Kadis Kesehatan Tobasa mengundurkan diri

Kepala Dinas Kesehatan Toba Samosir FLP Sitorus menyampaikan permohonan pengunduran diri kepada Bupati Monang Sitorus. Karena tak akur lagi dengan Bupati?

Masalah pengunduran diri ini diakui FLP Sitorus saat ditanya seorang wartawan dalam acara jumpa pers di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tobasa di Balige, Rabu siang tadi, yang dihadiri puluhan wartawan dan juga beberapa wartawan gadungan.

Jarar Siahaan; Tobasa; Blog Berita

temu-pers-di-kantor-dinas-kesehatan-tobasa Kadis Kesehatan Tobasa mengundurkan diri“Benar, memang aku telah meminta mundur, dan ini bukan gertak-menggertak. Kalau pimpinan mengizinkan, aku berhenti, tapi kalau katanya tidak, sebagai PNS aku akan patuh,” katanya. Namun FLP tidak menjelaskan alasannya.

Isu-isu yang beredar, konon FLP Sitorus tidak lagi akur dengan Bupati Monang Sitorus. Benar-tidaknya kabar ini, belum ada keterangan resmi yang bisa dikutip.

Dalam jumpa pers tadi FLP mengatakan, dia ingin memberikan kesempatan kepada generasi yang lebih muda untuk memimpin Dinas Kesehatan. Dia mempersilakan media menilai secara independen dan objektif hal-hal apa yang telah diaperbuat selama hampir tiga tahun sebagai kepala dinas. Program asuransi kesehatan bagi rakyat miskin, Askes Tobamas, dengan premi Rp72 ribu per tahun yang setengahnya dibiayai dari APBD, adalah salah satu terobosan FLP; ini yang pertama di Provinsi Sumut. Sejumlah pemerintah daerah di provinsi lain terpicu mengikutinya, dan ada yang bahkan datang ke Tobasa untuk memelajari program ini.

Hal lain yang dirintis FLP adalah sistem data kesehatan berbasis komputer, yang memungkinkan data kesehatan dari seluruh puskesmas tertata dengan sistematis dan mudah diolah untuk dipakai mengambil kebijakan. Dengan sistem ini harga obat dan tarif biaya berobat di puskesmas bisa dihitung secara akurat dan sesuai ketentuan, sehingga petugas tidak bisa “mengarang” harga. Tapi proyek pengadaan sistem komputer ini sedang diusut Kejari Balige karena dinilai melanggar prosedur, yaitu tidak ditenderkan.

FLP juga berhasil memperjuangkan para bidan desa untuk diprioritaskan menjadi CPNS. Dia mengupayakan agar bidan desa diberi insentif dan sepeda motor dinas dari APBD Tobasa, juga insentif bagi dokter dan kader posyandu. Di setiap desa telah dibangun polindes, walaupun ada satu-dua yang bermasalah. FLP berhasil “membujuk” para dokter PTT untuk bertugas di kecamatan-kecamatan terpencil seperti Borbor dan Nassau, tempat bertugas yang selama ini selalu dihindari para dokter. Dia pun menaikkan status Puskesmas Parsoburan menjadi rumah sakit mini.

Dalam jumpa pers tadi siang FLP Sitorus, yang biasa disapa Ompu Birong, mengakui program Askes Tobamas belum sempurna. Beberapa kasus yang muncul misalnya kartu Askes terbit ganda atas nama satu orang, kartu peserta terlambat diterbitkan, dan ada oknum petugas meminta bayaran. “Seperti di Parsoburan, ada kabar pasien Askes membayar perobatan Rp500 ribu. Langsung kupanggil dokternya. Rupanya si pasien yang memberikan uang itu secara suka-rela, dan diakui. Tapi tetap kuingatkan dokternya, supaya lain kali tidak usah diterima, nanti bisa jadi masalah,” kata FLP.

Sepengetahuan Blog Berita, niat FLP Sitorus untuk mundur dari jabatannya sebagai kepala dinas sudah diapikirkan sejak satu tahun lalu. Kala itu dia bercerita kepada web ini, dia merasa sudah cukup membenahi Dinas Kesehatan Tobasa dengan berbagai program yang dirintisnya, dan dia ingin keluar dari Tobasa untuk berkarir di daerah lain. Pilihannya antara lain menjadi dosen atau konsultan di rumah sakit.

