Iran rusuh, foto liputan warga, blogger, wartawan dikirim via Twitter

Posted by Jarar Siahaan on Jun 21st, 2009 and filed under Artikel Khusus, Headlines. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

KLIK UNTUK MEMPERBESAR

KLIK UNTUK MEMPERBESAR

Banyak foto dan video korban tewas akibat aksi demo menolak Presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad, bisa disaksikan dunia karena bantuan teknologi situs sosial semacam Twitter dan YouTube. PERINGATAN: Beberapa foto berikut adalah sadis, jadi pertimbangkan matang-matang sebelum terus menelusuri artikel ini, dan anak-anak jangan melihatnya.

Media-media internasional seperti televisi CNN dan kantor berita Reuters juga menerbitkan foto dan video kerusuhan Iran yang dikirim wartawannya atau oleh warga lewat Twitter. Pemerintahan presiden terpilih Ahmadinejad dikabarkan telah memblokir saluran telepon dan suratkabar Iran, lalu Presiden Amerika Serikat Barack Obama pun telah meminta situs Twitter agar tidak menghentikan layanan onlinenya di negara Iran.

Twitter sendiri punya anak-situs yang khusus berisi foto yang diunggah/upload oleh pemakai Twitter, namanya Twitpic. Inilah yang juga dimanfaatkan dengan baik oleh warga Iran, termasuk blogger [sebagai citizen journalist] dan wartawan media asing yang bertugas di sana, untuk menyebarkan foto-foto kekerasan aparat Iran menghadapi demonstrasi menolak Ahmadinejad.

Semua foto kasus Iran di halaman artikel ini diambil www.blogberita.net dari www.twitpic.com.

foto korban tewas demo iran aksi demonstrasi berdarah 3 Iran rusuh, foto liputan warga, blogger, wartawan dikirim via Twitter

foto korban tewas demo iran aksi demonstrasi berdarah 1 Iran rusuh, foto liputan warga, blogger, wartawan dikirim via Twitter

foto korban tewas demo iran aksi demonstrasi berdarah 4 Iran rusuh, foto liputan warga, blogger, wartawan dikirim via Twitter

foto korban tewas demo iran aksi demonstrasi berdarah 7 Iran rusuh, foto liputan warga, blogger, wartawan dikirim via Twitter

foto korban tewas demo iran aksi demonstrasi berdarah 2 Iran rusuh, foto liputan warga, blogger, wartawan dikirim via Twitter

foto korban tewas demo iran aksi demonstrasi berdarah 6 Iran rusuh, foto liputan warga, blogger, wartawan dikirim via Twitter

foto korban tewas demo iran aksi demonstrasi berdarah Iran rusuh, foto liputan warga, blogger, wartawan dikirim via Twitter

foto korban tewas demo iran aksi demonstrasi berdarah 5 Iran rusuh, foto liputan warga, blogger, wartawan dikirim via Twitter

CATATAN: Aku sering memerhatikan koran-koran daerah mengutip berita dan foto dari Internet tanpa menyebutkan sumbernya. Misalnya berita kutipan dari Detik.com atau Kompas.com, kredit foto/beritanya hanya disebutkan sebagai “Internet”, bahkan lebih parah lagi: “Int” — katanya ini singkatan Internet. Mohon kepada redaksi koran, hargai karya jurnalistik, tunjukkan anda redaktur profesional yang memahami kode etik jurnalistik, “Wartawan Indonesia dilarang melakukan plagiat.”

Tuliskanlah nama atau alamat situs secara lengkap dari mana anda mengutip. Bayangkan bila berita liputan wartawan koran anda dibajak/dijiplak oleh media lain dengan hanya memberi kredit: “Dikutip dari koran”. Jadi bila suratkabar ingin memakai foto-foto Iran dari jaringan foto Twitter atau Twitpic, sebutkanlah alamat situsnya secara lengkap: www.twitpic.com.

tafbutton blue16 Iran rusuh, foto liputan warga, blogger, wartawan dikirim via Twitter

Artikel ini boleh dikutip HANYA JIKA disebutkan sumbernya www.blogberita.net DAN dibuat tautan-balik. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!

Masukkan email Anda untuk BERLANGGANAN GRATIS:

Setelah diklik, ikuti petunjuk dari FeedBurner, cek email Anda.

