dulu inilah yang selalu saya himbau melallui komen di BLOG ini, bahwa “ kita “ ( bukan kami ) meyakini dan menyembah Tuhan yang disembah oleh Abraham, Bapak Orang Beriman. Memang ada perbedaan tata ibadah, itu bisa terjadi karena tata ibadah itu adalah hasil tafsiran dalam mempersepsikan ajaran-ajaran dari Nabi Musa, Yesus Kristus dan Nabi Muhammad SAW.
Yesus mengatakan bahwa kedatanganNya adalah menggenapi Torat, DIA menyimpulkan bahwa Torat itu adalah wujud kasih kita kepada Allah ( Torat 1 s/d 4 ) dan kasih kepada sesama manusia. ( Torat 5 s/d 10 ); sehingga manusia tidak lagi dibawah kuasa Torat artinya manusia tidak perlu lagi selalu merasa berdosa, asal dia bertobat. Karena kalau kita bertobat kita tidak lagi dikuasai keinginan daging, tapi hidup dalam ROH yaitu hidup suci dan beriman.
Tentang makanan yang haram Yesus mengajarkan bahwa semua makanan yang masuk kedalam mulut manusia adalah halal ( karena semua itu sumbernya dari Allah ); yang haram adalah yang bersumber dari manusia ( perkataan, pikiran dan perbuatan jahat ). Jadi memang benar Yesus adalah PEMBAHARU ( REFORMATOR ) karena DIA telah mereformasi ajaran nabi Musa.
Barangkali anda bisa menjelaskan kira – kira Nabi Muhammad mereformasi ajaran Yesus Kristus di bidang mana; yang saya ketahui antara lain Sholat 5 Waktu dan Zakat. Walaupun sebenarnya di Nasrani pada saat Jemat Permulaan ( jamannya Rasul Paulus ) ada juga praktek Zakat itu.
Salam
[reply to this comment]
rizieq reply on 10 July 2008:
@Olanto
Bang Olanto, pertanyaan ente sangat menggelitik. Emang sekarang (sejak taon 1998) kite agak terjebak ame kata ‘reformasi’, ‘reformis’, ‘reformator’.
Ane bukan ahli Agama apa pun, cuman ane rasa masala nge-reformasi Ajaran terdahulu tuh bukan tugas utame dari seorang Pembawa Firman nyang diutus oleh Tuhan. Napa bise gitu? Kalu kite bilang Agama nyang ‘paling baru’ adala Agama nyang lebi reformis dari Agama sebelonnye, secara kaga langsung kite bilang kalu Tuhan itu masi belajar alias nyoba-nyoba dong. Kaga gitu kan?
Tugas utama Sang Pembawa Firman adale ngebawa umat manusia ke kondisi lahir batin nyang lebi baek dari sebelumnye, lewat Ajaran nyang sekarang dikenal dengan nama Agama. Pade hakekatnye, nyang namanye ‘Ajaran’ ntuh pasti ude disesuaikan ame kemampuan nalar manusia dan kultur masyarakat di mane dan pada saat Agama tersebut lahir. Naaaa, konsekuensinye adala tiap Ajaran pasti akan keliatan ‘kelemahannye’. ‘Kelemahan’ (nyang sebenernye bukan kelemahan melainkan penafsiran nyang kurang tepat) inilah nyang sering dijadi’in ’sasaran tembak’ empuk buat orang-orang nyang mo cari kekurangan dari suatu Ajaran.
Hindu, Budha, Kristen, Islam dan semua Agama nyang lain pasti punya ‘titik-titik lemah’. Bahkan sekarang kite bise aja membuat ‘Agama X’ baru nyang nurut kite ‘paling reformis’ dibandingin ame Agama-Agama nyang ude ade.
Tapi…. ntar 100 taon lagi, ‘Agama X’ ini bise aje dibilang agama kuno lah, kaga ngikutin perkembangan dan tuntutan jaman lah, de-el-el.
Ane kaga tau, siape dan atas dasar ape orang nyang bilang kalo Nabi Muhammad SAW adale seorang Nabi Reformator. Ane kaga peduli itu. Nyang ane yakinin adale, sama seperti Confusius, Budha Gautama, Yesus Kristus dan Nabi-Nabi Besar laen nyang merupakan para PendahuluNya; Nabi Muhammad SAW adalah Pembawa Firman Tuhan dengan Ajaran Islam nyang diyakinin oleh kaum Muslim sebagai Ajaran Pembawa Rahmat dan Kedamaian bagi Alam Semesta dan seluruh Umat Manusia.
Ane yakin KITA semua bukan mo ‘adu jago’ kan? Nabi-Nabi Besar tersebut jangan dijadi’in ‘ayam adu’, dan sebaiknya forum ini jangan dijadiin arena sabung ayam.
Okeh Bang? Pis…
[reply to this comment]
Agam reply on 10 July 2008:
Perkembangan agama sesuai dengan perkembangan pemikiran manusia tetapi dipengaruhi juga vested interest atau gengsi dari umat agama yang bersangkutan.
Ajaran yang tidak logis atau sudah tidak sesuai lagi dengan trend masyarakat pada saat itu atau menghambat perkembangan agama akan dihapuskan oleh agama berikutnya. Sebagai contoh ; Agama Yahudi mengenal adanya dietary restriction, yang artinya tiadk semua makanan boleh dimakan. Dietary restriction ini juga dipatuhi oleh Yesus sebagai anggota komunitas Yahudi. Namun Paulus melihat kalau ajaran ini diteruskan, Kristen akan sulit dijual orang-orang non-yahudi, jadi Paulus (bukan Yesus) yang menghapuskan dietary restriction sehingga dapat kita saksikan sekarang orang Kristen bebas makan babi, anjing, tikus dsb.
Paulus juga menghapuskan kewajiban khitan (circumcision) untuk pria. Padahal siapa sih Paulus itu ? Waktu Yesus masih hidup, Paulus bukanlah murid atau pengikut Yesus. Malah Paulus memusuhi pengikut2 Yesus. Setelah kesamber gledek di-Damascus,baru Paulus jualan Yesus.
[reply to this comment]
rizieq reply on 10 July 2008:
@Agam
“Perkembangan agama sesuai dengan perkembangan pemikiran manusia tetapi dipengaruhi juga vested interest atau gengsi dari umat agama yang bersangkutan.”
> dan hal tersebut terjadi di semue Agama, selama kaga ade nang dirugi’in, sah-sah aje.
“Ajaran yang tidak logis atau sudah tidak sesuai lagi dengan trend masyarakat pada saat itu atau menghambat perkembangan agama akan dihapuskan oleh agama berikutnya. Sebagai contoh ; Agama Yahudi mengenal adanya dietary restriction, yang artinya tiadk semua makanan boleh dimakan. Dietary restriction ini juga dipatuhi oleh Yesus sebagai anggota komunitas Yahudi. Namun Paulus melihat kalau ajaran ini diteruskan, Kristen akan sulit dijual orang-orang non-yahudi, jadi Paulus (bukan Yesus) yang menghapuskan dietary restriction sehingga dapat kita saksikan sekarang orang Kristen bebas makan babi, anjing, tikus dsb.”