Blog Berita sendiri pernah mendengar langsung saat dia bertelepon dengan direktur salah satu rumah sakit terbesar di Medan, satu tahun silam, yang menawarinya jabatan konsultan atau wakil direktur di rumah sakit tersebut. “Nantilah aku pikir-pikir dulu, Bang,” kata FLP, yang membuka loud-speaker ponselnya.

Dokter FLP Sitorus termasuk PNS pertama di kawasan Tapanuli yang meraih gelar S-2 dari Universitas Gadjah Mada, yaitu pada tahun — kalau tak salah — 1995. Saat ini dia sedang akan merampungkan program S-3 dari UGM.

Dia dikenal cerdas, berwawasan luas, dan lihai melempar humor-humor segar. Pada sisi negatif, dia dinilai sebagai orang yang “arogan” karena tingkah bicaranya yang tembak langsung tanpa basa-basi; keras pada staf karena disiplin kerjanya yang cepat dan terkadang bawahannya tidak mampu mengikuti.

FLP tidak mau pekerjaannya di bidang kesehatan dijadikan alat politik. Sekitar tiga tahun silam, tahun pertama memimpin Dinas Kesehatan Tobasa, dia pernah menolak memberikan proyek kepada beberapa kontraktor yang mengaku bekas tim sukses Bupati Monang Sitorus semasa pilkada. “Kalau dia mampu bekerja profesional, aku kasih. Tapi kalau cuma pemborong dadakan, mau hantu-belau pun, tidak akan kukasih proyek,” katanya saat itu.

Baru-baru ini Blog Berita sendiri menyaksikan seorang anggota DPRD Tobasa datang membujuk FLP supaya memindahkan seorang tenaga kesehatan, kerabat si wakil rakyat, dari daerah terpencil ke daerah perkotaan, tapi FLP tidak bersedia karena melanggar peraturan yang berlaku. Sebelumnya FLP juga pernah melawan tekanan dari seorang anggota DPRD lainnya karena isteri si legislator, yang merupakan pegawai kesehatan, dimutasi oleh FLP.

“Aku mau saja membantu kawan, tapi ada hal-hal yang tidak bisa dilanggar. Disiplin kesehatan ini tak ubahnya seperti militer, tidak boleh asal menempatkan petugas, harus disiplin, tidak boleh bekerja setengah hati, karena objek pekerjaan kami adalah manusia. Di tangan dokter atau bidan, nyawa manusia dipertaruhkan. Mau bermain-main dengan nyawa? Ini yang tidak dipahami teman-teman, lalu aku dibilang sombong,” katanya.

Pejabat Dinas Kesehatan Tobasa yang hadir dalam jumpa pers siang tadi adalah dr Frida Sinaga, dr Sabam Simatupang, Hotmauli Naibaho, Jogli Samosir, Raya Sirait, dan Lambok Siahaan.

Gambar: Dokter FLP Sitorus sambil berdiri menjawab pertanyaan wartawan dalam jumpa pers di kantornya siang tadi. [Foto: Jarar Siahaan - blogberita.net]

Beberapa artikel sebelumnya pada kategori BERITA BALIGE:

Koneksi Internetmu lambat? Tak sempat tiap hari membaca web? Ini solusinya. ©Diizinkan mengutip artikel Blog Berita ini dengan syarat membuat tautan-balik.
Kirim artikel ini ke teman Kirim artikel ini ke teman Donasi Hubungi Blog Berita

45 Responses to “Kadis Kesehatan Tobasa mengundurkan diri”

  1. Ngeliat tampang Pak FLP dalam foto diatas sih, gw yakin beliau orangnya smart. Liat muka, rambut beliau yg acak-acakan, cara berpakiannya juga tidak terlalu rapi, memang keliatan pintar. Maaf Pak FLP, gak ada maksud gw utk menghina lho :)

    [reply to this comment]

    FLP Sitorus reply on 26 June 2008:

    Its okay, friend

    [reply to this comment]

    Pendatang reply on 3 July 2008:

    anda memang benar, beliau tampangnya aja RAMBO tapi hatinya RINTO. apalah arti sebuah penampilan dibandingkan dgn kecerdasan dan keberanian dalam mengambil keputusan. Ompu Birong saya mendukung anda, Maju terus, ikuti kata hati nurani.