Jumlah pelanggan Blog Berita via RSS & email Cara tampilkan fotomu pada komentar. Jumlah Pembaca KLIK DI SINI

10 Responses for “Iran rusuh, foto liputan warga, blogger, wartawan dikirim via Twitter”

  1. SUSAN says:

    lagi…lagi….

    kok kamu benci banget dgn IRAN?? apa karena dasar negara tersebut adalah sharia atau emang mas nya benci dgn negara ISLAM???

    mas…demokrasi, revolusi, de-el-el… membutuhkan pengorbanan. tergantung dari sisi mana kita menilai perjuangan dan pengorbanan masing2 pihak..
    kalo mas takut lihat darah dan mayat…mending mas ga usah jadi wartawan. oke???

    coba mas cari perbandingan antara ahmadinejad dgn mousavi ???
    ga tau juga??? search!!!!! childhood of ahmadinejad

    • mbak/ibu susan,
      kembali di komentar keduamu ini aku kaget dan tidak habis pikir, setelah di artikel lain engkau “mengamini” pemerkosaan tahanan karena sudah dinikahi. tanggapanku:

      1. aku tidak pernah benci dengan negara iran atau negara manapun. karena iran negara islam? ha-ha-ha…, bukan. dalam beberapa hal aku juga tidak suka dengan amerika.

      2. aku setuju denganmu, demokrasi, revolusi, dll, bisa benar bisa salah, tergantung dari sudut pandang mana kita melihat. mungkin engkau melihat kasus ini dari sisi politik, sehingga tewasnya warga kauanggap “hal biasa”. tapi aku melihatnya bukan dari sisi politik, melainkan semata-mata murni soal humanisme.

      3. kau katakan, kalau aku takut lihat darah dan mayat, mending tidak usah jadi wartawan. waduh…, luar biasa engkau, seorang perempuan [jika kulihat namamu], tapi “tidak berperasaan”.

      sekitar tahun 1997 aku pernah meliput beberapa orang korban tewas kecelakaan di sebuah jurang di balige, aku melihat darah, bahkan kufoto kepala korban yang isinya keluar semua, tinggal batok kepalanya. kufoto dari jarak dekat, tidak pakai lensa tele.

      foto itu kukirim ke koran walaupun diedit sebagian. waktu itu aku belum menikah, dan foto-foto tersebut sempat kupajang di rumahku dengan kututupi sebuah kertas bertuliskan, “INI FOTO SADIS. jangan lihat kalau tak kuat.” beberapa temanku yang melihatnya muntah-muntah. engkau mau melihatnya?

      4. membandingkan ahmadinejad dan mousavi? untuk apa? yang kuprotes di artikel ini bukan karena presidennya bernama ahmadinejad, tapi peristiwa demo yang mengakibatkan nyawa melayang. seandainya pun presiden yang didemo itu bernama richard atau jhon, aku akan tetap merilis artikel dan foto-foto di atas.

      demikianlah pemahamanku yang tidak begitu memahami politik dunia. “sayang sekali”, aku lebih mengedepankan nuraniku, rasa kemanusiaanku, ketimbang teori dan penafsiran politik seperti yang kautunjukkan.

      terima kasih untuk perbedaan pendapat yang bagus ini, mbak/ibu susan. salam.

    • Danz says:

      mgkn ane bs nglurusin/menengahi….

      mbak susan yg cantik, lae jarar disini cm menyampaikan berita. memang berita lae jarar yg ini & tahanan wanita diperkosa… kebetulan berlatar belakang negara iran. jd seolah2 lae jarar anti iran. pdhl ane yakin lae jarar ga begitu. ya ngga lae….

      jadi mbak susan ga usah gondok sm lae jarar. coba mbak susan baca beritanya dgn seksama. apakah ada kata2 dr lae jarar yg membenci iran?

      piss ya mbak susan…. ane jg pro ahmadinejad kok. hehehehe….!

      • aku juga suka sama ahmadinejad, seperti aku suka dengan obama. kadang orang tidak bisa membedakan membela kemanusiaan dan mendukung politik; berteman dan mengkritik kesalahan teman. ini salah satu yang bikin orang indonesia “tidak sportif”. orang indonesia umumnya akan mati-matian membela “kita” walaupun saat bersalah; dan akan terus menyalahkan “mereka” walaupun ketika dalam posisi benar.

  2. bery says:

    kesan saya mengerikan tanpa pandang bulu, wanita dirusak wajahnya, masya Allah, lepas dari pandangan politik, sungguh kejam tanpa rasa kemanusiaan, cepat-cepat cursor saya geser kebawah tak tahan melihatnnya , Inikah hukuman untuk mereka yang punya pandangan berbeda ??? kok seperti jamannya Shah Iran ya………

  3. Danz says:

    Terima kasih banyak atas tanggapan Mas Barry…
    Ini saya kutip dari “Gulf News” (salah 1 koran besar di UAE, krn kebetulan saya bekerja di UAE jg) tanggal 25 juni 2009. Respon saya tertanggal 24 juni 2009.
    Headlines-nya

    “IRAN-WEST TENSION MOUNTS”
    Iran’s Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei declared yesterday that a disputed election result would stand, despite street protests that iranian officials say Britain and the United States have incited.
    …Iran’s interior minister yesterday accused US spy agency the CIA of helping to fund “rioters”, stepping up accusations of Western involvement in street unrest. “Britain, America and the Zionist regime (Israel) were behind the recent unrest in Tehran.”

