Ikuti @KoranTapanuli Ikuti berita KORAN TAPANULI. Daftarkan email anda di kotak, tekan Enter. Klik verifikasi yang dikirim ke Inbox anda.

Islam kek, Katolik kek, memangnya kenapa?

Posted by on Jul 12th, 2009 and filed under Majalah Tempo. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

Suka sekali aku membaca opini majalah Tempo edisi pekan lalu soal agama isteri calon wakil presiden Boediono yang diisukan sebagai Katolik. Dalam editorial itu Tempo menulis dua kalimat dengan “gaya Asli Jarar” yang sering kupakai.

Tentu saja bukan berarti aku hendak berkata Tempo meniru Blog Berita, itu hanyalah kebetulan semata. Sebaliknya justru akulah yang sering mengekor gaya dan idealisme Tempo sejak aku bekerja sebagai wartawan pada akhir 1994, lewat majalah sobek/bekas yang kulanggani. [Baca artikel terkait masalah ini: Di Balige banyak wartawan Tempo dan Bagaimana menjadi wartawan yang baik dan benar].

Kalimat dalam artikel Tempo itu begini:

Jikapun istri Boediono, misalnya saja, benar beragama Katolik, apa yang salah?

Kalimat senada kutulis 24 Juni 2009, sebelum edisi Tempo itu terbit, kepada 1.200-an temanku di Twitter:

tim jk-wiranto bantah bagi selebaran “istri boediono katolik”. kalaupun betul katolik, kenapa? indonesia bukan negara islam.

Kalimat Tempo yang kedua:

Bangsa ini dibentuk di atas banyak perbedaan: agama, suku, bahasa, golongan, dan lain sebagainya…. Karena itu, jika masih ada di antara kita yang mempersoalkan segenap perbedaan itu, yang punya pemikiran picik dan kerdil itu, sebaiknya tak usah berpijak di Bumi Pertiwi.

Membaca ini aku teringat April 2008 saat aku menulis ulasan atas video pendakwah FPI ajak bunuh Ahmadiyah. Dalam artikel yang ditanggapi pembaca dengan 856 komentar ini aku menulis:

Jadi sori-sori saja, Ustad, bukan nenek-moyangku atau nenek-moyangmu beragama Islam saja yang dulu mengorbankan nyawa demi Indonesia. Kalau ada yang tetap ngotot ingin hidup dalam negara berdasarkan syariat Islam, maka upaya terbaik adalah pindah domisili ke negara-negara Arab.

Kawan-kawan pembaca Blog Berita, yang hendak kusampaikan lewat artikel pendek ini ialah: marilah kita menentang segala upaya yang ingin menjadikan Indonesia “dikuasai orang Islam” saja atau “dikuasai Kristen saja” dan seterusnya. Tanah Air kita didirikan oleh pejuang dari berbagai agama, karena itu jangan kita biarkan kelompok agama tertentu ingin mengatur negara ini seenak perutnya. Kita harus berani melawan.

Membela kebebasan beragama dan politik yang sehat tidaklah berarti kita harus menjadi seorang Gus Dur atau jadi anggota partai politik. Simpel saja, sebagai blogger maupun netter yang suka berkomentar di forum dan weblog, janganlah kau diam ketika membaca ada hal yang tidak benar seperti kasus agama isteri Boediono itu.

Teriakkan pendapatmu bahwa hal-hal demikian tidak dapat dibiarkan terjadi di Indonesia. Kecuali bila kau seorang maniak agama, yang doyan membela agamamu saja mati-matian, maka bisa diterima akal kalau kemudian kau mendukung hal-hal picik seperti itu. [Contoh kasus sejumlah komentator maniak agama lihat di artikel Mustahil orang Kristen bisa menjawab dan 11 doktrin Islam yang kurang perlu].

Utamakan kemanusiaan di atas agama, itu prinsipku dari dulu.

Daftarkan emailmu untuk berlangganan gratis artikel terbaru via email. Nanti terlihat kode anti-spam untuk anda ketik, dan kemudian klik verifikasi yang dikirim ke email anda. Layanan ini oleh Google Feedburner.

Masukkan email anda, lalu klik tombol TEKAN

17 Responses for “Islam kek, Katolik kek, memangnya kenapa?”

  1. Topik Hidayat says:

    ya indonesia dulu adem. Sekarang makin panas. 30 tahun lagi kita bisa seperti afganistan. atau Irak jika kelompok radikal hidup subur.

  2. hamba Allah says:

    islam itu agama damai………hanya orang2 yang tak tau hakikat islam sebenarnya sehingga suka menyalahkan agama lain……….agama itu urusan individu dengan penciptanya………so kalau mau jgn suka memaksakan yang bukan hak ……..\berjalan di koridor masing2……………tunaikan agamamu secara baik

    amin ya roballalamin

  3. LENTOS says:

    SETUJU, ORANG SPT USTAD SOBRI, ABU BAKAR BAASYIR, FPI, LASKAR JIHAD TERMASUK GOLONGAN PENGKOTBAH KEBENCIAN, PEMERINTAH MESTINYA MEMBUBARKAN MEREKA, SBY MUNGKIN TAKUT YA.

  4. ika.mc88 says:

    Mestinya pihak kepolisian…..berperan aktif…….dan mau menangkap orang2 yg kurang ajar….yg mau memecahbelahkan umat dan kerukunan negara RI>….

    Ato pihak kepolisian kita gaptek…..x yee………

Comments are closed

Advertisement

Klik Suka, ikuti beritanya di FB.

Log in / BLOG BERITA mengizinkan konten blog ini dikutip dengan syarat menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan balik. Pengelola Blog Berita wartawan freelance Jarar Siahaan di Balige, Kabupaten Toba Samosir, Indonesia. Situs berita terbaru Artikel menarik Video terbaik.