    [reply to this comment]

  2. Beberapa orang pejabat Pemkab Tobasa sudah masuk penjara karena kasus korupsi, beberapa orang pejabat sudah mengundurkan diri pindah ke kabupaten lain, seperti Kadis Kehutanan, Kadis Pariwisata/kebudayaan, sekarang aka nmenyusul Kadis Kesehatan, beberapa pejabata lainnya diNJkan (non job) oleh Bupati Monsi (Monang Sitorus) karna ikut demo kasus korupsi Bupati 3 M, semuanya menuju kehancuran pemerintahan di Tobasa, siapa yg salah? Rakyat yg salah karna memilih Monsi menjadi Bupati, karna dibayar dengan uangnya si DL Sitorus.

    [reply to this comment]

    FLP Sitorus reply on 26 June 2008:

    Ada benarnya, ada tak benarnya. Yg jelas RAKYAT TIDAK SALAH. Para pelayan rakyat mungkin SEBAGIAN salah. Terimakasih atas kritik cerdasnya

    FLPS

    [reply to this comment]

    Jurmaidi reply on 29 July 2008:

    @ flp sitorus

    justru rakyat yg salah pak flp, disogok uang supaya milih si monang sitorus rakyat mau aja, rakyat tobasa bodoh2 dan mata duitan.

    [reply to this comment]

  3. Ada beberapa hal yang harus kita sikapi dibalik rencana pengunduran diri sdr.Sitorus sebagai Kadis Kesehatan,al :
    idealisme, ketidakmampuan atau ada permasalahan. Apapun itu, di saat ini di Tobasa telah terjadi sesuatu yang sangat merugikan bagi masyarakat dan pembangunan kedepan, tidak ada lagi yang bisa dipercayai, semuanya dilakukan bukan untuk kebutuhan pembangunan atau masyarakat, namun hanya untuk kepentingan orang-orang tertentu. Masyarakat Tobasa perlu merenungkan persoalan Tobasa adalah siapa, oleh siapa dan untuk si (apa)?

    [reply to this comment]

    Warga Balige reply on 26 June 2008:

    Memang benar Op Birong pintar,

    Karena pintarnya dia lah semura orang bisa dibodohinya,

    Masa’ Bupati sbg atasan dia sendiri mau dilawan?

    Wartawan-wartawan yang ada di Balige juga dibodohinya (maklum banyak wartawan Balige yang tidak berpendidikan hanya setingkat tamtan SLTA, STM bahkan ada bekas sopir angkot, tukang becak, penganggugran, LSM hau-hau, wartawan natua-tua (sudah tua, pikun lagi, mana bisa menulis berita yangkritis), dan perlu diingat banyak juga wartawan di Balige merangkap sebagai pemborong.

    Kalau Lae Jarar Siahaan tentu saja membela Op Birong karena Op Birong itu kawan Lae Jarar sudah lama dari mulai Op Birong masih bertugas sebagai Direktur RS Pangururan Samosir dulu.

    [reply to this comment]

    FLP Sitorus reply on 26 June 2008:

    Menurutku: karena sudah semakin tua dan pikun sehingga kurang mampu. Trims ya.

    [reply to this comment]

    Solidaritas reply on 27 June 2008:

    Mungkin secara ilmu, sdr.FLPS adalah seorang yang pintar,tapi dilihat dari beberapa hal sdr.FLPS hanya ingin mendapatkan sesuatu. Mungkin saat ini di Tobasa peluang untuk berbuat sesuai keinginan sendiri sudah semakin kecil, tetapi sebagai orang berilmu tentu sdr.FLPS pasti punya fanatisme untuk tetap memberikan lebih baik dan lebih baik lagi , bukan harus mengundurkan diri atau meninggalkan Tobasa yang telah porakporanda atau ini hanya salah satu trik/jurus gertak mengertak atau hanya takut berdarah-darah.