> logis ato kaga logis tuh relatif banget. namanye juga logical thought approachment. ayat mane nyang bilang ato ngeindikasi’in kalu Yesus patuh ame dietary restriction law? dan ayat mane nyang ngindikasi’in kalu Paulus ngehapus dietary restriction law?
Komen ente adalah komen sepihak. Komen nyang kaga ade fungsinye. Mo sunat kek, mo engga kek, itu pilihan. Jawab neh pertanyaan ane: ’sunat klitoris untuk perempuan dalam Agama Islam tuh aturan dari siape?’
Fungsinye ape?
Kalu ente punya anak perempuan, mo disunat? Nenek, ibu, istri, sudare perempuan ato anak perempuan ente (kalu punye) pade disunat kagak?
Siape Paulus? Ane minat mo tau? Tanya dulu ame Sudare-Sudare Kristen nyang ngerti sejarah perkembangan Kristen, baru nulis komen.
Lagi-lagi komen ente nunjukin kalu ente pingin dinilai terpelajar dan berwawasan tapi comment value-nye nol besar. Belajar dulu sonoh!
Ape ente ngerase ude jadi umat beragama nyang baek? Tebel bener urat malu ente.
kek… kek… kek…
Escobar reply on 10 July 2008:
Kenapa sunat tidak diharuskan lagi, itu ada ceritanya.
Begini ceritanya……
pada zaman Paulus hidup, ada seorang anak muda yang akan menikah pergi ke mantri minta untuk di kebiri.
setelah selesai di kebiri dia pulang dengan hati puas. tapi sesampai nya di rumah dia merasa ada yang kurang lengkap. setiap hari dia mikir ttg itu.
nah pada hari pernikahan, selagi ngumpul2, dia mendengar ada dua orang bapak yang sedang ngobrol.
“Eh anak mu yang paling kecil udah di sunat belom?”.
langsung deh anak muda itu lompat sambil teriak, “ITU TUH YANG GUA MAKSUD, GUA PENGEN DI SUNAT BUKAN DI KEBIRI !!!”.
KitriDewi reply on 10 July 2008:
Ajaran itu kan kalau tidak salah berarti syariat ya.
Menurut pemahaman saya, misi Yesus dengan Musa dan Muhammad tidak sama. Musa dan Muhammad membawa syarikat, tetapi Yesus tidak karena memang Dia datang bukan untuk membawa agama atau ritual agama. Kalau Musa dan Muhammad lebih menekankan pada yang boleh dan tidak boleh, Yesus lebih kepada mindset dan attitude terhadap diri sendiri dan terhadap kehendak Allah.
Maksud saya begini, kalau Musa dan Muhammad membawa peraturan, do’s and dont’s, Yesus menekankan pada bagaiman attitude dan mindset yang benar dan berkenan di hati Allah dalam menjalankan segala aturan itu, dalam hubungan dengan Allah, maupun dengan sesama manusia. Kalau diibaratkan dengan bahasa Total Quality Management (TQM), Musa dan Muhammad membawa Standard Operating Procedures yang kemudian oleh para pemimpin agama berikutnya diterjemahkan lagi lebih rinci menjadi Working Instructions, Yesus membawa Policy Statement, yang memberi roh kepada semua peraturan dan prosedur, untuk dijalankan dengan spirit dan hati yang sesuai dengan kehendak Allah yang sesungguhnya. Sehingga kalau Musa dan Muhammad membawa peraturan seperti jangan membunuh, jangan mencuri, dirikanlah sholat, berpuasa sekian hari dengan cara begini dan begitu, Policy Statement Yesus: Kasihilah Allah Tuhanmu dengan segenap akal budimu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Orang yang punya hati dan spirit yang mengasihi Tuhan dengan segenap akal budi dan mengasihi sesama seperti diri sendiri, tidak akan terlalu kesulitan untuk tunduk dengan spirit dan attitude yang benar, repeat – dengan spirit dan attitude yang benar - terhadap semua peraturan, dan procedures tadi, selama ini tidak bertentangan dengan spirit yang terkandung dalam Policy Statement. Ini kalau mengibaratkan pakai bahasa TQM, ada Policy Statement - Standard Operating Procedures - Work Instructions.
Sepertinya itu pula sebabnya ada istilah Hukum Taurat dan ada Syariat Islam, tetapi tidak ada istilah Hukum Kristen atau Syariat Yesus.
Bagi orang Kristen, malah misi dari kedatangan Yesus di dunia bukan hanya itu, tetapi yang paling utama adalah untuk membuktikan bahwa Allah sangat mengasihi manusia, dan tidak ingin manusia yang berdosa binasa dan terpisahkan dari kasih Allah, dengan menyediakan diri mati di kayu salib sebagai orang terkutuk dan masuk neraka, sebagai ganti dari jiwa-jiwa manusia berdosa.
Saya tahu ini bukan sesuatu yang mudah dipahami bagi orang non-Kristen, tetapi semoga penjelasan ini bisa membantu, mengapa orang Kristen percaya kepada kematian Yesus di kayu salib untuk menebus dosa (mohon maaf sebelumnya bila ada yang tidak berkenan, tetapi niat saya murni hanya sharing menurut iman dan pemahaman saya sejauh ini):
Allah sendiri yang membuat ketetapan bahwa upah dosa adalah maut (mati), tidak ada toleransi untuk dosa, harus ada penebusan yang benar-benar setimpal bagi yang berdosa, otherwise dibuang ke neraka, menjadi milik Iblis. Allah juga yang membuat ketetapan bahwa terang tidak dapat bersatu dengan gelap. Maha Suci Allah tidak bisa bersatu dengan setitik dosapun. Sementara Iblis (yang semula malaikat), ketika dibuang bersumpah bahwa dia akan menyesatkan manusia sedemikian rupa sehingga manusia jatuh ke dalam dosa, terikat terjerat dalam kegelapan dan tidak bisa merasakan kebaikan Allah dan dengan demikian tidak bisa bersyukur. Jiwa-jiwa yang berdosa menjadi miliknya. Ketetapan ini sifatnya universal, di Alkitab maupun di Al Quran menyiratkan ketetapan ini.
