Bukan soal pintar atau bodoh. Bukan tentang disenangi atau dibenci. Bukan karena berbicara lembut atau galak.
Telah kudapat banyak pelajaran berharga, apa yang kusebut sebagai “kebenaran alam semesta” — bukan kebenaran menurut manusia.
Alam semesta adalah “Tuhan yang lain” bagiku. Alam semesta bukanlah gunung berapi atau Danau Toba yang luas. Alam semesta tidak juga teman, sanak-famili, pendeta, ustad, undang-undang, buku, laptop, kucing kesayangan, dan seterusnya. Pun dia bukan karma.
Alam semesta adalah sesuatu yang sangat indah dan menakjubkan. Dia maha-mengetahui dan maha-baik. Dia lebih adil daripada hukum buatan manusia, bahkan hukum Taurat sekalipun. Dia sangat bajik dan bijak. Dia mengajariku tentang KEBAIKAN, KEBENARAN, dan KEBERANIAN. Dia memahamiku dan memberiku ilmu yang tidak pernah kudapat dari bangku sekolah atau gereja atau masjid atau seorang manapun jua.
Aku terkesima pada alam semesta….
Dia terlalu sering menghampiriku, bukan aku yang mendatanginya. Dia mengajariku tidak dengan ribut, tapi cukup berbisik, bahkan kadang tak bersuara. Dia tidak memaksaku untuk pintar, untuk berani, untuk baik, untuk benar. Dia hanya menunjukkan jalan padaku, lalu membiarkanku sendiri.
Katanya padaku: “Lebih baik jadi pengecut daripada jadi penjahat. Silakan bila tak sengaja dan tak diniatkan bertindak salah asalkan tujuan ikhlas mulia. Karena pada akhirnya hanya satu kata yang paling penting sebagai tolok ukur manusia: BAIK — atau tidak baik.”
“Tapi aku ingin memilih ketiganya: baik, benar, berani.”
Katanya lagi padaku: Kebenaran tidak ada apa-apanya di sisi kebaikan. Keberanian juga takkan berkutik menghadapi kebaikan.
Alam semesta memang baik padaku….
Balige, 2 Juli 2009, sore hari begitu terbangun dari mimpi, ditulis spontan tanpa draf atau editing selama tidak lebih dari lima menit. Alam semesta yang menuliskan ini untukku untukmu.
Artikel khusus Asli Jarar seri #2.

Artikel ini boleh dikutip HANYA JIKA disebutkan sumbernya www.blogberita.net DAN dibuat tautan-balik. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!



















alam, kekuatan bangsaku. aku selalu ingin bersahabat denganmu