Humor Batak ala Presiden SBY

Mulai si Pohan, Siregar, sampai Manurung.

Dikutip Blog Berita dari PresidenSBYInfo

Usai bersepeda, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Ibu Ani, para menteri dan tim Bike2Work beristirahat di halaman belakang Istana Merdeka.

“Hawanya siregar, banyak pohan-pohan di mana-mana, sepeda diinjak, manurung jalannya,” kata SBY.

Semua yang mendengar tertawa. Suasana amat santai, saat SBY dan Ibu Ani membaur dengan anggota Bike2Work lainnya untuk berbincang-bincang.

Sementara yang lainnya berfoto, sebagian dari anggota Bike2Work langsung melahap hidangan sarapan pagi yang telah tersaji. Ada berbagai macam makanan yang biasa ditemukan di kaki lima seperti bubur ayam, tahu goreng, tempe goreng, aneka rebus-rebusan dan aneka buah-buahan segar. Karena bubur yang disediakan cukup banyak, maka gerobak penjaja bubur ayam tersebut juga dimasukkan ke dalam kawasan halaman Istana Kepresidenan. Semua senang. Badan sehat, sarapan gratis, pedagangpun dapat keuntungan.

Pakpahan-pakpahan naik sepeda bareng lagi ya Pak.” :D

Koneksi Internetmu lambat? Tak sempat tiap hari membaca web? Ini solusinya. ©Diizinkan mengutip artikel Blog Berita ini dengan syarat membuat tautan-balik.
Kirim artikel ini ke teman Kirim artikel ini ke teman Donasi Hubungi Blog Berita

11 Responses to “Humor Batak ala Presiden SBY”

  1. mentang2 besannya POHAN….

    [reply to this comment]

  2. “ORANG BATAK dan HARGA BBM NAIK”.

    Tambah banyak SIHOTANG
    Karena PANDAPOTAN terus MANURUNG!
    SAGALA Mahal
    TAMBUNAN kehidupan berat
    SIAMANJORANG miskin dan kaya makin BARASA
    Tipis HARAHAP

    Rakyat miskin sudah PANGARIBUAN
    Anak-anak nangis MARPAUNG-PAUNG
    Otak sudah SITOMPUL
    Tapi masih diminta sabar SITORUS!

    Keadaan makin GINTING
    Kepala pusing ber BUTAR-BUTAR
    Rambut nyaris POLTAK
    Sementara ada orang yang SIBARANI TAMBUNAN Minyak

    Apa karena ke SILABAN Pemimpin Kita?
    Sehingga berani SIMORANGKIR janjinya?

    Tapi jangan SEMBIRING Menuduh?
    Mungkin karena kurang HUTAGAOL?
    Atau karena tekanan si HUTABARAT?

    Oleh karena itu
    Kita jangan saling SILALAHI satu satu sama lain
    Saling ber NAINGGOLAN sesama anak bangsa
    Atau saling ber OLOAN-OLOAN antar Kita!
    Atau ber SITANGGANG dengan sesama

    Saudara!
    Kita harus SIADARI
    Bangsa ini ada di pinggir TOBING
    POHAN-POHAN banyak ditebangin
    Membuat hutan-hutan Kita GIRSANG
    BATUBARA Kita diambilin…
    PULUNGAN Trilyun ilang dilaut.

    Kita butuh pemimpin yang Punya fikiran SIREGAR !
    Kita harus PARAPAT Barisan !
    Kita harus SIAGIAN!

    Karena itu
    Kita harus PANJAITAN Doa
    Minta PARLINDUNGAN Tuhan
    Agar selamat dan hidup ARITONANG

    Jangan Kita SIAHAAN-SIAHAAN kesempatan
    Kita harus ber SITINJAK dari sekarang!!!

    Jangan hiraukan kata-kata SITUMORANG-SITUMORA NG!
    Kita harus jadi bangsa yang TOGAR
    Kita harus jadi bangsa yang SIBARANI !
    SIMANGUNSONG masa depan

    KABAN??? BUTEET DAH !!

    Jadi KeSITOMPULANnya

    HORAS BAH (Tidak Ada BeRAS makan gaBAH!)
    Susah Bensin Yaa Jalan Kaki (SBYJK)…!