Allah Maha Kuasa, sebenarnya bisa saja berbuat sesukaNya untuk merebut jiwa-jiwa manusia yang diinginkanNya kembali dari cengkeraman maut. Tetapi di lain pihak Allah juga Penguasa yang konsisten dengan peraturanNya sendiri, tidak mencla mencle. Allah tahu jiwa-jiwa ini sudah berdosa, Allah juga tahu bahwa jiwa-jiwa ini, mau menebus pakai apapun sebagai pertobatan dari dosa, selama masih dalam kedagingan sebagai manusia tidak akan pernah bisa spotless tanpa dosa. Tetapi karena kasihNya yang besar, Allah tidak ingin jiwa-jiwa ini binasa dan dibuang, Allah ingin jiwa kita hidup kekal dalam kebenaran bersama-sama Dia, tetapi tidak ada satupun penebusan yang setimpal, kecuali diriNya sendiri datang ke dunia, dalam Yesus Kristus, untuk mati dengan cara yang terkutuk dan rendah seperti layaknya pendosa, masuk neraka, sehingga jiwa-jiwa yang percaya dibebaskan. Kenapa salib? Allah memilih tempat di mana di situ orang kalau sampai dihukum salib, berarti dia penjahat besar dan orang terkutuk, tidak layak dikasihani. Salib adalah symbol kutuk. Darah Maha Suci ini tertumpah sebagai pendosa dan paling terkutuk, semua kemuliaan ditanggalkan, “ngalahi” turun ke dunia orang mati demi membebaskan jiwa yang dipenjara kuasa gelap dan kematian. Begitu Yesus mati dan bangkit pada hari ke tiga, kuasa maut dikalahkan, dan jiwa saya orang berdosa ini dimerdekakan dari penjara maut dan hukuman mati kekal.
Apakah dengan demikian berarti orang Kristen boleh berbuat dosa sesukanya karena sudah ditebus? Biasanya banyak kesalahpahaman di sini, banyak sekali dari teman-teman saya juga salah paham, kok enak sekali jadi orang Kristen sudah ditebus berarti boleh berdosa kapan saja mau. Sekali lagi ini masalah attitude dan gratitude. Allah mengtahui segala rahasia hati dan Allah melihat yang tidak kelihatan. Allah tahu mana yang benar-benar mengimani dengan syukur luar biasa karena diselamatkan, mana yang menganggap enteng, mana yang sekedar percaya apa kata Pastor dan Pendeta, mana yang betul-betul mengimani dan mengambil keselamatan itu sebagai bagian dari hidup dan pengalaman pribadinya. Ibarat seorang Bapa yang rela merendahkan dirinya, meninggalkan semuanya, kehormatannya, hartanya, hidupnya sendiri, untuk menderita dan malu masuk penjara atau dibelain menanggung malu cari utangan kesana kemari untuk menebus anaknya dari penjara supaya anaknya bebas, anak yang tahu menghargai kasih dan pengorbanan sang Bapa tidak akan melupakan itu. Si anak ini, walaupun dia tidak sempurna, walaupun dirinya sendiri tidak bisa menjamin tidak akan pernah melakukan kesalahan lagi, akan tahu dan selama-lamanya akan berterimakasih, hatinya akan dipenuhi rasa hormat dan cinta kepada Bapa yang telah menyelamatkan ini, dan dimulai dari attitude ini hidupnya akan berubah karena kasih seorang Bapa yang begitu besar, dan akan berusaha sekuat tenaga, dengan segenap akal budi dan pengertiannya, dengan segenap perasaannya, untuk selalu membuat sang Bapa tersenyum.
Saya juga menyadari, jangan kan kok orang non-Kristen, banyak sekali juga orang Kristen/Katholik yang tidak/belum paham betul mengenai hal ini yang seharusnya menjadi inti kekristenan. Saya masih ingat betul sejak kecil sampai remaja, semua guru agama Kristen maupun katholik mengajarkan kenapa Yesus datang ke dunia ini dengan ilustrasi yang sangat salah: Tuhan datang untuk memanggil orang-orang berdosa, supaya manusia tidak takut, maka Tuhan datang menjelma sebagai manusia. Kalau kamu mau berburu rusa, supaya rusanya ndak takut kamu dekati, kamu harus pakai pakaian yang mirip rusa. Titik. Terus kenapa kok pakai acara menebus dan mati di kayu salib? Ya itulah kehendak Tuhan. Titik. Dan tentu saja bagaimana saya mau menghayati kalau tidak mudheng. Begitu banyak, seperti Yesus sendiri berkata “orang buta menuntun orang buta”. Saya juga melihat ini terjadi bukan hanya di kalangan Kristen saja, tapi di semua agama, orang, tanpa disadarinya, mengajarkan sesuatu yang keliru kepada orang yang tidak tahu. Itu pula sebabnya Kristen satu dengan yang lainnya bisa berbeda, Islam satu dengan lainnya bisa berbeda untuk satu hal yang sama dari agama yang .dianutnya.
Maaf jadi berpanjang-panjang dan jadi sharing mengenai inti dari iman kekristenan. Saya kesulitan menjawab manakah dari aturan yang dibawa Yesus yang diperbarui Nabi Muhammad. Kalau masalah zakat, ini sejak jaman Abraham sudah ada aturan perpuluhan, di jaman Yesus di dunia dan sampai sekarang masih berlaku baik di agama Islam maupun Kristen walaupun aturan jumlahnya berbeda antara Islam dan Kristen. Sholat yang saya tahu sejak jaman Ayub. Menurut buku yang ditulis Bambang Noorsena (yang mendedikasikan hidupnya untuk mempelajari Kekristenan Timur – ISCS – Institute of Syriac Christianity Studies) malah menceritakan gereja-geraja Kristen di Timur Kristen Koptik mengajarkan sholat juga 7 kali sehari, mulai jam 6 pagi sampai jam 12 malam dan itu juga berdasarkan Al-kitab. (Tetapi ini banyak diselewengkan di dalam film Ayat-Ayat Cinta – tapi maklumlah film ini buatannya Raam Punjabi, dan kita tahu kualitas film buatan orang ini seperti apa).
Yesus tidak membawa syariat keagamaan. Kekristenan lahir justru setelah kematianNya. Nabi Muhammad lah yang membawa agama, makanya mungkin inilah mengapa jadi berbeda dari hukum agama sebelumnya yaitu hukum Taurat, agama Yahudi. Mungkin ini pula sebabnya lebih banyak pertentangan antara orang beragama Islam dan orang beragama Yahudi. Memang banyak saudara-saudara kita orang Islam yang menganggap bahwa, karena Islam agama yang terakhir sampai akhir jaman, Islam itu mengkoreksi agama-agama sebelumnya. Kalau ini boleh-boleh saja karena ini masalah keyakinan yang berbeda, saya juga tidak akan protes hanya karena tidak sesuai dengan iman saya. Saya bahkan menganggap Kekristenan bukan sebuah agama, bukan mengenai ritual symbol keagamaan, tetapi lebih pada relationship dengan Allah yang hidup.
Memang ada banyak perbedaan dan pertentangan antara apa yang ditulis di Alkitab dan di Al Quran. Sebagian orang Islam menganggap Alkitab itu yang salah karena banyak ayat2 yang dihilangkan, sedangkan Al Quran yang dijamin oleh Allah sendiri untuk tidak pernah disesatkan. Demikian pula sebaliknya, ada orang Kristen juga menganggap Al Quran itulah yang diselewengkan. Bahkan saya pernah baca artikel mengenai Al Quran, yang ini lebih ekstrim lagi, katanya ada beberapa bagian di Al Quran yang tersusupi ayat satanic. Dan masih banyak lagi yang saya temukan di mana antara penganut Islam dan Kristen dan Yahudi yang saling menyalahkan, dan ini terjadi ketika syariat dan ritual keagamaan diperbandingkan dan dibuat berseberangan dengan attitude untuk meyalahkan.
