<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Iran rusuh, foto liputan warga, blogger, wartawan dikirim via Twitter</title>
	<atom:link href="http://blogberita.net/2009/06/21/iran-rusuh-foto-liputan-warga-blogger-wartawan-dikirim-via-twitter/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blogberita.net/2009/06/21/iran-rusuh-foto-liputan-warga-blogger-wartawan-dikirim-via-twitter/</link>
	<description>Blog berita terbaru artikel unik video terbaik</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Sep 2009 02:16:28 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: Jarar Siahaan</title>
		<link>http://blogberita.net/2009/06/21/iran-rusuh-foto-liputan-warga-blogger-wartawan-dikirim-via-twitter/comment-page-1/#comment-10289</link>
		<dc:creator>Jarar Siahaan</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Aug 2009 00:38:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/?p=2001#comment-10289</guid>
		<description>aku juga suka sama ahmadinejad, seperti aku suka dengan obama. kadang orang tidak bisa membedakan membela kemanusiaan dan mendukung politik; berteman dan mengkritik kesalahan teman. ini salah satu yang bikin orang indonesia &quot;tidak sportif&quot;. orang indonesia umumnya akan mati-matian membela &quot;kita&quot; walaupun saat bersalah; dan akan terus menyalahkan &quot;mereka&quot; walaupun ketika dalam posisi benar.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aku juga suka sama ahmadinejad, seperti aku suka dengan obama. kadang orang tidak bisa membedakan membela kemanusiaan dan mendukung politik; berteman dan mengkritik kesalahan teman. ini salah satu yang bikin orang indonesia &#8220;tidak sportif&#8221;. orang indonesia umumnya akan mati-matian membela &#8220;kita&#8221; walaupun saat bersalah; dan akan terus menyalahkan &#8220;mereka&#8221; walaupun ketika dalam posisi benar.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Danz</title>
		<link>http://blogberita.net/2009/06/21/iran-rusuh-foto-liputan-warga-blogger-wartawan-dikirim-via-twitter/comment-page-1/#comment-10284</link>
		<dc:creator>Danz</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 Jul 2009 18:36:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/?p=2001#comment-10284</guid>
		<description>mgkn ane bs nglurusin/menengahi....

mbak susan yg cantik, lae jarar disini cm menyampaikan berita. memang berita lae jarar yg ini &amp; tahanan wanita diperkosa... kebetulan berlatar belakang negara iran. jd seolah2 lae jarar anti iran. pdhl ane yakin lae jarar ga begitu. ya ngga lae....

jadi mbak susan ga usah gondok sm lae jarar. coba mbak susan baca beritanya dgn seksama. apakah ada kata2 dr lae jarar yg membenci iran?

piss ya mbak susan.... ane jg pro ahmadinejad kok. hehehehe....!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mgkn ane bs nglurusin/menengahi&#8230;.</p>
<p>mbak susan yg cantik, lae jarar disini cm menyampaikan berita. memang berita lae jarar yg ini &amp; tahanan wanita diperkosa&#8230; kebetulan berlatar belakang negara iran. jd seolah2 lae jarar anti iran. pdhl ane yakin lae jarar ga begitu. ya ngga lae&#8230;.</p>
<p>jadi mbak susan ga usah gondok sm lae jarar. coba mbak susan baca beritanya dgn seksama. apakah ada kata2 dr lae jarar yg membenci iran?</p>
<p>piss ya mbak susan&#8230;. ane jg pro ahmadinejad kok. hehehehe&#8230;.!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Jarar Siahaan</title>
		<link>http://blogberita.net/2009/06/21/iran-rusuh-foto-liputan-warga-blogger-wartawan-dikirim-via-twitter/comment-page-1/#comment-10128</link>
		<dc:creator>Jarar Siahaan</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2009 13:03:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/?p=2001#comment-10128</guid>
		<description>mbak/ibu susan,
kembali di komentar keduamu ini aku kaget dan tidak habis pikir, setelah di artikel lain engkau &quot;mengamini&quot; pemerkosaan tahanan karena sudah dinikahi. tanggapanku:

1. aku tidak pernah benci dengan negara iran atau negara manapun. karena  iran negara islam? ha-ha-ha..., bukan. dalam beberapa hal aku juga tidak suka dengan amerika.

