Oleh Rikardo Simamora [MoraMona] — ”Lihat betapa kotornya pinggiran Danau Toba ini,” kata Sebastian Hutabarat sambil memperlihatkan foto betapa joroknya satu sudut Danau Toba, penuh sampah. Sebastian adalah warga Kota Balige, Kabupaten Tobasa.

Sebastian Hutabarat
“Seandainya kita hubungi perusahaan air mineral ini (ia menyebut satu merk). Ini kan sampah hasil produksi anda juga walaupun konsumen yang membuangnya sembarang. Apa kontribusimu untuk membersihkan sampah ini termasuk yang bermerk produk anda, itu yang kita tanyakan,” katanya.
Sebastian sudah berbuat “sedikit.” Ia adalah pionir bertanam sayur organik di Balige. Mengangkat eceng gondok yang tumbuh liar di tepi Danau Toba di kawasan Balige sekitarnya menumpuknya di samping bangunannya. Ia meramu enceng gondok dengan bermacam-macam daun-daun tanaman liar berwarna hijau menjadi kompos.
Untuk memudahkan prosesnya, ia menggunakan mesin diesel penggiling lalu dibusukkan dengan cara menimbun bahan-bahan kompos ke dalam satu petak lobang dan ditutup dengan plastik. ”Semua daun-daun hijau, masuk diolah kecuali daun pintu, daun jendela,” katanya bercanda.
Kompos ini dipergunakannya untuk memupuk beragam tanaman sayur di tanah kosong sebelah kanan bangunannya. Sayur organik ini sudah memberi hasil dua kali panen. Di lokasi yang disewanya ini dibuat model tumpang sari: sawi, selada, kangkung , bawang , cabe tampak subur. Kolam ikan mujahir ada beberapa petak serta dua petak kecil ditanami dengan padi.
Harapan Sebastian, ke depan sesuai dengan pemikirannya, maunya petani di Tobasa membuat sistim tumpang sari. Kebutuhan sayur untuk keluarga petani terpenuhi, juga didapat tambahan penghasilan. Jika anda tertarik, silakan berkunjung dan rasakan nikmatnya memetik sayur organik milik Sebastian Hutabarat.

Artikel ini boleh dikutip HANYA JIKA disebutkan sumbernya www.blogberita.net DAN dibuat tautan-balik. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!



















Hidup Jitong
Hidup Pagarsinondi [bah]
Hidup Kelompok Pencinta Lingkungan di Bonapasogit.
Hidup Toba
Hidup Samosir
Hidup Karo
Hidup Dairi
Hidup Simalungun
Hidup Humbang
HIDUP PAGARSINONDI