    [reply to this comment]

  4. Horas…Ompu Birong
    Pigur kayak gini yang perlu banyak di daerah kita, saya salut. Tapi biasanya orang kayak Ompu ini pasti banyak musuhnya. Terobosannya bagus.
    Banyak pejabat kita, cari amannya aja, pokoknya jabatan saya aman, tidak digeser.
    Biasanya pejabat kita di kabupaten, lihat Bupati sama yang Mulia anggota DPRD, sudah seperti melihat Dewa aja, nurut , nunduk, siap Bos, biarpun semuanya salah dan bertentangan.
    Maju trus Ompu Birong…

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 26 June 2008:

    MA Nasution

    Jarang2 lho, ada pejabat yang mau mengundurkan diri. Apalagi kursi yang ia duduki tergolong ‘basah’.
    Yang ada, seorang pejabat menggunakan segala daya upaya supaya terus menjabat.

    Secara sekilas, gue liat Pak Ompu Birong, bukan pejabat tipe Oportunis. Ia pejabat yang punya prinsip.
    Pejabat begini biasanya, punya harga diri dan dedikasi tinggi.

    [reply to this comment]

    FLP Sitorus reply on 26 June 2008:

    He he he. Horas Mora, Tulang Nasution,
    Jadi pejabat sekarang kayak Softex: berada ditempat hangat, enak, empuk, basah; tapi BERDARAH-DARAH. He he he. Salam, Tulang

    FLPS
    (gak suka berbau darah)

    [reply to this comment]

    FLP Sitorus reply on 26 June 2008:

    Horas, juga. Menurutku Dewa Dewi gak zamannya lagi, itu populer zaman Hercules, Romulus dan Remus (semua ini teman saya, tapi gak marga Sitorus) dan zaman kami Sparta dulu. Dewa sekarang udah kaya raya karena main Band. Lagunya semua enak.Trims ya.

    [reply to this comment]

  5. Ada 3 kemungkinan:
    1) FLP Sitorus tidak didukung program2nya oleh Bupati maka dia kesal minta pindah/mundur darijabatan.

    2) FLP Sitorus lagi ada masalah, mungkin kasus korupsi

    3) Memang benar2 ingin berkarir di luar pemerintahan, speerti katanya ingin menjadi konsultan RS.

    [reply to this comment]

    GAOR reply on 26 June 2008:

    sudah barang tentu ompu birong ini dapat restu DL, karena orang kepercayaan DL, termasuk selama 6 tahun mangkir dari pns untuk memimpin dan memajukan RS DL di jakarta. kalau mau mundur dari jabatan tidak perlu nunggu izin dari atasan. mundur… ya mundur. saya pastikan, DL pasti akan turun ke tobasa dalam waktu dekat ……. atau bupati dan ompu birong pasti akan dipanggil DL ke jakarta untuk didamaikan setelah dimarah-marahin dua-duanya. teruskan perjuangan dokter, atau mundur ………. sekarang juga…… mundurrrrrrrrrr

    [reply to this comment]

    FLP Sitorus reply on 26 June 2008:

    Ah, kamu main PASTI aja.Harus tunggu, dong. Gitu aturannya (emang hutan belantara gak ada aturan, he he he, uuueeenak aja. Banyak belajar ya, agar pinter).

    [reply to this comment]

    FLP Sitorus reply on 26 June 2008:

    Banyak kemungkinan lagi, Bung Johnson. salah satunya: cuuuaaaapeeek deeeh.Trims ya

    [reply to this comment]

  6. Oalah, Pak Jarar. Satu lagi naluri kewartawanan mu yg menggelitik. Suka sekali kamu buat berita sepele untuk menghasilkan “pertumpahan dahak” dalam bentuk komentar-komentar. Tapi jangan tersinggung,itu hak anda menuliskan; dan hak azasi manusia juga berkomentar. Sedangkan sepatu saja punya HAK. Ada hak tinggi, ada hak rendah. Sepatu yg gak ada hak, buat terpeleset. he he he he.

