Ikuti @KoranTapanuli Ikuti berita KORAN TAPANULI. Daftarkan email anda di kotak, tekan Enter. Klik verifikasi yang dikirim ke Inbox anda.

HUT Tobasa, Trio Macan disko erotis ditonton Bupati

Posted by on May 5th, 2009 and filed under Berita Toba Samosir. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Sementara masih banyak petani yang tidak dapat pupuk bersubsidi, guru honorer mengeluhkan upah yang berbulan-bulan tidak cair, uang lauk-pauk PNS “entah dimakan siapa”, Pemkab Toba Samosir malah menghamburkan uang sekitar Rp1 miliar untuk merayakan HUT ke-10 kelahiran kabupaten ini.

Dalam acara dengan panggung megah di lapangan Sisingamangaraja Balige, Maret lalu, panitia HUT menampilkan sejumlah penyanyi untuk menghibur ribuan warga yang datang, termasuk pelajar SMP dan SMA yang sengaja diundang oleh panitia. Antara lain Obbie Messakh, Christine Panjaitan, Tommy J Pissa, Dedi Dores, Margareth Mamamia, Trio Perdana, Aura Trio, dan Trio Macan. Aksi panggung Trio Macan adalah yang paling banyak menyita perhatian penonton. Di hadapan warga dan pejabat-pejabat daerah seperti Bupati sintua Drs. Monang Sitorus, SH, MBA, tiga perempuan seksi itu melakukan goyangan-goyangan sensual.

Dua dari mereka bahkan memanjat tiang panggung, persis seperti macan, lalu berjoget-joget di atap panggung. Trio Macan juga mengundang penonton untuk naik panggung, kemudian diajak disko bersama. Ah, makjang…, pantatnya digoyang-goyangkan persis ke dekat tubuh si penonton lelaki. Lalu diajak berpelukan. “Untunglah nggak ‘diapa-apain’ si Trio Macan itu,” kata seorang warga, Hendrik Simbolon.

Bupati yang duduk di sebelah isterinya tetap menyaksikan hiburan itu. Tak habis pikir aku, mengapa Bupati Monang yang seorang pengetua gereja menggelar HUT seperti ini. Padahal dia selalu berpidato dan berbicara di koran: “Kita jadikan Tobasa relijius.”

Entah apa yang hendak dicapai Pemkab Tobasa dengan perayaan HUT berdana besar ini. Wakil rakyat di gedung DPRD pun tidak protes. Boro-boro tahe, ketua panitia HUT sendiri adalah Wakil Ketua DPRD Baktiar Tampubolon, jadi bagaimana mereka mau mengkritik Pemkab.

“Sudah banyak pembangunan yang telah dilaksanakan. Tobasa telah banyak menerima penghargaan dari pemerintah pusat maupun pemerintah propinsi,” kata Ketua DPRD Tobasa, Mangatas Silaen, yang baru saja menggantikan Tumpal Sitorus — politisi yang getol mendesak pengusutan kasus dugaan korupsi Bupati Monang.

Kabupaten Tobasa dimekarkan dari Kabupaten Tapanuli Utara secara resmi pada 9 Maret 1999. Blog Berita dengan sangat berat hati ingin mengucapkan: “Selamat berulang tahun, Toba Samosirku, meskipun kebusukanmu sering ditutupi.”

Di bawah ini salah satu video goyangan erotis Trio Macan dari tayangan VCD mereka, bukan ketika tampil di Balige. Silakan klik kalau mau menonton. Anak-anak supaya dijauhkan dari komputer.

[MEDIA=146]

Daftarkan emailmu untuk berlangganan gratis artikel terbaru via email. Nanti terlihat kode anti-spam untuk anda ketik, dan kemudian klik verifikasi yang dikirim ke email anda. Layanan ini oleh Google Feedburner.

