<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Mengaku missionaris asal Balige</title>
	<atom:link href="http://blogberita.net/2008/08/13/mengaku-missionaris-asal-balige/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogberita.net/2008/08/13/mengaku-missionaris-asal-balige/</link>
	<description>Blog berita terbaru artikel unik video terbaik</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Sep 2009 02:16:28 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: begu</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/08/13/mengaku-missionaris-asal-balige/comment-page-13/#comment-8680</link>
		<dc:creator>begu</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 15:32:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/08/13/mengaku-missionaris-asal-balige/#comment-8680</guid>
		<description>SETUJU .......
SALUT MA SAUDARA

SALAM
...............H O R A S ...........</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>SETUJU &#8230;&#8230;.<br />
SALUT MA SAUDARA</p>
<p>SALAM<br />
&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;H O R A S &#8230;&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: begu</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/08/13/mengaku-missionaris-asal-balige/comment-page-1/#comment-8679</link>
		<dc:creator>begu</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 15:29:05 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/08/13/mengaku-missionaris-asal-balige/#comment-8679</guid>
		<description>Saudara Yoga
Alangkah baiknya langsung mencari datanya dari pada mendengar cerita kawan, biar agak ilmiah sedikit.

Dalam pupuhnya, Syekh Siti Jenar merasa malu apabila harus berdebat masalah agama. Alasannya sederhana, yaitu dalam agama apapun, setiap pemeluk sebenarnya menyembah zat Yang Maha Kuasa. Hanya saja masing - masing menyembah dengan menyebut nama yang berbeda - beda dan menjalankan ajaran dengan cara yang belum tentu sama. Oleh karena itu, masing - masing pemeluk tidak perlu saling berdebat untuk mendapat pengakuan bahwa agamanya yang paling benar.

Syekh Siti Jenar juga mengajarkan agar seseorang dapat lebih mengutamakan prinsip ikhlas dalam menjalankan ibadah. Orang yang beribadah dengan mengharapkan surga atau pahala berarti belum bisa disebut ikhlas.

Lebih lengkapnya Klik http://id.wikipedia.org/wiki/Syekh_Siti_Jenar

SALAM
......... H O R A S ..........</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saudara Yoga<br />
Alangkah baiknya langsung mencari datanya dari pada mendengar cerita kawan, biar agak ilmiah sedikit.</p>
<p>Dalam pupuhnya, Syekh Siti Jenar merasa malu apabila harus berdebat masalah agama. Alasannya sederhana, yaitu dalam agama apapun, setiap pemeluk sebenarnya menyembah zat Yang Maha Kuasa. Hanya saja masing &#8211; masing menyembah dengan menyebut nama yang berbeda &#8211; beda dan menjalankan ajaran dengan cara yang belum tentu sama. Oleh karena itu, masing &#8211; masing pemeluk tidak perlu saling berdebat untuk mendapat pengakuan bahwa agamanya yang paling benar.</p>
<p>Syekh Siti Jenar juga mengajarkan agar seseorang dapat lebih mengutamakan prinsip ikhlas dalam menjalankan ibadah. Orang yang beribadah dengan mengharapkan surga atau pahala berarti belum bisa disebut ikhlas.</p>
<p>Lebih lengkapnya Klik <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Syekh_Siti_Jenar" rel="nofollow">http://id.wikipedia.org/wiki/Syekh_Siti_Jenar</a></p>
<p>SALAM<br />
&#8230;&#8230;&#8230; H O R A S &#8230;&#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yoga</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/08/13/mengaku-missionaris-asal-balige/comment-page-13/#comment-8678</link>
		<dc:creator>yoga</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 09:01:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/08/13/mengaku-missionaris-asal-balige/#comment-8678</guid>
		<description>Kalian ini manusia2 aneh. Ada orang jualan kok dilarang? Biarkan saja para penjual itu koar2 menawarkan dagangan. Tertarik, ya belilah, kalo enggak ya jangan di beli. Titik. Gitu aja kok repot.

Mbok ya ngaca ke sejarah sana. Siapa sih yang gak pernah jualan?
Soal cara jualannya gimana, yach itu khan sekedar urusan tekhnis aja. Mau dengan peperangan kek, perdagangan kek, perkawinan kek, tipu-menipu kek, Tokek kek...gak usah dipikirin. Demi kelangsungsan usaha/hidup, semua pabrikan (ingat...SEMUA!) sudah tentu akan mengharuskan para salesmannya untuk menjajakan produknya. Gak terkecuali...! Ingat sejarah! 
Jadi, ya gak usah marah2, gak usah khawatir, gak usah ESMOSI gitu loh! Menyebarkan agama adalah HAL YANG WAJAR dan NORMAL.