    FLPS
    (juga punya hak)

    [reply to this comment]

    HASIHOLAN TARIGAN reply on 8 October 2008:

    horas lae!!!
    sebenarnya anda tidak cocok menjadi kadis kesehatan kab.Tobasa

    [reply to this comment]

  7. memang di Tobasa banyak Wartawan Gadungan (WARGAD).
    Modalnya nakut-nakutin pejabat. Bergaya wartawan hweebat….. dan seolah-olah paling senior. Tulisannya tidak pernah muncul. Sebab korannya memang tidak pernah ada. Bangga jadi wartawan. Wartawan tempo. Tempo-tempo jadi wartawan, tempo-tempo jadi tukang jam, dan tempo-tempo jadi kenek motor, tempo-tempo jadi tempo. Modal kartu pers yang bisa dibeli hanya Rp. 100 ribu perak.
    Pendidikan tidak persoalan. Bahkan, mantan knek motor, supir angkot, tidak ada izajah (sebab, bisa ikut ujian persamaan paket C). Kenyataan seperti itu, di Balige (Tobasa) sangat banyak. Itu mah sudah biasa atuh… di Balige, mantan kenek motor, bisa jadi Ka Biro. Bergaya, dia. Bah, Kapan pulak dia sudah sehebat itu. Ohhhh. resepnya, dia jiplak berita dongan-dongannya.
    Dan, semua mereka bisa jadi kepala biro wartawan daerah. tidak jelas lae……
    kami sebagai wargad cukup bangga dengan itu semua.
    maju terussss, bung Jarar.

    [reply to this comment]

  8. maup ma i. mabaor i…..

    [reply to this comment]

  9. Wah2.. Pak FLP Sitorus. Masih ingat saya, nggak? Dulu kita gabung di divisi IT di Jogja. Sayang, pengganti Pak Sitorus di Kantor Pusat Jakarta nggak seperti Pak Sitorus.
    Sekarang saya juga sudah keluar. Capek, bikin kaya orang lain di kantor pusat, sementara yg di Jogja nggak kecipratan.

    [reply to this comment]

    FLP Sitorus reply on 2 July 2008:

    Thanks Pak Aziz,
    Saya tentu ingat sahabat saya. Apalagi pakar programmer IT sekaliber anda. Jangan menyerah, teruskan memperkenalkan dan menerapkan sistim database dalam pelayanan masyarakat. Kita ketinggalan puluhan tahun dari negara maju dalam penerapan Health Information System di sektor pelayanan kesehatan.

    Jangan menyerah, Tulang….

    Salam

    FLPS

    boleh telusuri kontak saya di:
    http://hpi-consultant.com
    atau di http://tagged.com/birong

    [reply to this comment]

  10. maaf, yg di atas ^^ salah tulis alamat websitenya. yg bener yg ini. tq

    [reply to this comment]

  11. Ompung birong mundurkan ada alasannya, ya kita gak boleh donk asal menebak2 alasan beliau mundur. inilah zaman reformasi, diberi kebebasan tapi tdk dijaga, asal bebas aja. saya toh lebih suka zaman pak Harto dulu. bok gak usah kita ngurusin masalah orang napa, urus dulu diri kita sendiri apakah kita sdh suci atau belum. Ompu Birong mau mengundurkan diri ya biar aja, apa sich untung dan ruginya buat kalian. Udah banyak yg dibuat beliau untuk Tobasa terutama sektor kesehatan di tobasa. Ompu Birong anda layak mendapat penghargaan, saya dukung anda.

    [reply to this comment]

    korem manurung reply on 26 July 2008:

    Dia mundurkan karena gak sanggup lagi dipanggilin kejaksaan, siapa sich yg tahan diperiksa kejaksaan ????/
    piss ommpu birong….. jangan marah

    [reply to this comment]

  12. Setelah semuanya kau nikmati, sekarang minta mundur. Emang udah cukup modalnya kawan?. Mau jadi apa nanti? Gak semua lho takut dengan manajemen berbasis ondam-ondam mu itu.
    Pikir dulu sekali lagi.