Masukkan email anda, lalu klik tombol TEKAN

13 Responses for “HUT Tobasa, Trio Macan disko erotis ditonton Bupati”

  1. sirajaoloan says:

    aih..aih….kok bisalah jajaran tobasa spp itu, hohooooo//

  2. Silvia says:

    Iiissshhh….. videonya tuch……
    Speakernya ajah “dibor” kek gituh………. :)

  3. dr anwar lewa says:

    hehehehe tayangan yang aneh

  4. Farida Simanjuntak says:

    Perlu dipertanyakan… “Kemana Tobasa religius dan Hukum Adat yang masih kental dengan masyarakat Toba Samosir ?”
    Boleh membuat hiburan tetapi seharusnya disesuaikan dengan masyarakat yang menontonnya. Apalagi biaya yang digunakan untuk perayaan HUT Tobasa sangat luar biasa, padahal masih banyak jalan yang rusak dan perlu dibenahi…

  5. Hanna says:

    Wah…Penyanyi Dang duth begini..jadi idola Bupati dan isterinya.?
    Memang mental pejabat di Indonesia ini sudah ancur2 an.
    Mulai dari pusat sampai daerah.

  6. gulai lokan says:

    biasa aja kok video klipnya gak vulgar2 amat… semua tergantung niat yang melihat kok kalo niatnya jorok pasti pikirannya macem2… lihat suster berkerudung aja kadang nafsuin kok he..he… buktinya penonton yang diajak ke atas panggung digoyang ama trio macan gak jadi pemerkosa khan??? Teman2 marilah kita berikan orang kebebasan untuk berkarya kalo nggak suka jangan dilihat. aku yakin udah sejuta klik yang pengen melihat videonya trio macan di atas setelah selesai melihat baru marah2… kalo emang nggak suka jangan di klik dong he..he..

    • Clare says:

      Paso ma hata2mi bah…homa nanidokna pattang so pamoderen moderenton. Ini juga bukan masalah ngeklik ato gak. Geleuh…!!

  7. Clare says:

    What………..??? Speechless.

  8. Anton MS says:

    sensasi apalagi ini ? apa tidak ada lagi kegiatan yg lebih bermanfaat yg bisa dilakukan dlm rangka HUT 10Thn Tobasa,? Kalau dangdut erotis spt ini sudah “diperkenalkan” bagi pelajar SMP,SMA , 3tahun kedepan mereka mungkin akan terbiasa dgn dunia prostitusi.

    • gulai lokan says:

      bos itu bukan sensasi tapi seni..kegiatan yang bermanfaat sudah sering dilakukan apa salahnya kalo sekalikali hiburan jangan munafik lah jadi orang kalo hidup monoton terus sumpek rasanya sesekali boleh dong hiburan namanya juga ulang tahun sekali setahun jangan gara2 pesta ulang tahun sehari lupa dengan kemajuan yang dibuat selama 364 hari… bagi pelajar smp,sma yang mungkin 3 tahun lg akan terbiasa dengan prostitusi apa hubungannya dengan jogednya trio macan jangan terlalu berkhayal jauh kedepan bos mungkin satu atau dua tahun lagi anak2 smp/sma itu udah mati dengan narkoba… semua tergantung manusianya mau ke surga ayo… mau ke neraka silahkan kita sendiri aja belon tau bakal masuk kemana… negara2 agamais aja seperti roma, arab saudi banyak kok pelacurannya. semua terserah individu masing2 kita cuma menyarankan bukan menghakimi bos..oke….

  9. alisyah says:

    sajian erotis kek gitu koq malah disuguhkan pemerintah?!!
    suami istri sama aja

    • Monang T.E. says:

      Lae belum tau ya bupati kita memang keq gitu, sintua, tetapidoyan menonton goyangan ngebor, khan sudah ada bukti nya…… heheh…

  10. BARRY says:

    “Sudah banyak pembangunan yang telah dilaksanakan. Tobasa telah banyak menerima penghargaan dari pemerintah pusat maupun pemerintah propinsi,”

    Sayang sekali kalau tujuan mereka bukanlah kesejahteraan masyarakatnya, tapi hanya menginginkan “penghargaan” dalam bentuk lain.

Comments are closed

Advertisement

Klik Suka, ikuti beritanya di FB.

Log in / BLOG BERITA mengizinkan konten blog ini dikutip dengan syarat menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan balik. Pengelola Blog Berita wartawan freelance Jarar Siahaan di Balige, Kabupaten Toba Samosir, Indonesia. Situs berita terbaru Artikel menarik Video terbaik.