<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Cerita humor, pesan Tuhan soal hari kiamat</title>
	<atom:link href="http://blogberita.net/2008/08/13/cerita-humor-pesan-tuhan-soal-hari-kiamat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogberita.net/2008/08/13/cerita-humor-pesan-tuhan-soal-hari-kiamat/</link>
	<description>Blog berita terbaru artikel unik video terbaik</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Sep 2009 02:16:28 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: wira</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/08/13/cerita-humor-pesan-tuhan-soal-hari-kiamat/comment-page-4/#comment-9060</link>
		<dc:creator>wira</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 05:48:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/08/13/cerita-humor-pesan-tuhan-soal-hari-kiamat/#comment-9060</guid>
		<description>Indonesia memang benar2 pintar ya, hehehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Indonesia memang benar2 pintar ya, hehehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Odon</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/08/13/cerita-humor-pesan-tuhan-soal-hari-kiamat/comment-page-4/#comment-8756</link>
		<dc:creator>Odon</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Mar 2009 14:52:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/08/13/cerita-humor-pesan-tuhan-soal-hari-kiamat/#comment-8756</guid>
		<description>Aku masih mengingat wajahmu.Nastiti wajah yang ayu.Kamu dari kaliwungu kendal.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Aku masih mengingat wajahmu.Nastiti wajah yang ayu.Kamu dari kaliwungu kendal.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yoga</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/08/13/cerita-humor-pesan-tuhan-soal-hari-kiamat/comment-page-4/#comment-8693</link>
		<dc:creator>yoga</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 12:36:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/08/13/cerita-humor-pesan-tuhan-soal-hari-kiamat/#comment-8693</guid>
		<description>@sech mucil

cerita soal kasih sayang mama, aku jadi ingat sebuah kisah yang diceritakan seorang teman, Bang Dauruk!

Alkisah, ada seorang ibu  yang selalu menyisihkan kepala ikan (bagian tubuh ikan yang paling sedikit dagingnya) untuk dirinya sendiri dan badan ikan diberikannya kepada anak2 dan suami tercinta. Hal itu dilakukannya untuk beberapa waktu yang lama dengan hati yang senang. Setiap kali menghidangkan masakan ikan, wajahnya selalu berseri-seri. Keluarga itu sungguh bahagia.

Hingga ketika akhirnya tiba memasuki ulang tahun perkawinan yang ke-50, anak-anak yang sudah besar dan mapan berlomba-lomba memberikan hadiah kepada orangtua mereka. Sang Ibu juga menyiapkan sebungkus kado hadiah istimewa buat sang suami tercinta : sebuah biola, yg telah lama diimpikan suami.

Sang Ayah, yang tidak menyiapkan kado istimewa buat istri, terhenyak dan sangat bahagia. Seketika itu juga dipikirkannya hadiah apa yang paling pantas untuk isteri terkasih. Setelah memeras otak untuk beberapa saat, akhirnya iapun tersenyum dan berkata dalam hati:&quot;Ahaa...! Aku tahu hadiah apa yang akan membuat isteriku bahagia...!&quot; Ayah segera beranjak.

&quot;Ibu, kira-kira hadiah apa yang akan diberikan ayah?&quot; si bungsu bertanya-tanya.

&quot;Enggak tahulah, anakku. Apapun yg diberikan ayah, ibu akan senang&quot;, jawabnya.

&quot;Pasti ayah akan kembali dengan sebuah hadiah yang sangat istimewa...!&quot; timpal si sulung.

Si Ibu tersenyum dan &quot;Semoga...!&quot;katanya dalam hati.

Beberapa saat kemudian, Sang Ayah kembali dengan tergopoh-gopoh dan segera menghampiri istrinya.

&quot;Istriku, ini kubawakan kamu hadiah yang paling kamu sukai. Gulai kepala ikan.....!&quot;


.......
......
.....


sorry, aku sendiri jadi bingung mau mengomentari cerita ini!  

Makasih, Bang Dauruk atas ceritanya!