    [reply to this comment]

    FLP Sitorus reply on 6 July 2008:

    Guru Bahasa Indonesia tahun 1950-an bilang: “Bahasa menunjukkan Bangsa”

    Pakar Psikologi bilang: makian adalah “bahasa meja makan keluarga yang ditularkan orang tua turun temurun kepada anak-anaknya” sedangkan kedengkian, kemarahan tak beralasan, kepelitan/kekikiran/kerakusan dan perasaan syirik adalah dendam kesumat akibat kemiskinan, penderitaan dan rasa rendah diri/tidak percaya masa kecil yang tidak bahagia”.

    Mbah Marijan bilang: Kesalahan seorang pemberani ditebus dengan tanggungjawab dengan sifat kesatria, sedangkan kekurangan seorang pengecut sering dilindungi mati-matian dengan beribu macam alasan, penyesalan dan tudingan sambil bersembunyi dibalik lalang yang bernama “samaran”.

    Dale Carnegie bilang: “Kritik adalah kekaguman tersembunyi” dan “tidak ada orang melempar anjing mati, tetapi melangkahinya. Hanya anjing pintar dan garang yang sering diganggu dan dilempari anak-anak”.

    Ompung Coklat bilang: “Gak ada orang yg melempari pohon yang tidak berbuah” dan “tidak ada yang mengkampak rumput, cuma diinjak dan dibabat”.

    Seorang Mantri Hewan yang sudah uzur pernah bilang:”anjing paling setia lah yang sering menggigit tuannya, dan anjing paling sakit yang sering duluan melompat menyambut tuannya serta menjilatinya dengan seksama”.Dan, “anjing yang paling sering diberi makanlah yang duluan menggeram saat pada satu waktu tidak diberi makan”.

    Kapten Kapal tua pernah bilang: “Tikus adalah yang paling duluan gelisah disaat akan datang badai”.

    Sigmund Freud bilang:”Kepribadian seseorang sangat dipengaruhi jenis dan aktifitas sexual seseorang”

    Psikiater pemula bilang: “Ambivalensi adalah kemarahan bercampur kepengecutan yang terjadi bersamaan (Mirip tapi tidak sama dengan lagu Diana Nasution: Benci tapi rindu)”.

    Dukun beranak muda dan Bidan pemula bilang:” kebodohan dapat disebabkan akibat minimnya gelombang otak yg terjadi permanen, yang mungkin saja terjadi akibat oksigen yang kurang ke otak pada saat anak terjepit dijalan lahir disaat ibunya sedang akan melahirkan, dan terlambat ditolong karena Bidan atau Dukun Beranak ngantuk (karena gak ada insentif beli kopi)”. Dan kebodohan itu sangat kejam tapi nyata, Ompung…….!!!!!!

    Jarar bilang:”….ada yaaaangg goonnnnddddoook…”

    Ompung Birong berpikir:” Sai marpamuati ma roham, ai ndang diantusi nasida na ni dok na….”(Maafkanlah orang yang memakimu, karena umumnya mereka tidak tahu apa yang sedang dilakukannya). Amen

    [reply to this comment]

    Moyangnya JIN reply on 12 July 2008:

    Kapten Polisi punya pendapat : Hanya malinglah yang teriak maling.

    Hi bung widi yang kejaman kata2mu itu, yang iyanya karena kau gak kebagian proyek makanya kau ejek2 Oppung Birong Galot itu, iya kan.

    Oppung… tenang aja, gak usah ditanggapi, Maju terus pantang mundur, anjing menggonggong kafilah berlalu, biarpun bung Widi menggonggong Oppung Birong maju terus.

    [reply to this comment]

    FLP Sitorus reply on 13 July 2008:

