Pemerintah mengingatkan masyarakat jangan sembarangan memakai kantong plastik kresek sebagai tempat makanan. “Sebab kantung plastik berwarna, terutama yang hitam, dibuat dengan proses daur ulang dari bahan dasar yang tidak diketahui riwayat penggunaannya. Mungkin bekas wadah limbah berbahaya seperti pestisida dan logam berat, atau kotoran,” kata Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Husniah Rubiana Thamrin Akib.
Katanya, seperti dikutip Antara, sebaiknya bila masyarakat memakai kantong plastik kresek untuk mewadahi makanan agar dilapisi dulu dengan kertas atau daun. Sejauh ini belum ada laporan kasus berkaitan penggunaan kantong plastik kresek, tapi menurutnya masyarakat lebih baik hati-hati.
Menurut Wikipedia, kantong plastik terbuat dari bahan poliolefin atau polivinil klorida. Kantong plastik yang dipakai penatu untuk membungkus pakaian cuci-kering sangat mungkin mengakibatkan celaka bagi anak-anak seperti mati lemas atau asfiksia.
Karena itu anak-anak jangan dibiarkan memasukkan kepalanya ke dalam kantong plastik. Data di Amerika Serikat, sekitar 25 anak di bawah usia satu tahun meninggal setiap tahunnya karena mati lemas disebabkan kantong plastik.
Juga jangan letakkan kantong plastik di dekat ranjang bayi.

Artikel ini boleh dikutip HANYA JIKA disebutkan sumbernya www.blogberita.net DAN dibuat tautan-balik. Supaya tidak ketinggalan artikel terbaru, langgani RSS Feed, gratis!



















Haaaaaaaa?????