Ismed Hasan Putro & Denny J.A sama-sama bodohi rakyat

Posted by Jarar Siahaan on Jun 19th, 2009 and filed under Headlines, politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

pemilu 2009 banner pilpres satu 1 putaran tolak 150x150 Ismed Hasan Putro & Denny J.A sama sama bodohi rakyatTolak pemilihan presiden 1 putaran, ajak Ismed Hasan Putro. Dukung pilpres satu putaran, kata Denny J.A. Kedua aktivis ini jangan dipercayai penuh. Mereka memihak capres tertentu tapi berlagak membela kepentingan masyarakat umum.

Dua iklan berformat animasi flash di situs Rakyat Merdeka pada Jumat, 19 Juni 2009, membuatku senyum-senyum. Di sebelah kiri terpampang foto Koordinator Nasional Solidaritas Masyarakat Peduli Demokrasi [SMPD] Ismed Hasan Putro dengan judul iklan TOLAK PILPRES SATU PUTARAN, Indonesia milik rakyat, bukan milik lembaga survey. Nah, di sebelah kanan ada iklan dengan ukuran hampir sama dari Direktur Eksekutif Lembaga Studi Demokrasi [LSD] Denny J.A yang berbunyi PILPRES SATU PUTARAN SAJA. Walaupun tidak menuding dengan tegas, tapi dengan mudah kita paham bahwa SMPD sedang menyentil LSD. Perbedaan kedua iklan ini ialah, SMPD tidak mendukung capres tertentu dalam iklannya, sementara LSD dengan tegas memajang foto capres SBY.

Begini intisari iklan Ismed Hasan Putro itu:

PRO — “Sejatinya lembaga survey bekerja untuk mencerdaskan rakyat, bukan monster untuk mendikte rakyat agar memilih capres tertentu. Pers adalah ruang publik, bukan ruang penguasa. Demokrasi jangan dinilai dengan rupiah.” Kalau pesan ini aku setuju. Sangat setuju.

KONTRA — Tapi kemudian ada bunyi iklan Ismed yang kunilai sebagai sesat dan membodohi publik. “Memaksakan pilpres satu putaran bukan hanya menciderai nilai demokrasi, tapi juga mengecoh akal sehat. Karenanya kita tolak pilpres satu putaran.”

Bah, bah, maccam mana-nya kau, Pak Ismet! Justru pernyataanmu itulah yang mengecoh akal sehat, sama dengan ucapan capres Jusuf Kalla di televisi kemarin yang juga kutulis di Twitter. Demokrasi apa yang diciderai kalau memang nanti presiden bisa terpilih hanya dalam satu putaran? Kalau memang sebagian besar rakyat memilih Megawati misalnya, atau SBY, atau JK sehingga tidak perlu pemilihan putaran kedua, apa yang dicederai? Demokrasi apaan? Demokrasi menurut selera dan ukuran pribadimu barangkali. Justru iklanmu yang mengecoh akal sehat, Pak Ismet. Iklan yang memalukan dan “gampang dibaca”.

Yang ini kutipan iklan Denny J.A:

PRO“Kita semua masih menghadapi krisis ekonomi dunia. Jika pilpres berlangsung dua putaran, ketidakpastian politik akan lebih lama.” Aku sependapat dengan hal itu. Tidak seperti ucapan Jusuf Kalla di televisi, yang dengan tersenyum mengatakan pemilihan sebaiknya dua putaran meskipun biayanya mahal, sampai Rp4 trilliun, “Jangan sampai rakyat salah memilih pemimpinnya.” Maksud JK, harus dua kali memilih dulu baru rakyat tidak salah pilih? Justru ketika memilih ulang itulah rakyat lebih potensial untuk dipengaruhi dengan cara-cara kotor.

KONTRA“Satu putaran saja. Nomor 2, SBY-Boediono. Berdasarkan riset Lingkaran Survei Indonesia, pasangan SBY-Boediono potensial untuk menang satu putaran.” Secara pribadi aku juga pendukung SBY. Tapi aku tidak setuju apabila Denny J.A memakai lembaganya, baik LSI maupun LSD, untuk mendukung SBY. Sebab selama bertahun-tahun lembaga survei Denny J.A telah bekerja secara independen, sering tampil di Metro TV mengupas demokrasi secara netral, tapi kemudian sekarang lembaga ini dimanfaatkan untuk kepentingan satu capres saja, SBY. Mengapa tidak ganti nama saja menjadi Lembaga Survei Pesanan SBY atau Lembaga Survei Khusus Partai Demokrat.

Sesungguhnya kampanye kedua aktivis ini untuk mendukung dan menolak pemilihan presiden satu putaran tidak perlu dilakukan, dan gampang dimengerti sebagai “ada maunya”. Kalau memang rakyat memberikan suara mayoritas untuk satu capres lalu menang telak, ngapain Ismed sewot harus dua putaran? Kalau sebaliknya suara rakyat nanti adalah suara abu-abu yang “tak jelas”, Denny J.A pun jangan komplain bila pilpres dilakukan dua putaran. Jadi semuanya tergantung rakyat. Tidak perlu iklan kalian itu!

Menurutku kedua aktivis ini, baik Denny JA maupun Ismed Hasan Putro, sedang membodohi publik dengan merek kecap DEMI DEMOKRASI. Paoto-otohon istilah halak hita orang Batak. Ngotak’i bae kata wong kito galo di Palembang.

tafbutton blue16 Ismed Hasan Putro & Denny J.A sama sama bodohi rakyat

Artikel ini boleh dikutip HANYA JIKA disebutkan sumbernya www.blogberita.net DAN dibuat tautan-balik. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!

Masukkan email Anda untuk BERLANGGANAN GRATIS:

Setelah diklik, ikuti petunjuk dari FeedBurner, cek email Anda.

Jumlah pelanggan Blog Berita via RSS & email Cara tampilkan fotomu pada komentar. Jumlah Pembaca KLIK DI SINI

1 Response for “Ismed Hasan Putro & Denny J.A sama-sama bodohi rakyat”

  1. dondong23 says:

    Saya tertawa ngakak membaca artikel konyol ini. Awalnya saya salaut dengan kritikan terhadap dua tokoh lsm, sayangnya ujung2nya si penulis artikel sendiri bukan orang yang independen dan sama juga dengan Ismet dan Denny. Sama2 membodohi rakyat. Apakah ini ciri2 pendukung SBY? sok jaim.

Comments are closed

Advertisement

Arsip sejak Maret 2007

Gratis RSS-Email-Twitter

Klik Play-Tonton Video

Log in / BLOG BERITA mengizinkan konten web ini dikutip dengan syarat menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan-balik. Pengelola Blog Berita wartawan freelance Jarar Siahaan tidak bertanggung jawab atas komentar dan artikel tulisan pembaca. Balige Kabupaten Toba Samosir Provinsi Sumatera Utara Indonesia. Berita terbaru Artikel menarik Video unik terbaik.