Ikuti @KoranTapanuli Ikuti berita KORAN TAPANULI. Daftarkan email anda di kotak, tekan Enter. Klik verifikasi yang dikirim ke Inbox anda.

Siswa di Kecamatan Sigumpar nekad bakar sekolah karena tak lulus ujian nasional

Posted by on Jun 30th, 2009 and filed under Berita Toba Samosir. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Seorang siswa SMP Satu Atap Kecamatan Sigumpar, Kabupaten Tobasa, inisial LS [15 tahun], pekan lalu nekad membakar sebuah gedung sekolah dasar di Pargaolan karena dia tidak lulus Ujian Nasional. Tiga ruangan hangus total.

Oleh Jhonny Simanjuntak [Harian Global]

Tidak ada korban jiwa dalam pembakaran gedung SD ini, karena terjadi setelah jam pelajaran usai. Kepala Polsek Silaen Ajun Komisaris Polisi Poltak Simatupang, mengatakan saksi mata melihat asap mengepul dari atap sekolah. Warga tersebut langsung berteriak minta tolong, sementara warga yang lain menghubungi pemadam kebakaran dan pihak kepolisian. Namun lidah api begitu cepat menyambar bangunan dan isinya hingga ludes terbakar.

Dari hasil penyelidikan diketahui, sekolah sengaja dibakar. Pelakunya adalah LS, namun dia tidak sendirian. Aksi remaja Dusun Banua Luhu Desa Madju Kecamatan tersebut dibantu temannya, inisial DAN [16 tahun]. “Keduanya kini sudah diamankan dan menjalani pemeriksaan,” kata Kapolsek.

Kedua remaja ini membakar sekolah itu dengan menggunakan ban dalam sepeda motor yang telah diisi minyak tanah. Sebelumnya mereka memanjat dinding gedung SD kemudian menjebol asbes ruangan dan menaruh ban dalam berisi minyak tanah ke dalam asbes lalu membakarnya dengan menggunakan pemantik api. Tindakan tersebut sebagai pelampiasan amarah LS karena frustasi tidak bisa melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Akibat kebakaran itu aktivitas belajar mengajar SD Negeri 173580 otomatis terganggu. Ruang belajar yang terbakar ditempati siswa kelas 1 sebanyak 15 orang, siswa kelas 2 sebanyak 8 orang dan siswa kelas 3 sebanyak 12 orang.

Menurut Kepala SD Negeri 173580 Pargaolan Domintan Sitorus, insiden itu sudah dilaporkannya pada Kepala Dinas Pendidikan Samosir, Hulman Sitorus dan pejabat jajaran terkait. “Akibat kejadian ini untuk sementara waktu para siswa belajar di gedung perpustakaan sekolah dan lokal yang kosong,” kata Sitorus.

Umumnya peralatan belajar-mengajar di SD itu hangus terbakar, seperti buku paket, kit matematika, kit IPA, termasuk rapor siswa.

Daftarkan emailmu untuk berlangganan gratis artikel terbaru via email. Nanti terlihat kode anti-spam untuk anda ketik, dan kemudian klik verifikasi yang dikirim ke email anda. Layanan ini oleh Google Feedburner.

Masukkan email anda, lalu klik tombol TEKAN

2 Responses for “Siswa di Kecamatan Sigumpar nekad bakar sekolah karena tak lulus ujian nasional”

  1. Anwar says:

    Aneh juga murid murid sekarang.
By writer of Hajji Book:
    40 Hari Di Tanah Suci
    Thank you

  2. Bernat sinaga says:

    ada-ada saja!

    Salahnya dimana…………..?

    Pada Guru…….?

    Si Murid…….?

    Orang tua…….?

    Lingkungan……….?

    Dunia pendidikan………?

    Jawabannya adalah: GEDUNG SEKOLAH,( menurut simurid!)

    ### mari kita ambil hikmah dari kasus ini, salah satu :
    Terima kasih buat dia , karena dia beraksi sa’at ini, sehingga negara hanya rugi memperbaiki gedung SD.
    Mari kita bayangkan bersama bila sekiranya dia tidak lulus di USU, seluruh bangunan kampus dan perangkat pendidikan yang ada didalamnya hangus terbakar………….!

    WARNING!!!!!! Bagi dunia pendidikan negri ini!!!!

Comments are closed

Advertisement

Klik Suka, ikuti beritanya di FB.

Log in / BLOG BERITA mengizinkan konten blog ini dikutip dengan syarat menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan balik. Pengelola Blog Berita wartawan freelance Jarar Siahaan di Balige, Kabupaten Toba Samosir, Indonesia. Situs berita terbaru Artikel menarik Video terbaik.