Kapan kita marleng lagi???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@sech mucil</p>
<p>cerita soal kasih sayang mama, aku jadi ingat sebuah kisah yang diceritakan seorang teman, Bang Dauruk!</p>
<p>Alkisah, ada seorang ibu  yang selalu menyisihkan kepala ikan (bagian tubuh ikan yang paling sedikit dagingnya) untuk dirinya sendiri dan badan ikan diberikannya kepada anak2 dan suami tercinta. Hal itu dilakukannya untuk beberapa waktu yang lama dengan hati yang senang. Setiap kali menghidangkan masakan ikan, wajahnya selalu berseri-seri. Keluarga itu sungguh bahagia.</p>
<p>Hingga ketika akhirnya tiba memasuki ulang tahun perkawinan yang ke-50, anak-anak yang sudah besar dan mapan berlomba-lomba memberikan hadiah kepada orangtua mereka. Sang Ibu juga menyiapkan sebungkus kado hadiah istimewa buat sang suami tercinta : sebuah biola, yg telah lama diimpikan suami.</p>
<p>Sang Ayah, yang tidak menyiapkan kado istimewa buat istri, terhenyak dan sangat bahagia. Seketika itu juga dipikirkannya hadiah apa yang paling pantas untuk isteri terkasih. Setelah memeras otak untuk beberapa saat, akhirnya iapun tersenyum dan berkata dalam hati:&#8221;Ahaa&#8230;! Aku tahu hadiah apa yang akan membuat isteriku bahagia&#8230;!&#8221; Ayah segera beranjak.</p>
<p>&#8220;Ibu, kira-kira hadiah apa yang akan diberikan ayah?&#8221; si bungsu bertanya-tanya.</p>
<p>&#8220;Enggak tahulah, anakku. Apapun yg diberikan ayah, ibu akan senang&#8221;, jawabnya.</p>
<p>&#8220;Pasti ayah akan kembali dengan sebuah hadiah yang sangat istimewa&#8230;!&#8221; timpal si sulung.</p>
<p>Si Ibu tersenyum dan &#8220;Semoga&#8230;!&#8221;katanya dalam hati.</p>
<p>Beberapa saat kemudian, Sang Ayah kembali dengan tergopoh-gopoh dan segera menghampiri istrinya.</p>
<p>&#8220;Istriku, ini kubawakan kamu hadiah yang paling kamu sukai. Gulai kepala ikan&#8230;..!&#8221;</p>
<p>&#8230;&#8230;.<br />
&#8230;&#8230;<br />
&#8230;..</p>
<p>sorry, aku sendiri jadi bingung mau mengomentari cerita ini!  </p>
<p>Makasih, Bang Dauruk atas ceritanya!</p>
<p>Kapan kita marleng lagi???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ipantenki_pdp</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/08/13/cerita-humor-pesan-tuhan-soal-hari-kiamat/comment-page-4/#comment-8500</link>
		<dc:creator>ipantenki_pdp</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 12:08:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/08/13/cerita-humor-pesan-tuhan-soal-hari-kiamat/#comment-8500</guid>
		<description>Silakan bila ingin mengkritik, tapi pakai etika, karena begitulah manusia beradab. Blogberita.net akan menghapus komen yang tidak berkaitan dengan topik artikel, dan komen spam. Untuk menanggapi komentar sebelumnya, klik [reply to this comment], dan untuk membatalkan, tekan &quot;click to cancel reply&quot; di bawah tombol &quot;Kirim&quot;. SILAKAN HAPUS SEMUA PESAN INI, DAN MULAILAH BERKOMENTAR.BETUL KATA OM THOMAS...ORNG INDON DAH KEBAL MA SUSAH...KALO DI KASIH SENANG.MUNGKIN AKAN CANGUNG YA OM...?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Silakan bila ingin mengkritik, tapi pakai etika, karena begitulah manusia beradab. Blogberita.net akan menghapus komen yang tidak berkaitan dengan topik artikel, dan komen spam. Untuk menanggapi komentar sebelumnya, klik [reply to this comment], dan untuk membatalkan, tekan &#8220;click to cancel reply&#8221; di bawah tombol &#8220;Kirim&#8221;. SILAKAN HAPUS SEMUA PESAN INI, DAN MULAILAH BERKOMENTAR.BETUL KATA OM THOMAS&#8230;ORNG INDON DAH KEBAL MA SUSAH&#8230;KALO DI KASIH SENANG.MUNGKIN AKAN CANGUNG YA OM&#8230;?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: www.kingzarm.tk</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/08/13/cerita-humor-pesan-tuhan-soal-hari-kiamat/comment-page-3/#comment-8366</link>
		<dc:creator>www.kingzarm.tk</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2009 16:59:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/08/13/cerita-humor-pesan-tuhan-soal-hari-kiamat/#comment-8366</guid>
		<description>hiks hikss...

mama aku merindukanmu...

jadi kangen...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hiks hikss&#8230;</p>
<p>mama aku merindukanmu&#8230;</p>
<p>jadi kangen&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