Daripada emosi, ngabisin energi dan buang2 ludah gak ada gunanya, mendingan kita pertebal keimanan kita masing2. Gak usah mikirin orang lain. Kalopun ada seseorang yang seiman kemudian dia berubah haluan, janganlah dianggap membelot. Anggap saja dia mendapatkan pencerahan bagi dirinya sendiri.
Urusan apakah dia nanti akan masuk surga ato neraka, siapa yang lebih tahu daripada Yang Maha Tahu???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalian ini manusia2 aneh. Ada orang jualan kok dilarang? Biarkan saja para penjual itu koar2 menawarkan dagangan. Tertarik, ya belilah, kalo enggak ya jangan di beli. Titik. Gitu aja kok repot.</p>
<p>Mbok ya ngaca ke sejarah sana. Siapa sih yang gak pernah jualan?<br />
Soal cara jualannya gimana, yach itu khan sekedar urusan tekhnis aja. Mau dengan peperangan kek, perdagangan kek, perkawinan kek, tipu-menipu kek, Tokek kek&#8230;gak usah dipikirin. Demi kelangsungsan usaha/hidup, semua pabrikan (ingat&#8230;SEMUA!) sudah tentu akan mengharuskan para salesmannya untuk menjajakan produknya. Gak terkecuali&#8230;! Ingat sejarah!<br />
Jadi, ya gak usah marah2, gak usah khawatir, gak usah ESMOSI gitu loh! Menyebarkan agama adalah HAL YANG WAJAR dan NORMAL.</p>
<p>Daripada emosi, ngabisin energi dan buang2 ludah gak ada gunanya, mendingan kita pertebal keimanan kita masing2. Gak usah mikirin orang lain. Kalopun ada seseorang yang seiman kemudian dia berubah haluan, janganlah dianggap membelot. Anggap saja dia mendapatkan pencerahan bagi dirinya sendiri.<br />
Urusan apakah dia nanti akan masuk surga ato neraka, siapa yang lebih tahu daripada Yang Maha Tahu???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: yoga</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/08/13/mengaku-missionaris-asal-balige/comment-page-1/#comment-8676</link>
		<dc:creator>yoga</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 08:13:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/08/13/mengaku-missionaris-asal-balige/#comment-8676</guid>
		<description>Saya jadi ingat cerita tentang Syeh Siti Jenar. Tapi berhubung saya tahunya hanya dari cerita seorang kawan, mohon maaf kalau salah.

Konon, Syeh Siti Jenar dibunuh karena menyebarkan keyakinannya pada kalangan bawah. Sebenarnya, keyakinan Sang Wali tidaklah salah. Hanya saja, keyakinan beliau sudah sampai pada level advance. Gak bakalan bisa dimainkan oleh para rookie! Akibatnya fatal. Para pengikut Sang Wali salah menerjemahkan ajaran-ajarannya, salah satunya dengan cara merampok tapi tidak berusaha melarikan diri dengan maksud sengaja mencari mati/sorga. Akhirnya apa? Banyak kekacauan yang terjadi di masyarakat pada masa itu. Dan, Sang Wali pun terpaksa merelakan nyawanya melayang. Sungguh tragis. 

Saya sangat mendukung anda, Bung Leon! Jangan sampai legenda Syeh Siti Jenar terulang lagi. Bagi anda-anda yang merasa punya keyakinan, simpanlah dan amalkanlah keyakinan tersebut buat anda sendiri. Karena, semua itu adalah mutlak urusan privat antara anda dengan Tuhan.

Maaf kalo ada yang merasa tersinggung.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya jadi ingat cerita tentang Syeh Siti Jenar. Tapi berhubung saya tahunya hanya dari cerita seorang kawan, mohon maaf kalau salah.</p>
<p>Konon, Syeh Siti Jenar dibunuh karena menyebarkan keyakinannya pada kalangan bawah. Sebenarnya, keyakinan Sang Wali tidaklah salah. Hanya saja, keyakinan beliau sudah sampai pada level advance. Gak bakalan bisa dimainkan oleh para rookie! Akibatnya fatal. Para pengikut Sang Wali salah menerjemahkan ajaran-ajarannya, salah satunya dengan cara merampok tapi tidak berusaha melarikan diri dengan maksud sengaja mencari mati/sorga. Akhirnya apa? Banyak kekacauan yang terjadi di masyarakat pada masa itu. Dan, Sang Wali pun terpaksa merelakan nyawanya melayang. Sungguh tragis. </p>
<p>Saya sangat mendukung anda, Bung Leon! Jangan sampai legenda Syeh Siti Jenar terulang lagi. Bagi anda-anda yang merasa punya keyakinan, simpanlah dan amalkanlah keyakinan tersebut buat anda sendiri. Karena, semua itu adalah mutlak urusan privat antara anda dengan Tuhan.</p>
<p>Maaf kalo ada yang merasa tersinggung.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Linsito</title>
		<link>http://blogberita.net/2008/08/13/mengaku-missionaris-asal-balige/comment-page-13/#comment-8633</link>
		<dc:creator>Linsito</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 05:41:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/2008/08/13/mengaku-missionaris-asal-balige/#comment-8633</guid>
		<description>Hai manusia di bumi kita satu tujuan ke sorga. Tapi kita yang di bumi ini jangan ada yang saling menyalahkan antara umat Kristen dan Islam. Binalah masing masing umatya. BERGANDENG TANGANLAH DI DUNIA YANG PANA INI. Horassssssssss Porsea - Balige- Tarutung - Sosorladang--- Narumonda-- Medan dlllll</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hai manusia di bumi kita satu tujuan ke sorga. Tapi kita yang di bumi ini jangan ada yang saling menyalahkan antara umat Kristen dan Islam. Binalah masing masing umatya. BERGANDENG TANGANLAH DI DUNIA YANG PANA INI. Horassssssssss Porsea &#8211; Balige- Tarutung &#8211; Sosorladang&#8212; Narumonda&#8211; Medan dlllll</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