    BLOG BERITA: :D ha-ha-ha… hajablah! sakit perutku. :D

    [reply to this comment]

    rizieq reply on 23 June 2008:

    Huek.. kek.. kek…

    Tak terasa aku baca humor pengUCOK perut ini sampai tertawa terbahak-bahak, ganggu bilik sebelah, akhirnya aku diSAMOSIR oleh pemilik warnet: “Keluar kau! Sudah AC mati, udara paNASUTION eh… kau buat ribut pula! Dasar tidak ber-TANGGALUNGjawab”

    Akhirnya dengan lesu aku berjalan, eh tak taunya ada RAJAGUGUK mengejar, takut lah aku.. untuk kuliat banyak orang berjualan di PASARIBU, ah leganya bisa sembunyi. Di antara para pedagang kios, kudengar keluhan dan perdebatan: “Payah, masak kita cuma boleh jualan param UCOK saja? Sekarang jamu-jamu import susah keluar dari PANGGABEAN dan bea cukai, kita sulit dapat barang. Sudah jual jamu makin susah, Ibu-Ibu sekarang lebih senang operasi plastik pakai SILITONGA, eh Pemerintah malah buat aturan baru, pajak kendaraan juga dinaikkan. Padahal kita ingin ekonomi Bangsa ini maju”. Pedagang lain menimpali: “Habis kau boros sih, buat usaha bukan beli truk malah beli mobil MEDAN!”

    Segera kuhibur para pedagang itu: “Sudahlah Pak,jangan berSITANGGANG terus. Lebih baik kita cari lapo tuak, minum kopi sambil PERANGIN-ANGIN. Anda tidak sebatang KARO menghadapi situasi ini. Untuk sebuah cita-cita yang LUHUT, kita memang harus berkorban, jangan sampai gara-gara ribut niat mulia itu jadi BATAK.”

    Wuaduhhh… ane jadi lupe lagi logat Betawi BAH!!…

    [reply to this comment]

  3. huah hua ruar bisa, asli kocak banget Mba Eva dan Bang rizieq, assyik dan senang benar baca-baca humor siregar beginian. Thanks atas humor-humornya….

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 23 June 2008:

    @ bupunsu

    Ini, mah humor lama yang di ‘putar’ kembali.
    Tahun 1978, pertama kali humor ini di TVRI oleh Orkes Melayu Pancaran Sinar Petromaks. (mahasiswa UI) (Sekarang dikenal denan Trio DKI- Dono, Kasino, Indro)

    [reply to this comment]

    rizieq reply on 24 June 2008:

    Wah Bang Darmadi,

    maap taon segitu ane baru lahir. lagian Bang Darmadi punye aslinye? supaye kebuktian kalu nyang di atas tuh cuman jiplakan.

    huek.. kek.. kek.. pis

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 24 June 2008:

    @ riezieq

    Sori, bung riezieq.

    Yang gue maksud, humor yang di ucapin SBY di Istana.
    sama persis dengan yang di lawakan Grup PSP (Pancaran Sinar Petromax). Yaitu, marga Pohan, Siregar dan Manurung.
    Kalo, yang dari bang riezieq, gue yakin orisinil.
    Salam kreatif.

    bupunsu reply on 24 June 2008:

    Bang Darmadi, bisa jadi tapi tidak persis sama kan, dan sesuai sifatnya humor tidak ada masa kadaluarsanya kapanpun akan tetap kocak apalagi yang membuatnya/ menyampaikannya orang-orang humoris seperti bang rizieq, maka pasti makin assyik dah.

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 24 June 2008:

    @ bapunsu

    Ya , setuju banget.
    Gue nggak ada maksud menuduh orang menjiplak. Cuman sekedar info doang. Thanks, ya.

    Menurut, gue, humor marga itu kreatif banget.
    Yang gue maksud, sama persis, dengan humor Orkes Pancaran Sinar Petromaks (PSP) adalah humor SBY, tentang marga Siregar, manurung dan Pohan doang. Oke. Sori, ya bung.

    bupunsu reply on 25 June 2008:

    @Darmadi

    Okay bang, sama-sama, lanjut bos.

  4. yang complain biarlah komplain
    yang belum tertawa, cari cara lain untuk tertawa
    tapi kalau untuk nambah perbendaharaan tentang batak dan kesehariannya, lihat di :

    http://rapmengkel.wordpress.com

    [reply to this comment]

Tulis komentar pada kolom di bawah

Tampilkan artikelmu di Blog Berita: berbentuk opini, feature, berita, tips unik, atau cerpen.