Saya memilih tenang-tenang saja, yep memang berbeda. Satu hal yang sama, pemeluk Yahudi, Kristen, Islam sama-sama menyembah Allah yang disembah Abraham, dan sama-sama menantikan kedatangan Jeshuah Hamashiah/Yesus Kristus/Isa Al Masih yang kedua kali di akhir jaman dan memerintah dunia dengan damai sejahtera. Ini ada di Alkitab (Wahyu – The Book of Revelation) dan ada di Al Quran dan Hadist.
Terus terang saja, sebelum saya mengerti mengenai hal ini di Alkitab, saya sudah membaca yang menurut versi Al Quran dan Hadist, dan itu sungguh indah dan agung sekali dan membuat saya menjadi lebih tertarik untuk berusaha memahami yang versi Alkitab. Di kalangan orang Kristen sendiri bagian terakhir dari Alkitab yaitu Revelation ini yang paling susah dipahami. Bagi saya pribadi malah akhir-akhir ini saja saya lebih ngeh setelah seorang teman membantu memberikan rekaman video yang memang membahas khusus soal kedatangan Jeshuah/Yesus/Isa yang ke dua kali.
Dua-duanya, Al Quran-Hadist dan Alkitab sama-sama menuliskan bahwa:
1. Berbeda dengan kedatanganNya yang pertama kali di dunia yang lahir dalam bentuk bayi, pada kedatanganNya yang ke dua kali nanti langit akan terbuka terang benderang di penuhi cahaya Ilahi, orang tidak harus saling memberitahu menelpon satu sama lain untuk mengabarkan bahwa Isa datang, tetapi seluruh umat manusia di dunia akan langsung melihat. Dua2nya mengatakan wajah Isa terang benderang seperti sinar matahari di siang bolong. Alkitab menggambarkan di kepalaNya ada mahkota bersusun-susun sehingga semua orang tahu Yesus is Lord of Lords, King of Kings. Di Hadist menggambarkan ketika Isa mengangkat muka, keringat di dahiNya bertaburan berkilauan seperti permata.
2. Didahului peperangan dasyat antara semua malaikat Allah dengan malaikat Dajjal, Yesus/Isa berperang sendiri mengalahkan Setan/Dajjal yang sudah menyesatkan dan memaksa umat manusia untuk tunduk kepadanya, dan merebut kembali keimaman/kepemimpinan umat. Di Hadist menyebutkan Dajjal luruh seperti garam larut dalam air hanya dengan sepandangan mata oleh Isa.
3. Orang hidup dan mati akan diadili.
4. Yesus/Isa akan memerintah dunia dalam peradaban baru. Di Al Quran/Hadist digambarkan setelah hancur luluh karena bencana yang lebih dasyat dari yang pernah terjadi, dunia akan dipulihkan kembali seperti semula seperti jaman Adam dan Hawa di mana binatang tidak lagi menyengat, tidak ada penyakit dan kesedihan karena Isa menyeka airmata setiap orang yang remuk hati. Di Alkitab disebutkan, setelah dunia dan semua pemerintahan dihancurkan selama periode tribulation, dunia diciptakan kembali dengan peradaban kembali seperti semula jaman Adam dan Hawa dan ini kekal.
5. Tidak ada agama A, B, C, pemerintah A, B, C, tetapi umat Allah dipersatukan sebagai satu jemaat dalam kepemimpinan Isa. Di Al Quran/Hadist dikatakan Isa yang menjadi Imam memimpin umat sholat jamaah.
6. Pada jaman pemerintahan Isa ini, di Alkitab menyebutkan semua orang tidak akan menginginkan hal yang lain selain memuji Tuhan, di Hadist dikatakan bahwa dengan keimaman Isa, satu rekaat sholat jauh lebih berharga dari apapun di dunia.
Tapi kenapa tetap saja ada perbedaan yang bertentangan?
Al Quran mengajarkan Isa AL Masih manusia biasa, hanya lahirnya saja yang istimewa, diciptakan “dari” Firman Allah lahir melalui perawan Maryam, datang ke dunia hanya untuk orang-orang Yahudi, tidak ada ceritanya persekutuan Allah Bapa Allah Putra dan Allah Roh Kudus, karena Roh Kudus itu sebearnya adalah Malaikat Jibril, bukan Allah, dan kafirlah orang yang menyebutkan Yesus itu Tuhan. Al Quran juga mengajarkan bahwa yang mati di kayu salib bukan Yesus, tetapi Allah menukar dengan orang lain yang mirip Yesus. Demikian pula sebaliknya, orang orang Kristen berkeyakinan bahwa Yesus adalah Firman (Allah sendiri), Yesus adalah Alpha Omega, yang awal dan yang akhir, sudah ada sejak sebelum awal penciptaan (kitab Genesis “pada mulanya adalah Firman”) yang akhir sampai kekekalan, bersuka cita bahwa mereka sudah mengikuti Yesus sejak awal sebelum kedatanganNya yang kedua kali, dan yang tidak percaya bahwa Jesus is Lord and Savior dalam persekutuan Allah Bapa (Asal) Allah Putera (Firman) dan Allah Roh Kudus, adalah Anti-Christ.
Apa kata Tuhan nanti pada hari penghakiman? Manakah yang benar? Siapakah yang sesat? Siapakah yang pengikut Dajjal? Biarlah Tuhan sendiri yang membukakan misteri ini di akhir jaman, karena akan sangat percuma kalau sekarang ini kita sendiri yang malah rebut saling menjelekkan dan merendahkan. Nah daripada memperbandingkan mana yang benar dan salah dari semua perbedaan, agama mana mengkoreksi mana, menurut saya biarkan semuanya terjadi menurut kehendak Allah, toh semuanya akan dibukakan nanti di akhir jaman. Lebih baik memeprsiapkan diri menurut iman dan keyakinan kita lakukan yang terbaik sambil menanti kedatangan Isa yang kedua kali di mana kita semua akan dipersatukan dalam iman dan satu jemaat Allah yang Maha Kuasa.
Perjalanan kita masih sangat panjang, dari bumi ini menuju kekekalan. Selamat menempuh perjalanan.
[reply to this comment]
irawan reply on 10 July 2008:
terimakasih atas pencerahan mbak kitri dewi saya baru buka blog ini, karena saya mempunyai minat benar untuk mencari kebenaran antara islam dan kristen. ada yang mau saya tanyakan.. apakah Tuhannya abraham/ibrahim, Yakub bernama Allah?
