Ada dua versi percakapan pilot dan kopilot pesawat Adam Air yang jatuh di perairan Majane, 1 Januari 2007, dan menewaskan 102 orang. KNKT menyayangkan bocornya rekaman suara pilot itu di situs-situs Internet. Pilot: “Jangan dibelokin nih. Kita…!” Kopilot: “Captain, captain…! Aduh Capt, Capt, Allahu Akbar, mayday…, Allahu Akbar, mayday, mayday, Allahu Akbar!”
Suara percakapan pilot & kopilot Boeing 737-400 Adam Air yang beredar di YouTube
“Penyebaran itu kriminal dan aneh,” kata Direktur Operasi Garuda Indonesia Ari Sapari kepada Tempo. Ari mengimbau Komite Nasional Keselamatan Transportasi [KNKT] mengklarifikasi rekaman dari kotak hitam Boeing 737-400 Adam Air karena, katanya, “Itu kan rahasia.”
Direktur Utama PT AdamSky Connection [pemilik Adam Air] Adam Aditya Suherman juga merasa heran karena rekaman dari Perekam Suara Kokpit, bagian dari kotam hitam, hanya untuk keperluan penyelidikan kecelakaan pesawat. “Entah siapa pelakunya,” kata Adam.
Rekaman percakapan pilot dan kopilot Adam Air, Refri Widodo dan Yoga, lima menit sebelum pesawat jatuh, baru-baru ini beredar di berbagai situs Internet. Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal menyatakan rekaman percakapan dari kotak hitam Boeing 737-400 milik Adam Air tidak orisinal meski ada beberapa kemiripan.
Inilah dua versi transkrip sebagian isi rekaman percakapan Kapten Pilot Revri Agustian Widodo dengan kopilot Yoga menjelang jatuhnya pesawat Adam Air 737-400 di perairan Majene, Sulawesi Barat, 1 Januari 2007, seperti dikutip Blog Berita dari Koran Tempo edisi Senin kemarin.
VERSI INTERNET
Pilot (P) : Ngaco. FIDS-nya (Flight Information Display System) udah, FMS-nya (Flight Management System, komputer pengatur di kokpit) telah mengacaukan dirinya sendiri…. Uedan opo (gila apa)…. Oi, terbangnya melanglang buana’e….
Kopilot (K) : Manual aja, Capt, ya.
P: Coba ini… apa… ee… gue pake ini aja deh terbangnya? Pake IRS-nya (Inertial Reference System) taruh di altitude.
K: Yes.
K: Masuk ke?
P: Fail aja.
K: Fail?
P: Ya, fault aja deh.
K: Fault aja ya.
P: Nih, taruh di altitude aja nih.
K: Other’s more problems?
P: Altitude nggak.
K: Yang left?
P: Iya, arah angin dan heading-nya saja, masukin ya.
K: SELCAL dan Altitude?
P: Masukin ini.
K: Heading berapa nih, Capt? zero… zero seven nine, ya?
P: Iya, masukin ini ke atas.
K: Ini, Capt?
P: taruh NAV (Navigation) lagi.
(Terdengar suara peringatan “bank angle”, menandakan
pesawat telah miring melewati 35 derajat dua kali).
P: Taruh NAV lagi, taruh NAV lagi….
(Terdengar suara peringatan alarm).
K: Yes?
P: Taruh NAV lagi!
(Suara “bank angle” dan alarm).
P: Taruh NAV lagi!
K: NAV! Oke, Capt?
P: Jangan dibelokin nih. Kita…!
K: Captain, captain, captain…!
(Terdengar suara kretek… kretek….)
K: Aduh Capt, Capt, Capt…!
P: Iya, iya…!
K: Allahu Akbar, mayday…. Ahhh… Allahu Akbar, mayday,
mayday, Allahu Akbar!
(Suara kretek-kretek semakin keras). “Ahh… Allaahu Akbaar…!”
(Terdengar gemuruh. Rekaman berhenti).
VERSI KNKT
Pilot (P) : Taruh di IRS attitude.
Kopilot (K) : Oke Capt.
P: Masukkan.
P: Masih fail.
K: Fail.
P: Ada fault. Pilih attitude.
K: Mengalihkan ke mode IRS.
P: Attitude left.
K: Left.
P: Setelah ini heading set, ya, masukin ya.
P: Lihat QRH. Kalau IRS nomor 2 mati, lihat ada apa.
K: IRS.
P: Navigasi, FMS (Flight Management System), lihat FMS-nya.
K: IRS fault.
P: Eleven four, itu nggak fault.
K: Itu nggak fault.
P: IRS-nya salah
K: Tapi fault-nya harus dinyalakan, Capt.
