Ikuti @KoranTapanuli Ikuti berita KORAN TAPANULI. Daftarkan email anda di kotak, tekan Enter. Klik verifikasi yang dikirim ke Inbox anda.

Eceng gondok diolah jadi pupuk kompos

Posted by on Jun 11th, 2009 and filed under Berita Toba Samosir. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Oleh Rikardo Simamora [MoraMona] — ”Lihat betapa kotornya pinggiran Danau Toba ini,” kata Sebastian Hutabarat sambil memperlihatkan foto betapa joroknya satu sudut Danau Toba, penuh sampah. Sebastian adalah warga Kota Balige, Kabupaten Tobasa.

Sebastian Hutabarat

“Seandainya kita hubungi perusahaan air mineral ini (ia menyebut satu merk). Ini kan sampah hasil produksi anda juga walaupun konsumen yang membuangnya sembarang. Apa kontribusimu untuk membersihkan sampah ini termasuk yang bermerk produk anda, itu yang kita tanyakan,” katanya.

Sebastian sudah berbuat “sedikit.” Ia adalah pionir bertanam sayur organik di Balige. Mengangkat eceng gondok yang tumbuh liar di tepi Danau Toba di kawasan Balige sekitarnya menumpuknya di samping bangunannya. Ia meramu enceng gondok dengan bermacam-macam daun-daun tanaman liar berwarna hijau menjadi kompos.

Untuk memudahkan prosesnya, ia menggunakan mesin diesel penggiling lalu dibusukkan dengan cara menimbun bahan-bahan kompos ke dalam satu petak lobang dan ditutup dengan plastik. ”Semua daun-daun hijau, masuk diolah kecuali daun pintu, daun jendela,” katanya bercanda.

Kompos ini dipergunakannya untuk memupuk beragam tanaman sayur di tanah kosong sebelah kanan bangunannya. Sayur organik ini sudah memberi hasil dua kali panen. Di lokasi yang disewanya ini dibuat model tumpang sari: sawi, selada, kangkung , bawang , cabe tampak subur. Kolam ikan mujahir ada beberapa petak serta dua petak kecil ditanami dengan padi.

Harapan Sebastian, ke depan sesuai dengan pemikirannya, maunya petani di Tobasa membuat sistim tumpang sari. Kebutuhan sayur untuk keluarga petani terpenuhi, juga didapat  tambahan penghasilan. Jika anda tertarik, silakan berkunjung  dan rasakan nikmatnya memetik sayur organik milik Sebastian Hutabarat.

Daftarkan emailmu untuk berlangganan gratis artikel terbaru via email. Nanti terlihat kode anti-spam untuk anda ketik, dan kemudian klik verifikasi yang dikirim ke email anda. Layanan ini oleh Google Feedburner.

Masukkan email anda, lalu klik tombol TEKAN

2 Responses for “Eceng gondok diolah jadi pupuk kompos”

  1. Hidup Jitong :)
    Hidup Pagarsinondi [bah]

    • Hidup Kelompok Pencinta Lingkungan di Bonapasogit.
      Hidup Toba
      Hidup Samosir
      Hidup Karo
      Hidup Dairi
      Hidup Simalungun
      Hidup Humbang
      HIDUP PAGARSINONDI

Comments are closed

Advertisement

Klik Suka, ikuti beritanya di FB.

Log in / BLOG BERITA mengizinkan konten blog ini dikutip dengan syarat menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan balik. Pengelola Blog Berita wartawan freelance Jarar Siahaan di Balige, Kabupaten Toba Samosir, Indonesia. Situs berita terbaru Artikel menarik Video terbaik.