[reply to this comment]
KitriDewi reply on 11 July 2008:
Mas Irawan,
Pertama, kalau mau membicarakan agama Islam dan Kristen, atau agama apapun yang berbeda dengan agama kita sendiri, saya sarankan bukan dalam rangka mencari kebenaran. Mencari kebenaran dari manusia hanya akan membingungkan, apalagi kalau itu disebabkan karena keragua-raguan terhadap apa yang selama ini kita yakini. Saya katakana ini karena kalau tanya ke saya dan kebetulan saya orang Kristen saya pasti akan menjawab yang benar ya Kristen, dan kalau saya kebetulan pemeluk Islam saya pasti akan bilang Islam itulah agama yang benar dan haq. Menanyakan sesuatu mengenai agama lain sebaiknya dalam rangka mencari pengertian sehingga kita bisa memahami pemeluk agama yang lain, mengapa mereka melakukan sesutau yang berbeda dari agama yang kita anut sendiri, dan dengan demikian kita bisa menerima pemeluk agama lain sebagai sesame yang layak dihargai.
Sekarang menjawab pertanyaan apakah yang disembah Abraham Ishak Yakub ini juga bernama Allah. Menurut pengertian yang saya dapat, Tuhan itu punya banyak nama julukan. Abraham juga menyebut El Shaddai, istri Abraham, Hagar, juga menyebut El Roi (Allah yang Maha Melihat) dan masih banyak lagi seperti El Ellyon, El Sali, Jehova Zireh, dan seterusnya seperti juga di Al Quran selain Allah, juga ada nama-nama julukan Allah yang lain seperti Al Karim, Al Haq, Ar Rahman, Ar Rahim (dan seterusnya dalam Asmaul Husna).
Kata allah ini dari bahasa Arab yang diadopsi bahasa Indonesia, dan dalam bahasa Ibrani adalah elohim, artinya sesembahan (yang disembah). Untuk membedakan antara satu-satunya Yang Maha Kuasa Yang Maha Pencipta dengan ilah-ilah lain, maka dalam bentuk tulisan di Alkitab dibuat berbeda dengan huruf capital, sehingga menjadi Allah/Elohim. Di Alkitab orang Kristen ada ayat sangat tegas Tuhan memperkenalkan diriNya kepada Abraham untuk menyebutNya “Yang Maha Kuasa Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub” (dalam bahasa Ibrani Elohim Abraham, Elohim Isaac, Elohim Jacob, dalam terjemahan bahasa Inggris The Almighty God of Abraham, God of Isaac God of Jacob) – semuanya artinya sama Yang Maha Kuasa yang disembah oleh Abraham, Isaac, dan Yakub.
Al Quran juga menyiratkan hal ini dan secara tegas menyebutkan Abraham/Ibrahim adalah orang muslim – bukan pemeluk Islam karena jaman itu agama Islam belum ada. Muslim di sini dalam pengertian orang yang menyerahkan dirinya kepada Allah/Elohim.
Dengan pengertian di atas, saya menyimpulkan bahwa Allah yang disembah orang Kristen maupun orang Islam adalah Allah yang sama yang disembah Abraham, Ismael, Isaac, dan Yakub. Kalau ada orang Islam bilang bahwa Allah yang disembah orang Islam tidak sama dengan yang disembah orang Kristen, itu berarti mengingkari apa yang tertulis di Al Quran, karena kalau Ibrahim tidak menyembah Allah Yang Maha Kuasa, dia pasti tidak disebut sebagai orang mukmin di Al Quran.
Tapi kemudian orang akan dibingungkan, why oh why, kalau orang Islam dan Kristen menyembah Allah yang sama yang disembah Abraham, kok dalam banyak hal selain kesamaan ini, banyak bertentangan. Mana yang benar? Mana yang harus dipegang sebagai kebenaran? Islam atau Kristen? Bagaiman saya harus memilih? Nah kalau ini yang anda rasakan, saya sarankan jangan bertanya kepada manusia, tetapi datanglah kepada sumber kebenaran itu sendiri yaitu Allah, dengan rendah hati dan niat bersih minta Allah sendiri yang memberikan revelation, sebenarnya anda dipanggil sebagai orang Islam atau orang Kristen atau apa. Terus supaya netral terlepas dari agama apapun, bagaimana sebaiknya?
Saya kenal seseorang yang juga mengalami hal ini, sudah baca semua kitab dan tanya-tanya dari teman-teman lain, tetapi malah bingung mana yang benar, dan akhirnya memutuskan untuk datang berdoa kepada Tuhan, secara netral, tidak pakai cara Islam maupun Kristen, tidak menyebut Yesus, maupun Muhammad, tidak ke mesjid, gereja, mauoun synagog, tapi datang kepada Allah Abraham, Allah Isaac, Allah Yakub, dengan bahasa sendiri, setiap hari. Pikir dia ini yang netral seperti bagaimana Abraham berdoa dan menyembah Elohim/Allah, tanpa ada campur tangan agama Islam, Kristen, maupun Yahudi.
Dia tidak cerita akhirnya dia memilih agama apa, tetapi dia mengatakan bahwa ternyata Allah yang disembah Abraham itu memang bukan Tuhan bisu tuli, tapi Maha Mendengar dan Maha Murah dalam menjawab setiap doa yang dipanjatkan dengan hati yang murni haus akan kebenaran. Katanya lagi, Allah berbicara dan memberi ilham dan pengertian kepadanya setiap hari melalui apa saja yang dia temui, ada saja dari kehidupan sehari-hari di mana dia merasakan Tuhan sendiri yang memberikan jawaban-jawaban dari apa yang sedang dicarinya.
Demikian.
kevin reply on 11 July 2008:
@ KitriDewi
Saya ingin memberikan sedikit tambahan sejarah kaitan antara Nabi Ibrahim, Musa, Isa dan Nabi Muhammad. Mohon dikoreksi kalo saya salah. Seperti diketahu bangsa arab dan yahudi itu masih saudara sama 2x keturunan Nabi Ibrahim. Sehingga Nabi Ibrahim disebut bapa para Nabi. Nabi Ibrahim mempunyai anak yg bernama Nabi Ishak dan Nabi Ismail. Bangsa Yahudi berasal dari keturunan Nabi Ishak sementara Arab berasal dari Nabi Ismail. Tuhan banyak menurunkan Nabi Nabi dari keturunan Ishak sehingga tidak salah kalo sampai sekarang bangsa yahudi selalu mengaku sebagai bangsa pilihan Tuhan dan soal itu dijelaskan juga dalam Alquran. Tapi ingat bangsa yahudi juga terkenal sebagai bangsa yg disamping cerdas juga keras kepala dan selalu berbuat dzalim kepada Nabi Nabi yg diturunkan kepada umat yahudi bahkan Nabi terakhir dari umat yahudi yakni Nabi Isa berusaha untuk dibunuhnya melalui tiang salib. Ada suatu analisa dari seorang pemikir muslim bahwa kedatangan Nabi Isa yg lahir hanya dari seorang ibu yahudi tanpa ayah (istilahnya setengah yahudi)adalah merupakan simbol peringatan terakhir Tuhan kepada bangsa yahudi sekaligus sebagai “kesabaran terakhir” Tuhan. Seolah olah Tuhan ingin memberi ultimatum kepada bangsa yahudi : Seandainya Nabi Isa ini juga ditolak oleh kaum yahudi maka Nabi berikutnya akan datang bukan dari ibu yahudi maupun bapa yahudi. Karena Nabi Isa faktanya ditolak oleh kaum Yahudi maka Nabi berikutnya yakni Nabi Muhammad datang bukan dari keturunan Ishak (yahudi) tapi dari keturunan saudaranya Ishak yaitu Nabi Ismail. Kesabaran Tuhan pun sudah habis maka Tuhan menurunkan Adzab bagi bangsa yahudi dengan membuatnya terusir dari tanah airnya tercerai berai ke seluruh dunia selama hampir 3000 tahun. Tapi bagaimanapun Tuhan mempunyai Sifat Maha Kasih dan Penyayang maka sebagaimana dinubuwatkankan dalam Alquran bahwa di akhir zaman bangsa yahudi akan dikumpulkan kembali dan ramalan itu telah terbukti sekarang bangsa yahudi telah berkumpul kembali di tanah yg telah diduduki oleh bangsa palestina meski secara hukum internasional tanah tersebut secara sah menjadi milik bangsa Palestina.
