Gubernur Sumatera Selatan Syahrial Oesman, yang juga maju pada pilkada mendatang, diperiksa polisi karena TS-nya dituding menyebarkan rekaman perselingkuhan Alex Noerdin, salah satu calon Gubernur Sumsel.
Syahrial diperiksa di Polda Metro Jaya pada Senin malam. “Selain sudah beredar dalam bentuk CD, rekaman pertemuan itu sudah beredar di beberapa situs Internet,” kata Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Ketut Untung Yoga Ana. Demikian diberitakan Koran Tempo edisi hari ini.
Sebelumnya pada 28 April 2008 TVOne menayangkan liputan khusus seputar skandal Alex Noerdin dengan Andria Sisca, isteri seorang pengusaha di Sumsel. Dalam siaran itu, seperti bisa kautonton videonya di bawah, TVOne mewawancarai Azwirdhi, bekas suami Andria Sisca.
Azwirdhi mengatakan, dirinyalah yang membocorkan berita perselingkuhan Alex Noerdin ke Internet. Menurutnya, Alex yang juga Bupati Muba adalah pemicu perceraiannya dengan isterinya.
Azwirdhi bercerita, Alex sudah empat tahun menjalin hubungan dengan isterinya. Awalnya pada tahun 2004, ketika dia mendapat proyek pembangunan fasilitas PON Sumsel, lalu dia mengajak isterinya makan malam bersama Alex Noerdin. Sejak itu Alex gencar menelepon isterinya. Buntutnya, Andria Sisca dan Azwirdhi pun bercerai.
Apa tanggapan Alex? Silakan tonton selengkapnya dengan mengeklik video berikut.
Tonton video berita skandal Alex Noerdin – Andria Sisca
[MEDIA=79]


berita ini tampaknya hanya “pengecapan semata” penulisan yang sangat singkat menunjukkan berita tersebut mengada-ada, tidak ada detail kejadian, saksi pun hanya satu orang, anda menyuruh orang menaggapai dengan etika, namun anda menulis (maaf)tidak mentaati etika jurnalis, yang berpedoman pada kebenaran, mutlak bung. jadi jika berita-berita tersebut hanya segelintir, lebih baik berita tersebut tidak usah diturunkan, hanya akan mebuat api-api kecil bertebaran saja, dan tidak ada manfaatnya, serta sama sekali tidak membawa opini masyarakat ke arah yang lebih baik, jka berita tersebut memang ada mengapa alex masih menjadi gubernur.
saya jadi ragu, apakah anda melakukan verifikasi sendiri dengan terjun ke lapangan, adakah saksi-saksi yang lain, jadi kita sebagai penulis tetap berjalan di jalurnya, ada batasan ada norma, salam hangat dari saya.
Ngakunya bangsa beragama….padahal agama sering bgt dijadikan kedok bagi mereka……..mereka ini adalah figur masyarakat….tapi sudah tidak punya hati nurani……lebih keji dari binatang…lebih rakus dari binatang…….bisa2nya orang tidak berdosa dijeblosin kepenjara….demi mempertaruhkan jabatan mereka……sereeeeem…..merusak bangsa……merampas uang rakyat…..demi perut sendiri…mereka akan bertanggug jawab atas dosanya masing2 …kalau aja dosa itu berbentuk mereka ini sudah tidak kelihatan bentuknya seperti karang yang menggumpal dilaut…..kokoh…keras….seperti hidup…padahal mati…..
“WADUuuHh,,.”
“Maz/Om/Kakang/Mba/Tante”
“MANUSIA MERUPAKAN MAKHLUK YG SEMPURNA tapi SERBA KEKURANGAN YANG di AKiBATKAN MANUSIA nya itu SENDIRI”
“MANUSIA YG BERUSAHA MENCARI KESALAHAN & MEM BODOH2 KAN ORANG LAIN MERUPAKAN MAKHLUK YG KURANG PATUT DISEBUT MAKHLUK dan KURANG FAHAM tentang ‘HAKEKAT’ dari MAKHLUK”
“intinya Labih Baik kita MeNyalahkan Diri Sendiri dan Berkaca pakai Cermin DiRi sendiri dulu alias introspeksi ‘DiRi’
“AmbiL ‘HiKMAH’ dari Setiap KejaDian PaK/Buk/Om/Tante”
“WADUuuHh,,.”
“Maz/Om/Kakang/Mba/Tante”
“MANUSIA MERUPAKAN MAKHLUK YG SEMPURNA tapi SERBA KEKURANGAN YANG di AKiBATKAN MANUSIA nya itu SENDIRI”
“MANUSIA YG BERUSAHA MENCARI KESALAHAN & MEM BODOH2 KAN ORANG LAIN MERUPAKAN MAKHLUK YG KURANG PATUT DISEBUT MAKHLUK dan KURANG FAHAM tentang ‘HAKEKAT’ dari MAKHLUK”
“intinya Labih Baik kita MeNyalahkan Diri Sendiri dan Berkaca pakai Cermin DiRi sendiri dulu alias introspeksi ‘DiRi’
“AmbiL ‘HiKMAH’ dari Setiap KejaDian PaK/Buk/Om/Tante”
Koq warga Sumsel mau aja ya..pilih pemimpin yg suka rebut istri orang.Belum jadi gubernur aja udah buat aksi porno,apalagi udah jadi,gak tau dech..Makanya sebelum mencalonkan diri,coba bercermin diri,sudah bersihkan diri kita menjadi contoh yg baik bagi rakyatnya,kalau punya aib baik korupsi,selingkuh dll,lebih baik jangan munafik dan jgn menjadi pemimpin!!Lebih baik mundur saja,masih banyak koq calon2 muda yg lebih punya moral dan punya rasa malu.Saya gak habis pikir rakyat di Sumsel seperti dibutakan matanya dengan membeli buaya dalam karung yang memang buaya darat dan pria aksi kelamin.
Kalau berkomentar bahasa Indonesia saja, bung.. koq, bahasa betawi… ihh… maluuu… aku 25 tahun bergaul dengan orang betawi, jadi agak merinding membacanya…… malu…. uu… yang nulis gak malu ya… padahal orang komering…
Inilah mental pejabat kita, pendidikan tinggi2 samapai ke luar negeri, tp kalau melihat uang dan pahaaaaaa lidahnya pada ngenceshhhhhhhhhh!!!!!
enakan jadi orang biasa banyak belang juga gak ada yang ngomongin !!!!!
dari pada jadi orang penting harus capek2 ngumpetin kebusukan kita !!
he he he he he he he he
Assalamualaikuuuuum……….
Kasus begini mah sudah klasik banget….Tuh silahkan kutip kelakuan para pejabat Polisi POLDASU yang di KAROBINAMITRA deh…..coba aja liat sendiri para polisi juga sudah tau sama tau sih……malah mereka saling melindungi satu sama lain. Kasihan aja sama istrinya yang dia isukan sakit jiwa padahal depresi karena kalakuan dia selama ini……