2. aku setuju denganmu, demokrasi, revolusi, dll, bisa benar bisa salah, tergantung dari sudut pandang mana kita melihat. mungkin engkau melihat kasus ini dari sisi politik, sehingga tewasnya warga kauanggap &quot;hal biasa&quot;. tapi aku melihatnya bukan dari sisi politik, melainkan semata-mata murni soal humanisme.

3. kau katakan, kalau aku takut lihat darah dan mayat, mending tidak usah jadi wartawan. waduh..., luar biasa engkau, seorang perempuan [jika kulihat namamu], tapi &quot;tidak berperasaan&quot;. 

sekitar tahun 1997 aku pernah meliput beberapa orang korban tewas kecelakaan di sebuah jurang di balige, aku melihat darah, bahkan kufoto kepala korban yang isinya keluar semua, tinggal batok kepalanya. kufoto dari jarak dekat, tidak pakai lensa tele. 

foto itu kukirim ke koran walaupun diedit sebagian. waktu itu aku belum menikah, dan foto-foto tersebut sempat kupajang di rumahku dengan kututupi sebuah kertas bertuliskan, &quot;INI FOTO SADIS. jangan lihat kalau tak kuat.&quot; beberapa temanku yang melihatnya muntah-muntah. engkau mau melihatnya?

4. membandingkan ahmadinejad dan mousavi? untuk apa? yang kuprotes di artikel ini bukan karena presidennya bernama ahmadinejad, tapi peristiwa demo yang mengakibatkan nyawa melayang. seandainya pun presiden yang didemo itu bernama richard atau jhon, aku akan tetap merilis artikel dan foto-foto di atas.

demikianlah pemahamanku yang tidak begitu memahami politik dunia. &quot;sayang sekali&quot;, aku lebih mengedepankan nuraniku, rasa kemanusiaanku, ketimbang teori dan penafsiran politik seperti yang kautunjukkan. 

terima kasih untuk perbedaan pendapat yang bagus ini, mbak/ibu susan. salam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mbak/ibu susan,<br />
kembali di komentar keduamu ini aku kaget dan tidak habis pikir, setelah di artikel lain engkau &#8220;mengamini&#8221; pemerkosaan tahanan karena sudah dinikahi. tanggapanku:</p>
<p>1. aku tidak pernah benci dengan negara iran atau negara manapun. karena  iran negara islam? ha-ha-ha&#8230;, bukan. dalam beberapa hal aku juga tidak suka dengan amerika.</p>
<p>2. aku setuju denganmu, demokrasi, revolusi, dll, bisa benar bisa salah, tergantung dari sudut pandang mana kita melihat. mungkin engkau melihat kasus ini dari sisi politik, sehingga tewasnya warga kauanggap &#8220;hal biasa&#8221;. tapi aku melihatnya bukan dari sisi politik, melainkan semata-mata murni soal humanisme.</p>
<p>3. kau katakan, kalau aku takut lihat darah dan mayat, mending tidak usah jadi wartawan. waduh&#8230;, luar biasa engkau, seorang perempuan [jika kulihat namamu], tapi &#8220;tidak berperasaan&#8221;. </p>
<p>sekitar tahun 1997 aku pernah meliput beberapa orang korban tewas kecelakaan di sebuah jurang di balige, aku melihat darah, bahkan kufoto kepala korban yang isinya keluar semua, tinggal batok kepalanya. kufoto dari jarak dekat, tidak pakai lensa tele. </p>
<p>foto itu kukirim ke koran walaupun diedit sebagian. waktu itu aku belum menikah, dan foto-foto tersebut sempat kupajang di rumahku dengan kututupi sebuah kertas bertuliskan, &#8220;INI FOTO SADIS. jangan lihat kalau tak kuat.&#8221; beberapa temanku yang melihatnya muntah-muntah. engkau mau melihatnya?</p>
<p>4. membandingkan ahmadinejad dan mousavi? untuk apa? yang kuprotes di artikel ini bukan karena presidennya bernama ahmadinejad, tapi peristiwa demo yang mengakibatkan nyawa melayang. seandainya pun presiden yang didemo itu bernama richard atau jhon, aku akan tetap merilis artikel dan foto-foto di atas.</p>
<p>demikianlah pemahamanku yang tidak begitu memahami politik dunia. &#8220;sayang sekali&#8221;, aku lebih mengedepankan nuraniku, rasa kemanusiaanku, ketimbang teori dan penafsiran politik seperti yang kautunjukkan. </p>
<p>terima kasih untuk perbedaan pendapat yang bagus ini, mbak/ibu susan. salam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: SUSAN</title>
		<link>http://blogberita.net/2009/06/21/iran-rusuh-foto-liputan-warga-blogger-wartawan-dikirim-via-twitter/comment-page-1/#comment-10119</link>
		<dc:creator>SUSAN</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2009 11:38:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/?p=2001#comment-10119</guid>
		<description>lagi...lagi....