Salam
kevin reply on 11 July 2008:
@KitriDewi
Ini komen sy yg kedua terhadap tulisan anda. Disini sy hanya ingin menggarisbawahi terkait dg kedatangan Nabi Isa yg kedua kali di akhir zaman. Dari cara anda menjelaskan, maaf, sy seperti membaca buku dongeng. Ibu Kitri Dewi harus ingat pesan 2x dlm ayat/Firman atau hadis kadang disampaikan dengan bahasa bahasa simbol, kita tidak bisa menterjemahkan secara “leter leuk” persis apa adanya yg tersurat. Ini kadang yg membuat kita punya persepsi yg berbeda terhadap satu ayat/firman atau hadis yg sama. Kalo Tuhan menulis rinci/detil setiap sejarah masa lalu atau nubuwatan (ramalan) maka mungkin kitab Taurat,Injil atau Alquran tebalnya bisa sampai puluhan meter. Contoh dlm suatu hadis dikatakan bahwa di akhir zaman bumi akan mengecil. Itu tdk bisa diartikan bahwa secara fisik diameter bumi akan mengecil tapi itu suatu ramalan tentang kemajuan teknologi transportasi dan telekomunikasi mis. kalo dulu kita pergi ke amerika dari indonesia bisa memakan waktu bulanan mungkin setahun lebih maka jaman sekarang dg pesawat terbang bisa dalam hitungan jam seolah olah bumi makin mengecil; bgt jg kita nonton live Euro seolah olah kita berada di Austria/Swis. Nah terkait Dajjal pun di suatu hadis dikatakan bahwa sosok dajal itu digambarkan tangannya mampu menyentuh langit dan kakinya menginjak laut hanya sampai tumit. Apakah kita akan mengartikan bahwa sosok dajal seprti manusia Hulk atau binatang Gozila lalu Nabi Isa akan bertempur dengan mahluk tersebut seprti spiderman melawan si manusia pasir. Bukankah Tuhan menurunkan para Nabi dengan tujuan untuk memperbaiki moral manusia ? makanya Nabi Isa akan diturunkan di akhirf zaman untuk memperbaiki moral manusia yg sudah brobok di semua lini kehidupan bukan bertempur dg “mahluk asing”. Lalu apa maksud hadis diatas ? seorang ulama menjelaskan bahwa dajal itu adalah suatu simbol negara yg telah mnguasai teknologi angkasa luar dan teknologi laut (kapal selam dll) yg paling maju yg para pemimpinya punya sifat buruk yakni yg ingin menguasai dunia dengan segala cara kepentingan dan kemajuan negaranya sendiri dan membuat negara negara lain menjadi miskin dan tergantung sama negara tersebut. Nah tugas Nabi Isa itulah untuk untuk memperbaiki moral para pemimpin negara tsb agar tercipta dunia yang aman dan damai. Lalu siapa negara tsb ? silahkan bu KitriDewi analisa sendiri.
Pis
[reply to this comment]
KitriDewi reply on 11 July 2008:
Mas Kevin …
Saya tidak bisa banyak mengomentari tulisan yang pertama karena analisa itu menurut iman dan kepercayaan Islam. Dan inilah salah satu perbedaan antara Islam dan Kristen.
Keyakinan orang Kristen berdasarkan Alkitab, kelahiran, kematian Yesus di kayu salib, kebangkitanNya dan apa rencana Allah dengan semua itu bagi umat manusia sudah dinubuatkan oleh Nabi Yesaya ratusan tahun sebelum Yesus lahir, dan tidak ada ceritanya Tuhan habis sabar karena Yesus ditolak oleh bangsa Yahudi kemudian menurunkan Nabi dari keturunan Ismael.
Bangsa Yahudi yang menolak Yesus juga bukan kalangan orang tak bermoral, tapi justru dari kalangan yang sangat dianggap bermoral tinggi, yaitu para pemuka agama Yahudi, yang punya pengaruh besar terhadap sistem pemerintahan, makanya cara mereka menangkap Yesus juga bukan pakai masa keagamaan sejenis FPI di Indoensia jaman sekarang, tetapi pakai tentara pemerintah Romawi.
Saya sudah ceritakan dalam tulisan sebelumnya hari ini bagaimana hati Yesus kepada orang-orang pendosa di kalangan masyarakat Yahudi, dan bagaimana pandanganNya terhadap para pemuka agama –> menurut Alkitab lho.
Yang anda tuliskan itu memang benar seperti itu menurut Al Quran, dan sejak awal menulis di sini, saya sudah katakan banyak perbedaan kisah dan cerita antara yang tertulis di Al Quran dan yang di Alkitab. Saaaangat jauh berbeda, dan mau kita diskusikan 3 hari 3 malam tidak akan ketemu mana yang benar, selain yang benar menurut orang Islam ya yang tertulis di Al Quran, dan yang benar menurut orang Kristen ya yang tertulis di Alkitab.
Seperti saya katakan juga sebelumnya, biarlah perbedaan itu dibukakan sendiri oleh Sang Pemilik Kebenaran nanti di akhir jaman.
Mengenai tulisan yang ke dua, saya setuju bahwa apa yang tertulis di Al Quran dan Hadist maupun Alkitab mengandung makna prophetic yang memerlukan perenungan dan study lebih dalam.
Yang saya ceritakan dalam tulisan saya mengenai hal ini adalah apa yang tertulis, bukan apa yang tersirat. Terus terang saja kalau sampai masuk pada apa yang tersirat, apa yang dimaksud dengan Dajjal, apa yang dimaksud dengan Isa memimpin sholat dsb menurut AL Quran dan Hadist, atau apakah yang dimaksud dengan makhluk Anti Kristus, manakah yang dimaksud dengan 7 jemaat Allah, apakah yang dimaksud 7 cawan, 7 bintang, dan seterusnya menurut Alkitab maupun Al Quran saya masih perlu banyaaak belajar.
