Mari dukung ‘Cicak lawan buaya’

Posted by Jarar Siahaan on Jul 12th, 2009 and filed under Nasional. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Both comments and pings are currently closed.

CICAK LAWAN BUAYA ayo dukung KPK pasang banner ini di blogmu

CICAK LAWAN BUAYA ayo dukung KPK pasang banner ini di blogmu

Hari Minggu sore tadi puluhan tokoh nasional seperti aktivis hukum, LSM, wartawan senior, dosen, hingga artis mengumumkan berdirinya gerakan Cicak, singkatan dari Cintai Indonesia Cintai KPK.

Mereka antara lain mantan Ketua KPK Taufiqqurahman Ruki, Sekjen Indonesia Corruption Watch Teten Masduki, Todung Mulya Lubis dari Transparency International Indonesia, Tumpak Hatorangan Panggabean, Effendy Ghazaly, Imam Prasodjo, wartawan senior Tempo Bambang Harymurti, wartawan senior Kompas Budiarto Shambazy, sampai selebriti Luna Maya. Beberapa hari terakhir teman-teman blogger Tanah Air juga sudah mulai mendukung gerakan Cicak ini, dengan memasang banner Cicak Lawan Buaya.

Bunyi deklarasi Cicak – Cintai Indonesia, Cintai KPK:

Korupsi adalah kejahatan luar biasa yang telah merampas hak asasi rakyat Indonesia dan merendahkan martabat bangsa. KPK merupakan harapan utama rakyat untuk memberantas korupsi. KPK telah menjadi ujung tombak yang efektif dalam memerangi korupsi yang mengakar di negeri ini.

Namun saat ini banyak pihak berusaha mematikan dan melemahkan KPK. Serangan terhadap KPK adalah serangan terhadap kita semua, dan kehancuran KPK adalah kehancuran kita semua.

Karena itu, pada hari ini, Minggu 12 Juli 2009, kami Gerakan Cinta Indonesia Cinta KPK: Bertekad mendukung serta mempertahankan KPK demi kelanjutan perang terhadap korupsi. Mengecam semua pihak yang ingin melemahkan dan mematikan KPK [dikutip dari Kompas].

Cicak itu baik, buaya itu predator, ayo matikan buaya!

Cicak berani melawan buaya adalah gerakan spontan mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] menyusul adanya upaya-upaya untuk membubarkan KPK. Cicak menjadi semakin berani dan langsung menampakkan wajahnya setelah di majalah Tempo edisi pekan lalu Kabareskrim Markas Besar Polri, Komjen Susno Duadji, mengatakan, “Cicak kok mau melawan buaya.”

Komjen Susno lagi sewot melihat KPK, tulis Tempo, karena handphonenya disadap oleh lembaga pemberantas “tikus-tikus kantor” itu. Lewat rekaman ponsel Susno terungkap bahwa petinggi Polri ini diduga pernah meminta uang Rp10 milliar sebagai imbalan memperlancar urusan pencairan uang PT Lancar Sampoerna Bestari, tapi Susno membantahnya.

Soal KPK, Susno berkata pada Tempo: “Jika dibandingkan, ibaratnya di sini buaya di situ cicak. Cicak kok melawan buaya. Apakah buaya marah? Enggak, cuma menyesal. Cicaknya masih bodoh saja.”

Tonton video contoh betapa ganasnya buaya

Get the Flash Player to see the wordTube Media Player.

Blog Berita dari dulu mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi. Buat teman-teman blogger, bila kau tidak setuju dengan korupsi, marilah bersama-sama mendukung KPK dengan menulis artikel atau sekadar memasang banner Cicak Lawan Buaya.

Untuk teman-teman wartawan media pers, gencarkan lagi pemberitaan mengkritik pejabat semacam Susno Duadji, dan sebaliknya beri dukungan maksimal bagi orang-orang KPK supaya mereka tidak patah semangat dalam menjalankan tugas mulianya.

Buat mahasiswa dan aktivis LSM, galanglah sebuah demo kecil-kecilan di daerahmu masing-masing untuk menyokong KPK dan upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. Atau setidaknya bagikan brosur dan stiker.