kok kamu benci banget dgn IRAN?? apa karena dasar negara tersebut adalah sharia atau emang mas nya benci dgn negara ISLAM??? 

mas...demokrasi, revolusi, de-el-el... membutuhkan pengorbanan. tergantung dari sisi mana kita menilai perjuangan dan pengorbanan masing2 pihak..
kalo mas takut lihat darah dan mayat...mending mas ga usah jadi wartawan. oke???


coba mas cari perbandingan antara ahmadinejad dgn mousavi ???
ga tau juga??? search!!!!! childhood of ahmadinejad</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>lagi&#8230;lagi&#8230;.</p>
<p>kok kamu benci banget dgn IRAN?? apa karena dasar negara tersebut adalah sharia atau emang mas nya benci dgn negara ISLAM??? </p>
<p>mas&#8230;demokrasi, revolusi, de-el-el&#8230; membutuhkan pengorbanan. tergantung dari sisi mana kita menilai perjuangan dan pengorbanan masing2 pihak..<br />
kalo mas takut lihat darah dan mayat&#8230;mending mas ga usah jadi wartawan. oke???</p>
<p>coba mas cari perbandingan antara ahmadinejad dgn mousavi ???<br />
ga tau juga??? search!!!!! childhood of ahmadinejad</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: bery</title>
		<link>http://blogberita.net/2009/06/21/iran-rusuh-foto-liputan-warga-blogger-wartawan-dikirim-via-twitter/comment-page-1/#comment-9947</link>
		<dc:creator>bery</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jul 2009 11:30:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://blogberita.net/?p=2001#comment-9947</guid>
		<description>kesan saya mengerikan tanpa pandang bulu, wanita dirusak wajahnya, masya Allah, lepas dari pandangan politik, sungguh kejam tanpa rasa kemanusiaan, cepat-cepat cursor  saya geser kebawah tak  tahan melihatnnya , Inikah hukuman untuk mereka yang punya pandangan berbeda ??? kok  seperti jamannya Shah Iran  ya.........</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kesan saya mengerikan tanpa pandang bulu, wanita dirusak wajahnya, masya Allah, lepas dari pandangan politik, sungguh kejam tanpa rasa kemanusiaan, cepat-cepat cursor  saya geser kebawah tak  tahan melihatnnya , Inikah hukuman untuk mereka yang punya pandangan berbeda ??? kok  seperti jamannya Shah Iran  ya&#8230;&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