    Sekarang pertanyaan saya, apakah benar demo itu membawa aspirasi mayoritas rakyat Iran? Di negara kita kan banyak tuh yg cari duit dr demo, baik sebagai KorLap maupun penggembira. Nah saya bukan mau mematahkan semangat ber-aspirasi maupun ber-suara. Tapi utk kepentingan siapa yg jd pertanyaan saya.

    Saya cm ingin menambahkan dibalik pecahnya Uni Soviet, Tumbangnya Saddam Hussein, & bahkan (saya dengar2) Tumbangnya Soekarno & Suharto. Siapakah yg ada di balik peristiwa itu semua? US. Saya tidak bs menjabarkan alasan saya yg mgkn akan dianggap banyak orang adalah tuduhan buta. Ttapi apabila ditarik benang merahnya, ada kesamaan motivasi & kepentingan dibalik peristiwa2 tersebut. Demokrasi.

    Nah sekarang Demokrasi macam apa? Demokrasi ala Amerika? DEMOKRASI yg menjatuhkan orang2 yg tidak dikehendaki dgn cara2 DEMONSTRASI? Sedangkan apakah benar Amerika sendiri menganut & menjalankan Demokrasi tersebut? Yg dgn secara gamblang menuduh Irak memiliki reaktor nuklir tanpa mau kompromi (padahal inti dr demokrasi kan kompromi ya?). & setelah menghancurkan Irak, tuh reaktor ga ketemu. ujung2nya Saddam disalahkan krn sbg diktator.

    Terlalu naif menurut saya apabila Peristiwa Iran ditengarai krn tdk puas dengan hasil perhitungan suara yg menghasilkan Ahmadinejad sebagai presiden.

    Apabila anda mengajak untuk melihat bbrp minggu ke depan ttg perkembangan di Iran. saya akan mengajak, mari kita melihat bbrp wkt ke depan (krn saya tdk bs menentukan dalam ukuran wkt dlm hari, minggu, bln atau pun tahun), tunggu utk Venezuela (Hugo Chavez), Cuba (Raul Castro), Korea Utara (Kim Jong-Il) bahkan mungkin China (Hu Jin Tao) yg akan di demo rakyatnya utk kepntingan Demokrasi ala US.

    Utk bung Barry…..pissss……!!!!

    • wah, menarik sekali perbedaan opini danz dan barry. karena kebetulan bg danz dan bg barry tinggal di luar negeri, cocoklah mengomentari berita ini karena kalian berdua membaca media2 di sana. aku pribadi tidak ikuti kasus ini dari “sisi politiknya”, cuma dari segi pemberitaan & komunikasinya di situs2 mikro-blogging.

      tapi ada satu hal yg aku setuju dgn danz: betul, banyak sekali demo di indonesia yg dibayar, mulai demo di dpr senayan hingga demo2 di dprd2 kabupaten/provinsi. piss untuk perbedaan opini yg membuka pikiran ini.

  4. BARRY says:

    Pergolakan yang terjadi di dalam negeri Iran adalah karena keinginan masyarakat Iran sendiri. Mereka menginginkan suara mereka diperhitungkan dalam Pemilu lalu. Jika melihat laporan dari dalam negeri Iran sendiri, sebenarnya generasi mudanya sudah muak dengan kefanatikan pemimpin agama mereka. Lagipula siapa yang tahu tentang kemunafikan pemimpin mereka? Kita kan tidak tinggal di kota Teheran, Esfahan, Tabriz, maupun Shiraz. Mereka menginginkan kebebasan yang lebih dari apa yang mereka rasakan saat ini (yang tentunya relatif dan subyektif). Mereka tidak suka disebut oleh Amerika sebagai bagian dari Axis of Evil (foreign policy Bush), namun juga tidak menutup kemungkinan untuk mau bekerja sama dengan Amerika dalam pelbagai bidang.

