2 PNS Asahan dan Taput selingkuh di hotel Tobasa

Posted by Jarar Siahaan on Jun 5th, 2009 and filed under Berita Toba Samosir. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

KRISTIAN MANURUNG

KRISTIAN MANURUNG

Dua orang pegawai negeri sipil tertangkap basah dengan pasangan selingkuhnya dalam razia Satpol PP Tobasa. Seorang siswi juga tertangkap di Tenda Biru, Lumban Silintong, Balige.

Menurut siaran pers Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja [Satpol PP] Kabupaten Toba Samosir, Kristian Manurung, para PNS dan pelajar tersebut dirazia Sabtu malam pekan lalu oleh aparat gabungan dari Satpol PP, Polres Tobasa, Sub Denpom I/26 Balige, Kompi 125 Simbisa, dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tobasa. Operasi Pekat ini dilakukan di kawasan wisata pantai Lumban Silintong, Balige, dan sejumlah hotel yang ada di Balige dan Porsea.

Dari sebuah hotel di Porsea ditemukan pasangan bukan suami-isteri, WB [53 tahun], seorang PNS yang beralamat di Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Sumut, dengan selingkuhannya NS [39 tahun], warga Desa Baru Pulau Raja. Kemudian dari hotel di Balige tertangkap seorang PNS yang tengah berselingkuh berinisial LS [23 tahun], pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Tapanuli Utara. Di hotel yang sama juga dirazia seorang pelajar perempuan, AS [18 tahun], warga Balige, dengan pasangannya TAR [23 tahun], seorang wiraswasta di Balige. Dari kafe Danau Toba di pantai Lumban Silintong, masih menurut Kristian Manurung, dirazia sejumlah perempuan karena tidak memiliki kartu tanda penduduk.

Operasi Pekat ini dilakukan untuk mengurangi penyebaran HIV/AIDS di Tobasa dan juga tindak kejahatan, kata Kristian, “Sesuai dengan visi-misi Bupati Toba Samosir Drs. Monang Sitorus, SH, MBA menjadikan Toba Samosir yang lebih relijius.”

tafbutton blue16 2 PNS Asahan dan Taput selingkuh di hotel Tobasa

Artikel ini boleh dikutip HANYA JIKA disebutkan sumbernya www.blogberita.net DAN dibuat tautan-balik. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!

Masukkan email Anda untuk BERLANGGANAN GRATIS:

Setelah diklik, ikuti petunjuk dari FeedBurner, cek email Anda.

Jumlah pelanggan Blog Berita via RSS & email Cara tampilkan fotomu pada komentar. Jumlah Pembaca KLIK DI SINI

10 Responses for “2 PNS Asahan dan Taput selingkuh di hotel Tobasa”

  1. masih mantan says:

    kpd yth:Kristian Manurung……….
    Apa pendapat anda tentang Kepemimpinan Bapak Bupati Monang Sitorus setelah anda menjadi Kakan Satpl PP????????????
    Apakah anda masih korban kekuasaan atau anda mengorbankan orang lain demi kekuasaan????????????????/
    trims untuk comment ini dan kalu boleh pengelola blog ini mempertanyakan ini dengan kristian manurung…………….horas………………..

  2. masih mantan says:

    kristian kau jgn banyak gayamu…………………………………sebenarnya kaulah yang buat toba samosir ini ribut…setelah di kasih Bupati kau Kakan Satpol PP mulutmu diam aja…………………………
    PENJILAT KAU KRISTIAN………………………………………………

  3. Tamin Jonner Simatupang says:

    Setuju..setuju Tobasa dibuat kota religius namun kereligiusannya dimulai dari aparat pemerintah sebagai contoh bagi masyarakat dan harus diimplementasikan dalam kehidupannya sehari-hari, ramah, tidak bertindak arogan, dan paling tidak disukai masyrakat banyak adalah korupsi. Biarkanlah anggaran itu untuk pembangunan disegala bidang.
    Kepada tulang saya Christian Manurung kami senang mendengar perlakuannya menindak segala perbuatan tidak baik di Tobasa mumpung belum merajalela harus dibersihkan dan dibina.
    Saya taunya tulang Kabid. Kurikulum dan menyusun Profil Pendidikan memang cocok karena kepakarannya dibidang itu selanjutnya di Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, nah sekarang di satuan polisi pamong praja (satpol pp) makin tidak jelas pakar pendidikan mengurusi ketertiban kota, tapi gak apa-apalah tulang bekerjalah dengan baik dan benar apalagi dimalam hari saya lihat sudah banyak tumbuh warung-warung yang harus diwaspadai tidak menjadi kotor perlakuannya seingga keinginan kita menjadi kota religius n pasti Tuhan selalu memberkati. Terima kasih.

