Audisi Tobasa Idol ‘nggak pakai nangis’

Kemarin Tobasa Idol menyaring 16 nama dari 150 orang yang mendaftar pada audisi terakhir. Ke-16 peserta itu akan berlomba Sabtu malam untuk merebut posisi tiga besar.

Pada audisi keempat atau terakhir Rabu kemarin panitia Tobasa Idol 2008 terpaksa membatasi jumlah peserta, karena sampai sore hari masih saja ada yang datang mendaftar. Tim juri — Edwin Hutagaol, Beta Siahaan, dan Sri Tampubolon — tampak kewalahan. Sampai pukul 5 sore mereka masih menyeleksi pendaftar baru. “Sudah, sudah, pendaftaran sudah ditutup,” kata panitia kepada juri.

Pendaftaran dilakukan di balai desa di sebelah kantor Dinas Pariwisata Tobasa, Kota Balige. Sedangkan penjurian berlangsung di dalam sebuah kamar kecil berukuran 1,5 meter x 5 meter di dalam gedung balai desa itu, yang tidak memiliki penerangan lampu.

Dari sekitar 150 pendaftar, juri memilih kurang-lebih 50 orang. Semua peserta audisi diharuskan menyanyikan satu lagu wajib — dari dua lagu Batak Toba yang ditentukan juri — dan satu lagu bebas. Pada tahap selanjutnya 50 orang yang lolos seleksi pertama dites lagi membawakan satu lagu bebas. Hasilnya adalah 30 orang, yang kemudian disaring lagi menjadi tinggal 16. Semua proses seleksi itu dilakukan juri secara non-stop.

Nama 16 peserta yang lolos untuk mengikuti audisi ke-4 Tobasa Idol pada Sabtu, 2 Agustus 2008:

  1. Roy
  2. Syahrul
  3. Florentina
  4. Osin
  5. Arawaty
  6. Anita
  7. Tifani
  8. Morina
  9. Deby
  10. Frans
  11. Ricardo
  12. Parulian
  13. Lady
  14. Helena
  15. Teresia
  16. Debora

Keenam belas orang inilah yang akan berlomba pada Sabtu mendatang untuk merebut posisi tiga besar. Kemudian ketiga pemenang audisi ke-4 tersebut akan masuk ke grand final, bersaing dengan rekan-rekan mereka yang menjuarai audisi pertama hingga audisi ketiga.

Tonton video beberapa peserta audisi ke-4 Tobasa Idol bernyanyi di hadapan juri yang direkam Blog Berita kemarin sore

Get the Flash Player to see the wordTube Media Player.

Kepada Blog Berita, ketua panitia Harry Hutagaol mengatakan ada beberapa orangtua yang “menitipkan” anaknya agar diloloskan, tapi dengan tegas Harry menjawab bahwa tim jurilah yang punya wewenang penuh.

Para pelajar berusia 13 tahun sampai 18 tahun yang mengikuti tahap penyaringan audisi keempat Tobasa Idol datang dari hampir semua kecamatan yang ada di Kabupaten Tobasa, seperti Kecamatan Balige, Porsea, Laguboti, Silaen, hingga Ajibata.

Umumnya peserta audisi ke-4 adalah pelajar usia SMP. Sebagian besar datang tidak bersama orangtua. Mereka tampil percaya diri, dan tidak menangis ketika tidak lolos penjurian. Beberapa orang nekat mendaftar tanpa persiapan matang, misalnya tidak menghafal lirik lagu. Bahkan ada yang terkesan buru-buru dari rumah karena cuma mengenakan celana pendek, kaos oblong, dan sendal jepit. Tapi mereka luar biasa, mereka sangat percaya diri.

Beberapa hal lucu terjadi di ruang penjurian. Misalnya ada seorang peserta cowok yang datang dua kali. “Lho, kau kan tadi sudah selesai,” kata juri Sri Tampubolon.

“Iya, Kak, tapi tadi bukan atas namaku, aku cuma membantu gantikan kawan yang ikut mendaftar tapi dia keburu pulang,” katanya lugu. Juri tersenyum.

Ada peserta yang bernyanyi dengan datar, suaranya pun lemah tidak bertenaga, dan kebetulan tubuhnya sangat kecil. “Bagus, kau bisa latihan lagi, nanti ada Tobasa Idol ke-2,” kata juri Beta Siahaan.

“Iya, kau juga harus makan yang banyak, ya, biar suaramu juga lebih kuat,” tambah Edwin Hutagaol.

Peserta lain, seorang perempuan, memiliki suara yang cukup bagus tapi dia tidak menghafal lirik lagunya. Beberapa kali dia terhenti saat bernyanyi di hadapan juri.