    Biarkanlah, begitu Pak Moyang Jin,
    Itu haknya. Kita tak perlu marah. Sejujurnya, saya tak perlu tahu siapa beliau, walau saya tahu. Tapi untuk apa ditanggapi. Kalau beliau kita balas dengan kemarahan, maka kita sama dengan beliau. Padahal kita tidak sama dengan beliau, kan? (Bahasa menunjukkan Bangsa: mari kta tunggu apa bahasanya muncul kala berkuasa, atau kala beliau menghadapi publik yang sebenarnya). Jika kita terluka akan kritik seseorang, maka kita telah memberi dua kemenangan dan kepuasan kepada si pengeritik. Pertama, dia puas melihat kita terluka. Kedua, dia merasa sama dengan kita.
    Dan sejujurnya, ini adalah hal yang baik. Seseorang berani saja mengeritik kita (dengan bahasa yang diketahuinya), adalah suatu kemajuan perobahan sikap dan kejiwaan, oleh karena kalau ditahan-tahan akan
    terjadi kelainan jiwa (padahal kita belum mampu membangun RS Jiwa Baru karena RS Jiwa di Medan sudah penuh sesak).
    Terimakasih atas komentar simpatik nya

    FLP Sitorus
    (Paling takut sama Jin, apalagi Moyangnya)

    [reply to this comment]

    widi budianto reply on 17 July 2008:

    Dasar pembohong saudara……..

    korem manurung reply on 26 July 2008:

    yang benar aja donk anda takut sama jin, tampang anda menakutkan begitum justru jin yang takut sama anda pak kadis.

    korem manurung reply on 26 July 2008:

    Justru karena udah cukup modallah beliau mundur… gimana sich anda bung widi….

    [reply to this comment]

  13. Pak Sitorus, saya salut melihat anda dalam mengambil keputusan untuk mundur dari jabatan kadis kesehatan tobasa, tapi kenyataan dan faktanya anda tidak mundur2 juga nich, hati2 loh dalam mengeluarkan pendapat di depan khalayak ramai, anda mesti konsekuen dong dengan pernyataan anda, jangan hanya cakap saja, nanti orang akan menilai anda “banyak cakap atau banyak cerita atau penipu”. ingat kawan tong kosong nyaring bunyinya, jangan jadi orang yang punya prinsip “NATO” = Not Action Talk Only. Saya tidak salut dengan orang yg tidak bisa mempertanggung jawabkan omongannya, buktikan merahmu kawan, Kalo anda sudah mendeklamasikan pengunduran diri anda di depan orang ramai, maka anda harus benar2 mundur.

    [reply to this comment]

    Jonathan Simangunsong reply on 17 July 2008:

    betul itu lae, saya sangat setuju dengan pendapat lae, macam iklan Gudang garam Merah aja ya lae : “TUNJUKKAN MERAHMU”. Hidup ompung birong, sekali mundur tetap mundur, tidak ada tawar menawar. pisssssssssssssss…………….

    [reply to this comment]

  14. FRIENDS (By: Anonym)

    Friends….
    Many people will walk in and out of your life.
    But only true friends will leave footprints in your heart.
    To handle yourself, use your head;
    To handle others, use your heart.

    Friends….
    Anger is only one letter short of danger
    If someone betrays you once, it is his fault;
    If he betrays you twice, it is your fault.
    GREAT minds discuss IDEAS;
    AVERAGE minds discuss EVENTS;
    SMALL minds discuss PEOPLE.

    He, who loses money, loses much;
    He, who loses a friend, loses much more;
    He, who loses faith, loses all.
    Beautiful young people are accidents of nature,
    But beautiful old people are works of art.
    Learn from the mistakes of others
    You can’t live long enough to make them all yourself.
    Friends, you and me…
    You brought another friend…
    And then there were 3…
    We started our group…
    Our circle of friends…
    And like that circle…
    There is no beginning or end…
    Yesterday is history.
    Tomorrow is mystery.
    Today is a gift.
    That is why it is called the present.

    Show your friends how much you care…
    Send this to everyone you consider a FRIEND.
    If it comes back to you, then you’ll know you have a circle of friends.
    When you receive this letter,
    I recommend that you send it to all your friends,
    including the person who sent it to you!
    You don’t have to send it to your friends, it’s your choice. I don’t want to force you to do it, but trust me; it’s always good to tell your friends some nice words now and then and that you care…(-:Don’t make them disappointed!:-)

    PS:
    1.GREAT minds discuss IDEAS;
    2.AVERAGE minds discuss EVENTS;
    3.SMALL minds discuss PEOPLE

    Hallo Pak Jarar,
    Sekarang, Pak Jarar dapat memilah-milah atau mengelompokkan pembaca blog anda.

