“Kalau begitu, kutempelenglah dulu kau,” katanya kepada panitera Pengadilan Negeri Tarutung. Lahan luas eks Karsitex di pusat Kota Balige kembali kepada pemerintah.
Video perdebatan warga, eksekusi Karsitex Balige — “Kemarin kutanya, si keong itu tak menjawab. Kutempelengi dulu kau…!”
Pihak PN Tarutung mengabulkan permohonan Pemerintah Kabupaten Toba Samosir agar gedung bekas pabrik tekstil “Karsitex” dieksekusi. Siang tadi satu unit gedung tua Karsitex, yang berada di lahan cukup luas di belakang monumen D.I. Panjaitan, Kota Balige, dirobohkan dengan mobil berat milik Dinas PU Tobasa. Selain bekas pabrik Karsitex, juga ikut dihancurkan dua unit bangunan yang selama ini dikontrakkan sebagai rumah makan dan Hotel Dizon.
Sudah lebih 50 tahun lahan Karsitex di jantung Kota Balige itu tidak diusahai; ditumbuhi rumput liar dan semak. Pada 2005 Mahkamah Agung memenangkan pemerintah Indonesia, dalam hal ini Bupati Toba Samosir, melawan Charles Pardede dan Mitsu Batumamak Sianipar, dkk.
Karsitex, atau Karel Sianipar Textil, adalah merek kain tekstil pertama dan paling terkenal dari Balige. Pabrik Karsitex sudah lama berhenti beroperasi. “Seingat aku, terakhir beroperasi sekitar tahun 1956,” kata Silalahi, warga Kelurahan Napitupulu, Balige, kepada Blog Berita siang tadi.

Artikel ini boleh dikutip HANYA JIKA disebutkan sumbernya www.blogberita.net DAN dibuat tautan-balik. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!



















On ma sebagai pelajaran bagi kita orang Batak, dison tabereng suatu kesaksian atau kasus nyata bahwa seberapa kayapun seseorang kalau beliau tidak bisa memanage atau mengelola keluarganya maka nasibnya akan tragis. Ini adalah kenyataan hidup yang pahit yang harus kita terima. Hal seperti ini bahkan bukan saja dialami oleh keluarga Karl Sianipar tetapi bahkan di alami oleh raja raja seperti di Eropa, Rusia, China dsb dimana bukan hanya tanah yang di serobot orang tetapi seluruh kerajaannya dan keluarganya punah.
Jadi pintar pintarlah kita mendidik anak agar anak tersebut dapat meneruskan warisan Bapaknya, jangan memanjakan anak dengan uang tetapi didiklah anak untuk maju dan lebih maju dari Bapaknya. Contoh di Jakarta adalah keluarga Piola Panggabean yang dulu di gelari Henry Fordnya Indonesia sekarang lenyap. Yang berhasil ada juga yaitu Arion Group karena Laenta Murpi Hutagalung bisa meneruskan warisan Bapaknya.
Banyak sekali saya lihat anak orang kaya Batak terutama Pejabat terlalu dimanjakan dengan uang sehingga anak tersebut jadi nakal bahkan setelah dewasa jadi parasit kepada keluarganya. Ini sama dengan memberikan anak tersebut racun.
Di Jakarta orang yang dulunya orang tuanya di Menteng anaknya bisa tinggal di Bekasi di rumah kecil bahkan jadi sopir taksi, sementara orang yang tadinya tinggal di Pacitan bisa jadi tinggal di Istana. Jadi manat manat ma hita mangurus angka anakkonta unang talehon rasun dohon mamanjahon anak. Coba kalau keturunan Karl Sianipar kaya kaya pasti jadi Bupati, tapi kalau tidak ya beginilah, inilah yang disebut SELEKSI ALAM, paet memang alai ido kenyataanna. Horas be ma.
^
^
^
sok tau orang ini
siapa bilang keturunan karl sianipar tidak ada yang sukses
cari taulah dulu faktanya. baru bicara. anda jangan menyuruh orang batak perlu dididik yang baik. anda yang perlu dididik supaya tidak asal bicara. orang orang seperti anda yang merusak citra batak.
Saya rasa ada kebohongan publik yang terjadi di dalam kasus ini. Menurut pendapat saya, Lebih baik jika kasus ini ditinjau kembali.
END
HORAS
JONJONG MA HITA
SUDEE!!!!!
SILAKAN HAPUS SEMUA PESAN INI….
sayang kan gedung tua koq dirobohkan
(