Demikian.
Wih! Hari ini saya menulis banyak sekali ya sejak tadi malam. Sebentar lagi saya pasti dikasih hadiah sama BolgBerita.net
BLOG BERITA: pengen sih kasih hadiah. tapi tak enak bilangnya di sini, nanti ada yang…
@ Bang Kavin…
@ Bang Rizieq…
@ Bang Agam …
@ Bang Miun…
Hallo….hallo…., pade kemane semuanye…?
Ada pertanyaan dari bang Olanto and ilmu ane masih dangkal jadi, ane belum bisa jawab.
Apakah ada yang bisa bantu ane untuk menjawab pertanyaan Olanto?
Plis donk akh…..
[reply to this comment]
Sekedar menanmbahkan ulasan dari mas Kitri, Yesus tidak membawa agama. Istilah Kristen/Christian sebenarnya mengacu kepada orang yang percaya bahwa Yesus itu Kristus/Christ/Messiah/Al-Masih/Messias. Dalam pengertian ini orang Islam yang mengimani bahwa Yesus adalah Isa Al-Masih sebenarnya Kristen juga.
Awalnya Kristen merupakan sekte atau sempalan dari Yahudi/Yudaisme, dan pemisahan Kristen dari agama induknya berjalan secara pelan-pelan (gradually) yang berlangsung selama 300 tahun. Salah satu perbedaan yang mencolok adalah Kristen juga diedarkan untuk kalangan non-yahudi dan untuk bisa mencapai target market itu ada beberapa penyesuaian yang dilakukan oleh Paulus, termasuk dengan pencitraan bahwa Yesus adalah Tuhan yang merupakan cikal bakal dari konsep trinitas. Pencitraan mengenai Yesus sebenarnya banyak meminjam dari citra Horus, anak dari Osiris yang ada di-mythology mesir
[reply to this comment]
rizieq reply on 10 July 2008:
@Agam
kek… kek… kek….
baru baca Da Vinci Code aje ude bangga….. sekalian tumplekin aje tuh seluruh isi buku ke komen box. paling-paling Bang Blog Berita ngamuk.
ente bikin sekuelnye deh: The Unyil Code, jadi imajinasi ente dari hasil nyimeng ame bakat rabies nyang terpendam bise disalurin abis. okeh.
na… na… na….
[reply to this comment]
Agam reply on 10 July 2008:
Da Vinci Code itu sebenarnya fiksi tapi laris banget di-negara2 yang penduduknya katanya beragama Kristen. Tolong sebutin halaman berapa yang gua kutip ?
na… na… na….
[reply to this comment]
rizieq reply on 10 July 2008:
@Agam
makanye laris, soalnye fiksi. dan si Dan Brown tuh kaga difatwa mati ame Paus.
ente tau (pasti kaga tau, baca aje blon lancar ye), buku ‘Christianity and Islam: The Son and The Moon’ juge laris di Arab.
mo ‘ngetes’ ane? neh ane ‘tulungin’ :
halaman 298 & 299 alinea ketiga, 2 gambar di kanan atas. puasssss?????
wah gam, ente tuh cetek amat. baru baca segitu aje dah bangganye kaga ketulungan….
malu gam… malu…. ane tau kok, buat urusan otak ente ude kaga bise diarepin, buat urusan rabies ude kaga ketulung, tapi buat urusan malu masa kaga punya juge?
puihhhh….
rizieq reply on 10 July 2008:
@Agam
gam, saran ane, kalu masuk blog ini lagi, lebi baek ente ganti nama. itu pun kalu ente masi punye sedikiiiiiiiiiiiiiiiitttt malu.
pake nama ‘bahlul’ aje, keliatannye tuh nama sejiwa ame ente.
okeh? puiihhh…
Agam reply on 11 July 2008:
zieq, orang yang baca Da Vinci Code pasti pada ngetawain loe. Halaman 298 itu mengenai uskup yang lagi nunggu telpon dan halaman 299 mengenai langdon dan sophie yang ;agi naik truk
huek … kek … kek
Lagian Da Vinci Code kan menggambarkan bahwa Yesus sebenarnya kawin dengan Maria Magdalena dan punya keturunan. Apakah gua pernah menyinggung ini di postingan gua ?
Gua udah cek di-bible dan nggak ketemu ayat yang menyatakan Yesus itu menjomblo terus sampai akhir hayat. Padahal phenomena bujang lapuk untuk masyarakat Yahudi adalah phenomena yang sangat istimewa dan jika Yesus bener2 bujang lapuk pasti akan dimasukin dalam bible.
Mengenai Dan Brown, untung dia hidup di-jaman sekuler. Kalau dijaman inquisition pasti sudah dibakar hidup-hidup kayak Servetus yang tidak sependapat dengan konsep trinitas-nya kristen.
Coba tulung loe pelajari inquisition dan Servetus, siapa tau loe langsung keluar dari FPK (Front Pembela Kegoblokan)
okeh? puiihhh
rizieq reply on 11 July 2008:
@Agam
aih… aih… aih….
makanya duit jangan dipake nyimeng aje gam, beli dong versi lux edition-nye, nyang pake art paper, nyang ade gambar-gambarnye lengkap!
paya ni, buat beli buku aje kaga ade dana, ampe beli nyang bajakan. lebi penting beli cimeng ye?
bangga amat ame Da Vinci Code, ngerase napsu ente terpenuhin di buku itu ye?
masale di buku itu nyang nulis kalu Yesus Kristus married ame Marry Magdalene, kan ane sendiri nyang ngomong kalu buku itu adalah fiksi. nyang namanye fiksi ye gimane nyang nulis aje kan.
ane juga bise bikin buku, Da Cimeng Code, ntar ane tulis kalu ente sebenernye tuh manusia, tapi dikutuk ame Belzeebub jadi gini, ngepet, hobi menggonggong dan rabies.. (eh, tapi ini sih jadi based on true story dong, bukan fiksi ye…)
lagian kalu ente bilang kaga nemu’in ayat nyang bilang Yesus tuh (maaf) menjomblo sampai peristiwa penyaliban, ape ente juga bise nemu’in ayat tertentu di Injil nyang mengindikasi-in kalu Yesus itu menikah? (maap ye Sudare-Sudare nyang beragama Kristen, ane terpakse nulis ginian buat ‘memanusiakan’ si agam…)
kalu kaga ye kaga use komen. paling-paling argumentasi ente kaga jao dari Wedding at Canna ame Last Supper-nye Da Vinci ye…
ane ma’lum gam, referensi ente pan cuman Da Vinci Code doang, ya muter-muter di situ terusssss.
masala ngebandingin Dan Brown ame Servetius, ente ape kaga malu gam? Servetius tuh idup di abad berape?