    Terimakasih dan Salam,

    FLP Sitorus
    (Masuk kelompok yg mendiskusikan ketiganya)

    [reply to this comment]

    korem manurung reply on 26 July 2008:

    Anda memang seorang yang penuh kharisma, salut aku melihat anda, disamping anda seorang dokter, anda juga sepertinya pintar menyanyi dan juga puitis. apakah semua dokter seperti anda ??????? alangkah bagusnya kalo anda berkarier di bidang seni.

    [reply to this comment]

  15. pak ommpu birong MUNDURRRRRR ……???????????????
    manalah mungkin, aku berani taruhan kalau si ompu birong tidak akan mundur, itukan gertakan saja, kalo si ompu mundur, aku akan menjadi budaknya. hallo pak ompu birong, gak usah anda membuat statement mundur2 segala, tampang anda seram dan tegar tapi saya yakin 100% bahwa anda tidak punya perinsip dan plinplan. kita lihat aja pak ompu birong, saya berani jamin anda tidak akan mundur. hallo pembaca blog berita ini, siapa yg berani taruhan dengan saya ???????

    [reply to this comment]

    Jurmaidi reply on 29 July 2008:

    @ johnson
    berarti bacrit si ompu ?

    [reply to this comment]

    vani reply on 20 August 2008:

    kalo flp resign,kasihan sekali orang2 yg cerdas tp ga kaya, soalnya baru2 ini saya dengar, untuk PTT bidan aja sudah pake duit segala. saya sendiri jd merasa ga ngeh jd bidan di tbasa. kalo ptt saja dah pake duit, gmn kalo ujian CPNS? bisa !) kali lipat itu bayrannya, Yg diuntungkan kan hanya pejabat yg mata duitan. cntohnya, kalo aya nyogok hanya untuk Ptt saja, pasti hati nurani saya untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat pasti akan berkurang, pasti saya menggunakan politik agar rakyt bayar mahal sama saya.
    mudah2an tidak terjadi demikian. saya juga yakin pasti banyak jg para tenaga medis yg menerima gaji buta tanpa ada kegiatan yg menguntungkan masyarakat dlm hal kesehatan. jd saya berharap.
    sistem KKN CEPAT2 DIBERANTAS DARI BONA PASOGIT KITA. i HOPE SO

    [reply to this comment]

  16. lae korem pasti ada dapat proyek ini dari birong, atau ada bidan ptt yang dicalonkan lae korem ini. si jhonson pasti tidak dapat proyek. si widi dan si vani belum ke bagian. yang pasti dapat bagian ya si jarar

    [reply to this comment]

  17. Apa betul mau mundur?? Dari saat terpilih sampai sekarang anda sesumbar bilang mau mundur. Sudah berapa tahun, ndak mundur mundur juga!Itulah kalau tidak bisa membedakan hubungan proffesional dengan ale ale. Bapak bupati itu kan bos mu! tapi cara cara yang kadis lakukan seolah dia bos nya dan bupati anak buahnya. Sampai ada istilah bupati bayangan. Dulu mengemis minta jabatan, setelah di eliminasi dari RS Yadika dan RS swasta di Jogya. Wah! sekarang mengemis mundur! tapi kan itu ndak penting ya pak kadis.. yang penting pernah kadis! selamat untuk keberaniaan pak kadis! sekali mundur tetap mundur.

    [reply to this comment]

  18. Kesimpulannya : TAK ADA GADING YANG TAK RETAK.

    [reply to this comment]

  19. hi,pak OB……kmi dengar banyak dokter2 ptt tobasa mengeluh gaji maupun insentif mereka tdk lancar selama 3 bln ini..bgmn solusi pak OB ttg hal itu?dah gt pak OB,qt bljr dr kab.lain,kmi melihat knp insentif daerah dktr2 di puskesmas tdk ada sdgkn dktr2 di RSD Porsea ada..maju trus pak OB pantang mundur……

    [reply to this comment]

Tulis komentar pada kolom di bawah

Tampilkan artikelmu di Blog Berita: berbentuk opini, feature, berita, tips unik, atau cerpen.