Untuk Telkom Speedy Balige dan Siantar
Teleponku ke 147 dijawab petugas Telkom Medan dengan ramah. Tidak lewat 5 menit petugas Speedy Siantar menelepon. Selama 30 menit dia memanduku dengan sabar.
Jarar Siahaan; Blog Berita; Balige
“Apakah Bapak sudah mengecek kabel-kabel ke modem dan komputer? Siapa tahu longgar,” kata seorang perempuan di nomor keluhan pelanggan Telkom Speedy 147.
“Sudah, Bu,” kataku.
“Silakan Bapak cek dulu username dan password, jangan sampai salah. Komputer juga bisa di-restart.”
“Tetap tidak bisa.”
“Baik, Pak. Nomor berapa yang bisa kami hubungi?”
Hari itu adalah Sabtu, pekan lalu. Sempat kuduga orang-orang Speedy, layanan Internet pita lebar dari Telkom, akan sulit dihubungi pada hari Sabtu. Rupanya tidak.
Percakapanku dengan perempuan tadi kulakukan dari telepon rumah Rikardo Simamora yang mulai kutulari “penyakit online”. Sahabatku yang bekerja sebagai PNS di kantor Camat Balige itu baru berlangganan Speedy dua bulan terakhir, dia juga sudah ngeblog, dan tidak lagi membeli tabloid Bola kegemarannya dan koran-koran harian seperti Kompas karena sudah bisa membacanya secara gratis via Internet. Sabtu itu dia memintaku datang karena Internetnya tidak bisa tersambung.
Setelah kucoba beberapa “prosedur standar”, Speedy Rikardo tidak bisa juga konek, lalu kuhubungi 147 — yang dijawab perempuan tadi. Setelah itu Rikardo menelepon kantor Telkom Balige untuk berbicara dengan Enas, petugas yang selama ini memasang Speedy ke pelanggan-pelanggan di Balige, tapi dia sedang bertugas di lapangan. Aku pun mengontek Kepala PT Telkom Balige, Pak Sinaga. “Minta maaf ya, lae, jadi terganggu main Internetnya. Segera kami cek. Akan kuhubungi juga teman Speedy Siantar,” kata Sinaga.
Berselang dua-tiga menit, petugas Speedy Siantar menelepon ke rumah Rikardo. Aku yang mengangkat. “Apa masalahnya, Pak?” tanya lelaki di seberang telepon, lalu memintaku mengecek beberapa hal pada laptop Rikardo.
Setelah yakin bahwa tidak ada masalah pada laptop dan jaringan telepon rumah Rikardo, serta, “Speedy di Siantar dan Medan juga oke, tidak sedang ada perbaikan,” dia menyimpulkan bahwa kemungkinan besar masalahnya adalah pada settingan modem. “Bisa jadi karena seringnya mati listrik. Mungkin ketika online tiba-tiba listrik mati, dan settingan di modem memang terkadang bisa hilang. Maka sebaiknya Bapak memakai UPS supaya modemnya tetap hidup,” katanya memberi saran. UPS atau uninterruptible power supply berfungsi sebagai baterai cadangan bagi alat-alat elektronik.
Petugas itu kemudian menawarkan memberikan panduan via telepon untuk mengeset-ulang modem Speedy. Aku meminta padanya supaya Speedy Rikardo diset memakai tipe bridge, bukan lagi tipe PPPoE seperti selama ini. Lalu kami mulai langkah-langkahnya; dari Telkom Siantar dia memberikan instruksi, kami di Balige melakukan “eksekusi”.
Pengesetan kami lakukan beberapa kali. Gagal dan ulang lagi. Lelaki itu tetap dengan sabar memandu. “Sekarang coba Bapak cek lagi,” katanya. Butuh dua menit menunggu proses pengecekan, dan jeda itu kami pakai bercakap-cakap santai.
“Enak main Internet ini, Pak, wawasan tambah luas, banyak informasi gratis. Dengan mengakses Internet, masyarakat nggak bisa lagi dibodoh-bodohi,” katanya.
“Benar, Pak, dan sejauh ini Speedy di Balige cukup cepat,” kataku memuji.
Selama 30 menit dia memandu kami lewat telepon untuk mengeset Speedy, baik tipe PPPoE maupun bridge. Karena ada kendala teknis lain, akhirnya kami memilih tipe PPPoE kembali. Internet di rumah temanku itu pun berhasil tersambung.
“Lain kali kalau ada masalah, silakan hubungi saya, Pak. Ke nomor HP saya juga bisa,” katanya, lalu menyebutkan nomor Flexi-nya.
Terima kasih untuk Telkom Speedy Medan, Siantar, dan Balige yang menanggapi keluhan pelanggan dalam waktu yang cepat. Terima kasih untuk bapak petugas Speedy Siantar yang memberikan solusi dengan penuh keramahan.
Nama petugas Speedy Siantar itu adalah Syahril. [BLOG BERITA]
Koneksi Internetmu lambat? Tak sempat tiap hari membaca web? Ini solusinya. ©Diizinkan mengutip artikel Blog Berita ini dengan syarat membuat tautan-balik.
Kirim artikel ini ke teman
• Donasi • Hubungi Blog Berita

wah..udah manta sekarang jaringan internet di balige ya lae…. bagaimana dengan di Samosir (Panururan) apa udah bisa juga Pake Speedy??
maulitae
[reply to this comment]
Enak dong dapat layanan yg cepet dan ramah spt itu dari Speedy, saya pernah ngeluh Speedy di kantor sama orang Telkom (Jaktim), jawabannya nggak memuaskan.
[reply to this comment]