Juanda Simanjuntak [45], PNS yang bekerja sebagai guru di SMP Negeri 1 Balige, tenggelam di Danau Toba. Kakinya tergelincir dari kapal, sepulang pesta adat dari Ambarita.
Menurut laporan tertulis Dinas Perhubungan Kabupaten Toba Samosir yang diperoleh Blog Berita pada Jumat siang ini, tenggelamnya Juanda terjadi Kamis kemarin sekitar pukul 11.30 tengah malam di perbatasan perairan Tao Sukkea dan Tao Panamean, tidak jauh dari Desa Panamean, Kecamatan Uluan, Kabupaten Tobasa. Guru tersebut tadi malam menumpang sebuah kapal bermotor bersama 80-an warga Balige lainnya; mereka sehabis mengikuti pesta adat di Ambarita.
Oleh Jarar Siahaan; Blog Berita; Balige
Saat berita ini di-online-kan pukul 2.40 Jumat siang, pencarian Juanda Simanjuntak di Danau Toba masih terus berlangsung, yang dilakukan oleh warga bersama aparat Dinas Perhubungan, Polsek Lumbanjulu, Polsek Balige, dan Polisi Airud Parapat.
“Sebenarnya tadi malam para penumpang kapal sudah berusaha mencari, tapi tidak ketemu,” kata Adil Siahaan, Kabid LLDDS Dinas Perhubungan Tobasa, yang dihubungi Blog Berita via telepon satu jam lalu.
Adil menjelaskan, menurut para penumpang kapal yang sebagian adalah famili Juanda Simanjuntak, PNS itu dalam kondisi kurang sehat. Dia berjalan mondar-mandir di atas kapal. Rekan-rekannya menasihati supaya dia duduk saja. Entah bagaimana, ketika berdiri di bibir kapal, kaki Juanda terpeleset dan tubuhnya jatuh ke danau. Beberapa penumpang menyaksikannya, lalu melapor kepada nahkoda. Kapal lalu diputar, kembali menuju lokasi jatuhnya Juanda sekitar 20 meter di belakang. Saat itu gelap-gulita.
Dengan bantuan senter dan lampu sepeda motor yang berada di atas kapal, beberapa orang turun ke air untuk mencari, tapi Juanda tidak terlihat. Warga menyelam ke dalam air Danau Toba, tapi juga tidak berhasil menemukannya. Pencarian oleh penumpang kapal berlangsung hingga pukul 4 pagi. Tidak berhasil, mereka pun bergerak menuju dermaga kapal di Balige dan melaporkan hilangnya Juanda kepada Dinas Perhubungan dan polisi. Dua jam lalu kapal tersebut kembali lagi ke lokasi untuk mencari Juanda.
Juanda Simanjuntak, guru SMPN 1 Balige, tinggal di Dusun Pandumaan, Desa Dame Bonan Dolok, Kecamatan Balige. [www.blogberita.net]


Turut Berduka cita atas meninggalnya bapak Juanda Simanjuntak.
Semoga jenazah beliau segera ditemukan. Bagi keluarga yang ditinggal, semoga Tuhan memberi ketabahan.
Turut berduka cita kepada keluarga yang ditinggalkan. Bapak Juanda simanjuntak atau yang sering kami panggil Bapak JS adalah guru bahasa inggris waktu saya kelas 3 smp 1. Beliau sangat baik dan banyak disukai murid. dan yang saya dengar bapak JS udah lama sakit2 juga.
Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga tabah dan semoga jasad beliau segera ditemukan.
Saya yakin Beliau akan duduk di sisiNYA.amin