  4. Sy asli org Lumban Manurung.Lahir & besar d Lumban Manurung.Lam tu maju na ma tahe huta hatubuanki.Beta hita akka dongan na adong d pangarattoan,hita parrohahon hutattai.HORAS!!

  5. Nurhayati Silalahi says:

    Ini bukan hal yang baru lagi. Sudah ada 5 tahun saya melakukan konseling HIV yang disebut dengan VCT. Ternyata perselingkuhan ini bukan hanya terjadi di kalangan PNS tetapi masyarakat umum biasa. Jadi bagaimana cara kita, keluarga, masyarakat dan pemerintah menyikapinya? Cukupkah hanya tindakan yang barusan dilakukan oleh Satpol PP? dan apakah itu akurat? Kalau razia dilakukan dan banyak tertangkap, apakah ada tindaklanjutnya? Ketika saya tanya kepada seorang PSK, apakah motivasinya sehingga menjadi PSK. Ternyata dia harus menanggung dua anak dan orangtuanya, sementara sang suami tercinta sudah pergi meninggalkannya bersama wanita lain. PSK tersebut menjadi tulang punggung keluarga. Ketika dia ditangkap, dia ditanya seorang petugas “mengapa kamu menjadi PSK, inikan pekerjaan yang kotor”. Jawab PSK ” Kalau bapak memberikan aku pekerjaan, saya akan keluar dari pekerjaan yang kotor ini seperti yang bapak bilang”. Akhirnya sang petugas pun terdiam membisu. Artinya apapun program pemerintah untuk membersihkan Tobasa dari perselingkuhan, bisa membantu memberi jalan keluar baik kepada masyarakat maupun kepada PSK.
    Sebagai masyarakat Tobasa, saya sangat prihatin. Jika boleh beri masukan maka :
    1. Fungsi keluarga harus dikembalikan. Keluarga menjadi pusat utama pendidkan. Keluarga memproduksi anak2 yang sopan, baik, bertanggungjawab dan bijaksana
    2. Sokolah menjadi sumber pengetahuan
    3. masyarakat pengikat hubungan yang baik antara satu dengan yang lain
    4.Dan pemerintah menjadi pengayom
    Jadi semuanya harus berpartisipasi, bukan hanya melihat dan mengkritik.
    Mari duduk bersama untuk membicarakannya.

  6. sangnihood blg says:

    Amang-amang naung songoni do hape naung masa dihitaon, ini yang membuat citra suatu daerah kotor satu orang berbuat semua kena getahnya akhirnya kota Tobasa ini menjadi kota…………. untuk itu terima kasih Pak.Kristian Manurung (Kepala SatPol PP Tobasa) usir semua orang yang mengotori Tobasa

  7. Farida Simanjuntak says:

    HArus makin digiatkan razia seperti ini.. Jangan hanya 1/2 jalan aja….

  8. nbasis says:

    Bah, BlogBerita percaya juga “Operasi Pekat ini dilakukan untuk mengurangi penyebaran HIV/AIDS di Tobasa dan juga tindak kejahatan sesuai dengan visi-misi Bupati Toba Samosir Drs. Monang Sitorus, SH, MBA menjadikan Toba Samosir yang lebih relijius”? Uli nai ate.

  9. christian r says:

    tobasa religius setuju. tapi juga dimulai dari diri aparaturnya… Eh, ini foto Kristian waktu merazia PSK ya, koq semangat ama t(marapi pulun)

Comments are closed

Advertisement

Arsip sejak Maret 2007

Gratis RSS-Email-Twitter

Klik Play-Tonton Video


Log in / BLOG BERITA mengizinkan konten web ini dikutip dengan syarat menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan-balik. Pengelola Blog Berita wartawan freelance Jarar Siahaan tidak bertanggung jawab atas komentar dan artikel tulisan pembaca. Balige Kabupaten Toba Samosir Provinsi Sumatera Utara Indonesia. Berita terbaru Artikel menarik Video unik terbaik.