Situs Blog Berita akan menayangkan video ke-12 peserta grand final, 16 Agustus 2008. [www.blogberita.net]

Koneksi Internetmu lambat? Tak sempat tiap hari membaca web? Ini solusinya. ©Diizinkan mengutip artikel Blog Berita ini dengan syarat membuat tautan-balik.
Kirim artikel ini ke teman Kirim artikel ini ke teman Donasi Hubungi Blog Berita

21 Responses to “Audisi Tobasa Idol ‘nggak pakai nangis’”

  1. Saya pikir, audisi Tobasa Idol ini cukup lumayan bagus, kita pantas bangga, di Balige sebuah kota yang sangat kecil muncul penyanyi-penyanyi remaja yang pantas dibanggakan, seperti yang terlihat pada video tersebut di atas. Sukses dan kagum saya kepada semua panitia Tobasa Idol. Horas.

    [reply to this comment]

  2. permisi nompang lewat……….blognya ok lae….

    [reply to this comment]

  3. mantaps..
    mudah2an dari acara2 idol2an yang sudah ada di indonesia ini, idol tobasa bisa mencerminkan toba mas… hehehehe

    Pokoknya satu! Maju terus…

    [reply to this comment]

  4. Semoga dengan adanya Tobasa Idol akan melahirkan generasi muda yang puna potensi dan berprestasi. Semoga pelaksanaan Tobasa Idol berjalan dengan lancar dan tidak usah patah semangat walau masih kurang “perhatian” dari Pemda.

    [reply to this comment]

  5. Saluuuuutttttt buat Tobasa Idol!

    Pesertanye natural, kaga dibuat-buat. Beda banget ame laga lagu idol-idolan nyang laen, pake efek aer mate bombay segala…
    Sukses dah!

    [reply to this comment]

    darmadi reply on 1 August 2008:

    @ riezieq

    Idol2 yang lain, namanya Nangis Idol. Nangis sih, pintar. Nyanyi kagak.

    [reply to this comment]

    rizieq reply on 2 August 2008:

    Denger-denger mo diganti jadi Indonesian Dodol…

    [reply to this comment]

  6. Bang Jarar, cewek yang pertama dan cowok yang ketiga (dalam video) apakah lolos 16 besar? Bagus tuh, pantas kalau ikut Grand Final.

    [reply to this comment]

    frans reply on 3 August 2008:

    cowok itu sih menag………
    kamu setuju kan klo dia menang???
    tu..josua namanya..
    bagus kan.

    [reply to this comment]

    Luce Kristina reply on 6 August 2008:

    Bang Jarar saya setuju Yang namanya JOSUA itu pantas jadi pemenang,disamping penguasaan panggung ok satu satunya peserta SMP,yang penya kesempatan untuk berkembang.HORAS. MAJU TOBASA. KITA DI BATAM BANGGA BLOG ini jadi favorit kita.

    BLOG BERITA: terima kasih, kristina.

    [reply to this comment]

  7. Selamat buat Panitia & team Juri
    Semoga untuk kedepan lebih sukses
    terimakasih buat bung Jarar atas tayangan videonya, karena kita semua bisa nonton Tobasa Idol..serasa nonton di Balaidesa Balige

    [reply to this comment]

  8. Bang Jarar terimakasih videonya, kalo boleh besok malam tampilin juga lah video 16 peserta audisi ke 4, semuanya bang kalo boleh. :)

    [reply to this comment]

  9. Wah… saya bangga dengan orang batak disana, masih kanak2 sdh kelihatan bakat nyanyinya.
    “DANG HALAK BATAK MOLO DANG BOI MARENDE”.
    Itulah ciri2 khas halak hita.
    Juga para orang tua yg berlomba memajukan anak2nya sesuai dgn budaya batak, “ANAKKON HI DO HAMORAON DIAU” agar kelak anak2nya mendapat kemajuan dan jd yang terbaik.
    Saya yakin, anak2 Toba gak kalah saing dgn kota, terbukti idol2 sebelumnya, rata2 pemenangnya orang Batak kan..
    Ngomong2, lagu Batak yg wajib, judulnya apa bang jarar?

    BLOG BERITA: lagu “uju di ngolukkon” dan “poda”.

    [reply to this comment]

  10. buat smua peserta jadilah idol yang sesungguhnya
    kalian terpilih untuk maju.
    buat juri2 juga maju terus, jag pikirkan apa kata orang, pilihan kalian tepat kok kan ada tiga bukan cuma satu.
    keputusan tetap keputusan!