Salman Rusdhie tuh idup di taon berape? Ibnu Warraq tuh taon berape? Abdullah Scafi taon berape? Abdullah El Araby taon berape? Taha Husein taon berape? Theo van Gogh taon berape?
ape secara kaga langsung ente mo bilang kalu sekarang Islam sedang berade dalam middle ages-nye?
gam, ane ude lama tidak ngikutin perkembangan FPK, sekarang ane lagi tertarik mempelajari aktifitas organisasi di mane ente duduk sebagai pendiri sekaligus ketua seumur hidup: FPI (Front Para Idiot)….
puassss gam? belon malu juge? gillleeee bener….. urat malu ente ude cacat seumur idup ye…
puihhhh….
rizieq reply on 11 July 2008:
@agam
silaken sudara agam berpikir kerasssss….. ajak temen-temen sekampung buat musyawaroh….
ane mo bobo dulu…
zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz……………………………………………………………………………………………
Agam reply on 11 July 2008:
wuah nggak nyambung rupanya
kesimpulannya, percuma loe nggak bakalan ngerti
loe kebanyakan makan babi sih. Loe nekat bener sih, Yesus aja yang jadi panutan loe nggak pernah makan babi. Loe ikut advent atau saksi yehwa aja dah biar lebih beradab
You are what you eat
aih… aih… aih….
Escobar reply on 11 July 2008:
@Rizieq,
Ingat kata pepatah….
Berakit-rakit kehulu,
berenang-renang ketepian,
anjing menggonggong kafilah berlalu,
walau ada yang menggonggong kita tetap berjalaaannnnn.
Sebagai kafilah… kita berjalan aja Zieq.
rizieq reply on 11 July 2008:
@agam
huek… kek… kek….
kalu dah keok kok malah ngeles ye…, jadi inget ame kelompok ente, kalu dah keok debat, otot dah dikeluarin….
ente jangan buru-buru ganti topik, malu duoooong ame Da Vinci Code-nye…..
trus ade cerite apa lagi tuh dari si Dan Brown? Demon & Angel? ato mo ganti ke Templar Revelation?
ngomong-ngomong cerite Yesus kaga perna makan babi ade di ayat mane gam?
kalu ente jelas kaga bole makan babi gam, masa mo jadi kanibal?
ente ikut JIL aje gam, jadi membuka sedikiiiiiiitt kesempatan buat nge-upgrade keidiotan ente…
ude idiot ya mbok nyimengnye distop dulu gam….
kaing… kaing… kaing…
suare agam nyaringnye…
kalu agam keok
ganti topik hobinye…
sya… la… la…
KitriDewi reply on 11 July 2008:
@Agam reply on 11 July 2008:
Sorry saya kok ndak begitu paham sama pernyataan Mas Agam yang ini:
“Gua udah cek di-bible dan nggak ketemu ayat yang menyatakan Yesus itu menjomblo terus sampai akhir hayat. Padahal phenomena bujang lapuk untuk masyarakat Yahudi adalah phenomena yang sangat istimewa dan jika Yesus bener2 bujang lapuk pasti akan dimasukin dalam bible.”
Di Bible yang dibaca Mas Agam, sampai berapa tahunkah Yesus hidup di dunia dari lahir sampai mati di salib untuk bisa disebut sebagai bujang lapuk sehingga masuk Bible?
Setahu saya memang tidak ada satu ayat yang bisa dibaca “Yesus melajang seumur hidupNya”, tetapi bila dibaca semua seluruh kisah hidupNya, kecuali saya yang tersesat, sejak lahir sampai mati pada umur 33 tahun Yesus tidak kawin dengan siapa-siapa.
Cuma setahu saya Yesus dimasukin dalam Bible ya bukan karena predikat bujang lapuk itu, karena kalau pakai standard keduniawian, Yesus bukan hanya bujang lapuk, tapi juga anak haram hehehe karena tidak ada bapaknya. Untung saat itu tidak ada kewajiban setiap orang harus punya akta kelahiran seperti di Indonesia jaman sekarang. Kalau iya, bisa repot.
Berbeda dengan figure kepemimpinan dan kenabian Muhammad yang selain pemimpin agama juga panglima perang dan pebisnis ulung, di dalam sistem dan tatanan dunia, Yesus bukan orang penting, baik secara sosial, ekonomi, maupun politik. Tidak punya kedudukan dan jabatan apapun di pemerintahan, keagamaan, maupun perekonomian. Tidak punya bisnis, tidak punya pekerjaan, tidak punya tentara untuk membela dan melindungi kepentingannya, tidak punya istri, tidak punya anak. Sama sekali bebas dari ikatan dan interest pada sistem dunia.
Ke 12 murid yang dipilihNya juga bukan orang-orang dari kalangan istimewa dalam tatanan dunia. Ingat Paulus yang anda ceritakan dalam tulisan sebelumnya? Sebelum manjadi murid Yesus, Paulus bernama Zakeus, orang Yahudi yang pekerjaannya memungut pajak dari bangsanya sendiri untuk pemerintah Romawi. Citranya sangat buruk di masyarakat sebagai pemungut cukai bermuka dua, dan Zakeus memungut lebih banyak dari seharusnya.
Ke 11 murid lain yang dipilihNya juga bukan dari kalangan istimewa di mayarakat, seperti Petrus yang cuma mantan nelayan. Orang-orang yang disebut di selama kehidupan Yesus kebanyakan bukan orang penting pada jaman itu, bahkan lebih banyak yang justru citranya buruk, dianggap sampah masyarakat. Maria Magdalena misalnya, yang sebelumnya seorang pelacur.
Yesus juga tidak pernah memerintah orang untuk berperang atau melakukan kekerasan, sekalipun untuk sesuatu yang “dianggap benar”, misalnya karena dalam rangka menghukum orang yang dianggap tidak bermoral (pendosa), atau karena seseorang menghina atau melukai diriNya. Pada saat penangkapan, Petrus memarung telinga salah satu tentara Romawi yang akan menangkap Yesus, tetapi Yesus saat itu juga justru menyembuhkan dan memulihkan telinga tentara tersebut. Satu-satunya kekerasan yang dilakukan Yesus yang dicatat di Alkitab adalah ketika Dia mengobrak-abrik Bait Allah yang dijadikan pusat jual beli.
Berbeda dengan pemimpin keagamaan lainnya yang menyirik, menghukum, menuding orang-orang yang dianggap berdosa dan tidak bermoral, Yesus punya pendekatan personal dengan mengembalikan self-esteem dan memulihkan orang-orang berdosa yang selama ini sudah dicap jelek, membebaskan dari perasaan tertuding, dan cibiran masyarakat dan pemuka agama.
Maria Magdalena bertobat dan menangis di kaki Yesus bukan karena dimaki-maki atau diancam-ancam, bukan pula karena Yesus jadi yang paling agresif memimpin kumpulan “orang bermoral” untuk menghukum rajam Maria Magdalena. Yang menyembuhkan dan memulihkan Maria Magdalena adalah, pertama karena diselamatkan dari hukuman mati