    Yang akan sangat saya sayangkan adalah jika pengorbanan masyarakat Iran, dengan nyawa dan materi, dikreditkan kepada bangsa Amerika. Saya rasa itu tidak “Fair”. Mereka menginginkan perubahan. Mereka tidak puas dengan pemerintahan mereka yang sekarang. Mereka turun ke jalan berdemonstrasi. Mereka lari dikejar-kejar polisi lalu dimasukkan penjara, sebagian tidak dapat selamat dari kebrutalan lalu meninggal di tengah demonstrasi…. untuk apa? Untuk kita bilang kalau itu semua hanya rekayasa? Saya harap tidak -karena jika anda beranggapan demikian maka anda telah mematahkan semangat manusia yang menginginkan perubahan dan kemerdekaan bersuara. Apakah hak anda untuk melakukan hak tersebut ingin juga dipatahkan? Silahkan jawab dengan hati nurani anda sendiri.

    Mempelajari pemerintahan Barack Obama, dia memiliki pilihan yang sulit. Kenapa? Karena dia tidak ingin terlalu keras menghardik pemimpin Iran yang menggenjet rakyatnya saat berdemonstrasi. Siapapun yang menjadi pemenang dari Pemilu di Iran akan mendapat uluran tangan kerja sama dari Gedung Putih untuk meredakan situasi di Timur Tengah. Namun di sisi lain, kalau dia diam saja, maka dia akan dikatakan kurang banyak membela rakyat Iran itu sendiri yang menginginkan perubahan demokrasi dan mendapat perlakuan brutal dari polisi Iran sendiri. Bagi Barack Obama, memiliki hubungan terbuka dengan Iran merupakan bagian dari foreign policynya (yang notabene berbeda dengan Bush). Sebelum kejadian demonstrasi, Gedung Putih telah meminta beberapa representative negara Iran (bukan duta besar karena saat ini belum ada hubungan diplomatik antar kedua negara) untuk hadir dalam hari nasional Amerika July mendatang. Namun dengan kejadian yang terus memburuk di Iran membuat Barack Obama membatalkan undangan tersebut. Barack Obama memilih untuk mengedepankan aspirasi rakyat Iran itu sendiri.

    Kesimpulannnya, marilah kita melihat apa yang akan terjadi beberapa minggu ke depan ini di negara Iran -tanpa cepat menuduh. Semoga pergolakan di Iran dapat cepat berhenti dan solusi politik dapat diraih oleh pihak yang terlibat.

  5. Danz says:

    Saya salut dgn US & sekutunya. Mereka tidak bisa menutup reaktor nuklir milik Iran tapi mengguncang Iran dgn demonstrasi besar2an. Saya yakin ada campur tangan US & sekutunya dlm demonstrasi ini.

    Setahu saya, Ahmadinejad adalah pemimpin yg rendah hati & di cintai rakyatnya. Saya pernah membaca buku ttg otobiografinya (saya lupa judulnya). Sangat merakyat & rendah hati. Bahkan di dalam buku tsb, Rosiana Silalahi (dulu pembawa berita SCTV) memberikan komentar sangat tersentuh & salut. Jadi saya agak tidak percaya apabila smp terjadi pertumpahan darah di Iran gara2 Ahamadinejad menang.

    Begitulah nasib sebuah negara. Apabila menentang US & sekutunya, maka akan dianggap diktator, otoriter, fundamental, sayap kiri (atau kanan ya) dll. Jadilah negara yg demokratis sesuai perintah US. Alias Demokrasi ala US.

    Untung para calon presiden kita adalah demokratis ala US alias tidak ada yg berani menentang US. Jadi, siapa pun yg menang, pasti negara kita aman, tanpa ada demonstrasi smp babak belur.

    Alangkah saya mendambakan sosok pemimpin seperti Ahmadinejad. Begitu rendah hati & merakyat. Demi kemajuan negara & kesejahteraan rakyatnya, tidak pernah mau di dikte US & sekutunya yg notabene adalah kapitalisme sejati.

    Ingat….. ada agenda US & sekutunya di balik kerusuhan ini.

  6. Hanna S says:

    Terus terang , aku nga kuat lihat fotos ini.
    Bravo tk Twitter dan Twitpic yg bisa merekam foto2 kekerasan di Iran ini.
    Terima kasih jg tk Ito Jarar yg bersedia sharing2 lewat Blog Berita..
    Bravo ..Blog Berita.

Comments are closed

Advertisement

Arsip sejak Maret 2007

Gratis RSS-Email-Twitter

Klik Play-Tonton Video


Log in / BLOG BERITA mengizinkan konten web ini dikutip dengan syarat menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan-balik. Pengelola Blog Berita wartawan freelance Jarar Siahaan tidak bertanggung jawab atas komentar dan artikel tulisan pembaca. Balige Kabupaten Toba Samosir Provinsi Sumatera Utara Indonesia. Berita terbaru Artikel menarik Video unik terbaik.