    [reply to this comment]

  11. Amang jooo..sai tuhaseanama akka gelleng ni bangsoi..sai adong dope tikkina mansarihon idol-idol. Dung idol-idol on ikkon adong manian tindak lanjutna.

    [reply to this comment]

  12. HORAS…Wah senang rasanya akhirnya kampung halamanku membuat suatu ajang pencarian bakat.Aku sangat mendukung kegiatan seperti itu karena kaum2 muda khususnya di Tobasa tidak akan menghabiskan masa mudanya untuk sesuatu yang tidak berguna.
    Saranku Pemda Tobasa sebaiknya juga memperhatikan situasi kaum mudanya sekarang. Pembangunan daerah memang harus berjalan,tapi kaum muda juga harus diperhatikan, karena suatu saat kaum muda inilah yang akan meneruskan kelangsungan Tobasa sendiri.Aku bukan seorang yang sok tua..tetapi hanya seorang kaum muda Tobasa juga yang bersekolah di tanah sileban, yang mencintai Tobasa dan berteriak untuk menyemangati kaum muda untuk berkreasi mulai dari hal terkecil sekalipun.Aku merasakan bahwa kreativitas dan inovasi seseorang itu dapat menentukan masa depan dirinya dan lingkungannya.
    Jadi dukung kaum muda Tobasa cari ajang bakat lainnya yang menuntut kreativitas kaum muda untuk sesuatu yang positif..
    HORAS..

    [reply to this comment]

  13. bah kenafa tidak pas Desember diselenggarakan abang? Asa dohot-dohot hian hami mangarame2 i, ate bang Udut dohot ito Tonggo?

    [reply to this comment]

  14. Hallo Balige Tano Hatubuan Hu…
    H O R A S …. Slam Sejahtera Buat semua.
    Sy sebagai anak Balige senang akan kompetisi ini.
    Layaknya Sepakbola, FAIR PLAY Ditegakkan yah.
    Buat anda juga panitia, saya bisa minta video audisinya JOEL Tampubolon gak, kalo boleh, yang komplet yah (plizzz…..)

    Buat Panitia dan team juri, Succes Always for this Great Competition. (Jangan lupa, tolong cantumin cara ngedukung JOEL untuk Grand Final Nanti Yah.

    JOEL, i’m your Fanatic Supporter,
    Hey, my young Brother, Go….Go…..Go…..
    Love U Always my Young Brother.

    Mo Ny Lagi nih, saat grand Final nanti, kita bisa nonton langsung gak di Blok Ini ? Thx

    God Bless U All.

    [reply to this comment]

  15. Sekedar info dan mohon dukungan nih,

    KEPADA SEMUA PUNGUAN TAMPUBOLON SE JABODETABEK, APABILA ANDA SEMUA AKSES BLOG INI, JANGAN LUPA UNTUK MENDUKUNG JAGOAN KITA.

    Tu hamu akka abang, ito, ampara, haha anggi, inang tua dihot inang uda , namboru, ( ah…tahe, ndang hagoaran au hamu sude…)
    Rap ma hita mandukung Jagoan dari Tampubolon, asa anggiat boi mamboan hita tu sada goar nalaho sibanggahonotta, ima, Juara TOBASA IDOL,

    ” JOEL TAMPUBOLON ”

    Hirim do roha nami di sude aKKA DUKUNGAN DOA & SMS SIAN HAMU AKKA TONDONG DOHOT SISOLHOT, apalagi dipunguan ni Tampubolon.

    Disialai sude, Jumolo Do DOHONON nami, MAULIATE GODANG.

    ” TUHAN MEMBERKATI “

    [reply to this comment]

  16. Hmmm…materinya lumayan bagus..apalagi yg cowo—yg gendut itu Joshua yah…suaranya up to date…yg laku u/ jualan…suaranya empukkkk sekali..tidak pake urat leher…
    Muda2an generasi baru ini mau rajin belajarrr..unang sipanggaron….sekali lagi sukses u/ semua…
    —-let the music heal your soul——

    [reply to this comment]

  17. bagus!!, tapi kok pake istilah ‘idol’? kesannya meniru dan kurang kreatif, dalam level yang lebih tinggi ‘idol’ sudah menjadi merk dagang FremantleMedia (maaf kalau saya salah)saya kira masih bisa dicari nama lain, bisa jadi lebih menjual dan lebih orisinil, terimakasih.

    [reply to this comment]

Tulis komentar pada kolom di bawah

Tampilkan artikelmu di Blog Berita: berbentuk opini, feature, berita, tips unik, atau cerpen.