Bah, panitia Pesta Danau Toba selalu ngutang
Rupanya panitia Pesta Danau Toba selalu menunggak utang, seperti biaya penginapan pejabat di hotel-hotel di Parapat. Pesta Danau Toba 2008, yang sedang berlangsung pekan ini, sepi pengunjung.
Kompas.com menulis berita berjudul Pesta Danau Toba Digelar, Hotel Tetap Sepi. Antara lain ditulis:
Tingkat hunian hotel di kawasan wisata Parapat tidak banyak berpengaruh meski digelar Pesta Danau Toba.”Momen Pesta Danau Toba tidak memberikan dampak positif bagi pasar yang kami bidik. Inilah kenyataannya. Pesanan memang naik dari panitia penyelenggara dan rombongan pejabat negara,” kata Manajer Umum Hotel Niagara Parapat, Cahyo Pramono, Senin [14/7] di Parapat.
Cahyo tidak begitu bangga dengan kondisi ini. Sebab, seperti pelaksanaan Pesta Danau Toba di tahun-tahun sebelumnya, panitia penyelenggara menunggak hutang. “Meskipun pesanan naik, kami senang sekaligus khawatir, panitia penyelenggara setiap tahun berbeda orangnya,” katanya.
Namun dalam berita itu Kompas tidak [atau belum?] mengulas lebih dalam soal tunggakan utang panitia Pesta Danau Toba dimaksud.
Apakah ada pembaca Blog Berita yang saat ini sedang berada di Parapat untuk menyaksikan Pesta Danau Toba? Kalau mau, silakan berbagi cerita dan opini perihal apa yang engkau saksikan di sana. Kirim tulisanmu via email: blogberita [at] gmail [dot] com. Boleh menyertakan foto dirimu dan foto kegiatan di Pesta Danau Toba.
Koneksi Internetmu lambat? Tak sempat tiap hari membaca web? Ini solusinya. ©Diizinkan mengutip artikel Blog Berita ini dengan syarat membuat tautan-balik.
Kirim artikel ini ke teman
• Donasi • Hubungi Blog Berita

Bagaimana ngak sepi ?? Seharusnya PDT dapat dilaksanakan pada saat hari libur sekolah, ini justru dilaksanakan tepat pada saat hari pertama masuk sekolah.
Gebyar PDT sudah tidak seperti dulu lagi, kedepan sebelum melaksanakan kembali PDT , perlu dilakukan kilas balik dan melakukan analisa dari berbagai aspek pendukung ( infrastruktur, fasilitas , dan masyarakat setempat yang terlibat langsung sebagai pelaku parawisata).
PDT seharusnya menjadi alat melestarikan olahraga, seni dan budaya tradisional seperti : tortor , musik tradisionil, olahraga renang , solu bolon, marjalengkat, marsiranggut, marhonong, dll. Namun kenyataannya sekarang pada PDT yang ditonjolkan balap sepeda, , jet ski, gantole dan artis ibukota.
Panitia pelaksana masih harus banyak belajar, bagaimana mengemas PDT tersebut menjadi pesta tahunan yang dinanti masyarakat. Bila perlu pelaksanaannya diserahkan kepada orang professional, pemerintah tinggal mengawasi dan melakukan evaluasi.
Disamping itu, kita harus berpikir bagaimana menciptakan Danau Toba menjadi tujuan utama wisata di Sumatera Utara, pemerintah daerah harus memikirkan bagaimana menata kawasan Danau Toba tersebut menjadi lebih menarik, khususnya meningkatkan dar-wis pelaku-pelaku wisata kita.
[reply to this comment]
willy reply on 20 July 2008:
setuju dengan pendapat mu lae
back to nature aja deh
ga usah ikut2an orang lain
kita harus bangga dengan kebudayaan kita sendiri
KITA HARUS BANGGA JADI ORANG BATAK
HAHAHAHHAHHA
[reply to this comment]
Gimana gak Sepi??
Pembukaan acara pesta danau tobanya aja, pas hari ha kemasukan sekolah. Coba klo bertepatan pada saat libur anak sekolah kemaren,,pasti rame kan.
So..intinya mungkin hanya di penjadwalan aja.
Saran: Sebaiknay pelaksanaan pesta toba berbarengan denagn hari Libur.
[reply to this comment]
gampang aja bang, waktu rapat jgn hanya pejabat saja yg hadir tapi pedagang dan pengusaha hotel se parapat pun seharusnya diajak lah..cemana mau sukses kalo yang diotak duit masuk pribadi bukan PAD yg hrs nya msk ke kas daerah/negara..?? yg diundang itu artis bkn pejabat yg aji mumpung skalian numpang kampanye..massam mana lah gak berantakan..piye to lae… annon daong.
[reply to this comment]
Silakan bila ingin mengkritik, tapi pakai etika, karena begitulah manusia beradab. Blogberita.net akan menghapus komen yang tidak berkaitan dengan topik artikel, dan komen spam. Untuk menanggapi komentar sebelumnya, klik [reply to this comment], dan untuk membatalkan, tekan “click to cancel reply” di bawah tombol “Kirim”. SILAKAN HAPUS SEMUA PESAN INI, DAN MULAILAH BERKOMENTAR.
Kepada Panitia PDT YTH:
Kami bingung mengenai perencanaan PDT Th 2008 yang acak2 kan. Memang satu sisi berhasil mendatangkan petinggi RI 1, tapi dampaknya ke D.Toba tidak signifikan karena panitia tidak Profesional, dan Ketua Umum tidak diberdayakan atau tidak peduli??? yakni Pak Hendri Hutabarat, tetapi sepengetahuan saya Pak Hendri bukan begitu tipenya heee.heee ATAU Sujono dan Family Taksi yang mencaplok????
Horasss
[reply to this comment]
Kepada Panitia PDT YTH:
Kami bingung mengenai perencanaan PDT Th 2008 yang acak2 kan. Memang satu sisi berhasil mendatangkan petinggi RI 1, tapi dampaknya ke D.Toba tidak signifikan karena panitia tidak Profesional, dan Ketua Umum tidak diberdayakan atau tidak peduli??? yakni Pak Hendri Hutabarat, tetapi sepengetahuan saya Pak Hendri bukan begitu tipenya heee.heee ATAU Sujono dan Family Taksi yang mencaplok????
Horasss
[reply to this comment]