Kepada pendeta, ustad, tokoh adat, pengetua masyarakat, guru, dll, sampaikan pada tetangga dan komunitasmu bahwa rakyat Indonesia perlu mendukung Komisi Pemberantasan Korupsi — sekalipun KPK diibaratkan hanya seekor cicak menghadapi buaya. Ayo, kawan, biarlah kita juga menjadi bagian dari cicak yang berani melawan buaya.

Cicak itu baik, buaya itu predator. Ayo matikan buaya!

tafbutton blue16 Mari dukung Cicak lawan buaya

Artikel ini boleh dikutip HANYA JIKA disebutkan sumbernya www.blogberita.net DAN dibuat tautan-balik. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!

Masukkan email Anda untuk BERLANGGANAN GRATIS:

Setelah diklik, ikuti petunjuk dari FeedBurner, cek email Anda.

Jumlah pelanggan Blog Berita via RSS & email Cara tampilkan fotomu pada komentar. Jumlah Pembaca KLIK DI SINI

6 Responses for “Mari dukung ‘Cicak lawan buaya’”

  1. DAMAR WULAN says:

    CICAK…KNAPA HARUS TAKUT MELAWAN BUAYA…?? SEBENTAR LAGI BUAYA AKAN MATI SEKARAT, KEPARAT, BANGSAT, KARNA BANGSA INDONESIA SUDAH BOSAN DENGAN BUAYA KORUPTOR,… MERDEKA, MERDEKA , MERDEKA

    KAMI ANTI BUAYA KORUPTOR….

  2. cahpamulang says:

    Siapppppp….!!!

  3. Noel says:

    Soal KPK, Susno berkata pada Tempo: “Jika dibandingkan, ibaratnya di sini buaya di situ cicak. Cicak kok melawan buaya. Apakah buaya marah? Enggak, cuma menyesal. Cicaknya masih bodoh saja.”

    Mau nanya dulu, yang bodoh itu siapa yach,…. cicak (KPK) atau buaya (polri). Kalau memang pintar sehrusnya tuch polri mampu menjerat para koruptor-koruptor, selama ini khan KPK yang pintar, KPK berhasil untuk membawa koruptir ke pengadilan. “Apakah buayanya marah? Enggak dong…., ngapain marah, kan Buayanya masih bodoh saja……..” heheheh……..

  4. Kok seperti baru saja mengenal kelakuan institusi ini…dari jaman nggak enak sampai jaman nggak enak lagi…nggak bakalan berubah perangainya kok…wong sudah ke enakkan dengan pola dan cara cara begitu….ya begitulah kelakuan Buaya…Leng Di Bet — (Meleng Dikit Sabet…)

    • Noel says:

      heheheh…..sekarang ada istilah baru nih untuk koruptor, kl dulu dipanggil “tikus kantor” nah sekarang manggilnya “buaya kantor”. HIDUP KPK!!!!

  5. Eka says:

    Hakul yakin Kabareskim Susno pasti menenelepon untuk meminta uang Rp 10 Miliar tersebut,saya juga membaca artikel dalam Majalah TEMPO ternyata Mr. Susno tidak memberikan bantahan yang tegas, ketika ditanya wartwan TEMPO mempertanyakan “benarkah Anda menelepon untuk meminta uang Rp 10 Miliar?

    Saya sebagai warga negara yang termasuk paling membenci yang namanaya KORUPSI saya mengajak generasi muda, kita dukung KPK, untuk memberantas BUAYA-BUAYA DARAT (para koruptor). Maju KPK jangan gentar rakyat mendukung KPK

Comments are closed

Advertisement

Arsip sejak Maret 2007

Gratis RSS-Email-Twitter

Klik Play-Tonton Video


Log in / BLOG BERITA mengizinkan konten web ini dikutip dengan syarat menyebutkan sumbernya www.blogberita.net dan membuat tautan-balik. Pengelola Blog Berita wartawan freelance Jarar Siahaan tidak bertanggung jawab atas komentar dan artikel tulisan pembaca. Balige Kabupaten Toba Samosir Provinsi Sumatera Utara Indonesia. Berita terbaru Artikel menarik Video unik terbaik.