P: Iya, itu nggak fault.
K: Yes, on the ground flight.
K: Yang satu ini on the ground.
K: IRS fault eleven four.
P: Itu nggak fault.
K: No, no, no.
K: Yang left bagus.
P: Ya, itulah kenapa.
P: Bisakah kita mematikan salah satu IRS?
K: Sepertinya nggak perlu.
P: Nggak ada apa-apa.
P: Nggak ada apa-apa.
K: Radial, two nine zero, yup.
(Suara peringatan “bank angle” berbunyi empat kali).
P: Taruh NAV lagi, taruh NAV lagi.
K: Yes.
P: Taruh di NAV lagi, taruh NAV lagi.
(Ada suara peringatan Altitude Deviation).
K: NAV.
P: Jangan dibelokkan! Ini heading kita.
K: Hentikan! Hentikan! Hentikan! Hentikan!
(Terdengar suara berdebam-debam keras).

Artikel ini boleh dikutip HANYA JIKA disebutkan sumbernya www.blogberita.net DAN dibuat tautan-balik. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!



















roy sianipar mana yah??
eh dia ntu org yg sm ma petrus sianipar.. menurut deduksi gua, cara dia nyentak mirip, ngototnya, klo org beda napa ko kaya yg udh ada naskahnya??
napa slg bales2an?? apa g ada krjaan laen??
yg plg aneh, liat wktu posting komennya, tiap hari pasti ada yg bales, its so strange guys..
yup, bener bgd, ni emg org yg sm. mngkn jg skenario yg pny.. no offense, piss agh
Eeeeh, maila saluhut bangso i mernida pangalahomuna angka na poso i.
“Ale Jesus parasi roha godang, asi ma rohaM di angka pangarehei on, jala siurus ‘Blog’ on (ai dipaloas do marsirehean di Blog na i), sesa ma dosanami bangso Batak on, pamian ma TondiM, Tondi Parbadia, tu bagasan rohanami marsada-sada, asa huboto hami marpangalaho na ture di jolo ni angka bangso na asing. Mangasahon goar ni Jesus Ktistus, bali ma tondi sipangarehe-rehei sian roha nami marsada-sada, asa marmulia Ho Jesus, Rajanami; Amen.”
pembuat blog ini orangnya kemana yah ada yg tau ga?
wanted toga nainggolan !!!!
wanted toga nainggolan !!!!
wanted toga nainggolan !!!!
maaf sebelummnya, saya hanya mencari teman kuliah saya dulu. sudah lama tak bertemu sejak tahun 1996. namanya toga nainggolan yang menulis artikel dan puisi di http://bataknews.wordpress.com/. namaku bambang aris tinggal di bengkulu kalo bisa kabarin dong ke emailku belanaksungaihitam@yahoo.com.
terima kasih banyak ya…!!!!!!
wanted toga nainggolan !!!!
wanted toga nainggolan !!!!
wanted toga nainggolan !!!!
Salam kenal buat semua pembaca BLOG ini dan terutana yang punya, saya adalah pendatang baru disini. Thanks
ada yg tau bang jarar kemana ? posting dari bulan agustus sampai sekarang tidak muncul2…
apakah sama nasibnya dengan mas priyadi ? seorang blogger yg katanya di tangkap polisi gara2 tulisan blognya ?
http://www.priyadi.net tidak pernah tulis blog lagi.
tolong kasih info bang jarar
Saya Roy Sianipar mengaku bahwa saya memang sakit jiwa..
Kena sifilis dinegara Australia sini,,makanya saya malu menjadi pulang ketanah batak yang sangat beretika itu..
ribet-ribut-ribet…
mending doain semoga arwah para penumpang itu diterima di sisiNYA, dan semoga kluarga yg ditinggalkan diberi kekuatan.. Amien..
Kasihan banget tuh, para penumpang…
Bayar mahal untuk ke kota sebrang…
Semoga aja arwahnya tenang…
Buat Adam Air, keselamatan penumpang harus jadi prioritas pertama, sampainya lambat itu gk apa-apa. Asalkan penumpangnya selamat…
Silakan bila ingin mengkritik, tapi pakai etika, karena begitulah manusia beradab. Blogberita.net akan menghapus komen yang tidak berkaitan dengan topik artikel, dan komen spam. Untuk menanggapi komentar sebelumnya, klik [reply to this comment], dan untuk membatalkan, tekan “click to cancel reply” di bawah tombol “Kirim”. SILAKAN HAPUS SEMUA PESAN INI, DAN MULAILAH BERKOMENTAR.